Kapolres di Sumsel Pakai Narkoba, Ahli Pidana: Hukuman Harus Berat

JakartaAKBP Agus Setiawan, dicopot sebagai Kapolres Empat Lawang karena hasil tes urinenya positif narkoba. Pakar hukum Pidana Prof Hibnu Nugroho, menganggap, perilaku kapolres tersebut sudah keterlaluan dan wajib dihukum lebih berat dari pelaku kasus narkoba lainnya.

“Ini sangat fatal, apalagi dia setingkat kapolres, hukumannya tidak bisa disamakan dengan umumnya. Harus lebih berat,” ucap pakar hukum pidana dari Universitas Jenderal Sudirman, Prof Hibnu Nugroho, saat diwawancara detikcom, Rabu (16/1/2019).

Dia menjelaskan, polisi sebagai penegak hukum harusnya menjauhi narkoba. Dia menjelaskan, kapolres tersebut harus dibawa ke peradilan umum meski statusnya hanya pemakai narkoba.

“Jadi jangan dibawa di etik saja, harus dibawa ke peradilan umum. Hukumannya harus lebih berat,” paparnya.

Selain itu, lanjut Hibnu, Polri jangan hanya melakukan penegakan hukum kepada AKBP Agus saja. Menurutnya, harus dibongkar semua jaringan narkoba di Empat Lawang.

“Jangan cuma di kapolres saja, jangan-jangan karena pakai narkoba ada kerja sama dengan pengedar, bandar dan itu yang harus dibongkar,” tuturnya.
(rvk/aik)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bukan Bahas MU atau Pogba, Mourinho Justru Bicarakan Pemain Ini

Jakarta Lama tidak terdengar kabarnya, Jose Mourinho kembali berbicara kepada media Inggris. Sejak dipecat dari Manchester United, Mourinho memang jarang berinteraksi dengan media Inggris.

Biasanya, Mourinho “gemar” berkomentar tentang apapun semenjak memegang kendali sebuah tim. Kini, Mourinho kembali berbicara kepada media meski statusnya tidak melatih sebuah tim.

Namun, Mourinho tidak membicarakan soal mantan klub terbarunya, Manchester United. Dia juga enggan membahas perihal Paul Pogba yang dikabarkan sering menyindir dirinya.

Mourinho justru buka suara mengenai Petr Cech, kiper Arsenal yang pernah bekerja dengannya saat masih di Chelsea. Pada Selasa (15/1/2019), Cech memutuskan akan pensiun dari lapangan hijau.

“Saya merasa terhormat menjadi manajer, pada awal karier, bisa memberikan Petr Cech kesempatan menjadi kiper nomor satu di Premier League,” kata Mourinho.

“Setelah hari itu, semuanya tentang Cech. Ini tentang jumlah pertandingan, performa, clean sheet, gelar, dan sikap profesionalnya.”

“Ini kehilangan besar bagi sepak bola. Namun, sejarah tidak bisa dihapus. Selamat atas karier yang luar biasa,” lanjut Mourinho.

Saat melatih Chelsea, Mourinho membeli Cech dari Rennes pada 2004. Hingga kini, Cech terus bertahan di Premier League dan sempat pindah ke Arsenal pada 2015.

Selama berkarier di Inggris, Cech mengangkat trofi sebanyak 18 kali, yang 15 kali di antaranya diraih bersama Chelsea.

Sumber: skysports.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

James Milner Puji Cara Adaptasi Alisson di Liverpool

Jakarta Pemain Liverpool James Milner menganggap Alisson Becker sebagai pemain yang paling menonjol di timnya pada musim ini.

Milner takjub dengan cara Alisson beradaptasi di Premier League. Ini adalah musim pertama Alisson yang baru didatangkan dari AS Roma pada musim panas 2018.

“Tidak muda datang ke liga yang baru. Ada kehidupan baru dan juga cuaca yang berbeda (ketimbang di Italia). Namun, Alisson sungguh luar biasa dengan keberadaannya di lapangan dan juga penyelamatannya,” ujar Milner.

“Setiap pemain pasti membuat kesalahan. Untuk seorang kiper, ada sedikit perbedaan karena kesalahan biasanya berujung gol. Namun, jika membuat kesalahan, dia tidak terpuruk. Dia akan tetap percaya diri dan bermain seolah tidak terjadi apa-apa.”

“Kami menganggap dia sangat luar biasa sejauh ini. Saya percaya, dia akan menjadi pemain penting untuk Liverpool,” lanjut Milner.

Alisson direkrut dengan biaya transfer 60 juta euro. Pada musim ini, Alisson telah tampil sebanyak 28 pertandingan dan tidak kebobolan dalam 15 laga Liverpool di berbagai ajang.

Sumber: liverpoolfc.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Ramalan Musibah dari Kematian Arapaima di Batam

Batam – Kematian seekor ikan arapaima membuat kesedihan mendalam bagi Netty Herawati, Konservator Hutan dan Pengelola Kawasan Mata Kucing beserta petugas kawasan lainnya. Ikan arwana jenis arapaima gigas yang keempat mati terapung di kolam ikan kawasan hutan wisata itu pekan lalu.

Paima panggilannya, ikan endemik sungai Amazon berbobot kurang lebih 160 kilogram, berumur sekitar 15-20 tahun itu ditemukan oleh salah satu karyawannya yang sedang membersihkan kolam.

Kesedihan jelas terlihat dari wajah Netty ketika Batamnews.co.id mendatangi lokasi.

“Tiap hari saya berteman dengan mereka, tiap hari saya bertemu dengan mereka. Bagaimana saya enggak sedih. Tapi saya percaya pasti Tuhan punya rencana lain,” ucap Netty dengan suara parau habis menangis.

Netty melanjutkan, Paima sudah dirawatnya sejak ikan itu masih sepanjang 40 sentimeter. Ikan arapaima itu sudah sangat jinak dengannya beserta karyawan lain.

“Kami biasanya manggil Paima cukup dengan menyentak-nyentakkan kaki, dia langsung datang,” ujar Netty.

Netty sangat terpukul dengan kejadian ini, Paima sudah seperti keluarga bagi dia. Bahkan dulu, Paima sempat disuruh dibunuh oleh Dirjen Perikanan, sesuai arahan Menteri Perikanan dan Kelautan karena dianggap hama. “Tapi saya enggak mau, saya menolak,” kata Netty.

Sebelum Paima ditemukan mati, Netty bercerita dia sempat sakit terlebih dahulu. “Saya memang begitu, kalau ada hewan peliharaan saya yang mau mati, saya pasti sakit dulu. Kemarin itu saya sakit, tidur saja seharian di kamar,” kata Netty.

Tidak hanya Netty, salah seorang karyawannya pun merasa sangat terpukul dengan kematian Paima. “Saya dapat kabar pagi, padahal saya lagi libur. Saya langsung ke sini,” ucap Suci Triana Sitepu.

Lanjut Suci, Paima itu adalah ikan yang sangat baik. Walaupun hidupnya berdampingan dengan ikan lainnya, Paima tidak pernah memakan ikan lainnya itu.

“Bahkan kalau kita lagi ngasih makan ikan yang lain, dia itu mundur, mengalah. Dia enggak mau ganggu yang lain,” ungkap Suci.

Saking sayangnya mereka dengan ikan arapaima ini, Paima pun dimakamkan layaknya manusia, dimandikan, dikafani, dan dikuburkan serta didoakan.


Baca berita menarik lainnya dari Batamnews.co.id

2 dari 2 halaman

Mitos Kematian Arapaima

Kematian Paima, ikan arapaima gigas membuat Netty sedih. Ada uniknya, kematian ikan raksasa ini punya mitos tersendiri dalam kehidupannya. Apabila ikan ini ada yang mati, maka akan terjadi suatu peristiwa besar di daerah tempat ikan itu mati.

“Biasanya kalau ada kejadian seperti ini, bakalan ada kejadian besar di Batam,” ungkap Netty kepada Batamnews.co.id, pekan lalu.

Hal itu pernah dialaminya waktu ikan Araipama Gigas miliknya, dulu yang pernah dimilikinya juga mati beberapa tahun lalu.

Kejadian yang menggemparkan kala itu adalah mantan Gubernur Kepulauan Riau tahun 2004-2005 masuk penjara karena tersandung kasus korupsi. “Itu enggak lama waktu ikan yang kedua mati,” seloroh Netty.

Namun apa pun mitos yang dikait-kaitkan, tentunya Tuhan yang punya kuasa dan kehendak terkait dunia ini.

Netty tampak belum bangkit dari kehilangan hewan kesayangan yang unik dan langka yang biasa menghiasi kolam di hutan wisata mata kucing.


Simak video pilihan berikut ini:

Titel Juara ke-10 Rossi Disamakan dengan Makhluk Mitologi

JakartaValentino Rossi masih mengejar titel juara dunia ke-10. Tercapai atau tidaknya target itu diyakini akan lebih bergantung pada Yamaha ketimbang Rossi.

Rider Yamaha itu telah mengumpulkan sembilan titel gelar juara balap motor di sepanjang kariernya, termasuk tujuh di kelas primer. Akan tetapi, terakhir kali Rossi memenangi titel juara dunia pada 2009 atau 10 tahun lalu.

Selama ini, The Doctor mentok dengan finis runner-up tiga kali beruntun di antara 2014-2016. Bukan hanya kemunculan para rival yang lebih muda dan kompetitif seperti Jorge Lorenzo dan Marc Marquez, namun Rossi turut dihambat oleh serangkaian masalah yang dialami motor M1 dalam dua tahun terakhir.


Pengamat top MotoGP Carlo Pernat mengakui akan sulit bagi Rossi meraih gelar juara dunia ke-10. Namun, Pernat meyakini Yamaha akan lebih berperan atas sukses atau tidaknya Rossi mencapainya.

“Bahwa Rossi mengejar titel juara ke-10, yang hampir seperti mahkluk mitologi. Ini adalah mission impossible untuk Tom Cruise, tapi di film-filmnya menjadi bisa dilakukan,” jawab Pernat saat ditanya tantangan yang paling dinantikan fans di MotoGP 2019.

“Menurut saya, bisa atau tidaknya akan lebih bergantung pada Yamaha daripada pada dia,” lanjut pengamat asal Italia itu dilansir GPOne.

“Rossi dipersiapkan dengan baik, bahkan tahun lalu ketika M1 kurang kompetitif seperti di Malaysia, dia bisa berada di posisi depan. Valentino seperti binatang balap dan akan bersaing. Tapi sudah jelas di usia 40 tahun, tidak ada lagi ruang peningkatan dan kita harus memperhitungkannya.”

“Anda tidak bisa mengabaikan perbedaan usia dibandingkan dengan lawan-lawan, risiko-risikonya, dalam kondisi-kondisi tertentu yang mungkin tidak akan diambil sementara para pebalap lain mengambilnya. Saya yakin bahwa dia akan bersaing, tapi akan bergantung pada Yamaha.” (rin/raw)

HEADLINE: Shutdown Terlama dalam Sejarah AS, Ego Donald Trump Semata?

Liputan6.com, Washington, DC – Meja prasmanan disiapkan di Gedung Putih, aneka makanan ditata di atas nampan perak mewah, lilin-lilin panjang pun dinyalakan. Senin petang, 14 Januari 2019, Presiden Amerika Serikat Donald Trump siap menjamu tim Clemson University yang baru saja memenangkan ajang College Football Playoff National Championship.

Menurut Trump, makan malam saat itu bertema ‘Great American Food’.

Menunya terdiri atas 300 burger yang dipesan dari McDonald’s, Wendy’s dan Burger King’s; sejumlah piza; dan kentang goreng yang ‘naik kelas’ setelah ditempatkan di gelas-gelas kertas yang menyandang cap kepresidenan AS. Mangkuk-mangkuk perak mengkilat, yang berisi berbagai macam saus, diletakkan di tengah.

Satu-satunya makanan sehat yang ada di atas meja adalah salad sayuran, yang masih dikemas dalam wadah-wadah plastik transparan. 

Donald Trump menjamu tim Clemson Tigers dengan makanan cepat saji (AP Photo/Susan Walsh)

“Karena shutdown…kami keluar dan memesan makanan cepat saji ala Amerika. Aku yang bayar,” kata Donald Trump pada sejumlah reporter di State Dining Room, seperti dikutip dari BBC News, Selasa (15/1/2018).

“Ada piza, 300 hamburger, dan banyak kentang goreng, makanan favorit kita,” tambah sang miliarder nyentrik. Menurutnya, itu pilihan yang lebih baik ketimbang opsi lain, menghidangkan salad racikan ibu negara Melania Trump. 

Saat ditanya, apa makanan cepat saji favoritnya, Trump mengaku suka semuanya. Itu pilihan menu yang ‘patriotris’ — versi dia tentu saja.

“Selama buatan Amerika, saya suka. Ini semua adalah produk Amerika,” kata Trump.

Presiden AS Donald Trump menghidangkan makanan cepat saji di Gedung Putih , sebagai dampak dari penutupan sementara pemerintahan negeri itu (AP/Susan Walsh)

Belum jelas berapa duit yang dikeluarkan Trump untuk membayar orderan makanan cepat saji itu.

Ia mengaku tak ingin membatalkan acara makan malam hanya karena shutdown yang membuat para staf Gedung Putih dirumahkan atau dipaksa cuti.

Meski dengan menu seadanya, makan malam berjalan lancar. Satu per satu anggota tim Clemson Tigers yang berjas necis bergiliran mengambil hidangan. Menumpuk kotak karton berisi burger dan makanan lain di atas piring porselen putih.

Sejumlah warganet mengomentari reaksi para atlet saat melihat ke arah meja prasmanan. Ada yang memasang wajah lempeng, tersenyum, nyengir. Ekspresi wajah Matt Bockhorst, pemain bertahan, saat menumpuk dua Big Macs di piringnya pun memancing tanda tanya.

Matt Bockhorst kemudian merespons tanda tanya itu lewat akun Twitternya.

Sejumlah warganet juga membandingkan menu yang dihidangkan Donald Trump dengan pendahulunya.

“Presiden kita, @realDonaldTrump, yang paling luar biasa. Ia menyajikan McDonald’s dan Wendy’s untuk tim sepak bola Clemson. Sementara Obama pasti menyajikan salmon kukus dan asparagus untuk mereka!,” tulis pengguna Twitter, @RickySunnyvale1.

Para atlet yang berkunjung biasanya ditawari makan dari dapur Gedung Putih. Juru bicara Gedung Putih, Sarah Huckabee Sanders mengatakan penutupan pemerintahan atau shutdown memaksa menu baru disajikan.

“Karena kubu Demokrat menolak untuk bernegosiasi tentang keamanan perbatasan, banyak staf di Gedung Putih cuti, sehingga presiden secara pribadi mengeluarkan uang untuk hidangan beberapa makanan cepat saji favorit semua orang,” kata dia seperti dikutip dari New York Times

Yang pasti, dampak kebijakan Donald Trump tak hanya berhenti hingga junk food yang ditata mewah untuk menjamu para tamu negara.

Tak hanya staf rumah tangga Gedung Putih, sekitar 800 ribu pekerja sektor publik terdampak shutdown. Mereka diminta cuti. Opsi lain, kerja tanpa dibayar.

Penutupan pemerintahan AS pernah terjadi pada masa lalu. Namun tak pernah sepanjang ini. Shutdown bermula pada 22 Desember 2018 dan telah berlangsung setidaknya selama 25 hari.

Shutdown kedua dalam pemerintahan Donald Trump — pertama terjadi Januari 2018 lalu — adalah yang terlama sepanjang sejarah Amerika Serikat.

Shutdown dipicu penolakan Donald Trump untuk menyetujui anggaran federal, kecuali jika menyertakan dana pembangunan tembok di sepanjang perbatasan Meksiko. Namun, House of Representatives (lower-chamber Kongres AS) yang dikuasai kubu Demokrat ogah meloloskan dana US$ 5,7 miliar yang diajukan pemerintah untuk membangun tembok perbatasan. 

Sekitar seperempat bagian pemerintah federal terus tutup. Entah sampai kapan. Sementara, sejumlah karyawan sektor penting seperti petugas lalu lintas udara dan agen Secret Service tetap bekerja tanpa menerima gaji hingga skema anggaran pengeluaran disepakati.

Saat menghadiri konvensi American Farm Bureau Federation di New Orleans, Senin 14 Januari 2019, Donald Trump berkoar akan memperjuangkan tembok perbatasan yang dijanjikannya sepanjang kampanye Pilpres AS.

“Jika alasannya untuk menjaga keamanan orang-orang Amerika, aku tidak akan pernah mundur,” kata dia di hadapan para petani yang juga ikut terpukul akibat shutdown. Mereka tak bisa mengakses informasi yang penting bagi pertanian, pinjaman dibekukan, pun dengan dana talangan yang dijanjikan. 

Presiden AS, Donald Trump berbincang saat melakukan perjalanan untuk melihat prototipe tembok perbatasan AS dan Meksiko di San Diego, Selasa (13/3). Tembok ini adalah perwujudan dari janji Trump pada kampanye presiden 2016 lalu. (AP/Evan Vucci)

Kebijakan anti-imigran Donald Trump juga membuat sektor pertanian kekurangan tenaga kerja. Yang mengejutkan, dalam pidatonya Trump berjanji akan membuat aturan yang lebih mudah bagi para imigran untuk datang ke AS. Untuk dipekerjakan di ladang. “Anda butuh orang-orang itu,” kata dia.

Sementara itu, di luar lokasi konvensi, ratusan demonstran menggelar aksi. Membawa poster berisi tuntutan dan patung Donald Trump berwarna emas, mereka berseru, “Lock him up” — Penjarakan dia. 


Saksikan video terkait Donald Trump berikut ini:

2 dari 3 halaman

Dampak Mengerikan

Tak ada yang tahu kapan penutupan pemerintah AS atau shutdown bakal berakhir. 

Donald Trump sejauh ini menolak saran untuk membuka kembali pemerintahan, selama setidaknya beberapa pekan, sementara negosiasi terus dilanjutkan dengan kubu Demokrat terkait pembangunan tembok perbatasan yang konon tak bisa ditembus.

Taipan properti itu juga menepis solusi penetapan kondisi darurat nasional untuk ‘potong kompas’, tetap membangun tembok perbatasan dengan dana darurat, tanpa persetujuan Kongres.

“Aku tak akan menetapkan kondisi darurat,” kata Trump pada Senin 14 Januari 2019 seperti dikutip dari situs woodtv.com. “Itu terlalu mudah, kita tidak harus melakukannya.”

Jajak pendapat yang dilakukan Washington Post-ABC News yang dipublikasikan pada 13 Januari 2019 menunjukkan, 54 persen warga AS menolak pembangunan tembok perbatasan, sementara 42 persen mendukungnya.

Sementara, 87 persen kubu Republik mendukung pembangunan tembok tersebut, sementara di kubu Demokrat, 84 persen menolaknya.

Dan, Donald Trump bersikukuh tak akan mundur. Di sisi lain kubu Demokrat bergeming. Deadlock. Buntu. Seminggu terakhir berlalu tanpa negosiasi apapun. 

Dampak shutdown pun kian menyulitkan warga AS. Sektor penerbangan kena dampaknya. 

Hartsfield-Jackson Atlanta International Airport, salah satu bandara tersibuk di AS, mengingatkan calon penumpang untuk menyediakan waktu tiga jam untuk pemeriksaan keamanan.

Penyebabnya, kebanyakan staf badan keamanan transportasi AS atau Transportation Security Administration, yang harus bekerja tanpa dibayar selama shutdown, memilih tak datang ke tempat kerja.

Seperti dikutip dari Business Insider, karena antrean yang panjang, banyak penumpang ketinggalan pesawat.

Sementara itu, kekacauan terjadi di penjara federal dengan keamanan tingkat tinggi di Manhattan, negara bagian New York.

Sejumlah tahanan mogok makan sejak Senin 14 Januari 2019, setelah jadwal kunjungan keluarga dibatalkan pekan lalu dengan alasan kekurangan staf. Penjara dengan nama resmi Metropolitan Correctional Center (MCC) adalah salah satu pusat penahanan terpenting dalam sistem penjara federal AS, yang menampung sekitar 800 tahanan, demikian dikutip dari New York Times pada Selasa (15/1/2019).

Sejumlah tahanan teroris, penjahat kerah putih, dan bahkan raja narkoba asal Meksiko, El Chapo pernah jadi penghuninya.

Di sisi lain, keluarga sipir penjara pun merana akibat shutdown. “Aku harus mencemaskan bahan bakar mobil, resep obat yang harus ditebus,” kata Carol Hall, seperti dikutip dari situs wctv.tv. “Aku juga harus mengkhawatirkan pasta gigi, tisu toilet, makanan, barang-barang kebutuhan harian.”

Hall mengaku, alasan ia berbagi kisah adalah agar orang-orang memahami bahwa shutdown tak hanya memengaruhi para pegawai federal, tapi juga keluarga mereka.

Warga sipil pun ikut kena getahnya. Terutama mereka yang tak mampu secara finansial. Misalnya, penutupan pemerintahan membuat 38 juta warga Amerika tak bisa mendapatkan kupon makan.

Sektor bisnis ikut terpukul. CEO Delta Air Lines, Ed Bastian mengaku, shutdown akan mengurangi pendapatan maskapainya sekitar US$ 25 juta bulan ini.

Sejumlah pemangku kepentingan di AS, yang ada di Washington DC hingga Wall Street membayangkan skenario mengerikan jika penutupan sebagian pemerintah AS — yang sudah memecahkan rekor terlama sepanjang sejarah — akan berlangsung hingga musim semi atau bahkan lebih lama lagi.

Di luar dampak langsungnya terhadap bisnis, para ekonom mengatakan, shutdown mengancam mengguncang kepercayaan konsumen dan mengurangi penjualan ritel, terutama karena pekerja dan kontraktor federal yang tidak dibayar berhenti mengeluarkan uang untuk kendaraan, rumah, hingga hiburan. Banyak sektor usaha bakal terpukul.

Hambat Penegakan Hukum

Petugas imigrasi AS melakukan razia imigan gelap ke 100 toko 7-Eleven (AP)

Shutdown yang telah berlangsung selama 25 hari terbukti menghambat upaya penegakan hukum di seluruh pemerintah federal. Juga menghentikan inspeksi pembangkit listrik dan sumur minyak, memperlambat penyelidikan kasus penipuan keuangan dan audit pajak, menghambat investigasi kecelakaan pesawat dan bahkan menunda penyelidikan dalam kasus privasi Facebook.

Seperti dikutip dari Politico, pelatihan bagi para jaksa yang menangani kasus pornografi anak dan penjualan narkoba online terpaksa dihentikan.

Departemen Kehakiman juga merumahkan sebagian besar hakim administratifnya, yang bertugas menegakkan hukum imigrasi. Dan, Komisi Komunikasi Federal tidak bisa menanggapi keluhan konsumen, misalnya tentang robocall.

Para penegak hukum yang seharusnya menyelidiki kasus polusi, bahaya keselamatan, dan ancaman lainnya duduk di rumah alih-alih menangani kasus yang mengancam orang banyak.

Aksi Simpati

Di sisi lain, shutdown memicu aksi solidaritas. Sebuah kelompok bantuan bencana yang didirikan oleh koki selebritas José Andrés menyatakan akan menawarkan makanan gratis kepada para pegawai pemerintah di Washington DC.

Sebelumnya, petugas pengawas aviasi dan lalu lintas udara (air-traffic controller) di Kanada mengirim ratusan boks piza ke rekan mereka di Amerika Serikat (AS), yang tetap bekerja di tengah kondisi penutupan sementara pemerintah federal. 

Lebih dari 70 anggota Kongres Amerika Serikat juga menolak menerima gaji atau menyumbangkannya ke badan amal untuk membantu pekerja federal yang tidak menerima gaji.

Sembilan dari 15 kementerian tingkat kabinet tidak mendapat pendanaan selama government shutdown, mengakibatkan pegawainya tidak menerima upah.

Tetapi, gerakan amal (dan secara politis cerdas) itu tampaknya belum menyebar ke pejabat Gedung Putih atau anggota kabinet Trump.

Situs Quartz menghubungi lembaga kementerian dan badan di kabinet Trump, serta kantor wakil presiden dan kantor pers Gedung Putih dalam beberapa hari terakhir, untuk menanyakan apakah pejabat Trump, wakil presiden atau presiden sendiri membuat sumbangan amal selama shutdown.

Sejauh ini, tidak ada satu pun dari total 20 lembaga yang dihubungi oleh Quartz mengikuti jejak langkah anggota Kongres AS yang menyumbangkan gajinya.

Anggota kabinet pemerintahan Presiden Donald Trump adalah salah satu yang terkaya dalam sejarah Amerika Serikat. Mulai dari Menteri Keuangan Steven Mnuchin yang punya usaha produksi film di Hollywood; Menteri Pendidikan Betsy DeVos yang adalah miliarder (dalam dolar AS); hingga penasihat kepresidenan Ivanka Trump dan Jared Kushner, anak dan menantu Trump yang masing-masing mengelola bisnis sendiri.

Kabinet Trump punya sejarah memberikan gaji mereka untuk kepentingan donasi, dengan DeVos pernah mendonasikannya ke sebuah penggalangan amal dan sang presiden sendiri berjanji untuk memberikan seluruh upahnya senilai US$ 400.000 per tahun (Rp 5,6 miliar) ke badan amal.

Tapi, kantor pers Gedung Putih tidak segera menanggapi pertanyaan tentang sumbangan lebih lanjut yang mungkin Trump atau DeVos berikan kepada pekerja federal selama government shutdown.

Wakil Presiden Mike Pence menghasilkan US$ 230.700 per tahun. Dan kantornya juga tidak merespons selama beberapa hari tentang apakah dia menolak menerima gaji atau menyumbangkan gaji ke badan amal selama shutdown.

3 dari 3 halaman

Ego Donald Trump?

Donald Trump sedang bertaruh. Di satu sisi, ia sedang berupaya memenuhi janji kampanyenya untuk membangun tembok perbatasan yang tak bisa ditembus. Di sisi lain, ia akan kena dampaknya. 

Ketika shutdown justru bikin masalah dan bikin banyak orang susah, ia pun dipersalahkan. 

Washington Post-ABC News menggelar jajak pendapat terhadap 788 responden warga AS yang dilakukan pada 8 – 11 Januari 2019, dengan margin of error 4,5 persen.

Survei itu mengawali jajak dengan mengajukan pertanyan inti: “Menurut Anda, siapa yang paling bertanggung jawab atas situasi ini?”

Hasilnya, 53 persen orang AS mengatakan kepada jajak pendapat bahwa mereka menyalahkan Presiden Trump dan fraksi Partai Republik di Kongres AS, demikian seperti dikutip dari USA Today, Senin (14/1/2019).

Level penerimaan bersih (net approval rating) Donald Trump pun melorot dari  -10 poin menjadi -14 poin, demikian dikutip dari CNN pada Selasa 15 Januari 2015.

Apakah Donald Trump layak dipersalahkan?

Mengomentari penutupan pemerintahan di AS, pengamat hubungan internasional dari Universitas Padjajaran, Teuku Rezasyah mengatakan bahwa “drama” di Negeri Paman Sam tersebut tak lain dan tak bukan disebabkan oleh ‘ego’ Presiden Donald Trump.

“Egonya besar sekali kelihatan sejak awal ia berkuasa,” jelas Rezasyah.”Saya melihat ini seperti menonton episode The Apprentice, dengan Trump mengambil keputusan dengan cepat dan keras namun tak melihat dampak buruknya bagi dalam negeri sendiri.”

(Government shutdown) ini sudah mendapat banyak keluhan dari aparatur di dalam negeri dan kedutaan besar AS di luar negeri. Meski layanan visa buka, pegawai kedutaan yang notabenenya karyawan Kementerian Luar Negeri AS ikut terdampak shutwdown karena lembaga pusat mereka kena. Ini mempersulit hal-hal seperti keimigrasian, antrean panjang, aturan jam kerja semakin tidak menentu.”

Menurut dia, sudah terlalu banyak keruwetan yang dibuat oleh Trump lewat shutdown. “Dan Donald Trump, memasuki shutdown hari ke-25 tidak menunjukkan akan mengalah. Sikap ia yang seperti ini menunjukkan bahwa dirinya bukan negarawan, tapi politikus yang terbiasa menang-kalah atas usulannya,” jelas Rezasyah.

Trump telah berulang kali berjanji untuk menolak negosiasi rancangan undang-undang yang awalnya didukung oleh kedua belah pihak untuk membuka kembali pemerintah, tanpa dana untuk temboknya, The Guardian melaporkan.

House of Representatives fraksi Partai Demokrat berencana untuk memperkenalkan paket RUU untuk membuka kembali pemerintah.

Fox News melaporkan, sudah ada pertemuan di Gedung Putih pada Rabu 2 Januari 2019 lalu antara Trump dan dua pemimpin teratas dari setiap partai dari masing-masing kamar (House of Representative dan Senat) untuk membahas negosiasi paket RUU itu dan kebuntuan terkait government shutdown.

Rencana anggota DPR fraksi Demokrat mencakup satu RUU untuk mendanai Kementerian Keamanan Dalam Negeri sesuai anggaran normal hingga 8 Februari –dengan sekitar US$ 1,3 miliar dialokasikan untuk keamanan perbatasan. Tapi, paket itu belum termasuk uang senilai US$ 5 miliar untuk membangun tembok yang diinginkan presiden di perbatasan AS-Meksiko.

Juru bicara pemimpin fraksi Republik di Senat AS, Mitch McConnell telah menjelaskan bahwa Senat tidak akan menyetujui RUU itu jika Presiden Donald Trump tidak mendukungnya. Namun, McConnell sendiri masih bungkam terhadap situasi shutdown –atau dinilai berlindung untuk menghindari sorotan yang selama ini menyasar kepada sang Presiden.

“Trump tidak berpikir tentang sustainibility atau keberhasilannya bertahan dalam memerintah. Perspektifnya winner takes all. Kalau aku kalah, semua harus kalah,” kata Rezasyah.

“Jika ia terus melanjutkan sikapnya yang seperti ini, kepercayaan masyarakat terhadap Trump bisa semakin menyusut,” lanjut dosen Universitas Padjajaran itu.

Sementara itu, Presiden Donald Trump juga telah memutar otak untuk mencari sumber pendanaan lain agar temboknya tetap dibangun, yakni “dengan Meksiko yang membayarnya.”

Trump mengatakan bahwa pemerintahannya akan mengejar paket kesepakatan perdagangan baru dengan Meksiko, sebagai cara tidak langsung agar Negeri Aztec membiayai pembangunan tembok di perbatasan –suatu opsi yang memungkinkan menurut analis, terlepas apakah Mexico City akan menyetujuinya atau tidak.

“Trump juga memaksakan agar tembok itu turut dibayar oleh Meksiko … tapi itu adalah sebuah penghinaan terhadap Meksiko. Keputusan seperti ini bukan sesuatu hal yang dilakukan secara sepihak seperti Trump saat ini, namun, lebih melalui sharing. Tapi Trump tidak melakukan hal itu,” jelas Teuku Rezasyah.

“Dan beberapa lembaga pemerintahan AS memandang ada yang tidak konstitusional dari pembangunan tembok itu di perbatasan, dan oleh karenanya Partai Demokrat mungkin menolak menyetujui pembiayaan.

“Kemudian Trump terus memaksakan hal tersebut menunjukkan egonya yang semakin besar.

“Kita tinggal tunggu saja siapa yang akan menggerakkannya atau menginisiatifkan impeachment ini, apakah Kongres atau penegak hukum lewat penyelidikan soal Rusia.”

Namun, Rezasyah menampik jika shutdown ini akan menjadi instabilitas besar bagi sistem demokrasi di AS.

“Mereka sudah berdemokrasi sejak lama, sudah stabil dan matang. Sekarang, hanya jangan sampai Trump mencegah agar kepemimpinannya justru goyah akibat egonya sendiri seperti shutdown atau mendadak terjadi masalah lain yang tak terduga selama penutupan pemerintahan.”

Namun, jika shutdown terus terjadi, menurut Teuku Rezasyah, approval rating Trump mungkin akan turun. Dan, dengan semakin dekatnya Pilpres AS 2020, Trump mungkin tidak akan dipilih kembali oleh internal Republik untuk mewakili mereka dalam pencalonan presiden AS periode 2020 – 2024.

“Partai Republik juga terlihat agak pasif dalam shutdown ini ya. Dengan penutupan yang terus berlarut, mungkin akan ada kemungkinan bahwa Republik akan mengharapkan Trump mengendurkan egonya.”

The Guardian, pada 13 Januari 2019 melaporkan bahwa beberapa anggota Partai Republik yang berhaluan moderat tampaknya mulai goyah dengan shutdown yang berlarut-larut –sesuatu hal yang kemudian ditanggapi sinis oleh politisi Partai Demokrat di Senat AS.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, Senator AS fraksi Partai Demokrat dari Negara Bagian Connecticut, Chris Murphy mengatakan “ini sudah menjadi penutupan paling bodoh yang pernah ada”.

“Satu-satunya alasan shutdown adalah karena Presiden Trump menginginkannya seperti itu,” katanya. 

Sementara itu, menurut S&P Global Ratings, shutdown telah membebani ekonomi AS senilai US$ 3,6 miliar. Dan jika shutdown terus berlangsung untuk dua pekan lagi, nominal itu akan melampaui total anggaran yang diajukan Trump untuk membangun temboknya di perbatasan yakni sebesar US$ 5 miliar.


Hasil yang Dipetik dari Pilpres AS

Donald Trump berpidato di hadapan para pendukungnya di New York Hilton Midtown, New York, AS (9/11). Trump langsung menyampaikan pidato kemenangannya setelah meraih kemenangan di electoral vote pada Pilpres AS. (PHOTO / Timothy A. CLARY)

Sementara itu, pengamat Amerika Serikat dari Universitas Indonesia Suzie Sudarman mengatakan bahwa shutdown yang terjadi di AS saat ini merupakan “hasil yang dipetik dari Pilpres AS 2016”.

“Ini adalah contoh di mana ideologi AS diwujudkan, mereka yang memilih Trump maka mereka pula-lah yang merasakan kebijakannya yang in-sensitif kepada warganya sendiri,” nilai Suzie menggarisbawahi shutdown yang menyebabkan 800.000 pegawai federal AS tidak digaji atau terpaksa dirumahkan.

“Trump adalah orang yang akan melakukan apa saja untuk mewujudkan apa yang ia inginkan. Sulit diprediksi ke depannya akan seperti apa melihat rekam jejaknya selama ini. Tapi egonya yang besar mungkin akan membuatnya terus melanjutkan shutdown dengan mengabaikan para pekerja federal yang mungkin tidak menerima gaji.”

Menurut Suzie, ini adalah kali pertama di mana selama shutdown, baik pemerintah eksekutif dan legislatif tidak bernegosiasi secara signifikan untuk menyelesaikan penutupan pemerintahan.

“Pada shutdown era Obama, baik Gedung Putih dan Kongres saling bertemu untuk menemukan jalan tengah agar mencapai kompromi,” jelas Suzie, mereferensi penutupan pada 1-17 Oktober 2013 disebabkan ketika House of Representatives (lower-chamber Kongres) dari fraksi Partai Republik menawarkan resolusi berkelanjutan yang bertujuan menunda atau menggunduli Undang-Undang Perawatan Terjangkau, yang dikenal sebagai Obamacare.

“Tapi pada era Trump, negosiasi dan kompromi seperti itu tidak ada, dengan masing-masing kukuh dengan keinginannya. Terutama Donald Trump dengan pembangunan temboknya.”

Terungkap, Waktu Terburuk untuk Berhubungan Seks

Liputan6.com, Jakarta Ada waktu terburuk untuk berhubungan seks di malam hari. Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Frontiers in Psychology menunjukkan bahwa libido pria dan wanita berada di kutub yang berlawanan.

Wanita merasakan libido untuk berhubungan seks yang paling tinggi di malam hari, sedangkan pria paling terangsang di pagi hari. Temuan juga memperlihatkan, rata-rata pasangan paling mungkin melakukan hubungan seks antara pukul 9 malam dan tengah malam.

Artinya, rentang waktu tersebut adalah waktu tidur. Tetapi para ahli mengatakan, seks sebelum tidur belum tentu ideal. Penulis The Power of When, Michael Breus mengungkapkan, seks pada waktu jam tidur tidaklah  buruk.

“Hanya saja kebanyakan orang kelelahan. Ketika tubuh ingin segera tidur, ada peluang tidak akan punya energi untuk seks yang memanas,” ujar Breus, dikutip dari Reader’s Digest, Selasa, (15/1/2019).

Di sisi lain, tergantung pada pasangan yang bersangkutan, seks di malam hari juga dapat membuat bersemangat.

Terapis seks Lisa Thomas menyatakan, bagi sebagian besar orang, seks adalah peredam ketegangan dan relaksasi. “Orang-orang berhubungan seks sebelum tidur itu justru membantu mereka tidur malam,” kata Lisa.



Saksikan video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Ciptakan waktu ideal

Demi wujudkan seks sempurna, Breus dan Lisa setuju, tidur bisa membuat seks menjadi lebih baik. Selama Anda tidur di malam hari, tubuh sedang bekerja membangun hormon.

Anda juga akan terbangun dengan lebih banyak energi dan kreativitas untuk memuaskan pasangan selama seks. “Anda sekarang bisa bersiap untuk seks di pagi hari,” lanjut Breus.

Di sisi lain, seks di pagi hari mungkin tidak ideal untuk pasangan yang akan berangkat kerja. Lisa merekomendasikan, berkreasi dengan waktu bercinta. Cobalah beberapa kali pulang ke rumah pada sore hari.

KPK Pelajari Temuan Koalisi Sipil soal Kasus Teror Novel Baswedan

Jakarta

KPK bakal mempelajari temuan dari koalisi masyarakat sipil terkait kasus teror terhadap Novel Baswedan. Menurut KPK, semua temuan atau pun rekomendasi yang diberikan akan dipelajari.

“Tadi rekomendasinya dan dokumen yang juga baru disampaikan tentu saja seperti disampaikan pimpinan tadi kami akan pelajari terlebih dahulu,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (15/1/2019).

Febri mengatakan hal yang sama juga dilakukan terhadap rekomendasi dari Komnas HAM terkait kasus Novel. Dia juga menyatakan KPK bakal menganalisi apakah bisa melakukan penyidikan dengan pasal obstruction of justice terkait kasus ini.

“Pasal 21 (UU Tipikor) itu sepenuhnya bergantung pada apakah peristiwanya itu merupakan tindak pidana sebagaimana diatur di pasal-pasal tersebut. Kalau ada tentu saja harus ditangani lebih lanjut. Kalau tidak ada, tentu tidak boleh dipaksakan,” ujar dia.

Koalisi masyarakat sipil sebelumnya menyerahkan laporan hasil pemantauan kasus Novel kepada KPK. Laporan itu disusun oleh YLBHI, LBH Jakarta, KontraS, Lokataru Foundation, ICW, LBH Pers, PSHK AMAR, Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) FH Universitas Andalas, PUKAT UGM.

Dalam laporan itu, ada rekomendasi kepada KPK, yaitu melakukan penyelidikan dan penyidikan atas dugaan obstruction of justice terkait penyerangan terhadap Novel dan juga penyidik KPK lainnya, serta menginformasikan kepada publik perkembangan penyelidikan tersebut secara rinci dan berkala.

Rekomendasi berikurnya ialah membentuk unit khusus yang permanen untuk menghadapi obstruction of justice, dengan tugas melakukan penyelidikan, penyidikan, penuntutan, serta memberikan perlindungan terhadap staf ataupun pimpinan KPK yang mendapatkan ancaman dalam kerja-kerjanya.

(haf/fdn) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ambruknya Toko Ritel Bukan karena Serbuan E-Commerce

Liputan6.com, Jakarta – Pelaku industri e-commerce belum banyak menyentuh pasar ritel. Oleh karena itu ambruknya toko-toko retail saat ini bukan karena serbuan dari bisnis e-commerce

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef)  Bhima Yudhistira Adinegara menyebutkan, sektor bisnis retail kini memang terus mengalami kemunduran. Dia menghitung, sejauh ini ada sekitar 5 retailer yang telah memberhentikan kegiatan usaha di Indonesia.

“Ada 7-Eleven (Sevel), Matahari Pasaraya Blok M dan Manggarai, Lotus, Debenhams, dan GAP. Sementara yang mengurangi gerai ada Hero Group dan MAP,” papar dia kepada Liputan6.com, Selasa (15/1/2019).

Arus penutupan usaha dalam industri ritel ini bakal terus berlanjut pada 2019, selama konsumsi rumah tangga dan daya beli melemah.

“Akan berlanjut gelombang penutupan retail selama konsumsi rumah tangga dan daya beli melemah. Kondisi makro ini mulai pulih tapi sangat lambat,” terangnya.

Di sisi lain, Bhima tak sepakat bila kendurnya sektor retail ini dikarenakan masyarakat telah beralih pijakan ke perdagangan online. Sebab, sambungnya, masih sedikit sekali pelaku industri ritel yang memperdagangkan barangnya di pasar online.

“Kalau ada yang bilang karena shifting ke e-commerce itu tidak pas. Porsi e-commerce baru kecil, sekitar 1-2 persen dari total ritel,” tegasnya.

“Barang yang dijual di e-commerce 70 persen lebih adalah fashion. Sementara yang dijual di supermarket adalah Fast Moving Consumer Good (FMCG). Jadi market-nya pun berbeda,” dia menambahkan.

2 dari 3 halaman

Tutup Gerai, Central Neo Soho Gelar Diskon hingga 90 Persen

Perusahaan ritel asal Thailand, Central Department Store ‎memutuskan menutup gerainya di Neo Soho, Jakarta. Sebelum menutup gerainya, Central Department Store menggelar diskon besar-besaran hingga 90 persen.

Public Relations Department Manager PT Central Retail Indonesia, Dimas Wisnu Wardana mengatakan, membenarkan soal penutupan gerai tersebut. Penutupan tersebut berlaku mulai 18 Februari 2019.

“Benar kami akan berhenti beroperasi. Untuk Central Neo Soho akan resmi berhenti beroperasi setelah periode closing down sale tersebut mas yaitu 18 Februari 2019‎,” ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Senin (14/1/2019). 


Sementara untuk diskon besar-besaran, akan berlangsung pada 14 Januari hingga 17 Februari 2019, atau sekitar satu bulan penuh.

‎”Rangkaian sebelum berhenti beroperasi, kami awali dengan closing down sales up to 90 persen mulai dari 14 Januari-17 Februari 2019,” kata dia.

Dengan penutupan ini, lanjut Dimas, Central Department Store hanya menyisakan satu gerai, yaitu yang berlokasi di Grand Indonesia.

“‎Untuk saat ini gerai kami hanya 1 mas yaitu flagship store kami di Central Grand Indonesia. Central Grand Indonesia akan tetap beroperasi,” tandas dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Begini Cara Prabowo Setop RI Impor Minyak

Jakarta – Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto berencana membuat Indonesia swasembada energi. Rencanannya, hal itu akan dilakukan melalui pengembangan potensi sumur tua.

Juru Bicara Kemenangan Prabowo-Sandiaga, Dirgo Purbo, mengatakan pihaknya memiliki fokus untuk menjamin pasokan energi terbarukan maupun non terbarukan. Sebab, ia menginginkan Indonesia mampu berdiri dari kemampuan sendiri.

“Kuncinya menjamin pasokan energi baik itu renewable baik non renewable. Utamanya dalam konteks minyak kita menghendaki peningkatan produksi untuk menguarangi ketergantungan impor,” kata dia di sela-sela diskusi publik, Aryaduta, Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan langkah untuk berdiri di kemampuan sendiri dengan mengembangkan potensi dari sumur tua. Sebab, ia menilai sumur tua memiliki potensi yang masih tinggi.
“Langkahnya sumur tua kita kembangkan, healing saja. Kenapa sumur tua? Faktor geologi, financial research tinggi itu,” sambung dia.

Dengan begitu, ia memperkirakan produksi minyak di bawah kepemimpinan Prabowo mampu meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan saat ini yang berada di angka 760 ribu barel per hari.

Dengan swasembada energi, maka Indonesia tak perlu lagi membeli minyak dari luar negeri alias impor.

“Produksi kita 760 ribu barel. Semaksimal program eksploitasi ladang tua. Tapi Insya Allah di bawah kepemimpinan Pak Prabowo kita tingkatkan jadi 2-3 kali lipat,” tutup dia.

(ang/ang)