Solskjaer: Babak I Positif, Lalu Dua Gol Ceroboh Itu…

JakartaManchester United takluk 0-2 dari Manchester City di Old Trafford. Ole Gunnar Solskjaer menyayangkan dua gol ceroboh yang terjadi di babak kedua.

MU kalah 0-2 kala menjamu City di Old Trafford, Kamis (25/4/2019) dinihari WIB pada lanjutan Liga Inggris. Setelah sama kuat di babak pertama, gol Bernardo Silva dan Leroy Sane pada periode kedua membedakan kedua tim.

‘Setan Merah’ tampil cukup baik membendung City di babak pertama. Meski terancam tiga tembakan on target, praktis hanya satu yakni tendangan deras Bernardo yang membahayakan. Sementara dua lainnya adalah bola yang relatif mudah untuk David de Gea.

Tapi kemudian City hanya butuh dua tendangan on target untuk menjebol gawang MU di babak kedua. Pertama dari tusukan Bernardo, yang sepakan mendatarnya ke tiang dekat meluncur melewati Luke Shaw dan gagal diamankan De Gea.

Sementara gol kedua lahir dari kaki Sane, yang tak cukup cepat untuk ditutup ruang tembaknya oleh pertahanan MU. De Gea lagi-lagi takluk oleh tembakan ke tiang dekat, kali ini dengan tendangan keras.

City tercatat punya delapan percobaan, lima di antaranya mengarah ke gawang, dari penguasaan bola sebesar 63%. Sedangkan MU punya 12 tembakan, hanya satu yang on target.

Manajer MU Ole Gunnar Solskjaer menilai tanda-tanda di babak pertama sudah bagus. Timnya menunjukkan reaksi positif usai kekalahan 0-4 dari Everton akhir pekan lalu.

Tapi kemudian kelengahan di babak kedua membuat gawang bergetar.

“Kami jelas menunjukkan sebuah reaksi. Para pemain dan suporter kompak. Para pemain ingin menunjukkan bahwa mereka peduli. Babak pertama berjalan positif, kammi puas saat turun minum,” ungkap Solskjaer dikutip BBC.

“Sayangnya kami kebobolan dua gol ceroboh di babak kedua yang seharusnya bisa dihindari. Saya takkan pernah menunjuk pemain, jadi itu karena pada semua pemain. Kami tahu kami menjalani masa sulit, tapi kami tetap kompak ketika kami kalah,” imbuhnya.

Dengan kekalahan ini, MU tertahan di posisi enam dengan 64 poin dari 35 pertandingan. Paul Pogba dkk. tiga poin dari Chelsea di urutan empat. (raw/raw)


HEADLINE: Lalu Muhammad Zohri Pecahkan Rekor ASEAN, Perpanjang Daftar Manusia Tercepat dari Indonesia

Indonesia sendiri memang sudah lama punya nama besar di lintasan atletik, khususnya di nomor lari 100 meter putra. Sebelum Suryo Agung dan Lalu Zohri, nama-nama seperti Mardi Lestari, Purnomo, serta Mohammad Sarengat telah terlebih dahulu membuat wangi Merah Putih di arena atletik.

Purnomo bahkan sempat menembus semifinal 100 meter putra di Olimpiade 1984 yang digelar di Los Angeles, Amerika Serikat (AS). Ketika itu, dia menjadi satu-satunya pelari Asia yang bersaing dengan nama-nama besar ketika itu, Ray Sewart (Jamaika), Donovan Reid (Britania Raya), dan Sam Graddy (AS).

Ketika itu, Purnomo, yang meninggal pada Februari lalu, memang berada di heat yang berbeda dengan pelari legendaris AS, Carl Lewis dan Ben Johnson (Kanada), yang akhirnya meraih medali emas dan perunggu. Saat itu, Purnomo mencatat waktu 10,51 detik.

Namun, sukses terbesar Purnomo adalah saat meraih perak di Kejuaraan Atletik Asia 1985 yang digelar di Jakarta. Ketika itu, dia mencatat waktu 10,33 detik di bawah sang juara, Zheng Chen (Tiongkok), 10,28 detik.

Catatan Purnomo ini jadi rekor nasional sekaligus mematahkan rekor ASEAN sebelumnya, yang jadi milik M. Sarengat. Sarengat mencetak rekor tersebut saat memenangkan medali emas 100 meter di Asian Games 1962, dengan catatan 10,40 detik.

Di ajang ini pula Sarengat meraih medali emas lainnya di nomor lari gawang 110 meter putra.

Usai era Sarengat dan Purnomo, Indonesia juga punya Mardi Lestari, yang sukses mematahkan rekor Purnomo. Menariknya, rekor ini dicetak Mardi Lestari di ajang lokal, PON XII di Jakarta, Oktober 1989, dengan catatan 10,20 detik.Sebelumnya, seperti juga Purnomo, Mardi sempat juga tampil di semifinal Olimpiade, tepatnya Olimpiade 1988 saat digelar Seoul, Korea Selatan.

Di PON, Bukan hanya rekor ASEAN, dengan catatan 10,20 detik itu juga melewati rekor Asia, milik pelari Tiongkok, Li Tao (10,28). Jadilah ketika itu Mardi Lestari manusia tercepat di Asia!Rekor Mardi inilah yang akhirnya dipatah Suryo Agung, 20 tahun kemudian, dan akhirnya dilewati oleh Lalu Zohri.

Jadi Manusia Tercepat ASEAN, Ini Komentar Lalu Muhammad Zohri

Jakarta – Sprinter andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri sukses menggondol medali perak nomor 100 meter pada Kejuaraan Atletik Asia 2019, Senin (23/4/2019). Sukses ini memecahkan rekor pelari Indonesia lainnya, Suryo Agung Wibowo.

Lalu Muhammad Zohri mengatakan bersyukur atas raihan manis tersebut.  Seperti dilansir Antara, Zohri meraih medali perak pada lomba di Doha, Qatar, tersebut setelah membukukan catatan waktu 10,13 detik. Catatan itu mengalahkan rekor pelari tercepat Asia Tenggara, Suryo Agung, yang dibukukan pada SEA Games 2019, dengan 10,17 detik. 

Medali emas diraih sprinter Jepang, Yoshihide Kiryu, dengan waktu 10,10 detik. Medali perunggu direbut pelari China, Zhiqiang Wu, dengan 10,18 detik.

Dalam keterangannya seusai berlomba, Lalu Zohri memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT. Dia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan rakyat Indonesia khususnya PB PASI .

Menurutnya, meski memimpin hingga 10 meter terakhir, dirinya sempat melambat karena kehilangan konsentrasi setelah memikirkan pesaingnya.

“Iya saya sempat hilang konsentrasi , memikirkan saingan-saingan saya,” kata Lalu Muhammad Zohri dalam keterangan resminya.

Lalu Muhammad Zohri harus puas menempati posisi tujuh pada final lari 100 meter putra Asian Games 2018.

9 Tahun Lalu, Hinaan Pekerja Asing Picu Kerusuhan Buruh di Batam

Kapoltabes Barelang saat itu, Kombes Leonidas Braksan, berjanji akan mengusut tuntas masalah tersebut. Pekerja asal India berinisial G yang dianggap menjadi pemicu, langsung ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami telah menetapkan seorang WN India sebagai tersangka. Inisialnya G. Dia diduga melakukan penghinaan terhadap sesama pekerja yang memicu kericuhan itu,” ungkap Leonidas.

Leonidas mengatakan, G dikenakan pasal penghinaan karena menyampaikan perkataan menghina kepada sesama sehingga menimbulkan kemarahan pada sesama pekerja.

Leonidas juga meminta rekan kerja G yang mendengar langsung kata-kata hinaan yang disampaikan untuk memberikan kesaksian di Mapoltabes Barelang.

“Bagi para karyawan yang mendengar langsung perkataan penghinaan yang diucapkan tersangka agar datang ke Poltabes,” ucap Leonidas.

Leonidas memastikan bahwa situasi keamanan di kawasan PT Drydocks, telah aman terkendali. Namun aparat keamanan masih melakukan pengamanan di kawasan shipyard tersebut hingga saat ini.

“Situasinya telah kondusif. Batam kini terkendali pasca peristiwa itu,” tuturnya.

Leonidas juga menegaskan, dalam kericuhan itu, tidak terdapat korban tewas. Tapi ada 9 orang yang terluka. Tiga di antaranya telah diizinkan pulang ke rumah dan lainnya masih dirawat intensif di rumah sakit.

“Saya pastikan tak ada korban yang meninggal hingga saat ini,” pungkas Leonidas.

Sementara G yang menjadi pemicu kerusuhan akhirnya dipecat. “Orang yang bertikai di dalam, seorang warga negara India, orang yang terkait diberhentikan,” kata Wali Kota Batam Ria Saptarika di Batam.

Selain G, beberapa pekerja yang dikhawatirkan dapat memicu suasana negatif juga dilarang masuk kerja. Namun, Ria tidak menyebut jumlah dan warga negara pekerja. Ia mengatakan kerusuhan Drydocks menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota Batam, keamanan dan Badan Pengusahaan Kawasan.

Mengenang Masa Lalu Secara Gratis di Museum Sejarah Jakarta Saat Pemilu 2019

Kawasan Kota Tua memiliki banyak kantor penting pada zaman pemerintahan Belanda. Terdapat kantor seperti Dewan Pengadilan, Dewan Yatim Piatu, dewan yang mengurusi tera atau timbangan, dan kantor catatan sipil.

Pada 1974 bangunan-bangunan tersebut dialihfungsikan menjadi museum. Salah satunya Museum Sejarah Jakarta yang pada 30 Maret 2019 merayakan ulang tahun yang ke-45.

Masuk ke dalam Museum Sejarah Jakarta, Anda bisa merasakan atmosfer yang berbeda. Dinding, lantai, dan tangga yang terlihat tua seakan menjelaskan sejarah besar bagi bangsa Indonesia ada di sana. Aroma ruangan yang tidak biasa seakan memberi tahu ada sejarah menyakitkan yang dialami masyarakat Indonesia saat itu.

Di dalamnya terdapat berbagai macam koleksi seperti meja, kursi, tempat tidur, penyekat ruangan, senjata, barang purba yang ada sejak abad ke-17 hingga ke-19.

Bagi pengunjung yang masuk ke museum ini, mereka dikenakan biaya Rp 5 ribu untuk dewasa, Rp 3 ribu untuk mahasiswa, dan Rp 2 ribu bagi pelajar. (Fairuz Fildzah)

Ma’ruf Nyoblos di Koja Besok, Lalu Pantau Quick Count di Rumah Situbondo

JakartaMa’ruf Amin akan menggunakan hak suaranya di TPS yang berada di dekat kediamannya di Koja, Jakarta Utara. Namun setelah mencoblos, ia akan langsung kembali ke Rumah Situbondo.

H-1 pelaksanaan Pemilu 2019, Ma’ruf mengaku tidak melakukan hal khusus. Ia menyebut hanya melakukan kegiatan sehari-hari seperti mengaji dan berdzikir.

“Malem di rumah. Biasa kalau di rumah itu ngaji-ngaji, baca Quran, Dzikiran, ngobrol. Besok pagi saya kebetulan nyoblosnya di tempat lama saya. Jadi, nyoblosnya di Tanjung Priok, Koja,” ujar Ma’ruf di kediamannya, Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).


Ma’ruf akan mencoblos di TPS 01, RT 007/08 yang berada di Koja, Jakarta Utara. Ia rencana akan tiba di TPS pukul 09.00 WIB.

“Hafal, orang itu kampung saya, Kelurahan Koja. Ternyata TPS-nya itu nomor 01. Dari sini saya berangkat pukul 8 pagi. Saya berharap bisa mencoblos jam 9. Mungkin ngobrol-ngobrol di sana. Berbicara ini dan itu. Kira-kira pukul 12 sudah bisa kembali ke sini, ke Situbondo,” terang Ma’ruf.

Usai mencoblos, Ma’ruf akan memantau hasil quick count di Rumah Situbondo. Apakah kemudian akan bertemu dengan pasangannya, Joko Widodo, sifatnya masih tentatif.

“Saya akan memantau di sini, quick count. Monitor dari sini sampai malam. Kalau besok malem sudah bisa, saya nanti kemungkinan belum jelas ya apa nanti bergabung dengan Pak Jokowi, di mana. Untuk melakukan evaluasi terakhir dari hasil quick count,” jelasnya.

“Kalau hasil manualnya kan, baru hari apa, masih lama tapi dari quick count ini mungkin diharapkan besok malam ini sudah ada. Nanti kita akan bicarakan. Kita lihat besok,” sambungnya.

Ma’ruf pun santai jelang pencoblosan. Ia mengaku tak merasa deg-degan karena merasa telah optimal berusaha.

“Tenang saja. Kan segala sesuatu sudah berusaha, sudah bekerja seoptimal mungkin. Selanjutnya kita serahkan pada Allah SWT, usahanya sudah optimal. Usaha panjang sekali itu. Dan alhamdulillah sampai 7 bulan kita sudah bisa menyelesaikan tugasnya. Nanti kalau sudah kita monitor, bagaimana hasil manualnya, kalau kita sebagai pemenang, kita persiapkan diri,” tutup Ma’ruf.
(elz/fjp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Prabowo-Sandi Kampanye Akbar di Tangerang, Lalu Lintas Dialihkan

Liputan6.com, Tangerang – Dinas Perhubungan Kota Tangerang melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah jalur protokol mengantisipasi lonjakan masa pendukung pasangan calon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang akan menggelar rapat umum kampanye terbuka di Kota Tangerang, Sabtu (13/4/2019).

“Kita sudah siapkan rekayasa lalu lintas saat kampanye akbar di Alun-alun Lapangan Ahmad Yani,” kata Kabid Lalu-lintas Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Andika Husein, Jumat, 12 April 2019.

“Pengguna jalan diminta menghindari ruas tersebut, atau melalui jalan-jalan yang telah ditentukan. Kami berlakukan hingga masa bubar dan masa berangsur menurun,” imbuhnya.

Adapun rekayasa lalu lintas itu bakal dilakukan di lima jalan kawasan alun-alun Lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang. Lima rute rekayasa lalu lintas yang sudah disiapkan sebagai berikut.

1. Penutupan arus lalu lintas dari arah rel kereta Pasar Anyar melintas di Jalan Windu Karya dialihkan lewat Jalan Siswa.

2. Penutupan arus lalu lintas dari Jalan Ahmad Yani diarahkan ke Jalan Nyi Mas Melati.

3. Penutupan arus lalu lintas dari Jalan Baharudin yang akan melintas ke Ahmad Yani diarahkan ke Jalan Daan Mogot melalui Jalan Nyi Mas Melati/Pizza Hut

4. Penutupan arus lalu lintas dari Jalan Dewi Sartika menuju Pasar Anyar diarahkan ke Jalan Daan Mogot sisi kanan.

5. Penutupan arus lalu lintas dari Jalan Juanda diarahkan belok kiri ke Jalan Daan Mogot.

6. Sterilisasi sepanjang Jalan Dewi Sartika bebas parkir kendaraan roda dua maupun empat.

Reporter : Kirom

Sumber: Merdeka

Lalu Zohri : Ibu Eni Pantas Jadi Pelatih Terbaik se-Asia

JakartaEni Nuraini baru saja dinobatkan jadi pelatih atletik terbaik se-Asia. Menurut Lalu Muhammad Zohri, Bu Eni pantas mendapatkannya,.

Eni mendapat gelar sebagai pelatih terbaik se-Asia. Hasil itu merupakan buah kerja keras dan dedikasinya menciptakan pelari-pelari berprestasi. Salah satunya, Lalu Muhammad Zohri.

Zohri merupakan satu dari banyak atlet yang pernah dilatih oleh Eni. Atlet asal Lombok itu malah sudah menjadi juara dunia di usianya yang masih 18 tahun. Bersama Zohri, tim estafet putra di Asian Games 2018 kembali meraih medali perak lagi pertamanya dalam 52 tahun.

“Kami anggap ibu bukan seperti pelatih, dia seperti ibu kita sendiri di tempat latihan. Tidak seperti pelatih lain, ibu sering membawa makanan untuk kami, sering ajak makan juga, dia kayak ibu sendiri, luar biasa,” kata Zohri soal ibu Eni ketika ditemui di Stadion Madya, Senayan, Jumat (12/4/2019).

“Ibu juga enggak galak. Cuma dia kasih tahu misalnya kekurangan ini coba diulangi, disadari, disadari, dan enggak usah diulangi kekurangannya,” sambungnya kepada detikSport.

“Kalau kita mau tanya, ya tanya saja. Ibu pasti jawab. Saya biasanya tanya soal kurangan nanti dia cerita gimana gimana, lalu misal mau izin pulang atau ada keluhan, biasanya dia bantuin lapor ke kantor. Jadi sudah seperti ibu sendiri lah,” paparnya.

Zohri bersyukur bisa dipertemukan oleh pelatih berbakat seperti Ibu Eni dan berharap bisa mewujudkan mimpi mentornya itu lolos ke Olimpiade 2020.

“Dengan kondisi tua dia masih semangat di lapangan, kayak orang lain mungkin butuh istirahat, tapi dia pagi sore ke sini, pulang juga jauh, kadang macet.”

“Saya berterima kasih atas berkat dan ilmu beliau bisa lebih baik lagi. Seandainya saya tak masuk pelatnas saya tak bisa seperti ini. Ya semoga saya bisa mewujudkan harapan Ibu (lolos Olimpiade),” tutup Zohri.

(mcy/mrp)

Pernah Tertekan di Masa Lalu, Heidi Lampiaskan Lewat Lagu Baru

Menggunakan lirik berbahasa Inggris, lagu ini lebih bisa mengungkapkan perasaan dengan lebih jujur. Namun Heidi mengaku harus lebih berhati-hati dalam memilih diksi. Dengan alunan pure folk, lagu ini sedikit lebih ramai dari karya sebelumnya.

Terdengar lebih country, bisa dibilang single “As Long As” ini lebih bernuansa Amerika. Lagu ini diharapkan dapat menyentuh para pendengar, terutama wanita yang punya pengalaman seperti dirinya, tidak dapat berbaur dengan lingkungan.

Lewat “As Long As”, Heidi ingin membuat lagu yang jujur dari hati dan didedikasikan kepada orang-orang yang tertekan, minoritas, para perempuan yang bernasib sama dengan dirinya.

“Saya dedikasikan lagu ini kepada orang orang yang tertekan, minoritas, perempuan, misfits, musician, dykes, simply siapapun yang dibuat merasa oleh lagu ini, no matter the age, background, race. This song is to represent all,” terang Heidi.

Proses composing dan recording lagu ini turut dibantu oleh beberapa musikus dari Passion Vibes (Abe Belanegara & Abraham Edo) dan juga Tommy Utomo.

Kepala Bocah Ini Terjebak Kerucut Lalu Lintas, Butuh 5 Petugas Untuk Melepasnya

Dilansir dari Sinchew, kejadian dalam video tersebut terjadi pada, Selasa (9/4/2019). Bocah tersebut sedang berada di sebuah halte untuk menunggu orangtuanya, lalu bocah tersebut bermain dengan kerucut.

Entah bagaimana, bocah tersebut memasukkan kepalanya ke dalam kerucut. Mungkin penasaran untuk melihat seberapa jauh kepalanya bisa dimasukkan ke dalam kerucut tersebut. Setelah berhasil memasukkan kepalanya ke dalam, bocah tersebut tidak dapat mengeluarkan kepalanya lalu baru sadar bahwa kepalanya terjebak dan tidak bisa melepaskannya.

Menurut beberapa temannya yang melihat kejadian tersebut, langsung melaporkan kepada guru tentang kejadian tersebut.

Gurunya pun memanggil Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan untuk bantuan karena mereka tidak bisa melepasnya juga. Sekitar pukul 14.26 siang, sekitar lima orang pemadam kebakaran dan sebuah mobil pemadam tiba di lokasi untuk menyelamatkan bocah malang tersebut.