1 Pasukan PBB Tewas dan 4 Lainnya Luka Akibat Bom Ranjau di Mali

Bamako – Seorang pasukan penjaga perdamaian PBB tewas akibat sebuah ranjau meledak di Mali. Ada empat orang pasukan PBB lainnya yang terluka akibat peristiwa itu.

Dilansir dari AFP, Minggu (21/4/2019), ledakan terjadi ketika konvoi misi PBB lewat di Mali bagian tengah. Ranjau meledak dan menghantam bagian pasukan di dekat Burkina Faso.

Kepala MINUSMA (Misi Stabilisasi PBB di Mali) Mahamat Saleh Annadif menyebut bom ranjau sebagai ‘serangan pengecut’. Dia mengatakan para penyerang itu akan dimintai pertanggung jawaban atas tindakan mereka.

Komandan pasukan PBB Dennis Gyllensporre mengatakan pasukan penjaga perdamaian bereaksi secara proaktif dan kuat, yang menetralisir dan menahan para penyerang. Satu penyerang tewas dan enam lainnya pun ditangkap.

Misi PBB didirikan di Mali setelah milisi radikal merebut bagian utara negara itu pada 2012. Mereka didorong kembali oleh pasukan Prancis pada 2013.

Perjanjian damai yang ditandatangani pada tahun 2015 oleh pemerintah di Bamako dan kelompok-kelompok bersenjata bertujuan untuk memulihkan stabilitas. Namun, kesepakatan itu gagal menghentikan kekerasan.

Sejak penempatan mereka pada tahun 2013, lebih dari 190 penjaga perdamaian telah tewas di Mali. Termasuk hampir 120 yang terbunuh oleh aksi permusuhan, menjadikan MINUSMA operasi penjaga perdamaian paling mematikan di PBB.

Pada hari Kamis (18/4), kantor Presiden Ibrahim Boubacar Keita mengatakan dia telah menerima pengunduran diri Perdana Menteri Soumeylou Boubeye Maiga dan seluruh kabinetnya. Itu terjadi setelah anggota parlemen dari partai yang berkuasa dan oposisi mengajukan mosi tidak percaya menyalahkan Maiga dan pemerintahannya karena gagal untuk menekan kerusuhan.
(haf/haf)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sandiaga Paling Kaya Dibanding Capres-Cawapres Lainnya

Jakarta – Harta kekayaan masing-masing capres-cawapres diumumkan. Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis KPU, cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno tercatat sebagai orang yang memiliki harta paling banyak.

Menurut LHKPN, kekayaan capres Joko Widodo (Jokowi) diketahui sebesar Rp 50 miliar, sedangkan capres Prabowo Subianto sebesar Rp 1,9 triliun.

Sementara itu, total laporan harta kekayaan cawapres Ma’ruf Amin sebesar Rp 11 miliar. Jumlah ini berdasarkan laporan kekayaan pada 14 Agustus 2018. Sedangkan cawapres Sandiaga Uno diketahui memiliki kekayaan senilai Rp 5 triliun.

Berikut ini rincian LHKPN Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi dirangkum detikFinance, Sabtu (13/4/2019). (fdl/ara)

Tagar Justice For Audrey Viral, Begini Reaksi Hotman Paris dan Seleb Lainnya

Liputan6.com, Jakarta Kembali terulang kasus bullying di Indonesia, kali ini seorang remaja di Pontianak yang menjadi korbannya. Siswi SMP di Pontianak yang diketahui bernama Audrey menjadi korban pengeroyokan oleh 12 siswi SMA. Pengeroyokan itu terjadi Jumat 29 Maret 2019 sekira pukul 14.30 WIB.

Rupanya, masalah bullying tersebut dipicu dari saling sindir di WhatsApp terkait dengan hubungan asmara salah satu pelaku berinisial DA. DA diketahui merupakan pacar dari mantan kekasih kakak perempuan korban.

Kasus bullying ini pertama kali diungkap oleh pengguna medsos Twitter dengan akun @syarifahmelinda.  Simpati untuk Audrey serta kemarahan kepada para pelaku yang berjumlah 12 orang ramai-ramai diunggah dengan tagar Justice For Audrey #JusticeForAudrey pun viral di media sosial bahkan menjadi trending topik dunia. 

Tak terima dengan kasus kekerasan terhadap siswa SMP itu,  warganet pun membuat petisi online di laman Change.org. Petisi online tersebut ditujukan untuk Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPAD) untuk tidak menyelesaikan kasus dengan akhir damai.

Tidak hanya warganet saja yang geram akan kasus kekerasan terhadap Audrey, pengacara kondang Hotman Paris juga turut meyuarakan kasus ini. Dalam laman instagramnya, ia mengunggah cuitan tentang kasus Audrey, bahkan ia juga meminta nomor handphone keluarga korban untuk memperjuangkan keadilan bagi Audrey. 

“Minta no hp keluarga korban?? Ayok kita berjuang agar pelaku di adili”  tulis Hotman Paris dalam unggahannya (9/4/2019)

Selain Moise Kean, Juventus Juga Punya Jebolan Akademi Hebat Lainnya

Jakarta – Wonderkid Juventus, Moise Kean, mencuri perhatian belakangan ini. Striker berusia 19 tahun itu mampu menampilkan performa yang mengesankan ketika diberi kesempatan tampil sepanjang musim 2018-2019.

Kean jadi buah bibir di Italia setelah mencetak empat gol di Serie A dalam kurun satu bulan terakhir. Kean juga langsung dipanggil membela Timnas Italia level senior.

Di Timnas Italia , Kean pun mampu melakukan debut cemerlang bulan lalu. Dia selalu mencetak satu gol dalam dua laga pertamanya bersama Gli Azzurri.

Kean merupakan pemain asli binaan Juventus. Dia bergabung dengan klub asal Turin itu sejak tahun 2010. Kean baru promosi ke tim utama di musim 2016-2017.

Kini Juventus menaruh harapan besar pada Kean. Pasalnya tim akademi Juventus jarang menghasilkan pemain top untuk tim utama mereka. Banyak pemain binaan Juventus justru layu sebelum berkembang.

Sebut saja Cristian Pasquato, Andrea Gasbarroni, Paolo De Ceglie, Raffaele Palladino, Domenico Criscito, Giuseppe Sculli hingga Lorenzo Ariaudo. Mereka sempat digadang-gadang akan bisa menjadi tulang punggung tim utama Juventus, namun akhirnya gagal total.

Dari sekian talenta yang gagal, ada setidaknya tiga pemain binaan Juventus yang sukses menjadi tulan punggung I Bianconeri. Siapa saja mereka? Simak di halaman berikutnya:

KPK Temukan Cap Jempol Amplop di 3 Kardus, Bagaimana 81 Kardus Lainnya?

JakartaKPK sudah membuka 3 kardus berisi amplop dari total 82 kardus dan 2 box kontainer yang disita terkait kasus dugaan suap Anggota DPR Bowo Sidik Pangarso. Pada amplop yang sudah dibuka dari 3 kardus itu disebut ada cap jempol yang ditemukan, bagaimana dengan kardus lainnya?

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah awalnya menjelaskan soal penyidik yang sudah melakukan pengecekan barang bukti dengan membuka 3 kardus dan menemukan simbol berupa cap jempol di dalamnya. Febri mengatakan cap jempol itu ada di dalam semua amplop yang sudah dibuka dari ketiga kardus itu.

“Memang ada stempel atau cap-cap tertentu di amplop tersebut, tapi sejauh ini fakta hukum yang ada itu masih terkait keperluan pemilu legislatif. Tidak ada nomor urut, yang ada adalah cap jempol di amplop tersebut,” kata Febri, Selasa (2/4/2019).

“Sejauh ini begitu (cap jempol ditemukan dalam semua amplop di 3 kardus),” sambungnya.

Secara total, dari 82 kardus dan 2 box kontainer itu ada 400 ribu amplop berisi uang pecahan Rp 20 atau Rp 50 ribu dengan total nilai Rp 8 miliar. Uang itu diduga berasal dari suap dan gratifikasi yang diterima Bowo.

“Dari bukti-bukti, fakta-fakta hukum yang ditemukan, sejauh ini yang bisa dikonfirmasi dan kami temukan fakta hukumnya adalah amplop tersebut diduga akan digunakan untuk serangan fajar pada pemilu legislatif pada pencalegan BSP (Bowo Sidik Pangarso),” ujarnya.

KPK Temukan Cap Jempol Amplop di 3 Kardus, Bagaimana 81 Kardus Lainnya?Amplop yang ditampilkan saat konferensi pers (Foto: Ari Saputra-detikcom)

Meski telah menjelaskan ada cap jempol di amplop, namun Febri belum menyebut cap jempol itu ada di bagian dalam atau bagian luar amplop. Dia hanya menjelaskan penyidik menduga proses memasukkan uang ke 400 ribu amplop yang ditemukan itu memerlukan waktu selama 1 bulan.

Dia juga tak menjelaskan apakah ada cap jempol di amplop lainnya. Menurut Febri saat ini penyidik baru membuka 3 kardus karena pengecekan harus dilakukan secara hati-hati.

“Baru 3 kardus yang dibuka karena kami harus lakukan sangat hati-hati sesuai hukum acara yang berlaku,” ucap Febri.

Bowo sendiri ditetapkan KPK sebagai tersangka karena diduga menerima suap dari Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Asty Winasti lewat seorang bernama Indung, yang juga sudah menjadi tersangka. Total dugaan suap yang diterima oleh Bowo dari Asty berjumlah Rp 1,5 miliar dan 89,4 juta yang diamankan saat operasi tangkap tangan (OTT).

Uang itu diduga diterima Bowo lewat 7 kali pemberian. KPK menduga suap diberikan kepada Bowo agar membantu proses perjanjian penggunaan kapal-kapal PT HTK oleh PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) untuk pengangkutan pupuk.

Nah, uang Rp 1,5 miliar yang telah diberikan sebelum OTT terjadi itu diduga merupakan bagian dari Rp 8 miliar yang ada di dalam 400 ribu amplop tersebut. Sementara, uang Rp 6,5 miliar lainnya diduga berasal dari gratifikasi yang saat ini masih ditelusuri siapa pemberinya.

Kembali persoalan amplop dengan cap jempol, sejauh ini KPK menyatakan amplop dengan cap jempol itu terkait dengan kepentingan serangan fajar pemilu legislatif yang diikuti Bowo Sidik yang terdaftar sebagai caleg DPR dari Partai Golkar di dapil Jateng II dengan nomor urut 2. KPK pun mengingatkan agar fakta hukum yang ditemukan dalam proses penyidikan tak dikaitkan dengan isu politik praktis.

KPK sendiri sempat mengatakan tak ada cap jempol pada amplop yang disita itu saat konferensi pers penetapan tersangka. Namun saat itu KPK tak menunjukkan secara detail soal amplop yang disebut tak ada cap jempol.

“Ini kita pastikan tidak (ada cap jempol) supaya lebih jelas,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan saat konferensi pers, Kamis (28/3) malam.

Dia mengatakan hal itu diketahui dari amplop yang sudah dibuka, sehingga KPK tahu tak ada cap jempol serta keberadaan uang pecahan Rp 20 ribu dan Rp 50 ribu. Meski demikian, amplop yang dibuka itu tak dibawa ke ruangan konferensi pers sehingga tak mungkin membuka amplop baru karena ada prosedur tersendiri.

“Kenapa kita tahu ada uang isinya Rp 20 ribu? Sudah pasti tim kita yang buka karena kebetulan yang tadi dibuka itu tidak dibawa ke sini. Karena kita nggak mungkin terawang,” ucap Basaria di tempat yang sama.
(haf/fjp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Arti Khilafah dan Perbedaannya dengan Sistem Pemerintahan Lainnya

Dalam sistem teokrasi, aturan yang diterapkan adalah aturan Tuhan yaitu dari aturan agama tertentu. Dari sini muncul kesan adanya kemiripan dengan sistem khilafah. Namun dari salah satu aspek yang paling mendasar yaitu kekuasaan maka khilafah sangat berbeda dengan sistem teokrasi.

Dalam sistem teokrasi kekuasaan dianggap “takdir” atau penunjukkan Tuhan. Sehingga pemimpinnya menganggap diri sebagai wakil Tuhan, menjadi manusia suci, terbebas dari salah maupun dosa.

Sangat berbeda dengan sistem khilafah, karena khalifah diangkat oleh umat melalui bai’at. Khalifah juga bukan manusia suci yang bebas dari kesalahan dan dosa. Khalifah bisa dikoreksi dan diprotes oleh umat jika kebijakannya menyimpang dari ketentuan syariat.

Khalifah juga bisa salah dan bisa dihukum -yang dalam struktur khilafah fungsi ini dilakukan oleh mahkamah madzalim- yaitu ketika khalifah menyimpang dari ketentuan syariat Islam. Hal ini dapat juga menjadi pendukung ilmu bagi kita dalam memaknai arti khilafah.

Dengan mengetahui perbedaan sistem khilafah dengan sistem pemerintahan lainnya ini, kita dapat memaknai sistem khilafah dengan semestinya dan mendapatkan pencerahan dalam pemaknaan khilafah itu sendiri.

Es Krim Topping Gurih dan 4 Camilan di Jakarta Lainnya yang Wajib Dicoba

Liputan6.com, Jakarta – Ngemil camilan, aktivitas yang jarang dilewatkan kebanyakan orang. Ada yang untuk mengisi perut di antara jam makan, atau hanya selingan saat habiskan waktu sendirian maupun bersama teman-teman.

Dari sekian banyak pilihan camilan yang ada di Jakarta, Cashbac memilih lima rekomendasi makanan di Jakarta yang wajib dicoba.

1. Martabak Factory

Martabak memang jadi teman yang setia, apalagi kalau dinikmati sambil nongkrong sama sahabat sambil nonton bareng acara olahraga. Langsung satang ke Martabak Factory aja untuk mencoba berbagai varian martabak.

Untuk ramai-ramai, Anda bisa memesan ukuran besar, tapi kalau ingin mencoba berbagai rasa tanpa kekenyangan, martabak mini paling pas.

2. DEMI Gelato

Cuaca dingin tidak akan menghalangi Anda untuk santap gelato creamy nan menyegarkan. Di DEMI Gelato, ada berbagai macam rasa yang bisa Anda coba.

Jika Anda adalah penggemar berat Thai tea, Anda wajib mencoba varian rasa tersebut karena manis dan segarnya pas. Beda lagi kalau Anda menyukai kue, yang harus dicoba adalah Yoghurt Strawberry Cheesecake.

3. Dough Darlings Dough

Darlings hadir dengan konsep rasa yang unik dari setiap donatnya. Di mana lagi Anda bisa mencoba donat dengan rasa salted egg yang menggoda sebagai camilan?

Belum lagi di sini juga ada rasa nastar yang umumnya adalah kue kering yang ditunggu-tunggu saat Hari Besar tiba. Ada pula rasa durian untuk kamu yang suka dengan buah ini.

4. Hokkaido Ice Cream Puff

Roti yang crunchy dipadukan dengan es krim lembut adalah surge tersendiri bagi pencinta makanan. Temukan paduan sempurna ini hanya di Hokkaido Ice Cream Puff, yuk!

Varian rasanya cukup banyak, seperti matcha, durian, dan kopi. Kalau sudah mencoba sekali, nggak cukup hanya makan satu. Pasti mau lagi dan lagi.

5. Ezo Cheese Cake

Kalau ke sini, sudah pasti Anda harus mencoba cheese cake yang sangat terkenal. Tidak hanya menghadirkan varian yang biasa, Anda akan menemukan rasa marshmallow, espresso, atau red velvet.

Selain mencoba cheese cake yang terkenal ini, Anda juga wajib mencoba es krim bertabur Cheetos sebagai topping-nya. Paduan manis dan asin berbaur jadi satu sebagai camilan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Intip salah satu jajanan khas Cirebon yang terbuat dari kerak nasi

Selain Tristan Thompson, Jordyn Woods Juga Gaet Kekasih Khloe Kardashian Lainnya

Liputan6.com, Los Angeles – Sahabat Kylie Jenner, Jordyn Woods dikabarkan menjalin asmara dengan Tristan Thompson, kekasih Khloe Kardashian, kakak tiri Kylie. Rumor yang beredar, Jordyn dan Thompson tertangkap mesra saat menghadiri pesta di Los Angeles.

Hal itu yang membuat Khloe Kardashian dan Tristan Thompson putus hubungan.

Belum selesai kabar perselingkuhan itu, kini publik kembali dikejutkan dengan perkembangan terbaru. Dilansir dari Us Magazine, Jordyn ternyata juga sempat menggaet mantan Khloe Kardashian yang lain. Siapa dia?

2 dari 3 halaman

Gaet James Harden

Dia adalah James Harden, pria yang sempat menjalin cinta dengan Khloe Kardashian pada 2015 hingga 2016 silam. Sesuai kabar yang beredar, Jordyn Woods telah mendekati James sebelum mulai berkencan dengan Tristan Thompson.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang sumber pada Us Weekly, “Jordyn mulai berhubungan dengan James Harden setelah Khloe sudah putus darinya.”

3 dari 3 halaman

Dapat Restu

Lebih lanjut lagi, salah satu media asing The Blast melaporkan jika Jordyn sendiri yang mulai menyebarkan kabar ini. Ia secara terang-terangan mengaku pada teman-temannya kalau sempat berkencan dengan pria yang berprofesi sebagai pebasket itu, dan mendapat restu Khloe Kardashian.

“Woods mengaku pada teman-temannya kalau ia bertemu dengan Harden. Dia juga bilang sudah bercerita pada Khloe, dirinya sempat pacaran dengan Harden selama delapan bulan, dan mendapat restu dari bintang reality show itu,” ungkap seorang sumber pada The Blast. (Soraya/Kapanlagi.com)

Kantong Plastik Berbayar Tingkatkan Kesadaran Akan Bahaya Limbah

Liputan6.com, Jakarta – Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danis H Sumadilaga menyampaikan dukungannya terhadap penerapan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG).

Dibanding dibiarkan tercecer menjadi limbah, dia mengatakan, Kementerian PUPR sudah berinisiatif mengolah kantong plastik sebagai bahan campuran aspal.

“Kami sangat mendukung. Kalau dulu saya di Balitbang (Kementerian PUPR) sudah proses kantong plastik dicacah bisa dicampur aspal dan perkuat campuran aspal. Istilahnya aspal plastik,” jelas dia di Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Untuk diketahui, beberapa toko ritel modern yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel (Aprindo) menyatakan akan menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar mulai Jumat 1 Maret 2019 ini.

Danis melanjutkan, kantong plastik tetap tergolong sebagai benda yang tak aman bagi lingkungan. “Kalau secara klasifikasi barang tak aman bagi lingkungan seperti ember dan botol mineral, plastik kresek ini nomor 7,” sebutnya.

Oleh karenanya, ia mengimbau masyarakat agar lebih memilih membawa tentengan sendiri seperti goodybag saat berbelanja daripada membeli kantong plastik.

“Masalahnya bukan berbayar atau tidak, utamanya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat bagaiman kurangi sampah plastik. Dengan bayar kan jadi mikir, lain kali saya bawa goodybag atau apa lah,” pungkas dia.

2 dari 3 halaman

Mulai 1 Maret, Konsumen Bayar Kantong Plastik Minimal Rp 200 di Toko Ritel

Semua toko ritel modern akan menerapkan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) mulai Jumat 1 Maret 2019.

Beberapa toko ritel tersebut di antaranya adalah Alfamart, Ramayana, SuperIndo, LotteMart, Informa, Electronic City, Matahari, AlfaMidi, Papaya, Yogya, Borma dan retail lainnya yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel (Aprindo).

Ketua Umum Aprindo, Roy Mande menyebutkan, pihaknya sebagai asosiasi resmi yang menaungi usaha ritel di Indonesia mengambil langkah tersebut sebagai salah satu upaya mendukung visi pemerintah pada 2025  yakni bisa mengurangi 30 persen sampah dan menangani sampah sebesar 70 persen termasuk sampah plastik. 

“Dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2019, Aprindo menyatakan komitmen bersama untuk mengurangi kantong belanja plastik sekali pakai (kresek) di semua gerai-gerainya. Salah satu caranya adalah dengan kembali menerapkan kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) secara bertahap mulai 1 Maret 2019,” kata Roy dalam acara konferensi pers di Kuningan, Jakarta, Kamis (28/2/2019). 


Dia menegaskan, membuat kantong plastik menjadi barang dagangan adalah langkah nyata dari peritel modern untuk mengajak masyarakat agar menjadi lebih bijak dalam menggunakan kantong belanja plastik sekaligus menanggulangi dampak negatif lingkungan akibat sampah plastik di Indonesia.

Konsumen yang ingin menggunakan kantong plastik sekali pakai atau kresek akan dikenakan biaya tambahan sebesar minimal Rp 200 per lembarnya.

“Konsumen akan kita sarankan untuk menggunakan tas belanja pakai ulang yang juga disediakan di tiap gerai ritel modern,” tambahnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Massa FUI Persoalkan Hotel Tempat Tabulasi Suara, Ini Jawaban KPU

Jakarta – Sejumlah hal disoroti massa Forum Umat Islam (FUI) saat audiensi dengan KPU, termasuk soal tabulasi suara di salah satu hotel. KPU kemudian menjelaskan alasannya.

Pertanyaan itu diajukan oleh Sekretaris PA 212, Bernard Abdul Jabbar. Dia menyebut selama bertahun-tahun, KPU selalu melakukan tabulasi suara di suatu hotel di Jakarta Pusat.

“Tentang masalah tabulasi KPU. Kenapa selama ini, selama bertahun-tahun, tabulasi KPU itu kok selalu di Hotel Borobudur. Ada apa ini di Hotel Borobudur. Karena sepengetahuan informasi saya, ada sesuatu yang disembunyikan di Hotel Borobudur. Masalah tabulasi suara dan punya siapa itu hotelnya. Lah ini perlu kami tanyakan ke KPU,” kata Bernard di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019).

“Kami juga dapat informasi dari pegawai hotel yang bekerja di sana bahwa ini ada sesuatu yang disembunyikan di Borobudur itu. Kenapa nggak cari tempat lainnya?” sambungnya.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang hadir di audiensi itu lalu memberi penjelasan. Dia mengatakan tidak ada preferensi khusus dari KPU untuk memilih hotel saat tabulasi suara. Pada tahun 2014 lalu, Wahyu menyebut tabulasi suara berlangsung di Kantor KPU.

“Terkait tabulasi, ini ada Pak Sekjen, memang kita perlu ganti suasana, Pak, jangan Hotel Borobudur terus. 2014 tabulasi di kantor KPU. Kemudian tidak menutup kemungkinan nanti juga mudah, Pak, untuk dipindah dari Hotel Borobudur,” jawab Wahyu.

“Wong kita bayar, Pak, bisa di manapun sepanjang memang kualifikasinya memenuhi syarat,” sambungnya.

Wahyu menegaskan bahwa hasil akhir Pemilu bukan ditentukan perhitungan IT melainkan kertas. Hasil penghitungan suara dari TPS hingga tingkat nasional dilakukan di kertas.

“Tabulasi itu bukan hasil resmi KPU, hasil resminya ya melalui rapat pleno,” kata Wahyu.

(imk/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>