Jangan Ada Dendam di Antara Malaysia dan Indonesia…

Liputan6.com, Putra Jaya – Sudah jadi rahasia umum bahwa Malaysia kerap menjadi tujuan para tenaga kerja Indonesia (TKI), meski sejumlah kasus kekerasan melanda para penyumbang devisa besar untuk negara itu. Hal tersebut juga sempat membuat hubungan kedua negara tegang.

“Hubungan kita memang terkadang menjadi renggang, tapi kami tetap memerlukan TKI,” ujar Penasihat Eksekutif Editorial Sinar Harian, salah satu surat kabar terbesar di Malaysia, Abdul Jalil pada Kamis 14 Februari 2019 lalu di kantornya.

Abdul mengatakan bahwa TKI sudah banyak membantu Malaysia sejak dahulu kala. Para TKI banyak yang bekerja di bidang pertanian, perindustrian, tekstil dan juga menjadi asisten rumah tangga (ART).

Ia juga yakin pekerja WNI yang diperlakukan layak di Malaysia jumlahnya jauh lebih tinggi dari kasus kekerasan.

“Kami menentang sekali kekerasan. Kasus kekerasan terhadap TKI di sini selalu diusut ke jalur hukum. Kita tak akan melepaskan begitu saja. Tapi memang proses peradilan membutuhkan waktu,” sebut Abdul.

Salah satu kasus tersebut adalah yang menimpa Adelina Lisao, seorang TKI asal Kupang. Kasus tahun 2018 itu sempat menjadi sorotan global karena pahlawan devisa itu diketahui dipaksa majikannya untuk tidur di samping seekor anjing di area garasi rumah.

“Proses peradilan kasus kematian TKI yang di Penang (Adelina Lisao) masih berjalan di mahkamah hingga saat ini. Majikannya sudah diproses hukum, jangan bimbang,” tutur Abdul.

Menurut Abdul, saat ini ada sekitar dua juta buruh migran di Malaysia, yang mayoritasnya berasal dari Indonesia dan Kamboja. Ia meminta secara khusus kepada Indonesia sebagai tetangga dekat Malaysia untuk tetap berhubungan baik. “Kita ini serumpun. Jangan ada dendam di antara kita,” ucap Abdul.

Ia pun menceritakan bahwa telah memiliki asisten rumah tangga dari Semarang, Indonesia sejak 28 tahun terakhir.

“Mbak Sumi ini sudah menjadi bagian dari keluarga saya. Dia mendidik anak saya, mengajar anak saya mengaji, Bahkan saya dan keluarga pernah dua hingga tiga kali ke kampung dia di Semarang,” ungkap dia.

Abdul menuturkan bahwa hubungan Indonesia dan Malaysia akan terus berjalan baik meski terkendala gesekan kasus kekerasan terhadap sejumlah TKI di negaranya.

“Saya sudah lama berhubungan dengan Indonesia. Kita ada hubungan yang akrab, Ada hubungan akrab ada G2G (government to government), P2P (people to people), B2B (business to business). Malaysia dan Indonesia ini sebenarnya serumpun.”

“Dengan badan-badan seperti Iswami ini. Dia menjadikan hiubungan kita lebih akrab. Jangan ada dendam di antara kita,” tegas Abdul.


Simak video pilihan berikut: 

2 dari 2 halaman

Akses Pendidikan untuk Anak-Anak TKI

Sementara itu, pemerintah RI dan Malaysia telah menyepakati berbagai upaya peningkatan perlindungan dan hak tenaga kerja Indonesia (TKI) di Negeri Jiran.

Hal itu diutarakan oleh menteri luar negeri kedua negara, Menlu RI Retno Marsudi dan Menlu Malaysia Saifuddin Abdullah dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Senin 23 Juli 2018.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian oleh kedua menteri adalah mengenai pentingnya akses pendidikan terhadap anak-anak TKI yang ikut merantau bersama orang tuanya yang bekerja di Negeri Jiran.

“Saya mengapresiasi atas perubahan kebijakan pemerintahan Malaysia saat ini yang menekankan pentingnya akses pendidikan kepada semua orang, termasuk anak-anak TKI di Malaysia,” kata Menlu Retno.

Pada gilirannya, Menlu Saifuddin menjelaskan bahwa Indonesia-Malaysia akan bekerja sama menambah fasilitas pendidikan dan komunitas pembelajaran baru di Sabah. Sebelumnya, kedua pemerintah telah bekerjasama membangun fasilitas serupa di Kuala Lumpur dan Johor.

“Kami akan menindaklanjuti permintaan Indonesia terkait pembangunan sekolah di Sabah,” kata Saifuddin.

Kedua menteri menegaskan bahwa tim teknis dari masing-masing negara akan bertemu untuk merealisasi rencana tersebut.

Prioritas

Pada kesempatan terpisah usai pertemuan bilateral, Menlu RI Retno Marsudi menjelaskan bahwa isu perlindungan WNI dan TKI merupakan agenda prioritas kebijakan luar negeri kedua negara. Sikap tersebut pun telah diejawantahkan melalui sejumlah tindakan positif dari pemerintah Malaysia belakangan terakhir.

“Kita sangat mengapresiasi bagaimana pemerintah Malaysia sekarang sangat kooperatif dalam memberikan notifikasi dan akses kekonsuleran bagi pemerintah RI untuk menangani WNI dan TKI yang terkendala secara hukum,” kata Retno.

“Prioritas terhadap perlindungan WNI dan TKI ini merupakan sebuah pergeseran kebijakan yang baik yang telah menjadi komitmen antara Tun Mahathir dan Presiden Jokowi saat keduanya bertemu di Bogor Juni lalu,” tambah Menlu RI.

Keliling Asia, Putra Mahkota Arab Saudi Incar Sekutu dan Kerja Sama Potensial

Liputan6.com, Islamabad – Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman tiba di Pakistan pada Minggu 17 Februari 2019. Hal itu menandai dimulainya tur Asia selama sepekan ke depan.

MBS, julukan akrabnya, disebut akan menggali potensi kerja sama yang menguntungkan, sekaligus memperkuat sekutu di Asia Raya.

Dikutip dari Channel News Asia pada Minggu (17/2/2019), MBS akan berada di ibu kota Pakistan, Islamabad, hingga hari Senin esok.

Kunjungan Mohammed bin Salman dilakukan di tengah kian meningkatnya ketegangan di wilayah Asia Selatan dan sekitarnya, terutama terkait tuduhan Iran bahwa Pakistan mendukung eksistensi kelompok militan.

Setelah Pakistan, MBS akan melakukan perjalanan ke India, di mana ia akan bertemu Perdana Menteri Narendra Modi dan Menteri Perminyakan Dharmendra Pradhan.

Dia diperkirakan akan menyelesaikan perjalanan dengan berkunjung ke China pada hari Kamis atau Jumat mendatang.

Dua perhentian singkat yang semula dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu dan Senin di Indonesia dan Malaysia, ditunda tanpa penjelasan.

Perjalanan ke Asia itu terjadi lima bulan setelah krisis diplomatik pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, seorang kritikus sengit terhadap MBS, di konsulat Arab Saudi di Istanbul memicu krisis diplomatik.

Riyadh awalnya membantah pembunuhan itu, kemudian memberikan beberapa laporan yang bertentangan tentang kematian Khashoggi, dan sekarang mengklaim dia terbunuh dalam operasi yang tidak sah.

Turki mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya belum mengungkapkan semua informasi yang telah mereka temukan dalam kasus tersebut, yang meluncurkan gelombang kritik dan telah sangat merusak citra kerajaan Negeri Petrodolar.

Tetapi bagi para analis, tur Asia –lawatan terbesar di kancah internasional bagi MBS sejak partisipasinya dalam KTT G20 di Argentina– tampil sebagai pembuktikan ke pihak Barat, bahwa Arab Saudi masih memiliki teman di wilayah Asia yang sedang naik daun.


Simak video pilihan berikut: 

2 dari 2 halaman

Pembuktian tentang Akses Internasional

Menurut James N Dorsey, seorang peneliti di Sekolah Studi Internasional S. Rajaratnam di Singapura, lawatan tersebut adalah pembuktian bahwa MBS masih memiliki “akses internasional dan dia dapat berfungsi … sebagai perwakilan paling senior Arab Saudi di luar raja”.

Sementara menurut Li Guofu, direktur studi Timur Tengah di China Institute of International Studies, sebuah lembaga think tank yang berafiliasi dengan pemerintah Beijing, mencatat bahwa kasus Khashoggi terus menimbulkan kemarahan di negara-negara Barat, sehingga mengunjungi mereka akan “tidak nyaman”.

“Tidak bepergian ke Barat bukan berarti bahwa dia tidak bisa datang ke Timur. Arab Saudi juga membuat penyesuaian strategis, dan Asia adalah arah utama baru diplomasi Saudi,” katanya.

Negara-negara Asia, tambahnya, “memiliki karakteristik khusus yang penting – yaitu, kami tidak ikut campur dalam urusan internal negara lain”.

Perjalanan pangeran juga termasuk komponen ekonomi yang penting.

“China adalah pembeli minyak mentah terbesar Saudi, dan klien terbesar Arab Saudi lainnya adalah Asia, yakni India, Jepang, Korea Selatan,” kata Dorsey.

“Asia ada tujuan potensial bagi industri minyak dan investasi Arab Saudi, menyusul optimisme bahwa masa depan ekonomi global akan bertumpu di Asia,” kata Karen Young, seorang analis di American Enterprise Institute.

Kerusakan Hutan dan Danau Toba Diminta Jadi Materi Debat Capres

Medan – Dosen Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (FH USU) Prof Dr Syafruddin Kalo, SH menyarankan debat calon presiden membahas isu pembakaran hutan dan pencemaran parah perairan Danau Toba.

“Kehancuran hutan dan pencemaran Danau Toba itu, bukan hanya merugikan negara, tetapi juga memperparah kerusakan lingkungan di Indonesia yang seharusnya dilindungi oleh pemerintah,” kata Syafruddin di Medan sebagaimana dilansir Antara (17/2/2019).

Kebakaran hutan yang terjadi di Provinsi Riau, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan daerah lainnya, menurut dia, juga merugikan negara maupun pemerintah daerah.

“Selain itu, kebakaran hutan di beberapa daerah Riau dan Sumsel juga mengganggu kegiatan ekonomi masyarakat maupun aktivitas akibat kabut asap, serta menimbulkan korban jiwa anak-anak, dan orang dewasa karena mengalami sakit,” ujar Syafruddin.
Ia mengatakan kebakaran tersebut karena alih fungsi hutan yang dilakukan para pengusaha perkebunan untuk menjadikan areal kebun sawit.

Begitu juga pencemaran yang terjadi di kawasan Danau Toba, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang dilakukan pengusaha dengan budi daya ikan, dan diduga menggunakan makanan ikan mengandung bahan kimia.

“Kemudian, budi daya ikan di Danau Toba, diduga melebihi kapasitas dari izin yang dikeluarkan pemerintah melalui Kementerian Lingkungan dan Kehutanan (KLH),” ucap Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) itu.

Syafruddin menjelaskan pencemaran di Danau Toba, juga berdampak terhadap sektor pariwisata, karena daerah tersebut merupakan salah satu destinasi wisata di Indonesia, dan juga kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

Isu kerusakan hutan akibat pembakaran dan pencemaran Danau Toba itu, termasuk visi misi debat capres, yakni sumber daya alam dan lingkungan.

Bahkan, Komisi pemilihan Umum (KPU) pada debat capres tersebut, menetapkan tema debat adalah masalah pangan, energi, infrastruktur, serta sumber daya alam dan lingkungan.

Karena hal itu sangat penting bagi kelangsungan pembangunan bangsa dan negara, serta kesejahteran rakyat Indonesia.

“Diharapkan pada debat capres kedua itu, akan lahir ide-ide yang brilian untuk membangun Negara Indonesia yang lebih baik, mengejar segala ketertinggalan dari-negara-negar maju,” kata Pakar Hukum Lingkungan dan Tanah itu.
(asp/asp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Menggali Potensi Wisata di Rest Area Cipali Sejak Pagi

Liputan6.com, Cirebon – Tol Cipali tak hanya menyambungkan kendaraan dari Jakarta ke Pantura Jawa Barat maupun Jawa Tengah. Beragam potensi masih terus dikembangkan seiring dengan meningkatnya volume kendaraan yang melintas.

Salah satunya dengan menggelar Festival Cipali yang berada di KM 86 Kabupaten Subang Jawa Barat. Sejumlah stand minuman, makanan, serta batik khas Cirebon dihadirkan dalam festival tersebut.

Pengunjung bisa belajar membatik dengan pewarna alami, cukup membayar Rp 30 ribu. Festival yang digelar tiga hari pada akhir pekan ini.

“Ini gebrakan kami untuk mendongkrak sektor wisata yang ada di sepanjang Tol Cipali,” kata GM Operasional PT LMS Suyitno, Sabtu (16/2/2019).

Dia mengatakan, dalam festival tersebut pengelola Tol Cipali mengajak seluruh UMKM binaan mereka. Pantauan dilokasi, Festival Cipali cukup ramai dikunjungi pengguna tol yang tengah beristirahat di KM 86.

Mereka berkerumun di beberapa tenda UMKM binaan pengelola Tol Cipali tersebut. Dia mengatakan, target utama festival Cipali tersebut agar menciptakan potensi wisata di setiap rest area sepanjang tol.

“Tapi tetap akan kami evaluasi dan review dulu untuk melangkah bagaimana kedepannya dan apa yang harus kami lakukan termasuk tempat dan konsep lain. Untuk festival ini mungkin setahun bisa dua kali kecuali musim arus mudik ya,” kata dia.

Festival Cipali digelar dari pagi hingga siang hari pukul 13.00 WIB. Suyitno mengatakan, ide menggali potensi wisata di rest area sepanjang Cipali dapat meningkatkan volume kunjungan pengendara melintas di Tol Cipali.

“Kami sempat membuat buku saku kuliner khas daerah-daerah yang berada di sepanjang Cipali. Upaya tersebut merupakan dukungan untuk mendongkrak sektor pariwisata,” kata dia.

2 dari 2 halaman

Tertib Lalu Lintas

Suyitno mengaku, Festival Cipali merupakan salah satu cara PT LMS menarik pelanggan. Dia juga menjelaskan kegiatan tersebut tidak bisa digelar saat musim arus mudik.

“Kalau sudah musim arus mudik fungsi rest area lebih pada dan penuh kendaraan sehingga tidak efektif,” kata dia.

Selain menggelar pameran UMKM binaan pengelola Tol Cipali, PT LMS juga terus mengkampanyekan keselamatan lalu lintas. Terutama mengimbau agar tertib berkendara.

Pengendara yang melintas dan beristirahat di kawasan Festival Cipali akan mendapat fasilitas pengecekan ban gratis dari petugas. Suyitno mengatakan, salah satu penyebab utama terjadinya kecelakaan di tol adalah pecah ban.

“Selain itu tabrak belakang karena pengendara satu dan lain tidak mempedulikan batas kecepatan,” kata dia.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Tiga Poin yang Tak Mudah Bagi Atletico

MadridAtletico Madrid mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di pekan ke-24 Liga Spanyol. Sebuah kemenangan yang tak mudah diraih Los Colchoneros.

Dalam pertandingan di Estadio de Vallecas, Sabtu (16/2/2019) waktu setempat, Atletico sempat kesusahan menghadapi Rayo Vallecano. Bahkan di babak pertama, skor 0-0 bertahan.

Di babak kedua, Atletico dibuat bekerja keras oleh tuan rumah. Tercatat beberapa kali Rayo Vallecano bisa mengancam gawang Jan Oblak, yang bisa dimentahkan sang kiper berkat penampilan apiknya.

Sampai akhirnya, Atletico merobek gawang Rayo Vallecano di menit ke-73. Griezmann yang membawa tim tamu memimpin 1-0, usai sepakannya di mulut gawang terdefleksi dan bolanya gagal dibendung Stole Dimitrievski.

ESPN mencatat, statistik memperlihatkan Atletico kurang agresif dari Rayo Vallecano. Meski unggul penguasaan bola sebesar 51 persen, Griezmann dkk cuma melepaskan 4 shot dan 3 yang on target, lebih sedikit dari sang lawan yang mampu melepaskan 12 shot dan 6 yang on target. Namun, Atletico tetap mampu mendapatkan satu gol.

Usai laga, pe;atih Diego Simeone menilai kunjungan ke markas Rayo Vallecano tak pernah mudah. Namun ia senang sebab Atletico bisa mengatasi tantangan ini.

“Kami selalu ingin menang, baik ketika kami bermain buruk atau tidak. Tiap kali kami datang ke sini selalu sulit, pertandingan benar-benar sulit, hasilnya selalu tipis, tidak pernah mudah,” kata Simeone dilansir dari ESPN.

“Kami memulainya dengan baik, punya beberapa peluang di awal, tapi mereka bangkit dan bisa memberi kami kesulitan lini belakang kami. Tapi tim besar selalu punya kiper bagus. Di babak kedua itu berubah. Kami punya kekuatan serangan lebih, dan dari sana kami mendapatkan gol yang membuat kami senang,” ujarnya.

Kemenangan ini membuat Atletico sementara kembali ke peringkat dua dengan 47 poin dari 24 laga, menggeser Real Madrid turun ke peringkat tiga. Sementara Rayo Vallecano belum beranjak dari peringkat 18 atau zona merah terakhir dengan 23 poin dari 24 laga.

(yna/cas)

Inspirator Pelestarian Lingkungan, Pemkot Bitung Resmikan Monumen Alfred Russel Wallace   

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Kota Bitung beserta segenap elemen masyarakat pencinta lingkungan, menyelenggarakan kegiatan perayaan 100th Natuurmonument Goenoeng Tangkoko Batoeangoes pada tanggal 20 – 21 Februari 2019, bertempat di lapangan Singkanaung – Kampung wisata Batuputih. Kegiatan perayaan dikemas dalam berbagai kegiatan tontonan yang penuh tuntunan yang terdiri dari Workshop masyarakat & Komunitas, Talkshow, Pameran dan Konser Musik Alam.

Kegiatan talkshow akan menampilkan narasumber ahli diantaranya : Harry Hisler – UK; Dou Van Hoang – Vietnam ; Khouni Lomban Rawung dan Rahmi Handayani yang akan mengupas terkait pendekatan kampanye dan pelestarian lingkungan hidup melalui berbagai perspektif yang berbeda.

Kegiatan pameran akan melibatkan 24 komunitas lingkungan dan pariwisata yang bersama sama akan melandasi pengembangan kampung wisata Batuputih sebagai kampung wisata berbasis konservasi. Musisi Nugie dan Tanita bersama The early bird, lamp of bottle, jarank pulang dan 4play akan menyajikan konser alam yang mengajak seluruh pengunjung menghargai dan merawat alam melalui alunan musik.

Sebagai puncak kegiatan, akan diresmikan monumen Alfred Russel Wallace sebagai sosok inspirator dalam gerakan pemuliaan lingkungan bertempat di dalam Taman Wisata Alam Batuputih dan Batuangus. Monumen ini juga sekaligus menjadi simbol keunikan satwa endemik di Sulawesi serta menjadi peringatan bahwa mengkonsumsi satwa liar asli secara berlebihan bisa berujung pada kepunahan. Pada acara ini akan dihadir bapak Paul Smith OBE, Country Director British Councill Indonesia sebagai perwakilan negara sahabat.

Kota Bitung merasa bangga karena sejak kunjungan Wallace hingga hari ini, Batuputih mampu menarik para ilmuwan dan pelajar dari seluruh belahan dunia untukmempelajari keunikan dan kekayaan serta keanekaragaman hayati Sulawesi Utara di Tangkoko. Kehadiran monumen ini diharapkan dapat melindungi dan menghormati warisan alam kita sampai ke generasi yang akan datang.

Walikota Bitung, Max Lomban menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melanjutkan keteladanan para pendahulu dalam menjaga dan melestarikan lingkungan, namun juga turut mendorong percepatan pembangunan pariwisata di kawasan Batuputih. Akan turut diluncurkan paket wisata “Jelajah Tangkoko” sebagai paket unggulan bagi para wisatawan untuk dapat menjelajahi keunikan alam dan budaya di kawasan Tangkoko.

Hutan Tangkoko-Batuangus

Hutan Tangkoko-Batuangus, merupakan salah satu hutan konservasi tertua di Indonesia yang ditetapkan melalui surat keputusan Gubernur Jendral Hindia Belanda pada tahun 21 Februari 1919. Pada tanggal 24 Desember 1981, kementrian pertanian Republik Indonesia merubah status Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuangus seluas 1.250 Ha menjadi Taman Wisata Alam Batuputih (615 Ha) dan TWA Batuangus (635 Ha).

Sesuai dengan penetapan awalnya, tujuan pengelolaan kawasan ini adalah untuk perlindungan dan pelestarian satwa endemik, dan kegiatan wisata. Dalam perkembangannya, cagar alam Gunung Tangkoko-Batuangus mengalami perubahan berdasarkan SK Mentri Kehutanan RI No SK/1826/Menhut-VIII/KUH/2014 tentang penetapan kawasan hutan pada kelompok hutan Dua saudara seluas 8.5045.07 Ha. Kawasan ini terdiri dari Cagar Alam Dua Saudara (7.247,46 Ha) TWA Batu putih (649 ha), TWA Batuangus ( 648.57 Ha)

Terlepas dari penamaan yang berganti, dunia tetap mengenal kawasan TANGKOKO sebagai salah satu laboratorium hidup dengan tempat keragaman ekologi yang menawan. Adalah Alfred Russel Wallace, seorang naturalis berkebangsaan Inggris yang memulai perjalanan dan pengamatannya dengan meneliti fauna di kepulauan Indonesia bagian timur. Hasil pengamatannya dituliskan dalam sebuah buku bertajuk “THE MALAY ARCHIPILAGO”. Sebuah buku yang menginspirasi jutaan generasi setelahnya tentang kekayaan biogeografi untuk sekelompok pulau yang dipisahkan oleh selat yang dalam yang memisahkan lempeng ASIA dan AUSTRALIA”.

Sepak Terjang Alfred Russel Wallace

Alfred Russel Wallace dikenal sebagai penemu teori evolusi melalui seleksi alam dan membuat tulisan bersama Charles Darwin yang membahas subjek tersebut. Beliau dianggap sebagai “Bapak dari Biogeografi”- sebuah studi mengenai distribusi secara geografi dari flora dan fauna.

Alfred Russel Wallace yang lahir pada 8 Januari 1823 dan meninggal pada 7 November 1913) adalah seorang naturalis, ahli biologi, penjelajah, geografer dan antropolog dari Britania Raya. Ia paling dikenal akan pemahamannya tentang teori evolusi melalui seleksi alam. Tulisannya yang membahas tentang subjek tersebut diterbitkan bersamaan dengan beberapa tulisan Charles Darwin pada tahun 1858. Hal ini mendorong Darwin untuk mempublikasikan gagasannya sendiri dalam bukunya yang berjudul “Origin of Species”(Asal Usul Spesies).

Wallace banyak melakukan penelitian lapangan, pertama-tama di lembah Sungai Amazon dan kemudian di Kepulauan Melayu (Nusantara),termasuk Celebes (Sulawesi). Observasinya yang tajam menyoroti keunikan dari biogeografi Sulawesi.

Di Indonesia, Wallace mengidentifikasi pembagian flora dan fauna yang sekarang dikenal dengan istilah Garis Wallace. Garis tak kasat mata ini melintang melewati di antara Bali dan Lombok ke arah utara di antara Borneo dan Sulawesi. Garis Wallace membagi kepulauan Indonesia menjadi dua bagian flora dan fauna yang berbeda, bagian barat terdiri dari fauna yang berasal dari Asia (primata, macan, harimau, gajah, badak, dsb) dan bagian timur terdiri dari fauna asal Australia (kakaktua, perkici, cendrawasih, marsupial, dsb).

Garis Wallace dan batasan biogeografi antara Papua dan Maluku kini didefinisikan sebagai area ekologis yang dikenal sebagai Wallacea. Wallacea dideskripsikan sebagai zona dengan persilangan flora dan fauna yang unik antara Asia dan Australia. Zona ini terdiri dari Sulawesi dan Kepulauan Maluku bagian utara, dan Kepulauan Nusa Tenggara bagian selatan.

Sekarang ini, zona tersebut dianggap sebagai salah satu dari titik dengan keanekaragaman hayati yang terkaya di dunia, dimana spesies baru yang bahkan belum pernah ditemukan oleh peneliti sebelumnya masih bermunculan sampai hari ini. Dalam sejarah taksonomi, penamaan spesies hewan berdasarkan nama Wallace jumlahnya lebih banyak jika dibandingkan dengan nama-nama yang lain.

Wallace melakukan perjalanan ke wilayah Minahasa dari bulan Juni sampai September 1859. Ia mengunjungi Batu putih selama seminggu pada pertengahan September tahun 1859 untuk mencari spesimen Maleo – burung endemik Sulawesi – sebagai bahan koleksi di museum sejarah alam di Inggris. Populasi Maleo di Batuputih sekarang sudah punah karena telur-telur mereka diambil oleh masyarakat untuk dikonsumsisecara berlebihan. Namun sampai saat ini sebagian masyarakat masih mengingat tempat bersarang Maleo yang terletak di sepanjang garis pantai ini di masa lampau.

Wallace mencatat bahwa masyarakat setempat biasanya berjalan sejauh 50 km untuk mengumpulkan telur Maleo di Batuputih, sebuah desa nelayan yang didirikan oleh warga keturunan Kepulauan Sangihe-Talaud. Burung Maleo, termasuk sarang dan telur mereka, kini sudah dilindungi hukum Republik Indonesia.

35 tahun setelah kunjungan Wallace, seorang Belanda ahli botani Dr. Sijfert Koorders melakukan survei di hutan Minahasa secara ekstensif pada tahun 1894-1895,tetapi ia sendiri tidak sempat mejelajahi Tangoko. Beliau sudah mempelajari publikasi dari Wallace dan mereka berdua surat-menyurat menggenai beberapa hal. Koorders juga sempat memberi nama sekelompok pohon di Sulawesi Wallaceodendron, sebagai tanda untuk menghormati Wallace. Dr. Koorders menjabat sebaga iketua Perkumpulan Perlindungan Alam Hindia Belanda (Nederlandsch-Indische Vereeniging tot Natuurbescherming), yang mengusulkan beberapa kawasan konservasidi Jawa, Sumatera, Sulawesi, Maluku dan Papua. Meskipun Koorders tidak pernah survei hutannya sendiri, “Goenung Tongkoko-Batoeangoes” di resmikan oleh pemerintah Hindia Belanda sebagai cagar alam pada 1919 karena memiliki “nilai ilmiah” berdasarkan flora dan fauna (Anoa, Babirusa dan Maleo).

Wallace sangat terpukau dengan Sulawesi karena keunikan formasi geologinya yang terbagi atas dua kawasan ekologi. Berdasarkan penelitiannya terhadap burung, serangga, mamalia, tumbuhan dan biota lainnya, ia bisa menjelaskan secara detail mengenai apa yang disebutnya sebagai “anomali dan eksentriknya sejarah alam di Sulawesi” Kata beliau, Sulawesi merupakan “..pulau yang kaya akan makhluk yang khas, banyak keistimewaan dan keindahan… sejumlah fauna disini begitu luar biasa dan tidak ada duanya di belahan dunia yang lain”

Sulawesi adalah satu-satunya wilayah di Asia yang mempunyai baik primata (seperti ragam spesies tarsius dan macaca) dan marsupial (seperti ragam spesies kuse kerdil dan kuskus beruang). Kita bisa melihat apa yang menjadi inspirasi di balik konsep biogeografi Wallace dan evolusi dari seleksi alam: “Maka dari itu, Sulawesi menunjukkan kepada kita bukti nyata mengenai pentingnya kita mempelajari distribusi geografis fauna.”


(*)

Dipijit Menteri Basuki, Susi Pudjiastuti Tertawa Senang

Liputan6.com, Jakarta – Kekompakan menteri Presiden Jokowi kerap kali terjadi dalam pertemuan-pertemuan yang bersifat formal dan non formal. Kali ini, giliran Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang mendapat perhatian.

Dalam foto yang diperoleh merdeka.com, nampak Menteri Basuki tengah memijat kaki Menteri Susi saat berada di suatu ruangan. Menteri Susi lantas tertawa lebar mendapat perlakuan Menteri Basuki.

Kepala Biro Kerja Sama dan Humas KKP, Lily Aprilya Pregiwati, mengatakan ruangan tersebut merupakan ruang tunggu Bandara Fatmawati, Bengkulu. “(Foto) Ini Ibu (Menteri Susi) di VIP room Bandara Fatmawati,” ujarnya kepada merdeka.com, Jakarta, pada Jumat 15 Febuari 2019.

Lily mengatakan, hari ini memang Menteri Susi dan menteri lainnya sedang mendampingi Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Bengkulu. “Hari ini presiden kunjungan ke Bengkulu dan didampingi beberapa menteri,” jelasnya.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo tengah membangun dan menata sebuah Kampung Nelayan yang terletak di Sumber Jaya Kota Bengkulu yang diharapkan bisa menjadi ‘prototype’ bagi kampung-kampung nelayan yang lain.

“Paling tidak kita ada ‘prototype’ dari penataan kampung nelayan kalau sudah benar dikoreksi betul baru seluruh kampung nelayan digarap seperti ini,” kata Presiden Jokowi setelah meninjau Kampung Nelayan Sumber Jaya Kota Bengkulu, seperti dikutip dari Antara.

Presiden Jokowi melihat kampung tersebut belum sepenuhnya rampung dibangun atau baru di bawah 20 persen rampung. Dari mulai sertifikat, fasilitas, hingga bangunan rumah belum terbangun sempurna namun sudah mulai tampak tertata rapi.

“Kurang lebih hasilnya akan seperti ini (lebih tertata rapi),” katanya.

2 dari 3 halaman

Kampung Sumber Jaya

Kampung Sumber Jaya, Bengkulu, dibangun di lahan seluas 12 hektare menampung 800 kepala keluarga (KK). Anggaran digelontorkan melalui Kementerian PUPR senilai Rp50,7 miliar dengan kontraktor PT Tirta Restu Ayunda.

Saat meninjau kampung tersebut, Presiden Jokowi didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Reporter : Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Kampanye di Jatim, Sandi Sempatkan Besuk Ahmad Dhani

Sidoarjo – 10 Hari menginap di Rutan Medaeng karena kasus ‘idiot’ pencemaran nama baik, Ahmad Dhani Prasetyo mendapat kunjungan dari Sandiaga Uno.

Cawapres nomor urut 02 itu tiba di Rutan Medaeng sekitar pukul 09.40 WIB, Sabtu (16/2/2019).

Dengan memakai kaus warna biru dan bercelana krem, Sandi juga menyapa pengunjung rutan. Sesekali Sandi menerima ajak swafoto dari pengunjung.
Saat ditanya terkait kunjungannya di tengah kesibukan berkampanye di Jatim, Sandi hanya tersenyum kepada wartawan.
“Nanti saja mas setelah keluar besuk,” kata Sandi kepada wartawan usai turun dari mobil, Jumat (16/2/2019).

Dari pantauan detikcom, para pengunjung juga terlihat mengapresiasi kedatangan Sandi. Mereka menyebut-nyebut nama cawapres Prabowo tersebut.

“Mas Sandi..Mas Sandi,” teriak pengunjung yang disambut lambaian tangan Sandi.
(fat/fat)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Skenario Polri Amankan Kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi Selama di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Muhammad Bin Salman (MBS) dijadwalkan akan mengunjungi Indonesia pada pekan depan. 307 personel Polri disiagakan untuk mengamankan kunjungan tamu negara tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, pengamanan dilakukan oleh personel Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Kodam Jaya dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

“Karena ini tamu kenegaraan yang tugasnya kepolisian dalam hal ini juga melakukan pengamanan VIP,” ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (15/2/2019).

Dedi mengungkapkan, ratusan personel itu akan ditugaskan mengamankan objek vital yang dikunjungi MBS dan mengatur lalu lintas di sekitarnya.

“Personel yang dilibatkan kurang-lebih ada 307 personel dibagi menjadi beberapa satgas, Satgas Intelijen, Satgas Shabara, Brimob, Lalu Lintas, Pam Obvit dan Polres-polres yang akan dilewati dan wilayah yang akan dikunjungi,” tuturnya.

2 dari 2 halaman

Belum Ada Permintaan Khusus

Pengamanan itu nantinya akan dibagi menjadi empat ring, TNI nantinya yang akan menjadi leading sektornya. Sejauh ini, Polri belum menerima permintaan khusus dari pihak Kerajaan Arab Saudi.

“Diminta atau tidak itu merupakan satu kewajiban sebuah negara yang jadi sasaran dikunjungi oleh tamu negara itu,” ucap Dedi.

Indonesia menjadi salah satu tujuan rangkaian kunjungan MBS ke sejumlah negara di Asia Selatan hingga Asia Tenggara. Rencananya, MBS akan berada di Indonesia selama dua hari yakni 18 dan 19 Februari 2019.


Saksikan video pilihan berikut ini: