Tonjolkan Kepribadian, Aroma Parfum yang Cocok Berdasarkan Zodiak

Liputan6.com, Jakarta – Dewasa ini, parfum menjadi hal yang penting digunakan sebelum beraktivitas. Apalagi parfum juga bisa membuat Anda lebih percaya diri karena bisa menggunakan aroma yang cocok dengan diri Anda.

Namun, seringkali kita bingung memilih mana warna parfum yang sesuai dengan diri kita. Belum lagi, bila parfum tersebut tak sesuai dengan keinginan kita, membuat kita merasa sayang telah membuang uang untuk parfum yang belum tentu disukai.

Jangan khawatir, parfum juga bisa dipilih berdasarkan zodiak yang mencerminkan kepribadian. Dilansir dari laman purewow.com, Senin, 21 Januari 2019, berikut beberapa aroma parfum yang cocok dengan zodiakmu. Kamu juga bisa memberikannya kepada orang terkasih, kok.

1. Aquarius

Orang yang berzodiak Aquarius umumnya dikenal sebagai petualang sejati. Selain itu, mereka juga sangat penasaran dengan hal-hal di sekitarnya. Aroma parfum ala pantai yang segar cocok dengan kepribadianmu yang enerjik.

2. Pisces

Mereka yang berzodiak Pisces adalah orang yang hangat dan mudah memiliki belas kasihan. Karena itu, parfum beraroma bunga-bungaan sangat cocok untuk Anda karena menambah kesan bersahabat.

3. Aries

Kuat, berani dan percaya diri, itulah watak umum orang yang berzodiak Aries. Karena itu, mereka butuh parfum dengan aroma yang sedikit tajam, seperti aroma kayu.

2 dari 4 halaman

4. Taurus

Mereka yang berzodiak Taurus adalah teman yang hebat, sebab mereka orangnya bisa diandalkan dan juga tidak labil. Parfum dengan aroma tanah yang harum akan membuatmu menjadi pusat perhatian orang di sekelilingmu.

5. Gemini

Orang berzodiak Gemini ini memiliki ide yang banyak. Ia juga bisa menerima dan menyerap keadaan apapun di sekelilingnya. Mereka cocok dengan aroma parfum yang kompleks dan terdiri dari campuran aroma yang bisa berubah saat disemprot.

6. Cancer

Cancer adalah orang yang sederhana. Di balik itu, ia menyimpan hati yang hangat dan sangat memperhatikan sekelilingnya. Untuk itulah, Cancer sangat cocok dengan aroma vanila atau bunga mawar.

3 dari 4 halaman

7. Leo

Mereka yang berzodiak Leo, terutama perempuan, memiliki kharisma tersendiri. Ke manapun mereka melangkah, mata orang tertuju padanya. Karena itu, Leo butuh parfum yang beraroma tajam, seperti musk.

8. Virgo

Kelihatannya, orang yang berzodiak Virgo ini tenang. Tapi, sekali kita mengorek informasi darinya, ia penuh dengan pengetahuan yang hendak diberikannya kepada kita.

Karena itu, mereka yang berzodiak Virgo ini butuh parfum beraroma kompleks, seimbang antara aroma lama dan baru, seperti aroma kulit dan buah plum.

9. Libra

Libra ini orangnya menawan tapi santai, sehingga banyak orang yang datang kepada mereka. Karena itu, berikan mereka parfum yang manis tapi beraroma ringan agar kepribadiannya semakin nyata.

4 dari 4 halaman

10. Scorpio

Scorpio ini orangnya suka ‘mengejar’ apapun dalam hidupnya. Ia mengejarnya dengan penuh gairah baik di tempat kerja ataupun dalam dunia percintaannya. Parfum beraroma nilam yang kuat ini cocok untuk Anda sebab aromanya menonjolkan semangat Anda yang membara.

11. Sagitarius

Sagitarius ini dikenal dengan selera humor dan spontanitas, terutama perempuan. Mereka juga membawa kesenangan dalam sekitarnya. Anda harus memakai parfum beraroma citrus yang cerah agar wanginya pun bisa menyegarkan orang di sekitar Anda.

12. Capricorn

Capricorn ini memiliki kepribadian yang lembut, tapi sering terjebak dengan kesibukan yang sama. Karena itu, berikan mereka parfum dengan aroma yang kuat, seperti batu gerinda. (Esther Novita Inochi)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Siap Menangkan Jokowi-Ma’ruf di Banten, GNR Usung Gerakan Mengaji

Jakarta – Gerakan Nasional untuk Rakyat (GNR) siap memenangkan paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Banten. Salah satu strategi GNR yang disiapkan untuk menggaet pemilih di Banten, yaitu dengan menghidupkan kembali gerakan mengaji usai salat magrib.

Ketua Presidium GNR Banten, Fitriawan Ginting, mengatakan gerakan mengaji tersebut dilakukan untuk menguatkan budaya Indonesia. Ginting berharap program itu juga dapat mengantarkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang kuat.

“Di tengah kesibukan duniawi, sosial media dan lainnya, saya harap langkah GNR Banten kembali mengingatkan budaya mengaji abis magrib dapat mengantarkan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang kuat bangsa yang mampu terus berdiri di atas keragaman budaya bangsa,” ujar Ginting dalam keterangannya, Selasa (22/1/2019).


Pernyataan Ginting itu disampaikan di sela-sela kegiatan deklarasi GNR Banten di gedung Jiwasraya, Cikokol, Kota Tangerang Provinsi Banten, Minggu (20/1). Hadir dalam kegiatan itu Ketua Presidium GNR Dondi Rivaldi, Sekjennya Ucok Khoir dan Presidium Pusat GNR yang juga caleg DPR RI PDI Perjuangan dapil Banten III, Wanto Sugito, serta pengurus GNR wilayah Banten.

Sementara itu, Dondi menyatakan kesiapannya untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019. Terlebih lagi, sambung Dondi, Ma’ruf Amin merupakan cawapres yang berasal dari Banten.

“GNR harus berkontribusi penuh bagi kemenangan Jokowi-Ma’ruf mengingat gelaran kegiatan selalu menyentuh atau berpihak pada rakyat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekjen GNR Ucok Khoir menjelaskan pihaknya sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk menyasar kaum milenial. GNR, menurut dia, ingin mengembalikan kultur religius sesuai budaya masyarakat Banten.

“Salah satu strategi kita adalah, seperti yang kita gelar malam ini. Mengaji Ba’da Magrib, kita kembalikan kultur-kultur religius, seperti yang menjadi budaya masyarakat Banten,” jelasnya.
(knv/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Makna Pancasila Sebagai Dasar Negara, Pemersatu Suku Bangsa, Ras, Agama, dan Golongan

Liputan6.com, Jakarta Sebagai warga negara Indonesia tentunya sudah tidak asing dengan kata Pancasila. Bahkan pendidikan Pancasila sendiri sudah diterapkan sejak masih taman kanak-kanak. Pancasila merupakan sumber acuan utama Negara Kesatuan Republik Indonesia atau bisa disebut sebagai dasar-dasar negara Indonesia.

Walaupun pendidikan Pancasila sudah diajarkan sejak taman kanak-kanak tapi tidak bisa dipungkiri bahwa generasi sekarang ini masih belum paham tentang makna Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Bisa dikatakan, makna pancasila menggambarkan ruh dan esensi pancasila itu sendiri.

Makna Pancasila sebagai dasar negara tentu harus dipahami karena pancasila merupakan salah satu elemen paling penting dalam negara Indonesia. Tanpa memahami maknanya, orang-orang hanya akan melihat pancasila sebagai slogan semata. Pancasila adalah suatu idoelogi yang dipegang erat bangsa Indonesia.

Istilah Pancasila diperkenalkan oleh Bung Karno saat sidang BPUPKI I. Pancasila kemudian menjadi sebuah landasan berdirinya negara Indonesia. Sebagai warga negara Indonesia semua orang harus bisa memahami dan mengimplementasikan makna Pancasila sebagai dasar negara dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut makna Pancasila sebagai dasar negara yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (16/1/2019).

2 dari 4 halaman

Makna Pancasila Sebagai Dasar Negara

Makna pancasila sebagai dasar negara ialah menjadi landasan, pondasi utama, titik acuan bangsa Indonesia dalam mengatur bangsa maupun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa betapa pentingnya Pancasila dalam mengatur unsur-unsur kehidupan berbangsa dan bernegara, segala bentuk peraturan-peraturan yang ada di Indonesia harus berlandaskan pancasila.

Makna Pancasila sebagai dasar negara adalah bahwa pancasila digunakan sebagai dasar atau fundamen untuk mengatur pemerintah negara, atau pun sebagai dasar untuk mengatur seluruh penyelenggaraan negara. Maka makna pancasila sebagai dasar negara bisa didefinisikan sebagai kaidah negara yang fundamental, yang artinya sebagai hukum dasar, baik itu yang tertulis atau pun yang tidak tertulis dan semua peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam Negara Indonesia sudah seharusnya bersumber dan ada di bawah pokok kaidah negara yang fundamental.

Bisa dibayangkan sendiri jika negara ini tidak memiliki dasar negara, sudah pasti seluruh penyelenggaraan negara tidak akan memiliki pegangan atau pun pedoman yang kuat dan kokoh, sehingga setiap warga negara akan memiliki pegangan juga pedoman tersendiri yang pada akhirnya melahirkan perpecahan.

3 dari 4 halaman

Pancasila Sebagai Pedoman

Makna pancasila sebagai dasar negara juga memiliki artian sebagai dasar atau pun pedoman dalam penyelenggaraan negara. Seandainya negara menjadi sebuah bangunan, maka pancasila ini menjadi fondasi yang nanti akan dijadikan sebagai tempat untuk berpijaknya bangunan-bangunan berikutnya. Dengan begitu maka pancasila dijadikan sebagai dasar dan tonggak dalam pembuatan segala peraturan perundang-undangan negara dan berbagai macam peraturan lain yang di dalamnya mengatur di berbagai bidang kehidupan, baik itu di bidang politik, sosial, ekonomi, budaya, pendidikan, atau pun pertahanan dan keamanan.

Lalu dalam pembukaan UUD 1945 pada alinea ke IV sendiri juga sudah dijelaskan, bahwa pancasila ini merupakan dasar negara. Jadi makna pancasila sebagai dasar negara adalah nilai dasar yang normatif terhadap semua penyelenggaraan Negara Republik Indonesia.

Peletakan kata pancasila sebagai salah satu sumber dari semua sumber hukum negara adalah sesuai dengan pembukaan dalam Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia di tahun 1945. Pancasila diletakkan sebagai dasar juga ideologi negara dan sekaligus sebagai filosofis berbangsa maupun bernegara, sehingga setiap materi muatan peraturan perundang – undangan sangat tidak boleh bertentangan dengan nilai – nilai yang ada di dalam pancasila itu sendiri.

Penegasan fungsi kata pancasila sebagai dasar negara dan juga sumber hukum bisa ditemukan pula dalam Undang – Undang Keormasan tahun 1985, yakni Undang – Undang nomor 5 tahun 1985 mengenai keharusan semua kekuatan politik untuk mencantumkan pancasila sebagai asas dalam anggaran dasarnya.

Jika melihat ulasan tersebut, makna utama dijadikannya pancasila sebagai dasar negara adalah untuk memberikan pedoman bagi bangsa maupun negara untuk bisa mencapai tujuannya lewat berbagai realisasi pembangunan, dan menjadi alat pemersatu. Ini artinya pancasila bisa mempersatukan orang – orang dari berbagai suku bangsa, ras, agama, dan golongan.

4 dari 4 halaman

Fungsi Pancasila Sebagai Dasar Negara

1. Pancasila Sebagai Pedoman Hidup

Pancasila menjadi sebuah pedoman hidup bangsa, supaya bisa menjadi sebuah pedoman dalam mengambil keputusan.

2. Pancasila Sebagai Jiwa Bangsa

Pancasila haruslah menjadi jiwa dari bangsa Indonesia, supaya jiwa bangsa bisa terwujud dalam setiap lembaga maupun organisasi dan insan yang ada di Indonesia.

3. Pancasila Sebagai Kepribadian Bangsa

Pancasila sebagai kepribadian bangsa, karena kepribadian bangsa Indonesia sangat penting dan juga menjadi identitas bangsa Indonesia. Oleh karena itu Pancasila harus diam dalam diri tiap pribadi bangsa Indonesia agar bisa menjadikan Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa.

4. Pancasila Sebagai Sumber Hukum

Pancasila menjadi sumber hukum dari segala hukum yang berlaku di Indonesia, atau bisa dibilang pancasila sebagai dasar negara. Jadi tidak boleh ada satu pun peraturan yang bertentangan dengan Pancasila.

5. Pancasila Sebagai Cita Cita Bangsa

Pancasila sebagai cita-cita bangsa. Oleh karena itu sebagai bangsa Indonesia haruslah mempunyai angan-angan dengan sebuah negara yang berketuhanan yang Esa dengan rasa kemanusiaan yang tinggi, bersatu serta solid, selalu bermusyawarah dan juga munculnya keadilan sosial.


Reporter: Afifah Cinthia Pasha

Persiapan Indonesia Masters 2019, Pemain Indonesia Jajal Istora

Jakarta – Menjelang Indonesia Masters 2019, tim bulu tangkis Indonesia menggelar persiapan dengan menjajal Istora Senayan, yang akan jadi venue ajang tersebut, Senin (21/1/2019). Mereka berlatih selama dua jam, dari pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB. 

Para pemain menjajal empat lapangan pertandingan yang akan digunakan di ajang Indonesia Masters 2019. Turnamen berlabel Super 500 itu ini akan diselenggarakan pada 22-27 Januari 2019.

“Kalau begini kondisinya, menurut saya anginnya tidak terlalu kencang. Tiap lapangan kondisi anginnya berbeda-beda. Di lapangan satu dan lapangan empat anginnya lebih kencang. Kondisi pencahayaan juga beda-beda di tiap sisi lapangan, ada yang agak silau, tapi tidak terlalu jadi masalah,” jelas Melati Daeva Oktavianti, pemain ganda campuran yang berpasangan dengan Praveen Jordan, melalui rilis dari PBSI. 

Praveen/Melati akan berjibaku melawan ganda China di babak pertama Indonesia Masters 2019 yaitu He jiting/Du Yue. Jika lolos, Praveen/Melati kemungkinan akan ditantang unggulan pertama, juga dari China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong. Namun Siwei/Yaqiong terlebih dulu harus menghadapi rekan senegara, Ou Xuanyi/Liu Xuanxuan.

“Memang hasil undian kami agak kurang menguntungkan. Di babak pertama ketemu He/Du, kalau menang ketemu unggulan pertama, tapi kami mau menjalani satu-satu dulu. Kami pernah menang atas He/Du, tapi itu tidak mudah,” ujar Melati.

2 dari 2 halaman

Bukan Beban

Namun, menurut Melati, hal itu tidak mereka jadikan beban. “Lawan tidak bisa dianggap remeh. He pukulanya kencang, pertahanannya kuat. Namun mereka masih membuat kesalahan-kesalahan sendiri, beda dengan Zheng/Huang yang sudah lebih matang dan rapi permainannya,” tutur Melati yang dijumpai di Istora.

“Main sebagai tuan rumah pasti lebih semangat tapi sekaligus lebih tegang,” tambah Melati.

Selain Praveen/Melati, pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang menjalani latihan di Istora. Turnamen ini menjadi turnamen resmi terakhir yang akan diikuti pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 tersebut. 

Sumber: Bola.com

Perubahan Nama Negara Tetangga Picu Kerusuhan di Ibu Kota Yunani

Liputan6.com, Athena – Ribuan pengunjuk rasa terlibat bentrok dengan polisi di ibu kota Yunani, Athena, dalam aksi protes besar-besaran menentang kesepakatan pemerintah setempat atas perubahan nama negara tetangga, Makedonia.

Kesepakatan itu, yang belum disetujui parlemen Yunani, menunjuk tetangga utara negara itu sebagai Republik Makedonia Utara.

Dikutip dari BBC pada Senin (21/1/2019), nama Makedonia dinilai sensitif bagi banyak orang Yunani, di mana hal tersebut merujuk pada klaim salah satu provinsi setempat yang bernama sama.

Ratusan ribu orang melakukan perjalanan dari seluruh wilayah Yunani untuk berunjuk rasa di dekat parlemen nasional negara itu.

Demonstran di Athena pada Minggu 20 Januari, meneriakkan “Makedonia adalah Yunani”, dan mengibarkan bendera Yunani.

“Kami tidak bisa menerima kesepakatan ini, untuk memberikan (nama) Makedonia kami, sejarah kami,” kata seorang pengunjuk rasa berusia lanjut, kepada kantor berita Reuters.

Pada satu titik, bentrokan terjadi di dekat gedung parlemen Yunani, ketika para demonstran bertopeng melemparkan batu dan kembang api ke polisi.

Tindakan itu segera dibalas oleh polisi yang membentuk barikade untuk memblokir pengunjuk rasa, yang berusaha menyerbu parlemen.

Isu penggunaan nama Makedonia menciptakan pertengkaran bertahun-tahun, sebelum kemudian menghasilkan kesepakatan kontroversial pada Juni lali, yang diteken oleh Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras, dan mitranya dari Makedonia, Zoran Zaev.

Pemungutan suara terkait kesepakatan itu, yang bertujuan untuk mengakhiri pertikaian 28 tahun antara kedua negara, direncanakan berlangsung di parlemen Yunani pada pekan ini.

Di lain pihak, Makedonia telah meratifikasi kesepakatan tersebut, yang disambut dengan suka cita oleh masyarakat di sana.


Simak video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

Sengketa Bermula Sejak 1991

Sementara itu, pihak oposisi di Yunani menuding PM Tsipras telah membuat terlalu banyak konsesi yang merugikan negara tersebut.

Pekan lalu ia berhasil lolos dari mosi tidak percaya, setelah mitra koalisinya menarik dukungan secara tiba-tiba.

Muncul kabar bahwa perubahan suara mendadak itu disebabkan oleh ancaman pembunuhan yang diterima oleh beberapa anggota parlemen, sejak beberapa bulan lalu.

Menilik ke belakang, sengketa nama bermula pada 1991 silam, menyusul perpecahan Yugoslavia, yang menjadikan beberapa wilayahnya merdeka, termasuk Makedonia.

Yunani telah lama berargumen bahwa penggunaan nama Makedonia menyiratkan klaim teritorial dan perampasan budaya. Di PBB, negara itu secara resmi dikenal sebagai Bekas Republik Yugoslavia Makedonia, dengan penekanan kuat pada nama “Yugoslavia”.

Para nasionalis Yunani berpendapat bahwa nama Makedonia hanya dapat merujuk pada provinsi dengan nama serupa di negara tersebut.

Perselisihan nama menyebabkan Yunani memblokir harapan Makedonia untuk bergabung dengan NATO dan Uni Eropa.

Kebakaran di Tomang, 1.250 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Patroli, Jakarta – Peristiwa kebakaran melanda permukiman padat di kawasan Tomang, Petamburan, Jakarta Barat. Kebakaran terjadi saat sebagian besar warga tengah sedang tertidur lelap. 

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Senin (21/1/2019), kobaran api semakin membesar lantaran bangunan semi permanen milik warga terbuat dari bahan yang mudah terbakar. Petugas pemadam kebakaran dibantu warga berjibaku memadamkan amukan si jago merah.

Namun, embusan angin yang kuat membuat petugas kewalahan, kendati lebih dari 20 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan. 

Kebakaran diduga dipicu hubungan arus pendek listrik dari sebuah toko milik warga.

Hingga Senin pagi, kepulan asap masih muncul dari puing-puing bangunan rumah warga yang terbakar. Sedangkan petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan untuk memastikan tak ada lagi titik api yang berkobar.

Di sisi lain, sejumlah warga korban kebakaran justru nekat mencari sisa-sisa harta benda yang berada di reruntuhan bangunan rumah mereka. Sementara, sebagian penduduk korban kebakaran, masih bertahan di tepi jalan tak jauh dari lokasi kebakaran. Hal ini dilakukan lantaran belum tersedianya tenda pengungsian dan dapur umum.

Berdasarkan catatan Kecamatan Petamburan Jakarta Barat, bangunan rumah dan toko yang terdampak kebakaran berjumlah 165 unit dan sekitar 1.250 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Sejauh ini, tak ada laporan korban jiwa dari peristiwa kebakaran ini. (Rio Audhitama Sihombing) 

Isu Perempuan Kembali Jadi Sorotan Rapor Human Rights Watch untuk RI, Kenapa?

Liputan6.com, Jakarta – Laporan tahunan tentang praktik hak asasi manusia di seluruh dunia oleh Human Rights Watch telah dirilis pada Sabtu 19 Januari 2019. Isinya menyorot kemajuan dan kemunduran di 90 negara dan wilayah termasuk Indonesia, mulai dari akhir 2017 hingga November 2018.

Khusus tentang Indonesia, yang menjadi sorotan adalah isu kebebasan beragama, kebebasan menyatakan pendapat dan berorganisasi, hak perempuan dan anak perempuan, identitas gender dan orientasi seksual, terorisme dan kontra-terorisme, pembunuhan di luar proses hukum atau extrajudicial killings, hingga Papua dan Papua Barat.

Isu perempuan dan anak perempuan disorot luas dalam laporan itu, terutama karena Indonesia dinilai masih belum berhasil menyelesaikan satu persoalan pelik, yaitu kawin anak.

“Pemerintahan Presiden Joko Widodo memulai langkah kecil pada 2018 untuk melindungi hak-hak warga yang paling rentan. Pada bulan April, Jokowi mengumumkan akan melarang kawin anak, tetapi gagal menentukan tenggat waktu penerapan larangan itu,” demikian paragraf pertama laporan tentang Indonesia seperti dikutip dari VOA Indonesia, Minggu (20/1/2019).

Laporan itu juga menyebut “Jokowi mengumumkan pada April 2018 bahwa ia sedang mempersiapkan keputusan presiden yang akan melarang kawin anak. UU Perkawinan No.1/1974 mengizinkan anak perempuan kawin pada usia 16 tahun dan laki-laki pada usia 19 tahun, dengan izin orang tua. Sekitar 14 persen anak perempuan di Indonesia kawin sebelum usia 18 tahun, dan 1 persen kawin sebelum usia 15 tahun.”

Laporan itu menggarisbawahi bahwa “belum ada tenggat yang ditetapkan Presiden Jokowi untuk menerapkan larangan kawin anak itu.”

Hal lain terkait isu perempuan dan anak perempuan di Indonesia yang disorot dalam laporan tahunan setebal 346 halaman itu adalah soal masih dilakukannya “tes keperawanan” yang kasar, tidak ilmiah dan diskriminatif” oleh Kepolisian dan TNI terhadap perempuan yang melamar untuk menjadi personil polisi dan TNI, meskipun ada tekanan publik yang kuat untuk menghapuskan praktik itu.



Saksikan juga video berikut ini:

2 dari 2 halaman

Hukum Diskriminatif

Human Rights Watch juga mencatat upaya Komnas Perempuan yang meminta bantuan pada Kantor Staf Presiden untuk melawan diskriminasi terhadap perempuan.

“Komnas Perempuan telah memperjuangkan pencabutan peraturan daerah berbasis hukum Islam yang diskriminatif, yang semakin marak di seluruh Indonesia,” demikian petikan laporan tersebut.

Masih banyaknya anak Indonesia yang bekerja dalam kondisi berbahaya di perkebunan tembakau dimana mereka terpapar nikotin, pestisida beracun dan bahaya lain.

“Meskipun pemerintah Indonesia melarang anak-anak yang berusia di bawah 18 tahun melakukan pekerjaan berbahaya, otorita berwenang belum mengubah undang-undang atau peraturan perburuhan supaya secara eksplisit melarang anak-anak bekerja di perkebunan tembakau,” tegas laporan itu.

Penemuan Mayat Hangus Terbakar dengan Tangan Diikat Gegerkan Sumsel

Palembang – Warga Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan dibuat heboh dengan penemuan sesosok mayat wanita tanpa identitas yang hangus terbakar. Selain itu, mayat juga ditemukan dalam kondisi leher dan tangan terikat.

Mayat pertama kali ditemukan seorang pengembala kambing bernama Tugino (45) di Desa Sungai Rambutan, Ogan Ilir, Minggu (20/1) sore. Tugino pun sempat mengira itu adalah binatang yang sudah terpanggang.

“Saya kira awalnya itu binatang hangus, pas saya lihat lagi ada kepala. Ternyata itu manusia yang hangus terbakar,” ujar Tugino saat ditemui di lokasi penemuan mayat, Senin (21/1/2018).

Saat ditemukan, mayat itu sudah tidak utuh. Terlihat bagian tangan dan leher terikat kawat dan terpanggang di atas bekas kasur spring bed.
“Sudah di atas kasur mayatnya terbakar. Tangan dan leher diikat kawat tembaga, sudah gosonglah semuanya. Makanya saya kira awalnya binatang karena sulit dikenali,” katanya.

Sementara itu Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Ogan Ilir, Ipda Agus mengatakan jika kondisi mayat sangat memprihatinkan. Namun dilihat sekilas, mayat diperkirakan baru berusia antara 17-20 tahun.

“Kondisi sudah tidak utuh, tak ada lagi identitas yang kami temukan di lokasi. Dugaan kami ini korban pembunuhan, usia masih remaja antara 17-20 tahun,” kata Agus.

Labih lanjut, Agus menyebut jika mayat belum lama dibakar oleh pelaku di area perkebunan itu. Bahkan sehari sebelum ada penemuan mayat, saksi mengaku sempat melintas di lokasi untuk mencari rumput.

“Sehari sebelumnya ada penemuan ini, saksi Tugino masih lewat sini dan tidak ada mayat. Jadi diduga kuat ini dibakar pada Minggu dini hari. Warga pun bilang kalau ada mobil truk melintas dini hari dan kencang,” katanya.

Atas penemuan mayat tersebut, polisi langsung menggelar olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi. Beberapa barang bukti seperti jam tangan dan anting telah diamankan.

Sementara korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumsel untuk keperluan otopsi dan identifikasi.

(ras/asp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kata-Kata Ahok di Penjara yang Bikin Merinding

Liputan6.com, Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan bebas pada Kamis, 24 Januari 2019. Kebebasan ini didapatnya usai dirinya menjalani vonis majelis hakim Pengadilan Jakarta Utara dengan 2 tahun penjara dikurangi remisi 3 bulan 15 hari.

“Jadi (Ahok) jangan bandel kalau mau bebas murni pada 24 Januari,” kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami saat itu.

Tanggal 9 Mei 2017, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mulai menjalani hukuman atas kasus penodaan agama dalam pidatonya di Kepulauan Seribu, sebelum akhirnya menghuni Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua Depok.

Usai tak lagi menjadi pesakitan, segudang kegiatan hingga rencana telah dipersiapkan Ahok. Dari menerima undangan sebagai pembicara, liburan bareng keluarga, membuat yayasan hingga menjawab isu kedekatannya dengan seorang polwan berpangkat Bripda, yaitu Puput Nastiti Devi.

Ya, menghuni Rutan Mako Brimob tak begitu saja membuat nama Ahok tenggelam. Tindak tanduk mantan suami Veronica Tan itu selalu menjadi incaran awak media untuk memenuhi rasa penasaran publik apa yang dilakukannya selama di penjara.

Begitu pun dengan Ahok, dari dalam Rutan Mako Brimob ayah dari tiga orang anak ini terus memantau perkembangan politik Tanah Air. Media sosial atau kunjungan orang terdekat kerap menjadi penghubung lidahnya dengan dunia luar.

Maka tak heran jika warganet kerap disuguhkan dengan kata-kata yang bikin merinding dari dalam tahanan, hingga bahkan tuai pujianseperti di bawah ini:

2 dari 6 halaman

1. Penjara Buat Aku Lebih Kuat

Nana Riwayatie adalah kakak angkat Ahok yang selalu terlihat mendampingi mantan Bupati Belitung Timur itu dalam setiap proses persidangan kasus penodaan agama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Saat palu hakim memutuskan Ahok dihukum 2 tahun penjara, Nana mengaku banyak keluarga yang tak menerima putusan tersebut. Namun, tidak bagi Ahok. Begitu mendekam di penjara, sosok sang adik menjadi pribadi yang lebih kuat.

“Dia bilang, ‘Salah yang memenjarakan aku. Aku di penjara malah jadi lebih kuat’.” ujar Nana mengulangi kata-kata Ahok, Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Menurut dia, Ahok banyak melakukan introspeksi diri saat di penjara. Ciri khas Ahok yang sulit mengontrol “mulut pedas”, lanjut dia, tidak akan bisa diredam.

Ahok pun menyadari hal itu. Dia mengambil nilai positif dari pesakitan tersebut.

“Dia lho yang lebih tegar dari keluarga ketika dipenjara. Lebih nerimo. Keimanannya jadi lebih bagus. Dia yakin ini merupakan maksud dari Tuhan. Kalau saya malah paling lama menerima Ahok dipenjara karena mungkin saya perempuan jadi lebih pakai perasaan,” kata Nana.

3 dari 6 halaman

2. Ikhlas Hidup di Balik Jeruji

Djarot Saiful Hidayat juga kedapatan berulang kali mengunjungi mantan duetnya itu di penjara. Dalam pertemuan itu, Ahok mengaku ikhlas menjalankan hari-harinya di balik jeruji besi.

“Dia bilang, ‘tidak apa-apa saya mas, saya ikhlas kok. Apa yang saya lakukan ini semua ikhlas. Dan jangan benci pada siapa pun juga.”

“Saya ikhlas untuk menjalani ini, untuk memberikan pencerahan kepada seluruh warga. Saya akan terima ini, hadapi ini dengan tegar, dengan tetap teguh menempuh jalur hukum,” ujar Djarot menirukan Ahok di Ancol, Selasa, 16 Mei 2017 yang dilansir dari Merdeka.

Mendengar pernyataan Ahok, Djarot merasa mantan patnernya di DKI itu tak sepantasnya diperlakukan tidak manusiawi. Apa yang telah diberikan mantan Gubernur DKI Jakarta itu seakan tidak ada harganya sama sekali.

“Saya tidak bisa terima dia (Ahok) diperlakukan seperti seorang kriminal. Begitu di-dor (dinyatakan bersalah) langsung masuk tahanan, ini sangat tidak manusiawi,” kata Djarot.

“Saya tahu betul hidupnya dicurahkan untuk warga,” tambah Djarot.

4 dari 6 halaman

3. Bersyukur di Penjara

Pidatonya di Kepulauan Seribu pada 2016 silam menjadi titik balik seorang Basuki Tjahaja Purnama untuk lebih introspeksi diri, baik kata maupun perbuatan.

Ahok divonis 2 tahun penjara karena terbukti melakukan penodaan agama dan dijebloskan ke penjara pada 9 Mei 2017. Pria kelahiran Bangka Belitung itu mengaku ikhlas dan banyak hikmah yang bisa dia ambil dari peristiwa tersebut.

Ahok bahkan mensyukuri dirinya di penjara dan tidak kembali memimpin Ibu Kota pada Pilkada 2017 lalu. Menurutnya, penjara membuat dia belajar menguasai diri.

Saya sangat bersyukur kepada Tuhan, Allah Pencipta langit dan bumi bahwa saya diijinkan untuk ditahan di Mako Brimob. Saya bersyukur diijinkan tidak terpilih di Pilkada DKI 2017. Jika saya terpilih lagi di Pilkada tersebut saya hanyalah seorang laki-laki yang menguasai balaikota saja. Tetapi saya di sini belajar menguasai diri seumur hidup saya. Kuasai balaikota hanya untuk 5 tahun lagi. saya Jika ditanya Jika waktu bisa diputar kembali, mau pilih yang mana? saya akan katakan Saya memilih ditahan di Mako untuk belajar 2 tahun (liburan remisi 3,5 bulan), untuk bisa menguasai diri seumur hidupku.”

5 dari 6 halaman

4. Minta Maaf

Saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, Ahok memang dikenal sebagai pribadi yang tegas. Bahkan tak sedikit orang yang mengatakan pria berkaca mata itu sangat galak dan suka ceplas ceplos. Sehingga tanpa dia sadar telah membuat sejumlah pihak merasa sakit hati.

Menjelang kebebasanya yang tinggal menghitung hari, dia mengirimkan sebuah surat yang diunggah oleh timnya dalam akun Twitter @basuki_btp.

Isi surat tersebut menyatakan permintaan maaf Ahok kepada sejumlah orang yang selama ini telah tersakiti lewat tutur katanya.

Pada kesempatan ini saya juga mau sampaikan kepada ahokers, para PNS DKI, para pembenci ku sekalipun, aku sampaikan mohon maaf atas segala tutur kata, sikap, perbuatan yang disengaja maupun tidak sengaja menyakiti hati dan perasaan saudara dan anggota keluarganya. Saya mohon maaf dan saya keluar dari sini dengan harapan panggil saya BTP bukan Ahok,” ucap Ahok.

6 dari 6 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Petugas Berjaga di Jalan Penghubung Bireun-Takengon yang Ambles

Liputan6.com, Aceh – Menjelang tengah malam, petugas masih melakukan penjagaan di lokasi jalan ambles di Desa Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pisam, Minggu malam.

Masih terdapat pengendara yang tidak tahu soal amblesnya jalan tersebut, sehingga ada saja yang mencoba melewati.

Jalan yang menjadi penghubung Kabupaten Bireuen dengan Takengon ini putus total.

Jalur utama ini tidak memungkinkan dilewati kendaraan karena terdapat bagian jalan ambles sepanjang 11 meter dengan kedalaman mencapai 10 meter, ditambah pinggir jalan tergerus sepanjang 50 meter

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, petugas mengalihkan arus lalu lintas ke jalur lain. Para pengendara terpaksa memutar beberapa kilometer untuk mengambil jalur alternatif.

“Banyak pengguna jalan yang masih melewati jalan ambles ini, dan terpaksa harus memutar arah. Untuk pengguna jalan, agar mengambil jalur Pante Raya- Kompleks Perkantoran Pemda-SP. Teritit,” kata Sekretaris Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, Mukhtar kepada Liputan6.com, Minggu, 20 Januari 2019, malam.

Terdapat gorong-gorong di bagian bawah jalan yang tersumbat. Hujan deras membuat tekanaan air yang melewati gorong-gorong tersebut semakin kuat dan menggerus tanah sehingga menyebabkan longsor.

“Pada 2017 lalu, kalau tidak salah pernah putus. Tampaknya itu lagi yang tersumbat dan itu yang terbawa oleh air,” ungkap Mukhtar.

2 dari 2 halaman

Jalur Alternatif

Dinas Perhubungan setempat sudah memasang tanda di sejumlah titik agar pengendara mengambil jalur alternatif selama jalan tersebut diperbaiki.

Untuk mencapai jalan alternatif, pengendara harus menempuh jarak lebih kurang 3 kilometer dari jalan utama.

Sebelumnya, hujan berdurasi 5 jam lebih menyebabkan longsor di kilometer 85 Bener Meriah pada Minggu siang. Pinggir jalan yang amblas terlihat membentuk ceruk hingga 8 meter, dan membuat siapa saja yang melihat bergidik.

Beruntung, saat kejadian tidak ada kendaraan yang melintas. Biasanya, jalur tersebut padat kendaraan karena menjadi akses utama yang menjadi penghubung antarkabupaten.

Saksikan video pilihan berikut ini: