Ada Jerit dari Kapal Kosong, Jakarta Hendak Menolong

Jakarta – Kursi-kursi kosong nan kusam berjejer di dalam kapal penumpang. Angin laut masuk melalui jendela, menerbangkan debu apek dari tumpukan rompi pelampung.

Sekilas, tak ada orang di kapal yang sandar di Dermaga Pulau Tidung, Kepulauan Seribu ini. Namun terdengar suara dari pojokan ruang kapal, memecah sunyi.

“Berangkat nggak nih?” kata suara itu, terdengar seperti suara pria.

“Nggak berangkat. Nggak ada orang,” jawab suara lain.
Sumber suara ada di pojokan, di belakang kursi-kursi penumpang kapal yang kosong ini. Bucek, Ale, dan Fuadi sedang berbincang mengenai sepinya penumpang di bahtera tempat mereka mencari penghidupan. Tiga pria beranak-istri ini adalah anak buah kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Zahro.

KM Zahro adalah kapal penumpang yang punya rute Pulau Tidung Kepulauan Seribu-Dermaga Kaliadem Jakarta Utara. Seharusnya, kapal ini berangkat tiap jam 09.00 WIB. Namun jarum jam di hari Kamis (21/2/2019) sudah menunjukkan pukul 10.00 WIB.

Kapal ukuran 74 GT ini punya kapasitas 185 orang. Pengguna jasa mereka biasanya warga Pulau Tidung, pedagang yang membawa barang dagangan, hingga wisatawan. Ongkos untuk warga Pulau Tidung Rp 35 ribu sekali berangkat ke Kaliadem Jakarta Utara, dan ongkos untuk non-warga Pulau Tidung sebesar Rp 45 ribu. Bila dari Kaliadem ke Pulau Tidung, per orang ditarik biaya Rp 50 ribu.

Mereka mengamati penumpang-penumpang yang dulu naik kapal tradisional mereka, kini beralih ke kapal yang lebih modern, baik yang dioperasikan Dinas Perhubungan DKI maupun kapal cepat perusahaan swasta dari daratan Jakarta. Semuanya punya tujuan yang sama yakni Pelabuhan Kaliadem.

“Makanya sekarang kapal tradisional jarang jalan karena penumpangnya nggak ada,” kata Bucek, pria berumur 38 tahun ini saat berbincang dengan detikcom.

Ada Jerit dari Kapal Kosong, Jakarta Hendak MenolongBucek, Ale, dan Fuadi, para ABK yang menanti penumpang. (Danu Damarjati/detikcom)

Kapal-kapal penumpang yang dimiliki warga setempat ini, biasa disebut ojek kapal tradisional, harus nombok biaya operasional bila memaksakan diri jalan ke dermaga Kaliadem dengan jumlah penumpang yang sedikit. Sekali jalan pulang-balik, 300 liter solar senilai Rp 1.950.000 dihabiskan. Kapal ini juga perlu membayar 1 nakhoda, 1 kepala kamar mesin, dan 3 ABK.
Para awak kapal juga harus tetap menghidupi keluarganya. Bucek dari KM Zahro ini misalnya, dia punya istri, anak kelas 4 SD dan anak yang masih TK. Para awak kapal tradisional lain juga mengalami problem serupa. Kini mereka seolah menjerit karena tak ada penumpang yang menggunakan jasa ojek kapal mereka.

“Hampir empat bulan belum ada penumpang, Pak. Tadi dua orang saja,” kata Ipul, anak buah kapal KM Cahaya Laut, resah di dermaga. “Ada 12 kapal di Tidung. Nganggur total kayak gini,” imbuhnya.

“Kami minta solusi dari pemerintah untuk kapal-kapal tradisional ini, sukur-sukur kami direkrut jadi pegawai,” pinta Ipul yang belum memperoleh duit ini. “Dapat zonk, nol!”

Ada pria tua yang duduk menghadap kapal-kapal kosong melompong. Suhardi namanya. Dia adalah orang yang punya KM Kurnia, kapal dengan berat kotor 81 ton berkapasitas 220 penumpang. Kapal seharga lebih dari Rp 700 juta yang dia beli tahun 2013 itu kini tak lagi ramai penumpang. Para anak buah kapalnya yang dulu bisa mendapat penghasilan Rp 1,5 juta hingga Rp 3 juta per bulan kini harus bertahan hidup dengan mancing ikan.

“72 kepala keluarga lumpuh tidak dapat penghasilan. Hampir enam bulan sepi penumpang,” keluh Suhardi.

Ada Jerit dari Kapal Kosong, Jakarta Hendak MenolongFoto: Suhardi, pemilik KM Kurnia. (Danu Damarjati/detikcom)

Pria 60 tahun ini menjelaskan, sekali kapal beroperasi menempuh rute Tidung-Jakarta-Tidung, biaya operasionalnya Rp 3,5 juta. Itu hanya bisa ditutup bila ada penumpang. Namun mereka yang biasa naik kapal milik Suhardi kini memilih kapal yang lebih cepat dan modern, meski kadang masih sering menitip barang belanjaan ke kapal Suhardi. “Apa nggak sakit kita?” ujar Suhardi.

Dia mengeluarkan biaya rutin berupa pemeliharaan (naik dock) minimal Rp 15 juta sekali setahun, perpanjangan sertifikat keselamatan kapal dan izin penumpang tiap satu semester sebesar Rp 2 juta, dan penggantian rompi pelampung (life jacket) yang dinyatakan rusak oleh petugas pemeriksa, sebanyak sekitar 50 unit rompi per tahun. Satu rompi pelampung seharga Rp 42 ribu hingga Rp 90 ribu untuk yang berkualitas. Rompi itu tidak rusak karena dipakai penumpang dengan seharusnya, melainkan rusak karena jadi alas duduk dan tidur.

“Apa nggak remek?” ucap Suhardi.

Ada Jerit dari Kapal Kosong, Jakarta Hendak MenolongRompi pelampung keselamatan (life jacket) yang bertumpuk di kursi-kursi kosong kapal penumpang tradisional. (Danu Damarjati/detikcom)

Saking sepinya penumpang, dia sudah punya rencana untuk menjual murah kapalnya, ketimbang rusam tanpa menghasilkan duit. Dia ingin alih profesi bermodalkan uang hasil jual kapal. “Saya mau alih profesi. Saya masih dikasih hidup, saya perlu makan, perlu salin pakaian,” kata dia.

Meski begitu, dia berharap pemerintah mau membantu orang-orang yang bekerja di kapal ojek tradisional dalam bentuk subsidi, supaya ongkos penumpang lebih murah. Juga, kapal-kapal canggih yang dirasanya menghalangi rezekinya perlu dialihkan tempat sandarnya ke dermaga lain, tanpa bercampur dengan kapal tradisional yang ngos-ngosan cari penumpang.

Ditemui detikcom secara terpisah, Bupati Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta, Husein Murad, menilai transportasi kapal di Kepulauan Seribu masih perlu ditingkatkan, baik dari segi jumlah armada maupun rutenya. Soalnya, transportasi adalah kunci kesejahteraan orang kepulauan. Bila ongkos transportasi murah dan aksesnya mudah, maka harga kebutuhan pokok di pulau bisa lebih murah.

“Transportasi menjadi kata kunci di sini,” kata Husein.

Hingga saat ini dia melihat ada lima kapal beroperasi dan satu Kapal Sabuk Nusantara yang melayani transportasi Kepulauan Seribu. Jumlah itu di luar kapal ojek tradisional. Husein merasa jumlah itu belum ideal untuk Kepulauan Seribu. Dia menyampaikan akan ada empat kapal Dinas Perhubungan (Dishub) yang bakal menambah kapal Dishub sebelumnya. Meski begitu, kapal tradisional tak boleh tersisihkan. Pemerintah Jakarta akan menolong orang-orang kapal ojek tradisional yang sudah menjerit.

“Kapal tradisional perlu tetap menjadi pelaku. Jangan sampai kapal-kapal dari Dinas Perhubungan ini ada, namun kapal-kapal tradisional menjadi mati. Dinas Perhubungan sedang bekerja keras merumuskan skemanya. Selama ini yang melayani penduduk adalah kapal-kapal tradisional ini,” kata Husein.

Baca berita lainnya mengenai Teras BRI Kapal Bahtera Seva di Ekspedisi Bahtera Seva.

(dnu/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Laporan Eggi Sudjana soal Jokowi Dihentikan, BPN: Hukum Tak Bisa Uji Omong Kosong

JakartaBawaslu memutuskan menghentikan penanganan laporan terhadap Joko Widodo (Jokowi) soal impor jagung dan kebakaran hutan karena tidak memenuhi unsur pidana pemilu. BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menilai apa yang disampaikan Jokowi mengenai data impor jagung yang berbeda tidak salah, tetapi dianggap omong kosong. BPN menilai Bawaslu memang tidak bisa menguji omong kosong.

“Kalau bagi saya pribadi, Pak Petahana tidak hoax soal data itu. Bisa saja beliau lupa. Kalau orang berbohong, syaratnya dia harus tau mana yang benar. Saya juga tidak yakin petahana sadar mengatakan hal yang salah. Ini soal kepentingan untuk terpilih lagi saja, tidak peduli benar atau salah. Ini yang biasa disebut omong kosong,” kata
Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Faldo Maldini, saat dihubungi, Sabtu (9/3/2019).

“Hukum tidak bisa uji omong kosong. Kalau semua omong kosong diselesaikan di pengadilan, sudah berapa banyak pejabat publik yang dilaporkan oleh warga. Pemilu ini tempat omong kosong berseliweran, tinggal mendidik warga dikuatkan imun politisnya, agar tidak termakan omong kosong,” imbuh Faldo.
Faldo lalu memuji Eggi Sudjana yang dianggap berani menguji laporan tersebut ke Bawaslu. Faldi menyebut Bawaslu belum berani memutuskan trobosan baru mengenai laporan tersebut, padahal menurutnya substansi laporan tersebut jelas agar tidak ada pejabat yang sembarangan melakukan klaim.

“Saya rasa apa yang dilakukan oleh Pak Eggi dan kawan-kawan ini adalah sebuah eksperimen hukum. Belum pernah ada kejadian semacam ini. Apakah klaim politis yang keliru bisa diuji secara hukum? Ternyata, Bawaslu putuskan tidak lanjut. Sebagai praktisi hukum, apa yang dilakukan Pak Eggi ini sebuah terobosan. Sayangnya, Bawaslu tidak tanggapi laporan itu dengan cara out of the box,” ujar Faldo.

“Substansinya kan jelas, agar calon pejabat publik tidak sembarangan melakukan klaim. Ini capres, bayangkan kalau itu terjadi di tingkat daerah, yang sumber datanya tidak selengkap nasional. Publik tidak bisa cek. Semangatnya Pak Eggi bagus sekali, apa yang dilakukan Bawaslu juga tidak salah secara formal. Namun, putusan itu tidak memberikan pelajaran baru bagi masyarakat,” sambungnya.

Sebelumnya, laporan terhadap Joko Widodo (Jokowi) soal impor jagung dan kebakaran hutan dihentikan Bawaslu. Bawaslu menyatakan laporan tidak dapat ditindaklanjuti karena tidak memenuhi unsur pelanggaran pemilu. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 280 ayat (1) huruf b, c, d, dan e Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Menanggapi pelaporan yang dihentikan itu, Kuasa hukum Aktivis Koalisi Masyarakat Anti Hoax, Eggi Sudjana menilai Bawaslu tidak fair dalam menghentikan laporan terhadap Jokowi soal data impor jagung dan kebakaran hutan di debat capres kedua. Eggi akan melaporkan Bawaslu dan Jokowi ke Bareskrim.

“Ya di sini lah terjadinya tidak fair di dalam menerima laporan, tidak fairnya adalah dia cuma memakai pasal UU Pemilu Pasal 280, itu memang tidak ada kaitannya dengan itu,” kata Eggi saat dihubungi, Sabtu (9/3).
(yld/hri)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Detik-Detik Pelaku Begal di Lampung Diciduk Polisi di Rumah Kosong

Patroli, Lampung Utara – Seorang pelaku begal yang selama ini buron di Lampung Utara ditangkap polisi dalam persembunyiannya di sebuah rumah kosong. Penangkapan pelaku begal tersebut merupakan hasil pengintaian aparat Satreskrim Polsek Abung Selatan, Lampung Utara. 

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Kamis (7/3/2019), pelaku merupakan anggota sindikat, di mana dua rekannya sudah ditangkap terlebih dulu dan dijebloskan dalam penjara. 

Heru (20) dibekuk pada Rabu siang, 6 Maret kemarin di kawasan Sukadana, Lampung Timur.

Sebelum ditangkap, pelaku sudah buron selama 3 bulan, usai membegal motor milik pelajar bersama ketiga rekannya akhir tahun lalu. 

Dengan ditangkapnya Heru, polisi kini masih memburu satu lagi rekan tersangka yang identitasnya sudah dikantongi. (Galuh Garmabrata)

TKN Bantah Fahri: yang Omong Kosong Itu, Banyak Ngomong Tapi Nggak Kerja!

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin membantah tudingan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang menyebut sejumlah program Jokowi sebagai omong kosong. Menurut TKN, yang omong kosong adalah yang banyak ngomong tapi tak banyak kerja.

“Yang omong kosong itu adalah orang yang banyak ngomong tapi nggak banyak kerja! Yang dia lihat cuma kerja-kerja yang belum paripurna!” kata Jubir TKN Irma Suryani Chaniago kepada detikcom, Senin (4/3/2019).

Dia meminta Fahri untuk membuka mata dan melihat kerja Jokowi selama 4 tahun ini. Irma menyatakan menyelesaikan program kerja yang sangat banyak butuh waktu dan anggaran.

“Buka mata, lihat kerja-kerja 4 tahun yang luar biasa untuk rakyat. Menyelesaikan program kerja yang sangat banyak itu butuh waktu dan anggaran,” ucapnya.

Irma lantas menyerang balik Fahri. Dia mengatakan orang yang ingin KPK bubar sudah pasti bukan orang yang tidak benar.

“Sudahlah, orang yang ingin KPK bubar pasti orang yang nggak benar! Orang nggak benar pasti ngomongnya juga nggak benar,” ujar Irma.

Dia pun menjelaskan terkait tudingan Fahri soal BPJS yang bangkrut, Irma menyebut BPJS sangat berguna bagi rakyat dan jika saat ini masih defisit hal itu wajar.

“Ngomong soal BPJS bangkrut, ngerti nggak masalahnya? BPJS itu sangat berguna untuk rakyat, kalau s msh defisit, wajar karena memang butuh waktu untuk tidak defisit, kenapa? Banyak faktor yang harus diperbaiki agar biaya kuratif bisa diminimalisir. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui makanan, minuman dan kebersihan lingkungan harus lebih dulu ditingkatkan, agar rakyat kita sehat dan biaya kuratif turun. Karena sebesar apapun anggaran kesehatan disiapkan, jika rakyat banyak yang sakit tentu anggaran tidak Akan cukup karena sehat itu mahal, ngerti nggak dia?” ucap Irma.

Fahri Hamzah sebelumnya meragukan program kartu pra-kerja yang diluncurkan presiden Jokowi dengan mempertanyakan dari mana anggarannya. Dia pun menyebut program itu hanya omong kosong karena sejumlah janji Jokowi yang disebutnya tak ditepati hingga BPJS yang dinilainya bangkrut.

“Dari mana dia (Jokowi) mau dapat duit? ASN dia janjikan nggak ada. Honorer nggak angkat, subsidi kita dicabut, BPJS kita bangkrut, sudah lah omong kosong itu,” kata Fahri di Al Jazzeerah Polonia, Jalan Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Minggu (3/3).

Selain itu, Fahri juga mengatakan banyak dana yang belum diberikan Jokowi kepada masyarakat seperti bantuan untuk korban bencana alam. Dia pun mengkritik Jokowi yang memberi bonus ke para pemain timnas U22. Dia menganggap hal itu tak masuk akal dan bohong belaka.
(haf/haf)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Cara Ngeprint Bolak Balik Word, Excel dan PDF Secara Otomatis

Liputan6.com, Jakarta Pasti kamu pernah mencetak tugas sekolah, makalah, atau skripsi yang sudah pasti kebanyakan hanya mencetak satu sisi di setiap kertasnya. Sedangkan sisi lainnya tetap kosong. Tentu saja itu hanya akan membuat boros kertas. Apalagi jika kamu ngeprint di tempat fotocopy pasti semakin banyak halaman akan semakin mahal.

Cara ngeprint bolak balik sangat membantu menghemat kertas dan biaya ketika harus mencetak ratusan lembar untuk keperluan tertentu. Dengan cara ngeprint bolak balik kamu bisa menghemat setengah cetakan, semisal harusnya 100 lembar menjadi hanya 50 lembar.

Untuk bisa melakukan print bolak balik tentunya lebih mudah menggunakan printer yang sudah support duplex sehingga bisa berjalan otomatis. Berikut cara ngeprint bolak-balik yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (1/3/2019).

2 dari 5 halaman

1. Print Bolak Balik Secara Otomatis

Jika printer yang digunakan sudah mendukung percetakan duplex, maka kamu dapat langsung mencetak dokumen secara bolak balik. Beberapa jenis printer biasanya menyediakan pengaturan otomatis yang akan mencetak dokumen duplex tanpa mengaturnya secara manual.

Untuk mengaktifkan fitur tersebut, silahkan beri tanda centang pada menu “Double-sided Printing” yang terdapat di bagian bawah pengaturan printer kamu.

Dengan begitu, kamu tidak perlu lagi melakukan pengaturan setiap kali akan mencetak dokumen yang panjang. Akan tetapi jika pengaturan otomatis tidak tersedia, maka kamu harus mengaturnya secara manual.

3 dari 5 halaman

2. Print Bolak Balik Secara Manual

Kamu harus mengubah pengaturan default menjadi duplex printing setiap kali hendak mencetak dokumen jika menggunakan cara manual. Ketika mencetak duplex secara manual, Microsoft Word akan mencetak setiap halaman di sisi pertama lembar kertas, kemudian kamu harus membalik kertas agar halaman selanjutnya bisa dicetak di sisi lain kertas. Berikut langkah-langkahnya:

– Cara ngeprint bolak balik masuk ke menu Print pada Microsoft Word.

– Pada menu Print On Both Side, pilih Yes Flip Over. Scroll ke bawah dan pilih “Manual Duplex”, kemudian simpan pengaturan.

– Kembali ke dokumen di Word. Print dokumen dan Word akan meminta kamu untuk memasukkan halaman untuk dicetak di sisi kertas selanjutnya.

Selain cara di atas, kamu juga dapat mencetak dokumen bolak-balik dengan cara manual yang lain. Cara ngeprint bolak balik di bawah ini sangat cocok untuk kamu yang menulis dokumen dengan tambahan halaman di bawah atau di atasnya seperti skripsi, jurnal, makalah, dan lainnya. Berikut langkah-langkahnya:

– Buka dokumen di Word, Klik “Print”.

– Pilih opsi “Print Odd Numbered Pages”, Klik “OK” untuk mencetak halaman ini.

– Masukkan kertas ke dalam printer. Perlu kamu ketahui, bahwa memcetak duplex secara manual ini mengharuskan kamu untuk membalik kertas untuk halaman selanjutnya. Coba terlebih dahulu di beberapa sampel kertas untuk memastikan umpan printer sebelum kamu mencetak halaman ganjil.

– Kembali ke dokumen di Word. Pilih “Print Even Numbered Pages” dan klik “OK” untuk mencetak halaman selanjutnya di sisi lain kertas

Cara ngeprint bolak balik ini mudah, meskipun bagi pemula cara ini cukup rumit. Namun, sebagian pengusaha percetakan atau warung internet menggunakan metode ini untuk mencetak dokumen pelanggan dengan cepat.

4 dari 5 halaman

3. Cara Ngeprint Bolak Balik Excel

– Klik Tab File pada Excel lalu pilih Print atau bisa juga CTRL+P

– Masuk menu Printer List silahkan pilih printer yang akan digunakan

– Di Setting nya pilih Print on Both Sides

– Kemudian pilih Flip sheets on long edge or Print on Both Sides

– Dan yang terakahir pilih Flip sheets on long edge

– Keluar menu setting printer lalu cetak dokumen dengan menekan tombol Print.

Pada Printer Yang Tidak Support Duplex Printing

– Klik Tab File pada Excel lalu pilih Print atau bisa juga CTRL+P

– Cara ngeprint bolak balik masuk menu Printer List silahkan pilih printer yang akan digunakan

– Cetak halaman pertama dengan mengisikan angka 1 pada Pages box lalu klik tombol Print

– Jika sudah selesai mencetak silahkan balik halaman tadi lalu masukkan ke printer

– Pada pages Pages box isikan angka 2 lalu klik tombol Print

– Untuk halaman ketiga dan seterusnya ulangi langkah diatas sampai semua halaman tercetak

5 dari 5 halaman

4. Cara Ngeprint Bolak Balik PDF

– Klik Tab File pada Adobe Reader lalu pilih Print atau bisa juga CTRL+P

– Pada Printer Dialog silahkan pilih Print On Both Sides Of Paper

– Print On Both Sides Of Paper

– Cara ngeprint bolak balik selanjutnya klik Print untuk melakukan pencetakan

Memang untuk semua software memiliki cara print yang hampir sama jadi bisa diterapkan dengan mudah. Lebih mudah apabila memiliki printer duplex karena bisa dengan mudah melakukan printing bolak balik. Kebanyakan printer masa kini juga sudah menyertakan duplex printing yang memudahkan setiap pekerjaan.

Gejala Sinusitis Pada Anak, Jangan Panik Ketahui Cara Mengatasinya di Sini

Liputan6.com, Jakarta Sinusitis merupakan salah satu gangguan kesehatan yang cukup menyiksa dan mengangggu pernapasan. Sinusitis dapat dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak. Gejala yang ditimbulkan oleh sinusitis mirip dengan gejala flu biasa.

Jika tak segera ditangani, sinusitis dapat menyebabkan komplikasi berupa infeksi tulang. Meski jarang terjadi, sinusitis juga dapat menyebabkan infeksi dan menyebar ke daerah sekitar mata, tulang, darah atau otak.

Sinusitis juga kerap terjadi pada anak. Jika Anda mendapati anak mengalami pilek yang tak kunjung sembuh atau sering kambuh Anda perlu mencurigai penyakit sinusitis pada anak.

Nah agar Anda dapat mewaspadai sinusitis pada anak, berikut penjelasan mengenai penyakit sinusitis dari penyebab, cara menangani dan gejala sinusitis pada anak yang berhasil Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis(28/2/2019).

2 dari 5 halaman

Mengenal Sinus dan Sinusitis

Sinus sendiri adalah struktur berupa rongga yang terletak di wajah. Rongga kosong ini terletak di ulang pipi (maxillary), bagian bawah dahi (frontal), bagian belakang rongga hidung (sphenoid), serta di antara hidung dan matang (ethmoid). Rongga sinus tidak tampak dari luar, tetapi fungsinya penting untuk mengurangi beban berat pada tengkorak kepala.

Salah satu tugas sinus adalah untuk menghasilkan mukus (cairan lengket dan tebal) di hidung. Mukus turut bekerja untuk mencegah masuknya kuman, allergen penyebab alergi, dan benda-benda asing yang dapat menyebabkan infeksi dalam tubuh.

Rongga sinus memiliki saluran yang menyambung dengan hidung. Karena itu, infeksi atau peradangan yang terjadi pada hidung, misalnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dapat merambat ke sinus dan menyebabkan sinusitis. Sinusitis merupakan gangguan pada rongga sinus yang terjadi akibat sebuah peradangan.

Sebagian besar sinusitis sudah dapat didiagnosa hanya berdasarkan gejala yang dirasakan serta pemeriksaan fisik. Pada pemeriksaan fisik dokter akan melihat adanya kemerahan dan pembengkakan pada rongga hidung, ingus yang mirip nanah, serta pembengkakan disekitar mata dan dahi.

Selain itu diagnosa juga bisa dilakukan melalui pemeriksaan rhinoskopi. Ini adalah sebuah cara untuk melihat langsung ke dalam rongga hidung. Tujuannya adalah untuk melihat lokasi sumbatan.

Terkadang juga diperlukan penyedotan cairan sinus dengan menggunakan jarum suntik untuk pemeriksaan kuman. Pemeriksaan kuman berguna untuk menentukan jenis infeksi yang terjadi. Pemeriksaan menggunakan CT Scan dan MRI hanya diperlukan bila sinusitis gagal disembuhkan dengan pengobatan awal.

3 dari 5 halaman

Sinusitis Pada Anak

Sinusitis merupakan peradangan pada rongga sinus yang sering terjadi pada anak-anak. Anak-anak memang sering mengalami ISPA, sehingga risiko mereka untuk terkena sinusitis juga terbilang besar.

Setiap tahunnya, rata-rata anak mengalami 6-8 kali ISPA dibandingkan orang dewasa. Diperkirakan sebanyak 0,5%-10% ISPA mengakibatkan komplikasi sinusitis. Penelitian juga menemukan bahwa sebanyak 6%-13% anak sampai usia 3 tahun pernah menderita sinusitis.

Penyebab Sinusitis pada Anak

Pada kondisi normal, sel dinding sinus akan menghasilkan lendir (mukus) untuk membantu mengeluarkan alergen atau polutan dari rongga hidung.

Namun, bila terinfeksi lendir ini akan terperangkap, volumenya akan bertambah, dan berisi bakteri atau virus. Karena terinfeksi, sel-sel yang ada di dalamnya pun akan meradang.

Sinusitis dapat terjadi akibat infeksi maupun tanpa infeksi kuman (noninfeksi). Kuman yang paling sering menyebabkan sinusitis adalah virus, yang dapat diperparah dengan tambahan infeksi dari bakteri. Pada anak-anak dengan daya tahan tubuh yang rendah, sinusitis juga dapat dipicu oleh bakteri yang lebih kuat maupun jamur. Sedangkan penyebab noninfeksi pada sinusitis adalah kondisi alergi.

4 dari 5 halaman

Gejala Sinusitis Pada Anak

Gejala sinusitis pada anak maupun orang dewasa mirip dengan gejala flu, yaitu hidung mampet atau berair, keluar lendir berwarna kuning kehijauan dari hidung dan demam ringan. Namun, pada sinusitis terdapat nyeri di wajah terutama sekitar pipi, mata, dan dahi, penurunan indra penciuman, sakit gigi, dan bau mulut.

Anda dapat membedakan pilek biasa dari sinusitis dengan melihat perjalanan penyakit yang terjadi. Umumnya sinusitis ditandai dengan pilek yang tidak kunjung sembuh bahkan hingga 10 hari. Gejala pilek yang sempat membaik, namun memburuk kembali juga dapat menunjukkan adanya sinusitis. Batuk dan pilek yang sangat berat juga dapat dicurigai telah dikomplikasi dengan sinusitis.

Berikut gejala sinusitis pada anak yang perlu diwaspadai dan segera ditangani :

· Hidung tersumbat

· Pilek yang berlangsung lama atau kambuh berulang

· Dapat terjadi demam

· Bau mulut

· Ingus kental, dan terkadang ingus seperti mengalir di belakang hidung dan tenggorokan (disebut post-nasal drip). Post-nasal drip akan menyebabkan seseorang kerap berdeham untuk membersihkan lendir yang terasa mengalir di belakang tenggorokan

· Sakit kepala, misalnya saat menunduk (menandakan radang di sinus frontalis)

· Nyeri pada area wajah, misalnya pipi ketika sinus maksilaris mengalami radang

· Bengkak di area mata

Selain gejala sinusitis pada anak di atas, anak yang mengalami sinusitis biasanya menjadi lebih rewel, susah makan, dan suara yang terdengar bindeng.

5 dari 5 halaman

Penanganan Sinusitis

Gejala sinusitis pada anak memang mirip dengan flu biasa. Dengan mengenalinya Anda dapat memberikan penanganan tepat untuk mengurangi gejala sinusitis pada anak.

Setelah mengetahui gejala sinusitis pada anak maka Anda perlu mengetahui cara menangani sinusitis agar tidak terus menganggu aktivitas anak. Sinusitis dapat sembuh dengan sendirinya meskipun membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan flu biasa, yaitu sekitar 7–10 hari atau bahkan hingga 2 minggu.

Sinusitis yang ringan bisa dikatakan tidak berbahaya. Namun, tetap saja dapat mengurangi kualitas tidur, nafsu makan, serta aktivitas belajar dan bermain anak. Meski sangat jarang terjadi, sinusitis memang bisa menjadi sumber infeksi ke otak dan menyebabkan meningitis.

Periksakanlah anak ke dokter jika mencurigai adanya gejala sinusitis pada anak. Antibiotik adalah obat yang paling sering diresepkan untuk menangani sinusitis. Anda juga dapat memberikan asupan cairan yang cukup untuk anak. Selain itu, bila ingus anak sangat kental dan sulit dikeluarkan, gunakan cairan saline untuk mengencerkan ingus.

TKN Jokowi: Tak Etis Tuan Tanah Prabowo Klaim Bisa Atasi Kemiskinan

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin melepas serangan ke capres Prabowo Subianto. Bagi TKN, janji Prabowo soal kemiskinan hanyalah sebuah retorika kosong.

“Prabowo selalu membawa narasi bahwa dia adalah pemimpin yang akan mengatasi masalah kesenjangan dan ketimpangan ekonomi. Prabowo tidak etis untuk mengklaim hal itu. Prabowo adalah bagian dari masa lalu yang menciptakan jurang kesenjangan dan ketimpangan,” kata Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Raja Juli Antoni, kepada wartawan, Kamis (28/2/2019).

“Bagaimana seorang tuan tanah malah berjanji mengatasi kemiskinan dan ketimpangan kepemilikan tanah,” imbuh Sekjen PSI itu.

Antoni meyakini janji Prabowo akan susah dipercaya oleh rakyat. Dia menyarankan Prabowo segera memberi bukti berupa aksi nyata, yaitu mengembalikan konsesi tanah ke Pemerintah.

“Bagaimana orang miskin percaya bahwa mereka akan dapat distribusi tanah bila Prabowo hanya memainkan retorika akan mengembalikan aset tanahnya bila diminta negara. Segera kapling-kapling dan bagikan ke orang miskin. Jangan hanya retorika kosong. Rakyat butuh aksi dan bukti, tidak hanya janji,” ujar Antoni.
(van/elz)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Apa yang Terjadi Jika Anda Meminum Air Lemon Selama 7 Hari ?

Liputan6.com, Jakarta – Air lemon cukup populer di kalangan wanita. Beberapa orang meminumnya hanya karena mereka lebih suka rasanya, tetapi beberapa orang menganggap air lemon dapat menyebabkan manfaat kesehatan. Dilansir dari foodprevent.com, Selasa, 26 Februari 2019, sebenarnya tidak banyak penelitian yang dilakukan pada air lemon secara khusus, tetapi Anda cukup memahami sedikit tentang lemon dan air secara terpisah. Keduanya sangat baik untuk Anda.

Ada beberapa bukti orang-orang yang sudah mencoba meminum air lemon untuk berbagai peningkatan kesehatan, dengan cara diminum setiap hari. Inilah yang mungkin terjadi jika Anda mengambil kebiasaan meminum air lemon. Berikut enam hal yang terjadi jika anda minum air lemon dalam waktu tujuh hari:

1. Menurunkan Berat Badan Lebih Mudah

Orang yang minum air lemon secara teratur akan merasakan penurunan berat badan yang lebih mudah, meskipun tidak jelas apakah kombinasi lemon dan air adalah pendorong utama. Bisa jadi minum lebih banyak air membantu pelaku diet merasa kenyang dan menghindari makan berlebihan.

2. Meningkatkan Hidrasi yang Lebih Baik

Hidrasi yang tepat adalah kunci kesehatan yang baik. Secara umum, Anda harus mengonsumsi antara 91 dan 125 ons air per hari. Beberapa di antaranya dapat berasal dari makanan, tetapi sisanya harus diminum dengan sengaja. Air tidak terlalu menarik untuk diminum sendiri, dan beberapa orang secara aktif tidak menyukai rasa air biasa.

Menambahkan lemon ke dalam air dianggap meningkatkan rasa yang cukup untuk mendorong orang untuk minum lebih banyak, dan akibatnya terhidrasi lebih baik.

3. Dapatkan vitamin C yang cukup

Vitamin C adalah antioksidan penting yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Itu hanya dapat diperoleh dari makanan karena tubuh kita tidak mensintesiskannya sendirian. Mendapatkan RDA vitamin C dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, stroke, dan tekanan darah tinggi. Vitamin C baik untuk kulit dan ikatan dengan radikal bebas yang mempercepat penuaan.

Vitamin C bahkan dapat mempersingkat durasi flu biasa, tetapi penelitian tentang hal ini bertentangan. Lemon bukan yang tertinggi dalam vitamin C, tetapi adalah sumber yang bagus. Menambahkannya lemon ke air Anda secara teratur dapat membantu Anda mencapai jumlah harian yang disarankan 60 mg per hari.Bisa jadi minum lebih banyak dari yang dibutuhkan.

4. Melancarkan metabolisme

Dengan minum air lemon hangat di pagi hari dapat memperlancar sistem pencernaan. Faktanya, tidak ada bukti nyata bahwa menambahkan lemon ke dalam air membuat perbedaan besar, tetapi air secara umum pada perut kosong dapat membantu metabolisme Anda berjalan setelah periode istirahat.

Dapat dipastikan bahwa setelah pergi delapan jam tanpa minum, penting untuk mendapatkan rehidrasi segera. Mendapatkan cukup air juga penting untuk mencegah sembelit. Jadi, menambahkan lemon membuat Anda lebih mungkin untuk minum air segera setelah anda bangun.

5. Membuat nafas segar

Ada alasan mengapa lemon adalah aroma umum dalam segala macam produk pembersih. Ini membantu menetralkan bau. Prinsip yang sama berlaku ketika Anda harus menghilangkan bau mulut dari makanan yang tersisa seperti bawang, bawang putih, keju biru, atau ikan.

Lemon juga merangsang produksi air liur. Itu penting karena mulut kering baunya lebih buruk karena pertumbuhan bakteri berlebihan.

6. Tidak ada batu ginjal

Batu ginjal pada dasarnya adalah endapan kalsium, dan para ahli merekomendasikan untuk mendapatkan lebih banyak asam sitrat untuk mengurangi risiko pengembangannya. Sebagai buah jeruk, lemon adalah sumber asam sitrat. Lebih banyak air juga penting untuk menjaga kesehatan ginjal Anda. (Indah Permata Niska)

Saksikan video pilihan di bawah ini :

HEADLINE: Rotasi Ribuan Pejabat DKI, Anies Baswedan Tiru Langkah Ahok?

Liputan6.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak menyangka kalau langkahnya melantik dan merotasi 1.125 pejabat Pemprov DKI akan menuai kritikan. Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, pelantikan yang digelar pada Senin 25 Januari lalu itu sangat kental aroma politisnya.

Dia mengatakan, dalam rotasi yang digagas Anies, pejabat yang baik dan berprestasi malah dicopot. Intinya, perombakan ini mengutamakan prinsip suka dan tak suka (like and dislike). Anies pun meradang dan menolak semua anggapan itu.

“Gubernur punya wewenang untuk rotasi 6 bulan setelah menjabat. Artinya, sebetulnya gubernur punya wewenang melakukan rotasi enam bulan setelah menjabat,” ujar Anies kepada wartawan di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019).

Dia juga menegaskan, rotasi dan mutasi dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja, bukan berdasarkan unsur personal. Di sisi lain, dia tak bisa melarang Prasetyo menyampaikan pemikirannya.

“Ini adalah semua soal kinerja selama satu setengah tahun ini. Dan imajinasi orang boleh-boleh saja ya. Kita nggak bisa melarang pemikiran orang,” kata Anies.

Namun demikian, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono tidak sependapat dengan Anies. Menurut dia, mutasi atau perombakan jabatan adalah hal yang biasa, hanya saja menjadi tak biasa jika dilihat jumlahnya.

“Karena jumlah yang begitu banyak, saya khawatir berimbas pada kurang selektifnya pihak Pemprov DKI memilih figur-figur yang memangku jabatan pada pelantikan Senin kemarin. Kalau memilih orang terlalu banyak kan khawatir pilihannya enggak benar,” jelas Gembong kepada Liputan6.com, Rabu (27/2/2019) siang.

Selain itu, dia juga melihat Anies tidak memiliki skala prioritas dalam hal pembenahan SDM di Pemprov DKI. Hal itu terlihat dari sejumlah pos penting yang hingga kini tak ada pengisian jabatan untuk pucuk pimpinannya.

“Pak Anies enggak ada skala prioritas. Seharusnya yang dilakukan adalah rotasi atau pengisian jabatan untuk yang pelaksana tetap (Plt) dulu, tapi justru Plt sampai sekarang belum diisi,” ujar Gembong.

Dengan banyaknya posisi penting yang masih diisi Plt, lanjut dia, pada akhirnya akan berdampak pada penyerapan anggaran. Sebuah program atau proyek yang harusnya sudah dikerjakan menjadi harus menunggu karena belum ada pejabat definitif yang bisa mengesahkannya.

“Jangan sampai penyerapan kita bolong lagi, padahal warga Jakarta menunggu apa yang mau dikerjakan oleh Pak Anies ke depan untuk percepatan. Kalau pejabatnya masih seperti sekarang, pejabat Plt, kita khawatirkan enggak berani eksekusi (anggaran),” tegas Gembong. 

Infografis Rotasi Ribuan Pejabat Ibu Kota. (Liputan6.com/Triyasni)

Dengan semua keanehan itu, papar dia, tak heran banyak yang beranggapan kalau langkah Anies berbau politis.

“Pastilah, kan gubernur itu jabatan politis, pasti. Kalau disebut itu berbau politis, itu pastilah,” ujar Gembong.

Namun, dia menampik kalau apa yang dilakukan Anies meniru apa yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat menjabat Gubernur DKI Jakarta (19 November 2014-9 Mei 2017). Menurutnya, cara mutasi atau perombakan pejabat yang dilakukan Anies dan Ahok berbeda.

“(Ahok) itu kan bertahap. Enggak sekaligus seperti Anies. Kalau sekaligus itu yang saya khawatirkan. Memilih segitu banyak orang kan enggak mudah,” pungkas Gembong.

Berbeda dari Gembong, Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengapresiasi rotasi dan mutasi besar-besaran pejabat Pemprov DKI Jakarta yang dilakukan Anies. Menurut dia, ada tiga syarat yang harus dipenuhi sehingga perombakan pejabat itu bisa diterima.

“Pertama, sesuai aturan. Kalau sesuai aturan ya enggak apa apa. Kedua, sesuai dengan kebutuhan di lapangan, atau dengan kata lain memang perlu ada untuk penyegaran. Ini perlu evaluasi dan seterusnya,” ujar Suhaimi kepada Liputan6.com, Rabu (27/2/2019) petang.

Ketiga, lanjut dia, harus sesuai dengan latar belakang karier dan kemampuan sang pejabat bersangkutan. Dengan kata lain, orang itu ditempatkan sesuai bidangnya dan tepat pada posisinya agar bisa mengemban amanah dengan baik.

“Kalau soal jumlah yang dimutasi, selama tidak menyalahi aturan ya tidak apa apa. Yang penting, semua perubahan baik kecil maupun besar semuanya bertujuan untuk mencapai visi misi gubernur dan Pemprov DKI,” papar Suhaimi.

Dia juga tak peduli kalau cara Anies disebut mengikuti apa yang pernah dilakukan Gubernur Ahok dengan megganti ribuan posisi pejabat dalam waktu bersamaan.

“Terserah orang ngomonglah. Menurut saya bukan masalah mengikuti atau tidaknya, tetapi kepentingan apa di balik itu? Kalau perubahan atau rotasi itu untuk mencapai sebuah target yang tinggi, enggak apa apa. Pak Anies kan punya target ‘maju kotanya bahagia warganya’,” tandas Suhaimi.

Lantas, bagaimana sebenarnya mutasi atau perombakan pejabat yang dilakukan Gubernur Anies pada Senin lalu itu?

2 dari 4 halaman

Rotasi yang Menyisakan Plt

Pro dan kontra itu dipicu pada Senin petang, 25 Februari 2019. Ketika itu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik 1.125 pejabat baru dari eselon II, III, dan IV. Sejumlah posisi yang dirotasi mulai dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) sampai Kasatpol PP Provinsi DKI Jakarta.

Dari seribuan lebih pejabat itu, di antaranya 15 pimpinan tinggi pratama atau eselon II, 247 administrator atau eselon III, dan 836 pengawas atau eselon IV. Anies menyebut rotasi adalah hal yang wajar dalam organisasi. Menurut dia, organisasi perlu penyegaran dengan diisi oleh orang-orang baru.

“Pemprov berkepentingan untuk lakukan pembaharuan di setiap posisi yang ada. Bagi sebuah organisasi, rotasi mutasi itu wajar, karena organisasi perlu pembaruan,” kata Anies dalam sambutan pelantikan di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan.

Selain itu, Anies juga mengatakan rotasi akan menguntungkan bagi pejabat yang dipindah, karena para pejabat itu bisa menambah kemampuan di lokasi yang baru.

“Bagi pribadi di Pemprov DKI, dapat tugas baru, amanat baru yang berbeda dengan sebelumnya, ini bagian dari pengembangan skill pribadi, menambah kompetensi, keterampilan di tempat baru,” ucap Anies.

Pimpinan tinggi pratama yang dilantik Anies yaitu:

1. Riyanto sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

2. Achmad Firdaus sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta.

3. Edy Junaedi sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.

4. Benni Agus Chandra sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta.

5. Faisal Syafruddin sebagai Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta.

6. Arifin sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta.

7. Subejo sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta.

8. Theryono sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Duren Sawit.

9. Ida Bagus Nyoman Banjar sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Koja.

10. Tri Noviati sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Budi Asih.

11. Isnawa Adji sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Selatan.

12. Sahat Parulian sebagai Wakil Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta.

13. Vera Revina Sari sebagai Asisten Deputi Bidang Tata Ruang.

14. Jupan Royter Sahalatua sebagai Asisten Deputi Bidang Perindustrian dan Perdagangan Provinsi DKI Jakarta.

15. Yani Wahyu Purwoko sebagai Asisten Deputi Gubernur Bidang Budaya.

Di sisi lain, mutasi ini menyebabkan kosongnya 18 jabatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan ditempati pelaksana tugas (Plt). Sebanyak 16 jabatan yang kosong merupakan posisi eselon II atau pimpinan tinggi pratama, sedangkan dua jabatan yang kosong merupakan jabatan eselon I atau pimpinan tinggi madya, yaitu.

1. Kepala Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD)

2. Kepala Badan Pembina BUMD (BP-BUMD)

3. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)

4. Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP)

5. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA)

6. Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata)

7. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH)

8. Kepala Dinas Perindustrian dan Energi (PE)

9. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)

10. Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup

11. Kepala Biro Perekonomian

12. Kepala Biro Administrasi

13. Direktur Utama RSUD Pasar Rebo

14. Direktur Utama RSUD Cengkareng

15. Wakil Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD)

16. Sekretaris Kota Jakarta Selatan

Dua jabatan eselon I yang kosong adalah:

1. Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Kependudukan dan Permukiman

2. Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan

Untuk diketahui, dua jabatan eselon I tersebut sebelumnya diduduki oleh Syahrul Effendi dan Sylviana Murni. Syahrul meninggalkan jabatannya karena pensiun, sedangkan Sylviana mundur dalam rangka maju sebagai Cawagub DKI Jakarta dalam Pilkada 2017.

Dalam rangka mengisi 18 jabatan yang kosong tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir, Selasa lalu mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan segera mengadakan lelang jabatan untuk 18 jabatan tersebut.

Sesuai dengan UU No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Apabila rekomendasi dari KASN sudah diperoleh, maka Pemprov DKI Jakarta sudah bisa mulai membuka lelang jabatan.

Dengan semua permasalahannya, jumlah pejabat yang dimutasi oleh Anies pada Senin lalu, sebenarnya jauh lebih sedikit dibandingkan dengan mutasi yang pernah dilakukan Gubernur Ahok.

3 dari 4 halaman

Mutasi Gemuk Gaya Ahok

Mutasi dan rotasi seribuan lebih pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan pada Senin lalu banyak dikaitkan dengan hal serupa yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, suksesor Joko Widodo sebagai Gubernur DKI Jakarta (19 November 2014-9 Mei 2017).

Sepanjang menjabat sebagai orang nomor satu di Ibu Kota, Ahok memang kerap memutasi pejabat atau bawahannya. Bahkan, beberapa kali dalam jumlah besar. Lihat saja, Usai dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara, Rabu 19 November 2014, dia langsung bersih-bersih.

Dari catatan Liputan6.com, satu setengah bulan menjabat Gubernur DKI Jakarta, Ahok melantik 4.800 pejabat di tingkat eselon II, III dan IV di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Jumat 2 Januari 2015.

Nama-nama beberapa pejabat di tingkatan kepala Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) DKI Jakarta mengalami rotasi jabatan dan sebagian ada yang dicopot karena kinerjanya kurang memuaskan.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengatakan, para pejabat-pejabat tersebut yaitu Lasro Marbun, dari sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan menjadi Kepala Inspektorat. Jabatan Kadisdik diiisi Arie Budhiman yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Sedangkan posisi yang ditinggalkan Arie diisi oleh Purba Hutapea, yang sebelumnya menjabat sebagai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

Beberapa pejabat yang mendapat promosi adalah Benjamin Bukit, dari sebelumnya sebagai Wakil Kepala Dinas Perhubungan menjadi Kepala Dinas Perhubungan, Isnawa Adji dari sebelumnya Wakil Kepala Dinas Kebersihan menjadi Kepala Dinas Kebersihan.

Kemudian ada Ika Yuli Rahayu, dari sebelumnya menjabat sebagai Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan, Zainal Soleman dari sebelumnya Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat menjadi Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda, Edi Nielson Sianturi yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Dukcapil, dari sebelumnya sebagai salah satu kepala bidang di instansi yang sama.

Selain itu, ada juga Franky Mangatas, dari Kepala Inspektorat menjadi Asisten Sekda Bidang Pemerintahan.

Sedangkan para pejabat yang dicopot alias ‘distafkan’ adalan mantan Kadis Perhubungan Muhammad Akbar, mantan Kepala BKD I Made Karmayora, dan mantan Kadis Pelayanan Pajak Iwan Setyawandi.

Pejabat DKI yang dimutasi Ahok, baik itu promosi atau demosi, adalah:

‪- Asisten Sekda Bidang Pembangunan Wiriyatmoko menjadi Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup‬.‪

– Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Bambang Musyawardhana yang menjadi Wali Kota Jakarta Timur.‪

– Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Pusat Rustam Effendi menjadi Wali Kota Jakarta Utara.

‪- Sekwan DPRD DKI Jakarta Mangara Pardede menjadi Wali Kota Jakarta Pusat.

‪- Wakil Wali Kota Jakarta Utara Tri Kurniadi menjadi Bupati Kepulauan Seribu‬.‪

– Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Arie Budiman menjadi Kepala Dinas Pendidikan DKI‬.

‪- Kepala Dinas Pendidikan DKI Lasro Marbun menjadi Kepala Inspektorat DKI.

– Isnawa Adji menjadi Kadis Kebersihan.‪

– Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Purba Hutapea dilantik menjadi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

– Kepala Sudin Perumahan Jakarta Utara Ika Lestari Aji menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman‬.‪

– Kepala Dinas Kominfomas Agus Bambang Setyo Widodo menjadi Kepala Dinas Pelayanan Pajak‬.‪

– Kepala Badan Perpustakaan Agus Suradika menjadi Kepala Badan Kepegawaian Daerah‬.‪

– Kepala Bidang Kewaspadaan Kesbangpol menjadi Sekwan DPRD DKI‬.‪

– Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda menjadi Kepala Kesbangpol‬.‪

– Kepala Inspektorat Franky Mangatas Panjaitan menjadi Asisten Sekda Bidang Pemerintahan DKI.‪

– Kasudin Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Utara Edison Sianturi menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI.‪

– Wakil Kepala Dinas Perhubungan Benyamin Bukit menjadi Kepala Dinas Perhubungan‬.‪

– Kepala Biro Dikmental Budi Utomo menjadi Wakil Bupati Kepulauan Seribu.

Berselang setahun kemudian, Ahok kembali melantik 1.042 pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang terdiri dari eselon II, III dan IV. Ada enam pejabat eselon II yang dilantik menggantikan pejabat sebelumnya yang telah pensiun.

Keenam pejabat tersebut yakni Yurianto sebagai Kepala Badan Pembinaan BUMD dan Penanaman Modal, Catur Laswanto Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Kemudian, Sopan Adriyanto Kepala Dinas Pendidikan, Yayan Yuhana Kepala Biro Hukum, Subagyo Wakil Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, serta Suriyanto Wakil Kepala Dinas Pendidikan.

“Saya dengan resmi melantik saudara, sebagai pejabat tinggi pratama, adiministrasi, dan pengawas di lingkungan Provinsi DKI Jakarta. Saya percaya saudara akan melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab,” kata Ahok di halaman Balai Kota Jakarta, saat pelantikan para pejabat itu, Jumat 8 Januari 2016.

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Cerita Gondangdia: Menjadi Saksi Juara Proliga

Liputan6.com, Yogyakarta – Akhir pekan kemarin, Liputan6.com mendapatkan kesempatan menjadi saksi dalam perebutan gelar juara Proliga 2019. Berbeda dengan musim-musim sebelumnya, tahun ini laga grand final kompetisi bola voli di Tanah Air itu berlangsung dua hari.

Untuk perebutan gelar juara Proliga di bagian putri, digelar pada 23 Februari 2019. Sedangkan untuk putra, dimainkan sehari kemudian. Kedua laga bergengsi itu dimainkan di GOR Among Rogo, Yogyakarta.

Menahan rasa kantuk dan lelah lantaran belum tidur serta usai bekerja shift sore, saya berangkat ke Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, pukul 02.45. Memakan waktu sekitar 30 menit, saya sudah tiba di terminal tiga.

Setelah tiket di tangan, saya langsung menuju gate 23 untuk naik pesawat yang mengantar saya ke Yogyakarta. Butuh waktu hampir 15 menit lebih bagi saya untuk mencapai gate 23 dengan berjalan kaki secara perlahan.

Duduk di ruang tunggu, saya menunggu kedatangan Chris, humas BNI yang mengundang saya untuk menyasikkan laga grand final. Seperti diketahui, tim putra BNI 46 lolos ke grand final sementara putrinya akan memperebutkan gelar juara ketiga.

Pukul 04.32, ada pesan WA ke telepon seluler saya. “Ak br sampe mas… Wait yaa,” kata Chris dengan ditambah emoji senyum. Tapi ditunggu-tunggu hingga saya masuk ke dalam pesawat, batang hidung Chris pun tak kelihatan.

Saya duduk di kursi 32J. Dugaan kuat saya, Chris duduk di kursi 32K. Sebab sepanjang perjalanan ke Yogyakarta, kursi yang dekat jendela itu kosong tidak berpenumpang.

Setiba di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, saya masih menunggu Chris sebelum ke luar pintu kedatangan. Pukul 06.41 WIB, Chris kembali mengirimkan pesan WA kepada saya. Bunyinya: “Mas bogi, punten maaf td aku ketinggalan check in. Mas br landing ya?”

Dalam pesan berikutnya, Chris memberi saya nomor sopir yang akan mengantarkan saya ke hotel dan GOR Among Rogo. Saya pun menuju hotel untuk rehat sebentar sebelum menyaksikan grand final Proliga 2019.

Tiba di GOR Among Rogo pukul 12.00 WIB, saya langsung menyaksikan laga perebutan posisi ketiga antara putri BNI 46 dan Bandung Bank BJB Pakuan. GOR berkapasitas sekitar 5.000 penonton itu tidak terlalu penuh. Namun, hal itu menyurutkan ketegangan di lapangan.

Sempat dua set menyaksikan dari pinggir lapangan, saya memutuskan pindah ke ruang media untuk mempersiapkan laporan hasil pertandingan tersebut. Ternyata, suasana di dalam ruang media jauh lebih panas dibandingkan lapangan. Sebab, AC di ruangan mati.

Saya pun terpaksa beberapa kali berhenti menulis hanya untuk sekadar berkipas-kipas dengan kertas lantaran sangat gerah. Hasil laporan pun segera saya kirim lewat email begitu BNI 46 dipastikan merebut tempat ketiga.

Memasuki perebutan gelar juara pertama, yakni Jakarta Pertamina Energi melawan Jakarta PGN Popsivo Polwan, suasana di ruang media semakin panas. Kaos saya kuyub. Bahkan, saya harus membuka kaos hingga ke leher karena saking panasnya.

Tak peduli di sebelah saya ada reporter wanita dari salah satu stasiun televisi yang menyaksikan pertandingan melalui layar monitor dengan live streaming. Bahkan, kami juga terlibat percakapan. “Wah bang skornya 2-2, gimana ini,” ucapnya. Saya menjawab: “Popsivo yang akan juara.”

Dia kembali bertanya. “Kok bisa?”. “Karena mental pemain Pertamina sudah jatuh, kamu lihat aja nanti,” jawab saya kembali.

Benar prediksi saya. Popsivo menang 15-21 di set kelima dan menjadi juara Proliga usai mengalahkan Pertamina dengan skor 3-2.

2 dari 3 halaman

Bertaruh dengan Aprilia Manganang

Usai mengirimkan hasil pertandingan, saya kembali ke lapangan. Saya pun menghampiri Aprilia Manganang, pemain Pospivo yang menjadi bintang di laga grand final.

Sambil bersalaman, saya bilang kepadanya: “Kamu raih MVP (gelar pemain terbaik)”. April tak percaya. Dia menjagokan rekan setimnya, Amalia Fajrina, yang akan memenangkan penghargaan individu bergengsi tersebut.

Bahkan, dia mengajak saya bertaruh, walau tidak disebutkan taruhannya apa. “Salaman ya,” ucap April sebagai tanda setuju taruhan.

Tidak lama berselang, nama April pun disebut sebagai peraih MVP Proliga 2019. Dia pun berlonjak girang dan maju ke depan untuk menerima penghargaan tersebut.

Ini adalah kali ketiga April memenangkan MVP Proliga. Sebelumnya, pevoli kelahiran Tahuna, Sulawesi Utara, 27 April 1992, tersebut pernah meraihnya pada Proliga 2016 dan 2017.

“Ini untuk Popsivo. Ini kali pertama aku membela Popsivo dan aku meraih MVP serta juara Proliga,” ucap April yang menerima hadiah uang tunai sebesar Rp 10 juta sebagai MVP Proliga 2019.

3 dari 3 halaman

Penonton Kepanasan

Grand final putra Proliga 2019 baru akan digelar pukul 15.00 WIB, namun para penonton sudah memasuki GOR Among Rogo, Yogyakarta sekitar 4 jam sebelumnya. Sebab, mereka juga ingin menyaksikan perebutan tempat ketiga antara Palembang Bank Sumsel Babel dan Jakarta Pertamina Energi.

Tetapi belum juga laga dimulai, suasana panas sudah menyelimuti penonton. Bukan karena persaingan dalam mendukung tim yang tampil. Namun, karena cuaca panas yang ada di dalam gor.

“Baju saya sudah basah, padahal pertandingan belum mulai. Mana tidak bawa baju pengganti,” kata salah satu penonton lewat pesan di WA Volimania. Kipas angin dan AC di sejumlah titik ternyata tidak mampu mengurangi suhu panas di dalam GOR. 

Saya yang tiba di GOR Among Rogo sekitar pukul 12.10 WIB, menyaksikan jumlah penonton jauh lebih banyak dari laga grand final sehari sebelumnya. Tak hanya di tribun, kelas VIP pun penuh dengan penonton.

Bahkan, jatah kursi untuk para wartawan yang meliput pun diduduki para penonton kelas VIP. Alhasil, saya terpaksa berdiri di pinggir lapangan dengan penonton VIP yang tidak ke bagian tempat duduk.

Setelah set pertama, saya memutuskan melanjutkan menonton laga grand final Jakarta BNI 46 melawan Surabaya Bhayangkara Samator di ruang media melalui siaran live streaming. Tidak seperti hari sebelumnya, AC kali ini sudah hidup sehingga ruangan tak terlalu panas.

Usai bertarung selama 4 set, Samator sukses mempertahankan gelar juara setelah mengalahkan BNI 46 dengan skor 3-1 (23-25, 25-20, 26-24, dan 25-17). Momen mengharukan pun terjadi usai pertandingan.

Setter BNI 46 Aji Maulana terlihat tampak sedih karena gagal membawa timnya juara. Ia terlihat dihibur sang istri, Nandita Ayu, pemain Jakarta Pertamina Energi yang sehari sebelumnya juga kalah di grand final dari Jakarta PGN Popsivo Polwan.

Nandita terlihat menghapus air mata Aji. Momen ini merupakan satu dari banyak drama yang terjadi di grand final Proliga 2019. Semoga saya bisa menyaksikan drama-drama berikutnya di grand final Proliga pada masa mendatang.