Korupsi Proyek Air Limbah, Eks Lurah di Cimahi Raup Rp 2,3 M

Bandung – Mantan Lurah Leuwigajah Cimahi Agus Anwar didakwa melakukan korupsi sistem pembuangan air limbah (SPAL). Total uang korupsi yang diraup Agus mencapai Rp 2,3 miliar.

Agus tak sendiri. Dia bersama dengan enam terdakwa lainnya yaitu Ali Carda Atmaja, Jaji Rudiya, Rd Soeparman, Rita Rosita, Karwati dan Kartika. Agus dan enam terdakwa lain didakwa Pasal 2 dan 3 Undang-undang tindak pidana korupsi.

Jaksa Kejari Bandung Aep Saepulloh menuturkan dalam kasus pengadaan tanah untuk SPAL di Cimahi ini Agus bertindak sebagai Lurah Leuwigajah sekaligus panitia pengadaan tanah. Agus diduga melakukan kesalahan dalam penelitian lahan yang mengakibatkan kesalahan pembayaran senilai Rp 2,3 miliar lebih.


“Terdakwa dengan sengaja tidak melakukan penelitian terhadap tanah yang akan dibebaskan. Sehingga membuat terjadi kesalahan pada pembayaran tanah,” ucap Aep saat membacakan dakwaan di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (11/9/2019).

Aep mengungkapkan kasus ini berawal saat Pemkot Cimahi bekerja sama dengan Australia untuk program hibah sanitasi Australia Indonesia Infrastructure Grants for Sanitation melalui Kementerian Pekerjaan Umum. Pemkot Cimahi lantas memerlukan lahan 10 ribu meter persegi.
<!–

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program “Reportase Sore” TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

–>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *