DFSK Optimistis Glory 560 Berikan Kontribusi Besar

Liputan6.com, Jakarta – Meski baru diperkenalkan, peminat DFSK Glory 560 sudah cukup banyak. Hal itu dibuktikan lewat surat pemesanan kendaraan (SPK) yang telah diterima.

“Sejauh ini sudah 300 SPK yang kami terima. Kami optimistis sekali bisa mencapai 1.000 unit di sepanjang IIMS ini,” terang Pang Hai CEO PT Sokonindo Automobile di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Di sepanjang tahun ini, pabrikan asal Tiongkok itu membidik target penjualan sebanyak 12 ribu unit. Pang Hai optimistis, Glory 560 mampu memberikan kontribusi positif dalam mendukung terwujudnya target yang telah ditentukan.

“Target (penjualan) kami sebanyak 12 ribu unit untuk semua model. Kami juga meyakini separuhnya bisa didominasi oleh Glory 560,” katanya.

Sekadar informasi, DFSK Glory 560 tersedia dalam lima varian dengan harga jual mulai dari Rp189 juta hingga Rp239 juta. Banderol tersebut di bawah Toyota Rush yang berkisar antara Rp224,250 juta hingga Rp265,650 juta.

Survei: Kontribusi Grab ke Ekonomi Indonesia Capai Rp 48,9 Triliun di 2018

Liputan6.com, Jakarta – Riset yang dilakukan oleh CSIS dan Tenggara Strategics mengestimasi bahwa Grab memberikan kontribusi Rp 48,9 triliun ke perekonomian Indonesia pada 2018. Kontribusi ini diberikan melalui empat lini usaha yaitu yakni GrabBike, GrabCar, GrabFood dan Kudo.

Survei yang dilakukan di lima kota di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan dan Makassar ini dilakukan kepada 3.418 responden yang dilakukan dari November hingga Desember 2018 terhadap pendapatan mereka yang diperoleh melalui platform Grab.

GrabFood adalah penyumbang terbesar, diikuti oleh GrabBike dan GrabCar. Sementara itu, Kudo telah memberikan dampak signifikan di kota-kota tingkat kedua dan ketiga di Indonesia.

ketua tim peneliti, Yose Rizal Damuri, yang juga Kepala Departemen Ekonomi CSIS mengatakan, pendapatan yang ada di dalam sektor informal di Indonesia sangat rendah, dan bahkan lebih rendah daripada UMP. Salah satu penyebabnya adalah karena rendahnya permintaan terhadap produk dan jasa sektor informal.

“Penggunaan dan pemanfaatan teknologi, dalam hal ini Grab, dapat membantu mempertemukan dan menghasilkan permintaan terhadap produk dan jasa pekerja informal tersebut, sehingga pendapatan yang didapatkan bisa meningkat,” kata dia dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (11/4/2019).

Dalam riset tersebut, CSIS dan Tenggara Strategics memperkirakan bahwa GrabFood memberikan kontribusi terbesar yaitu Rp 20,8 triliun dari Rp 48,9 triliun. Demikian juga, GrabBike dan GrabCar berkontribusi masing-masing Rp 15,7 triliun dan Rp 9,7 triliun.

Kudo melalui jaringan agennya menciptakan kontribusi ekonomi sebesar Rp 2,7 triliun.

Kata Anies LRT Jabodebek Biang Banjir, Kontraktor Akui Ada Kontribusi

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menganggap proyek LRT Jabodebek sebagai salah satu biang kerok banjir di sekitar flyover Pancoran dan Cawang yang baru-baru ini terjadi. lain dengan tol Becakayu, PT Adhi Karya (Persero) Tbk selaku kontraktor mengakui proyeknya ikut menyebabkan banjir.

“Kalau banjir kan faktornya, variabelnya banyak ya, di antaranya ada kontribusi dari proyek kami. Jadi kita sama-sama dengan Pemprov DKI mengindetifikasi dan menyelesaikan masalah,” kata Direktur Operasi II Adhi Karya Pundjung Setya Brata kepada detikFinance, Jakarta, Jumat (5/4/2019).

Pihaknya pun bersama Pemkot Jakarta Timur sudah duduk bareng untuk mencarikan solusinya.


“Nah dari peninjauan Pak Anies memang ada beberapa saluran yang terhambat sehingga hari ini dikumpulkan untuk mengkoordinasikan. Kalau kita sih bilang ya sudah deh ini kan sudah fakta banjir lah ya. Apa penyebabnya kita pikir sih ke arah solusi lah gitu,” ujarnya.

Dia mengatakan, ada tiga poin yang menjadi perhatian pihaknya atas proyek yang jadi penyebab banjir. Pertama adalah melakukan pemeliharaan saluran air di sekitar proyek. Kedua pompa yang sudah ada ditambahkan agar jika debit air tinggi bisa dikuras dengan cepat.

Ketiga pihaknya juga mengidentifikasi saluran pembuangan yang sudah ada cukup atau tidak untuk mengalirkan air. Pihaknya berharap dengan upaya itu, banjir tidak akan terjadi lagi.

“Jadi kita lakukan perpanjangan saluran dan penggunaan pipa untuk tambah kapasitas saluran eksisting. Mudah-mudahan dengan upaya ini banjir nggak akan terjadi lagi,” tambahnya. (zlf/zlf)


Kontribusi Desa ke Ekonomi Nasional Bisa Capai Rp 19.912 Triliun dalam 7 Tahun

Kebijakan dana desa menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Peningkatan ini tak hanya pada infrastruktur, melainkan manajemen finansial.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo pun menegaskan bahwa penyelewangan dana desa amat kecil.

Mendes Eko berkata pendekatan pemerintah dan kepolisian adalah pembinaan agar kepala desa dan perangkatnya bisa bekerja secara optimal. Dulu, dia menyebut penyelewengan dana desa akibat lemahnya pengawasan. 

“Kita lihat tahun lalu di bawah 100 kasus. Itu pun juga yang kita bawa ke ranah hukum cuma 67. Dibanding jumlah desa 74.957 desa, jadi cuma 0,001 persen,” ucap Mendes Eko.

“Tapi Alhamdulillah dengan partisipasi masyarakat, dukungan dari kepolisian, kejaksaan, dan terutama media, kesempatan melakukan itu sangat berkurang,” lanjutnya. Kementeriannya pun mengawasi agar penyelewengan dana desa tak menyentuh 1 persen.

Tolok ukur keberhasilan pengelolaan dana desa adalah penyerapan hingga 99,6 persen. Menurut Mendes, jumlah instansi dan lembaga di Indonesia yang memiliki penyerapan sebesar itu bisa dihitung dengan jari.

Kini, Mendes mengapresiasi besarnya sorotan media ke dana desa, baik itu sisi baik maupun yang buruk. Dengan itulah masyarakat semakin terdorong untuk mengawasi.

“Saya berterima kasih kepada media yang terus menerus mensosialisasikan, bukan hanya baiknya saja, tetapi buruknya juga, sehingga masyarakat jadi aware. Karena masyarakat tahu, masyarakat berpartisipasi, masyarakat ikut mengawasi. Jadi sekarang saya jamin dengan kita libatkan kepolisian, kejaksaan, yang tugasnya membantu, bukan mencari kesalahan kepala desa,” tegas Mendes. 2 dari 2 halaman

7 Tokoh Peraih Penghargaan Adiwastra Nusantara 2019, Apa Kontribusi Mereka?

Liputan6.com, Jakarta – Adiwastra Nusantara 2019 resmi dibuka oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, Rabu, 20 Maret 2019, di Jakarta Convention Center, Jakarta. Pameran yang sudah diselenggarakan setiap tahun sejak 2008 diklaim sebagai pameran kain adati terbesar di Indonesia.

Acara tersebut berlangsung pada 20-24 Maret 2019. Berbeda dengan sebelumnya, Adiwastra 2019 ini lebih menyasar generasi milenial. Mulai dari konsep hingga dekorasi pada saat pembukaan pameran, dibuat keninian.

Acara pembukaan berlangsung meriah dengan beberapa pertunjukan mulai dari tarian. lagu hingga penampilan dari Titi DJ yang mengiringi peragaan busana karya Didiet Maulana. Bersamaan dengan itu, Adiwastra Nusantara 2019 juga memberikan penghargaan kepada Sahabat Adiwastra Nusantara. Sederet nama tenar meraih penghargaan ini.

Pertama, Cecilia Papadimitri, seorang istri dari almarhum kolektor seni Yunani yang berbasis di Indonesia, Alex Papadimitriou. Ia terbiasa berurusan dengan barang antik dengan hasil yang akan membantu seniman. Sebagai anggota Dewan Seni Seni Panggung Jakarta, ia sangat suka mengoleksi lukisan dari para master modern dan kontemporer di Indonesia.

Berikutnya adalah Mooryati Soedibyo. Perempuan yang menjabat sebagai wakil ketua II Majelis Permusyawaratan Rakyat ini dikenal sebagai “Empu Jamu.” Sebagai Presiden Mustika Ratu, ia adalah salah satu pencetus ide kontes pemilihan Puteri Indonesia. Mooryati merupakan sosok wanita yang paling berpengaruh di Indonesia.

Tak hanya dari dalam negeri. Masakatsu Tozu, pendiri museum Shibori Kyoto, juga mendapat penghargaan Adiwastra Nusantra. Lelaki asal Jepang itu memiliki kecintaan terhadap batik. Bahkan, ia mengkoleksi ribuan kain batik yang dibelinya dari seluruh pelosok Nusantara.

Ada pula Darwina Ponco Sutowo, seorang kolektor kain unggulan Palembang yang peduli akan keindahan kain adati Indonesia. Berikutnya, Hartono Sumarsono seorang kolektor batik sekaligus penulis buku.

Selanjutnya, penghargaan diberikan untuk Birahul Anas, penulis sekaligus tokoh yang sangat cinta terhadap kebudayaan Indonesia, terutama batik. Terakhir, Rahadi R sebagai desainer yang menampilkan karya dengan mengangkat kain songket Sambas.

“Dalam Adiwastra 2019 ini kami memberikan tujuh penghargaan kepada beliau-beliau yang banyak berperan serta di bidang budaya dalam hal ini adalah pelestarian wastra, selain itu kami memberikan dari dalam negeri maupun dari luar negeri,” kata Vera, panitia Adiwastra Nusantara 2019. (Adinda Kurnia Islami)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Fashion Nation menghadirkan parade busana Batik dari Ba’i Soemarlono bersama brandnya Populo. Kali ini, Ba’i membawakan koleksi busana bertajuk Purity dalam Fashion Nation 2018. Koleksi ini terinspirasi dari sebuah daerah terisolasi di Nepal bernama …

Pakai PLTS di Atap Rumah, Tagihan Listrik Menteri Jonan Berkurang Rp 1,4 Juta per Bulan

Liputan6.com, Jakarta Penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di atap bangunan (Rooftop) terbukti menciptakan penghematan. Salah satu buktinya pada rumah dinas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan.

Kepala Biro Umum Kementerian ESDM Endang Sutisna mengatakan, sejak dipasang pada Juli 2018, PLTS atap bangunan di rumah dinas Menteri ESDM menciptakan nilai penghematan hingga Rp 1,4 juta per bulan.

Jika dibandingkan dengan konsumsi listrik pada rumah dinas Menteri ESDM, kontribusi PLTS berada pada nilai 20 persen dari total konsumsi listrik per bulan.

“Untuk penghematannya berkisar dari Rp 1 juta hingga Rp 1,4 juta per bulannya,” ‎kata‎ Endang, dikutip dari situs resmi Kementerian ESDM Jakarta, Jumat (1/3/2019).

‎PLTSRooftop yang dipasang rumah dinas di Jalan Denpasar Raya, Kuningan, Jakarta Selatan tersebut berkapasitas sebesar 10 kilo Watt peak(kWp), dengan rata- rata produksi tenaga listrik per bulan pada sepanjang 2018 untuk masing-masing rumah sebesar 5.200 kWh.

Endang menambahkan, penghematan juga terjadi pada rumah dinas Wakil Menteri ESDM di Jalan Brawijaya, dan rumah Sekjen Kementerian ESDM di Jalan Sriwijaya. Kapasitasnya sama, terpasang PLTS Rooftop 10 kWp pada masing-masing rumah dinas tersebut,

“Peghematannya juga sekitar angka tadi (Rp 1 juta hingga Rp 1,4 juta per bulan),” ujarnya.

2 dari 2 halaman

Lokasi lain

Menurut Endang, sejak 2017, lingkungan kantor dan rumah dinas Kementerian ESDM telah menggunakan pembangkit PLTS atap rumah, untuk mendukung pemanfaatan energi baru terbarukan. Kementerian ESDM tidak hanya bertindak sebagai regulator, tetapi juga sebagai pelopor pemanfaatan tenaga surya.

PLTS ini juga terpasang pada gedung Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM dengan kapasitas 150 kilowatt peak (kWp). Pemanfaatan energi surya itu sudah berjalan selama 26 bulan, tepatnya sejak Januari 2017.

Pada tahun tersebut PLTS berkontribusi sebesar 25 persen dari total konsumsi listrik per bulan, dengan angka penghematan yang diperoleh setiap bulan sebesar Rp 11,5 juta.

Seiring dengan penghematan energi listrik pada gedung kantor dan rumah dinas ESDM dengan menggunakan PLTS Rooftop, semenjak akhir tahun 2018 Kementerian ESDM kembali melanjutkan pemasangan PLTS rooftop tersebut pada rumah dinas Eselon 1 lainnya sebanyak 4 unit, dengan kapasitas 5 kWp sampai dengan 10 kWp.

HEADLINE: Negosiasi Kim Jong-un dan Donald Trump Gagal Total, Sinyal Bahaya?

Liputan6.com, Hanoi – Pada Kamis pagi, 28 Februari 2019, untuk kali pertamanya, Kim Jong-un menjawab langsung pertanyaan yang dilontarkan wartawan asing.

“Ketua Kim, apakah Anda yakin (akan ada kesepakatan)?,” itu pertanyaan yang dilontarkan seorang jurnalis. 

Pemimpin muda Utara Korea itu sempat terdiam. Namun tak lama kemudian bibirnya bergerak.

“Terlalu dini untuk mengatakannya. Namun, saya tidak bilang bahwa saya pesimistis,” kata Kim Jong-un yang kemudian diterjemahkan dalam Bahasa Inggris. “Berdasarkan apa yang saya rasakan saat ini, saya yakin akan ada hasil yang baik.” 

Delapan bulan setelah bersua di Singapura, Kim Jong-un dan Donald Trump menggelar pertemuan kedua di Hanoi, Vietnam. Usai basa-basi, pamer kemesraan, dan makan malam bersama, kedua pemimpin membahas pokok permasalahan: perwujudan denuklirisasi Korut dengan ganjaran pencabutan sanksi atas Pyongyang.

Tapi, sejarah damai gagal tercipta hari itu.

Awalnya, pertemuan diharapkan bisa berujung pada pernyataan berakhirnya Perang Korea yang secara de facto masih berlangsung hingga saat ini. AS dan Korut juga digadang-gadang akan bersepakat untuk mendirikan kantor penghubung di ibu kota masing-masing. Kalaupun sanksi tak dicabut sepenuhnya, setidaknya bakal ada pelonggaran. 

Namun, pertemuan keduanya diakhiri secara tiba-tiba. Lebih cepat dari jadwal. Tanpa hasil. Gagal total. 

Seorang pria berdiri di dekat layar TV yang memperlihatkan siaran pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Vietnam, di sebuah toko elektronik di Seoul, Korea Selatan (28/2). (AP Photo/Lee Jin-man)

Kedua pemimpin hengkang dari lokasi pertemuan di Sofitel Legend Metropole Hanoi sekitar pukul 13.30 waktu setempat, hanya 4,5 jam setelah pembicaraan dimulai.

Kim dan Trump juga batal makan siang bersama, meski meja-meja telah ditata, hidangan sudah disiapkan. Agenda penandatanganan kesepakatan tak jadi dilakukan. 

“Tak ada kesepakatan yang dihasilkan kali ini,” demikian isi pernyataan tertulis Juru Bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, seperti dikutip dari CNN News. “Namun, tim masing-masing berharap untuk menggelar pertemuan kembali pada masa yang akan datang.”

Tak lama kemudian, Donald Trump menggelar konferensi pers. Miliarder nyentrik itu bersikukuh, pertemuannya dengan Kim berlangsung produktif.

“Kami memiliki waktu yang sangat, sangat produktif,” kata Trump. Namun, ia menambahkan, dirinya dan Menlu AS Mike Pompeo merasa, itu bukan saat yang tepat untuk menandatangani kesepakatan apapun.

Presiden AS itu menambahkan, pembicaraannya dengan Kim Jong-un berakhir karena diktator Korut itu meminta penghapusan semua sanksi AS dan internasional atas negaranya sebagai imbalan atas penutupan sebagian — bukan keseluruhan — fasilitas nuklir milik rezim Pyongyang.

“Pada dasarnya mereka ingin sanksi dicabut seluruhnya dan kami tak bisa melakukannya,” kata Trump dalam konferensi pers di Hanoi. “Mereka mengaku rela melakukan denuklirisasi atas sejumlah besar area yang kita inginkan, namun tak mungkin menghapus semua sanksi untuk itu,” kata suami Melania Trump tersebut seperti dikutip dari The New York Times.

Penghapusan sanksi internasional, yang membatasi kemampuan Korea Utara mengimpor minyak dan mengekspor barang-barang menguntungkan termasuk batubara dan hasil laut, adalah tujuan utama Pyongyang dalam semua negosiasi. Di sisi lain, bagi AS, sanksi-sanksi tersebut adalah alat tawar menawar yang signifikan.

Trump mengatakan, ia dan Kim mendiskusikan soal penutupan kompleks nuklir utama Korut di Yongbyon, di mana proses pengayaan plutonium, tritium, dan uranium untuk bahan bakar bom nuklir dilakukan. 

Meskipun Yongbyon adalah fasilitas nuklir terbesar Korut, tapi itu bukan satu-satunya. Dalam konferensi pers, Trump mengakui bahwa negara itu punya fasilitas pengayaan nuklir lain, yang kemampuannya mungkin lebih besar.

Belum lagi rudal balistik, hulu ledak nuklir, dan sistem senjata pemusnah massal yang belum terungkap sepenuhnya. Diduga disembunyikan rapat-rapat rezim Pyongyang.

Yongbyon Nuclear Research Centre, Korea Utara (GeoEye Satellite Image/AFP PHOTO via ABC Australia)

Trump juga mengaku bahwa ia dan Kim Jong-un mendiskusikan soal kasus Otto Warmbier, mahasiswa AS yang tewas setelah jadi tahanan di Korut.

Warmbier, mahasiswa University of Virginia, ditangkap saat bepergian di Korea Utara karena mencuri poster propaganda. Pada 2016 dia dijatuhi hukuman 15 tahun kerja paksa.

Lebih dari setahun kemudian dia dibebaskan dan kembali ke Amerika Serikat dalam keadaan sakit parah. Dokter menyebut, dia menderita cedera otak serius. Warmbier meninggal pada Juni 2017.

Donald Trump mendapat pujian atas kembalinya Warmbier dan segelintir orang Amerika lainnya yang ditahan di Korea Utara.

Jika presiden pendahulu menyebut kasus Warmbier sebagai contoh kebrutalan rezim Kim Jong-un, Trump menolak untuk menyalahkan sang pemimpin Korut.

Otto Warmbier, mahasiswa Amerika yang menghabiskan 17 bulan di tahanan Korea Utara (AP Photo/Jon Chol Jin)

“Saya tidak percaya bahwa dia akan membiarkan itu terjadi, itu tidak menguntungkannya,” kata Trump.

“Penjara itu kasar, tempat yang brutal, di mana hal-hal buruk terjadi. Tapi saya tak yakin, ia (Kim Jong-un) tahu soal itu.” Belakangan, pembelaannya itu dikecam ramai publik AS.

Kegagalan negosiasi membuat normalisasi hubungan antar-dua negara beringsut dari hasil yang diinginkan. Kim Jong-un gagal menghasilkan pencabutan sanksi terhadap Korut, di sisi lain Trump gagal memaksa Pyongyang ambil langkah konkret untuk mengakhiri program nuklirnya — sebuah keberhasilan yang sangat ia butuhkan untuk mengimbangi sejumlah gejolak domestik di AS.

Ketika Trump berniat berbincang santai di pinggir kolam renang bersama Kim Jong-un, mantan pengacaranya, Michael Cohen bersaksi menyudutkannya di depan Kongres. Agenda kedua pemimpin tersebut kemudian dibatalkan. 

Michael Cohen pada Rabu 27 Februari 2019 mengatakan kepada panel penyidik Kongres bahwa eks kliennya itu adalah sosok yang “rasis, penipu dan tukang bohong”. Dan jika Trump kalah pada Pilpres 2020, ia menyebut, transisi kekuasaan tak akan berjalan damai.

Eks pengacara Donald Trump, Michael Cohen (AP/Pablo Martinez Monsivais)

Dalam konferensi pers, Trump sempat bereaksi atas kesaksian Cohen. Menyebutnya berisi 95 persen kebohongan, nyaris 100 persen — kecuali soal bahwa ia tak berkolusi dengan Rusia dalam Pilpres 2016. 

Seperti biasanya, ia juga menyerang mantan pengacaranya dalam cuitan di Twitter. 

Tak seperti tanggapannya atas kesaksian Cohen, Trump berupaya keras menahan diri soal Kim Jong-un. Bicaranya tak berapi-api dan tanpa retorika. Tak ketinggalan, ia juga membela diri.

“Aku bisa saja menandatangani kesepakatan hari ini, lalu kalian akan mengatakan, ‘Ah, itu transaksi yang buruk’…Aku lebih baik melakukan dengan benar daripada buru-buru.” 

Donald Trump juga menyebut, meski negosiasi berlangsung tanpa hasil, hubungannya dengan Kim Jong-un tetap hangat. Pertemuan, kata dia, diakhiri dengan jabat tangan.

Di sisi lain, Trum tak berhasil mengurangi efek kejut kesaksian Michael Cohen dengan kegagalan negosiasinya dengan Kim Jong-un. Nobel Perdamaian yang ia harapkan pun kian jauh dari jangkauan.


Saksikan video menarik berikut ini: 

2 dari 3 halaman

Konsekuensi Mengkhawatirkan

“Welcome to Hanoi, city of peace” — kalimat itu terpampang di videotron yang berbaris di sisi jalan, dari bandara menuju pusat kota Hanoi. Bendera Amerika Serikat dan Korea Utara tersebar di sejumlah wilayah ibu kota Vietnam itu.

Sementara, gambar Kim Jong-un dan Donald Trump terpampang di kaos-kaos yang dijajakan untuk menyambut sebuah momentum penting: KTT AS-Korut yang memberi harapan damai di Semenanjung Korea.

Warga mencoba kaus bergambar wajah Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di sebuah toko di Hanoi, Jumat (22/2). Pembuatan kaus itu menyambut KTT kedua AS-Korea Utara di Vietnam pada 27 Februari mendatang. (Nhac NGUYEN/AFP)

Namun, harapan itu tak terwujud. Kim Jong-un dan Donald Trump balik kanan ke negara masing-masing dengan tangan hampa, tanpa kesepakatan. Negosiasi gagal.

Donald Trump bersikukuh bahwa hubungannya dengan Kim Jong-un tetap baik. Ia juga yakin pihak Korut tak akan lagi melakukan uji coba senjata nuklir atau mengancam akan mengirimkan rudal ke negara lain. 

Belakangan, ia juga mengucapkan terima kasih pada tuan rumah atas sambutan hangat dan kemurahan hati Pemerintah Vietnam. Ucapan itu ia sampaikan lewat Twitter.

Lantas, bagaimana dengan Kim Jong-un? Rezim Korut belum mengeluarkan pernyataan apapun. 

“Kontribusi utama KTT AS-Korut kali ini adalah memperkuat fakta Kim tak punya niat untuk melepaskan kemampuan nuklirnya,” kata Cheon Seong Whun, seorang pejabat keamanan nasional dalam pemerintahan mantan Presiden Korea Selatan Park Geun Hye, seperti dikutip dari www.theatlantic.com. Diplomasi denuklirisasi, dia menambahkan, sudah mati. 

“Saya khawatir tentang konsekuensinya,” kata Jean H. Lee, seorang ahli Korea di Wilson Center, sebuah lembaga penelitian di Washington.

Ia menambahkan, situasi kian pelik pasca kegagalan tersebut. “Apakah kedua pemimpin dan tim mereka membuat langkah yang cukup baik untuk menjaga jalur komunikasi tetap terbuka, atau apakah kita akan menuju periode negosiasi yang macet — atau lebih buruk lagi, ketegangan — yang akan memberi Korea Utara lebih banyak waktu dan insentif untuk terus membangun program senjata mereka?,” tambah Lee. 

Kebuntuan negosiasi disayangkan oleh pihak Korea Selatan. “Sangat disesalkan mereka tidak dapat mencapai kesepakatan yang utuh”, kata Kim Eui-kyeom, juru bicara Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in. 

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (dua kanan) dan sang istri Kim Jung-sook (kanan) foto bersama Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (dua kiri) dan sang istri Ri Sol Ju (kiri) di Gunung Paektu, Korea Utara, Kamis (20/9). (Pyongyang Press Corps Pool via AP)

“Namun, tampak jelas bahwa kedua belah pihak telah membuat kemajuan yang lebih signifikan dari sebelumnya.”

Yang lebih jelas lagi, kegagalan diplomasi Kim dan Trump berdampak langsung pada Korsel. Mata uang won melemah, bursa saham pun anjlok. 

Hubungan kian tak pasti

Guru Besar Hukum Internasional di Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana menilai bahwa KTT yang berakhir tanpa hasil, membuat hubungan antara AS dan Korea Utara kembali tidak pasti.

Dia berpendapat bahwa meski masih ada optimisme tentang masa depan penyelesaian isu denuklirisasi, namun hasil KTT Vietnam tetap akan berdampak buruk bagi kedua belah pihak.

“Memang kedua pemimpin negara mengatakan hubungan mereka berjalan hangat, tapi kita tidak tahu apa yang dirasakan oleh para birokratnya. Apakah mereka akan tetap bersemangat untuk mengurusi hal ini?,” ujar Hikmahanto, menyayangkan gagal terwujudnya hitam di atas putih antara Donald Trump dan Kim Jong-un.

Hikmahanto juga berpendapat bahwa gagalnya pembicaraan di Hanoi akan turut memengaruhi kondisi ekonomi Korea Utara, yang telah berusaha untuk bangkit, melalui upaya meminta penghapusan sanksi internasional yang tegas dan keras.

“Salah satu yang masih menjadi tanda tanya besar adalah apakah benar pernyataan Donald Trump tentang potensi ekonomi Korea Utara, yang berkali-kali dia sebut di Hanoi. Jika memang begitu, apakah pemerintahannya mau berkompromi untuk mencabut sanksi, di mana Kim Jong-un menyatakan mau untuk mengusahakan denuklirisasi,” ujar Hikmahanto  saat dihubungi Liputan6.com pada Kamis (28/2/2019).

Sementara, Suzie Sudarman, pengamat kebijakan AS dari Universitas Indonesia menilai, KTT Vitenam dinilai tidak substantif, kaena cenderung bersifat lokal, antara Washington dan Pyongyang.

“Isu yang diangkat dalam pertemuan ini berdampak pada dunia internasional, yakni tentang denuklirisasi, sehingga pembahasan antara dua negara saja tidak cukup. Kalaupun misalnya (KTT Vietnam) berhasil, tentu dibutuhkan dukungan dari pihak ketiga yang berkompeten untuk mengawasinya, tidak bisa hanya oleh AS dan Korea Utara,” tambah dia. 

Suzie menambahkan bahwa tidak substantifnya pertemuan Trump-Kim, salah satunya, disebabkan oleh ketidakhadiran lembaga internasional yang berkompeten di tengah-tengahnya.

“Setidaknya diperlukan kehadiran IAEA (lembaga atom dunia) untuk mengawasi pembicaraan denuklirisasi, (sehingga) syukur-syukur bisa mencapai kesepakatan hitam di atas putih,” ujar Suzie.

Selain itu, masih menurut Suzie, apabila terjadi kesepakatan terkait denuklirisasi di Semenanjung Korea, diperlukan pula pembicaraan lanjutan dengan Rusia dan China, dua negara yang dikenal dengan Korea Utara.

Hal ini dimaksudkan agar tercipta keseimbangan dalam tindakan lanjut denuklirisasi. “Sehingga tidak semata-mata karena tuntutan AS, yang nyatanya sulit dipenuhi Korea Utara karena beberapa keterbatasan,” ujar Suzie.

3 dari 3 halaman

Kim Jong-un Wujudkan Ancaman?

Dua bulan sebelum KTT AS-Korut di Vietnam digelar, Kim Jong-un sejatinya sudah menyampaikan peringatan.

Dalam pidato Tahun Baru 2019, Kim Jong-un mengatakan tekadnya untuk denuklirisasi lengkap tetap tidak berubah, tetapi, dia mungkin harus mencari “cara baru” jika Amerika Serikat terus menuntut tindakan sepihak dari Korea Utara.

Duduk di kursi berlapis kulit, mengenakan jas hitam yang dipadu dasi abu-abu, Kim Jong-un mengatakan, bakal ada kemajuan yang lebih cepat dalam denuklirisasi jika Amerika Serikat mengambil tindakan yang sesuai –yakni dengan meringankan sanksi ekonomi yang dijatuhkan kepada Korut.

Kim Jong-un menegaskan, Korea Utara mungkin tak akan punya pilihan lain selain mengeksplorasi ‘cara baru’ untuk melindungi kedaulatan, kepentingan, serta untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea.

Tak jelas apa yang ia sebut sebagai ‘cara baru’ itu.

Kim Jong-un menambahkan, hal tersebut akan dilakukan, “jika Amerika Serikat salah membuat perhitungan atas kesabaran rakyat (Korut), memaksakan sesuatu kepada kita dan mengejar sanksi dan tekanan tanpa menepati janji yang dibuat di hadapan dunia,” kata dia seperti dikutip media pemerintah, Rodong Sinmun.

Seperti dikutip dari situs www.businessinsider.sg, ‘cara baru’ yang disebut Kim dalam pidato tahun barunya dikhawatirkan sebagai dimulainya kembali uji coba rudal nuklir — yang menurut Pyongyang telah berakhir April 2018 lalu. 

Pidato Kim bulan lalu juga bisa jadi mengisyaratkan perluasan 12 fasilitas senjata nuklir yang sudah ada di negara itu.

Sebelum KTT Vietnam, intelijen AS dan para ahli Korea Utara berulang kali memperingatkan bahwa Pyongyang tidak mungkin menyerahkan senjata nuklirnya secara utuh.

Sebuah laporan intelijen yang diterbitkan bulan lalu menegaskan kembali gagasan bahwa para pemimpin negara Korut memandang senjata nuklir sebagai hal penting bagi kelangsungan rezim.

Berbeda dengan Donald Trump yang langsung pulang ke Amerika Serikat naik Air Force One, Kim Jong-un dilaporkan tetap tinggal di Hanoi hingga Sabtu 2 Maret 2019. 

Ia akan menyempatkan diri berjalan-jalan dan bertemu dengan sejumlah pejabat Vietnam dalam apa yang ia sebut sebagai ‘kunjungan persahabatan’.

Dengan itu, Kim Jong-un mungkin berkesempatan untuk menunjukkan pada rakyatnya, juga pada dunia bahwa pertemuannya dengan Donald Trump adalah salah satu bagian dari kunjungannya. Bukan agenda tunggal.

Dan, dunia hanya bisa menanti apa yang akan dilakukan pemimpin muda Korut itu. Apakah ia akan bersabar atau mewujudkan ancamannya?

Romelu Lukaku Siap Bermain di Posisi Apa Pun demi MU

Liputan6.com, Manchester – Romelo Lukaku makin cinta kepada Manchester United (MU) . Penyerang asal Belgia itu bahkan mengaku siap dimainkan di posisi manapun yang dibutuhkan Setan Merah.

Dalam dua bulan terakhir, Lukaku memang jarang dimainkan sebagai penyerang tengah oleh manajer Ole Gunnar Solskjaer. Ia kalah bersaing dengan sosok Marcus Rashford, sehingga ia kebanyakan bermain di sisi kanan serangan MU dalam satu bulan terakhir.

Dini hari tadi, Solskjaer memasang Lukaku sebagai penyerang tengah sebagai pengganti Rashford yang mengalami cedera. Sang striker menuntaskan tugasnya dengan baik, di mana ia membuat dua gol ke gawang tuan rumah sehingga MU menang dengan skor 3-1 di Selhurst Park.

Lukaku juga menyebut bahwa ia senang akhirnya kembali dipercaya tampil sebagai ujung tombak MU. “Saya hanya berharap saya bisa mendapatkan kesempatan untuk bermain sebagai penyerang tengah,” buka Lukaku kepada MUTV.

2 dari 3 halaman

Siap Berikan Segalanya 

Meski lebih senang bermain sebagai penyerang tengah, Lukaku menegaskan bahwa dirinya selalu siap untuk bermain di posisi manapun yang diinginkan sang pelatih.

“Hari ini pelatih memberikan saya kesempatan untuk bermain sebagai penyerang tengah dan saya senang bisa membantu tim ini memenangkan pertandingan.”

“Saya tidak terlalu mempedulikan saya bermain di sisi kiri, kanan atau di tengah. Saya selalu memberikan yang terbaik untuk tim ini. Selama tim ini menang dan saya bisa memberikan kontribusi atas kemenangan ini, maka saya akan bahagia.”

3 dari 3 halaman

Rekor Apik 

Kemenangan di Selhurst Park tadi menjadi milestone baru bagi MU. Pasalnya ini pertama kalinya Setan Merah meraih delapan kemenangan tandang beruntun sejak tim ini didirikan lebih dari satu abad yang lalu.

Lukaku sendiri merasa senang timnya bisa mencatatkan rekor yang sangat baik itu kali ini.

“Itu [delapan kali menang tandang beruntun] merupakan sebuah pencapaian yang sangat bagus terlebih jika anda melihat tim mana yang harus kami hadapi. Semua orang terus meragukan kami namun kami merespon keraguan itu dengan cara Manchester United, yaitu menang dan mendominasi pertandingan.” tandasnya.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Kementerian BUMN Gagas Bulan HUT BUMN di Maret dan April 2019

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama dengan seluruh BUMN akan menggelar sejumlah kegiatan sosial dan edukatif yang menarik sepanjang Maret – April 2019.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kementerian BUMN ke 21 dengan semangat slogan “One Nation One Vision One Family To Excellence”.

Slogan tersebut memiliki makna BUMN senantiasa memberikan kontribusi yang sebesar-besarnya untuk negeri, di samping terus mendorong dirinya untuk menjadi pemain tingkat regional.

Kegiatan-kegiatan yang dimaksud yakni program BUMN Goes to Campus di 10 perguruan tinggi yang berada di 10 kota di Indonesia. Program ini memuat agenda seperti CEO Talks, Kelas Kreatif, Magang & Vokasi Bersertifikasi untuk 10 ribu mahasiswa, dan perekrutan bersama BUMN untuk 11 ribu orang.

“Kita akan ajak sekitar 30 ribu mahasiswa dari 10 kampus untuk mengikuti rangkaian kegiatan BUMN Goes to Campus. Pada tahun ini kami juga sengaja memilih perguruan tinggi yang merupakan second tier,” kata Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro dalam acara Rapat Koordinasi BUMN di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Adapun rangkaian kegiatan padat karya tunai dan kegiatan sosial millenials seperti bersih-bersih lingkungan kampung, penanaman pohon, perbaikan MCK dan air bersih untuk pesantren, bersih-bersih sungai atau danau, perbaikan jalan, perbaikan sarana prasarana umum dan pendidikan, pemberian bantuan cooler dan dryer ke kampung nelayan atau petani, serta pencanangan kampung sehat dan digital.

Kemudian, ada pula promo harga ritel dan online produk BUMN kepada masyarakat seperti Solar murah untuk 199.000 nelayan dengan masing-masing paket 5 liter dari Pertamina. Per paketnya akan dijual dengan harga Rp12.500.

Serta promo 1 juta paket komoditi murah yang akan didistribusikan ke seluruh daerah Indonesia.

“Paket komoditi ini berisi kebutuhan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, garam dan sarden. Semuanya merupakan produk-produk yang diproduksi oleh BUMN. Harga jualnya yakni sebesar Rp 10.000 per paket dan kita akan distribusikan ke seluruh Indonesia,” ujar Imam.

Bulan HUT Kementerian BUMN juga dimeriahkan dengan pelaksanaan jalan sehat di lima 5 kota seperti Makassar, Soreang (Kab. Bandung), Ambon, Bandung, Surabaya, dan Jakarta, serta Half Marathon di Banyuwangi.

Selain itu, Kementerian BUMN bersinergi dengan sejumlah BUMN menghelat even Islamic NexGen Festival 2019, yakni ajang pencarian bakat untuk millenial muslim yang berbakat dan menginspirasi. Ajang tersebut memperlombakan 3 kategori seperti Hijabnesia (pencarian bakat hijabers), Sound of Deen (pencarian talanta musik islami) dan Santripreneur (pencarian talenta santri muda berjiwa enterpreneurship).

“Kemudian tepat pada 13 April 2019, pada momen puncak HUT, kami akan melaksanakan kegiatan ceremony sekaligus peresmian gedung Kementerian BUMN,” ungkap Imam

Mulai 1 Maret, Konsumen Bayar Kantong Plastik Minimal Rp 200 di Toko Ritel

Liputan6.com, Jakarta – Semua toko ritel modern akan menerapkan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) mulai Jumat 1 Maret 2019.

Beberapa toko ritel tersebut di antaranya adalah Alfamart, Ramayana, SuperIndo, LotteMart, Informa, Electronic City, Matahari, AlfaMidi, Papaya, Yogya, Borma dan retail lainnya yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel (Aprindo).

Ketua Umum Aprindo, Roy Mande menyebutkan, pihaknya sebagai asosiasi resmi yang menaungi usaha ritel di Indonesia mengambil langkah tersebut sebagai salah satu upaya mendukung visi pemerintah pada 2025  yakni bisa mengurangi 30 persen sampah dan menangani sampah sebesar 70 persen termasuk sampah plastik. 

“Dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2019, Aprindo menyatakan komitmen bersama untuk mengurangi kantong belanja plastik sekali pakai (kresek) di semua gerai-gerainya. Salah satu caranya adalah dengan kembali menerapkan kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) secara bertahap mulai 1 Maret 2019,” kata Roy dalam acara konferensi pers di Kuningan, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Dia menegaskan, membuat kantong plastik menjadi barang dagangan adalah langkah nyata dari peritel modern untuk mengajak masyarakat agar menjadi lebih bijak dalam menggunakan kantong belanja plastik sekaligus menanggulangi dampak negatif lingkungan akibat sampah plastik di Indonesia.

Konsumen yang ingin menggunakan kantong plastik sekali pakai atau kresek akan dikenakan biaya tambahan sebesar minimal Rp 200 per lembarnya.

“Konsumen akan kita sarankan untuk menggunakan tas belanja pakai ulang yang juga disediakan di tiap gerai ritel modern,” tambahnya.


Reporter: Yayu Agustini Rahayu

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

Sosialisasi di Gerai Ritel

Sosialisasi KPTG untuk konsumen akan mulai disosialisasikan di gerai-gerai ritel modern melalui pengumuman poster, sosial media dan ajakan langsung dari kasir.

Kantong belanja plastik yang kini menjadi barang dagangan tersebut juga akan memberikan kontribusi kepada negara berupa pajak pertambahan nilai (PPN). 

Selain itu, Aprindo merekomendasi penggunaan kantong belanja plastik sesuai SNl yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional (BSN) atas rekomendasi Pusat Standarisasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yaitu kantong plastik yang telah mempunyai kriteria mudah terurai (oxo-degradable atau bio-degradable). 

“Aprindo siap mendukung usaha pemerintah yang bertujuan mengurangi konsumsi plastik khususnya kantong belanja plastik sekali pakai di masyarakat. Aprindo turut serta secara aktif berkontribusi terhadap masalah tersebut, karena merupakan bagian dari masyarakat yang harus ikut serta bertanggung-jawab ” terangnya. 


Saksikan video pilihan di bawah ini: