3 Pemain Chelsea yang Layak Dilepas Musim Depan

London – Musim ini, Chelsea mengalami periode sulit, meski sempat menjalani star bagus. Performa Eden Hazard tampak tidak konsisten. Mereka pun terlempar dari persaingan juara Premier League.

Puncaknya, Chelsea menelan kekalahan memalukan dengan skor 6-0 saat berkunjung ke markas Manchester City. Kekalahan itu membuat mereka terlempar dari posisi empat besar.

Maurizio Sarri memang harus bertanggung jawab atas performa buruk yang ditunjukkan Chelsea belakangan ini. Namun, Chelsea juga perlu melepas pemain yang tidak memberikan kontribusi buat klub.

Berikut ini tiga pemain yang sudah tidak pantas berada di Chelsea pada musim depan seperti dilansir Madaboutepl.

2 dari 4 halaman

Danny Drinkwater

Mantan gelandang Leicester City ini nyaris tidak melakukan apa pun di Stamford Bridge setelah datang ke Chelsea pada 2017.

Sarri ingin menyingkirkan mantan juara Premier League itu pada musim panas lalu, tetapi transfer itu tidak terwujud. Chelsea bahkan kesulitan untuk menemukan peminat bagi Drinkwater selama bursa transfer musim dingin awal tahun ini.

Meninggalkan Stamford Bridge bisa menjadi hal yang logis tidak hanya untuk klub tetapi juga untuk sang pemain. Drinkwater masih bisa memberi manfaat bagi tim papan tengah Premier League, tetapi bukan bagi The Blues.

3 dari 4 halaman

Willian

Meski Willian dianggap sebagai salah satu pemain sayap terbaik Chelsea, tetapi itu sebagian besar karena The Blues kurang punya kedalaman di lini serang.

Bahkan, Willian sudah gagal tampil pada level yang diharapkan dari pemain internasional Brasil itu. Ia sekarang tengah berjuang dengan cedera dan performanya selama beberapa tahun terakhir.

Di bawah Sarri, Willian tidak bisa menunjukkan performa yang mengesankan. Sang pemain sudah terlibat dalam delapan gol dan catatan itu menyamai pencapaian Pedro yang kesulitan menjadi starter pada musim ini.

Oleh karena itu, Chelsea harus mencari upgrade dari Willian pada musim panas jika mereka ingin bersaing dengan klub papan atas lainnya pada musim depan dan menjual pemain Brasil itu akan membantu mendanai langkah tersebut.

4 dari 4 halaman

Marcos Alonso

Marcos Alonso adalah salah satu pemain penting di bawah kepemimpinan Antonio Conte. Mantan bek Fiorentina itu memainkan peran kunci dalam taktik Conte, terutama dalam memberi dukungan serangan dari posisi sayap.

Namun, pemain Spanyol itu kesulitan membuat dampak besar di bawah Sarri, dan kurang solid dalam bertahan dan tidak banyak memberikan kontribusi saat menyerang. Dengan demikian, The Blues mungkin ingin mencari pemain yang lebih baik di posisi bek kiri.

Alex Sandro, sebagai contoh, bisa menjadi target yang menarik bagi raksasa London Barat karena mereka harus menjadi tim yang lebih kuat untuk menantang gelar pada musim depan.

Sumber: Bola.net

Zola Bela Sikap Chelsea Terkait Hudson Odoi

Liputan6.com, London – Asisten Manajer Chelsea, Gianfranco Zola membela sikap Chelsea yang belum juga memberi menit yang bermain untuk gelandang muda Callum Hudson Odoi. Zola mengatakan, Odoi mendapatkan jatah bermain paling banyak jika dibandingkan pemain 18 tahun lainnya.

Sejauh ini, Odoi belum juga mendapatkan kesempatan jadi starter di Chelsea. Saat di Liga Europa, Odoi hanya tampil selama enam menit saja di Liga Europa melawan Malmo.

Januari lalu, Chelsea menolak tawaran 35 juta pounds dari Bayern Munchen. Zola mengatakan pihaknya tak perlu memperlakukan Odoi dengan lebih agar harganya bisa naik.

“Saya tak setuju dengan pendapat itu. Dia selalu hampir masuk ke dalam tim utama,” kata Zola seperti dikutip Sky Sports.

“Selama ada kesempatan dia bermain, terkadang sejak awal. Manajer punya banyak alasan untuk membuatnya merasa terlibat atau diinginkan.”

2 dari 2 halaman

Bela Diri

Zola mengatakan tak banyak pemain berusia 18 tahun yang mendapatkan jatah bermain seperti Odoi. Chelsea dipastikannya selalu mengapresiasi bakat Odoi.

“Dia punya masa depan cedera di klub ini. Seluruh staf pelatih menyukai dia. Anda harus mengerti dia dikelilingi oleh pemain hebat dan Anda harus bekerja keras agar bisa lebih baik,” kata Zola.

“Itulah yang kami inginkan dari dia. Kami ingin memastikan dia terus membaik karena dia bisa menjadi lebih baik.”

Profil Achmad Zaky, Pendiri Bukalapak yang Sukses Berkarier di Usia Muda

Liputan6.com, Jakarta Usaha startup kini tidak lagi asing di telinga masyarakat Indonesia. Dengan adanya usaha ini, masyarakat tidak lagi kesulitan untuk berbelanja online sehingga tak perlu repot keluar rumah. 

Salah satunya adalah startup Bukalapak yang namanya sangat familiar di Indonesia. ‘From zero to hero’ mungkin jadi predikat yang cocok untuk Achmad Zaky sebagai pendiri salah satu startup terbesar di Indonesia.

Lantas, sebenarnya apa alasan predikat tersebut pantas untuk disematkan di nama Achmad Zaky, yang kesuksesannya kini menjadi inspirasi banyak muda-mudi di Indonesia?

Yuk simak selengkapnya profil pendiri Bukalapak yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (15/2/2019).

2 dari 7 halaman

Kehidupan Pribadi Achmad Zaky

Pria kelahiran Sragen, 24 Agustus 1986 ini mewarisi darah Jawa yang kental akan budayanya. Di usianya yang ke 32 ini, pencapaian Achmad Zaky bukanlah tanpa sebab. Kesuksesannya sekarang tak lain dan tak bukan adalah berkat kedua orangtuanya yang senantiasa mendukung langkahnya.

Di samping itu, di balik keberhasilannya, ada seorang wanita yang berkontribusi siang dan malam untuk dirinya. Dia adalah Diajeng Lestari, wanita yang menjadi tambatan hati Zaky yang mengakhiri masa lajangnya pada 17 Oktober 2010 silam.

Keduanya pun berkarier di bidang yang sama dengan memanfaatkan internet untuk berbisnis. Tak mau kalah dari suaminya, pada tahun 2011, Diajeng mencoba peruntungan dengan mendirikan hijup.com. Dari pernikahannya itu, Laiqa Anzani datang untuk melengkapi manisnya kehidupan rumah tangga Achmad Zaky dan istri.

3 dari 7 halaman

Riwayat Pendidikan

Ketertarikan Achmad Zaky dengan dunia teknologi rupanya sudah tumbuh sejak dirinya menggeluti buku-buku pemrogaman yang dibelikan oleh pamannya, yaitu pada tahun 1997 silam. Pada saat itu, di usianya yang baru 11 tahun, Zaky sudah bisa mengoperasikan komputer berkat kontribusi pamannya.

Karena ketekunannya itu, saat menduduki bangku sekolah menengah atas di sebuah sekolah di Solo, Zaky berhasil meraih juara Olimpiade Sains Nasional (OSN) di bidang komputer. Bahkan, dirinya menang hingga tingkat nasional.

Ingin menyelami bakatnya lebih dalam di dunia komputer, pada tahun 2004 Zaky pun melanjutkan pendidikannya di Institut Teknologi Bandung, tepatnya di jurusan Teknik Informatika. Usut punya usut, Zaky sempat mendapat IPK sempurna di semester pertamanya, lho.

Kesuksesan akademisnya itu tidak Zaky raih semata-mata hanya dengan belajar. Pasalnya, Zaky menyempatkan waktunya selama kuliah untuk mendirikan beberapa organisasi kemahasiswaan di kampusnya. Zaky berkontribusi dalam menggagas ShARE Global Student Think-Tank bersama teman-temannya yang lain.

Tak hanya itu, dia juga mendirikan Entrepreneur Club ITB yang sekarang lebih dikenal dengan Technoentrepreneur Club (TEC ITB). Serta, aktif dalam organisasi Amateur Radio Club (ARC) ITB.

4 dari 7 halaman

Prestasi Achmad Zaky saat Kuliah

Prestasi yang ditorehkan Zaky selama berkuliah juga tidak kalah cemerlangnya. Dirinya sering menjuarai berbagai kompetisi tingkat nasional. Misalnya, pada tahun 2007 Zaky berhasil menyabet juara II dalam perlombaan yang diadakan salah satu operator seluler Indonesia, yaitu Indosat Wireless Innovation Contest.

Dalam ajang tersebut, Zaky menciptakan perangkat lunak yang ia juluki MobiSurveyor, yang berfungsi untuk mempermudah aktivitas manusia khususnya dalam perhitungan survei secara cepat. Berkat kreativitasnya itu, Zaky dianugerahi Merit Award dalam kompetisi INAICTA (Indonesia ICT Awards) pada tahun 2008.

Tak ketinggalan, Zaky juga sempat mengenyam pendidikan di Oregon State University selama dua bulan berkat beasiswa yang dia dapat dari pemerintah Amerika Serikat. Selang satu tahun, suami dari Diajeng Lestari ini kembali terbang ke Amerika Serikat untuk mewakili kampus tercintanya dalam ajang Harvard National Model United Nations 2009.

5 dari 7 halaman

Perjalanan Karier

Bakat dan prestasi yang Achmad Zaky peroleh sewaktu mengenyam pendidikan mengantarnya pada kesuksesannya sekarang ini. Ayah satu anak ini mulai merintis kariernya dengan membentuk sebuah usaha startup dengan harapan menjadi bermanfaat bagi banyak orang.

Lantas, Zaky mulai mencoba peruntungan dengan mendirikan usaha Bukalapak yang secara resmi dibuka tahun 2011. Zaky cukup percaya diri meskipun dia harus membangun usahanya dari bawah. Awal berdirinya usahanya itu mungkin tidaklah begitu pesat. Namun, kepercayaan dirinya membuahkan hasil yang luar biasa.

“Jujur saya memang resah saat mau mendirikan Bukalapak. Orang-orang kira saya bakal gelar lapak di pinggir pasar. Saya sih, enggan bilang ke keluarga, apalagi orangtua saya itu guru. Nah, saya di situ coba untuk lawan, makin percaya diri. Tidak apa-apa gagal, yang penting prosesnya,” ujar Zaky.

6 dari 7 halaman

Melihat Peluang

Zaky awalnya mengajak para pedagang di mall untuk bergabung dengan Bukalapak. Namun, saat itu usaha startup yang terhitung masih belum familiar rupanya sedikit menyulitkan Zaky. Klien pertama yang ia dapat hanyalah pedagang kecil yang mengaku dagangannya di toko kurang laku.

Pada akhirnya, Zaky mulai melihat peluang dari pedagang yang usahanya belum berkembang untuk bergabung di Bukalapak. Alhasil, berkat boomingnya internet pada saat itu, startup Zaky yang pada awalnya hanya dia rintis di mall menjadi semakin berkembang dengan banyaknya minat investor untuk menanamkan modalnya.

7 dari 7 halaman

Masuk Daftar Pemuda Terkaya di Indonesia

Bukalapak menjadi satu dari beberapa startup unicorn di Indonesia. Tentunya, hal ini tidak lepas dari kerja keras sang pendiri sekaligus CEO Bukalapak, Achmad Zaky. Pada pertengahan tahun 2018, majalah Globe Asia mempublikasikan daftar 150 orang terkaya di Indonesia. Kerja keras Achmad Zaky menuntunnya masuk sebagai satu dari beberapa anak muda pendiri startup yang ada di daftar tersebut.

Mengutip dari daftar yang dibuat Globe Asia, jumlah harta kekayaan Zaky diperkirakan sebanyak US$ 100 juta atau setara Rp 1,5 triliun saat daftar itu dibuat. Nggak kebayang kan, berapa kekayaan Zaky di tahun 2019 ini?

Terlebih lagi, Zaky sempat tercatat masuk dalam jajaran 10 pengusaha muda berusia di bawah 30 tahun paling berpengaruh di Asia Tenggara periode tahun 2015 yang dibuat oleh media online Tech in Asia.

Legenda MU Sebut Alexis Sanchez Tak Pantas Dibayar Mahal

Liputan6.com, Manchester – Performa Alexis Sanchez belum juga membaik di Manchester United (MU). Terakhir, penyerang asal Chile ini juga bermain mengecewakan saat dipasang sebagai pemain pengganti saat MU kalah 0-2 dari Paris Saint Germain di Liga Champions, Selasa (12/2).

Ketika itu, manajer MU, Ole Gunnar Solksjaer, memasukkan Sanchez di akhir babak pertama menggantikan Jesse Lingard, saat kedudukan masih 0-0. Tapi, dia tak bisa berbuat banyak, MU pun akhirnya kalah.

Legenda MU, Paul Ince, mengaku sangat kecewa, bahkan marah melihat performa Sanchez malam itu. Apalagi, di Tim Setan Merah, Sanchez digaji cukup mahal, 505 ribu pound sterling atau sekitar Rp 9,1 miliar.

“Penampilan Alexis Sanchez saat ini benar-benar memalukan,” ujar Ince, yang membela MU pada periode 1989-1995, seperti dikutip Fox Sports. “Dengan gaji yang dia terima, penampilan dia seperti candaan saja.”

Sepanjang musim ini, Sanchez memang tak bisa berbuat banyak untuk MU. Dia hanya tampil di enam pertandingan dan mencetak satu gol.

Musim lalu, sejak bergabung pada pertengahan musim, kontribusi Sanchez pun tak terlihat. Dia hanya tampil di 12 laga dan mencetak dua gol.

Ince, yang pernah dua kali membawa MU juara Liga Inggris, menyebut, dengan penampilan seperti itu, Sanchez tak layak mendapat gaji besar di MU. “Saya tidak akan mengungkit-ungkit soal gajinya, jika penampilannya bagus. Tapi, saat Anda dibayar mahal, orang-orang berharap banyak kepada Anda,” ujar Ince, 51 tahun.

2 dari 3 halaman

Rugikan Fans

Ince menyebut, suporter MU pantas mendapat penampilan lebih baik dari Sanchez. Begitu juga dengan klub yang telah membayarnya mahal. Bahkan, kata Ince, Solksjaer dan rekan-rekan setimnya pun pantas mendapat penampilan Sanchez yang lebih baik.

“Mungkin dia kesulitan berkembang karena dia tak masuk starting line up. Tapi, justru itu yang membuat saya terkejut,” ujar Ince, lagi. “Sanchez seperti sudah tak punya harapan.”

3 dari 3 halaman

Tak Ada Kontribusi

Ince pun menyarankan agar manajemen MU segera mempertimbangkan keberadaan Sanchez. Sebab, sejauh ini, kehadiran mantan pemain Barcelona dan Udinese itu sama sekali tak berkontribusi.

“Harus ada keputusan tentang masa depan dia di Old Trafford (markas MU). Sebab, kehadirannya tidak berguna,” ujar Ince.

BNI Syariah Cetak Laba Rp 416,08 Miliar Sepanjang 2018

Liputan6.com, Jakarta – PT BNI Syariah membukukan laba sebesar Rp 416,08 miliar. Laba tersebut naik  36,67 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) dibandingkan 2017 sebesar Rp 307 miliar.

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo menuturkan, per Desember 2018, aset Perseroan mencapai Rp 41,05 triliun atau tumbuh sebesar 17,88 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. 

Sedangkan dari sisi bisnis dana pihak ketiga (DPK) BNI Syariah mencapai Rp 35,50 triliun atau tumbuh 20,82 persen dengan jumlah nasabah mencapai lebih dari Rp 3 juta. 

“Komposisi DPK tersebut didominasi oleh dana murah (Giro dan Tabungan) yang mencapai 55 82 persen. Komposisi dana murah ini juga meningkat jika dibanding tahun sebelumnya 51.60 persen,” ujar dia di Gedung BNI Syariah, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2019).

Sementara itu, dari sisi penyaluran dana, Perseroan telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 28,30 triliun atau naik 19,93 persen.

Komposisi pembiayaan pada 2018 disumbang oleh segmen konsumer sebesar Rp 13,92 triliun atau setara 49,17 persen. 

“Itu diikuti segmen komersial sebesar Rp 7 triliun, segmen kecil dan menengah sebesar Rp 5,97 triliun, segmen mikro Rp 1,08 triliun, dan Hasanah Card sekitar Rp 332,69 miliar. Kemudian Non Performing Financing (NPF) 2018 dibawah 3 persen yaitu sebesar 2.93 persen,” ujar dia.

Untuk strategi tahun ini, BNI Syariah akan meningkatkan ekspansi pembiayaan kepada sektor komersial secara selektif kepada nasabah yang memiliki tingkat risiko rendah seperti BUMN. 

“Tapi secara bankwide kami akan meningkatkan porsi pembiayaan pada segmen ritel (small and medium) dan sedikit menurunkan porsi segmen komersial. Kami menargetkan segmen komersial tumbuh di kisaran 20 persen,” tutur dia.

2 dari 2 halaman

Total Aset BNI Tembus Rp 800 Triliun pada Akhir 2018

Sebelumnya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) telah mengelola aset Rp 808,57 triliun di akhir 2018. Angka tersebut tumbuh 14 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

“Pada akhir 2018, untuk pertama kalinya BNI berhasil mencatatkan total aset melampaui Rp 800 triliun, tepatnya Rp 808,57 triliun atau tumbuh 14 persen yoy dibandingkan akhir 2017 yang tercatat Rp 709,33 triliun,” kata Adi, di Jakarta, Rabu 23 Januari 2019.

Pertumbuhan aset BNI ini jauh melampaui pertumbuhan aset di industri perbankan yang mencapai 9,1 persen per November 2018. Kinerja positif ini juga ditopang oleh positifnya pencapaian anak-anak perusahaan.

“Kinerja anak perusahaan BNI sepanjang 2018 menunjukkan tren peningkatan yang positif dan memberikan kontribusi terhadap laba bersih BNI,” ujar dia.

Seperti diketahui, BNI memiliki 5 perusahaan anak yang meliputi BNI Syariah, BNI Life, BNI Multifinance, BNI Sekuritas dan BNI Asset Management. Kelima perusahaan ini mampu memberikan kontribusi 9,24 persen terhadap total laba BNI konsolidasi.

Selain itu, hal itu juga didukung oleh kemampuan dalam mengelola likuditas secara optimal. “Meskipun berada pada kondisi pasar likuiditas yang sangat ketat, BNI mampu menjaga pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 12,1 persen yoy, yaitu dari Rp 516,10 triliun pada Desember 2017 menjadi Rp 578,78 triliun pada Desember 2018,” kata dia.

Penghimpunan DPK BNI tersebut diiringi dengan menurunnya Cost of Fund dari 3,0 persen pada Desember 2017 menjadi 2,8 persen pada Desember 2018.

Hal ini tersebut tercapai karena BNI berhasil menumbuhkan rasio dana murah (CASA) dari level 63,1 persen pada Desember 2017 menjadi 64,8 persen pada Desember 2018.

“Perbaikan rasio dana murah ini tidak terlepas dari pertumbuhan giro sebesar 18,2 persen yoy dan tabungan sebesar 13,0 persen yoy, yang lebih tinggi dibandingkan peningkatan deposito BNI yaitu 6, persen,” tutur dia.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Juventus Beri Diskon Bila Chelsea Ingin Permanenkan Higuain

Liputan6.com, Jakarta Kabar gembira menghampiri Chelsea. Juventus kabarnya siap memberikan potongan harga bagi The Blues jika ingin mempermanenkan Gonzalo Higuain di musim panas nanti. 

Pada akhir Januari kemarin, Chelsea resmi mendapatkan jasa Gonzalo Higuain. Mereka meminjam Gonzalo Higuain dari Juventus hingga akhir musim nanti dengan opsi pembelian permanen.

Chelsea sendiri kerap diberitakan akan mempermanenkan Higuain. Pasalnya mereka sudah melepas Alvaro Morata ke Atletico Madrid sehingga mereka kekurangan sosok penyerang di tim mereka.

Dilansir The Mirror, Chelsea sendiri akan mendapatkan kemudahan dari Juventus untuk memiliki Higuain secara permanen. Pasalnya juara bertahan Serie A itu siap memberikan diskon kepada The Blues.

Sebelumnya beredar kabar bahwa manajemen Chelsea sempat menentang perekrutan Higuain secara permanen. Pasalnya sang striker memiliki klausul rilis yang mahal di Juventus.

Striker 31 tahun itu masih terikat kontrak di Juventus hingga tahun 2021. Ia kabarnya masih memiliki klausul rilis sebesar 60 juta Euro di kontraknya.

Manajemen Chelsea sendiri menilai harga itu terlalu mahal untuk seorang penyerang yang berusia di atas 31 tahun. Alhasil mereka baru mau membeli sang striker secara permanen jika ia menunjukkan kontribusi yang besar dalam tim Maurizio Sarri.

2 dari 2 halaman

Beri Diskon

Juventus sendiri kabarnya sudah mendengar keluhan dari manajemen Chelsea. Mereka juga kabarnya siap mempermudah kepindahan Higuain ke London Barat.

Mereka kabarnya ingin mengurangi beban gaji mereka. Pasalnya mereka baru saja merekrut Aaron Ramsey yang dirumorkan mendapatkan gaji sebesar 400 ribu euro per pekan di Turin.

Higuain sendiri saat ini memiliki gaji sebesar 270 ribu euro per pekan, sehingga jika sang striker pergi maka anggaran gaji Higuain bisa dialihkan ke Ramsey.

Higuian tercatat baru membuat 2 gol dari 4 penampilan bagi Chelsea sejauh ini.

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Sumber: Bola.net

Anies Susun Pergub soal Pemberian Dana Pembangunan untuk Warga

Liputan6.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku sedang menyusun peraturan gubernur (Pergub) mengenai pemberian dana APBD kepada masyarakat untuk melakukan pembangunan. Pergub itu nantinya mencakup mulai pelaksanaan pembangunan, proses dana sampai pertanggungjawaban pelaksanaannya.

“Pergub yang mengatur detailnya sekarang sedang dalam proses,” kata Anies Baswedan di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (13/2/2019).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini menjelaskan, pihaknya telah memiliki perencanaan pembangunan beserta anggarannya di beberapa titik di ibu kota. Kata dia, dalam pelaksanannya akan diserahkan kepada organisasi kemasyarakatan wilayah setempat.

Anies menyatakan, biasanya pengerjaan pembangunaan dilakukan oleh pihak pemerintah ataupun swasta.

“Ini dikerjakan oleh organisasi kemasyarakatan yang harganya, kemudian SPM-nya, semua udah ditetapkan oleh pemerintah,” papar dia.

Anies beralasan dengan menggandeng masyarakat, hal itu sekaligus memberikan kontribusi dalam pergerakan perekonomian.

“Target kita malah ingin lebih banyak dana itu bisa dikelola oleh masyarakat supaya APBD kita bisa ikut menggerakkan perekonomian masyarakat,” jelas Anies Baswedan

 

2 dari 3 halaman

Mengacu Pada Perpres

Sebelumnya, Anies mengatakan peraturan mengenai pemberian dana APBD kepada masyarakat dibuat berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang dibagi empat tipe swakelola.

“Keluar peraturan, membolehkan kepada pemerintah untuk mendanai atau menyerahkan proses pembangunan itu kepada masyarakat dengan ukuran kinerja yang jelas,” kata Anies Baswedan

Dalam penerapannya, Pemprov DKI akan mengalokasikan anggarannya, sementara pembangunan diserahkan kepada masyarakat.

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait akan ditugaskan mengawasi pembangunan tersebut. Meski begitu, Anies belum memastikan kapan program itu berjalan.

 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Hiu-hiu Anakan Dijual di Muara Angke, Bagaimana Nasibnya di Lautan?

Jakarta – Terlihat hiu-hiu berukuran kecil dijajakan di sudut Pasar Muara Angke. Sementara, populasi hiu di lautan Indonesia sedang memasuki tahap kritis.

Terlihat di sudut Pasar Ikan Muara Angke, Jakarta Utara, Selasa (12/2/2019) sore, hiu-hiu kecil ada di baskom pedagang. Ada yang bercampur dengan jenis ikan lainnya, ada pula belasan ekor yang berkumpul bersama hiu-hiu kecil lain.

Predator lautan itu berwarna abu-abu, sirip masih menempel di tubuhnya. Paling besar, ukurannya sepanjang lengan bawah orang dewasa. “Rp 30 ribu sekilo,” kata pedagang yang menjaga hiu-hiu kecil ini.

“Itu baby shark,” kata Bycatch & Shark Conservation Coordinator WWF Indonesia, Dwi Ariyoga Gautama, dengan prihatin.
Yoga mengidentifikasi hiu itu sebagai Carcharhinus melanopterus, dikenal sebagai Blacktip Reef Shark, biasa hidup di perairan karang. “Saya khawatirnya malah didapat dari daerah karang terdekat seperti Kepulauan Seribu,” ujarnya.

Hiu-hiu Anakan Dijual di Muara Angke, Bagaimana Nasibnya di Lautan?Hiu di Pasar Muara Angke, Jakarta (Adhi Indra Prasetya/detikcom)

Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) memberi status hiu jenis itu “Near Threatened” atau terancam punah dalam waktu dekat. Ancaman datang dari aktivitas perikanan. Populasi hiu Carcharhinus melanopterus mengalami penurunan.

Namun demikian, para nelayan dan pengrajin juga tidak salah karena Carcharhinus melanopterus bukan termasuk hiu yang dilindungi di Indonesia. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) hingga 22 Mei 2018 menyatakan belum memiliki status perlindungan. Hiu jenis ini masih terus tertangkap dan dijual di pasar.

Pengolah Hiu di Jakarta

Di sentra pengolahan ikan asin Kalibaru Barat, Cilincing, Jakarta Utara, hiu dijadikan ikan asin. Rabu (6/2/2019) sekitar pukul 15.00 WIB, sebuah mobil pick-up tiba dan mulai membongkar muatan ikan-ikan berukuran besar. Para pekerja dari dalam gang pun mulai berdatangan, mencoba merapikan dan memindahkan ikan-ikan yang baru saja datang tersebut ke dalam gang.

Terdapat beberapa potongan ikan hiu. Ukurannya yang besar membuat ikan jenis tersebut ditaruh di tumpukan paling bawah di mobil tersebut. detikcom pun memastikan apakah ikan tersebut merupakan ikan hiu dengan bertanya pada salah satu pekerja yang sedang duduk. “Itu ikan hiu dan talang-talang,” ujar pekerja tersebut.

Hiu-hiu Anakan Dijual di Muara Angke, Bagaimana Nasibnya di Lautan?Hiu di Kalibaru Jakarta (Adhi Indra Prasetya/detikcom)

Sodikin (40), pemilik usaha pengolahan ikan asin, mempunyai spesialisasi mengolah ikan-ikan besar, ikan hiu hanyalah salah satunya. “Saya waktu mulai belajar ikan hiu itu dari harga Rp 3 ribu per kg dulu, sampai sekarang harganya sudah Rp 20-30 ribu lebih per kg. Jenisnya beda-beda, yang namanya ikan hiu kan banyak. Ada berapa macam itu, mulai dari hiu martil, hiu gepeng, hiu moro, hiu super, hiu kikir, hiu gelembung, semua beda-beda jenis,” kata dia.
Dia membeli hiu dalam kondisi sudah mati dengan isi perut yang sudah tidak ada. Hasil olahan hiu yang sudah diasinkan itu dijualnya lagi ke pengepul seharga Rp 30-35 ribu per kg. Dia tidak tahu hasil olahannya itu dipasarkan di dalam negeri atau diekspor ke negara lain. Dia paham ada beberapa jenis hiu yang dilarang untuk ditangkap dan diekspor. Namun akan menjadi sulit diidentifikasi jenis hiu apa gerangan yang mendarat di pelabuhan bila kepalanya sudah hilang.

“Sejak ada larangan, peraturan-peraturan, orang Dinas bilang, ‘Ini ikan hiu yang berbentuk seperti ini nggak boleh ditangkap, karena hampir punah.’ Nanti ada lagi perubahan, boleh ditangkep tapi nggak boleh buat ekspor. Kan bingung. Nelayannya bingung, pengolahnya juga. Nanti misalnya mau beli ikan hiu, saya kan belinya dalam keadaan udah nggak ada kepala, nggak tahu ini ikan hiu yang dilarang atau bukan,” tutur Sodikin.

Hiu-hiu Anakan Dijual di Muara Angke, Bagaimana Nasibnya di Lautan?Hiu di Kalibaru Jakarta (Adhi Indra Prasetya/detikcom)

Di pojokan Gang Musala At-Taubah, ada Herman (40) yang juga merupakan pemilik usaha pengolahan ikan. Sama seperti Sodikin, dia hanya menerima ikan-ikan yang mendarat, yakni di Muara Baru, dan setelah itu dia kerjakan dengan mengolah tangkapan itu menjadi ikan asin.

Herman merasa saat ini harga hiu tangkapan sedang kelewat tinggi, yakni Rp 27 ribu per kg. Maka dia tak kuat bila beli banyak-banyak. Biasanya, yang beli adalah pengecer yang langsung menjual ikan basah di pasar. Namun biasanya dia bisa mendapat harga lebih miring, yakni Rp 22 ribu per kg.

“Nunggu kalau ada orang pesan lagi, baru belanja lagi. Intinya gini, kalau ada permintaan ya saya beli lagi,” kata Herman.

Nasib Hiu di Lautan

Hiu adalah predator teratas di laut, punya peran menjaga keseimbangan ekosistem di laut. Yoga dari WWF Indonesia menjelaskan, populasi hiu di Indonesia mengalami penurunan. Dia menyitir keterangan dari IUCN, 30% dari 114 spesies sudah terancam kepunahan. Produksi hiu nasional dari tahun 2000 hingga 2014 cenderung mengalami penurunan sebesar 28,30%.

Hiu sering diburu siripnya dan dibiarkan mati tanpa bisa berenang karena kehilangan sirip. Daging hiu juga diperdagangkan. Perburuan hiu juga didorong permintaan ekspor. Hiu sering menjadi tangkapan sampingan (bycatch), atau secara tidak sengaja terangkut jaring nelayan. Hal-hal seperti itu membuat populasi hiu berkurang, di sisi lain hiu termasuk lambat bereproduksi.

WHO menyebut Indonesia sebagai produsen produk hiu terbesar di dunia dan menjadi negara nomor tiga di dunia dalam hal besarnya nilai produk hiu yang dikirim ke China dan Hong Kong pada 2012. WWF Indonesia menghimpun data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Indonesia menjadi negara produsen hiu terbesar di dunia dengan kontribusi sebesar 16,8 persen dari total tangkapan dunia.

Hiu-hiu Anakan Dijual di Muara Angke, Bagaimana Nasibnya di Lautan?Suasana di Kalibaru, Jakarta (Beawiharta/Reuters)

Soal perlindungan terhadap hiu, Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut KKP menjelaskan hanya satu jenis hiu yang sudah berstatus dilindungi penuh, yaitu hiu paus (Rhyncodon typus). Empat jenis hiu lainnya, yaitu hiu koboi (Carcharhinus longimanus) dan tiga jenis hiu martil (Spyhrna lewini, Sphyrna zygaena, dan Sphyrna mokarran) termasuk yang dilarang ekspor melalui Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 5 Tahun 2018. Ada pula delapan jenis hiu yang masuk CITES (Konvensi Perdagangan Internasional Tumbuhan dan Satwa Liar Spesies Terancam), yang artinya pemanfaatan untuk perdagangan luar negerinya diperbolehkan, namun dengan aturan ketat.

“Penetapan status perlindungan ikan hiu tentunya harus dilakukan secara bijaksana dan berdasarkan prinsip kehati-hatian, karena menyangkut sosial dan ekonomi sebagian masyarakat, khususnya masyarakat nelayan yang menjadikan ikan hiu sebagai tangkapan utama (Tanjung Luar-NTB) dan konsumsi lokal (Aceh, Toraja) karena murah dagingnya. Kehati-hatian itu berarti kekayaan alam Indonesia seperti ikan hiu dan pari boleh kita manfaatkan secara optimal untuk kesejahtraan masyarakatnya, namun dengan tetap menjaga kelestariannya sehingga ikan hiu itu dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” demikian keterangan pers dari Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut KKP sebagaimana tertera di situs resminya.

Bycatch & Shark Conservation Coordinator WWF Indonesia, Dwi Ariyoga Gautama, berharap agar pemerintah memperluas cakupan jenis-jenis hiu yang perlu diatur supaya tidak punah. “Kami menyarankan agar pemerintah mengatur jenis-jenis hiu yang terancam puna, ini urgen dalam mengatur lebih banyak hiu yang masuk kategori terancam punah,” kata dia.

(dnu/dnu)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Menguak Coral Triangle yang Melintas di Indonesia dan 5 Negara Lain

Liputan6.com, Jakarta – Di Indonesia, ada wilayah perairan yang disebut Coral Triangle atau Segitiga Terumbu Karang. Selain di Tanah Air, garis imajiner tersebut juga melintasi kawasan Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon dan Timor Leste.

Coral Triangle juga dikenal sebagai “the Amazon of the ocean” atau Lautan Amazon yang menjadi ekosistem bawah laut terluas di Asia Tenggara. Di dalamnya terdapat banyak keanekaragaman hayati laut, termasuk 30 persen terumbu karang yang membentang 2,3 juta mil persegi (6 juta kilometer persegi), hingga paus bungkuk (Megaptera novaeangliae).

“Jika Anda pergi ke suatu tempat yang dilintasi Coral Triangle, seperti Verde Island Passage atau Bali, maka Anda bisa menemukan begitu banyak keanekaragaman habitat mikro,” kata Luiz Rocha, seorang ilmuwan terumbu karang di California Academy of Sciences.

“Anda dapat pergi sejauh 90 meter dari satu terumbu ke terumbu yang lain, dan Anda akan mengetahui bahwa komposisi tiap terumbu sangat berbeda,” lanjutnya, seperti dikutip dari Live Science, Selasa (12/2/2019).

Wilayah perairan yang dilalui Coral Triangle adalah rumah bagi lebih dari 500 spesies karang pembentuk terumbu, yang telah beradaptasi dengan berbagai habitat.

Beberapa karang, seperti Rocha dan yang dipelajari oleh para ilmuwan dari California Academy of Sciences, menyesuaikan diri agar mampu hidup di kedalaman yang lebih besar dan di perairan yang lebih dingin.

Karang-karang lain di wilayah ini juga beradaptasi dengan air berlumpur dan kaya akan sedimen. Berbeda di antaranya menyesuaikan diri dengan kondisi air yang sebening kristal –yang disukai kebanyakan karang– menurut London Natural History Museum.

Hampir sepertiga dari spesies ikan yang hidup di terumbu karang dunia dan enam dari tujuh spesies penyu di dunia, betah berada di kawasan Coral Triangle, menurut World Wildlife Fund (WWF). Makhluk laut lainnya, seperti duyung, damselfish, ikan pari manta dan invertebrata, menghuni bagian-bagian dalam dari Coral Triangle.

Namun di satu sisi, ada banyak teori yang menyatakan tentang “mengapa terumbu karang yang berada di wilayah Coral Triangle begitu menakjubkan.”

Berikut adalah beberapa pendapat dari sejumlah ahli yang diharapkan dapat menjelaskan kelimpahan biota laut di Coral Triangle:

1. Center of origin hypothesis: Dari pulau vulkanik dengan pantai berbatu, hingga pantai pasir putih sampai hutan bakau, Coral Traingle terdiri dari berbagai habitat laut. Para ilmuwan menduga bahwa faktor bentang alam dari masing-masing negara berkontribusi pada keanekaragaman spesies di wilayah tersebut, sebab spesies-spesies tersebut –mau tak mau– harus bisa beradaptasi dengan sistem terumbu karang yang kompleks secara geografis.

2. Center of accumulation hypothesis: Arus yang mengalir membawa genangan air dalam jumlah besar ke Coral Triangle. Analisis ini menunjukkan bahwa banyak spesies yang berasal dari kepulauan terisolasi di lautan India dan Pasifik, seperti Hawaii atau Maladewa, disapu oleh arus ke Coral Triangle. Setelah berada di Coral Triangle, spesies ini akan bercampur dan berbaur dengan spesies yang sebelumnya sudah tinggal di wilayah tersebut, dan akhirnya membentuk spesies baru.

3. Center of overlap hypothesis: Coral Triangle terletak di antara Samudra Hindia dan Pasifik. Spesies laut dari kedua lautan lepas ini menjajah bagian-bagian dari sistem terumbu, di mana cekungan laut saling tumpang tindih, sehingga menambah jumlah spesies yang ditemukan di wilayah tersebut.

“Ada bagian perairan di Indonesia yang memiliki fauna seperti di Samudra Hindia, Samudra Pasifik, dan yang memiliki keduanya,” kata Paul Barber, seorang ilmuwan kelautan di University of California, Los Angeles.

“Ini adalah peristiwa tumpang tindih dari dua fauna yang menciptakan ekosistem yang begitu beragam.”

4. Center of survival hypothesis: Jika suatu spesies mendiami area yang luas, kemungkinan besar organisme itu tidak akan punah bila terjadi sesuatu pada satu bagian terumbu karang tempat spesies itu hidup.

“Karena Coral Triangle adalah wilayah terumbu karang terbesar di dunia, maka ini akan memiliki tingkat kepunahan terendah di dunia,” kata Barber.

Berbeda dengan Great Barrier Reef atau Caribbean Reef, yang lebih terbuka dan telah berubah secara signifikan dari waktu ke waktu, Coral Triangle adalah “daerah yang sangat stabil, bahkan melampaui waktu geologis,” kata Rocha.

Penelitian yang diterbitkan pada Oktober 2018 dalam jurnal Proceedings of Royal Society B menyatakan bahwa kondisi tersebut –selama 30 juta tahun terakhir– mungkin telah memunculkan keanekaragaman hayati.



Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Manfaat Terumbu Karang

Indonesia adalah negara terpadat keempat di dunia, menurut Bank Dunia. Secara total, lebih dari 360 juta orang tinggal di sekitar Coral Triangle, 100 juta di antaranya bergantung pada terumbu karang untuk mata pencaharian mereka, menurut laporan 2014 oleh Coral Triangle Initiative.

“Sepertiga populasi mengandalkan makanan laut sebagai sumber protein utama mereka, ikan kerapu, tuna dan spesies ikan pemangsa lainnya,” menurut Barber.

Terumbu karang yang sehat juga memberikan manfaat lain bagi pulau-pulau yang ditempatinya, sebab terumbu karang bertindak sebagai penghalang alami yang melunakkan angin topan, gelombang laut yang dihasilkan karena badai, dan bahkan tsunami.

Sebuah studi yang dilakukan pada Juni 2018 dalam jurnal Nature Communications mengungkapkan, kerusakan di kawasan pesisir yang tidak dilalui Coral Triangle akan mengalami kerusakan hampir dua kali lipat dari pada kawasan yang dilewati Coral Triangle.

Selain itu, tanpa terumbu ini, negara-negara seperti Malaysia, Indonesia dan Filipina mungkin bisa menggelontorkan anggaran negara –yang terkait dengan peristiwa banjir– sebanyak tiga kali lipat dari biasanya. Jika kawasan Coral Triangle dilindungi, maka terumbu karang yang mengelilingi negara-negara tersebut dapat menghemat, rata-rata, lebih dari US$ 400 juta setiap tahun.

Sealin itu, terumbu karang yang berwarna-warni juga mampu memikat wisatawan dari seluruh dunia dan memberikan kontribusi di sektor ekonomi melalui daerah-daerah eksotis, seperti Bali di Indonesia dan Pulau Sipadan di Malaysia, yang terkenal dengan atraksi scuba yang alami.

Vivo Perkenalkan iQOO, Bakal Jadi Sub-Brand Smartphone Premium?

Liputan6.com, Jakarta – Vivo mengawali 2019 dengan menghadirkan sub-brand untuk lini smartphone bernama iQOO. Teaser soal merek baru itu pun sudah dirilis.

Dilansir GSM Arena, Selasa (12/2/2019), Vivo sudah membuat situs web untuk merek baru tersebut, yakni iqoo.com. Namun di situs itu belum ada informasi tentang merek perusahaan baru.

Akun jejaring sosial Weibo milik iQOO itu pun sudah ada. “Apa kalian tahu cara mengucapkan nama kami,” demikian kicauan iQOO di Weibo.

Sejauh ini belum ada pernyataan dari Vivo atau iQOO mengenai jenis perangkat di bawah sub-brand baru tersebut.

Namun, Vivo dilaporkan akan mengirimkan satu smartphone IQOO kepada seorang konsumennya. Sehingga, informasi tentang perangkat tersebut akan segera diketahui.

Kendati belum ada konfirmasi, ponsel iQOO dilaporkan akan menjadi perangkat smartphone premium.

2 dari 2 halaman

Vivo V15 Siap Hadir di Indonesia

Terlepas dari soal sub-brand, Vivo Mobile Indonesia bersiap merilis smartphone terbaru, V15, di pasar Indonesia. Smartphone ini pun telah didaftarkan dengan tipe seri Vivo 1819 di Tanah Air, dan mendapatkan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrin (Kemenperin).

Saat ini, Vivo V15 telah masuk dalam tahap produksi dan siap dirilis secara resmi dalam waktu dekat untuk pasar Indonesia.

“Dukungan dari sejumlah mitra Vivo telah memberikan peran dan kontribusi yang cukup besar dalam pemenuhan TKDN Vivo V15 ini,” ujar General Manager for Brand and Activation PT Vivo Mobile Indonesia, Edy Kusuma, dalam keterangan resminya, Sabtu (9/2/2019).

Kemenperin telah mengeluarkan sertifikat TKDN No. 40/ILMATE/TKDN/1/2019 untuk tipe Vivo 1819 pada 22 Januari 2019 dengan nomor referensi 1900015. Vivo V15 memiliki persentase TKDN sebesar 34,80 persen.

(Din/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: