OMD Dinobatkan Sebagai Global Media Agency of The Year

Liputan6.com, Singapura – OMD Worldwide, yang merupakan bagian dari Omnicom Media Group Agency, dinobatkan sebagai Global Media Agency of the Year oleh Adweek, publikasi perdagangan iklan mingguan asal Amerika.

Dalam memilih OMD, Adweek menilai dari segi kinerja perusahaan yang mengesankan setelah tahun 2017. Adweek menganggap bahwa OMD mampu mempertahankan lebih dari US$ 2,6 miliar bisnisnya selama 2018.

“Merupakan sebuah kehormatan besar karena telah dinobatkan sebagai Global Media Agency of the Year oleh Adweek. Kami tidak hanya memenangkan lebih dari 300 titinada di semua geografi pada tahun lalu, tetapi pada saat yang sama, kami juga menggandakan tingkat retensi kami dan meningkatkan peringkat klien kami empat kali berturut-turut sepanjang 2018,” kata Florian Adamski, CEO Global OMD melalui pernyataan tertulisnya yang Liputan6.com terima Kamis (28/2/2019).

“Kami juga konsisten untuk tetap menjadi agensi paling bergengsi di Cannes Lions Festival of Creativity. Ketika Anda melihat semua ini, hasilnya sangat mencengangkan. Namun semua ini tidak akan mungkin terjadi tanpa kerja keras, kemauan, dan kemampuan beradaptasi dari orang-orang kami, atau kepercayaan yang diberikan kepada kami oleh klien dan mitra kami. Saya sangat bangga dengan apa yang telah kami capai dan berharap untuk membangun fondasi ini lebih kuat pada tahun 2019 dan seterusnya,” lanjutnya.

Menurut Adweek, turnaround (proses penyelesaian atau waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas) dimulai dari adanya perubahan kepemimpinan, dengan penunjukan Florian Adamski menjadi Global CEO pada akhir 2017 dan secara lateral, ketika dia membangun tim eksekutif dan regionalnya, dengan perpaduan bakat yang dimilikinya ketika memimpin Omnicom dan karyawan dari industri yang lebih luas.

Keputusan yang lebih baik menggabungkan brand promise dan posisi kompetitif. Untuk memastikan hal itu tak hanya sekadar slogan, banyak inisiatif dilakukan untuk menginformasikan setiap aspek bisnis dan memberdayakan kemampuan OMD.

Selain itu, peran dari platform teknologi baru (Omni) dan proses perencanaan media (OMD Design) berpengaruh dalam turnaround. Omni adalah platform pemasaran presisi yang dibuat oleh Omnicom. Kemudian, secara paralel, OMD menata kembali proses perencanaan mereka melalui OMD Design.

Kemitraan teknologi terbaik di kelasnya, yang dipandu oleh proses unik, bertujuan memberdayakan OMD untuk menciptakan pengalaman yang lebih bernilai dan berharga, agar memberikan hasil bisnis yang lebih baik.

Adweek menyimpulkan bahwa, setelah bertahun-tahun mendominasi pasar global, meskipun tahun 2017 adalah tahun tersulit, OMD –yang kliennya mencakup McDonald’s, PepsiCo, Apple dan Renault Nissan Alliance– kini kembali berada di puncak permainannya.

Di Asia Pasifik, kembalinya peran OMD antara lain penunjukan yang sukses dari bisnis-bisnis terkenal seperti Suncorp dan Belong di Australia; The Warehouse Group di Selandia Baru; Singtel di Singapura; Wipro dan Levi’s di India; serta WH Group, Papadai, Toutiao dan Amway di Tiongkok.

Hal ini juga dibuktikan dengan perluasan hubungan jaringan dengan Beiersdorf di seluruh Asia Tenggara dan keberhasilan retensi bisnis McDonald di China dan Taiwan pada tahun 2018.

Stephen Li, CEO OMD APAC, menambahkan, “Kami sangat senang bisa kembali menduduki puncak setelah melalui tahun yang luar biasa –dan penting– bagi jaringan kami. Sepanjang tahun 2018, kami telah mengambil langkah besar untuk memastikan bahwa kami terus memberikan proposisi nilai kami untuk menjadi mitra bisnis sejati bagi klien kami, mendorong kinerja bisnis nyata bagi perusahaan mereka.”

“Penghargaan terbaru ini adalah validasi dari semua upaya dan perkembangan kami. Kami menantikan untuk melanjutkan momentum kemenangan luar biasa ini dengan klien kami hingga 2019 dan seterusnya,” pungkasnya.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Kantong Plastik di Toko-toko Ini Tak Lagi Gratis Mulai Besok

Jakarta – Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengumumkan komitmen bersama dengan para anggotanya untuk menjalankan kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG). Kebijakan ini akan menjadikan plastik sebagai barang dagang.

Mereka merencanakan akan merealisasikan komitmennya mulai esok hari, tepatnya 1 Maret 2019. Kebijakan ini nantinya akan dilakukan oleh seluruh anggota Aprindo seluruh Indonesia.

Mulai dari minimarket hingga ritel fesyen akan melakukan komitmen ini. Beberapa toko ritel yang akan melaksanakan KPTG diantaranya adalah Superindo, Matahari, Circle-K, Sogo, Ramayana, Yogya, Alfamart, Alfamidi, dan lain-lain.


Salah satunya adalah Superindo, perusahaan ritel ini bahkan mengaku telah konsisten melakukan program plastik berbayar ini. Bahkan menurutnya, mereka berhasil menekan penggunaan plastik bagi para pembelinya.

“Superindo jalankan sejak 2015. Ketika kami terapkan KPTG, drastis sekali turunnya penggunaan plastik, yang tadinya 2 kantong plastik/transaksi kini hanya, sekitar 0,7 kantong plastik/transaksi,” ungkap Head of Corporate Affairs & Sustainability Superindo, Yuvlinda Susanta, di Aston Rasuna, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Sebelumnya, Aprindo dan para anggotanya berkomitmen akan melaksanakan kebijakan KPTG. Lewat kebijakan ini kantong plastik akan menjadi barang dagang, dan dibanderol Rp 200/kantong

“Jadi modelnya kami mau buat kantong plastik jadi barang dagangan minimal Rp 200, kita akan buat konsumen keluarkan uang untuk kantong plastik. Nanti kantong plastik akan masuk di bill di struk, kita juga akan bayar pajaknya, setiap transaksi itu kan ada pajaknya, jadi tidak ada yang dirugikan tidak ada yg sebut ‘memakai uang konsumen’,” ungkap Ketua Umum Aprindo Roy Mandey. (fdl/fdl)

Penyebab Gerakan Kantong Plastik Berbayar di 2016 Gagal

Liputan6.com, Jakarta Mulai 1 Maret 2019, berbelanja di toko ritel modern tidak akan lagi mendapatkan kantong plastik gratis untuk membawa barang belanjaan. Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) ini juga sebelumnya sempat diberlakukan pada 2016, namun hanya berlangsung sekitar 3 bulan.

Terbaru, dipastikan sekitar 40.000 tokto ritel yang tergabung dalam Aprindo akan menjadikan kantong plastik belanja sebagai barang dagangan dengan harga bervariasi mulai dari Rp 200 per kantong.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Mande mengatakan kali ini gerakan KPTG akan sedikit berbeda. Kantong plastik yang biasanya diberikan cuma-cuma untuk konsumen akan menjadi barang dagangan. Artinya, konsumen harus membelinya jika ingin menggunakan kantong plastik untuk membungkus barang yang dia beli.

“Jadi modelnya kami mau buat kantong plastik jadi barang dagangan harganya minimal Rp 200, kita akan buat konsumen mengeluarkan uang untuk kantong plastik,” kata dia dalam acara konferensi pers, di Kuningan, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Selain itu, kantong plastik juga akan masuk ke dalam struk beserta keterangan pajak yang dibayarkan. Hal itu untuk mencegah terulangnya polemik uang kantong plastik di tahun 2016.

“Nanti kantong plastik akan masuk di bill di struk, kita juga akan bayar pajaknya, setiap transaksi itu kan ada pajaknya, jadi tidak ada yang dirugikan tidak ada yang sebut memakai uang konsumen. Kita menjadikannya barang dagangan,” tutur dia.

Lebih jauh dia mengungkapkan alasan kantong plastik berbayar tidak berlanjut di tahun 2016. Sebab gerakan tersebut tidak kunjung dibuatkan payung hukum oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHKK).

Padahal kementerian telah meminta agar KPTG menjai gerakan nasional yang bertujuan mengurangi sampah plastik.

“Kita ini langkah konkret sambil tunggu peraturan dari KLHK. Seperti yg dikatakan KLH sejak tahun 2016 yang bilang akan ada aturan pengaturan sampah plastik, tapi hingga kini belum keluar sudah tiga tahun lamanya. Tahun 2016 pun kita juga sudah lakukan ini, namun setelah tiga bulan uji coba, polemik justru muncul dan tidak ada penanganan dari pemerintah maka kami hentikan, padahal berhasil dengan sukses,” ujarnya.

Roy berharap KPTG di ritel modern bisa membuat masyarakat lebih bijak dalam menggunakan kantong plastik. Hal ini juga diharapkan dapat diikuti industri lain, serta didukung pemerintah sebagai bentuk upaya pengurangan penggunaan kantong belanja plastik sekali pakai di Indonesia.

“Mengubah budaya masyarakat yang akrab sekali dengan kantong plastik tidak semudah membalikkan telapak tangan, untuk itu kita coba secara perlahan mulai sekarang,” kata Roy.


Reporter: Yayu Agustini Rahayu

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

Langkah Kongkret

Selain menjaga lingkungan hidup, KPTG juga sebagai langkah konkret implementasi dari Peraturan Pemerintah no.81 Tahun 2012 pasal 1 ayat 3 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah tangga serta Peraturan Presiden N0-97/ 2017 Pasal 3 ayat 2 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sejenis Sampah Rumah Tangga.

“Kita juga ingin menerapkan apa yang sudah menjadi peraturan yang sudah keluar kita coba konsisten,” ujarnya.

Roy mengungkapkan tujuan utama dari KPTG adalah mengubah perilaku atau kebiasaan masyarakat dalam menggunakan kantong plastik.

“Kita ingin supaya ini menjadi satu pembelajaran yang aktif bagi konsumen. Ini satu bagian edukasi pada konsumen untuk mereka juga ikut serta (menjaga lingkungan),” ujarnya.

Dengan tidak gratisnya kantong plastik diharapkan masyarakat akan menggunakan kantong belanja ramah lingkungan yang selalu dibawa ketika berbelanja.

“Kalau bisa terus menerus lah membawa tas belanja sehingga tas belanja itu lebih menghemat, tidak mengotori dan mejadi sampah dan tentunya ini baik bagi lingkungan kita,” ujarnya.

Mengenai harga plastik, Roy menyebutkan hal tersebut merupakan kewenangan masing-masing toko ritel. Sebab setiap toko mempunyai manajemen dan model bisnis yang berbeda.

“KPTG ini hanya ujungnya saja, tujuan utamanya adalah pengurangan sampah plastik. Supaya mereka (konsumen) tidak usah pakai kantong plastik kalau tidak mau keluar biaya, bawa saja kantong belanja yang bisa dipakaii berulang – ulang supaya tidak perlu merusak lingkungan,” tutupnya.

PSSI Pastikan Liga 1 2019 Dimulai Pekan Pertama Mei

Jakarta – Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria mengumumkan kepastian penyelenggaraan Liga 1 2019. Berdasar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Liga Indonesia Baru (RUPS Luar Biasa PT LIB), Kamis (28/2/2019), kompetisi dimulai antara 1 hingga 8 Mei mendatang. 

Dalam RUPS Luar Biasa PT LIB disepakati dua anggota Exco PSSI, Gusti Randa dan Dirk Soplanit, menjadi komisaris dan direktur utama interim PT LIB. Penunjukan kedua anggota Exco PSSI itu adalah untuk memastikan PT LIB tetap berjalan sesuai jalur sehingga bisa menggelar Liga 1 2019.

“PSSI memastikan kick-off Liga 1 2019 adalah pada 1-8 Mei. Keputusan tidak berubah seperti ketika kongres. Untuk mendukung hal itu, Exco PSSI memutuskan mengutus Gusti Randa dan Dirk Soplanit masuk dalam jajaran direksi PT LIB,” ujar Ratu Tisha Destria.

“PSSI menugaskan kedua anggota Exco ini untuk menjalankan amanah kongres bahwa PSSI memastikan tetap konsisten menggelar Liga 1 2019 pada Mei,” lanjutnya.

Menggelar kick-off Liga 1 2019 pada 1 Mei rasanya sulit dilakukan mengingat bertepatan dengan Hari Buruh Internasional. Kepolisian biasanya tak memberikan rekomendasi pertandingan karena banyaknya aktivitas massa saat itu. Namun, Ratu Tisha Destria memastikan pergeseran kick-off tidak akan lebih dari 8 Mei.

“Ada jenjang waktu antara 1 hingga 8 Mei. Dengan padatnya agenda seperti SEA Games, kemudian Piala AFF, Piala AFC, dan Kualifikasi Piala Dunia serta Piala Asia, kick-off Liga 1 harus digelar sesuai jadwal saat itu,” tegas Sekjen PSSI itu.


Sumber: Bola.com

Indonesia Jadi Pemimpin Ekonomi Digital di Asia Tenggara pada 2025

Liputan6.com, Jakarta – Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara raksasa pasar digital ekonomi di Asia. Peluang itu bisa dilihat dari sisi jumlah pengguna internet, infrastrukstur telekomunikasi yang mulai merata, serta maraknya kehadiran stratup atau perusahaan rintisan.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Rosan P Roeslani, memproyeksikan bahwa pada 2025 Indonesia berpotensi memiliki pasar ekonomi digital hingga mencapai Rp 2.000 triliun. Sementara, untuk pasar Asia pada 2025 mencapai USD 240 miliar atau sekitar Rp 3.480 triliun (kurs Rp 14.500).

“Kalau kita lihat dari angka angka itu Indonesia menjadi leader Asia Tenggara,” kata Rosan dalam acara Kadin Enterpreneurship Forum 2018, di Satoo Garden, Shangri-La Hotel Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Rosan mengatakan, untuk mencapai itu, Indonesia perlu memanfaatkan bonus demografi yang diperkirakan dimulai pada 2030 mendatang.

“Tentunya kita harus banyak melakukan banyak hal termasuk bagaimana kita memanfaatakn bonus demografi yang kita sedanag alami sekarang dan akan berakhir pada tahun 2040,” jelasnya.

Di samping itu, lanjut Rosan, para pelaku usaha juga perlu melihat jeli peluang usaha dan konsisten terhadap suatu bisnisnya. Tidak hanya memanfaatkan digital ekonomi, namun juga perlu menciptakan lapangan pekerjaan dan mendatangkan investasi.

“Dan tentunya yang kita harapkan dan melahirkan digital literasi anak muda pada entepreneurship terutama pada UMKM,” katanya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

2 dari 3 halaman

Konsumen Paling Banyak Keluhkan Produk Ekonomi Digital, Apa Saja?

Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi mengatakan sebagian besar pengaduan masyarakat yang masuk ke pihaknya terkait kerugian di sektor ekonomi digital.

Berdasarkan data Bidang Pengaduan dan Hukum YLKI, tercatat pengaduan yang terkait ekonomi digital menduduki peringkat pertama selama tiga tahun terakhir. Jumlahnya berkisar 16-20 persen dari total komoditas pengaduan yang diterima YLKI. 

“Pengaduan itu berupa transaksi produk e-commerce, dan atau pinjaman online,” kata dia, di Kantornya, Jakarta, Jumat (25/1/2019). 


Hal ini, kata Tulus, karena pengawasan dan regulasi pemerintah terhadap sektor bisnis daring alias ekonomi digital masih lemah. Dia mengatakan, saat ini pelaku pinjaman online yang terdaftar di OJK hanya 72 saja, tetapi di lapangan yang beroperasi mencapai lebih dari 350 pelaku. 

“Kenapa dibiarkan? Padahal mereka adalah ilegal, OJK bisa langsung bersinergi dengan Satgas Waspada Investasi dan Kementerian Kominfo, untuk langsung memblokir pinjaman online yang ilegal tapi masih bergentayangan. Demikian juga dalam hal belanja online, e-commerse,” ungkapnya.

Dia menuturkan, tentu amat berbahaya bila transaksi antara konsumen dengan pedagang berjalan tanpa pengawasan oleh regulator. Sebab potensi pelanggaran hak konsumen sangat besar.

“Terbukti, menurut data 24 persen uang konsumen hilang dalam transaksi tersebut, alias teljebak aksi transaksi penipuan. Belum lagi pengaduan seperti barang yang diterima konsumen rusak, tidak sesuai, atau terlambat dalam pengiriman,” ujar Tulus.

Dari sisi aturan, lanjut dia, harus diakui jika sampai sekarang belanja online belum ditopang dengan regulasi yang memadai. Mulai belum adanya UU Perlindungan Data Pribadi, sampai Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Transaksi Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.

“Sampai sekarang masih tersimpan di laci Sekretariat Negara. Alias mangkrak! Padahal transaksi e-commerse saat Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional), angka pertumbuhannya melompat sampai dua digit. Jika Harbolnas 2012 angkanya hanya mencapai Rp 67,5 miliar; maka pada 2017 melambung menjadi Rp 4,7 triliun,” tegasnya. 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Sudirman Said Kritik Sikap Jokowi soal Freeport, TKN Buka Suara

Jakarta – Eks Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyatakan kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berubah-ubah soal divestasi PT Freeport Indonesia. Dia mengatakan, di awal pemerintahan Jokowi ingin agar diputuskan secara cepat.

Lalu, Sudirman bilang Jokowi ingin jangan buru-buru. Kemudian, Jokowi tiba-tiba ingin jangan ada komitmen apapun. Menanggapi itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Johnny G Plate mempertanyakan apa yang salah dari sikap Jokowi.

“Kalau bilang cepat bagus nggak, kalau bilang hati-hati bagus nggak, kalau bilang jangan ada kepentingan kelompok bagus nggak? Apa salahnya?,” kata Johnny kepada detikFinance, Senin (25/2/2019).


Dia mengatakan, tanpa seorang pemimpin yang kuat dan konsisten seperti Jokowi, akuisisi tidak berjalan lancar. Sebab itu, dia mengapresiasi langkah-langkah yang telah ditempuh Jokowi.

“Tanpa seorang pemimpin yang kuat yang konsisten, yang mempunyai leverage internasional, divestasi seperti itu nggak bisa lancar, dan Pak Jokowi menjalani dan melaksanakan dengan baik untuk kepentingan bangsa dan negara,” paparnya.

Johnny pun enggan mengomentari Sudirman Said lebih jauh. Menurutnya, Sudirman bukan calon presiden (capres) sehingga buang-buang waktu.

“Saya nggak mau komentari Sudirman Said, karena Sudirman Said bukan capres nggak guna buang-buang waktu komentari dia,” ujar politikus Partai Nasdem itu.

Terlebih, dia bilang, kebijakan yang dia tempuh saat menjabat Menteri ESDM belum tentu akan sesukses seperti sekarang ini.

“Apalagi komentar Sudirman Said hanya sepenggal saja yang belum tentu kebijakan yang dia pakai dulu atau di zaman dia sama dengan sekarang. Karena apa, menurut Jonan (Menteri ESDM) dia mengawali semuanya dengan baru dan cepat,” terangnya.

“Saya memberikan apresiasi Pak Jokowi, dibantu para menteri terkait divestasi itu di antaranya Pak Jonan, Bu Sri Mulyani, dan Ibu Rini Soemarno, pasti ada tim dan orang ahli di dalamnya,” sambungnya.

Sebelumnya dalam sebuah wawancara khusus dengan detikcom, Kamis (21/2/2019) Sudirman menyatakan kebijakan Jokowi soal Freeport berubah-ubah.

“Di awal pemerintahan beliau mengatakan cepat diputuskan, cepat diputuskan. Tapi pada satu titik mengatakan nggak ada komitmen, jangan dulu, jangan buru-buru. Hati-hati, begitu. Terus suatu ketika kita sedang berunding, tiba-tiba, ‘sudah jangan ada komitmen apapun’,” kata Sudirman.

“Makanya kaget, tiba-tiba beliau menerima yang bersangkutan kemudian perintahnya buatkan surat. Jadi memang kami sebagai pelaksana kebijakan atau yang menavigate di lapangan itu memang harus pandai-pandai membaca, sebetulnya maunya apa,” sambungnya. (hns/hns)

Alasan Pelatih Timnas Indonesia Tunjuk 3 Asisten

Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy membeberkan alasan di balik keputusannya menunjuk Yeyen Tumena, Joko Susilo, dan Alan Haviludin, sebagai asisten.

Ketiga asisten pelatih Timnas Indonesia itu diperkenalkan pada Senin (25/2/2019) di Kantor PSSI, Jakarta. Dalam sesi itu, hanya Yeyen dan Joko yang hadir. 

“Dengan coach Yeyen, saya sudah sering berkomunikasi dan mengenal dia. Dia sangat memahami sepak bola Indonesia, terutama sebagai pemain timnas,” kata Simon.

“Kemudian saya bicara dengan coach Yeyen dan muncul nama coach Joko, kemudian Alan akan mendampingi kami di sektor kiper,” imbuh mantan pelatih Bhayangkara FC itu.

Simon meyakini ketiga pendampingnya itu sangat memahami sepak bola Indonesia, terutama terkait dengan pengalaman di klub dan akademi. 

Sebagai contoh Joko Susilo. Pelatih asal Cepu ini sudah lama menangani Arema, baik tim senior maupun junior. Sebelum dipanggil timnas, Joko merupakan direktur Akademi Arema. Menurut Simon, hal ini sangat penting bagi timnas untuk memiliki tim pelatih yang berpengalaman di klub.

“Saya tahu coach Joko adalah orang yang sangat mencintai pekerjaannya dan dia konsisten di Arema. Lalu ketika saya menawari pekerjaan ini, dia menyanggupi,” ucap Simon menambahkan.

Setelah mengumumkan tiga asisten pelatih, Simon langsung memberi tugas untuk memantau pemain di turnamen pramusim Piala Presiden. 

Selain itu, tim pelatih juga langsung bekerja untuk pemusatan latihan. Rencananya, Timnas Indonesia akan menjalani TC mulai 6-21 Maret. 

TC di Australia digelar sampai 17 Maret. Timnas Indonesia akan melanjutkan pemusatan latihan di Bali hingga 21 Maret. Setelah itu, mereka akan menghadapi Myanmar dalam laga uji coba internasional yang digelar pada 25 Maret 2019.


Sumber: Bola.com

3 Pemain Chelsea yang Memiliki Hubungan Buruk dengan Maurizio Sarri

Liputan6.com, Jakarta – Usai tancap gas pada awal karier bersama Chelsea, Maurizio Sarri mulai merasakan panasnya kursi manajer di Stamford Bridge. The Blues kini berada di luar zona Liga Champions serta kurang meyakinkan saat mengikuti Piala FA. 

Hubungan Sarri dengan beberapa pemain Chelsea pun dikabarkan kurang bagus sepanjang musim ini. Puncaknya terjadi dalam final Carabao Cup melawan Manchester City.

Hal ini bukan kejutan mengingat skuat Chelsea saat ini berisi pemain yang ‘memaksa’ Jose Mourinho keluar dari klub tiga tahun lalu. Sarri sepertinya bisa mengalami nasib yang sama.

Ada masalah yang cukup di rumit di ruang ganti Chelsea saat ini. Berikut ini tiga pemain yang punya hubungan kurang bagus dengan Sarri seperti dilansir Sportskeeda:

2 dari 4 halaman

Marcos Alonso

Setelah diangkat sebagai manajer Chelsea musim panas lalu, Sarri menyatakan Marcos Alonso sebagai bek sayap terbaik di Eropa. Pemain Spanyol itu memulai musim 2018/19 dengan performa biasanya dam mencetak gol kemenangan Chelsea saat melawan Arsenal.

Namun, pemain berusia 28 tahun itu kini gagal mencetak gol selama hampir lima bulan. Performa yang buruk juga mengakibatkan mantan pemain Sunderland itu kehilangan posisinya di starting XI Chelsea sejak tiba di klub pada 2016. Alonso pun mempertanyakan gaya permainan Sarri.

Saat kalah melawan Manchester City di final Carabao Cup, Alonso tidak masuk skuat Chelsea, dan sepertinya sudah tidak mungkin kembali ke starting XI. Semua tanda-tanda mengisyaratkan ada masalah dan Alonso mungkin akan menghabiskan sisa musim dengan tanpa bermain.

3 dari 4 halaman

Cesar Azpilicueta

Sejak pindah ke Chelsea selama musim panas 2012, Cesar Azpilicueta perlahan-lahan berubah menjadi pemain bertahan paling konsisten di timnya. Pemain Spanyol itu menjadi sosok yang solid di belakang untuk Chelsea dan Azpilicueta juga menjabat sebagai kapten pada sebagian besar musim 2018/19.

Meskipun begitu, pemain Spanyol itu dikabarkan sempat cekcok dengan dengan manajernya di tempat latihan setelah Chelsea menelan kekalahan 2-0 dari Arsenal di bulan Januari. Selama empat musim terakhir, Azpilicueta hanya melewatkan dua pertandingan di Liga Inggris dan mengingat baru berusia 29 tahun, Azpilicueta punya potensi untuk menjadi starter reguler di London selama lima tahun ke depan.

Meski Sarri dan Azpilicueta tidak sepaham tentang arah tim, wakil kapten Chelsea itu secara terbuka menyatakan bahwa dia dan sang manajer sudah berhasil mengesampingkan semua maslah mereka. Untuk ke depan, Azpilicueta kemungkinan akan tetap menjadi salah satu pemain penting Sarri.

4 dari 4 halaman

Kepa Arrizabalaga

Final Carabao Cup 2019 antara Chelsea vs Manchester City diwarnai drama antara Kepa Arrizabalaga dengan Maurizio Sarri. Saat menjelang adu penalti, Sarri ingin mengganti Kepa dengan Willy Caballero. Namun, Kepa menolak untuk meninggalkan lapangan dan hal itu membuat Sarri berang.

Sulit untuk membayangkan bagaimana Kepa akan memperbaiki hubungannya dengan Sarri setelah kiper Spanyol itu menunjukkan tindakan yang tidak terpuji kepada manajernya. Meski Sarri juga berpotensi didepak atas insiden tersebut.

Kepa bergabung dengan Chelsea dengan biaya yang mencapai 71 juta pounds, dan setelah serangkaian penampilan buruk, nilai transfer pemain berusia 24 tahun itu baru saja turun. Pada akhirnya, Sarri dan Kepa mungkin akan dipaksa untuk bekerja bersama sampai akhir musim, kendati salah satu dari mereka mungkin harus pergi pada akhir musim.


Sumber: Bola.net

5 Bintang MU dengan Gaji Tertinggi Per Pekannya

Jakarta – Sudah bukan rahasia lagi, Manchester United (MU) cukup royal menggaji bintang-bintangnya. Dengan kemampuan finansial yang terjamin, Setan Merah memang bak surga bagi pemain-pemain dengan kontribusi bagus.

MU adalah klub yang dibangun atas dasar cinta dan dukungan para penggemar. Dari era Sir Matt Busby ke Class of 92 dan bahkan sampai akhir kepemimpinan Sir Alex Ferguson, pemain menghargai klub lebih diri diri mereka sendiri.

Setan Merah adalah sebuah merek dan nilai pasarnya tidak bisa dibayangkan. Selama beberapa tahun belakangan ini, kekuatan finansial United naik tetapi prestasi di lapangan menurun.

Meski penampilan mereka mengecewakan akhir-akhir ini, kekuatan finansial klub sangat membantu klub memikat pemain kelas dunia di Old Trafford. Bahkan para pemain yang berada di klub selama lima hingga enam tahun menuntut kenaikan gaji besar-besaran untuk memperpanjang kontrak mereka.

Berikut ini lima pemain MU yang mendapat gaji tertinggi, dengan 1 pound setara Rp18 ribu, seperti dilansir Sportskeeda.

2 dari 6 halaman

Fred (Rp3,15 miliar per Pekan)

Sebelumnya, Fred bermain bareng Shakhtar Donetsk di Ukraina sebelum pindah ke Manchester United pada musim ini. Pensiunnya Micheal Carrick dan minimnya kreativitas di lini tengah membuat Jose Mourinho memboyong Fred ke Old Trafford.

Fred membawa energi dan beberapa rasa Samba ke skuat. Dia adalah gelandang yang tidak takut untuk melakukan tekel. Pemain asal Brasil itu bisa juga bisa memberikan perlindungan kepada para pemain belakang.

Namun, sejak bergabung dengan Setan Merah, situasi tidak berjalan seperti yang diharapkannya. Fred kesulitan mendapatkan kesempatan bermain reguler di bawah manajer asal Portugal. Fred tentu berharap bisa mendapat kesempatan yang lebih baik di bawah manajer baru.

3 dari 6 halaman

Romelu Lukaku (Rp3,6 miliar per Pekan)

Romelu Lukaku memulai kariernya di Premier League dengan Chelsea tetapi gagal tampil mengesankan untuk The Blues. Dia sempat dipinjamkan ke West Brom sebelum dijual ke Everton. Sejak saat itu, Lukaku berhasil mencetak banyak gol untuk The Toffees dan menghabiskan empat tahun di Goodison Park.

Setelah Zlatan Ibrahimovic cedera, Manchester United membutuhkan seorang striker baru. Meski Chelsea juga berminat memulangkan sang pemain, Mourinho berhasil membawanya ke Old Trafford dengan biaya transfer sebesar 75 juta pounds.

Lukaku sekarang sedang memasuki musim keduanya bersama United dan sedang menjalani periode yang sulit dalam kariernya. Meski musim debutnya cukup mengesankan, ia gagal mencapai standar tersebut pada musim ini. Lukaku terlihat sangat kelelahan. Dia adalah satu-satunya striker murni yang dimiliki United saat ini sehingga itu menambah tekanan kepada pemain Belgia tersebut.

4 dari 6 halaman

David De Gea (Rp3,6 miliar per Pekan)

David De Gea adalah satu di antara pemain yang direkrut ketika Sir Alex Ferguson masih menjadi manajer Manchester United. Penampilan impresif pemain asal Spanyol itu dengan Atletico Madrid membuatnya menjadi pengganti yang ideal buat Edwin Van Der Sar yang pensiun.

De Gea terlihat kesulitan pada awal kariernya dengan Setan Merah setelah membuat sejumlah kesalahan. Namun, seiring berjalannya waktu, ia telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik di klub. Dia juga termasuk salah satu kiper top dunia saat ini.

De Gea sudah memenangkan hampir segalanya dengan Setan Merah kecuali Liga Champions. Ia juga satu-satunya penerima penghargaan Sir Matt Busby Player of the Year dalam tiga kesempatan berturut-turut.

5 dari 6 halaman

Paul Pogba (Rp5,22 miliar per Pekan)

Paul Pogba muncul dari akademi Manchester United di bawah Sir Alex Ferguson. Namun, minimnya kesempatan bermain membuat pemain Prancis itu meninggalkan United dan bergabung Juventus di Italia. Pogba membuktikan dirinya sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia selama empat tahun di Turin dengan memenangkan Seria A dan mencapai final Liga Champions.

Pada saat itu, United sedang kesulitan dengan minimnya kreativitas di lini tengah. Kedatangan Jose Mourinho memastikan masuknya pemain kelas dunia di klub dimulai dengan Paul Pogba. Pogba akhirnya kembali ke Old Trafford dengan status pemain termahal dunia.

Meski harganya sangat mahal, Pogba tidak bisa menunjukkan performa yang konsisten dan terlibat perseteruan dengan manajernya. Dia dicadangkan oleh Jose Mourinho dalam beberapa pertandingan terakhir. Manchester United membayar mahal Pogba tapi mereka belum mendapatkan hasilnya.

6 dari 6 halaman

Alexis Sanchez (Rp7,2 miliar per Pekan)

Alexis Sanchez pernah bermain untuk Barcelona dan Arsenal sebelum bergabung dengan Manchester United di bursa transfer Januari musim lalu. Sanchez merupakan pemain terbaik Arsenal. Namun, ia punya keinginan yang kuat untuk memenangkan trofi.

Pada usia 29 tahun, Sanchez memutuskan untuk meninggalkan Emirates guna mencari trofi dan diperebutkan dua klub Manchester. Akhirnya, United berhasil mendapatkan pemain asal Chile itu dengan ditukar Henrikh Mkhitaryan.

Namun, penampilannya belum bisa memenuhi ekspektasi penggemar dan dikabarkan sudah tidak betah di United. Sanchez masih belum menampilkan permainan terbaiknya di Old Trafford meski mendapatkan gaji yang sangat besar di klub.

Sumber: Bola.net

Konsisten Dorong Ekspor UMKM, BRI Gelar BRICRAFT 2019

Liputan6.com, Jakarta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali mendorong ekspor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Kali ini Bank BRI bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) menyelenggarakan pelatihan bagi para wirausaha karya kriya untuk menjadi pelaku UMKM orientasi ekspor yang dinamakan BRICRAFT 2019.

Event tahunan yang sudah digelar kali kedua sejak 2018 ini diselenggarakan di Kantor Pusat Bank BRI, Jakarta, selama dua hari yakni 25-26 Februari 2019. Turut hadir dalam pembukaan acara tersebut Direktur Mikro dan Kecil Bank BRI Priyastomo, Direktur Ritel dan Menengah Bank BRI Supari, Konsul Ekonomi KJRI New York Yohannes Jatmiko, dan pakar bisnis kriya asal Amerika Serikat Jennifer Isaacson.

BRICRAFT 2019 diselenggarakan sebagai bentuk komitmen Bank BRI untuk terus mengembangkan bisnis karya kriya secara global melalui Rumah Kreatif BUMN (RKB). BRI telah ditunjuk oleh Kementerian BUMN RI untuk menjadi pembina bagi pengembangan craft business atau kerajinan atau yang saat ini lebih dikenal dengan Karya Kriya atau Usaha Kriya.

“Melalui konsistensi kami dalam menggelar kegiatan pelatihan ini, kami ingin mendorong para pelaku UMKM, utamanya pelaku usaha kriya yang telah tergabung dalam RKB BRI agar memiliki kapasitas untuk membuat produk dengan kualitas ekspor. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk mempersiapkan wirausaha kriya terpilih untuk mengikuti NY Now 2019 yakni pameran internasional produk kriya di Amerika Serikat,” ujar Priyastomo.

Dalam event ini, BRI mengundang Jeniffer Isaacson, pakar craft business dan kurator dari Amerika Serikat untuk memberikan coaching clinic serta kurasi kepada 30 pelaku usaha kriya terpilih dengan harapan mampu meningkatkan kualitas produk kriya andalan peserta.

Di sisi lain, dalam rangka memaksimalkan jangkauan ruang lingkup pelatihan yang lebih luas, event BRICRAFT 2019 ini juga di siarkan langsung ke seluruh Rumah Kreatif BUMN (RKB) yang ada diseluruh Indonesia secara live streaming melalui Aplikasi Wirausaha Brilian. Di saat yang bersamaan, pada masing masing RKB di seluruh Indonesia juga berkumpul para pelaku UMKM bidang kriya untuk mengikuti pelatihan dan berinteraksi bersama dengan pelatihan yang diselenggarakan di Kantor Pusat Bank BRI Jakarta.

“Saat ini kami telah memiliki 54 RKB BRI dengan lebih dari 300 ribu pelaku usaha yang telah tergabung di dalamnya,” imbuh Priyastomo.

Aplikasi Wirausaha Brilian adalah aplikasi pemberdayaan UMKM Terpadu dengan dilengkapi fitur informasi berita online, pelatihan, konsultasi atau pendampingan, inkubasi, literasi keuangan, riset serta networking dalam jejaring komunitas pelaku UMKM guna menunjang pelaku UMKM naik kelas dan go global, dan lain sebagainya. Aplikasi Wirausaha Brilian bisa di download di appstore, playstore maupun via web di https://www.wirausahabrilian.bri.co.id

Dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat serta adanya era pasar bebas, peluang pelaku UMKM untuk melebarkan sayap ke pasar global sangat terbuka.

“Bank BRI terus mendorong agar para pelaku UMKM dapat naik kelas, tidak hanya melalui akses permodalan namun juga dengan memberikan pelatihan, pendampingan, inkubasi bisnis, networking serta perluasan akses pasar,” imbuh Priyastomo.

Tercatat, hingga akhir Desember 2018 Bank BRI telah menyalurkan kredit senilai Rp 759 triliun dimana sebesar 74,8% dari total portofolio penyaluran kredit tersebut disalurkan kepada UMKM. Dengan konsisten terhadap pemberdayaan UMKM di Indonesia, Bank BRI memiliki peran besar dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan.


(*)