Libur Sepekan, Kondisi Fisik Pemain Persib Tetap Bugar

Liputan6.com, Bandung – Para pemain Persib Bandung baru saja menyelesaikan libur panjang mereka, selama sepekan. Besok, Rabu (20/3), rencananya pasukan Tim Maung Bandung akan kembali berlatih menyiapkan diri jelang Liga 1 2019.

Pelatih fisik Persib, Yaya Sunarya, menyebut, meski libur cukup panjang, para pemain Persib dalam kondiri yang prima. Menurut Yaya, itu karena program latihan yang diberikan kepada pemain saat libur, sangat membantu untuk menjaga kebugaran pemain.

“Kami terus melakukan pemantauan terhadap program yang sudah diberikan selama libur ini. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar, tidak ada masalah. Semua pemain Insya Allah siap untuk berlatih besok,” kata Yaya di situs resmi Persib.

Seperti diketahui, libur sepekan itu diberikan pelatih Miljan Radovic usai Persib menyelesaikan laga terakhir, lawan Perseru Serui di ajang Piala Presiden 2019. Di turnamen pramusim yang disiarkan di Indosiar ini, Persib tak bisa berbuat banyak, tersingkir di fase grup.

Begini Kondisi Anggota dan Warga yang Terkena Bom Teroris di Sibolga

Liputan6.com, Jakarta – Ledakan bom di rumah terduga teroris di Sibolga, Sumatera Utara melukai seorang anggota kepolisian dan warga setempat. Keduanya terkena serpihan bom rakitan milik terduga teroris bernama Husain alias Abu Hamzah yang meledak saat penyergapan.

“(Petugas) luka di bagian mata dan tangan. Saat ini proses perawatan RS di daerah Sibolga. Masyarakatnya juga kena luka di bagian wajah dan tangan, satu orang,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Sementara tubuh istri dan anak Husain terkoyak menjadi beberapa bagian. Polisi telah mengidentifikasi bagian tubuh yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian sebagai seorang wanita berusia sekitar 30 tahun lebih dan seorang balita berusia sekitar 2 tahun.

Hingga saat ini, TKP belum bisa dinyatakan aman. Polisi juga belum bisa bergerak bebas melakukan olah TKP karena dikhawatirkan masih ada bom rakitan yang dapat meledak kapan saja.

Police line aja belum bisa dipasang karena dikhawatirkan di balik reruntuhan bangunan itu masih ada sisa-sisa bom yang belum meledak. Kalau masih bisa dilihat, bom tersebut akan langsung diledakkan oleh tim Gegana dengan menggunakan robot. Jadi tidak bisa mendekat langsung karena cukup berbahaya,” ucap Dedi.

Penangkapan Husain alias Abu Hamzah dilakukan Densus 88 Antiteror Polri di Sibolga pada Selasa 12 Maret 2019 sekitar pukul 14.23 WIB. Dalam operasi itu, sebuah bom meledak dari dalam rumah pelaku yang melukai petugas kepolisian.

Pada operasi itu, polisi baru bisa menangkap Husain. Sementara istri dan anaknya memilih bertahan di dalam rumah. Aparat terus melakukan negosiasi untuk membujuk istri dan anak Husain menyerahkan diri.

Namun negosiasi akhirnya gagal setelah istri Husain memilih meledakkan diri menggunakan bom rakitan dari dalam rumahnya sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Istri dan anak Husain tewas dalam peristiwa tersebut.

KRL Sudah Beroperasi Pasca-Anjlok, Begini Kondisi Stasiun Bogor

Liputan6.com, Jakarta – Stasiun Bogor yang biasanya dipenuhi penumpang saat hari kerja, kali ini tampak lengang. Tidak tampak penumpukan penumpang di stasiun pasca-KRL anjlok di Kebon Pedes, Kota Bogor pada Minggu 10 Maret 2019.

Pantauan Liputan6.com di lokasi, Senin (11/3/2016) pukul 06.00 WIB, perpindahan penumpang dari satu jalur ke jalur lain tampak lancar. Tidak ada penumpang yang saling dorong atau berdesakan di pintu masuk maupun di loket.

Penumpang yang menunggu di peron juga tampak tertib dan tidak berdesakan. Kondisi di dalam KRL yang menuju Jakarta juga tampak kondusif.

“Saya kira bakal antre banget, enggak taunya enggak. Karena saya baca di media kereta dari Bogor sudah bisa ke Jakarta walaupun cuma satu lajur ya,” kata Fitriani, warga Ciomas.

Namun begitu, keberangkatan kereta sangat terlambat dari jadwal biasanya karena harus menunggu rangkaian KRL dari Jakarta masuk ke Stasiun Bogor terlebih dahulu.

“Iya gantian, jadi lama. Tapi enggak apa-apa, saya sudah estimasi tiba di kantor jam berapanya,” ucap karyawan swasta di kawasan Cikini.

Sementara itu, ruas Jalan Kebon Pedes masih ditutup. Hal ini dikarenakan masih ada pengerjaan jaringan kabel listrik aliran atas yang sempat putus ditabrak KA 1722 tujuan Manggarai-Bogor.

Biasanya, akses jalan menuju Soleh Iskandar itu padat dipenuhi angkot dan angkutan pribadi. Terlebih setiap Senin pagi, kemacetan mengular hingga depan Kantor Dispenda.

Sebelumnya, seluruh rangkaian kereta yang anjlok selesai dievakuasi. Sebagian KRL beroperasi hingga Stasiun Bogor mulai, Senin pukul 05.00 WIB, menggunakan satu jalur bergantian.

Saat ini, petugas PT KAI masih melakukan perbaikan prasarana perkeretaapian seperti jaringan kabel Listrik Aliran Atas (LAA), jalur rel dan pemasangan tiang LAA yang terdampak dari kejadian KRL anjlok.

“Untuk perjalanan KRL di lintas Bogor Senin pagi ini pemberangkatan dari Stasiun Bogor mulai pukul 05.00 WIB menggunakan satu jalur bergantian,” kata Eva Chairunisa VP KomunikasiPT KCI.

Kondisi Terkini Jalan Tol Ngawi-Kertosono yang Terendam Banjir

Liputan6.com, Surabaya – Jalan Tol Ngawi-Kertosono tepatnya di KM 604+000 Madiun, Jawa Timur masih terendam banjir. Hingga pukul 21.40 WIB,  jalur tersebut masih belum bisa dilewati.

Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jatim AKBP Bambang S Wibowo menyatakan, jalan tol masih belum dibuka.

“Belum, kami masih pertahankan kontra flow ke arah Solo,” tutur Bambang kepada Liputan6.com melalui pesan singkat, Kamis malam (7/3/2019) malam.

Dia mengatakan, belum ada perubahan kondisi banjir akan surut. “Masih belum ada perubahan, biasanya jelang tengah malam,” ucap dia.

General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Ngawi-Kertosono Kediri, Charles Lendra juga mengatakan hal yang sama mengenai update kondisi banjir di Tol Madiun.

“Masih contra flow,” ujar Charles kepada Liputan6.com melalui pesan singkat kepada Liputan6.com.

Sebelumnya, pada siang pukul 14.00 WIB, Charles mengaku banjir di jalan tol Ngawi Kertosono tepatnya di KM 604+000 Madiun, Jawa Timur, mulai surut, Kamis (7/3/2019).

Ketinggian banjir sudah surut namun masih mencapai 70 cm. Rekayasa lalulintas di Km 607+800 hingga Km 601+900 pun dilakukan dengan menggandeng pihak kepolisian.

Sementara itu, curah hujan tinggi sejak kemaren malam hingga menyebabkan sungai yang terletak di wilayah Simpang Susun Madiun KM 604+000 jalan tol Ngawi Kertosono meluap.

Puncaknya pada Rabu 6 Maret 2019 pukul 19.00 WIB, luapan air di Km 604+000 hingga Km 604+000 arah Jakarta mencapai batas reflector (guide post) atau setinggi 50 cm.

Sejak itu, sejumlah rekayasa lalu lintas demi keamanan pengguna jalan diberlakukan. Salah satunya, pengalihan lalulintas kendaraan Golongan I untuk tidak melewati wilayah jalan tol yang terdampak luapan sungai.

2 dari 3 halaman

Memancing

Di sisi lain, banjir yang melanda jalan tol juga dimanfaatkan warga sekitar untuk memancing. Bahkan foto dan video warga memancing di jalan tol viral.

Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jatim, AKBP Bambang S Wibowo menuturkan, warga memancing mengincar ikan yang ikut meluap dari tambak di sekitar sungai dekat jalan tol.

“Ya mereka memancing, tapi tidak memancing di jalan tol itu, tapi mancingnya di bawah jembatan tol yang disitu ada tambak yang tergenang air,” ucap Bambang.

Foto-foto warga mencari ikan dan memancing itu memang beredar luas di media sosial (medsos). Tampak dari foto, sejumlah orang tengah asyik memancing dari flyover dan plengsengan tol Madiun yang terendam banjir.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini

Selain Kebocoran, Prabowo Sebut Kondisi Indonesia Sedang Berdarah

Liputan6.com, Jakarta – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut kondisi Indonesia saat ini layaknya tubuh manusia yang tengah mengalami pendarahan. Dia menyebut salah satunya yakni akibat rekayasa faktur penjualan, seperti halnya dalam bidang sumber daya alam yang diekspor.

Prabowo menyebut hal itu berakibat pada kebocoran anggaran negara. Di mana faktur yang dilaporkan lebih rendah dibandingkan penjualan aslinya atau disebut Under Invoicing.

“Itu yang saya sebut kebocoran. Itu yang saya sebut bleeding. Indonesia sedang berdarah,” kata Prabowo di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (3/3/2019).

Prabowo Subianto menyebut dalam kebocoran itu pun ada peran beberapa pihak. Bahkan, dia menyebut negara terus melakuan hutang untuk menutupi yang ada.

Mantan Danjen Kopassus TNI itu pun mengumpamakan keadaan itu sepeti halnya transfusi darah, di mana utang yang menghidupi bangsa.

“Kita hidup dengan utang. Tidak dengan produksi kita sendiri. Tidak dengan keuntungan kita sendiri, tidak dengan tangan kita sendiri,” ujar Prabowo Subianto.

2 dari 3 halaman

Proses Kebocoran

Sebelumnya, Prabowo mencontohkan proses kebocoran itu. Kebocoran itu diketahuinya sejak menjadi pimpinan perusahaan kelapa sawit usai pensiun dari TNI pada 1998.

“Saya jadi pengusaha waktu itu, saya dipercaya memimpin perusahaan kelapa sawit. Jadi saya mengerti industri kelapa sawit, dengan segala permainan-permainannya, karena itu dapat pencerahan lagi saya, boleh saya cerita fenomena saya ini,” kata dia.

Dia menjelaskan bila seseorang ingin membangun suatu perkebunan kelapa sawit harus melakukan beberapa tahapan. Mulai dari izin ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab), lalu ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan lanjut ke Pemerintah Pusat.

Saat itu ketika ke pemerintah pusat, sambung Prabowo, pengusaha tersebut harus meminta izin ke Kementrian Pertanian dan Kementrian Kehutanan. Setelah itu barulah pengusaha itu mendapatkan sertifikat hak guna usaha (HGU).

“Begitu dia dapat dengan HGU dia dapat kredit, di sini sudah mulai bocor, kenapa? Karena untuk buka lahan itu ada indeks. Saya enggak tahu sekarang, waktu saya itu indeks sekitar 3.000 dollar per hektar, 4.000 per hektar. Padahal ongkos benar-benar untuk buka hutan waktu itu enggak sampai 2.000. Zaman saya dulu, tidak tahu persis indeks sekarang,” ungkap Prabowo.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Manajer MU Jelaskan Kondisi Terkini Alexis Sanchez

Jakarta Manajer Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer berharap cedera Alexis Sanchez tidak parah. Alexis Sanchez, mengalami cedera lutut. 

Cedera itu didapatkan pemain timnas Chile itu saat MU menang 3-2 atas Southampton, dalam laga pekan ke-29 Premier League, di Old Trafford, Sabtu (2/3/2019).

Menghuni skuat inti, Alexis Sanchez harus ditarik keluar lapangan pada menit ke-52. Posisi mantan winger Arsenal tersebut kemudian digantikan Diogo Dalot.

“Kami belum tahu. Dia mengalami cedera di lututnya. Mungkin ligamennya. Kami akan melakukan pemindaian besok (Minggu (3/3/2019)),” jelas Solskjaer.

“Semoga ini tidak akan terlalu buruk, tetapi kami tidak akan tahu sampai melakukan pemindaian. Tentu saja, kami harus menunggu sampai saat itu,” paparnya.

Bagi Alexis Sanchez, ini adalah cedera yang ketiga pada musim ini. Sebelumnya, dia juga mengalami cedera hamstring dan paha. Alhasil, Sanchez menepi selama 40 hari dan melewatkan 10 laga yang dimainkan MU.

Sumber: bola.com

Anies Jenguk Ibu Ani di Singapura, SBY Jelaskan Kondisi Sang Istri

Liputan6.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi istri Fery Farhati, menyempatkan diri menjenguk ibu Ani Yudhoyono yang menjalani perawatan di Singapura. Anies dan Ibu Fery ditemui langsung presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Sabtu (2/3/2019), SBY yang tidak didampingi kedua putranya, berbincang-bincang dengan Anies dan istri.

SBY menyampaikan perkembangan kondisi kesehatan Ibu Ani yang masih belum dapat ditemui langsung.

Seperti diketahui, Ani Yudhoyono dirawat di Rumah Sakit National University Hospital Singapura sejak 2 Februari 2019 lalu. Hingga kini, ibu dua anak itu masih menjalani perawatan intensif oleh tim dokter. (Rio Audhitama Sihombing) 

Kepala BNPB Ingatkan Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan

Liputan6.com, Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengingatkan masyarakat terkait ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah minim air. Dia mengingatkan soal pentingnya mitigasi bencana.

“Bangsa kita harus mencari solusi untuk mengatasi karhutla yang melibatkan masyarakat yang juga dalam bagian pentahelic,” ujarnya dalam acara gelar peralatan di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (1/3/2019).

Dia pun menjelaskan sejumlah faktor yang dapat menyebabkan kobaran api menjalar dalam ranah perhutanan. Di antaranya adalah fakror alam dan non-alam.

“Penyebabnya adalah faktor alam, non alam manusia yang tidak sengaja, dan faktor non alam yang disengaja bakar oleh manusia. Hal ini yang harus BNPB ditindaklanjuti,” katanya menandasi.

Mantan Sesjen Wantannas ini mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk menghemat listrik dan air bersih. Dia juga mengimbau agar mengurangi sampah pelastik.

Menurutnya, BNPB penting bekerja dengan jujur untuk meraih kepercayaan masyarakat. “Kita bangun kepercayaan publik. BNPB menjadi lembaga yang layak dijadikan contoh dan menjadi yang terbaik,” ucapnya.

2 dari 2 halaman

Peringatan BMKG

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika telah memperingati potensi kebakaran hutan di wilayah Sumatera, khususnya Riau. Hal tersebut dikarenakan kurangnya intensitas hujan.

“Kondisi kurang hujan di wilayah-wilayah tersebut didukung oleh kondisi troposfer bagian tengah yang didominasi kelembapan udara yang relatif rendah. Ini sesuai dengan peta prediksi spasial anomali radiasi balik matahari gelombang panjang (OLR),” kata Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Herizal dikutip dari laman BMKG, Jumat 22 Febuari 2019. (rifqi aufal sutisna)


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tragis! Anak 12 Tahun di China Tewas Usai Lindungi Adik dari Kebakaran

Beijing

Seorang anak perempuan berumur 12 tahun di China tewas akibat luka-luka bakar parah karena melindungi adiknya dari kebakaran. Dengan tubuhnya dan sebuah selimut, dia melindungi adik laki-lakinya dari kobaran api di rumah mereka.

Pada 22 Februari dini hari waktu setempat, Chen Zimo dan adik laki-lakinya sedang tidur di kamar mereka, ketika tiba-tiba api berkobar di rumah mereka di Changde, provinsi Hunan, China selatan. Demikian dilaporkan media lokal, Xiaoxiang Morning Post seperti dilansir Straits Times, Jumat (1/3/2019).

Dilaporkan Xiaoxiang Morning Post, ketika ayah anak-anak tersebut, yang tidur di kamar lain, menyadari rumah mereka terbakar, dia bergegas masuk ke kamar anak-anak tersebut. Di kamar itu, sang ayah menemukan bahwa kedua anaknya sudah tak sadarkan diri. Tubuh anak laki-lakinya, Mozi yang berumur 5 tahun, ditutupi selimut, begitu pula dengan tubuh anak perempuannya yang terbungkus selimut.

Gadis kecil itu menderita luka bakar 55 persen di sekujur tubuhnya, sedangkan adiknya mengalami luka-luka bakar 28 persen. Saat ini, kondisi Mozi stabil di rumah sakit, namun sang kakak meninggal setelah lima hari dirawat di rumah sakit.

Setelah kebakaran itu, Chen melakukan upaya penggalangan dana secara online untuk membayar biaya perawatan rumah sakit anak-anaknya itu. Dalam waktu tujuh jam, dana sebesar 1 juta yuan berhasil terkumpul.


(ita/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>