Dikaitkan dengan Real Madrid, Eden Hazard Akui Masih Kerasan di Chelsea

London – Gelandang Chelsea, Eden Hazard, merupakan satu di antara pemain buruan Real Madrid. Tetapi, Hazard tak memikirkan rumor transfer ke Madrid dan hanya ingin fokus menjalani karier bersama The Blues.

El Real sudah sejak bursa transfer musim panas tahun lalu menginginkan jasa pemain timnas Belgia tersebut. Los Blancos butuh gelandang seperti Eden Hazard untuk meningkatkan kreativitas di lini tengah.

Akan tetapi, upaya Real Madrid mendapatkan jasa sang pemain selalu menemui jalan terjal. Chelsea baru akan melepas Hazard ke Madrid dengan banderol 100 juta poundsterling (Rp 1,8 triliun).

Sementara itu, Eden Hazard masih belum memikirkan untuk angkat kaki dari Stamford Bridge. Kendati durasi kerjanya menyisakan 18 bulan lagi, pemain 28 tahun itu mengaku masih betah berada di Chelsea.

“Setelah Piala Dunia, saya ingin pergi, tetapi pada akhirnya saya bertahan di Chelsea dan saya memainkan salah satu musim terbaik sejauh ini,” kata Hazard.

“Jadi, saya tidak berpikir saya membutuhkan tantangan yang berbeda. Tetapi, itu tidak berarti bahwa saya akan menjadi lebih baik,” lanjutnya.

Eden Hazard memang tampil apik bersama Chelsea pada musim ini. Dia berhasil mencetak 12 gol dan 10 assist dari 28 pertandingan di seluruh ajang kompetisi.

Sumber: FourFourTwo/Bola.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Eden Hazard Bakal Selalu Bikin Manajer Chelsea Frustrasi

London – Eden Hazard mengaku akan selalu membuat manajer Chelsea frustrasi. Hazard menyebut manajer The Blues merasa frustrasi karena menuntutnya untuk selalu tampil apik.

Gelandang timnas Belgia itu merupakan pemain penting di lini tengah skuat London Biru. Mulai berseragam Chelsea pada 4 Juni 2012, Eden Hazard turut mempersembahkan lima trofi juara, termasuk dua gelar Premier League dan satu titel juara Liga Europa.

Penampilan apik Hazard masih berlanjut pada musim ini. Dia telah mendulang 12 gol dan 10 assist dari 28 pertandingan di seluruh ajang kompetisi bersama The Blues.

Meski begitu, performa impresif Eden Hazard masih belum mendongkrak posisi Chelsea di klasemen sementara Premier League. Klub asuhan Maurizio Sarri itu tertahan di posisi empat dengan nilai 47.

Alhasil, Sarri menuntut Hazard untuk terus mendulang gol. Situasi serupa juga pernah dialami pemain 28 tahun tersebut saat Chelsea masih ditangani Antonio Conte dan Jose Mourinho.

“Saya tidak hanya membuat Conte frustrasi. Dalam karier saya, saya telah membuat frustrasi semua manajer. Sekarang, saya membuat Sarri frustrasi. Saya membuat Mourinho frustrasi,” ujar Hazard.

“Mereka semua berpikir Anda perlu mencetak lebih banyak gol, melakukan lebih banyak hal, dan lebih banyak lagi. Saya juga akan membuat frustrasi manajer berikutnya yang saya miliki,” paparnya.

Eden Hazard memang pemain paling bersinar di Chelsea pada musim ini. Dengan koleksi 12 gol tersebut, Hazard menjadi top skorer The Blues, unggul tiga gol atas Alvaro Morata.

Sumber: FourFourTwo

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Milan yang Nyatanya Baik-Baik Saja Tiap Kali Tanpa Higuain

JakartaAC Milan tinggal sesaat lagi ditinggal Gonzalo Higuain di Januari ini. Tapi Rossoneri setidaknya punya bekal untuk melepas sang penyerang.

Kepindahan Higuain ke Chelsea diyakini tinggal menunggu waktu saja. Penyerang 31 tahun ini sudah tak dibawa Milan kala bertandang ke Genoa, Senin (22/1/2019), yang jadi pertanda bahwa kepindahan memasuki tahap akhir.

Kehilangan Higuain jelas jadi kerugian besar. Pemain pinjaman Juventus ini mencetak delapan gol di 22 penampilan semua kompetisi, dengan enam gol di 15 laga Serie A.

Dia adalah salah satu penyumbang gol terbanyak sepanjang musim ini bersama Patrick Cutrone. Cutrone sendiri mengoleksi satu gol lebih banyak.

Meski demikian, ada sebuah fakta yang setidaknya bisa membuat fans Milan sedikit lebih tenang. Bahwa Rossoneri sejauh ini tak terkalahkan saat tampil tanpa Higuain.

Total enam pertandingan telah dilalui Milan tanpa Higuain di semua kompetisi. Catatannya adalah tiga kemenangan dan tiga kali imbang.

Diavolo Rosso mencetak 11 gol dalam periode tersebut, atau dengan rata-rata 1,83 gol per laga.

Milan sendiri tengah berusaha mendapatkan pengganti Higuain, yakni Krzysztof Piatek dari Genoa. Piatek musim ini sudah bikin 13 gol di Serie A.

(raw/cas)

HEADLINE: Edy Rahmayadi Mundur, Perang Pengaturan Skor Terus Berlanjut

Liputan6.com, Jakarta – Edy Rahmayadi akhirnya membuat keputusan. Minggu (20/1/2019), di Bali, ajang sambutan dalam Kongres Tahunan PSSI, justru dia gunakan untuk mengungkapkan pengunduran dirinya sebagai ketua umum PSSI.

Terhitung saat itu, Edy Rahmayadi yang menjabat sejak 2016 resmi berhenti dari posisinya sebagai ketua umum PSSI. Jabatan itu pun beralih ke tangan Joko Driyono, sang wakil ketua umum, sesuai mekanisme yang diatur dalam Pasal 39 Ayat 6 statuta PSSI.

Sebenarnya, bisa saja PSSI langsung menggelar pemilihan ketua umum baru dalam Kongres Luar Biasa. Syaratnya harus ada permintaan dari 50 persen atau 2/3 jumlah voters.

Namun, hingga kongres di Bali itu selesai, ternyata tidak ada permintaan itu. Artinya, kini Joko Driyono harus siap memimpin PSSI sebagai pelaksana tugas ketua umum hingga 2020, sesuai masa akhir jabatan Edy Rahmayadi. Sedangkan posisi terdahulu Joko diisi Iwan Budianto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Ketua Umum PSSI.

Jelas ini bukan tugas ringan bagi Joko. Pria asal Ngawi, Jawa Timur itu, kini jadi sorotan dan diharapkan bisa segera menyelesaikan berbagai persoalan yang membelenggu PSSI, terutama soal kasus pengaturan skor alias match fixing yang belakangn mulai terungkap.

Sebab, bukan rahasia lagi, belakangan pamor PSSI di bawah Edy Rahmayadi terus menurun, terutama lantaran kasus pengaturan skor yang belakangan terus menggerogoti.

Satu-persatu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI dijadikan tersangka oleh Satgas Anti-Mafia Bola, badan khusus yang dibentuk Mabes Polri dan Polda Metro untuk memberantas praktik pengaturan skor dalam sepak bola Indonesia. Badan ini diketahui oleh Hendro Pandowo.

Tak heran, begitu “prosesi” perpindahan kekuasan di pucuk pimpinan PSSI terjadi, seruan inilah yang dilontarkan banyak pihak.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, bahkan langsung melepas rilis, yang menegaskan mundurnya Edy Rahmayadi tidak akan menghentikan perang terhadap pengaturan skor. Ia justru mendesak PSSI untuk semakin gencar dan serius dalam membenahi permasalahan sepakbola nasional.

“PSSI harus segera melakukan identifikasi permasalahan-permasalahan sepakbola Indonesia agar tidak berlarut-larut dan menjadi masalah sistemik yang menghambat perkembangan sepakbola di Indonesia,” tutur Menpora.

2 dari 4 halaman

Berantas Hingga ke Akarnya

Joko memang tak punya pilihan selain mendukung pemberantasan praktik pengaturan skor sampai ke akar-akarnya. Maka itu, setelah serah terima jabatan dari Edy, dia pun langsung menegaskan, dirinya dan PSSI menghormati proses yang sedang berlangsung, termasuk juga investigasi yang tengah dijalankan Satgas Anti-Mafia Bola.

Joko menjelaskan, PSSI sebenarnya sudah memerangi match fixing, jauh sebelum kasus ini mencuat ke publik. Bahkan, pada 2017, PSSI sudah membentuk integrity departement atau departemen integritas untuk menekan praktik-praktik manipulasi skor di semua level kompetisi di bawah PSSI, dari level liga amatir sampai profesional.

“Pembentukan departemen integritas ini sesuai arahan FIFA pada 2017. Tim ini sesuai dengan rekomendasi anggota Komite Eksekutif PSSI. Kemudian terbentuk tim Adhoc. Tim bertugas merespons match fixing dan bekerja sama satu tahun,” kata Joko seperti rilis yang diterima Liputan6.com.

Maka itu, dalam Kongres Bali, PSSI pun membentuk Komite Ad Hoc Integritas. Komite yang diketuai Ahmad Riyadh ini bertugas memerangi pengaturan skor dan manipulasi pertandingan serta membangun sinergi dengan pemangku kepentingan lain, terutama pihak kepolisian.

Dalam bertugas, tim ini nantinya akan bersinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan INTERPOL. Bahkan, menurut Joko, MoU antara PSSI dan Polri beserta Interpol sudah terjalin untuk memerangi kecurangan-kecurangan di lapangan hijau.

3 dari 4 halaman

Joko Diperiksa

Joko sendiri siap membuktikan komitmennya. Salah satunya dia siap menghadiri panggilan Satgas Anti-Mafia Bola untuk memberikan keterangan terkait kasus pengaturan skor di sepak bola Indonesia ini. Rencananya, dia akan menemui Satgas Anti-Mafia Bola, Kamis (24/1).

Sebelumnya, Joko lewat pengacaranya sempat meminta penundaan pemeriksaan terhadap dirinya. Sebab, ketika itu, Joko masih harus fokus kepada pelaksanaan kongres tahunan PSSI di Bali ini.

Sebelumnya, Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, sudah terlebih dahulu menjalani pemeriksaan oleh Satgas Anti-Mafia Bola di Polda Metro Jaya, Rabu (16/1). Ketika itu Tisha diperiksa tak kurang dari 13 jam lamanya.

Satgas Anti-Mafia Bola memang tak tanggung-tanggung dalam menjalankan tugasnya. Sesuai instruksi Kapolri Jenderal Tito Karavian, mereka siap membabat habis siapa pun sosok-sosok yang ikut terlibat dalam praktik-praktik kotor di sepak bola Indonesia ini.

Itu artinya, Joko dan PSSI harus rela jika nantinya muncul nama-nama baru dari organisasi sepak bola tertinggi di Indonesia itu sebagai tersangka dalam kasus pengaturan skor di sepak bola nasional.

Saat ini, ada dua sosok dari PSSI yang sudah ditetapkan menjadi tersangkat dalam kasus pengaturan skor. Mereka adalah Johar Lin Eng, anggota Exco dan Dwi Riyanto, anggota Komisi Disiplin PSSI.

4 dari 4 halaman

Limpahkan ke Kejaksaan

Sejauh ini, Satgas sendiri sudah menetapkan 11 tersangka terkait kasus pengaturan skor di sepak bola Indonesia. Ada 10 tersangka ditetapkan terkait pertandingan Liga 3 Persibara vs PS Pasuruan. Sedangkan satu tersangka lainnya dijerat dalam pertandingan Liga 2 PS Mojokerto Putra vs Aceh United.

Para tersangka ini dijerat dengan menggunakan Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau UU No 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan/atau Pasal 3, 4, 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU. Mereka diduga melakukan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan dan/atau tindak pidana suap dan/atau tindak pidana pencucian uang.

Akhir pekan ini, rencananya berkas perkara dari empat di antaranya sudah akan dilimpahkan Satgas ke Kejaksaan sehingga bisa secepatnya diproses di pengadilan. Kita tunggu saja…

Tujuh Pemain Baru Persija Beradaptasi dengan Sangat Baik

2 dari 3 halaman

Komposisi lawa Kepri 757

Liputan6.com, Jakarta – Persija Jakarta makin fokus berlatih jelang menghadapi Kepri 757 Jaya di laga pertama 32 besar Piala Indonesia, Rabu (23/1/2018) di Stadion Patriot, Bekasi. Latihan persiapan sendiri digelar di Lapangan PS AU TNI Angkatan Udara, Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Pelatih baru Persija, Ivan Kolev, menyebut, pasukannya sudah tak sabar menghadapi laga ini. Novri Setiawan dan kawan-kawan kata Kolev, terus berlatih dengan penuh semangat.

“Persiapan bagus. Semua pemain menunjukkan semangat tinggi untuk bermain. Mereka sudah tidak sabar untuk bermain di lapangan,”ujar Kolev di situs Persija selepas latihan, Minggu (20/1/2019.).

Kolev juga mengungkapkan, perkembangan tujuh pemain baru Persija sangat positif. Menurut Kolev, adaptasi mereka dengan permainan Persija sangat positif.

Sekali lagi ketujuh pemain ini sangat bagus. Perkembangan mereka semakin hari semakin positif,” ujarnya.

Seperti diketahui, jelang musim 2019, Persija memang kedatangan tujuh pemain baru:Ryuji Utomo, Jakhongir Abdumanuf, Resky Fandi, Heri Susanto, Dany Saputra, dan dua pemain asing: Bruno Matos serta Vinicius Lopes Laurindo.

“Sekali lagi ketujuh pemain ini sangat bagus. Perkembangan mereka semakin hari semakin positif,” ujar Kolev.

Kolev sendiri mengaku yakin pasukannya akan mampu memenangkan laga pertama ini. Selain bakal berlaku sebagai tuan rumah, di atas kertas, kekuatan Persija memang di atas lawan.

Namun, Kolev masih belum mau mengungkap pemain mana saja yang akan dia turunkan. Yang jelas, dia menginginkan hasil terbaik dengan materi pemain terbaik.

“Nanti akan kita lihat. Pemain dalam kondisi terbaik pasti akan kami turunkan. Untuk saat ini saya belum mau berkomentar banyak akan kita lihat nanti,”tutupnya.

3 dari 3 halaman

Semangat Tinggi

Persija sendiri memang mengawali musim 2019 dengan semangat tinggi. Bukan hanya di Piala Indonesia, mereka juga ingin berprestasi lagi di ajang Liga 1.

Maklum, Persija memang baru bergelar juara Liga 1 2018. Musim lalu, mereka jadi yang terbaik dengan torehan 62 poin dari total 34 pertandingan sepanjang kompetisi.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Striker Muda MU Bisa Sukses Seperti Rooney dan Ronaldo

Liputan6.com, Manchester – Manajer Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer menyebut Marcus Rashford punya masa depan yang cerah. Bahkan, ia menilai striker muda itu bisa sukses seperti Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo.

Rashford baru saja mencatatkan momen penting dalam kariernya bersama MU. Ketika dimainkan pada laga melawan Brighton, Sabtu (19/1/2019) lalu, Rashford mencatatkan penampilan ke-150 bersama tim utama Setan Merah.

Sebuah capaian yang sangat istimewa bagi Rashford bersama MU. Sebab, dia mencapai level tersebut saat usianya 21 tahun.

Karena itu, pujian pun berdatangan baginya, dari Solskjaer.

2 dari 3 halaman

Kagumi Kualitas Rashford

Pada laga ke-150 bersama Manchester United, Rashford juga menandainya dengan manis. Jebolan akademi United itu mampu mencetak satu gol ke gawang Brighton dan membawa timnya meraih kemenangan dengan skor 2-1.

Solskjaer pun begitu kagum dengan kualitas yang dimiliki oleh andalan timnas Inggris tersebut. Bukan hanya dari kualitasnya di atas lapangan, tapi juga dari sisi kedewasaan yang dia nilai melebihi pemain pada usianya.

“Rashford baru berusia 21 tahun, tapi kedewasaan yang dia tunjukkan seperti pemain yang berusia di atasnya. Begitu juga dengan performanya,” ucap Solskjaer dikutip dari Four Four Two.

“Jika Anda melihat statistik Rashford, saya mendapatkan informasi bahwa dia lebih muda dari Ronaldo dan Rooney untuk mencapai 150 penampilan bersama Manchester United,” sambung manajer berusia 45 tahun.

Rashford sejauh ini telah mencatatkan 150 penampilan untuk United dan mencetak 41 gol di semua kompetisi.

3 dari 3 halaman

Lewati Ronaldo dan Rooney

Melihat catatan apik Rashford tersebut, Solskjaer mengakui jika dia punya masa depan yang cerah. Bahkan, bukan tidak mungkin Rashford bisa mencapai level yang sama dengan dua seniornya yakni Rooney dan Ronaldo.

“Jelas, dia bisa berada di level top,” ucap Solskjaer.

“Semakin sering Anda mencetak gol, maka Anda akan semakin merasa percaya diri dan ingin terus berada di posisi yang sama. Cara dia bekerja dalam satu pekan terakhir sangat fantastis. Sangat senang bisa bekerja dengannya,” tutup Solskjaer.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan berikut ini:

Perangi Pengaturan Skor, Kongres PSSI Bentuk Komite Ad Hoc Integritas

Liputan6.com, Nusa Dua – Kongres Tahunan PSSI meresmikan pembentukan komite khusus (ad hoc) integritas. Komite ini bertugas memerangi pengaturan skor dan manipulasi pertandingan serta membangun sinergi dengan pemangku kepentingan lain, terutama pihak kepolisian.

“Kongres mengesahkan terbentuknya komite ad hoc integritas. Komite ini dipimpin Ahmad Riyadh dengan wakil ketua Azwan Karim,” kata Ketua Umum PSSI Joko Driyono usai kongres tahunan di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (20/1/2019).

Ahmad Riyadh merupakan ketua asosiasi provinsi PSSI wilayah Jawa Timur. Sementara Azwan Karim adalah Direktur klub Persita Tangerang yang juga sekretaris jenderal PSSI periode 2015-2016.

Keduanya diberi waktu paling lambat dua minggu oleh para peserta kongres untuk melengkapi komite ad hoc integritas PSSI dengan tiga sampai lima anggota. “Setelah itu, harus dikonsultasikan dengan komite eksekutif PSSI untuk ditetapkan,” papar Joko.

2 dari 3 halaman

Lembaga Independen

Selain komite ad hoc integritas, kongres PSSI juga sepakat untuk membentuk lembaga independen yang berkaitan dengan wasit profesional, khususnya untuk Liga 1 dan Liga 2 Indonesia.

PSSi fokus membangun lembaga tersebut dengan menyiapkan tiga pondasi awalnya. Ketiganya adalah sistem dan infrastruktur, manajerial, serta sumber daya manusia atau perangkat pertandingan.

“Untuk manajerial tentu kami membutuhkan para ahli. Kemudian harus pula didukung penuh dari unit pengembangan wasit PSSI yang mendapatkan sokongan program FIFA Forward,” tutur Joko.

3 dari 3 halaman

Keputusan Lainnya

Kongres PSSI juga menghasilkan beberapa keputusan lainnya, seperti jadwal kompetisi 2019. Namun salah satu hal penting yang terjadi di kongres tahunan PSSI 2019 adalah pengumuman mundurnya Edy Rahmayadi sebagai ketua umum PSSI.

Posisinya gubernur Sumatera Utara itu digantikan Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono. (Antara)

Gonzalo Higuain Sudah Tak Bersemangat Bela AC Milan

Milan – Kepindahan ke Chelsea yang akan segera terealisasi membuat Gonzalo Higuain sudah tak bersemangat membela AC Milan. Bahkan, Higuain tampil kurang meyakinkan pada sesi latihan. 

Penyerang timnas Argentina itu santer disebut akan bergabung ke Chelsea pada bursa transfer Januari 2019. Gonzalo Higuain dikabarkan bakal resmi menjadi pemain anyar The Blues pada Senin (21/1/2019).

Higuain datang ke Chelsea dengan skema pinjaman selama enam bulan dari Juventus. Namun, skuat London Biru punya opsi memperpanjang masa peminjaman selama satu tahun, jika pemain berusia 31 tahun tampil bagus pada paruh kedua Premier League musim ini.

Situasi tersebut membuat Gonzalo Higuain sudah tak bersemangat untuk membela AC Milan. Alhasil, pelatih Milan, Gennaro Gattuso, tidak memasukkan nama Higuain untuk tampil menghadapi Genoa, pada laga pekan ke-20 Serie A di Stadio Comunale Luigi Ferraris, Senin.

“Saya akan jujur ​​kepada Anda, saya melihat salah satu sesi latihan terburuk sejak berada di sini. Semua pembicaraan transfer ini tidak baik untuk Higuain. Saya berbicara dengannya, kami melakukannya dengan benar,” kata Gattuso.

“Saya ingin melihat pemain yang secara mental siap melakukan pertempuran, dan Higuain pada saat ini belum siap. Saya tidak kecewa padanya, saya juga pernah menjadi pemain. Saya melakukan semua yang saya bisa dan dia berperilaku dengan cara yang benar,” lanjutnya.

Mulai membela AC Milan pada 2 Agustus 2018, Gonzalo Higuain telah mencetak delapan gol dari 22 pertandingan di seluruh ajang kompetisi musim ini.

Sumber: Football Italia/Bola.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Putri Popsivo Semakin Kokoh di Puncak Klasemen Proliga 2019

Liputan6.com, Pekanbaru – Tim putri Jakarta PGN Popsivo Polwan semakin kokoh di puncak klasemen sementara Proliga 2019. Aprilia S Manganang dan kawan-kawan sudah mengumpulkan 17 poin hasil dari enam laga.

Dua poin tambahan Popsivo didapat setlah mengalahkan BNI 46 pada seri kedua putaran kedua Proliga 2019. Posivo menang dengan skor 3-2 (25-20, 19-25, 20-25,25-8,15-9) di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Riau, Minggu (20/1/2019) malam WIB.

“Pertandingan hari ini sangat bagus ya. Sebenarnya kalau untuk menang kalah tidak masalah bagi saya, karena memang target kita lolos final four,” kata pelatih Popsivo asal Thailand Chamnan Dokmai usai laga.

“Masalahnya pemain Indonesia itu kalau sudah semangat tidak bisa mengontrol emosinya, sehingga mereka bermain dengan emosi. Tapi, karena ini saya bisa mengajari mereka kenapa kita bisa menang, mereka harus bisa menjadi pemain profesional seperti apa.”

“Set pertama kita merasa mudah banget, mungkin saya merasa enjoy dan mikir pasti menang. Tapi, di set kedua ada perubahan dan kalahlah kita di dua set. Jadi pas set keempat kita bisa konsen lagi,” ucap pemain andalan Popsivo Aprilia.

Meski tersentuh kekalahan hingga putaran kedua Proliga 2019, Aprilia menyebut masih ada yang perlu dibenahi dari timnya. “Kayak freeball saja masih buru-buru, apalagi di bilang ini sangat kuat ya tim-timnya,” tuturnya.

2 dari 2 halaman

Belum Beruntung

Pelatih BNI 46 Risco Herlambang mengatakan anak asuhnya sudah melakukan perlawanan cukup bagus. Bahkan, Tri Retno Mutiara dan kawan-kawan mampu menekan lawan.

“Sebenarnya saya sih memang tidak targetnya untuk cari kemenangan, karena kita sendiri sudah aman ya untuk ke final four. Tapi di sini lebih kepada melihat kemampuan anak-anak saya sampai mana,” paparnya.

“Kita memang tertinggal di awal, tapi pada set kedua dan ketiga menang. Kalau set kelima itu sama dengan kita melempar poin keatas, karena kita tidak tahu A apa B. Mungkin juga itu keberuntungan buat mereka karena kita nyaris menang.”

Saksikan video pilihan berikut ini:

Sejak 2017, PSSI dan Polisi Sudah Perangi Pengaturan Skor

Liputan6.com, Jakarta – Ketua Umum PSSI, Joko Driyono menegaskan pihaknya sudah menggandeng pihak luar seperti polisi saat menghadapi kasus pengaturan skor seperti yang marak saat ini. Ini merupakan salah satu bagian dari kerja PSSI yang mengambil keputusan secara kolektif kolegial (memutuskan solusi secara bersama).

Bukan cuma dengan internal PSSI, tetapi juga dengan pihak luar. PSSI selalu mencari jalan keluar untuk menuntaskan masalah pengaturan skor secara kolektif.

Selama ini, praktik -praktik pengaturan skor menjadi momok bagi federasi sepak bola di dunia. Fenomena ini menjadi wabah di Indonesia.

Joko menjelaskan, PSSI sudah memerangi match-fixing, jauh sebelum kasus ini mencuat ke publik. Bahkan, pada 2017 lalu, PSSI sudah membentuk integrity departement atau departemen integritas untuk menekan praktik-praktik manipulasi skor di semua level kompetisi di bawah PSSI, dari level liga amatir sampai profesional.

“Pembentukan departemen integritas ini sesuai arahan FIFA pada 2017 lalu. Tim ini sesuai dengan rekomendasi anggota Komite Eksekutif PSSI. Kemudian terbentuk tim Adhoc. Tim bertugas merespons match-fixing dan bekerja sama satu tahun,” kata Joko seperti rilis yang diterima Liputan6.com.

Dalam bertugas, Joko melanjutkan, tim ini bersinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan INTERPOL. Bahkan, menurut Joko, MoU antara PSSI dan Polri beserta Interpol sudah terjalin untuk memerangi kecurangan-kecurangan di lapangan hijau.


2 dari 3 halaman

Status Iwan Budianto

Mengenai status Iwan Budianto, Joko menjelaskan, PSSI mengembalikam status dia sebagai Wakil Ketua PSSI sesuai dengan keputusan Kongres di Surabaya, 10 November 2018 lalu.

Dia resmi meninggalkan jabatan Kepala Staf PSSI di Kongres tahunan 2019. Kongres sudah menyetujui ini dan Kongres memberikan rekomendasi pengisi posisi kosong Komite Eksekutif.

Selama sepekan ini, Komite Eksekutif bakal melakukan penjaringan. Muncul nama Umuh Mochtar sebagai salah satu kandidat anggota Exco yang diusulkan oleh manajer Madura United, Haruna Sumitro.

3 dari 3 halaman

Edy Mundur

Dalam Kongres tahunan di Pulau Dewata, keputusan besar diambil Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi. Dia memutuskan mundur sebagai Ketum di tengah aksi ‘bersih-bersih’ satuan tugas pengaturan skor. Joko meminta publik tetap berpikiran positif.

Jangan mengaitkan keputusan Edy dengan skandal penganturan skor. “Semua keputusan dia, harus mendapat respons positif, sebagai babak baru pengelolaan PSSI,” kata Joko.