RI Komitmen Terus Berkontribusi dalam Proses Perdamaian di Afghanistan

Liputan6.com, Jakarta – Usai melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Afghanistan H.E Salahudin Rabbani di Gedung Pancasila Jakarta, Jumat (15/3/2019) pagi, Menlu Retno Marsudi menekankan komitmen dan dukungan Indonesia untuk menciptakan perdamaian di Afghanistan.

Dalam pernyataannya, Menlu Retno menyampaikan upaya ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan presiden Afghanistan di Kabul pada Januari 2018.

“Saya sampaikan bahwa Indonesia berkomitmen dan mendukung terciptanya perdamaian di Afghanistan. Ini merupakan upaya lanjutan setelah pertemuan antara Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan Presiden Ashraf Ghani di Kabul, Afghanistan,” ujar Menlu Retno.

“Sekali lagi, Indonesia menyampaikan kesiapannya untuk terus berkontribusi dalam proses perdamaian di Afghanistan,” tambahnya.

Menurut Menlu Retno, dari perspektif Indonesia ada tiga hal dimana Indonesia bisa berkontribusi.

“Yang pertama adalah dalam konteks Trust Building, yang kedua adalah dalam konteks Peace Building and State Building dan yang ketiga adalah Di Fora Internasional termasuk di PBB,” kata Menlu.

“Saya ingin mulai dari yang pertama. Trust Building merupakan satu elemen yang penting dalam setiap proses perdamaian. Oleh karenanya Indonesia menjadi tuan rumah dalam Trilateral Ulama Meeting tahun lalu. Dalam konteks ini Indonesia siap memberikan fasilitasi terhadap hal-hal yang terkait dengan Trust Building.”

“Yang kedua adalah Peace Building dan State Building. Pada tahun 2019 ini, Indonesia juga memberikan kesiapan untuk memberikan beasiswa kepada saudara-saudara kita di Afghanistan. Kita berbicara soal tawaran Indonesia memberi 100 beasiswa untuk bidang minyak, gas dan pertambangan. Selain itu juga pelatihan untuk diplomat Afghanistan.”

“Yang ketiga adalah soal Di Fora Internasional termasuk yang ada di PBB. Tadi pagi saya telah menghubungi duta besar kita yang ada di New York. Dan saat ini Indonesia dan Jerman tengah merumuskan resolusi dewan PBB mengenai perpanjangan mandat UNAMA — Misi Bantuan Perserikatan-Bangsa di Afghanistan. Indonesia terus mendukung PBB untuk stabilitas di Afghanistan.”

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Sedikitnya 12 orang tewas dalam serangan bom bunuh diri di Afghanistan. Pelaku meledakkan bom yang diikat ke tubuhnya di sebuah pos keamanan di Jalalabad.

Prabowo Janji Komitmen Buka Lapangan Kerja untuk Anak-Anak Muda

Liputan6.com, Garut – Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bertekad membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk masyarakat Indonesia.

Hal itu disampaikannya saat bersilaturahmi dengan kiai dan ulama serta masyarakat di Pondok Pesantren Darussalam, Garut, Jawa Barat, Sabtu, 9 Maret 2019.

Awalnya, Prabowo menyapa anak-anak muda Garut yang menyambut kedatangannya di Pondok Pesantren Darussalam. Prabowo kemudian bertanya apakah mereka sudah memiliki pekerjaan.

“Anak-anak muda Garut, sudah punya pekerjaan belum? Gimana mau dapat pacar kalau nganggur,” canda Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itupun bercerita tentang latar belakangnya terjun ke dunia politik dan maju sebagai calon Presiden. Dia mengatakan, ingin mengabdi kepada rakyat Indonesia.

Bentuk pengabdian itu, lanjut dia, di antaranya dengan berupaya memperbaiki kondisi ekonomi serta membuka lapangan pekerjaan untuk rakyat.

“Insyaallah saat saya mendapat mandat dari rakyat, sisa hidup saya akan saya abdikan untuk bangsa dan rakyat. Saya akan berantas korupsi. Saya akan perbaiki kehidupan ekonomi rakyat. Rakyat harus bisa senyum karena punya pekerjaan. Indonesia harus adil makmur,” ucap Prabowo.

Prabowo Komitmen Perkuat Polri Jika Terpilih

Liputan6.com, Jakarta Calon presiden Prabowo Subianto berkomitmen memperkuat lembaga penegak hukum, termasuk Polri. Penguatan itu diperlukan untuk memastikan jalannya agenda perubahan menuju Indonesia adil makmur.

Prabowo mengatakan, Indonesia saat ini tengah menghadapi berbagai ancaman krisis. Mulai dari krisis pangan, krisis sumber daya alam hingga krisis air. Untuk menghadapi ancaman itu, Indonesia butuh pemerintahan yang kuat dan bersih yang ditopang lembaga penegak hukum yang kuat dan bersih.

“Kita harus bangkit dari krisis dan punya pemerintahan yang bisa hadapi tantangan besar. Karenanya kita harus punya lembaga penegak hukum yang kuat. Hakim unggul, jaksa unggul, polisi yang unggul,” kata Prabowo saat pidato kebangsaan dalam acara Studium Generale ‘Renaisans Indonesia’ di Kampus Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/3/2019).

Prabowo menjawab isu yang menyebut peran Polri akan dikerdilkan bila dirinya dilantik sebagai presiden. Dia memastikan isu tersebut tidak benar. Ketua Umum Partai Gerindra ini justru berkomitmen perkuat Polri demi terwujudnya Indonesia adil makmur.

“Sekarang ada yang takut-takuti supaya polisi gerak ancam kita. Dikatakan polisi kalau Prabowo presiden akan di bawah kementerian, akan dikecilin,” kata Prabowo.

“Polisi, tentara, jaksa, hakim, dan seluruh aparat negara itu adalah milik rakyat Indonesia. Yang penting mereka membela rakyat. Saya akan tanya senior dan petinggi-petinggi Polri bagaimana sebaiknya korps ini dikelola,” imbuh capres yang berpasangan dengan cawapres Sandiaga Uno itu.

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Sejumlah lembaga survei merilis hasil survei mereka terhadap elektabilitas peserta Pilpres 2019.

Kantong Plastik Berbayar Tingkatkan Kesadaran Akan Bahaya Limbah

Liputan6.com, Jakarta – Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danis H Sumadilaga menyampaikan dukungannya terhadap penerapan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG).

Dibanding dibiarkan tercecer menjadi limbah, dia mengatakan, Kementerian PUPR sudah berinisiatif mengolah kantong plastik sebagai bahan campuran aspal.

“Kami sangat mendukung. Kalau dulu saya di Balitbang (Kementerian PUPR) sudah proses kantong plastik dicacah bisa dicampur aspal dan perkuat campuran aspal. Istilahnya aspal plastik,” jelas dia di Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Untuk diketahui, beberapa toko ritel modern yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel (Aprindo) menyatakan akan menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar mulai Jumat 1 Maret 2019 ini.

Danis melanjutkan, kantong plastik tetap tergolong sebagai benda yang tak aman bagi lingkungan. “Kalau secara klasifikasi barang tak aman bagi lingkungan seperti ember dan botol mineral, plastik kresek ini nomor 7,” sebutnya.

Oleh karenanya, ia mengimbau masyarakat agar lebih memilih membawa tentengan sendiri seperti goodybag saat berbelanja daripada membeli kantong plastik.

“Masalahnya bukan berbayar atau tidak, utamanya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat bagaiman kurangi sampah plastik. Dengan bayar kan jadi mikir, lain kali saya bawa goodybag atau apa lah,” pungkas dia.

2 dari 3 halaman

Mulai 1 Maret, Konsumen Bayar Kantong Plastik Minimal Rp 200 di Toko Ritel

Semua toko ritel modern akan menerapkan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) mulai Jumat 1 Maret 2019.

Beberapa toko ritel tersebut di antaranya adalah Alfamart, Ramayana, SuperIndo, LotteMart, Informa, Electronic City, Matahari, AlfaMidi, Papaya, Yogya, Borma dan retail lainnya yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel (Aprindo).

Ketua Umum Aprindo, Roy Mande menyebutkan, pihaknya sebagai asosiasi resmi yang menaungi usaha ritel di Indonesia mengambil langkah tersebut sebagai salah satu upaya mendukung visi pemerintah pada 2025  yakni bisa mengurangi 30 persen sampah dan menangani sampah sebesar 70 persen termasuk sampah plastik. 

“Dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2019, Aprindo menyatakan komitmen bersama untuk mengurangi kantong belanja plastik sekali pakai (kresek) di semua gerai-gerainya. Salah satu caranya adalah dengan kembali menerapkan kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) secara bertahap mulai 1 Maret 2019,” kata Roy dalam acara konferensi pers di Kuningan, Jakarta, Kamis (28/2/2019). 


Dia menegaskan, membuat kantong plastik menjadi barang dagangan adalah langkah nyata dari peritel modern untuk mengajak masyarakat agar menjadi lebih bijak dalam menggunakan kantong belanja plastik sekaligus menanggulangi dampak negatif lingkungan akibat sampah plastik di Indonesia.

Konsumen yang ingin menggunakan kantong plastik sekali pakai atau kresek akan dikenakan biaya tambahan sebesar minimal Rp 200 per lembarnya.

“Konsumen akan kita sarankan untuk menggunakan tas belanja pakai ulang yang juga disediakan di tiap gerai ritel modern,” tambahnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Bank Mandiri Guyur Promo Menarik di Japan Travel Fair 2019

Liputan6.com, Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, sebagai mitra resmi pendukung jalannya Japan Travel Fair 2019, persiapkan penawaran menarik bagi nasabah yang akan berlibur ke Jepang.

Hal ini dilakukan karena Jepang masih menjadi destinasi favorit bagi nasabah Bank Mandiri. Vira Widiyasari, Senior Vice President Credit Cards Group Bank Mandiri mengatakan, Bank Mandiri senantiasa memberikan penawaran menarik bagi nasabah yang bermimpi jalan-jalan ke Jepang.

“Jumlah transaksi kartu Mandiri di Jepang itu capai 37 persen pada tahun 2018. Karena banyak penggunanya, kami memutuskan untuk memberikan promo dan diskon kepada nasabah yang bermimpi berlibur ke Jepang,” ungkapnya di Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Ada banyak keuntungan menggunakan kartu kredit maupun kartu debit Bank Mandiri di pameran Japan Travel Fair 2019, di antaranya tiket dengan harga spesial dengan cashback hingga Rp 5 juta, program #spend&get hingga Rp 2 juta dan tiket Ed Sheeran.

Selain itu, cicilan 0 persen hingga 20 bulan, diskon hingga 50 persen dengan fiestapoin, Lelang Fiestapoin dengan Tiket PP ke Jepang dan masih banyak yang lainnya.

Japan Travel Fair 2019 ini diselenggarakan di Mal Kota Kasablanka dan mulai dibuka hari ini dan berakhir pada 3 Maret 2019.

2 dari 2 halaman

Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 820 Triliun

Sebelumnya, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyalurkan kredit sebesar Rp 820,1 triliun sepanjang 2018. Jumlah tersebut tumbuh 12,4 persen dari tahun sebelumnya.

Direktur Keuangan Bank Mandiri, Panji Irawan mengatakan, dari capaian itu, pembiayaan produktif perseroan tercatat sebesar Rp 558,7 triliun atau 77,71 persen dari portofolio.

“Kinerja ini pun kemudian berdampak pada kenaikan nilai aset konsolidasi perseroan menjadi Rp 1.202,3 triliun pada akhir tahun lalu,” kata Panji dalam acara paparan publik laporan keuangan, di Gedung Plaza Mandiri, Jakarta, Senin 28 Januari 2019.

Panji menambahkan, peningkatan kredit produktif tercermin dari penyaluran kredit modal kerja (bank only) yang tumbuh 9,58 persen yoy menjadi Rp 334,12 triliun dan kredit investasi  yang mencapai Rp 224,6 triliun, naik 11,69 persen yoy.

“Pertumbuhan kredit tersebut terutama didorong oleh dua segmen utama, yakni Corporate dan Retail, terutama kredit micro dan consumer,” ujar dia.

Dia mengungkapkan pada 2018, pembiayaan segmen korporasi Bank Mandiri mencapai Rp 325,8 triliun, naik 23,3 persen yoy. 

“Khusus ke sektor infrastruktur, Bank Mandiri membukukan kenaikan pembiayaan (baki debet) yang signifikan sebesar 29,3 persen secara yoy menjadi Rp 182,3 triliun, atau 63,9 persen dari total komitmen Rp 285,4 triliun yang telah diberikan,” ungkapnya.

Dari realisasi itu, penyaluran sektor transportasi tercatat sebesar Rp 39,5 triliun, migas dan energi terbarukan Rp 36,6 triliun, tenaga listrik Rp 34,0 triliun, konstruksi Rp 20,9 triliun, jalan Rp 15,9 triliun, telematika Rp 14,7 triliun, perumahan rakyat & fasilitas kota Rp 10,0 triliun, dan infrastruktur lainnya sebesar Rp 10,8 triliun. 

Sementara itu, kredit segmen retail perseroan tumbuh 10,52 persen yoy menjadi Rp 246,6 triliun. Khusus segmen mikro, perseroan telah memberikan kredit senilai Rp102,4 triliun, tumbuh 23,0 persen dari tahun sebelumnya.

“Adapun kredit konsumer yang disalurkan Bank Mandiri pada tahun lalu mencapai Rp 87,4 triliun, atau tumbuh 11,6 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya,” ujar dia.  

Sebagai realisasi komitmen pada tujuan pemerataan pembangunan, sepanjang 2018 Bank Mandiri telah memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 17,58 triliun, atau mencapai 100,11 persen dari target. 

“Secara kumulatif, hingga Desember 2018, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp 65,91 triliun kepada lebih dari 1,25 juta debitur yang tersebar di seluruh Indonesia. Bank Mandiri berkeinginan untuk menumbuhkan bisnis perseroan secara berkesinambungan dengan memperkuat struktur pendanaan melalui peningkatan dana murah, menjaga pertumbuhan biaya operasional serta penyaluran kredit yang lebih prudent baik di segmen Wholesale dan Retail,” ujar dia.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Jokowi: Kalau Kalah Nego Freeport Saya Didongkel dari Presiden

Liputan6.com, Gorontalo – Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi memberikan arahan kepada Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Gorontalo di Hotel Maqna Gorontalo, Kamis 28 Februari 2019 malam. Jokowi menceritakan proses negosiasi divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia di sela-sela pengarahannya.

Jokowi menyebut, negosiasi yang dilakukan antara pemerintah dengan PT Freeport Indonesia dimulai sejak 2014 lalu. Jokowi mengaku mempertaruhkan jabatannya sebagai Presiden jika gagal merebut 51 persen saham dari tangan perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu.

“Kalau saat nego itu kita kalah, ya sudah itu risiko saya. Sebuah risiko itu keputusan yang saya hadapi sudah saya hitung. Paling-paling didongkel dari Presiden, iya kan,” ucapnya.

Saat proses negosiasi berjalan, lanjut Jokowi, tekanan politik baik nasional maupun internasional berdatangan. Namun, Jokowi tak patah arang dan justru terus mendorong para pembantunya merebut sebagian besar saham Freeport. Jokowi optimistis 51 persen saham Freeport bisa kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

“Dipikir tidak ada intrik-intrik politik nasional maupun internasional, dipikir mudah. Freeport itu hampir 4 tahun kita nego, alot sekali, rame sekali. Tapi saya enggak pernah mau longgar, menteri-menteri saya sampaikan terus ‘Pak ini ada problem-problem ini’. Terus lapor lagi ‘Pak ada masalah seperti ini. Apakah lanjut, diteruskan atau enggak?'” beber Jokowi.

Alhasil, berkat kerja keras para menterinya mayoritas saham Freeport sudah dikuasai. “Saya sampaikan (kepada para menteri) resiko-resiko yang ada itu secara politik sudah saya hitung! Kita harus mencoba apakah ini benar-benar bisa kita dapatkan atau tidak, akhirnya bisa kan,” sambungnya.

2 dari 2 halaman

Rebut Blok Rokan

Selain negosiasi Freeport, Jokowi juga menyinggung perebutan pengelolaan Blok Rokan dari tangan PT Chevron Pacific Indonesia. Saat ini, pengelolaan Blok Rokan 100 persen diambil alih oleh PT Pertamina.

“Namanya Blok minyak Rokan di Riau itu dikelola lebih dari 90 tahun oleh Chevron namanya dari Amerika. 2018 Kemarin sudah dimenangkan 100 persen oleh Pertamina,” ujar dia.

Jokowi menuturkan, perebutan pengelolaan Blok Rokan dan saham Freeport Indonesia ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga aset Indonesia. Jokowi juga menegaskan upaya tersebut sebagai bukti bahwa dirinya tak pernah berpihak pada perusahaan asing.

“Saya ini terlalu lama diam. Tapi begitu dituding antek asing saya harus mulai bersuara. Sekarang bapak ibu sekalian bisa ceritakan kepada masyarakat,” pungkas capres petahana ini.


Reporter: Titin Suprahatin

Sumber: Merdeka.com


Saksikan video pilihan berikut ini:

Cara Perusahaan Produk Bernutrisi Dukung Pemerintah Capai SDGs

Liputan6.com, Denpasar – Asosiasi Perusahaan Produk Bernutrisi untuk Ibu dan Anak (APPNIA) pada hari ini meluncurkan riset dokumentasi berjudul ‘Dukungan APPNIA terhadap Percepatan Pencapaian SDGs dan Generasi Masa Depan Indonesia’.

Riset ini merupakan dokumentasi peran aktif serta komitmen jangka panjang APPNIA dalam mewujudkan capaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di tahun 2030 dan menciptakan generasi masa depan Indonesia yang berkualitas.

Ketua APPNIA, Rivanda Idiyanto mengatakan konten riset dokumentasi ini mencakup program dan aktivitas yang dilakukan perusahaan anggota APPNIA serta kerja sama asosiasi dengan pemerintah, sektor industri lain dan masyarakat.

“Kami ingin menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan untuk meningkatkan status gizi juga kesehatan ibu dan anak di Indonesia melalui kemitraan dengan pemerintah dan stakeholder lain untuk menjalankan kegiatan secara terencana dan sistematis,” kata Rivanda sebagaimana rilis yang diterima Liputan6.com, Rabu (27/2/2019).

Rivanda menjelaskan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan 17 butir SDGs. Melalui berbagai aksi nyata, APPNIA berperan mewujudkan tiga butir SDGs di sektor kesehatan yaitu SDGs 2 (tanpa kelaparan), SDGs 3 (kehidupan sehat dan sejahtera), dan SDGs 6 (air bersih dan sanitasi layak) yang berkaitan erat dengan persiapan generasi masa depan Indonesia.

Fakta menunjukkan bahwa individu yang sehat memiliki kemampuan fisik dan daya pikir lebih kuat, sehingga memberikan mereka kemampuan berkontribusi secara produktif membangun masyarakat. Pencapaian SDGs dioptimalkan dalam bentuk kemitraan yang kolaboratif antara pihak perusahaan swasta, pemerintah, badan usaha milik negara, organisasi sosial dan asosiasi untuk memperbaiki gizi serta kesehatan ibu dan anak.

SDGs menjadi dasar perwujudan program nyata mencapai Indonesia tanpa kelaparan, kehidupan sehat dan sejahtera, serta sanitasi yang layak,” tegas Rivanda.

Sepuluh perusahaan yang menjadi anggota APPNIA memiliki visi dan misi yang sama. Visi APPNIA adalah menjadi asosiasi yang dinamis dan kredibel di tingkat nasional dan internasional, bermitra dengan pemerintah dan pihak terkait untuk secara aktif mendukung peningkatan status gizi dan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

Adapun misi APPNIA yaitu aktif mendukung program nasional pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif untuk bayi usia 0-6 bulan, memastikan semua anggota APPNIA mematuhi peraturan yang berlaku, menyediakan produk bergizi dan berkualitas sesuai standar keamanan pangan, serta secara aktif bermitra dengan pemerintah dan pihak terkait lain dalam perbaikan gizi dan kesehatan ibu dan anak.

2 dari 2 halaman

Angka Kematian Ibu dan Bayi Masih Tinggi

Data Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2015 menunjukkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) mencapai 305 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup. Angka ini tiga kali lipat lebih tinggi daripada target tujuan pembangunan milenium (Millennium Development Goals/MDGs), yaitu 102 per 100 ribu kelahiran hidup.

Menurut Rivanda, peningkatan gizi masyarakat khususnya ibu dan anak merupakan hal penting untuk mendukung pencapaian SDG 2 dan 3. “Program-program yang dilakukan perusahaan-perusahaan anggota APPNIA merupakan perwujudan suatu komitmen yang tertuang dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Creating Shared Value (CSV) masing-masing yang mendukung capaian SDGs,” katanya.

Untuk mencapai SDG 2, upaya yang dilakukan para anggota APPNIA yakni menciptakan lingkungan kondusif dan mandiri serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi, edukasi dan kampanye kecukupan gizi, kerja sama untuk meningkatkan pasokan pangan berkualitas serta inovasi produk.

Adapun untuk pencapaian SDG 3, program anggota APPNIA antara lain memberikan akses terhadap fasilitas kesehatan secara gratis, edukasi terkait kesehatan ibu dan anak, pemberian penyuluhan gizi, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, sarana air bersih, sanitasi, serta kebiasaan higienis melalui penguatan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Pencapaian SDGs dan penciptaan generasi yang berkualitas merupakan tanggung jawab seluruh stakeholder. Peluncuran riset dokumentasi ini merupakan bukti komitmen kami dalam mewujudkan masyarakat yang sehat demi masa depan bangsa,” ujar Rivanda.

Langkah Cermat Mengelola Sampah Plastik Fleksibel

Liputan6.com, Jakarta – Sampah yang terus menggunung setiap harinya tak dapat dipungkiri menimbulkan beragam dampak seperti mengancam kehidupan makhluk hidup dan lingkungan. Melihat fenomena ini, pengelolaan sampah pun jadi satu cara cermat yang sudah sepatutnya dilaksanakan.

Berbicara mengelola sampah, dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh setiap 21 Februari serta program Unilever Sustainable Living Plan (USLP), Unilever hadir dengan wujud nyata dari komitmen mereka.

Adalah dengan meluncurkan penambahan delapan titik kumpul flexible plastics (FP) atau kemasan multilayer seperti kemasan sachet. Tujuan dari program di atas adalah bagaimana agar kemasan dapat digunakan ulang, daur ulang, atau kompos.

Ada pun ke delapan titik kumpul (dropping points) sampah berjenis FP atau kemasan multilayer di 8 kota di Indonesia meliputi Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Denpasar, Sidoarjo, Balikpapan, Medan, dan Makassar.

Selama ini sampah FP dianggap bermasalah karena tak ada solusi pengolahannya hingga menjadi residu dan berakhir di TPA. Pendekatan ekonomi sirkuler dilakukan oleh Unilever untuk memanfaatkan materi tersebut sebagai bahan baku yang mempunyai nilai dan digunakan kembali.

“Ini upaya kami untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang pesat tetapi bersama-sama mengurangi dampak terhadap lingkungan,” ungkap Sinta Kaniawati, Head of Sustainable Business dan Yayasan Unilever Indonesia di Bank Sampah Induk Gesit, Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019).

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Titik Kumpul Sampah Flexible Plastic

Sinta menambahkan aksi nyata itu tampak dari terbentuknya Bank Sampah sekitar 2.800 yang tersebar di 19 kota di Indonesia, termasuk Bank Sampah Induk Gesit. Bank sampah ini dipilih karena jadi pusat pengelolaan sampah di Jakarta Selatan.

“Bank sampah menyediakan fasilitas pengumpulan bagi vendor sampah terkumpul dan bisa didaur ulang. Komitmen lanjutan Bank Sampah Induk Gesit bisa menjadi sarana mengumpulkan titik kumpul dari kemasan plastik fleksibel seperti produk sachet atau pouch isi ulang,” tambahnya.

Terkait soal pengelolaan sampah, Sinta menekankan dapat dimulai dari langkah kecil. Lalu, langkah selanjutnya adalah dengan memilah sampah dan memberikannya pada Bank Sampah.

“Mulai dengan langkah kecil, bagaimana setiap rumah tangga dilingkup RT dan RW memilah sampahnya dan dapat diberikan ke Bank Sampah Induk Gesit. Apa yang kita lakukan bisa ditingkatkan meski partisipasi masih belum sesuai yang diinginkan,” ungkap Sinta.

Memanfaatkan kembali sampah dapat diolah untuk menjadi kemasan baru. Perusahaan ini juga telah menunjukkan keseriusannya dalam pengelolaan sampah dengan membangun pabrik di Jawa Timur.

“Membangun pabrik di Sidoarjo, Jawa Timur khusus untuk mengolah kemasan plastik menjadi pallet plastik lagi yang dapat digunakan kembali Unilever dan industri lain,” jelas Sinta.

Kantong Plastik di Toko-toko Ini Tak Lagi Gratis Mulai Besok

Jakarta – Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengumumkan komitmen bersama dengan para anggotanya untuk menjalankan kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG). Kebijakan ini akan menjadikan plastik sebagai barang dagang.

Mereka merencanakan akan merealisasikan komitmennya mulai esok hari, tepatnya 1 Maret 2019. Kebijakan ini nantinya akan dilakukan oleh seluruh anggota Aprindo seluruh Indonesia.

Mulai dari minimarket hingga ritel fesyen akan melakukan komitmen ini. Beberapa toko ritel yang akan melaksanakan KPTG diantaranya adalah Superindo, Matahari, Circle-K, Sogo, Ramayana, Yogya, Alfamart, Alfamidi, dan lain-lain.


Salah satunya adalah Superindo, perusahaan ritel ini bahkan mengaku telah konsisten melakukan program plastik berbayar ini. Bahkan menurutnya, mereka berhasil menekan penggunaan plastik bagi para pembelinya.

“Superindo jalankan sejak 2015. Ketika kami terapkan KPTG, drastis sekali turunnya penggunaan plastik, yang tadinya 2 kantong plastik/transaksi kini hanya, sekitar 0,7 kantong plastik/transaksi,” ungkap Head of Corporate Affairs & Sustainability Superindo, Yuvlinda Susanta, di Aston Rasuna, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Sebelumnya, Aprindo dan para anggotanya berkomitmen akan melaksanakan kebijakan KPTG. Lewat kebijakan ini kantong plastik akan menjadi barang dagang, dan dibanderol Rp 200/kantong

“Jadi modelnya kami mau buat kantong plastik jadi barang dagangan minimal Rp 200, kita akan buat konsumen keluarkan uang untuk kantong plastik. Nanti kantong plastik akan masuk di bill di struk, kita juga akan bayar pajaknya, setiap transaksi itu kan ada pajaknya, jadi tidak ada yang dirugikan tidak ada yg sebut ‘memakai uang konsumen’,” ungkap Ketua Umum Aprindo Roy Mandey. (fdl/fdl)

Menteri Rini Kumpulkan 154 BUMN, untuk Apa?

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggelar rapat koordinasi (rakor) BUMN di Jakarta Convention Centre (JCC). Rapat koordinasi ini dihadiri 154 BUMN.

Menteri BUMN Rini Soemarno menuturkan, tujuan rakor BUMN untuk mengevaluasi performa BUMN selama 4 tahun. Seluruh BUMN juga membahas sinergi yang perlu dilakukan ke depan.

“Kompetisi lebih berat, sinergi harus lebih ditingkatkan. Holding juga harus jalan, supaya efisiensi keuangan dan operasional bisa berjalan baik,” ujar dia di JCC, Kamis (28/2/2019).

Dia menjelaskan, para BUMN harus dapat mendukung pembangunan dalam negeri melalui infrastruktur. Itu salah satunya seperti perwujudan holding BUMN yang kini dibentuk Kementerian BUMN.

“Saya juga menekankan, kenapa sih, kita melakukan ini? BUMN harus bisa mendorong pembangunan infrastruktur di jalan dan bandara atau pelabuhan dan telekomunikasi dan listrik yang sampai 99 persen, karena kita menyiapkan yang lebih baik. Ini bisa tercapai kalau semua infrastruktur tersiapkan. Tidak akan jalan kalau listrik enggak siap, jalan enggak siap,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pembentukan holding BUMN di berbagai sektor harus lebih efektif dari sisi operasional maupun keuangan.

“Ada perbaikan stasiun kereta api, pertambahan bandara, penambahan landing strip sehingga seperti bandara 2015 150 juta penumpang sekarang 232 juta. Jadi kenaikannya besar, pelabuhanya juga bagus. Dulu dwelling time 8 hari, sekarang 3 hari. Masih harus diperbaiki, tapi saya tekankan untuk terus kerja dan lebih baik lagi,” tandas dia.

2 dari 2 halaman

Menteri Rini: Gaji Karyawan BUMN Telat, Saya Ganti Direksinya

Menteri BUMN Rini Soemarno mengumpulkan seluruh Direksi dan Komisaris BUMN di Jakarta Convention Centre (JCC) dalam agenda Rapat Koordinasi BUMN 2019 pada Kamis (28/2/2019).

Dalam acara ini, ada beberapa pesan yang disampaikan Rini kepada para pimpinan BUMN. Satu hal yang Rini tegaskan soal kesejahteraan karyawan BUMN.

“Saya hanya tekankan sebagai pemimpin bukan hanya untuk bagaimana mencetak keuntungan tapi juga harus punya empati. Tidak hanya masyarakat luar tapi paling utama karyawan di dalam,” tegas Rini di JCC, Kamis pekan ini.

Bahkan Rini mengancam kepada para direksi BUMN untuk jangan pernah ada karyawan BUMN yang gajinya terlambat.

“Saya tidak mau dengar ada laporan pegawai BUMN yang gajinya bayarnya mundur. Awas, kalau sampai ada itu, Direksinya langsung saya ganti,” tegas Rini.

Dalam rakor ini, Rini juga mengungkapkan beberapa prestasi yang dicapai oleh BUMN. Salah satunya prestasi PT Pertamina (Persero) yang berhasil menjalankan program BBM Satu Harga.

Program ini dinilai sukses mengingat sejumlah penduduk di daerah terpencil kini bisa mendapatkan harga BBM yang sama dengan harga BBM di Pulau Jawa.

“Ini adalah komitmen BUMN bahwa tidak semata-mata hanya mencari keuntungan, tapi kita juga punya tanggung jawab dalam mensejahterakan masyarakat juga,” Rini mengatakan.