Koalisi Jokowi Unggul di Survei, Timses Fokus Serangan Darat-Udara

Jakarta – Dalam survei terbaru LSI Denny JA, koalisi Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul dibandingkan koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf pun tak mau jemawa dan tetap fokus bekerja untuk memenangkan pasangan nomor urut 01 itu.

“Alhamdulillah pada semua survei, baik survei berdasarkan demografi maupun berdasarkan partai-partai, Pak Jokowi masih unggul dari pasangan Pak Prabowo. Itu artinya bahwa memang Pak Jokowi ini masih sangat diharapkan oleh publik, oleh masyarakat untuk memimpin Indonesia lagi,” ujar Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding saat dimintai tanggapan, Sabtu (3/11/2018).

Hasil survei yang menunjukkan Jokowi-Ma’ruf unggul di 9 dari 10 provinsi besar di Indonesia itu dinilai menjadi bukti bahwa dukungan rakyat kepada Koalisi Indonesia Kerja (KIK) masih sangat baik. Hasil survei ini disebut Karding akan menambah motivasi timses menggarap daerah-daerah yang jadi lumbung suara koalisi Prabowo-Sandi.

“Data yang ada dari hasil survei yang disampaikan tentu akan memberikan kami satu gambaran untuk mendorong atau bekerja lebih baik lagi, kampanye lebih strategis, fokus, dan lebih kreatif baik dari sisi serangan darat maupun serangan udara pada beberapa titik di mana kekuatan paslon no 02 relatif lebih unggul, misalnya di Riau, Banten,” sebutnya.

Karding mengatakan, pihaknya juga masih terus memetakan kekuatan di setiap daerah yang ada di Indonesia. Politikus PKB ini memastikan TKN dan setiap lapisan pendukung Jokowi-Ma’ruf akan terus bekerja keras meski sudah unggul di provinsi-provinsi besar.

“Kita harapkan ada survei yang lebih menyeluruh, syukur-syukur survei berdasarkan cabang kabupaten/kota sehingga kita tahu penyebaran dukungan, popularitas, elektabilitas. Data ini memacu kita untuk lebih semangat lagi bekerja untuk pemenangan Pak Jokowi-Kiai Ma’ruf,” sebut Karding.

Dalam survei terbaru LSI Denny JA, koalisi Jokowi-Ma’ruf unggul di 9 provinsi yakni Jabar, Jatim, Jateng, Sumut, Banten, DKI Jakarta, Sulsel, Lampung, Sumsel. Sementara Koalisi Prabowo-Sandiaga unggul di Riau.

Survei digelar di 10 provinsi terbesar, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Lampung, dan Sulawesi Selatan. Survei digelar pada 4-14 Oktober 2018. Survei setiap provinsi menggunakan 600 responden. Margin of error setiap provinsi sebesar 4,1 %. Total responden yang diambil dari 10 provinsi tersebut adalah 6.000 responden. Survei juga dilengkapi penelitian kualitatif, dengan metode analisis media, diskusi kelompok terarah, dan wawancara mendalam. Biaya survei ditanggung LSI Denny JA.

Berikut ini hasil penjumlahan suara parpol koalisi Jokowi-Ma’ruf vs Prabowo-Sandiaga di 10 provinsi:

1. Jawa Barat
Parpol koalisi Jokowi-Ma’ruf: 40,9%
Parpol koalisi Prabowo-Sandi: 10,3%

2. Jawa Timur
Parpol koalisi Jokowi-Ma’ruf: 52,6%
Parpol koalisi Prabowo-Sandi: 10,3%

3. Jawa Tengah
Parpol koalisi Jokowi-Ma’ruf: 59,3%
Parpol koalisi Prabowo-Sandi: 9,4%

4. Sumatera Utara
Parpol koalisi Jokowi-Ma’ruf: 40,5%
Parpol koalisi Prabowo-Sandi: 28,1%

5. Banten
Parpol koalisi Jokowi-Ma’ruf: 36,2%
Parpol koalisi Prabowo-Sandi: 35,4%

6. DKI Jakarta
Parpol koalisi Jokowi-Ma’ruf: 35,7%
Parpol koalisi Prabowo-Sandi: 28,3%

7. Sulawesi Selatan
Parpol koalisi Jokowi-Ma’ruf: 47,6%
Parpol koalisi Prabowo-Sandi: 25,8%

8. Lampung
Parpol koalisi Jokowi-Ma’ruf: 56,6%
Parpol koalisi Prabowo-Sandi: 20,2%

9. Sumatera Selatan
Parpol koalisi Jokowi-Ma’ruf: 42,3%
Parpol koalisi Prabowo-Sandi: 35,2%

10. Riau
Parpol koalisi Jokowi-Ma’ruf: 23,7%
Parpol koalisi Prabowo-Sandi: 36,1%
(elz/dkp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *