Kisah Inspiratif Hijabers Bandung, Bisnis Busana Syari Beromzet Miliaran

Jakarta – Dewi Permata, pendiri brand hijab Kiciks Muslimah memiliki bisnis hijab beromzet miliaran di usia 24 tahun. Ia menyabet Penghargaan Wirausaha Muda Berprestasi Nasional 2018 dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Hari Sumpah Pemuda Oktober lalu.

Kiciks Muslimah menjadi salah satu brand busana muslim syar’i terlaris. Brand ini menjual dress, khimar instan, dengan ukuran syar’i. Dalam rentang waktu empat tahun, Dewi berhasil memiliki kurang lebih 300 distributor. Tak hanya di Indonesia, distributornya tersebar di Jepang, Hongkong, Malaysia, hingga Taiwan.

Ia memulai bisnisnya sejak kuliah bersama sang suami Rosy Andreas, tepatnya pada April 2014. Kala itu, Dewi sedang menimba ilmu di Universitas Padjajaran jurusan Ilmu Komunikasi dan suaminya di Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Pertambangan.

Kisah Inspiratif Hijabers Bandung, Bisnis Busana Syari Beromzet MiliaranDewi Permata, pemilik brand Kicik Muslimah. Foto: Instagram/dwpermata

“Saya mulai dari modal nol rupiah. Awalnya sistemnya PO. Kalau ada yang pesan, saya baru bikin. Alhamdulillah terus berkembang sampai sekarang,” ungkap Dewi kepada Wolipop hari Jumat (02/11/2018).

Membuat brand bersama sang suami, ada banyak tantangan berdatangan. Sang suami mantap meninggalkan tawaran pekerjaan di pertambangan yang menggiurkan, untuk mengembangkan bisnis hijab ini.

Namun, hasil kerjasama dua sejoli ini berbuah manis. Bisnisnya berkembang pesat, tak hanya omzet yang besar tapi juga berhasil memberdayakan banyak muslimah lainnya yang menjadi distributor.

Bisa mencapai titik ini, Dewi mengungkapkan kunci suksesnya hanya dua. “Pertama, Just do it. Lakuin aja, mulai aja dulu. Kedua adalah Marketing Langit, maksudnya itu ya doa, zakat, sedekahnya diperkuat,” tutur wanita asal Padang ini.

Kunci lain mendapatkan pelanggan loyal ada pada kualitas produk. Menurut Dewi, kekuatan paling besar dari pemasarannya adalah promosi dari mulut ke mulut. Orang yang puas dengan produknya akan mempromosikannya kepada orang lain.

Kisah Inspiratif Hijabers Bandung, Bisnis Busana Syari Beromzet MiliaranProduk Kiciks Muslimah yang laris manis di pasaran. Foto: Instagram/kiciksmuslimah

Hal unik dari pemasaran produk ala Kiciks adalah personal branding sang founder yang begitu kuat. Para pelanggan selalu suka busana yang dipakai Dewi di kesehariannya, dibandingkan saat dipakai selebriti.

“Bentuk tubuhku kan mewakili ibu-ibu kebanyakan ya. Nggak langsing, tembem. Nah, para pelanggan justru lebih seneng baju yang aku pakai dibanding kalau dipakai artis. Mungkin ya karena itu, karena aku ya kaya ibu-ibu biasa lebih mewakili mereka,” terangnya.

Untuk itu, menurut Dewi endorse artis memang masih dilakukan. Tapi tujuannya adalah untuk menarik pasar baru. Tapi para pelanggan setia Kiciks Muslimah justru lebih tertarik ketika produk dipakai oleh orang yang mewakili postur tubuh mereka. Sebuah ide yang menarik untuk para pebisnis busana muslim indonesia.
(sil/sil)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *