Kisah Claudio Martinez dan Ganja: Dari Chile Berakhir di Depok

Jakarta – Pesinetron dan eks pesepakbola Claudio Martinez ditangkap Polres Metro Jakarta Barat karena ganja. Polisi mengatakan persentuhan Claudio dengan narkoba sudah sejak masih di negara asalnya, Chile.

“Yang bersangkutan memakai narkoba sejak di negaranya dulu. Sejak di Chile, Kemudian masuk Indonesia tahun 2001, 2001-2002 sudah main bola, dan yang bersangkutan atau tersangka pun menggunakan narkoba lagi mulai tahun 2002,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz di Polres Jakarta Barat, Slipi, Jumat (9/11/2018).

Kemudian, Claudio sempat berhenti mengonsumsi narkoba pada tahun 2008 karena mau fokus di sepakbola. Namun, dia kembali menggunakan ganja karena mengaku sedang ada masalah keluarga.

“Kemudian sempat berhenti, namun ketika ada masalah keluarga, ini hasil dari BAP, yang bersangkutan kembali menggunakan narkoba. Jadi motif ya, awalnya adalah masalah keluarga,” ujarnya.

Claudio sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan jeratan Pasal 114 ayat (1) sub-pasal 111 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dia terancam hukuman di atas 4 tahun penjara.

Claudio ditangkap hari Rabu (7/11) di rumahnya di Depok, Jawa Barat, tanpa perlawanan. Ganja seberat 7,96 gram diamankan.

Claudio membeli ganja itu pada 31 Oktober. Ada tiga paket yang dibelinya.

“Kondisi yang bersangkutan saat ini menyesal. Yang bersangkutan pada 31 Oktober itu membeli ganja 3 paket, harga per paketnya Rp 100 ribu. Kemudian yang 2 sudah habis, kemudian yang 1 ini belum sempat dihabiskan,” ujar Erick.

Polisi masih mengembangkan kasus ini. Pemasok ganja ke Claudio pun diburu.

(idh/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *