Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Pemersatu dan Sejarahnya

Liputan6.com, Jakarta Pernah terbayang tidak dalam benakmu, bagaimana jadinya bila kamu hidup tanpa adanya bahasa? Kira-kira akan seperti apa ya?  Mungkin kamu tidak mampu berinteraksi dengan temanmu, tidak mampu membaca tulisan ini, tidak mampu menyampaikan pendapat, gagasan harapan karena tidak ada media untuk menyampaikannya. 

Manusia sebagai makhluk sosial tentu memerlukan sebuah media atau alat yang dapat menjadi perantara komunikasi antara satu dengan yang lainnya. Dalam kehidupan salah satu cara untuk berkomunikasi ialah melalui bahasa. Sekalipun terdapat perbedaan jenis bahasa antar negara satu dan yang lainnya, namun bahasa tetap menjadi pilihan yang tepat untuk berkomunikasi.

Menurut Santoso, fungsi bahasa ialah:

a) Informatif, menyampaikan informasi timbal-balik antar anggota keluarga aataupun anggota-anggota masyarakat,

b) Ekspresi diri, menyalurkan perasaan, sikap, gagasan, emosi, atau tekanan perasaan pembaca, c) Adaptasi dan Integrasi, menyesuaikan dan membaur diri dengan masyarakat,

d) Kontrol Sosial, mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain.

Jika dilihat dari jumlah bahasa, bahasa daerah di Indonesia merupakan kedua terbanyak di dunia setelah Papua Nugini. Berdasarkan hasil penelitian Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, jumlah bahasa daerah di Indonesia ada 652 bahasa pada tahun 2018. Waaaw banyak sekali bukan?

Oleh karena itu adanya bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu, bahasa Indonesia dapat mempersatukan suku bangsa yang berlatar budaya dan bahasa yang berbeda-beda.  Nah, selain sebagai alat pemersatu, sebenarnya apa saja sih fungsi bahasa Indonesia?

Alangkah baiknya, sebelum mengetahui  fungsi bahasa Indonesia, mengetahui sejarah bahasa Indonesia terlebih dahulu.

2 dari 3 halaman

Sejarah Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia lahir pada tanggal 28 Oktober 1928. pada saat itu, para pemuda dari berbagai pelosok Nusantara berkumpul dalam Kerapatan Pemuda dan berikrar (1) bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia, (2) berbangsa yang satu, bangsa Indonesia, dan (3) menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Ikrar para pemuda ini dikenal dengan nama Sumpah Pemuda.

Bahasa Indonesia dinyatakan kedudukannya sebagai bahasa negara pada tanggal 18 Agustus 1945 karena pada saat itu Undang-Undang Dasar 1945 disahkan sebagai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Dalam Undang-Undang Dasar 1945 disebutkan bahwa  Bahasa negara ialah bahasa Indonesia (Bab XV, Pasal 36).

Bahasa Indonesia adalah bentuk standar bahasa Melayu yang dijadikan sebagai bahasa resmi Republik Indonesia. Dalam perkembanganya, bahasa Melayu dipakai di mana-mana di wilayah Nusantara serta makin berkembang dan bertambah kukuh keberadaannya. Bahasa Melayu yang dipakai di daerah di wilayah Nusantara dalam pertumbuhannya dipengaruhi oleh corak budaya daerah.

Bahasa Melayu menyerap kosakata dari berbagai bahasa, terutama dari bahasa Sanskerta, bahasa Persia, bahasa Arab, dan bahasa-bahasa Eropa. Bahasa Melayu pun dalam perkembangannya muncul dalam berbagai variasi dan dialek.

Perkembangan bahasa Melayu di wilayah Nusantara mempengaruhi dan mendorong tumbuhnya rasa persaudaraan dan persatuan bangsa Indonesia. Komunikasi antarperkumpulan yang bangkit pada masa itu menggunakan bahasa Melayu.

Para pemuda Indonesia yang tergabung dalam perkumpulan pergerakan secara sadar mengangkat bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia, yang menjadi bahasa persatuan untuk seluruh bangsa Indonesia (Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928).

Namun, proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 1945, telah mengukuhkan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia secara konstitusional sebagai bahasa negara. Kini bahasa Indonesia dipakai oleh berbagai lapisan masyarakat Indonesia, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Setelah mengetahu sejarah bahasa Indonesia, penting untuk kamu, sebagai warga negara Indonesia untuk mengetahui fungsi bahasa Indonesia. Dengan mengetahui fungsi bahasa Indonesia, kamu jadi mengerti bahwa bahasa Indonesia memiliki kedudukan yang berarti.

Berikut Liputan6.com rangkum fungsi bahasa Indonesia dari berbagai sumber, Senin (21/1/2019). Simak terus artikel fungsi bahasa Indonesia di bawah ini yaa

3 dari 3 halaman

Fungsi Bahasa Indonesia dalam Berbagai Kedudukannya

Posisi Bahasa Indonesia diidentifikasikan menjadi bahasa persatuan, bahasa nasional, bahasa negara, dan bahasa standar. Keempat posisi bahasa Indonesia itu mempunyai fungsi masing-masing seperti berikut:

1. Fungsi Bahasa PersatuanBahasa sebagai pemersatu suku bangsa, yaitu pemersatu suku, agama, rasa dan antar golongan (SARA) bagi suku bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Fungsi pemersatu ini (heterogenitas/kebhinekaan) sudah dicanangkan dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.

2. Fungsi Bahasa NasionalBahasa sebagai  jati diri Bangsa Indonesia bila berkomunikasi pada dunia luar, sebagai ciri khas dari bangsa Indonesia.

3. Fungsi Bahasa Negara adalah bahasa yang digunakan dalam administrasi negara untuk berbagai aktivitas seperti bahasa sebagai administrasi kenegaraan atau sebagai pengantar resmi belajar di sekolah dan perguruan tinggi, bahasa sebagai bahasa resmi berkebudayaan dan ilmu teknologi.

4. Fungsi bahasa baku (bahasa standar) merupakan bahasa yang digunakan dalam pertemuan sangat resmi, seperti penanda acuan ilmiah dan penuisan tulisan ilmiah, penambah kewibawaan sebagai pejabat dan intelektual,

Keempat posisi dan fungsi tersebut merupakan kekuatan bangsa Indonesia dan merupakan jati diri Bangsa Indonesia. Dengan keempat posisi itu, bahasa Indonesia sangat dikenal di mata dunia, khususnya tingkat regional ASEAN. Dengan mengedepankan posisi dan fungsi bahasa Indonesia memperkuat  bahasa Indonesia dikembangkan ke berbagai ilmu, teknologi, bidang, dan budaya sekarang dan nanti.

Nah uraian diatas adalah fungsi bahasa Indonesia yang dapat kamu tahu. Semoga artikel ini bermanfaat ya. 


Reporter: Tyas Titi Kinapti

Kontroversi Jokowi Beli 100 Ribu Sabun Cuci

JakartaPresiden Joko Widodo (Jokowi) memborong 100 ribu botol sabun cuci piring senilai Rp 2 M dari pegiat UMKM di Garut, Jawa Barat. Aksi capres petahana ini menjadi kontroversi.

Jokowi bersama sang ibu negara, Iriana, memborong 100 ribu botol sabun cuci piring saat meninjau pameran giat kewirausahaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Gedung Serbaguna Mandala, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (19/1). Sabun cuci piring yang dibeli Jokowi itu merupakan produk dari salah satu stan yang dipamerkan dalam acara tersebut.

Sabun cuci piring yang diborong Jokowi milik pengusaha lokal milik Eli Liawati. Sabunnya itu diberi label ‘Sabun Cuci Padawangi’. Eli merupakan anggota kelompok usaha PKH Padawangi dari Desa Padahurip, Kecamatan Banjarwangi, Garut.


“Kaget saya, nggak nyangka. Alhamdulillah, senang banget. Diborong 100 ribu botol, jadi nilainya Rp 2 miliar,” kata Eli setelah dagangannya diborong Jokowi.

Sebanyak 100 ribu botol yang dipesan Jokowi itu harus sudah tersedia hingga akhir Februari nanti. Eli mengatakan uang Rp 2 miliar itu nantinya akan dia kembangkan lagi untuk usahanya itu. Saat ini, dia tidak memiliki anak buah, dia hanya mengerjakan sendiri.

“Saya baru sendiri. Baru memulai usaha dua bulan. Nanti saya punya anggota 40 orang, anggota kelompok PKH saya,” ucapnya.

Kontroversi Jokowi Beli 100 Ribu Sabun CuciFoto: Eli Liawati. (Ray Jordan/detikcom).

“Saya mau umrah, nanti bayarin orang tua juga untuk umrah. Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Jokowi. Mudah-mudahan jadi presiden lagi,” tambah Eli.

Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mempertanyakan dana yang digunakan Jokowi untuk membeli sabun cuci piring tersebut. Meski mengapresiasi langkah Jokowi, namun posisinya sebagai capres membuat sang petahana diduga membeli sabun dalam rangka kampanye.

“Mengenai aksi Pak Jokowi memborong 100 ribu botol sabun cuci di Garut perlu diapresiasi karena membantu UMKM. Kami Partai Gerindra mengapresiasi langkah pak Jokowi,” ungkap Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade lewat pesan singkat, Senin (21/1/2019).

“Tapi tentu kami ingin mengetahui pembelian ini apakah dengan anggaran Negara atau uang pribadi pak Jokowi? Karena aksi beli ini terkesan pak Jokowi lagi berkampanye di Jabar,” tambah jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno itu.

Andre menuding Jokowi mencoba menarik simpati dengan melakukan pembelian sabun cuci piring. Ia menyoroti soal elektabilitas Jokowi di wilayah Jawa Barat.

“Kita kan tahu Pak Jokowi masih kalah di Jabar. Sehingga Pak Jokowi terus melakukan pencitraan di Jabar seperti cukur rambut di bawah pohon,” sebut Andre.

Pernyataan Andre ditepis oleh Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding. Menurutnya, dana yang digunakan untuk membeli sabun tidak bertentangan dengan aturan. Ia juga menegaskan posisi Jokowi saat memborong sabun cuci piring bukan sebagai capres.

“Saya kira pembelian sabun tersebut pada momentum atau sifat kunjungan beliau sebagai presiden. Tentu uang yang dipakai adalah anggaran yang dibolehkan oleh UU atau peraturan. Jadi tidak ada masalah selama tidak bertentangan dengan aturan,” ungkap Karding, Senin (21/9).

Pihak Istana Kepresidenan belum menjelaskan dana yang digunakan oleh Jokowi untuk membeli sabun itu. Nantinya pesanan 100 ribu botol sabun cuci piring tersebut diperuntukkan bagi masyarakat.

“Itu dapat dibagi ke masyarakat dan lain-lain,” jelas Karding.
(elz/imk)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kuasa Hukum Minta Abu Bakar Baasyir Dibebaskan Pekan Ini

Liputan6.com, Jakarta – Terpidana teroris Abu Bakar Baasyir akan mendapatkan pembebasan bersyarat dari Lapas Gunung Sindur dengan alasan kemanusiaan. Pembebasan itu diharapkan dapat segera terealisasi Rabu, pekan ini. 

“Iya (kita usulkan) Rabu,” tutur Kuasa Hukum Abu Bakar Baasyir, Mahendradatta di Kantornya, Jalan Raya Fatmawati, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019).

Menurut Mahendra, hingga kurun waktu tersebut, akan ada kemungkinan polemik dan permasalahan yang muncul. Keseluruhannya sebaiknya diperhatikan dengan matang.

“Kita tidak mau ikut campur. Pokoknya harus selesai minggu ini, itu kata Yusril. Itu yang kami pegang janjinya. Bila kata-kata itu tidak terbukti, kami bersikap lain,” jelas dia. 

Hanya saja, dia enggan membeberkan langkah apa yang akan diambil jika pada minggu ini Abu Bakar Baasyir belum juga dibebaskan. Yang pasti, sudah ada gambaran perencanaan terkait hal tersebut.

“Harus selesai minggu ini. Kalau tidak selesai, kami dengan sangat menyesal akan bersikap lain,” Mahendra menandaskan.

 

 

2 dari 2 halaman

Bagian dari Strategi

Pengamat terorisme yang juga Rektor IAIN Pontianak M Syarif mengatakan, keputusan itu sebaiknya tidak ditanggapi berlebihan di luar kerangka politik hukum dan kebijakan.

Menurutnya, alasan kemanusiaan menjadi pertimbangan mendasar di balik keputusan Jokowi itu.

“Pertimbangannya kan kemanusiaan, sudah sepuh 81 tahun, kesehatannya menurun, sakit-sakitan, butuh perawatan khusus bersama keluarga,” kata Syarif saat dikonfirmasi, (21/1/2019).

Syarif mengatakan pertimbangan itu cukup bijak karena aspek kemanusiaan merupakan salah satu landasan dan paradigma hukum di Indonesia. Dia juga menilai keputusan itu adalah bentuk strategi lain melawan terorisme.

“Dan saya kira Presiden mengambil langkah ini tidak terlepas dari salah satu strategi pemberantasan terorisme dengan pendekatan kemanusiaan, bukan hanya pendekatan reperesif semata. Beliau sudah sepuh 81 tahun, Beliau sakit-sakitan, dan Beliau sudah menjalani hukuman 9 tahun di dalam penjara,” kata Syarif.

Selain itu, menurut Syarif, ketakutan adanya aksi teror lagi usai dibebaskannya Baasyir terlalu berlebihan. Di samping sudah tua, Baasyir dianggap sudah ditinggal pengikutnya dan sudah terputus dengan jaringan ekstrimis seperti Jaringan Anshar Daulah (JAD) dan Jaringan Ansharut Syiah (JAS).

“Enggak usah khawatir, aparat kita sangat paham soal ini,” tegas dia. 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

 

Fadli: Pembebasan Ba’asyir Manuver Politik Demi Simpati Umat Islam

Jakarta – Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai pembebasan tanpa syarat terhadap terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir sarat kepentingan politik. Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut sebagai manuver politik.

“Apalagi dengan tagline yang membebaskan adalah pengacara TKN (Yusril Ihza Mahendra) jelas ini adalah satu manuver politik. Jadi ini adalah sesuatu manuver politik untuk mendapatkan simpati,” ujar Fadli, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/1/2019).

Waketum Gerindra itu menduga pembebasan Ba’asyir itu sebagai upaya Jokowi untuk mendapatkan simpati umat Islam di masa Pilpres 2019. Namun, Fadli yakin upaya tersebut tidak akan membuahkan hasil.

Apalagi, banyak tokoh-tokoh ulama lain yang hingga kini statusnya belum jelas. Misalnya seperti kasus Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab.

“Mungkin inginnya dapatkan simpati dari umat Islam gitu seperti itu tapi sangat terlalu kental nuansa politiknya. Sementara kalau kita lihat banyak sekali tokoh-tokoh umat Islam para ulama yang justru dikrimininalisasi mulai dari Habib Rizieq ketika itu bahkan banyak sampai sekarang yang statusnya belum jelas,” tuturnya.

“Kemarin saya juga kunjungan kerja ke Lapas Porong di Surabaya melihat saudara Alfian Tanjung yang sudah dibebaskan kemudian ditahan kembali dan sudah hampir dua tahun dan banyak lagi tokoh-tokoh yang saya kira diperlakukan secada diskriminatif dan dikrimininalisasi. Jadi kalau harapannya dengan pembebasan itu akan mendapatkan dukungan simpati dari umat Islam saya kira itu akan gagal,” sambung Fadli.

Fadli menilai pembebasan Ba’asyir dijadikan alat politik oleh pemerintah. Mengingat, seharusnya Ba’asyir dapat dibebaskan dengan syarat sejak Desember 2018.

“Ini mempermainkan hukum, hukum dijadikan alat politik. Jadi saya kira itu akan gagal kalau mau ingin mendapatkan simpati, karena rakyat semakin cerdas bhawa apa yang dilakukan kepada Abu Bakar Ba’asyir memang secara hukum sudah bisa dibebaskan sejak bulan Desember lalu kalau menurut pengacaranya,” katanya.

Perlu untuk dicatat, Ba’asyir akan bebas tanpa melalui mekanisme bebas bersyarat. Ba’asyir menolak mengajukan permohonan bebas bersyarat karena tidak mau meneken surat setia pada NKRI sebagaimana diatur dalam Pasal 8 Permenkum HAM Nomor 3 Tahun 2018. Meski begitu, Presiden Jokowi tetap memberikan kebebasan untuk Ba’asyir atas pertimbangan kemanusiaan.
(mae/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Top 3: Tebak Kepribadian dengan Pilih Satu Simbol Menarik

Liputan6.com, Jakarta Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menebak kepribadian seseorang. Salah satu caranya ialah dengan melakukan tes tebak gambar.

Seperti memilih simbol paling menarik pada gambar berikut ini. Simbol yang kalian pilih akan mengungkap seperti apa kepribadian kalian secara garis besar.

Artikel menebak kepribadian dengan pilih salah satu simbol unik menjadi yang terpopuler di kanal Citizen6, Liputan6.com.

Disusul dengan artikel kedua terpopuler, yakni 6 momen lucu orang saat memecahkan masalah. Adapun artikel ketiga terpopuler tentang 7 twit lucu cewek jika jadi penyidik.

Berikut Top 3 Citizen6:

1. Mana Simbol Paling Menarik? Pilihanmu Ungkap Kepribadian

Setiap orang memiliki pilihan sendiri terhadap sesuatu. Sepakat atau tidak, pilihan tersebut di bawah pengaruh alam bawah sadar yang justru menunjukkan seperti apa sosok seseorang. Tak percaya? Coba cek tes kepribadian berikut ini yang dapat menunjukkan kamu orang yang seperti apa.

Selengkapnya…

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 3 halaman

2. 6 Momen Lucu Pintarnya Orang Saat Memecahkan Masalah

Dalam kehidupan sering kali kamu dihadapkan dengan masalah-masalah kecil. Salah satu keajaiban manusia adalah kemampuannya untuk menghasilkan solusi atas masalah tersebut. Tidak jarang juga solusi muncul karena ada ide-ide kreatif yang tercipta. Karena terlalu cerdik idenya sampai kamu tidak pernah terpikir untuk melakukannya.

Orang-orang terkadang menghalalkan segala cara agar bisa memecahkan masalah yang dihadapi. Berikut 7 momen lucu betapa pintarnya orang saat memecahkan masalah.

Selengkapnya…

3 dari 3 halaman

3. Gemas, 7 Twit Lucu Kalau Cewek Jadi Penyidik

Berbicara tentang tingkah laku wanita memang tak ada habisnya. Kira-kira, apa jadinya ya bila cewek jadi penyidik? Berikut himpunan twit lucu kalau cewek jadi penyidik seperti dikutip dari Twitter.

Selengkapnya…

Penemuan Mayat Hangus Terbakar dengan Tangan Diikat Gegerkan Sumsel

Palembang – Warga Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan dibuat heboh dengan penemuan sesosok mayat wanita tanpa identitas yang hangus terbakar. Selain itu, mayat juga ditemukan dalam kondisi leher dan tangan terikat.

Mayat pertama kali ditemukan seorang pengembala kambing bernama Tugino (45) di Desa Sungai Rambutan, Ogan Ilir, Minggu (20/1) sore. Tugino pun sempat mengira itu adalah binatang yang sudah terpanggang.

“Saya kira awalnya itu binatang hangus, pas saya lihat lagi ada kepala. Ternyata itu manusia yang hangus terbakar,” ujar Tugino saat ditemui di lokasi penemuan mayat, Senin (21/1/2018).

Saat ditemukan, mayat itu sudah tidak utuh. Terlihat bagian tangan dan leher terikat kawat dan terpanggang di atas bekas kasur spring bed.
“Sudah di atas kasur mayatnya terbakar. Tangan dan leher diikat kawat tembaga, sudah gosonglah semuanya. Makanya saya kira awalnya binatang karena sulit dikenali,” katanya.

Sementara itu Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Ogan Ilir, Ipda Agus mengatakan jika kondisi mayat sangat memprihatinkan. Namun dilihat sekilas, mayat diperkirakan baru berusia antara 17-20 tahun.

“Kondisi sudah tidak utuh, tak ada lagi identitas yang kami temukan di lokasi. Dugaan kami ini korban pembunuhan, usia masih remaja antara 17-20 tahun,” kata Agus.

Labih lanjut, Agus menyebut jika mayat belum lama dibakar oleh pelaku di area perkebunan itu. Bahkan sehari sebelum ada penemuan mayat, saksi mengaku sempat melintas di lokasi untuk mencari rumput.

“Sehari sebelumnya ada penemuan ini, saksi Tugino masih lewat sini dan tidak ada mayat. Jadi diduga kuat ini dibakar pada Minggu dini hari. Warga pun bilang kalau ada mobil truk melintas dini hari dan kencang,” katanya.

Atas penemuan mayat tersebut, polisi langsung menggelar olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi. Beberapa barang bukti seperti jam tangan dan anting telah diamankan.

Sementara korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumsel untuk keperluan otopsi dan identifikasi.

(ras/asp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Prabowo – Sandi Canangkan Program Santri Surya, Apa Itu?

Liputan6.com, Jakarta – Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan, salah satu program pasangan Prabowo-Sandi adalah santri surya yakni swasembada energi dengan memanfaatkan energi matahari menjadi listrik, dan menjadikan pondok pesantren sebagai proyek percontohan.

“(Pesantren) bata-bata akan menjadi pilot project program ‘santri surya’ yang kita canangkan ini,” kata Sandiaga Uno seusai menghadiri penutupan Pekan Ngaji IV di Pondok Pesantren Mambaul Ulum, Bata-bata, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu 20 Januari 2019 malam.

Sandi menjelaskan, ke depan, perlu dilakukan pengembangan energi baru terbarukan, guna memenuhi kebutuhan energi di Indonesia. Salah satunya dengan memanfaatkan tenaga surya.

“Pesantren, saya kira sangat membutuhkan, tinggal nanti menyediakan satu atau dua ruangan saja untuk mengkonversi energi panas matahari, menjadi energi listrik,” ujar Sandiaga seperti dikutip dari Antara.

Sehingga, sambung dia, pesantren ke depan diharapkan bisa swasembada energi, dan tidak perlu khawatir dalam memenuhi kebutuhan listrik.

“Kalau Pondok Pesantren Bata-bata ini nanti bisa melakukan hal itu, bisa dialirkan ke tetangga-tetangga yang ada di sekitar pesantren ini,” katanya.

Selain energi, jenis swasembada lain yang perlu diperhatikan adalah pangan dan daging.

“Makanya saya kagum, ketika pengasuh tadi, menjelaskan, bahwa salah satu jenis kegiatan di pekan ngaji kali ini adalah ngaji pertanian dan ngaji peternakan,” ujar Sandi.

Ia berharap, pada Pekan Ngaji Ke-5 nanti, mimpi untuk mewujudkan pesantren mandiri, baik dari sisi kebutuhan energi, pangan dan daging, bisa terwujud.

2 dari 3 halaman

Tamu Kehormatan

Kegiatan Pekan Ngaji bertaraf internasional di pondok pesantren asuhan RH M Tohir Abd Hamid itu merupakan kegiatan rutin sejak empat tahun lalu.

Pada Pekan Ngaji Ke-4 ini, dihadiri perwakilan ulama dari enam negara, yakni Negara Malaysia, Singapura, Lebanon, Mesir, Brunei Darussalam, termasuk perwakilan ulama dari sejumlah pondok pesantren di Indonesia.

Dalam acara tersebutm Sandi diundang sebagai tamu kehormatan, akan tetapi juga diminta oleh panitia kegiatan untuk menguji kemampuan Bahasa Inggris santri di pondok pesantren itu.

Sebelum ke Bata-bata, Sandi juga berkunjung ke Pasar Tradisional Batik Tulis Pamekasan, yakni Pasar 17 Agustus di Kelurahan Bugih, lalu ke pesantren Banyuanyar Barat dan Banyuanyar Timur, sebelum akhirnya menghadiri penutupan Pekan Ngaji Ke-4 di Pondok Pesantren Mambaul Ulum, Bata-bata, Minggu 20 Januari 2019 malam.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Kumpulan Cerita Lucu Singkat, Bikin Waktu Ngumpul dengan Teman Makin Seru

Liputan6.com, Jakarta Kalau lagi ngumpul bareng teman-teman, paling enak memang sambil cerita. Tapi, jangan sembarangan cerita, ya. Kalau dalam satu sesi pertemuan, jangan selalu ngomongin atau cerita tentang dirimu terus, yang ada teman-temanmu nanti jadi bosan. Nah, biar suasana makin seru, cobain aja diselingin dengan cerita lucu.

Dengan berbagai kisah lucu, kamu bisa membuat suasana berkumpul jadi tambah menyenangkan. Jadi, acara kumpul-kumpul dengan teman-teman dipenuhi dengan canda tawa. Dengan cara ini, dijamin pasti teman-temanmu jadi makin senang dekat denganmu.

Tapi, kalau kamu belum pandai mengarang cerita lucu karena takut garing, kamu bisa cari beberapa referensi atau inspirasi cerita lucu di berbagai media sosial, lho. Cari aja cerita lucu di Instagram, Twitter, atau Facebook. Dijamin, kamu banyak menemukan ide-ide untuk cerita lucu yang mau diceritain bareng teman-teman kamu.

Nah, berikut ini Liputan6.com kasih sedikit bocoran cerita lucu singkat yang dirangkum dari berbagai sumber, Minggu (20/1/2019). Cerita lucu singkat ini bisa kamu ceritakan ulang saat sedang hangout dengan teman-teman atau hanya sekadar untuk menghibur diri sendiri ketika sedang suntuk.

2 dari 6 halaman

Waktu Pelajaran Komputer

Terdapat sepasang sahabat karib, Rudi dan Dito, yang lagi belajar komputer bersama. Karena Rudi belum begitu familiar tentang penggunaan fitur fitur yang ada di komputer, dia meminta Dito mengajarinya.

Rudi: “To’ boleh nanya enggak? Fungsi dari tombol ENTER apa sih?”

Dito: “Kayaknya sih buat mempercepat jalannya program, Rud”

Rudi: “Hah? memepercepat gimana To’?”

Dito: “Ya kerjanya biar cepet Rud, kalau lama bukan ENTER namanya, tapi ENTAR…!!”

Rudi: “Hahahaha.. bisa aja loe. Boleh tanya lagi nggak? Aku kan udah masuk di internet, terus aku cari cari Facebook, kok nggak bisa terus yah? Kenapa kira-kira?

Dito: “Di depanya kata “Facebook” sudah di ketik “www” belum?”

Rudi: “Belum To. Emangnya musti ditulis ya?”Dito : “Ya iya dong!”

Rudi: “Emang apaan sih “www” itu??

Dito: “Ehmm…kasih tau ga yaaaa..? Ya pokoknya kalau mau masuk website ya harus ketik “www” dulu. Kalau ga salah, itu singkatan dari Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh”

Rudi: “Oooo gitu ya, To’?! Jadi harus salam dulu ternyata. Keren yah!”

Itulah gunanya sahabat. Seneng ya bareng, bodoh ya bareng juga. Mau jawabannya bener atau salah, penting kan si Dito udah beriktikad baik menjawab. Kalau bukan teman yang baik, dia pasti milih pura-pura pingsan biar nggak harus mikir keras.

Update Status Dulu

Suka bingung dengan kids zaman now, mau sholat aja update status dulu.

“3 rakaat dulu”

“Ngaji dulu”

Emangnya malaikat Izrail akan komen “Sippp, gan”.

3 dari 6 halaman

Nemuin Dompet

Sepulang sekolah, Mukidi menemukan dompet di jalan menuju rumahnya. Dikarenakan Mukidi adalah anak yang jujur, dompet tersebut diantarkan ke alamat pemiliknya yang diketahui dari KTP yang berada dalam dompet. Ternyata dompet tersebut adalah milik Pak Haji Sobirin, tetangga sebelah rumahnya.

Mukidi: “Pak Haji, ini dompet bapak bukan?” tanya Mukidi sambil menunjukan dompet yang baru ditemuinya.

Pak Haji Sobirin:“Betul, itu dompet saya yang hilang. Saya cari di mana mana tidak ketemu. Kamu nemuinnya di mana?”

Mukidi: “Itu di bawah pohon mangga, depan rumah Pak Hakim.”

Setelah diterima dengan wajah gembira, dompet itu dibuka oleh Pak Haji Sobirin. Tidak ada yang hilang dan uangnya masih utuh 100.000. Namun entah kenapa wajah Pak Haji terlihat bingung.

Pak Haji Sobirin: “Tidak ada yang hilang, tapi….?

Mukidi: “Tapi kenapa, Pak Haji?”

Pak Haji Sobirin: “Tadinya uang saya itu 100.000 satu lembar.Kok sekarang jadi 10.000 sepuluh lembar?”

Mukidi: “Oh itu…Tadi sebelum ke sini saya tukarkan di warung gado-gado Bi Ijah sama recehan. Soalnya kemarin saya juga nemuin dompet di jalan. Pas saya antar ke yang punya, saya nggak dapet persenan. Alasannya karena tidak ada uang receh. Jadi…”

Gara gara takut enggak dikasih bonus karena enggak ada receh, eh dia inisiatif nukerin sendiri uang di dompet itu.

Satu Pesawat

Tadi di pesawat disapa bapak-bapak yang duduk di samping:

“Mau ke mana, dek?”

“Surabaya, pak”

“Wah, sama ya”

Lahh, iya kan kita satu pesawat, pak.

4 dari 6 halaman

Hari Pertama Sekolah

Hari pertama sekolah, Ucok terlambat, dan ditegur guru:

Guru: Kenapa kau terlambat. Ucok?

Ucok: Maaf, pak. Mamak sama bapakku tadi berkelahi.

Guru: Jadi kau tunggu sampai mereka selesai berkelahi?

Ucok: Aku nunggu sepatuku, Pak. Karena satu dipegang mamakku, yang satu dipegang bapakku”

Ditilang Polisi

Polisi: “SIM kamu mana?”

Cewe: “Hilang pak”

Polisi: “Hilang kemana?”

Cewe: “Nggak tau, pak. Sekarang suka ngilang-ngilang gak ada kabar. Mungkin udah bosan. Hiks hiks”

Cuci Motor

Tadi mau cuci motor. Di depan ada tulisan 24 jamSi abangnya nyamperin “neng nyuci?”

Aku bilang “Enggak bang. Di sini nyucinya kelamaan sampe 24 jam. Biasanya juga 1 jam. Kelamaan nunggu kalau gitu”

Cowok Idaman

Cewek: Mas kerja dimana?

Cowok: Saya cuma usaha beberapa hotel bintang 4 dan 5 di Jakarta dan Bali.

Cewek: (WAW…Konglomerat pasti!). Mas tinggal dimana?

Cowok: Pondok Indah Bukit Golf.

Cewek: (WAW kereen. Rumah orang-orang “The Haves”). Pasti gede rumahnya yah?

Cowok: Ngga ah. Biasa aja kok. Cuma 3 Hektar.

Cewek: (Busett!) Pasti mobilnya banyak yah?Cowok: Sedikit kok. Cuma ada Ferrari, Jaguar, Mercedes, BMW, Mazda.

Cewek: (Wah cowok idaman gue nihh!!) Mas uda punya istri?

Cowok: Hmm, sampai saat ini belum tuh. Hehe.

Cewek: (Enak juga nih kalu gue bisa jadi bininya) Mas merokok?

Cowok: Tidak. Rokok itu tidak bagus untuk kesehatan tubuh.

Cewek: (Wah sehat nihh!) Mas suka minum-minuman keras?

Cowok: Tidak dong.

Cewek: (Gilee, Cool abissss!!) Mas suka maen judi??

Cowok: Nggak, ngapain juga judi? Ngabisin duit aja.

Cewek: (Ooohhh, So sweett) Mas suka dugem gitu nggak?

Cowok: Tidak tidak.

Cewek: (Iihh, sholeh banget nih cowok!) Mas udah naik haji?

Cowok: Yah, baru 3x dan umroh paling 6x.

Cewek: (Subhanallah, calon surgawi) Hobinya apa sih mas?

Cowok: BOHONGIN ORANG DAN KORUPSI HAHAHAHAHAHA.

5 dari 6 halaman

Cerita dari Manado

Sari: (ketakutan) Mak, mana Bapak?

Ibu: keluar kota, kenapa kau?!!

Sari: (dengan nada pelan) maaf ya, Mak. Kayaknya aku hamil, deh.

Ibu: (kaget). Apa?!! Apa kau bilang?!!

Sari: (gemetaran). Aku hamil, Mak.

Ibu: (marah-marah sambil geleng-geleng kepala) Hamil?!!!

Sari: Iya, hamil!!

Ibu : Aaaahh, gak mungkin! Kau bercanda sajalah! Pigi kau istirahat.

Sari: Tapi akhir-akhir ini, aku sering muntah-muntah, Mak.

Ibu: (rada cuek) Aaaahh. Palingan cuma masuk angin aja kau tuh. Pigi kau beli minyak angin sana. Nanti juga sembuh.

Sari: (tersedu-sedu) Hikss, hikss. Tapi kenapa pula sekarang aku suka makan yg asem-asem ya, Mak?!!

Ibu : (dengan kesal sambil teriak) Berhentilah kau mengkhayal SARIPUDIN!!! Mamak tempeleng kau nanti yaaa?!! Laki-laki mana pula bisa melahirkan!!!

6 dari 6 halaman

Tragedi Kacang Mede

Bu Dedeh sebagai penduduk baru di komplek rumahnya, datang ke rumah tetangga sebelahnya yang dihuni oleh satu orang nenek-nenek.

Ibu Dedeh : “Permisi nek. Perkenalkan, nama saya Bu Dedeh. Saya penghuni baru rumah yang paling ujung itu.”Nenek : “Oh, tetangga baru ya! Mari…mari…masuk. Silakan duduk dulu.”Ibu Dedeh : “Aduh enggak usah nek, cuman sebentar kok. Niatnya cuma mau mampir sebentar buat silaturahmi, malah jadi ngrepotin.”

Nenek: “Nggak apa-apa. Masuk aja!”

Di meja ruang tamu si nenek terdapat banyak sekali makanan kecil. Di tengah-tengah obrolan, Bu Dedeh sangat ingin mencicipi kacang mede yang ada di hadapannya.

Ibu Omas: “Wah, kacang medenya kayaknya enak nih, nek. Boleh saya cicipi, ya?”

Nenek: “Oh, iya…iya..boleh. Silahkan!”

Awalnya hanya beberapa buah kacang mede, Bu Dedeh sampai habis satu toples saking enaknya rasa dari kacang mede tersebut,

Ibu Dedeh: “Waduh, maaf nek. Kacang medenya sampai habis nih saya makan.”

Nenek: “Oh, nggak apa-apa Bu. Nenek juga nggak bisa makan. Maklum gigi nenek udah nggak kuat.

Jadi ceritanya nenek kan sering dikirimin sama cucu nenek coklat Metal Queen, tapi nenek cuma bisa jilatin coklatnya aja. Daripada kacang medenya kebuang, ya nenek kumpulin aja semua ke dalam toples itu. Kalau abis ya malah syukur, enggak kebuang.”

Bu Dedeh: %$^$

Nah, itu tadi kumpulan cerita lucu untuk menceriakan harimu.


Reporter: Nisa Mutia sari

Tujuan Pendidikan Nasional untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, Apakah Sudah Tercapai?

Liputan6.com, Jakarta Pernah terbayang tidak dalam benakmu, bagaimana jadinya bila orang-orang hidup tanpa pendidikan? Kira-kira akan seperti apa ya? Mungkin kamu belum tentu bisa membaca tulisan ini, belum paham bagaimana cara menggunakan smartphone dan lain-lain. Bersyukur lah kamu yang merasakan pendidikan sejak kecil.

Pendidikan memang menjadi bagian yang vital dalam kehidupan. Walaupun faktanya, memang tidak semua orang yang berpendidikan itu sukses dalam perjalanan hidupnya. Akan tetapi, jika dilakukan sebuah perbandingan maka orang yang berpendidikan jauh lebih banyak yang bisa mengecap kesuksesan daripada yang tidak berpendidikan. Oleh karena itu, pendidikan bisa menjadi salah satu jembatan untuk mencapai kesuksesan.

Menurut J.J. Rousseau “Pendidikan merupakan memberikan kita pembekalan yang tidak ada pada masa kanakkanak, akan tetapi kita membutuhkanya pada masa dewasa.”

Menurut H. Fuad Ihsan makna pendidikan sebagai “Usaha manusia untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi-potensi pembawaanbaik jasmani maupun rohani sesuai dengan nilai-nilai yang ada didalam masyarakat dan kebudayaan.”

2 dari 4 halaman

Pentingnya Pendidikan Nasional

Pendidikan Nasional Menurut Undang-undang No.20 Tahun 2003 Pasal 1 ayat 2 adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila danUndang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman.

Di Negara Indonesia, pendidikan nasional dilaksanakaan sejak Sekolah Dasar hingga jenjang Perguruan Tinggi. Salah satu program yang dijalankan oleh pemerintah dalam mendukung program pendidikan nasional ini adalah wajib belajar 12 tahun, yang mana pendidikan dimulai dari jenjang pendidikan dasar sampai pendidikan menengah atas. Hal tersebut dilakukan tak lain agar seluruh generasi penerus bangsa dapat menenerima dan mengikuti pendidikan yang layak, sesuai dengan tujuan penidikan nasional yang ada.

Setelah mengetahui arti pendidikan serta pendidikan nasional di Indonesia, maka penting untuk mengetahui tujuan pendidikan nasional. Dengan mengetahui tujuan pendidikan nasional, kamu bisa mengetahui apakah tujuan dari pendidikan nasional sudah tercapai? Penting bagi semua orang untuk mengetahui tujuan pendidikan nasional, sebagai proses evaluasi untuk sistem pendidikan nasional di Indonesia.

Berikut ini Liputan6.com rangkum secara garis besar tujuan pendidikan nasional dari berbagai sumber, Minggu (20/1/2019).

3 dari 4 halaman

Tujuan Pendidikan Nasional

Tujuan pendidikan nasional menurut Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional RI No. 20 Tahun 2003 adalah sebagai berikut:

Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Berikut ini uraian 5 tujuan pendidikan nasional yang menjadi acuan utama dalam memajukan pendidikan:

1. Manusia Yang Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

Pendidikan nasional harus mengedepankan pendidikan agama, dengan kualitas pendidikan agama yang baik maka hubungan manusia dengan Tuhan-Nya dan sesama manusia juga akan membaik. Jika tujuan ini tercapai maka suatu bangsa akan memiliki calon penerus dengan sumber daya manusia yang baik.

2. Berakhlak Mulia

Tujuan pendidikan yang kedua ini harus diterapkan pada pendidikan pada level terendah sampai tertinggi. dengan adanya akhlak mulia kehidupan dalam berbangsa dan bernegara menjadi lebih baik. Berakhlak mulia sama halnya dengan sikap yang memiliki positif, saling membantu sesama manusia, jujur dan lain sebagainya.

3. Cakap

Tujuan pendidikan ini penting sebagai tolak ukur kualitas sumber daya manusia suatu bangsa. Cakap menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah sanggup dalam melakukan sesuatu. Cakap dalam tulis menulis artinya, kamu mampu untuk segala hal tentang tulis menulis.

4 dari 4 halaman

Membentuk insan yang kreatif, mandiri serta bertangung jawab

4. Kreatif

Sudah tidak dapat dipungkiri, bahwa kreatifitas memang menjadi bagian penting saat ini. Tentunya dengan kreatifitas maka akan ada penemuan atau terobosan-terobosan baru. Dengan adanya kreatifitas diharapkan dapat berkontribusi dalam memberikan solusi untuk berbagai masalah yang ada pada bangsa.

Kreativitas dapat diterapkan dalam lingkungan pendidikan, misalnya dengan pembelajaran yang menarik, diskusi kelompok maupun presentasi.

5. Mandiri

Pada Tujuan Pendidikan ini diharapkan peserta didik mampu melakukan segala sesuatunya tanpa bantuan orang lain, sehingga nantinya jika dalam keadaan terdesak mampu menyelesaikan masalahnya sendiri.

6. Menjadi Warga Negara yang Demokratis serta Bertanggung Jawab

Sebagai bentuk negara yang demokratis, maka tujuan pendidikan nasional ialah menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Artinya terciptanya kehidupan demokratis yang sesuai dengan prinsip dasar demokratis.

Tujuan pendidikan ini dalam bentuk pembelajaran seperti proses diskusi dimana siswa berani mengeluarkan pendapat, menerima pendapat dan lain-lain.

Nah, uraian diatas ialah tujuan pendidikan nasional. Menurut kamu apakah sudah tercapai tujuan pendidikan nasional di Indonesia?


Reporter: Tyas Titi Kinapti

Pembebasan Abu Bakar Baasyir Diprotes Australia, Ini Tanggapan Ma’ruf Amin

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah Australia tak menyetujui keputusan Presiden Joko Widodo membebaskan Abu Bakar Ba’asyir. Hal ini disampaikan langsung Perdana Menteri Australia Scott Morrison.

Terkait hal ini, calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin berpandangan pembebasan Ba’asyir merupakan langkah tepat yang telah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia.

“Itu urusan dalam negeri kita. Saya kira pemerintah punya kebijakan-kebijakan. Ada yang sifatnya penegakkan hukum dan ada sifatnya kemanusiaan dan Pak Jokowi sudah mengambil langkah itu,” ujar Ma’ruf di Bandung, Minggu (20/1/2019).

Dia meyakini, persoalan pembebasan Ba’asyir tidak akan mempengaruhi hubungan diplomasi antara kedua negara. Masing-masing, menurutnya, punya kedaulatan.

“Tidak, kita masing-masing punya kedaulatan,” ungkap Ma’ruf.

2 dari 2 halaman

Tak Ada Intervensi

Dia berharap tak ada intervensi antarnegara terkait permasalahan ini. Ma’ruf mengapresiasi langkah yang ditempuh oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

“Ya, supaya tidak mengintervensi masing-masing negara,” pungkasnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini