Kini Diklaim PDIP, Jabar Dikuasai Prabowo di Pilpres 2014

Jakarta – Jawa Barat (Jabar) jadi salah satu provinsi prioritas dua kubu yang bertarung di Pilpres 2019. Di Pilpres 2014 lalu, Prabowo Subianto menang telak atas Jokowi di Jabar. PDIP kini mengklaim sudah berhasil membalik keadaan.

Jabar memang menarik perhatian di setiap kompetisi politik. Jumlah pemilihnya terbesar dibandingkan provnisi lain, lebih dari 32 juta pemilih.

Di 2014 lalu, Prabowo, yang dulu berduet dengan Hatta Rajasa menguasai perolehan suara di Jabar. Prabowo saat itu unggul dengan 59,78 persen, atau memperoleh 14.167.381 juta suara.
Sementara Jokowi, yang saat itu berduet dengan JK, hanya kebagian 9.530.315 juta suara, atau 40,22 persen suara di Jabar. Total suara sah saat itu adalah 23.697.696 juta suara.

Kini, Jabar diklaim sudah dikuasai Jokowi. PDIP yang kini tengah safar politik di Jabar menyebut Golkar dan PPP jadi kunci bagi Jokowi.

“2014 kan Golkar belum bergabung kemudian PPP belum bergabung, apalagi sekarang ada figur Kiai Haji Ma’ruf Amin sehingga kandang Pak Prabowo di Jawa Barat bergeser menjadi kandang Pak Jokowi dan Kiai Haji Ma’ruf Amin,” kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/2/2019).

Namun klaim itu ditepis Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga. BPN menyebut antusiasme masyarakat Jabar masih tinggi terhadap jagoannya.

“Jawa Barat masih kandang Pak Prabowo,” ujar Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Sodik Mudjahid, kepada wartawan, Kamis (7/2/2019).

Bahkan, kata Sodik, saat ini suara Prabowo-Sandiaga di Jabar semakin membesar. Antusiasme rakyat pun selalu terlihat setiap keduanya berkunjung.

“Kandang yang semakin membesar,” katanya.

Siapa yang akan jadi pemenang di Jabar pada Pemilu 2019?
(tor/fjp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *