Rematch Kevin / Marcus vs Fajar / Rian di Singapura Terbuka 2019

Kedua pasangan ganda putra ini bukan satu-satunya wakil Indonesia di Singapura Terbuka. Tunggal putra Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, ganda campuran Ricky Karanda Suwardi/Pia Zebadiah Bernadet dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, serta ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan turut melaju.

Sementara wakil Indonesia yang tersisih di putaran kedua adalah tunggal putra Ruselli Hartawan, ganda putri Yulfira Barhak/Jauza Fadhila Sugiarto, serta trio ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, dan Ronald/Anissa Saufika.

Jelang Akhir Musim, Kevin De Bruyne Mulai Kehabisan Bensin

Jakarta Gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne mengakui bahwa hantaman cedera telah membuatnya lebih lelah di akhir musim. Pemain asal Belgia itu juga merasa gagal memberikan permainan terbaiknya karena lebih banyak duduk di bangku cadangan.

Beberapa pekan terakhir, Kevin De Bruyne mulai kembali bermain. Dia memang belum mencapai titik terbaik permainannya, tetapi setidaknya kembalinya pemain asal Belgia itu akan sangat membantu Man City dalam pemburuan quadruple musim ini.

Manchester City masih terlibat di tiga kompetisi sisa. Mereka sudah menjuarai Carabao Cup, dan masih berpeluang menambah tiga trofi lain di FA Cup, Premier League, dan Liga Champions. De Bruyne ingin memberikan permainan terbaiknya di momen-momen krusial ini.

Soal cederanya, Kevin De Bruyne tidak lagi terlalu peduli. Dia menegaskan bahwa musim telah memasuki momen paling krusial. De Bruyne ingin melakukan yang terbaik dengan membantu tim sebisa mungkin, bahkan jika kondisinya tidak maksimal.

“Sekarang adalah momen yang penting, saya hanya perlu melakukan yang bisa saya lakukan untuk membantu tim meraih kemenangan. Jika itu berarti memainkan lima pertandingan atau 10 pertandingan, saya akan melakukan semuanya,” tegas De Bruyne di Sky Sports.

“Saya terkadang merasa musim saya dua kali lebih panjang daripada pemain-pemain lain, sebab ketika anda ingin bermain, anda harus bekerja dua kali lebih berat, anda tidak pernah berlibur karena anda harus berusaha memulihkan diri.”

Kevin / Marcus Dilarang Lengah Lawan Ganda Jepang

Jakarta Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon sukses lewati ujian pertama di Malaysia Terbuka 2019. Kini, Minions akan menjalani lawan lebih berat yaitu ganda Jepang, Takuto Inoue/Yuki Kaneko, pada babak kedua, Kamis (4/4/2019). 

Kevin/Marcus punya keunggulan catatan pertemuannya atas Inoue/Kaneko. Dalam enam kali bentrok, Kevin/Marcus berhasil menyapu bersih kemenangan. 

Namun, Kevin/Marcus tak mau jemawa dan meremehkan ganda Jepang tersebut. 

“Kami sudah sering ketemu sama mereka. Kalau di atas angin juga tidak. Karena semua punya peluang. Paling kami harus lebih siap saja buat diri kami sendiri,” ujar Kevin, melalui rilis dari PBSI, Rabu (3/4/2019). 

Kevin Sanjaya/Marcus Gideon melenggang ke babak kedua setelah menang dua gim langsung, 21-13, 21-12 atas pasangan Chinese Taipei, Lee Yang/Wang Chi Lin.

“Hari ini kami bermain cukup baik, dari awal sudah siap banget. Kami tidak mau lengah. Lawan juga baru juara di India Terbuka 2019, jadinya tidak boleh memberi angin kepada mereka. Takutnya mereka berkembang jadi bagus,” kata Marcus. 

“Game pertama kami menekan dari awal dan mereka tidak bisa keluar dari permainan kami,” kata Marcus tentang kemenangan mereka di babak pertama Malaysia Terbuka 2019. 

Kevin / Marcus Tembus Babak Kedua Malaysia Terbuka 2019

Liputan6.com, Kuala Lumpur – Kevin Sanjaya Sukamoljo/Marcus Fernaldi Gideon tanpa kesulitan mencapai babak kedua Malaysia Terbuka 2019. Mereka mengalahkan Lee Yang/Wang Chi-Lin asal Chinese Taipei 21-13, 21-12 di Axiata Arena, Rabu (3/4/2019).

Kemenangan ini juga menjaga peluang peringkat pertama dunia itu mengulang kesuksesan 2017. Sedangkan tahun lalu mereka terhenti di perempat final Malaysia Terbuka

Kevin/Marcus tanpa kesulitan mengamankan gim pertama. Terus memimpin sepanjang laga, mereka bahkan sempat merebut sembilan poin beruntun.

Kondisi sedikit berbeda di gim kedua. Lee/Wang mampu menandingi hingga 6-6. Namun, setelah itu Kevin Marcus kembali memperlihatkan dominasi dan meraih kemenangan. 

Unggulan pertama Malaysia Terbuka 2019 ini selanjutnya menghadapi Takuto Inoue/Yuki Kaneko dari Jepang pada babak kedua. Ini akan menjadi kali ketujuh mereka berduel.

Kevin/Marcus menunjukkan dominasi dengan memenangkan enam pertemuan sebelumnya, teranyar pada Malaysia Masters 2019.

Berita video Time Out tentang ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya / Marcus Gideon yang memecahkan rekor baru. Apakah rekor itu?

Malaysia Terbuka 2019: Ahsan / Hendra Pandang Kevin / Marcus Sebagai Pesaing Terberat

Jakarta Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, tak mematok target muluk-muluk menghadapi dua kejuaraan besar pekan depan yaitu Malaysia Terbuka Super 750, dilanjutkan dengan Singapura Terbuka Super 500. Mereka tetap berusaha realistis dan waspada meskipun baru saja menjuarai All England 2019. 

Hendra/Ahsan membuat gebrakan merebut gelar All England 2019 yang membuat peringkat dunia naik dari posisi ketujuh menjadi keempat. Namun, mereka menyadari tak mudah terus menarget juara, karena banyak pesaing berat, terutama Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.  

“Target kami ke semifinal, karena persaingannya ketat sekali. Walaupun juara All England, tapi sekarang kami sudah tidak di top performa di top level. Kalau beberapa beberapa tahun lalu, mungkin targetnya juara, masih segar-segarnya,” kata Hendra melalui rilis dari PBSI, Jumat (29/3/2019). 

“Persiapan ke Malaysia kurang lebih 10 hari, kalau bagi saya sudah cukup. Idealnya persiapan ke turnamen itu dua pekan, sekarang kan sudah tidak muda lagi. Kalau dulu persiapan bisa sebulan, sekarang dua pekan cukup buat saya. Lebih baiknya untuk saya, tiap bulan ada pertandingan, jangan terlalu lama nganggur tidak ikut turnamen. Dulu pernah begitu, sekarang tiap bulan rutin ikut turnamen,” beber Hendra.

Meskipun hanya mematok langkah hingga ke semifinal, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dipastikan menghadapi banyak lawan yang tak mudah. 

Ahsan-Hendra Juara All England 2019

Kevin Aprilio Lamar Vicy Melanie Usai Lebaran, Menikah November 2019

Dengan kurun waktu yang masih tersisa ini lah, Kevin Aprilio sedang melakukan persiapan. Tak hanya Kevin, Vicy pun melakukan hal yang sama. Salah satunya adalh belajar memasak.

“Persiapannya ya mungkin belajar masak lagi, ya mempersiapkan barang-barang buat suami kerja atau apa, itu sih,” pungkas Vicy.

Kevin / Marcus Langsung Tersingkir di Babak Pertama All England 2019

Jakarta – Ambisi Kevin Sanjaya/Marcus Gideon mempertahankan gelar All England kandas. Ganda putra andalan Indonesia itu langsung tersingkir di babak pertama setelah dikalahkan pasangan Tiongkok Liu Cheng/Zhang Nan 19-21, 22-20, 17-21 di Birmingham Arena, Rabu (6/3/2019) malam WIB.

Liu Cheng/Zhang Nan memberikan ancaman pada awal gim pertama. Mereka sempat unggul 3-1, kemudian Kevin/Marcus dalam waktu dua menit mampu berbalik memimpin 6-5.

Pertarungan berjalan sengit dan kedua pasangan saling mengejar angka. Bahkan, hingga mereka tak pernah unggul lebih dari dua poin hingga memasuki pertengahan gim pertama.

Kevin/Marcus akhirnya mampu memimpin 14-11. Sempat unggul 15-11, Kevin/Marcus kembali terkejar 15-15. Kevin/Marcus akhirnya menyerah 19-21.

Pada gim kedua, pasangan Tiongkok memimpin 5-3. Kevin/Marcus terus mengejar dan menyamakan skor 8-8. Liu Cheng/Zhang Nan tertahan di angka 8, sementara Kevin/Marcus mengambil lima poin beruntun.

Setelah memimpin 14-11, Kevin/Marcus kembali terkejar. Skor sementara 15-13. Kevin/Marcus harus susah payah mengakhiri gim pertama dengan skor 22-20.

Mengawali gim penentuan dengan skor 3-1, Kevin/Marcus terus mendapat tekanan dari Liu Cheng/Zhang Nan. Pasangan peringkat ke-12 dunia itu unggul 9-5. Memasuki pertengahan set ketiga, pasangan Tiongkok memimpin 16-13. 

Kevin/Marcus akhirnya gagal mengamankan gim ketiga dengan skor 17-21. Kekalahan ini membuat Kevin/Marcus gagal memenuhi ambisi meraih hattrick gelar di All England.

Sebelumnya, dua ganda putra Indonesia, juga terdepak. Wahyu Nayaka/Ade Yusuf Santoso disingkirkan ganda Denmark unggulan kelima, Kim Astrub/Anders Skaarup Rasmussen. Sementara, Berry Anggiawan/Hardianto kalah dari ganda Malaysia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong.

Dengan tersingkirnya The Minions, Indonesia baru meloloskan satu wakil ke babak 16 besar All England 2019. Sebelumnya, Jonatan Christie lolos setelah menyingkirkan pemain Korea Selatan, Lee Dong-keun, 21-16 dan 21-19.


Sumber: Bola.com

NBA: Kevin Durant Gemilang, Warriors Tundukkan Sixers

Liputan6.com, Philadelphia – Golden State Warriors berhasil mengalahkan tuan rumah Philadelphia 76ers dengan skor 120-117 pada lanjutan pertandingan NBA di Wells Fargo Center, Minggu (3/3/2019) pagi WIB. Kevin Durant jadi bintang kemenangan Warriors di laga ini.

Durant mencetak 34 poin. Pria 30 tahun itu juga menyumbangkan lima assist dan lima rebound. Stephen Curry dan DeMarcus Cousins juga memberi sumbangan poin besar untuk Warriors, yakni 26 dan 25 angka.

Adapun di kubu Sixers, Mike Scott jadi pencetak poin terbanyak yakni 22 angka. Ia juga menyumbangkan 4 rebound.

Warriors sebenarnya telat panas di laga ini. Andre Iguodala dan kawan-kawan bahkan sempat tertinggal pada dua kuarter awal. Namun, perlahan tapi pasti, tim tamu berhasil bangkit dan membalikkan keadaan.

Bagi Warriors, hasil ini jadi momentum kebangkitan mereka di NBA, setelah sebelumnya tumbang di tangan Miami Heat dan Orlando Magic.

Sementara bagi Sixers, kekalahan ini jadi pukulan telak setelah sebelumnya mereka sanggup meraih dua kemenangan beruntun atas New Orleans Pelicans dan Oklahoma City Thunder.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

3 Pelatih yang Doyan Bongkar Pasang Skuat, Jose Mourinho Salah Satunya

Jakarta – Jose Mourinho dikenal sosok pelatih dan manajer yang gemar memborong pemain bintang dan membongkar pasang tim. Pria asal Portugal itu kerap meminta dibelikan pemain baru di tim yang dilatihnya termasuk saat di Manchester United.

Selama 2,5 musim di Old Trafford, Jose Mourinho telah menghabiskan 455 juta euro atau sekitar Rp 7,2 triliun untuk membeli pemain baru. Mereka antara lain Paul Pogba, Nemanja Matic, Alexis Sanchez, dan Romelu Lukaku.

Namun selama karier kepelatihannya, Jose Mourinho juga gemar menjual pemain. Sudah puluhan pemain yang dijual mantan pelatih Inter Milan dan Real Madrid itu.

Yang bikin fans MU jengkel, tingkah boros Mourinho itu ternyata tak mampu mendatangkan prestasi, sehingga akhirnya dia dipecat dan digantikan Ole Gunnar Solksjaer.

Berikut 3 pelatih yang ahli menjual pemain, termasuk Jose Mourinho:

2 dari 4 halaman

Jose Mourinho (510,59 Juta Pound)

Jose Mourinho kini berstatus bebas. Pria asal Portugal itu belum kembali melatih klub setelah dipecat Manchester United pada Desember 2018.

Sepanjang karier kepelatihannya, mantan pelatih Inter Milan dan Real Madrid itu telah menjual total 64 pemain. Nilainya 510,59 juta pound atau sekitar Rp 9,2 triliun.

Sejumlah pemain yang pernah dijual Mourinho antara lain Mohamed Salah, Romelu Lukaku, serta Kevin De Bruyne. Mereja jadi pemain hebat di klub lain.

3 dari 4 halaman

Massimiliano Allegri (595,59 Juta Pound)

Massimiliano Allegri berpeluang memenangkan Scudetto Liga Italia kelima bersama Juventus. Selain itu, perekrutan Cristiano Ronaldo pada 2018 membuat Juventus diunggulkan meraih trofi Liga Champions musim ini.

Selama karier kepelatihannya, Allegri telah menjual 100 pemain. Jumlahnya mencapai 595,59 juta pound atau sekitar Rp 10,8 triliun.

4 dari 4 halaman

Leonardo Jardim (785,66 Juta Pound)

AS Monaco kembali menunjuk Leonardo Jardim, kurang dari empat bulan setelah digantikan legenda Arsenal Thierry Henry. Pelatih berusia 44 tahun itu sebelumnya sukses membawa Monaco juara Ligue 1 2016/17.

Namun, terpuruknya prestasi Monaco di musim ini diakibatkan kesalahan klub. Sebab dalam beberapa tahun terakhir, klub telah menjual sejumlah pemain terbaik.

Mereka di antaranya Kylian Mbappe (PSG), Bakayoko (Chelsea), Benjamin Mendy (Manchester City), Bernando Silva (Manchester City), Fabinho (Liverpool), dan Thomas Lemar (Atletico Madrid).

Secara total, Jardim telah menjual 52 pemain di lima klub yang telah dilatihnya sejauh ini. Nilai seluruh pemain itu mencapai 785,66 juta pound.

Sumber: Bola.net