Ini Dia Cara Sehat Mengatur Keuangan

Tercatat sejak beberapa tahun lalu, bahwa kaum milenial itu banyak yang menggunakan kartu kredit serta KTA.

Fungsi KTA serta kartu kredit hampir sama. Bedanya, KTA itu dalam bentuk tunai atau cash. Sedangkan limit di kartu kredit perlu penebusan bunga untuk mencairkan sebagiannya. Baik KTA maupun kartu kredit memiliki sistem tagihan sendiri-sendiri yang harus ditunaikan tepat waktu. Sebab, pinjaman yang mengalami tunggakan bisa membuat keuangan kamu jadi sakit.

Selain tanggungan membengkak, skor kredit kamu juga bisa memburuk. Alhasil, anggaran yang selama ini dikelola bisa berantakan dan kesempatan untuk pinjam lagi pun hilang.

7. Lakukan Investasi

Orang dulu, menabung itu di bank. Orang sekarang, menabung bisa diperusahaan lain dengan jalan investasi untuk mendapatkan passive income secara berkelanjutan.

Adapun jenis investasinya meliputi pembelian reksa dana, logam mulia, atau saham. Return hasil investasi bisa kamu gunakan di masa depan. Untuk berhasil mengatur keuangan secara berkesinambungan, tentu membutuhkan komitmen yang tinggi. Keuangan yang sehat tidak bisa diproses secara instan. Perlu adanya mindset positif yang terus ditanamkan setiap harinya.

Inilah yang rata-rata tidak dilalui oleh mereka yang kondisi keuangannya semakin memburuk dari hari ke hari.

Menanti Laporan Keuangan Pertamina, Untung atau Rugi?

Jakarta – PT Pertamina (Persero) belum mengumumkan laporan keuangan tahun 2018 ke publik sampai saat ini. Hal ini pun kemudian menjadi tanda tanya terkait kondisi keuangan perusahaan pelat merah, untung atau rugi.

Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) Yusri Usman menilai ada yang janggal terkait belum keluarnya laporan keuangan Pertamina. Sebab, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati pada akhir Februari 2019 sempat berjanji akan merilis laporan keuangan pada 9 Maret 2019 lantaran sedang menunggu hasil audit. Tapi, hingga waktunya tiba laporan itu belum juga dirilis.

Hal itu semakin janggal jika dikaitkan dengan pengalaman-pengalaman sebelumnya.

“Meskipun belum diaudit, selama ini Pertamina sangat rajin mempublikasikan laporan keuangannya. Ada laporan triwulan, laporan semester, hingga laporan tahunan yang dirilis beberapa hari setelah tutup tahun. Tetapi kali ini, kok berbeda?” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (20/3/2019).

Dia melanjutkan, kondisinya pun menjadi aneh ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku menerima laporan lisan dari direksi yang menyatakan laba Pertamina 2018 sekitar Rp 20 triliun. Lalu, presiden juga memuji kinerja Pertamina yang tetap baik meski dibebani public service obligation (PSO).

Tapi, terang Yusri , itu bertolak belakang dengan keterangan Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN, Aloysius Kiik Ro pada 4 Desember 2018. Aloysius menyebut laba Pertamina kuartal III 2018 tercatat hanya Rp 5 triliun, atau anjlok 81% dibanding periode sama tahun 2017.

Saat dikonfirmasi, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan, ketentuan umum laporan keuangan audit bisa sampai April dan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) digelar paling lambat Juni. Dia bilang, ada ketentuan khusus dari Kementerian BUMN supaya bisa diselesaikan Februari.

“Nah, Pertamina sudah kirim surat minta mundur sampai Maret karena BPK belum selesai audit yang PSO. Saya dapat info BPK sudah selesai review PSO dan hasilnya akan diserahkan ke KAP (auditor independen) yang mengaudit laporan keuangan Pertamina,” katanya kepada detikFinance dalam keterangan tertulis.

“Semoga sebelum akhir Maret sudah final dan bisa dikirim ke Kementerian BUMN,” sambungnya.

Orang nomor satu Pertamina, Nicke Widyawati pun akhirnya buka suara. Dia menepis rumor yang menyatakan Pertamina rugi di 2018. Sebutnya, itu kabar bohong.

“Jadi kalau ada yang mengatakan Pertamina rugi itu adalah bohong besar,” kata Nicke dikutip dari CNBC Indonesia.

Nicke menjelaskan, perseroan berhasil mengantongi laba di atas US$ 2 miliar atau sekitar Rp 28 triliun (kurs Rp 14.000).

“Keuntungan di 2018 di atas US$ 2 miliar,” tambah Nicke.

Nicke melanjutkan, pendapatan Pertamina tumbuh menjadi US$ 56 miliar dibanding tahun sebelumnya US$ 42,5 miliar. (ang/ang)

Bicara soal Korupsi, Ma’ruf Amin Singgung Kebocoran Keuangan Negara

Jakarta – Cawapres Ma’ruf Amin berbicara tentang penanganan korupsi di Indonesia. Ma’ruf menilai harus ada upaya yang lebih dalam mengembalikan kebocoran keuangan negara akibat korupsi.

Hal tersebut disampaikan Ma’ruf saat memberikan sambutan dalam diskusi di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2019). Awalnya, Ma’ruf menilai pemberantasan korupsi di Tanah Air mengalami peningkatan yang signifikan.

“Meskipun demikian, apa yang telah dicapai tersebut perlu ditingkatkan lebih lanjut terutama dalam hal upaya mengembalikan kebocoran keuangan negara baik yang di dalam negeri maupun yang disimpan di luar negeri. Saya kira itu tujuan kita yang mana dana-dana yang sudah dikorupsi itu bisa dikembalikan,” kata Ma’ruf.

Namun, Ma’ruf menilai upaya mengembalikan kebocoran keuangan negara akibat korupsi belum maksimal. Menurut Ma’ruf ada beberapa penyebab, salah satunya yakni masih terbatas fungsi dan kewenangan penegak hukum.

“Faktor lain adalah tidak adanya ruang yang cukup pada kebijakan dan peraturan perundang-undangan tentang pemberantasan korupsi yang mengatur kejelasan dan mekanisme pengembalian kerugian negara akibat tindak pidana korupsi terutama pada aset atau uang yang telah dilarikan ke luar negeri ini. Nah ini saya kira perlu ada upaya-upaya yang serius ya,” papar Ma’ruf.

Cawapres nomor urut 01 itu menuturkan upaya mengembalikan juga harus dilakukan dengan strategi yang matang. Salah satu kebijakan alternatif, sebut Ma’ruf, yakni restorative justice atau penanganan kasus di luar pengadilan.

“Pengembalian kerugian keuangan negara yang belum optimal maka konsep restorative justice menjadi alternatif yang semestinya mesti di kedepankan terutama dalam penanganan tindak pidana korupsi,” jelasnya.

Ma’ruf lalu berbicara tentang cost benefit analysis. Dia mengatakan, jangan sampai biaya penanganan kasus korupsi justru lebih besar daripada nominal kerugian negara yang dikejar.

“Sebagai contoh tindak pidana korupsi dengan nilai kerugian yang relatif sedikit ketika dilakukan penindakan mulai dari penyelidikan, penyidikan, penuntutan hingga ke lapas. Maka bukan, mungkin biaya yang dikeluarkan oleh negara justru akan lebih besar daripada nilai kerugian keuangan negara. Dalam konteks inilah cost benefit analysis perlu dijadikan pertimbangan mendalam,” jelas Ma’ruf.

(zak/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Mantan Direktur Keuangan PT Pertamina Divonis 8 Tahun Penjara

Usai vonis yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Frangki Tambuwun pada pukul 21.30 WIB itu, Frederick langsung menyatakan kekecewaannya. Fredrick menilai majelis hakim mengesampingkan segala fakta persidangan dan justru menambahkan fakta baru.

Mantan Direktur Keuangan PT Pertamina itu menilai, majelis hakim hanya menyalin dakwaan jaksa penuntut umum. Padahal, imbuhnya, banyak fakta persidangan yang bertolak belakang dari dakwaan jaksa. Seperti tidak adanya persetujuan komisaris dan direksi atas investasi di blok Baster Manta Gummy (BMG) di 2009.

“Saya kira ini sesuatu yang tragis banyak fakta persidangan diabaikan. Dikatakan tidak ada persetujuan padahal dalam persidangan ada (persetujuan). Katanya ada surat dari Citi Bank padahal Citi Bank tidak pernah ada kirim surat,” ujar Fredrick, Senin.

“Katanya putusan majelis hakim adalah suara Tuhan tapi yang saya dengar adalah suara zalim. Jadi saya mohon maaf persidangan 27 kali, saya, Bayu (Bayu Kristanto, eks Manager Merger Pertamina) bahkan Karen semuanya sia sia,” imbuhnya.

Sementara itu, istri Fredrick, pingsan usai mendengar vonis hakim. Keluarga yang menyaksikan persidangan juga menangis.

Sebelumnya, Pertamina melalui anak peru­sahaannya, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) melakukan akui­sisi saham sebesar 10% terhadap ROC Oil Ltd, untuk menggarap blok BMG. Investasi di blok BMG kemudian ditindaklanjuti tanpa didahului kajian terlebih dahulu oleh Bayu Kristanto bersama dua terdakwa lainnya yaitu Frederick dan Karen. Hal itu dianggap telah mengabaikan due diligence sebagaimana pedoman investasi Pertamina.

Meski belum ada landasan hukum, April 2009, Karen kemudian memutuskan Pertamina menjalankan investasi tersebut. Namun, bukan mendapat untung, Pertamina justru merugi dari pelaksanaan investasi itu.

Melalui dana yang sudah dikeluarkan setara Rp 568 miliar itu, perusahaan minyak pelat merah itu berharap blok BMG bisa memproduksi minyak hingga sebanyak 812 barrel per hari. Namun, blok BMG hanya dapat bisa menghasilkan minyak mentah untuk PHE Australia Pte Ltd rata-rata sebe­sar 252 barel per hari.

ROC Ltd, selaku perusahaan yang menawarkan imvestasi tersebut memutuskan tidak meneruskan memutuskan penghentian produksi minyak mentah. Alasannya, blok ini tidak ekonomis jika diteruskan produksi.

Akhirnya, investasi yang sudah dilakukan Pertamina tidak memberikan manfaat ataupun keuntungan dalam menambah cadangan dan produksi minyak nasional.

Reporter: Yunita Amalia

Sumber: Merdeka

5 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dengan Gaji Kecil, Pasti Cukup untuk Sebulan

Liputan6.com, Jakarta Bagi seseorang yang sudah bekerja, hal yang menjadi perhatian utama adalah persoalan gaji. Bagaimana tidak, gaji merupakan salah satu sumber penghasilan yang bisa dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari untuk satu bulan ke depan. Kalau Anda masih sendiri, mungkin uang gaji kerja Anda sudah mencukupi kebutuhan selama sebulan.

Namun bagaimana kalau Anda yang sudah berkeluarga? Bagi Anda yang sudah bekerja dan menikah, tentunya harus lebih pandai lagi dalam mengatur keuangan. Prioritasnya bukan lagi untuk diri sendiri, melainkan sudah ada prioritas lain yang harus dan perlu mendapat bagian dari hasil gaji kerja Anda ini.

Untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga, tentunya ada beberapa perhitungan atau cara mengatur keuangan khusus. Nah, di setiap rumah tangga, tentunya memiliki caranya masing-masing dalam mengatur keuangannya. Pentingnya cara mengatur keuangan ini guna untuk mencukupi kebutuhan hidup Anda dan keluarga.

Harus diakui, besar kecilnya gaji seringkali berpengaruh terhadap cara mengatur keuangan. Apalagi kalau Anda memiliki gaji bulanan tetap dengan kebutuhan hidup yang naik turun. Untuk Anda yang memiliki gaji kecil, maka akan kesulitan untuk menyimpan uang untuk beberapa keperluan. Hal tersebut mungkin saja terjadi akibat kondisi rumah tangga yang tidak bisa mengatur keuangan gaji bulanan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan keuangan rumah tangga.

Saat sudah berumah tangga, memang harus bisa benar-benar mengatur keuangan untuk kebutuhan-kebutuhan yang tak terduga. Nah, untuk itulah Anda perlu tahu beberapa cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji kecil agar rencana yang telah disusun dapat tercapai dan tanpa kekurangan. Berikut Liputan6.com,telah merangkum dari berbagai sumber, Jum’at (15/3/2019) beberapa cara mengatur keuangan di dalam rumah tangga dengan gaji kecil yang perlu Anda perhatikan. Berikut ulasannya.

7 Cara Jitu Mengatur Keuangan Rumah Tangga untuk Pasangan Muda

Merencanakan tabungan masa tua juga salah satu hal yang penting Anda diskusikan bersama pasangan, lo! Anda bisa menyisihkan beberapa persen dari penghasilan Anda dan pasangan. Anda bisa melakukannya dengan berinvestasi atau menabung di bank.

Ketika Anda sudah tidak sanggup lagi bekerja atau sudah pensiun, Anda tidak perlu khawatir karena masih mempunyai dana yang bisa dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan hari tua.

8. Hindari Utang Konsumtif

Perlu diperhatikan untuk para pasangan muda agar membiasakan diri tidak menambah utang atau berutang sama sekali. Anda harus mengurangi anggaran khusus gaya hidup, dengan begitu Anda bisa terhindar dari godaan utang konsumtif, lebih baik Anda hidup sedikit lebih hemat dan menikmati kondisi apa adanya kan, daripada Anda menumpuk utang.

Nah, jika Anda memang terbiasa memakai kartu kredit, ada beberapa hal yang perlu Anda pastikan agar pemakaian kartu kredit tidak sampai menjadi masalah finansial untuk Anda.

Pertama, pastikan Anda selalu membayar tagihan kartu kredit 100 persen agar tidak sampai terkena bunga. Kedua, jangan pernah terlambat membayar tagihan kartu kredit karena denda keterlambatan tergolong mahal, selain kamu harus menanggung bunga yang mencapai 2,25 persen per bulan.

Ketiga, bila Anda memang ingin memakai kartu kredit untuk mencicil pembelian barang, pastikan Anda memakai cicilan 0 persen. Keempat, tidak perlu memakai fitur tarik tunai kartu kredit kecuali memang sangat terpaksa. Lebih baik Anda memakai dana darurat yang berasal dari penghasilan sendiri daripada memakai dana pinjaman kartu kredit.

Persiapkan Mental untuk Anda Pasangan Muda dalam Mengelola Keuangan

Nah, untuk Anda pasangan muda yang baru memulai atau berencana untuk menikah, selain mempersiapkan keuangan, wajib hukumnya untuk mempersiapkan kesiapan mental. Jika mental Anda sudah siap, maka secara otomatis Anda juga sudah siap dalam menghadapi masalah-masalah yang akan muncul di kehidupan rumah tangga nantinya.

Semoga informasi yang diberikan dapat membantu dan bermanfaat untuk Anda dalam mengatur keuangan rumah tangga khususnya untuk para pasangan muda.

Laporan Keuangan BAZNAS Siak Wajar Tanpa Pengecualian

Liputan6.com, Jakarta Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Siak mendapat predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berdasarkan audit Laporan Keuangan Akuntan publik sesuai Standart Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP).

Ketua BAZNAS Kabupaten Siak H. Abdul Rasyid Suharto mengatakan status WTP untuk laporan keuangan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban BAZNAS dihadapan Allah SWT dan kepada masyarakat Kabupaten Siak.

Kata Rasyid, sebagai lembaga nonstruktural yang telah dikenal luas masyarakat, Baznas Kabupaten Siak berkomitmen menjaga akuntabilitas dan transparansi keuangan dalam mengelola dana zakat ,infak dan sedekah sesuai dengan tuntutan agama yang tertuang dalam Alquran dan hadist, serta amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011.

“Selain kita diaudit KAP, BAZNAS juga diperiksa oleh Satuan Audit Internal menyangkut kepatuhan adiministrasi dan syariah.Alhamdulillah sampai tahun ini kita sudah 4 kali berturut-turut mendapatkan Opini WTP sejak tahun 2015 – 2018,” kata dia.

Untuk itu, dengan pencapaian ini ia berharap dapat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS untuk menyalurkan kewajiban berzakat.

“Kita berharap para pegawai dan para UPZ semakin termotivasi meningkatkan kinerja dan berinovasi agar distribusi dana zakat semakin tepat sasaran dan berdayaguna,” pungkasnya.

Gara-gara Nomor KTP Direktur Chen Tertukar

Chen pun akhirnya dipaksa sore hari itu juga harus datang ke Kantor Disnakertrans. Dia akhirnya datang membawa dokumen-dokumen ketenagakerjaan ditemani seorang warga negara China bernama A Wei. A Wei sudah lama di Indonesia dan menetap di Surabaya, Jawa Timur. Ia juga memiliki peternakan ayam petelur di Cianjur dengan bendera perusahaan PT Saudara Makmur.

Rupanya, setelah dicek, IMTA yang dimiliki Chen berlaku di perusahaan A Wei. Di PT Saudara Makmur itu pula, Chen punya jabatan sebagai direktur keuangan. “Iya benar, Pak, dia direktur keuangan saya,” kata A Wei seperti ditirukan Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Cianjur, Ricky Ardi Hikmat, saat pertemuan di kantor Disnakertrans, itu.

Yang mengejutkan juga, saat Chen menyerahkan akta perusahaan peternakan di Cibokor, Chen bukanlah tenaga kerja, melainkan pemilik peternakan. Jabatannya direktur utama  PT Indah Tunggal Alami, yang membuka peternakan itu sejak 2017. Di bawah Chen, ada beberapa direktur yang semuanya warga negara China. Chen pemilik saham mayoritas di perusahaan tersebut.

“Ternyata dia itu direktur utama sekaligus pemegang saham. Dia sih pegang IMTA, tapi bukan di posisi perusahaan yang sedang kita lakukan pembinaan. Jadi dia itu menunjukkan IMTA, tapi IMTA di perusahaan lain (PT Saudara Makmur). Sama, peternakan juga, tapi beda perusahaan,” ujar Ricky.

Dari hasil pemeriksaan, kata Ricky, dokumen berupa IMTA itu tidak ada masalah karena semua dokumen sesuai dengan yang dipersyaratkan. IMTA milik Chen juga masih berlaku. Hanya sempat terjadi miskomunikasi saja lantaran Chen tidak lancar Bahasa Indonesia sehingga dilakukan klarifikasi. “Makanya kita bingung kok yang ramai malah urusan e-KTP. Dan banyak yang mempertanyakan soal e-KTP Chen ke kami,” jelas Ricky.

Warganet memang ramai mengecek NIK e-KTP milik Chen di sistem Komisi Pemilihan Umum. Nah, ternyata NIK tersebut muncul atas nama Bahar, warga Kelurahan Sayang, Cianjur. Bahar, 47 tahun, yang kesehariannya berdagang bakso keliling, pun bingung namanya muncul di aplikasi KPU dengan NIK milik WNA. “Saya tinggal di sini sejak 1996, tidak ada masalah soal NIK. Baru kali ini saja ada perbedaan. Baru tahu setelah dikabari ketua RT pagi tadi,” begitu kata Bahar, Selasa, 26 Februari 2019.

Bahar bilang selama ini tak ada kendala dalam partisipasi pencoblosan pemilu. Namun, untuk tahun ini, dia sedikit heran karena mendadak NIK-nya berubah di DPT. “Katanya jadi nama China, ya, saya nggak tahu apa-apa. Sebelumnya, nyoblos Pilgub (Jawa Barat) juga nggak ada masalah. Baru kali ini saja tiba-tiba ramai, katanya NIK-nya dipakai orang asing,” ujar Bahar.

Bank Mandiri Guyur Promo Menarik di Japan Travel Fair 2019

Liputan6.com, Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, sebagai mitra resmi pendukung jalannya Japan Travel Fair 2019, persiapkan penawaran menarik bagi nasabah yang akan berlibur ke Jepang.

Hal ini dilakukan karena Jepang masih menjadi destinasi favorit bagi nasabah Bank Mandiri. Vira Widiyasari, Senior Vice President Credit Cards Group Bank Mandiri mengatakan, Bank Mandiri senantiasa memberikan penawaran menarik bagi nasabah yang bermimpi jalan-jalan ke Jepang.

“Jumlah transaksi kartu Mandiri di Jepang itu capai 37 persen pada tahun 2018. Karena banyak penggunanya, kami memutuskan untuk memberikan promo dan diskon kepada nasabah yang bermimpi berlibur ke Jepang,” ungkapnya di Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Ada banyak keuntungan menggunakan kartu kredit maupun kartu debit Bank Mandiri di pameran Japan Travel Fair 2019, di antaranya tiket dengan harga spesial dengan cashback hingga Rp 5 juta, program #spend&get hingga Rp 2 juta dan tiket Ed Sheeran.

Selain itu, cicilan 0 persen hingga 20 bulan, diskon hingga 50 persen dengan fiestapoin, Lelang Fiestapoin dengan Tiket PP ke Jepang dan masih banyak yang lainnya.

Japan Travel Fair 2019 ini diselenggarakan di Mal Kota Kasablanka dan mulai dibuka hari ini dan berakhir pada 3 Maret 2019.

2 dari 2 halaman

Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 820 Triliun

Sebelumnya, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyalurkan kredit sebesar Rp 820,1 triliun sepanjang 2018. Jumlah tersebut tumbuh 12,4 persen dari tahun sebelumnya.

Direktur Keuangan Bank Mandiri, Panji Irawan mengatakan, dari capaian itu, pembiayaan produktif perseroan tercatat sebesar Rp 558,7 triliun atau 77,71 persen dari portofolio.

“Kinerja ini pun kemudian berdampak pada kenaikan nilai aset konsolidasi perseroan menjadi Rp 1.202,3 triliun pada akhir tahun lalu,” kata Panji dalam acara paparan publik laporan keuangan, di Gedung Plaza Mandiri, Jakarta, Senin 28 Januari 2019.

Panji menambahkan, peningkatan kredit produktif tercermin dari penyaluran kredit modal kerja (bank only) yang tumbuh 9,58 persen yoy menjadi Rp 334,12 triliun dan kredit investasi  yang mencapai Rp 224,6 triliun, naik 11,69 persen yoy.

“Pertumbuhan kredit tersebut terutama didorong oleh dua segmen utama, yakni Corporate dan Retail, terutama kredit micro dan consumer,” ujar dia.

Dia mengungkapkan pada 2018, pembiayaan segmen korporasi Bank Mandiri mencapai Rp 325,8 triliun, naik 23,3 persen yoy. 

“Khusus ke sektor infrastruktur, Bank Mandiri membukukan kenaikan pembiayaan (baki debet) yang signifikan sebesar 29,3 persen secara yoy menjadi Rp 182,3 triliun, atau 63,9 persen dari total komitmen Rp 285,4 triliun yang telah diberikan,” ungkapnya.

Dari realisasi itu, penyaluran sektor transportasi tercatat sebesar Rp 39,5 triliun, migas dan energi terbarukan Rp 36,6 triliun, tenaga listrik Rp 34,0 triliun, konstruksi Rp 20,9 triliun, jalan Rp 15,9 triliun, telematika Rp 14,7 triliun, perumahan rakyat & fasilitas kota Rp 10,0 triliun, dan infrastruktur lainnya sebesar Rp 10,8 triliun. 

Sementara itu, kredit segmen retail perseroan tumbuh 10,52 persen yoy menjadi Rp 246,6 triliun. Khusus segmen mikro, perseroan telah memberikan kredit senilai Rp102,4 triliun, tumbuh 23,0 persen dari tahun sebelumnya.

“Adapun kredit konsumer yang disalurkan Bank Mandiri pada tahun lalu mencapai Rp 87,4 triliun, atau tumbuh 11,6 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya,” ujar dia.  

Sebagai realisasi komitmen pada tujuan pemerataan pembangunan, sepanjang 2018 Bank Mandiri telah memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 17,58 triliun, atau mencapai 100,11 persen dari target. 

“Secara kumulatif, hingga Desember 2018, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp 65,91 triliun kepada lebih dari 1,25 juta debitur yang tersebar di seluruh Indonesia. Bank Mandiri berkeinginan untuk menumbuhkan bisnis perseroan secara berkesinambungan dengan memperkuat struktur pendanaan melalui peningkatan dana murah, menjaga pertumbuhan biaya operasional serta penyaluran kredit yang lebih prudent baik di segmen Wholesale dan Retail,” ujar dia.


Saksikan video pilihan di bawah ini: