Jadi Pahlawan Tim, Ronaldo Masih Terbaik Ketimbang Messi

Lebih lanjut, Mendes merasa yakin bahwa Ronaldo akan menciptakan sejarah di Juventus, sama seperti ketika ia melakukannya di Real Madrid.

“Tanpa dia, Real Madrid tak akan meraih gelar juara sebanyak itu, dia merupakan cahaya pemimpin dan dia adalah pemain terbaik dalam sejarah Real Madrid,” tutur Mendes.

“Saya yakin dia akan membuat perbedaan juga di Italia. Dia akan membuat sejarah di Juventus. Cristiano epik, luar biasa, istimewa,” tukasnya.

Sumber: bola.net

Penjelasan Ditjen Pajak soal Tax Ratio Indonesia Masih Kalah Ketimbang Malaysia

Liputan6.com, Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan memaparkan penjelasan mengenai penyebab rasio pajak atau tax ratio Indonesia masih 10,3 persen.

Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan Pajak, Yon Arsal menyatakan, penyebab rasio pajak Indonesia tertinggal dibandingkan Malaysia. Diketahui, per 2018, tax rasio atau rasio pajak sebesar 10,3 persen, sedangkan Malaysia sekitar 15 persen.

“Kalau Indonesia, perlu hati-hati menjelaskan, saya mungkin klarifikasi, tax rasio itu mulai dari artian yang sempit, setengah luas, dan luas,” kata dia dalam seminar, di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

“Yang saya ingin katakan adalah kalau kita ingin bandingkan tax rasio dengan negara lain secara comparable kita harus memasukkan komponen unsur yang sama,” lanjut dia.

Yon menyebut, rasio pajak Indonesia yang sekarang sebesar 10,3 persen belum memasukkan semua komponen yang merupakan potensi pajak. Angka tersebut baru merupakan hasil dari total penerimaan perpajakan dalam hal ini pajak dan bea cukai dibagi dengan Produk Domestik Bruto (PDB).

Saat ini, pemerintah dalam perhitungannya pun sudah mulai memasukkan komponen PNBP, SDA, Migas, dan Pertambangan masuk dalam perhitungan. Dengan demikian, rasio pajak menjadi sekitar 11 persen.

“Kalau kita lihat OECD guideline-nya. penerimaan itu seluruh yang nature sifatnya pajak dihitung di dalam konponen penerimaan. Di kita sejauh ini yang baru kita hitung adalah penerimaan pajak bea cukai dan sekarang PNBP dan pertambangan,” urai Yon.

Dia mengatakan, jika perhitungan tax rasio Indonesia menggunakan arti luas, angkanya sekitar 13-13,5 persen. Itu pun, dengan catatan memasukkan seluruh komponen pajak, baik di pusat maupun daerah.

“Tapi yang belum kita masuk itu unsur pajak daerah. kalau itu masukkan rata kontribusinya akan nambah 1,5 sampai 2 persen,” ungkapnya.

Dia mengakui, tax ratio Indonesia masih rendah walaupun seluruh komponen potensi penerimaan pajak tersebut telah dimasukkan. Namun, angka tersebut tidak berbeda terlalu jauh dengan negara tetangga.

“Memang masih lebih rendah juga cuma kalau kita bandingkan 10 persen dengan 15 persen keliatan gap-nya jauh. Kalau yang setara 13 persen dengan 15 persen. Kita sebenarnya tidak jauh juga,” ujar dia. 

Novel Bamukmin Resmi Mundur, PBB: Bagus Ketimbang Jadi Duri

JakartaNovel Bamukmin resmi menyatakan mundur sebagai caleg Partai Bulan Bintang (PBB) untuk DPRD DKI Jakarta dan mengalihkan dukungan pada caleg Gerindra. DPP PBB memandang sikap itu lebih baik ketimbang Novel tetap menjadi bagian dari PBB.

“Itu lebih bagus ketimbang dia berada di dalam tubuh Partai Bulan Bintang, menjadi duri-duri yang bisa menghambat pertumbuhan Partai Bulan Bintang,” kata Sekjen PBB Afriansyah Ferry Noor, saat dihubungi, Kamis (14/3/2019).

Ferry mengatakan, Novel yang mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam pilpres tak sejalan dengan sikap politik PBB yang mendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Dia pun mengaku pihaknya telah 3 kali memanggil Novel terkait pernyataannya yang tak bisa dikontrol. Namun Novel tak pernah memenuhi panggilan itu.

“Ketika partai memutuskan dukung Jokowi, dia kecewa. Kekecewaan ini yang membuat dia marah dan ingin keluar dari PBB bahkan mengancam ingin menenggelamkan PBB. Akhirnya karena ada stetmen yang tidak bisa direm, DPW beberapa waktu yang lalu memanggil dia sebanyak 3 kali, ingin klarifikasi. Ternyata dia tidak pernah hadir dan membuat pernyataan mundur resmi,” ungkap Ferry.

Ferry pun mengapresiasi sikap jantan yang diambil Novel. Jika nanti Novel lolos menjadi anggota DPRD, PBB akan langsung menggantinya dengan figur lain.

“Saya mengangkat jempol dan salut kepada Novel Bamukmin yang secara jantan telah mundur dari PBB, mungkin secara undang-undang kami belum bisa menarik dia, tapi bahan kita adalah ketika dia terpilih kita akan mem-PAW dia langsung,” ucapnya.

Terkait beralihnya dukungan Novel ke Gerindra, PBB menilai itu sebagai sesuatu yang ngawur. PBB juga yakin Novel tak akan lolos ke DPRD DKI Jakarta.

“Saya rasa dia tidak akan pernah terpilih karena dia tidak mensosialisasikan diri. Ya nggak bisa lah (suara partai pindah), ngawur aja. Mana bisa suara partai dipindahkan ke partai lain. Kita lihat saja apakah ada yang mencoblos nama dia,” tutur Ferry.

Habib Novel Chaidir Hasan atau Novel Bamukmin sebelumnya mengumumkan pengunduran diri dari PBB. Novel mengundurkan diri karena menilai PBB tak berkomitmen menyetop kriminalisasi ulama.

“Mereka nggak ada iktikad baik lagi untuk bisa berjuang membela ulama, bersama-sama berjuang melawan penista agama. Itu tidak ada lagi. Komitmen mereka untuk melawan penista agama sampai ini hari saya belum pernah denger. Komitmen mereka untuk menyetop kriminalisasi ulama, saya belum pernah denger itu, sehingga saya meyakini, hari ini saya keluar. Dengan secara resmi, dengan surat yang tadi sudah saya buat, sudah saya tandatanganin, insyaallah hari ini saya antar surat resmi,” kata Novel di kantor ACTA, Jalan Utan Kayu Raya No 70B, Jakarta Timur, Rabu (13/3).
(abw/mae)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ronaldo: Serie A Lebih Sulit Ketimbang Premier League dan LaLiga

TurinCristiano Ronaldo punya start oke di Serie A musim ini. Tapi, bagi Ronaldo, kompetisi saat ini lebih sulit ketimbang Premier League dan LaLiga.

Ronaldo memutuskan pindah ke Italia untuk bermain bagi Juventus musim panas lalu. Sejauh ini debut Ronaldo terbilang oke karena dia mampu bikin 19 gol dari 26 penampilan di seluruh kompetisi.

Pemain Portugal itu juga berperan membawa Juve berlari sendirian di puncak klasemen dengan keunggulan 18 poin atas Napoli di posisi kedua. Memang sejauh ini relatif tak ada hambatan untuk Ronaldo beradaptasi dengan Italia.

Meski demikian, yang terlihat tidak semudah apa yang dijalani Ronaldo di atas lapangan. Ronaldo menyebut dirinya harus lebih kerja keras untuk bisa mencetak gol dan juga meraih kemenangan di Italia. Ini disebabkan gaya defensif sebagian besar klub-klub Italia

“Saya beradaptasi dengan baik di Italia dan ini adalah liga paling sulit – paling sulit untuk para penyerang,” ujar Ronaldo seperti dikutip Sportskeeda.

“Ini liga yang paling sulit untuk sayas, penuh pemain berkualitas,” sambungnya.

“Saya kaget begitu banyak pemain berkualitas di Liga Italia, mereka sangat bagus.”

Ronaldo memang dikenal punya rasio gol yang luar biasa saat dia memperkuat Manchester United dan juga Real Madrid. Dia mencetak 118 gol dari 292 laga bersama MU dan 450 gol dari 438 laga bareng Madrid.

“Menurut saya segalanya berjalan dengan baik. Lebih sulit mencetak gol di Liga Italia ketimbang Liga Spanyol. Liga Spanyol lebih terbuka, tim-tim berani mengambil risiko. Di sini tidak begitu banyak.”

“Prioritas tim-tim di sini bertahan lalu menyerang. Tapi beda halnya dengan Spanyol. Permainan lebih terbuka di Spanyol. Liga Inggris di mana saya bermain selama lima tahun juga sama saja,” demikian Ronaldo.

(mrp/cas)

Marco Asensio Lebih Tertarik MU Ketimbang Juventus

Namun laporan tersebut mengatakan bahwa Asensio tidak menutup kemungkinan untuk bertahan di Real Madrid musim depan.

Ia kabarnya ingin meminta kepastian terlebih dahulu mengenai statusnya musim depan. Jika ia mendapatkan garansi jam bermain yang lebih banyak, maka ia akan senang hati bertahan di ibukota Spanyol tersebut.

Peluang Asensio untuk bertahan ini cukup besar karena Real Madrid berencana memecat Santiago Solari sehingga ia kemungkinan besar akan dilibatkan lebih banyak oleh pelatih baru El Real.

Asensio kabarnya akan dilepas oleh Real Madrid jika MU berani membayar 120 juta Euro.

Sumber: Bola.net

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Manchester United Bungkam PSG di Parc des Princes

Alasan Orang Pilih Jalani Hubungan Tak Bahagia Ketimbang Putus Menurut Penelitian

Liputan6.com, Jakarta – Ah, sayang pacarannya sudah lama. Nanti juga ia berubah. Mending seperti ini daripada single. Kalimat-kalimat ini kiranya sering Anda dengar sebagai pembenaran untuk mempertahankan hubungan cinta yang tak bahagia, ketimbang berpisah.

Padahal tahu benar, tapi mengambil tindakan untuk menyudahi hubungan tak jua diambil. Mungkin berat di awal karena Anda harus memulai rutinitas baru. Tapi, nyatanya berpisah adalah alternatif yang harus dipertimbangkan secara serius dalam situasi seperti ini.

Penelitian yang dimuat dalam American Psychological Association dengan judul Settling for Less out of Fearing Being Single menunjukkan bahwa tindakan ‘menolak’ jadi single hanya akan membuat orang terjebak pada hubungan cinta yang tak akan membuat mereka bahagia.

Orang-orang ini biasanya merasa lebih baik ada dalam sebuah hubungan cinta apapun bentuknya daripada tidak punya pasangan sama sekali. Dengan kata lain, mereka menghapus kriteria-kriteria penting yang seharusnya dipegang untuk bisa memiliki hubungan cinta nan bahagia.

Kemungkinan besar, mereka menerima begitu saja tanda-tanda masalah yang akan timbul dalam hubungan cinta, termasuk selingkuh dan tidak terbuka pada satu sama lain.

Peneliti juga menemukan bahwa partisipan yang mempertahankan hubungan buruk karena takut jadi single hanya akan menghabiskan waktu dan energi. Pasal, mereka dipenuhi pikiran negatif tentang orang tak berpacar yang cenderung merasa tidak bahagia, bahkan kesepian.

Padahal, dengan tidak berpacar dan tak menghabiskan energi untuk berasumsi, orang tersebut bisa mengisi waktu mereka dengan kegiatan yang digemari. Bahkan, kembali mengejar mimpi yang terpaksa ditunda karena hubungan cinta. (Febi Anindya Kirana/Fimela.com)


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Toyota Indonesia Pilih Dongkrak Ekspor Ketimbang Perbanyak Impor Camry

Liputan6.com, Jakarta – Salah satu sedan mewah PT Toyota Astra Motor (TAM), all new Camry mendapatkan respon yang positif sejak diluncurkan beberapa waktu lalu. Terbukti, setiap bulan, mobil yang banyak digunakan oleh pejabat Tanah Air sudah mendapatkan pesanan sekitar 400 unit selama dua bulan.

Dengan jumlah pesanan tersebut, calon konsumen harus menunggu hingga 3 bulan, dan raksasa asal Jepang ini bakal memutar otak untuk bagaimana mendatangkan all new Toyota Camry untuk memenuhi kebutuhan pasar.

“Kalau bicara kuota, kita bilang ke pemerintah bukan masalah kuota, tapi bicara ekspor kita mau naikan terlebih dahulu,” jelas Anton Jimmi, Direktur Pemasaran TAM, saat berbincang dengan wartawan di Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Lanjut Anton, dengan membicarakan rencana ekspor terlebih dahulu, agar neraca perdagangan tetap seimbang, dan impor Toyota tidak lebih besar dibanding ekspor.

“Jadi, tidak mungkin Toyota langsung minta impor, kita bica perluasan ekspor dahulu. Kemarin kita sudah bicara dengan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), rasanya kita akan ekspor terlebih dahulu, kira-kira tahun ini targetnya 2.000 unit, dan menambah 3 negara tujuan ekspor,” tegasnya.

Setelah itu, baru berbicara terkait impor Toyota Camry, karena memang banyak yang menunggu.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Sementara itu, jika dilihat dari konsumen yang melakukan pesanan Toyota Camry, memang lebih banyak dari pengguna lama yang mengganti unitnya, atau pengguna merek lain di kelas yang sama, dan juga pemilik yang naik kelas (Corolla ke Camry).

“Tapi yang menarik Camry itu kebanyakan perusahaan dan government, itu lebih dari 60 persen. Dari tiga mobil, dua dari pemerintahan,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Curhat Sri Mulyani, Masyarakat Lebih Soroti Utang Ketimbang Aset Negara

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menilai, selama ini masyarakat hanya menyoroti soal utang saja. Padahal Indonesia juga memiliki aset yang tumbuh dan cukup besar yang luput dari perhatian.

Sri Mulyani menyampaikan hal itu saat membuka Kompetisi Hackathon generasi UangKita. Hackathon adalah acara kolaborasi pengembangan proyek perangkat lunak. Acara ini diselenggarakan mulai 1 Maret hingga 3 Maret 2019. 

“Yang dilihat utangnya, ketakutan utang terus, aset kita tidak dilihat. Padahal kita punya Dirjen Kekayaan Negara,” ujar Sri Mulyani di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (1/3/2019). 

Selain utang dan aset, masyarakat juga kurang mengenal direktorat-direktorat yang mengurusi keuangan negara. Selama ini, direktorat yang paling banyak dikenal adalah Bea Cukai dan Pajak. 

“Perimbangan keuangan tidak populer di mata anak-anak. Anak-anak mahasiswa mau masuk Kemenkeu maunya di pajak dan cukai. Mereka tidak tahu Dirjen perimbangan keuangan,” ujar dia. 

Untuk itu, Sri Mulyani meminta, pegawai Kemenkeu perlu menjelaskan secara rinci kepada masyarakat melalui aplikasi ringan. 

“Jadi saya terus menurus meminta Kemenkeu untuk kreatif. Coba sampaikan apa artinya negara RI merdeka artinya punya keuangan negara itu yang disebut APBN atau fiskal policy,” tandasnya. 


Reporter: Anggun P.Situmorang

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

Menkeu: Indikator Pengelolaan APBN Terus Membaik

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) sekaligus memberikan penghargaan kepada Kementerian dan Lembaga (K/L) dengan kinerja terbaik dalam pengelolaan anggaran 2018.

Dalam sambutannya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2018 menorehkan capaian menggembirakan.

Dia menjalankan, capaian positif ditunjukkan salah satunya dengan berkurangnya jumlah revisi anggaran dalam kewenangan pagu tetap dari 52.072 revisi pada 2017 menjadi 13.686 revisi pada 2018, atau turun hampir 73,72 persen.

“Beberapa indikator mengalami perbaikan seperti revisi dipa turun dari 52 ribu menjadi 13.686. Ini sudah turun signifikan meskipun menurut saya 13 ribu itu masih banyak. Tapi ini mencerminkan kalau K/L menyusun dipa sudah melalui perencanaan yang matang. Mereka mengetahui mereka meminta anggaran untuk program apa,” ujar dia di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (20/2/2019).

‎Indikator lain yang berhasil di 2018 yaitu meningkatnya ketepatan waktu dalam penyampaian data kontrak dari 58,15 persen pada 2017 menjadi 80 persen pada 2018, meningkatnya ketepatan waktu dalam penyelesaian tagihan yang bersifat kontraktual dari 86,84 persen pada 2017 menjadi 91,99 persen pada 2018, dan meningkatnya ketepatan waktu dalam pengelolaan Uang Persediaan dari 80,79 persen pada 2017 menjadi 85 persen pada 2018.

Dengan menggunakan indeksasi dan skala kualitas dari 0-100, perkembangan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran agregat dari seluruh K/L yang dinilai selama tiga tahun terakhir (2016-2018) meningkat signifikan sebesar 67,17 di 2016 menjadi 93,11 di 2018.

“Kami akan terus melaksanakan prinsip value for money. Karena setiap rupiah yang dibelanjakan ini diambil dari pengelolaan pajak masyarakat,” tandas dia.

Berikut daftar K/L penerima penghargaan kinerja terbaik pengelolaan anggaran tahun 2018‎:

I. Kategori Pagu Besar (di atas Rp 10 triliun)

1. Kementerian Keuangan

2. Kementerian Kesehatan

3. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

4. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi

5. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

II. Kategori Pagu Sedang (Rp 2,5 triliun-Rp 10 triliun)

1. Kementerian Luar Negeri

2. Kementerian Komunikasi dan Informatika

3. Kementerian Dalam Negeri.

III. Kategori Pagu Kecil (di bawah Rp 2,5 triliun)

1. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan

2. Badan Tenaga Nuklir Nasional

3. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.



Saksikan video pilihan di bawah ini:

Alasan SBY Tunjuk AHY Jadi Penanggung Jawab Pemenangan Demokrat

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yufhoyono (SBY) menyerahkan tongkat komando kampanye pemenangan pemilu 2019 kepada putranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ketua DPP Partai Demokrat, Didik Mukrianto mengungkap  alasan mengapa SBY lebih memilih AHY ketimbang putra keduanya Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

Dalam pemenangan pemilu SBY justru menugaskan Ibas dalam Komisi Pemenangan Pemilu (KPP). Sedangkan AHY, mendapat tugas pemenangan pemilu melalui jabatan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma).

Menurut Didik, ada pertimbangan lain hingga akhirnya SBY menunjuk AHY sebagai tonggak pemenangan pemilu. Alasannya, kata dia, AHY dianggap mampu mengatur strategi dan ritme.

“Mas AHY kan memang menjadi komisi pemenangan pemilu kita, itu tugasnya sangat berat dibanding tugas lain, karena harus menentukan strategi, mengatur ritme pertarungan dan bertanggung jawab terhadap rencana aksinya,” kata Didik saat dihubungi, Jumat (1/3/2019).

Didik juga mengungkap alasan kenapa bukan Ibas yang ditugaskan sebagai ketua pemenangan kampanye. Ibas, lanjutnya harus fokus pada pemenangannya sebagai caleg.

“Dan Mas Ibas sendiri strategi kampanye soal dapur Partai Demokrat sendiri, mereka berdua memang menjadi bagian magnet center, pada saatnya nanti Mas Ibas akan memperkuat Mas AHY,” ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Fokus Pengobatan Ani Yudhoyono

Diketahui, SBY memang tengah fokus merawat sang istri Ani Yudhoyono yang sedang sakit kanker darah di Singapura. Terkait Persiapan menghadapi pemilu serentak 17 April nanti, SBY telah memberikan sejumlah pesan.

Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan, surat dituliskan SBY, demi menjawab ketidakhadirannya dalam dua bulan terakhir sisa masa Pemilu 2019, karena harus mendampingi sang istri yang mengidap kanker darah.

“Karena sementara waktu, secara fisik tidak bisa menjalankan kampanye sampai 17 April, oleh karena itu beliau sampaikan pesan untuk memaksimalkan kerja-kerja Partai, DPP sampai ke tingkat ranting,” kata Hinca di Kantor DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Kamis (28/2/2019).


Reporter: Sania Mashabi

Saksikan video pilihan di bawah ini: