Pamer Kedua Cawapres di Debat Ketiga

Jakarta – Malam ini debat pilpres putaran ketiga akan digelar. Kedua calon wakil presiden akan membahas tentang isu ketenagakerjaan.

Cawapres nomor urut 01 Ma’ruf Amin dan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno akan memaparkan masing-masing visi misi unggulannya.

Kira-kira, apa saja yang akan dibahas dalam debat? Berikut berita selengkapnya: (kil/zlf)

Sinopsis Sinetron SCTV Orang Ketiga Episode Jumat 15 Maret 2019: Afifah Sedih Indi Tak Urus Obat Nek Wiwiek

Liputan6.com, Jakarta Makin seru cerita Orang Ketiga. Nek Wiwiek di kamar. Afifah dan Rangga datangi neneknya Rangga. Afifah tanya ke Nek Wiwiek agar Nek Wiwiek bisa jawab dengan kedipan mata.

Satu kali ya. Dua kali tidak. Afifah tanya Nek Wiwiek, apa Indi nggak kasih obat ke Nek Wiwiek. Jreng! Nek Wiwiek tampak melotot geram ketika nama Indi disebut. Afifah tuntun Nek Wiwiek. Ternyata nek wiwik kedip 1 kali. Jreng! afifah kaget. 

Sementara di Orang Ketiga juga, Aris dan rossy jalan-jalan ke taman. Tampak mesra. Tapi lalu Aris lihat kupu kupu. Jreng! Aris gemetar… nggak lama kemudian, petir menyambar dan hujan turun. Aris kaget banget. Terpaku kehujanan. Rossy ajak Aris sama-sama berteduh.

Tapi Aris yang basah kena hujan jadi kayak keinget dan trauma lagi.

Dan, keseruan Orang Ketiga terus berlanjut…

Afifah dan Rangga melakukan terapi untuk Nek Wiwiek. Di ruang tengah, Kiara juga ikutan. Riris walau gengsi juga bantu. Rangga terharu. Bik Nanik juga ada di sana. Bik Nanik malah teringat, si Ujang itu kan juga bisa urut. Di kampung dulu kalau orang stroke sering pijit ama dia.

Bik Nanik berniat mau telepon Ujang dan minta Ujang datang. Ujang datang. Bik Nanik sambut. Minta Ujang pijit nenek majikannya. Ujang minta uang karena memang dia butuh. Bik Nanik kasih uang dari Rangga. Ujang masuk ke ruangan Nek Wiwiek diantar Bik Nanik. Jreng! 

Sinopsis Sinetron SCTV Orang Ketiga Episode Kamis 14 Maret 2019: Aris Minta Maaf Menyusahkan Rossy

Liputan6.com, Jakarta Sinetron Orang Ketiga malam ini tentang Aris antar Rossy ke kontrakan. Kaget lihat Riza udah nunggu. Riza bilang dia nggak mau cari ribut. Dia cuma mau kasih tahu tantenya setuju agar Rossy lanjutkan dan maju ke sidang skripsi. Cuma ada beberapa poin yang harus Rossy revisi lagi.

Aris tercekat karena Riza ternyata bisa baik juga. Riza lalu pamit. Aris dan Rossy bahas soal Riza. Rossy cerita juga soal Riza yang tolong ibunya. Deg! Aris tercekat.

Aris malah minta maaf ke Rossy karena belakangan ini dia malah menyusahkan Rossy dengan kondisinya. Rossy tatap Aris dan bilang dia nggak apa-apa. Asal Aris bisa move on.

Sementara di Orang Ketiga juga, Rossy jujur dan bilang apa Aris tahu apa yang bikin Rossy sedih? Karena Rossy sadar dengan semua ini, di dalam hati Aris, dan Aris masih mencintai Yuni. Deg!

Aris serba salah. Aris coba yakinkan Rossy nggak seperti itu. Tapi Rossy minta Aris nggak usah lanjutkan. Dia nggak apa apa. Rossy minta Aris balik saja. Dia mau mulai kerjakan skripsinya.

Aris tercekat sedih dam merasa bersalah ke Rossy karena lihat Rossy sedih. Putra di kantor. Tapi nggak bsia kerja juga karena masih sedih mikirin yuni. putra lihat space yang harusnya buat Yuni dulu di kantornya. Putra yang sedih akhirnya milih pergi dari sana.

Salman kaget pas dapat laporan putra ga ada di kantor dan semua kerjaan terbengkalai. Salman geram.

Dan, keseruan Orang Ketiga seterusnya…

Ma’ruf Amin Diminta ‘Lepas Jaket Ulama’ Saat Debat Ketiga

Jakarta – Cawapres nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin akan berhadapan dengan Sandiaga Uno sebagai cawapres nomor urut 02 dalam gelaran debat ketiga Pemilu 2019 akhir pekan ini. Ma’ruf diminta untuk menanggalkan atribut ulama pada saat berhadapan dengan Sandiaga.

“Kiai Ma’ruf masih menggunakan ‘jaket ulama’, dia masih jadi Ketua MUI. Kalau sepengetahuan saya itu, ulama nggak boleh didebat. Ulama ini levelnya di atas kita. Ini guru kita,” ujar pengamat politik, Hendri Satrio, dalam diskusi ‘Siapa Berani Mendebat Ulama’ yang digelar Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai Kopi) di Restoran Ajag Ijig, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2019).

Hendri menyebut bila ‘jaket ulama’ Ma’ruf akan menyulitkan Sandiaga. Untuk itu Hendri menyarankan agar Ma’ruf menegaskan diri sebagai cawapres.

“Dia harus katakan bahwa saya Ma’ruf Amin sebagai wakil presiden 01. Itu fair,” kata Hendri.

“Kalau kompetisinya antara sosok ulama dengan Bang Sandi, apapun yang dilakukan Bang Sandi itu akan salah. Kalau Sandi mendesak, ‘Wah, Sandiaga Uno mendesak ulama’. Kalau Sandi menyampaikan pertanyaan yang berat, ‘Sandiaga Uno berniat untuk mempermalukan ulama’,” imbuh Hendri.

Di tempat yang sama, juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, tidak sependapat dengan Hendri. Andre menyebut Ma’ruf sudah menjadi seorang politikus sejak 1971.

“Dari tahun ’71, beliau (Ma’ruf) sudah menjadi anggota DPRD DKI Jakarta dari utusan golongan. Lalu, ’73-’77 menjadi anggota DPR RI dari PPP, 1977-1982 beliau menjadi anggota DPRD DKI dari PPP. Tahun 1997-1999 anggota MPR RI (dari) PKB. Lalu 1999-2004 beliau adalah anggota DPR RI dari PKB. Terakhir beliau menjadi anggota Wantimpres 2007-2014,” kata Andre.

Andre pun menyebut Ma’ruf sebagai politikus senior, yang mana debat kelak disebutnya akan menjadi ajang sawala antara politikus senior melawan politikus muda yaitu Sandiaga. Andre mengatakan bila debat ketiga nanti bukanlah tentang ‘siapa yang berani mendebat ulama’ seperti tajuk diskusi tersebut.

“Beliau politisi ulung. Kalau beliau bukan politisi ulung, tidak mungkin beliau jadi wakil presiden Pak Jokowi. Jadi menurut saya, besok itu bukan siapa yang berani mendebat ulama, tapi politisi senior Ma’ruf Amin melawan politisi muda Sandiaga Uno,” ucapnya.

Sementara itu Masinton Pasaribu yang turut hadir dalam diskusi itu menekankan bila debat ketiga akan fokus pada substansi. Masinton yang merupakan juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin itu enggan berbicara tentang anggapan yang berdasar ‘katanya’, bukan fakta dan data.

“Kalau melihat dari apakah nanti berani mendebat ulama, tentu kapasitasnya sebagai cawapres. Tentu Pak Kiai Ma’ruf Amin menyampaikan substansi dan materi yang disampaikan berdasarkan fakta dan data, bukan yang katanya-katanya tadi,” ucap Masinton.

Ikuti perkembangan terbaru Pemilu 2019 hanya di detikPemilu. Klik di sini

(dhn/dhn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Novel Bamukmin-PBB Putus Gegara Pihak Ketiga

Jakarta – Habib Novel Chaidir Hasan atau Novel Bamukmin resmi mundur dari Partai Bulan Bintang (PBB). Alasannya, PBB dinilai tak punya komitmen untuk menyetop kriminalisasi ulama dan malah mendukung penista agama.

Awal mula perlawanan Bamukmin ke PBB setelah partai berlambang bulan bintang itu menyatakan dukungan ke pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Pada saat itu, Bamukmin menentang, dia menyebut Yusril yang menjabat sebagai ketum PBB sebagai biang kekisruhan.

Sejak saat itu Novel mengaku akan mundur dari PBB dan vakum dari proses pencalegannya.

“Maunya saya mundur jadi caleg, namun kan tidak bisa karena jelas ada sanksinya. Namun saya akan mundur dari partai karena jelas saya sudah dibohongi bertubi-tubi sama YIM (Yusril Ihza Mahendra),” ujar Novel, Senin (28/1) lalu.

Di partai itu, Bamukmin terdaftar sebagai caleg PBB tingkat DPRD DKI Jakarta Dapil 8. Dia mengaku tak mau lagi mengkampanyekan PBB dan akan memberikan sumbangsih ke partai-partai yang mengikuti hasil Ijtimak Ulama. Bahkan, dia sempat menyerukan haram memilihnya di bilik suara Pemilu 2019.

“Saya sudah sampaikan di mana-mana bahwa haram mencoblos nama saya sehingga saya yakinkan saya tidak akan menjadi sebagai anggota dewan karena saya tidak mau satu suara saya pun mereka ambil untuk mendukung kelompok pendukung penista agama dan kriminalisasi ulama. Karena satu suara saya kalau masih ada yang mencoblos nama saya sama saja saya menzolimi imam besar saya Habib Rizieq Syihab dan ulama serta habaib serta aktivis islam lainya,” kata Novel Bamukmin.

Ketua Bidang Pemenangan Presiden PBB Sukmo Harsono sudah merespons Bamukmin. Dia menunggu surat dari Novel jika benar-benar ingin off dari proses pencalegan.

“Saya tunggu surat resmi dia kalau mau off jadi caleg,” kata Sukmo.

Kemarin, Bamukmin bicara lagi soal partainya itu. Dia menegaskan putus hubungan dengan PBB. Secara resmi, Sekjen Koordinator Bela Islam (Korlabi) itu mengumumkan sudah mengundurkan diri dari PBB.

“Saya meyakini, hari ini saya keluar. Dengan secara resmi, dengan surat yang tadi sudah saya buat, sudah saya tandatanganin, insyaallah hari ini saya antar surat resmi,” kata Novel di kantor ACTA, Jalan Utan Kayu Raya No 70B, Jakarta Timur, Rabu (13/3/2019).

“Mereka nggak ada iktikad baik lagi untuk bisa berjuang membela ulama, bersama-sama berjuang melawan penista agama. Itu tidak ada lagi. Komitmen mereka untuk melawan penista agama sampai ini hari saya belum pernah denger. Komitmen mereka untuk menyetop kriminalisasi ulama, saya belum pernah denger itu,” lanjut dia.

Novel mengatakan pengunduran dirinya dari PBB mendapat dukungan dari salah satu caleg DPRD Gerindra. Setelah resmi keluar dari PBB, dia mengaku akan melimpahkan suaranya ke caleg Gerindra tersebut.

“Insyaallah setelah ini saya sudah resmi. Sudah ada kemarin juga dari Gerindra datang caleg Dapil VIII dukung saya. Dan insyaallah, setelah resmi ini, saya mengundurkan, maka saya memberikan dukungan, melimpahkan suara saya, daripada kontribusi orang-orang di dekat saya, tim-tim saya, saya alihkan semuanya ke salah satu caleg DPRD dari Partai Gerinda dapil 8,” tuturnya.
(idn/jbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sinopsis Sinetron SCTV Orang Ketiga Episode Rabu 13 Maret 2019: Nek Wiwiek Kena Stroke

Liputan6.com, Jakarta Episode Orang Ketiga malam ini, Afifah dan Rangga ke rumah sakit. Dokter bilang, kondisi nek Wiwiek selain stroke sudah stabil dan bisa dirawat di rumah. Afifa dan Rangga lega. Aji sambut dengan senang. Jreeng! Indi yang masakin Aji nasi goreng buat sarapan kaget lihat nek Wiwiek sudah dibwa pulang. 

Sementara itu di episode Orang Ketiga juga, Putra di rumah tampak terus menatap foto Yuni dan Yura yang diambil selfie di saat terakhir. Putra sedih banget sampai air matanya menetes. Putra ingat Aris yang terakhir bersama istrinya. Putra mau cari tahu.

Putra datang ke kantor dan memanggil Aris. Dia mau bicara di ruangan Yuni. Putra tercekat menatap ruangan Yuni itu. Putra usap foto istri dan anaknya dengan penuh perasaan. Sampai akhirnya Putra nangis…

Aris juga tampak gemetar. Berkaca-kaca. Begitu banyak kenangan dengan Yuni di kantor ini… 

Dan Orang Ketiga seterusnya….

Istri Terduga Teroris Sibolga Ledakkan Diri Bersama Ketiga Anaknya

Liputan6.com, Sibolga – Polisi memastikan istri terduga teroris Husain alias Abu Hamzah meledakkan diri Rabu dini hari di rumahnya di Kota Sibolga, Sumatera Utara. Dia meledakkan diri bersama ketiga anaknya.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Rabu (13/3/2019), evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati sebab ada kemungkinan ada bahan peledak lain.  

Sebuah ledakan besar terjadi di rumah terduga teroris Abu Hamzah. Muncul api dan asap yang membumbung tinggi. Seorang jurnalis terlevisi sempat terpental saat terjadi ledakan. Saat itu posisinya sekitar 200 meter dari lokasi ledakan.

Hingga Rabu pagi, polisi terus bersiaga di Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga untuk memastikan tak ada lagi bahan peledak di lokasi. Densus 88 Antiteror bahkan menggunakan robot untuk mendeteksi kemungkinan adanya bahan peledak lain di rumah terduga teroris.  

Kepala Biro Penerangan Divisi Humas Polri yang berada di Medan memastikan istri terduga teroris di Sibolga, meledakkan diri bersama ketiga anaknya. (Karlina Sintia Dewi)

KPU Tetapkan Panelis Debat Ketiga 9 Orang: Budayawan hingga Rektor

Jakarta – KPU menetapkan jumlah panelis debat ketiga Pilpres 2019 sebanyak sembilan orang. Panelis tersebut terdiri atas budayawan hingga rektor.

“Iya, panelis sudah diputuskan berjumlah sembilan orang,” kata Ketua KPU Arief Budiman di gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (11/3/2019).

Sementara itu, komisioner KPU Ilham Saputra menambahkan persiapan debat ketiga sudah 80 persen. Ilham mengatakan panelis yang ada dari berbagai bidang terkait tema debat ketiga, yakni pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, serta sosial dan kebudayaan.

“Kami sudah umumkan panelisnya. Panelis ada dari berbagai bidang: kesehatan, ketenagakerjaan, pendidikan, dan sosial-budaya. Salah satunya saja Pak Radhar Panca Dahana untuk budaya. Kemudian ada dari Migrant Care untuk ketenagakerjaan,” kata Ilham.

Selain itu, terdapat beberapa ahli dan akademisi dari beberapa kampus, misalnya untuk isu pendidikan dari Universitas Syiah Kuala dan Universitas Hasanuddin. Sementara itu, KPU sedang menyusun SK penetapan panelis. KPU juga akan menggelar focus group discussion untuk mengundang panelis debat ketiga pada Selasa (12/3).

Ilham menyebutkan empat nama panelis dari sembilan yang sudah dikonfirmasi menjadi panelis debat ketiga. Keempatnya adalah Rektor Universitas Syiah Kuala Prof Dr Ir Samsul Rizal, Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu MA, sastrawan dan budayawan Indonesia Radhar Panca Dahana, serta Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah.

Sebelumnya, KPU menentukan Alfito Deannova dan Putri Ayuningtyas sebagai moderator. Debat ketiga diselenggarakan pada 17 Maret 2019 di The Sultan Hotel, Jakarta Pusat, dan akan disiarkan secara langsung di Trans TV, Trans 7, dan CNN TV Indonesia.
(yld/idn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

KPU: Persiapan Debat Pilpres Ketiga Sudah 80 Persen

Liputan6.com, Jakarta – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) KPU Ilham Saputra menyatakan, persiapan debat pilpres ketiga, 17 Maret nanti, sudah rampung 80 persen.

“Kami akan umumkan panelis dari berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan ketenagakerjaan dan sosial budaya,” kata Ilham Saputra di Kantor KPU RI, Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (11/3/2019).

Pada bidang sosial budaya, KPU mendapuk Radhar Panca Dahana, seorang sastrawan dan budayawan yang dikenal lewat karya-karyanya dalam bentuk esei sastra, cerita pendek, dan puisi. Kemudian, dalam bidang Ketegakerjaan, KPU menggandeng LSM Migrant Care.

Urusan pendidikan, rektor dari masing-masing perguruan tinggi yaitu Universitas Hassanudin dan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah). Terakhir, di bidang kesehatan, KPU menggaet beberapa ahli dari kampus-kampus di Indonesia.

“Sekarang tengah dibuat Surat Keputusannya (SK) dengan panelis yang jumlahnya 7-9 orang ini,” jelas dia.

Diketahui, debat ketiga akan dihelat pada 17 Maret 2019. Debat ini hanya akan menampilkan calon wakil presiden, yakni Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno.

Lokasi debat akan kembali terselenggara di Hotel Sultan Jakarta dan disiarkan secara nasional pada pukul 20.00 WIB.