Moeldoko: Setahun Terjadi Penyusutan Lahan 128 Ribu Hektar

Liputan6.com, Jakarta Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moeldoko mengakui jika persoalan alih fungsi lahan masih menjadi masalah serius karena menyangkut ketahanan pangan. Sebab, setiap tahun lahan di Indonesia telah menyusut hingga mencapai 100 ribuan per hektar.

“Karena sekarang ini, satu sisi jumlah penduduk kita semakin banyak, pada sisi yang lain ada penyusutan luas lahan baku kurang lebih 128 ribu hektar dalam satu tahun. Ini kondisi ini harus disiasati,” kata Moeldoko di Kantor HKTI, Jakarta, Minggu (17/2/2019).

Dia mengatakan, berbagai persoalan lahan kerap muncul sehingga menjadi isu nasional yang hangat. Adapun penyebab terjadinya penyusutan tersebut juga karena infrastruktur pertanian saat ini dinilai kurang tertangani dengan baik.

“(Infrastruktur pertanian) kurang tertangani dengan baik sehingga apa?. Lahan-lahan yang ada sekarang itu kurang begitu produktif karena pengairannya tidak terencana dengan baik,” jelas dia.

Terkait alih fungsi lahan, pemerintah sudah menyadari akan hal tersebut. Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Badan Pertanahan Nasional (BPN) mencatat 150.000 sampai 200.000 hektare lahan tiap tahun beralih fungsi.

Kementerian ATR ingin segera ada peraturan presiden (Perpres) untuk menghentikan alih fungsi lahan ini.

Sementara, berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) luas lahan baku sawah terus menurun. Pada 2018, luas lahan tersisa 7,1 juta hektare, turun dibanding 2017 yang masih 7,75 juta hektare.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

Nasdem: Impor Pangan Akibat Konversi Lahan Pertanian

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Johnny G Plate menilai impor pangan masih dilakukan karena konversi lahan pertanian saat ini masih terjadi hingga 30 persen.

“Konversi lahan ini tidak pernah dibuka dari Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Di atas kertas lahan seakan bertambah, tapi di lapangan tidak,” kata Johny dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Jumat, 18 Januari 2019. 

Konversi lahan ini, jelas Johnny, terkuak saat debat menteri dalam rapat kabinet. Dalam rapat itu juga diputuskan untuk mengimpor. “Makanya kita berterimakasih, Pak Jokowi berhasil membuka masalah itu. Itu produksi menurun karena lahannya yang berkurang,” ucap dia.

Lebih jauh Johnny menambahkan, impor itu dilakukan agar harga pangan di pasaran stabil.

Dia mencontohkan, bila produksi pangan berkurang dan kebutuhan naik maka harga beras di pasaran akan tinggi.

“Tugas pemerintah adalah menstabilkan harga,” kata dia seperti dilansir dari Antara. 

Belakangan, Johnny menyebut, banyak berpandangan total produksi pangan dalam negeri melebihi kebutuhan. Faktanya, hingga saat ini, produksi pangan belum mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Produksi tidak sesuai dengan kebutuhan, karena konversi lahan,” imbuhnya.

Intip Rincian Utang Luar Negeri RI, Paling Banyak untuk Apa?

Liputan6.com, Jakarta – Jumlah utang sering kali menjadi bahan kritik untuk pemerintah. Hal ini mengingat total utang Indonesia yang terus naik. Meski demikian, apakah utang Indonesia masih aman? Bagaimana rincian utang Indonesia tersebut?

Pemerintah selalu menyatakan kalau pengelolaan utang dilakukan pruden dan akuntabel. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pun pernah menegaskan, meski utang pemerintah meningkat tetapi tidak melanggar amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Yaitu defisit APBN masih terjaga kurang dari tiga persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dan rasio utang kurang dari 60 persen dari PDB.

Mengutip berita Liputan6.com, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta masyarakat Indonesia bijak memahami soal utang negara.

“Negara mirip dengan perusahaan. Kalau ingin dikembangkan dengan optimal, butuh dana besar,” ujar JK, pada Selasa 29 Januari 2019.

JK menuturkan, jika ingin pembangunan dilakukan pesat, misalnya dalam hal infrastruktur dibutuhkan dana besar. Di sisi lain, anggaran negara juga diperlukan untuk mebiayai hak-hak dasar warga, seperti pendidikan dan kesehatan. Oleh karena itu, dibutuhkan pendanaan lain.

“Utang bukan jumlahnya yang penting, tapi bisa dibayar atau tidak,” tutur JK.

Selama utang negara untuk hal-hal produktif, bukan sekedar untuk menggelar konferensi atau bangun kantor pemerintah, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) tersebut berpendapat, itu sah-sah saja.

Misalnya, kata dia, untuk pembangunan MRT, moda angkut massal yang diyakini bisa mengatasi masalah transportasi, terutama di kota-kota besar.

“Kalau yakin dalam 40 tahun bisa dibayar dari hasil MRT, tidak masalah,” tambah JK.

Utang, tambah JK, juga digunakan untuk membangun sarana atau infratruktur yang penting untuk orang banyak. Ia menambahkan, uang pinjaman bisa untuk membangun pengairan. Efeknya, kebun dan sawah makin banyak, penghasilan negara dari pajak pun meningkat. “Kita tidak utang untuk foya-foya,” tambah JK.

JK menegaskan, tak hanya Indonesia yang punya utang. “Negara-negara besar juga tetap meminjam tetapi meminjam ke dalam, misalnya Amerika Serikat dalam bentuk cetak duit,” tutur dia.

Ingin tahu bagaimana perkembangan utang luar negeri Indonesia? Bagimana dengan perkembangan rasio utangnya? Siapa saja pemberi pinjaman?

Berikut rincian utang seperti dikutip dari laman Bank Indonesia (BI):

Bila melihat data BI, utang luar negeri Indonesia cenderung meningkat sejak 2010. Jika dilihat posisi utang luar negeri berdasarkan kelompok peminjam, total utang luar negeri Indonesia mencapai USD 293,32 miliar pada 2014. Jumlah tersebut terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral mencapai USD 129,736 miliar dan swasta sebesar USD 163,59 miliar.

Kemudian pada 2015, total utang luar negeri Indonesia naik menjadi USD 310,730 miliar. Utang itu terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral mencapai USD 142,608 miliar dan swasta sebesar USD 168,123 miliar.

Utang tersebut juga meningkat menjadi USD 320,006 miliar pada 2016. Rincian utangnya terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar USD 158,283 miliar dan swasta sebesar USD 161,722 miliar.

Pada 2017, total utang bertambah menjadi USD 352,469 miliar. Utang itu terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar USD 180,622 miliar dan swasta sebesar USD 171,847 miliar.

Pada Desember 2018, total utang luar negeri berdasarkan kelompok peminjam naik menjadi USD 376,839 miliar. Rinciannya utang pemerintah bank sentral mencapai USD 186,220 miliar dan swasta sebesar USD 190,619 miliar.

Posisi utang luar negeri berdasarkan jenis mata uang

Adapun posisi utang luar negeri berdasarkan jenis mata uang masih terbesar dalam denominasi dolar AS. Totalnya mencapai USD 212,513 miliar pada 2014. Kemudian menjadi USD 222,771 miliar pada 2015.

Selanjutnya utang dalam denominasi dolar AS itu turun menjadi USD 221,307 miliar pada 2016. Utang meningkat lagi menjadi USD 236,620 miliar pada 2017. Pada Desember 2018, totang utang dalam denominasi dolar AS mencapai USD 258,938 miliar.

Negara kreditor terbesar

Kalau dilihat berdasarkan negara pemberi pinjaman antara lain pada 2014 mencapai USD 176,82 miliar. Negara pemberi pinjaman terbesar dari Singapura mencapai USD 60,45 miliar pada 2014. Lalu turun menjadi USD 58,19 miliar pada 2015.

Hal ini berlanjut pada 2016, kreditor utang dari Singapura turun menjadi USD 51,397 miliar pada 2016. Selanjutnya naik lagi menjadi USD 54,95 miliar pada 2017. Desember 2018, utang dari kreditor asal Singapura naik menjadi USD 60,62 miliar.

Jepang juga menjadi salah satu negara pemberi pinjaman terbesar untuk Indonesia. Total pinjaman dari Jepang mencapai USD30,46 miliar pada 2014.

Lalu naik menjadi USD 31,35 miliar pada 2015. Selanjutnya turun lagi menjadi USD 30,23 miliar pada 2016, dan 2017 mencapai USD 29,154 miliar. Pada Desember 2018, utang tercatat USD 29,56 miliar di Jepang. Negara lainnya yang memberi pinjaman terbesar yaitu China dan Amerika Serikat.

Pembiayaan Utang

Adapun pembiayaan utang pada 2014 hingga 2019 antara lain pada 2014 sebesar Rp 255,7 triliun, 2015 sebesar Rp 380,9 triliun, 2016 sebesar Rp 403 triliun, 2017 sebesar Rp 429,1 triliun. Kemudian realisasi pada 2018 turun menjadi Rp 366,7 triliun.

Pembiayaan utang ini membiayai defisit anggaran, pembiayaan investasi terutama PMN kepada BUMN BLU, dan pemberian pinjaman kepada Pemda.

Kementerian Keuangan menegaskan, kebijakan pembiayaan utang ini menerapkan hal kehati-hatian, efisiensi biaya utang, produktivitas dan keseimbangan.

2 dari 4 halaman

Selanjutnya

 Utang dilihat dari jangka waktunya

Utang pemerintah dan bank sentral bila dilihat dari jangka waktu yang dimiliki sebagian besar utang jangka panjang lebih dari satu tahun.

Tercatat utang luar negeri pemerintah dan bank sentral yang lebih dari satu tahun mencapai USD 126,075 miliar pada 2014. Dibandingkan utang jangka pendek pada 2014 mencapai USD 3,66 miliar.

Pada 2015, utang jangka panjang bank sentral dan pemerintah mencapai USD 139,65 miliar. Sedangkan utang kurang dari satu tahun mencapai USD 2,95 miliar pada 2015.

Lalu pada 2016, tercatat utang jangka panjang lebih dari satu tahun mencapai USD 157,43 miliar pada 2016. Utang jangka pendek pemerintah dan bank sentral mencapai USD 845 juta pada 2016.

Sedangkan 2017, utang jangka pendek pemerintah dan bank sentral mencapai USD 2,4 miliar. Utang jangka panjang, total utangnya mencapai USD 178,20 miliar.

Pada Desember 2018, tercatat total utang jangka pendek berkurang menjadi USD 900 juta pada Desember 2018. Utang jangka panjang melonjak jadi USD 185,23 miliar.


3 dari 4 halaman

Rasio Utang Masih di Batas Aman

Adapun rasio utang terhadap PDB relatif masih aman di bawah 60 persen. Ini sesuai ketentuan, meski rasionya cenderung naik.

Dibandingkan negara lainnya, berdasarkan data tradingeconomics, rasio utang Indonesia terhadap PDB termasuk yang terendah. Dibandingkan AS yang rasio utangnya mencapai 105,40 persen terhadap PDB. Lalu Jepang mencapai 253 persen terhadap PDB, China mencapai 47,60 persen terhadap PDB, dan India sebesar 68,70 persen terhadap PDB.

Selain itu dibandingkan Vietnam, rasio utangnya mencapai 61,50 persen, Malaysia mencapai 50,90 persen, dan Singapura sebesar 110,60 persen terhadap PDB. Lalu Filipina sebesar 41,90 persen terhadap PDB.

Pada 2014, rasio utang terhadap PDB mencapai 32,95 persen. Pada 2015, rasio utang terhadap PDB naik menjadi 36,09 persen pada 2015. Lalu kembali turun menjadi 34,30 persen pada 2016. Selanjutnya rasio utang kembali naik tipis menjadi 34,77 pada 2017. Lalu pada 2018, tercatat rasio utang terhadap PDB menjadi 36,18 persen.

Dilihat dari jenis utang luar negeri, dari sisi pemerintah rinciannya antara lain:

Pinjaman pada 2014 mencapai USD 123,80 miliar yang komposisinya USD 53,923 miliar yang merupakan pinjaman bilateral mencapai USD 26,70 miliar, komersial sebesar USD 23,34 miliar, multilateral sebesar USD 3,72 miliar, dan pemasok 19.

Dari surat utang mencapai USD 69,88 miliar pada 2014. Surat utang itu terdiri dari surat berharga negara (SBN) internasional mencapai USD 32,797 miliar dan SBN domestik mencapai USD 37,08 miliar.

Pada 2015, total utang luar negeri pemerintah capai USD 137,39 miliar. Utang itu terdiri dari pinjaman mencapai USD 54,22 miliar yang terdiri dari pinjaman bilateral sebesar USD 24,48 miliar, komersial sebesar USD 26,09 miliar, multilateral sebesar USD 3,63 miliar. Pemasoknya mencapai 12.

Kemudian surat utang dari SBN internasional mencapai USD 42,68 miliar dan SBN domestik sebesar USD 40,38 miliar.

Pada 2016, total utang luar negeri mencapai USD 154,87 miliar. Utang itu terdiri dari pinjaman sebesar USD 54,188 miliar yang berasal dari pinjaman bilateral sebesar USD 23,32 miliar, komersial sebesar USD 3,35 miliar, pemasok 8. Sedangkan total penerbitan surat utang pada 2016 mencapai USD 100,68 miliar.

Selanjutnya pada 2017, total utang luar negeri pemerintah capai USD 177,318 miliar. Itu dari total pinjaman yang mencapai USD 54,48 miliar yang terdiri pinjaman bilateral sebesar USD 23,15 miliar, komersial sebesar USD 3,14 miliar, multilateral sebesar USD 28,11 miliar dan pemasok 72. Adapun penerbitan surat utang mencapai USD 122,83 miliar pada 2017.

Selanjutnya pada Desember 2018, total utang luar negeri pemerintah mencapai USD 183,19 miliar. Pinjaman itu mencapai USD 56,17 miliar yang rinciannya antara lain pinjaman bilateral sebesar USD 22,85 miliar, pinjaman komersial sebesar USD 2,94 miliar, dan multilateral sebesar USD 29,30 miliar. Pemasok tak ada. Dilihat dari penerbitan SBN capai USD 128,01 miliar.

Posisi utang luar negeri pemerintah berdasarkan lembaga kreditor antara lain dari ADB mencapai USD 8,63 miliar pada 2014. Kemudian naik menjadi USD 9,19 miliar pada 2015 dan berlanjut pada 2016 mencapai USD 9,31 miliar. Pada 2017, tercatat total utang luar negeri dari ADB mencapai USD 9,01 miliar dan 2018 mencapai USD 9,77 miliar.

Kemudian pemberi pinjaman besar lainnya dari lembaga kreditor yaitu IBRD dengan total mencapai USD 8,63 miliar pada 2014. Lalu naik menjadi USD 14,38 miliar pada 2016. Kemudian naik lagi menjadi USD 15,81 miliar pada 2016 dan 2017 tercatat USD 16,56 miliar. Sedangkan utang dari IBRD pada 2018 mencapai USD 9,7 miliar.



4 dari 4 halaman

Rincian Anggaran dan Realisasi Infrastruktur

Seperti diketahui, pemerintah menyiapkan anggaran untuk infrastruktur, pendidikan dan kesehatan setiap tahun. Anggaran tersebut untuk tiga sektor itu bervariasi tapi catatkan kenaikan.

Dari data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), anggaran infrastruktur mencapai Rp 256,1 triliun pada 2015. Lalu meningkat menjadi Rp 269,1 triliun pada 2016, kemudian naik lagi menjadi Rp 388,3 triliun pada 2017. Selanjutnya naik menjadi Rp 410,7 triliun, dan terus meningkat menjadi Rp 415 triliun pada 2019.

Bagaimana dengan anggaran pendidikan?

Anggaran pendidikan mencapai Rp 409,1 triliun pada 2015. Lalu kembali naik menjadi Rp 419,2 triliun pada 2016.  Namun pada 2017, anggaran pendidikan turun jadi Rp 416,1 triliun. Kemudian meningkat menjadi Rp 444,1 triliun pada 2018. Anggaran pendidikan tercatat menjadi Rp 492,5 triliun pada 2019.

Lalu bagaimana anggaran kesehatan?

Anggaran kesehatan tercatat mencapai Rp 65,9 triliun pada 2015. Lalu kembali naik menjadi Rp 92,3 triliun pada 2016. Anggaran tersebut naik lagi menjadi Rp 104,9 triliun pada 2017 dan mencapai Rp 111 triliun pada 2018. Lalu anggaran kesehatan tercatat menjadi Rp 123,1 triliun pada 2019.

Dalam pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) di sidang tahunan MPR pada 16 Agustus 2018, menyebutkan sejumlah pengembangan infrastruktur. Hal itu antara lain dari 2015-2017, pemerintah terus menguat konektivitas tol laut dengan pembangunan dan pengembangan pelabuhan. Dari 2015 hingga 2017 ada 477 lokasi.

Selain itu, mengutip dari laporan 4 tahun Jokowi-JK untuk infrastruktur konektivitas, hingga 2018 telah terbangun jalan sepanjang 3.432 KM, jalan tol sepanjang 947 KM, jembatan sepanjang 39,8 KM, dan jembatan gantung 134 unit.

Lalu kereta api, hingga 2018 telah terbangun jalur KA termasuk jalur ganda dan reaktivitas 754, km, peningkatan dan rehabilitasi jalur KA 413,6 km, light rail transit (LRT) yaitu di Sumatera Seletan, Jakarta, dan Jabodebek, serta mass rapid transit.

Selanjutnya hingga 2018 telah terbangun 10 bandara baru, revitalisasi dan pengembangan 408 bandara di daerah rawan bencana, terisolasi dan wilayah perbatasan. Kemudian, jembatan udara ada penirinan disparitas harga lima bahan kebutuhan pokok sebesar 57,21 persen untuk masyarakat daerah terpencil dan tertinggi atau daerah yang belum terlayani moda transportasi lain.

Untuk pelabuhan, telah terbangun 19 pelabuhan, 8 pelabuhan sedang dibangun dan selesai 2019. Ada tambahan lima unit kapal penyeberangan penumpangan, tambahan tiga unit kapal motor penyeberangan, dan tambahan 10 pelabuhan penyeberangan,

Di infrastruktur energi, pembangunan jaringan gas kota dan pipa transmisi distribusi gas antara lain pada 2014 ada 200.000 sambungan rumah tangga (SR), kemudian naik jadi 220.363 pada 2015, kemudian 319.514 pada 2016. Selanjutnya naik menjadi 373.190 pada 2017, dan 463.619 pada 2018.

Di infrastruktur telekomunikasi, palapa ring paket baret yang mulai berinovasi pada awal April 2018 di 475 kabupaten dan kota. Penguatan BTS mencapai 175 ribu menara, dan mobile coverage ada 75 ribu kelurahan.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Real Madrid Enggan Remehkan Girona

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid akan berhadapan dengan Girona pada pertandingan pekan ke-24 La Liga musim 2018/19. Sergio Ramos dan kawan-kawan diminta tak meremehkan lawannya itu.

Laga antara Madrid melawan Girona akan digelar di Bernabeu, Minggu (17/2) malam WIB. Girona kini berada di posisi ke-17 klasemen La Liga. Dalam empat laga terakhir, Girona juga selalu menelan kekalahan. 

Kondisi itu membuat Madrid yang selalu menang pada lima laga La Liga terakhir lebih diunggulkan. Madrid kini juga menempati posisi kedua klasemen La Liga, tertinggal enam poin dari Barcelona di puncak.

Di atas kertas, Real Madrid memang lebih diunggulkan dari Girona. Namun, pelatih Santiago Solari tidak ingin pasukannya meremehkan lawan. Sebab, dia menilai jika kubu Girona bukan tim lemah meski saat ini sedang berada di papan bawah klasemen.

“Kami tahu bahwa Girona adalah salah satu klub yang sangat berbahaya, dengan sebuah sistem permainan spesifik dan mereka bisa tampil menekan,” ucap Solari di situs resmi klub.

“Mereka bisa memaksa kami bermain dengan penuh konsentrasi selama 90 menit penuh. Tapi, ini adalah momen yang menyenangkan dan kami sudah bersatu untuk bisa kembali menang,” sambung pelatih asal Argentina.

Sementara, laga antara Real Madrid kontra Girona akan digelar pada pukul 12.00 watku setempat. Tentu ini bukan waktu yang ideal untuk bermain. “Tapi, itu bukan kami yang menentukan. Kami akan bermain pada pukul 12.00 dan itu jadwal yang aneh,” tandasnya.

2 dari 2 halaman

Mengejar Barcelona

Real Madrid sempat berada pada posisi yang buruk di awal musim. Namun, kini Luka Modric dan kolega sudah berada di posisi kedua dengan selisih enam poin. Jarak poin yang cukup dekat ini membuat Madrid semangat untuk mengejar Barca.

Santiago Solari juga menyebut jika Real Madrid bukan satu-satunya klun uang kini sedang mengejar perolehan poin Barca di klasemen.

“Selain kami juga ada Atletico Madrid, Sevilla dan Alavez. Mereka juga mengejar Barca. Kami akan mencoba berjuang agar terus bisa membuat jarak lebih pendek dan menambah poin. Kami ingin ke puncak klasemen,” papar Solari.

Sumber Bola.net

Perusahaan-perusahaan yang Pernah Diboikot Gegara Politik

JakartaBukalapak bukan perusahaan pertama yang diboikot gara-gara dinamika politik Tanah Air. Sebelumnya, Traveloka dan Sari Roti juga pernah menjadi sasaran boikot.

Gerakan pemboikotan ini banyak bergema lewat media sosial. Aksi pemboikotan dilakukan tak hanya oleh satu kubu. Ada yang berkonteks politik Pilpres, ada pula berkonteks politik dalam arti yang lebih umum. Terbaru, Bukalapak diboikot oleh kubu pendukung pasangan Pilpres 2019, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

Perusahaan-perusahaan yang Pernah Diboikot Gegara PolitikCEO Bukalapak Achmad Zaky (Agus Tri Haryanto/detikINET)

Awalnya, CEO dan founder Bukalapak Achmad Zaky mencuit lewat akun Twitter-nya, @achmadzaky, pada Kamis (15/2) kemarin. Dia mencuitkan kritik tentang anggaran penelitian dan pengembangan (research and development/R&D) Indonesia. Kritiknya memuat istilah ‘presiden baru’. Berikut cuitannya.
“Omong kosong Industri 4.0 kalau budget R&D negara kita kaya gini (2016, in USD) 1. US 511B 2. China 451B 3. Jepang 165B 4. Jerman 118B 5. Korea 91B 11. Taiwan 33B 14. Australia 23B 24. Malaysia 10B 25. Spore 10B 43. Indonesia 2B. Mudah2an presiden baru bisa naikin,” cuit Zaky.
Warganet berang. Tagar #uninstallbukalapak bergema di jagat media sosial. Tagar untuk menyerukan pencopotan aplikasi toko online milik Zaky itu menjadi trending topic di Twitter. Zaky mengaku kaget cuitannya itu menjadi viral di tahun politik ini. Dia menjelaskan, istilah ‘presiden baru’ bukan ditujukan untuk satu orang saja, tapi siapapun yang bakal jadi presiden produk Pilpres 2019 nanti, bisa Jokowi dan bisa juga yang lain. Zaky meminta maaf atas cuitannya sendiri.

Produk Sari Roti juga pernah kena boikot. Waktu itu 2 Desember 2016, Aksi Bela Islam 212 berlangsung di Jakarta. Ustaz kondang Abdullah Gymnastiar mengunggah gambar dan tulisan di akun Twitter @aagym, pada 3 Desember 2016. Gambar itu memperlihatkan seorang pedagang roti ‘Sari Roti’ yang menempelkan kertas bertuliskan ‘Gratis untuk mujahid’ di kaca kotak dagangannya. Ada pula kabar-kabar lain yang memberi informasi serupa.

Perusahaan-perusahaan yang Pernah Diboikot Gegara PolitikFoto: Pernyataan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (Istimewa)

Pada 6 Desember 2016, produsen Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk, membantah terlibat dalam aksi bagi-bagi roti saat aksi 2 Desember di Monas. Bagi-bagi roti Sari Roti gratis saat itu merupakan aksi dari konsumen.

“Dengan tidak mengurangi apresiasi kami atas Aksi Super Damai kemarin, dengan ini kami sampaikan bahwa PT Nippon Indosari Corpindo Tbk tidak terlibat dalam semua kegiatan politik. Kemunculan informasi mengenai pembagian produk Sari Roti secara gratis oleh penjual roti keliling (hawker tricycle), merupakan kejadian yang berada diluar kebijakan dan tanpa seizin PT Nippon Indosari Corpindo Tbk,” tulis perusahaan itu dalam keterangannya.

Klarifikasi dari perusahaan yang menaungi Sari Roti justru menuai boikot di jagat media sosial internet. Tanda pagar #boikotsariroti muncul saat itu. Namun ada pula tagar #savesariroti yang muncul sebagai reaksi boikot itu.

Perusahaan aplikasi pemesan tiket, Traveloka, juga pernah menjadi sasaran boikot. Namun ada unsur salah sasaran dalam seruan boikot terhadap Traveloka ini.

Perusahaan-perusahaan yang Pernah Diboikot Gegara PolitikFoto: Traveloka

Tagar #BoikotTraveloka bertengger di trending topics Twitter Indonesia pada 14 November 2017 lalu. Sebabnya adalah aksi walk out pianis Ananda Sukarlan saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpidato di acara peringatan 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius di JIExpo Kemayoran, empat hari sebelumnya.

Pendiri Traveloka, Derianto Kusuma, tak nampak di acara itu. Absennya Derianto memunculkan asumsi bahwa bos Traveloka juga mendukung aksi Ananda Sukarlan untuk WO saat Anies Baswedan berpidato. Informasi ini kemudian memancing sebagian netizen untuk melakukan aksi boikot Traveloka. Hashtag #BoikotTraveloka bertengger menjadi salah satu trending topic Twitter Indonesia.

Belakangan diketahui, Derianto memang tak hadir di acara itu, bukan karena alasan politis melainkan karena dia sedang ada acara lain. “Traveloka turut berbangga bahwa salah satu pendiri kami bapak Derianto Kusuma, menerima penghargaan dari alumni Kanisius. Akan tetapi beliau berhalangan hadir dikarenakan beliau sedang melakukan perjalanan dinas yang telah direncanakan beberapa bulan sebelumnya. Jadi kalau dibilang ada pak Deri di sana dan disebut memberikan dukungan (kepada Ananda), beliau tidak ada di situ,” kata PR Manager Traveloka Busyra Oryza saat itu, mengklarifikasi.

Setujukan Anda dengan aksi boikot produk perusahaan dengan cara semacam itu?

(dnu/fjp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Doa Anas Urbaningrum untuk Ani Yudhoyono di Secarik Kertas

Liputan6.com, Jakarta – Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, ikut mendoakan kesembuhan untuk Ibu Ani Yudhoyono. Doa itu Anas tulis dengan tangannya sendiri dalam secarik kertas dan diunggah di akun twitter @anasurbaningrum oleh seorang admin.

Tiada kesembuhan kecuali datang dari Gusti Allah SWT. Ngaturaken doa, mugi Bu Ani enggal saras. Amin,” tulis Anas dalam secarik kertas.

Surat tersebut dititipkan Anas kepada sahabatnya yang menjenguk dia di dalam tahanan. Saat ini Anas menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Saat ini, Ani Yudhoyono tengah menjalani perawatan intensif di National University Hospital Singapura karena menderita kanker darah.


Sang putra sulung, Agus Harimurti Yudhoyono menjelaskan, ibunya saat ini menjalani perawatan secara intensif di Singapura.

Kondisi tubuh sang ibu harus dijaga dengan sistem pengamanan ketat sehingga ruangan steril. Sebab butuh daya tahan tubuh yang baik bagi Ani Yudhoyono untuk bisa mengonsumsi obat pelawan kanker yang dikategorikan sebagai obat keras.

Dengan peraturan di ruangan steril yang cukup ketat, AHY bersama keluarga inti dan SBY tentu menjaga ibundanya secara bergantian. Ia terus menyemangati sang ibu agar kondisinya segera membaik. Tak lupa, cucu-cucunya juga memberi semangat berupa keceriaan untuk eyangnya.

“Tetapi sejak kemarin kan sudah dipindahkan ke ruang yang lebih steril dan belum sempat bertemu lagi dengan cucu-cucu. Sejauh ini hanya melalui video call atau mengirim foto, mengirim video yang juga bisa disaksikan ibu ani melalui telepon genggamnya,” ujar AHY, Kamis (14/2/2019).

2 dari 3 halaman

Kanker Darah yang Agresif

Pada 2 Februari 2019, Ani dibawa ke rumah sakit dan melakukan berbagai lapis pemeriksaan. Kemudian keluarga baru mendapat kabar bahwa Ani menderita kanker darah. Lebih lanjut, pada 11 Februari 2019 kembali dikonfirmasi bahwa penyakitnya cukup agresif, sehingga dia harus menjalani perawatan intensif.

AHY mengaku sangat terharu dan berterima kasih kepada semua pihak yang mengirimkan doa dan ucapan kepada sang ibu. Ia memohon maaf karena tidak bisa membalas satu per satu ucapan yang dikirimkan.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Spalletti Keluhkan Lapangan di Markas Rapid Vienna

JakartaInter Milan butuh penalti untuk menaklukkan Rapid Vienna di leg pertama 32 besar Liga Europa. Pelatih Inter Luciano Spalletti menyoroti kondisi lapangan.

Inter menang tipis 1-0 saat melawat ke Allianz Stadium, Jumat (15/2/2019) dinihari WIB. Satu-satunya gol dicetak Lautaro Martinez lewat titik penalti di menit ke-39.

Sebenarnya Nerazzurri tampil dominan di laga ini, menguasai bola hingga 86% dan melepaskan 13 tembakan. Namun dari seluruh percobaan itu, Inter cuma berhasil mencatatkan tiga yang on target.

Sementara tuan rumah punya empat peluang, dua di antaranya mengarah ke gawang.

Fakta bahwa Inter butuh penalti untuk mencetak gol terlepas dari penampilan dominan mereka, menunjukkan ada problem di lapangan. Spalletti mengakui timnya tak tampil di level terbaik.

Selain lawan bermain rapat, dengan menumpuk lima gelandang, lapangan di laga ini juga disebut pelatih Inter tersebut kurang menunjang permainan timnya.

“Hasil dan performa itu sama pentingnya. Kami bisa saja tampil lebih baik, tapi kami menghadapi tim yang bermain dengan rapi dan kuat dalam serangan balik,” ungkap Spalletti kepada Sky Sport Italia.

“Saya melihat lapangannya agak lengket dan melelahkan bermain di atasnya, setidaknya itu yang diceritakan para pemain. Itu memengaruhi permainan umpan kami, tapi kami tetap tampil baik.”

“Kami selalu terlihat berada dalam masalah ketika menghadapi laga yang di atas kertas mudah. Jadi kami harus waspada untuk leg kedua. Tak ada yang akan berubah untuk Rapid Vienna, mereka masih akan mencoba untuk bermain dengan serangan balik,” imbuhnya dilansir Football Italia.

(raw/cas)

Mengintip Keramat Alquran Wangi Milik Wali Songo di Aceh

Liputan6.com, Aceh – Bintang Daud melingkari kalimat tauhid dengan hiasan daun di sebelah kiri dan kanannya. Kelopak bunga dan renda putih yang menjuntai ke bawah, menambah keindahan kaligrafi bersulam emas di atas kain merah berukuran 40×60 sentimeter itu.

Kain itu dibentang di atas pintu masuk di kiri ruang tengah sebuah ruangan. Sebuah rak berisi tumpukan ‘surat Yasin’ ditaruh tepat di depan pintu ruangan kecil seluas 1×3 meter itu, sementara, sajadah, dan beberapa mukena yang tampak kumal ditumpuk di sudut ruangan.

Di sebelah kiri rak terdapat sebuah lemari yang pintunya terkunci rapat. Sementara itu, di ruang tengah yang bersisian dengan ruang tadi, terhampar tikar pandan dan sajadah, pertanda seseorang pernah beribadah di tempat itu.

Saat dikunjungi, temperatur bangunan yang kira-kira seluas gazebo itu terasa panas. Hari yang terik, ditambah ventilasi yang dibiarkan tidak terbuka membuat suasana semakin pengap.

Di luar, sejumlah pekerja bangunan sedang asyik selonjoran dengan bertelanjang dada di atas balai kayu. Mereka sedang menikmati angin sepoi-sepoi yang berembus dari arah persawahan seraya bercengkerama.

Selagi itu, Cut Maneh (60) sibuk mencoba satu persatu kunci di tangannya. Setelah lemari terbuka, dia mengambil gulungan kain berwarna kuning yang ditaruh di atas rehal hitam dengan hati-hati.

Gulungan kain dibuka sedikit demi sedikit hingga terlihat tonjolan mushaf Alquran berwarna cokelat dengan ketebalan tak lazim. Kain yang menutupi kitab berusia diperkirakan 700 tahun itu tidak semua dibuka oleh Cut Maneh.

Perempuan paruh baya itu takut menodai kesucian kitab tua tersebut. Mau tidak mau, dia harus menyentuh Alquran itu saat menaruhnya kembali ke dalam gulungan kain, sementara dia dalam keadaan tidak berwudu saat itu.

“Aduh! Lupa pula tadi mengambil wudu di rumah,” ujar juru kunci kompleks Alquran Panton Reu atau Alquran Wangi itu, kepada Liputan6.com, Selasa siang, 12 Februari 2019.

Alquran Panton Reu, selanjutnya disebut Alquran Wangi, berada di Kampung Meugo Rayeuk, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat. Kitab yang berandil dalam penyebaran Islam di Aceh ini, disimpan di dalam sebuah bangunan semi permanen di pelosok desa tersebut.

Liputan6.com menempuh perjalanan sejauh 33 kilometer lebih atau beberapa jam perjalanan dari pusat kabupaten menuju lokasi. Medan berkelok, aspal yang berlubang, dan terkadang berdebu menemani perjalanan.

2 dari 3 halaman

Peninggalan Syekh Maulana Malik Ibrahim

Untuk mencapai lokasi Alquran Wangi berada, mesti melewati jembatan gantung khusus kendaraan roda dua yang bergoyang dan berdentum ketika dilalui. Bagi yang tidak terbiasa, akan bergidik, terlebih sebagian kayu jembatan terlihat patah di beberapa titik.

Semakin mendekati lokasi, akan terlihat hamparan sawah terbentang bak lukisan dengan latar belakang perbukitan. Sebelum mencapai bangunan tempat Alquran Wangi disimpan, beberapa kandang lembu terlihat di sisi kiri jalan setapak berkerikil.

Melalui Sang Juru Kunci sebelumnya, Tgk Meurah Hasan, diketahui, Alquran Wangi merupakan peninggalan Syekh Maulana Malik Ibrahim yang dibawa dari tanah Arab pada Abad ke-13, atau 1235 Masehi. Sebelum berdakwah ke Pulau Jawa, dan menjadi angkatan pertama Wali Songo, ulama ini sempat singgah di Pasai atau Kerajaan Peureulak, Aceh Timur saat ini.

“Syekh Maulana Malik Ibrahim memiliki 2 orang putra, Malikus Saleh, dan Abdul Samad. Abdul Samad menetap di Pidie, dan Alquran itu juga dibawa. Di Pidie, Abdul Samad mengembangkan agama Islam,” sebut Tgk. Meurah Hasan, kepada Liputan6.com, Selasa (12/2/2019).

Anak Syekh Maulana Malik Ibrahim bernama Abdul Samad juga memiliki 2 orang putra, yakni, Tengku Din dan Tengku Chik Adam. Belakangan, Tgk Chik Adam berangkat ke Aceh Barat, tepatnya, ke Kampung Mugo Rayeuk saat ini, dan membawa Alquran yang bertulis tangan tersebut bersamanya.

Tgk Chik Adam punya 4 orang putra, bernama, Tgk Jambo Awe, Tgk. Bintara, Tgk. Ahmad, dan Tgk. Hasyim. Di kemudian hari, Tgk Jambo Awe memiliki keturunan yang silsilahnya menyambung ke Tgk Meurah Hasan, yang tak lain merupakan anak Cut Maneh.

“Saya generasi ke-21 dari Syekh Maulana Malik Ibrahim,” ungkap Tgk Meurah Hasan, juru kunci Alquran Wangi sejak 2007 dan sudah setahun ini diangkat sebagai Penjaga Makam Teuku Umar.

Saat ini, Tgk Meurah Hasan memercayakan Alquran yang berumur ratusan tahun itu kepada Cut Maneh. Sementara, dari pagi hingga menjelang sore, dia berada di Makam Teuku Umar, meladeni para pengunjung yang berziarah atau melepas nazar ke makam salah satu pahlawan nasional itu.

Asal Usul Penyebutan Kata ‘Wangi’

Penyebutan kata ‘wangi’ pada Alquran Wangi sejatinya merujuk kertas yang menjadi bahan dasar Alquran tersebut. Kertas Alquran Wangi berasal dari kayu yang dinilai langka dan hanya ada pada masanya.

Para ahli yang pernah meneliti Alquran tersebut yang menyematkan kata ‘wangi’. Alquran ini mengeluarkan aroma kertas orisinal yang tidak ditemukan pada kertas hasil olahan pabrik.

“Mereka (para ahli) datang sebelum tsunami. Sebelumnya, masyarakat di sini hanya tahu namanya, ‘Alquran Panton Reu’, menunjuk wilayah ini, Kecamatan Panton Reu,” ungkap Tgk Meurah Hasan.

3 dari 3 halaman

Keramat Alquran Wangi

Alquran Wangi dipercaya keramat. Sekali bersumpah dengannya, sumpah tersebut tidak boleh dilanggar jika tidak ingin ditimpa kemalangan.

Menurut tuturan Tgk Meurah Hasan, banyak yang bersumpah dengan Alquran Wangi, tetapi melanggar sumpahnya. Di antara mereka, ada yang meninggal tiba-tiba.

“Makanya tidak ada pejabat yang berani bersumpah dengan Alquran itu. Orang, ada yang mati dalam tempo 3 hari. Ada yang gembung-gembung tubuh. Ada yang tiba-tiba rabun. Macam-macam,” kata Tgk Meurah Hasan.

Karena itu, warga setempat sangat menjaga lisan mereka ketika sedang berbicara mengenai sesuatu hal yang kebenarannya mesti dibuktikan dengan sumpah. Mereka takut keseleo lidah.

Selain itu, jika memasuki kompleks bangunan Alquran Wangi, tidak boleh berpakaian tak sesuai syariat, apalagi berperilaku tak senonoh, jika tidak ingin ditimpa suatu kemalangan.

Akses Tak Bisa Dilalui Kendaraan Roda Empat

Saat dikunjungi Liputan6.com, bangunan tempat Alquran Wangi berada sedang dipugar. Sebuah bangunan baru yang lebih luas sedang dipersiapkan tepat di belakang bangunan lama.

Di dalam kompleks bangunan, terdapat tempat beristirahat untuk peziarah. Di dalam bangunan itu Alquran Wangi disimpan, disediakan berbagai keperluan ibadah, seperti yang pernah disebut sebelumnya.

Para peziarah datang dari dalam dan luar Aceh, bahkan dari negeri jiran. Sayangnya, keberadaan Alquran kesohor ini tidak didukung akses yang harus ditempuh para pengunjung untuk mencapai lokasi.

Jembatan gantung menuju kompleks Alquran Wangi hanya bisa dilewati kendaraan roda dua saja. Sementara itu, pengunjung harus menempuh jarak yang tidak dekat untuk mencapai lokasi.

Baik Tgk. Meurah Hasan, maupun Cut Maneh, keduanya berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengganti jembatan gantung dengan jembatan berangka baja yang bisa dilewati kendaraan roda empat. Ini juga demi memudahkan akses lalu lintas warga desa.

“Karena di situ, terdapat sejarah yang bahkan orang dari luar negeri saja tahu, sayang jika tidak diperhatikan dengan serius,” dia memungkasi.

Bagi Tgk Meurah Hasan dan Cut Maneh, pemugaran percuma jika akses menuju kompleks Alquran Wangi tidak mendapat perhatian. Padahal, Alquran Wangi menandai jejak penyebaran Islam di Nusantara.

Perlu dicatat, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mendapat dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp1,3 miliar untuk memugar sejumlah kawasan yang dianggap sebagai objek wisata, termasuk Alquran Wangi. Itu diungkap Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Aceh Barat, Teuku Nofrizal pada Juni 2018 lalu.


Simak video pilihan berikut ini:

Sandiaga Berterima Kasih kepada Pria yang Nyatakan Dukungannya di Ruang PBB

Liputan6.com, Jakarta – Cawapres Sandiaga Uno berterima kasih kepada seorang pria yang mendeklarasikan dukungannya lewat video di ruang sidang Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk Prabowo-Sandi.

“Sama seperti yang lain-lain bahwa mengutarakan dukungan sangat terbuka bagi siapapun dan siapapun yang memberikan dukungan kepada Prabowo-Sandi kami mengucapkan terima kasih sekali,” kata Sandiaga di kawasan Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2019).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu tak berkomentar jauh apakah video di ruangan PBB tersebut etis atau tidak. Sandiaga hanya bersyukur mendapat dukungan.

“Venuenya ada di mana apakah sesuai dengan etika atau tidak tentunya itu nanti bisa dikaji melalui forum-forum lain, tapi kalau ada dukungan bagi kami tentunya kami bersyukur,” ucap Sandi.

Sandiaga berharap pria tersebut tak langsung diberikan sanksi karena sikapnya tersebut. “Buat saya itu ada mekanismenya sendiri dan tentunya kita janganlah seseorang dihukum karena pilihan politiknya,” imbuh Sandiaga Uno.

2 dari 3 halaman

Video Viral

Sebelumnya, video seorang pria di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) viral di media sosial. Dalam video itu dia menyatakan dukungannya kepada pasangan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dalam video terlihat dia membawa kertas bergambar Prabowo dan Sandiaga. Berpakaian rapi jas dan dasi, dia terlihat berada dalam ruangan Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat.

“Dari markas besar Persatuan Bangsa Bangsa, United Nations Headquarters, saya ingin menyatakan dukungan saya kepada Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2019-2024,” katanya.

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Polisi: Artis Jupiter Sembunyikan Sabu di Kotak Kacamata

Liputan6.com, Jakarta – Polisi kembali menangkap artis Jupiter Fortissimo terkait kasus penyalahgunaan narkoba bersama seorang pria bernama Eko Agus Iswanto. Mereka ditangkap di kamar kos di Jalan Tawakal, Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Senin 11 Februari 2019 sekitar pukul 07.30 WIB.

Dari tangan Jupiter, polisi menyita beberapa barang bukti sabu dan juga cangklong. Di mana, sabu tersebut disembunyikan Jupiter di dalam kotak kacamata.

“Kita temukan satu buah tempat kacamata warna coklat di dalamnya terdapat dua plastik klip berisi narkotika jenis sabu berat brutto seluruhnya 0,53 gram, satu buah tabung kaca alias cangklong, satu lembar uang kertas Rp. 100.000, satu buah HP merk Vivo, satu set alat penghisap sabu, dan dua buah korek api gas,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Selanjutnya, dari tangan tersangka Eko, polisi mengamankan barang bukti 4 plastik klip berisi narkotika jenis sabu berat brutto seluruhnya 2,05 gram, 1 buah telepon genggam.

“Sabu dari tangan Eko dimasukkan ke dalam bungkus rokok,” ujarnya.

Atas kejadian ini, keduanya diancam Pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 lebih subsider Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

2 dari 2 halaman

Kedua Kali

Seperti diketahui, Jupiter pernah diamankan oleh jajaran Polsek Taman Sari Jakarta Barat atas kasus serupa. Jupiter ditangkap pada hari Selasa 10 Mei 2016 pukul 1 dini hari di salah satu tempat karaoke di Lokasari.

“Tadi malam di tempat hiburan di tempat karaoke. Kita ikutin, mereka udah masuk room, udah buka room, kemudian Kita melakukan penggerebekan. Ada beberapa orang. Yang bawa narkoba cuma dua orang,” kata AKBP Suhermanto, saat dihubungi awak media, Selasa (10/5/2016).

“Firmansyah (salah satu yang ditangkap selain Jupiter) bawa 3 paket sabu, jupiter bawa satu paket sabu. Jupiter beli dari Firmansyah,” lanjut AKBP Suhermanto.


Reporter: Ronald

Saksikan video pilihan di bawah ini: