Ketika Milenial Gemas Kepada Prabowo

Meski Pemilu pada April mendatang merupakan yang pertama bagi Andaru, perempuan berusia 20 tahun ini telah mantap menjatuhkan pilihannya pada pasangan nomor dua. Padahal enam bulan lalu, Andaru masih acuh tidak acuh terhadap kondisi politik di Indonesia. Jangan berharap Andaru tahu soal visi misi calon presiden dan wakil presidennya. Ia bahkan tidak tahu mengapa harus memilih calon legislatif yang batang hidungnya bahkan tidak pernah dia tahu.

Seumur-umur Andaru belum pernah mengikuti perkembangan politik. Dari pada membaca berita mengenai kelakuan anggota DPR, Andaru lebih memilih streaming YouTube, menonton Music Video BTS, boyband K-Pop kesukaannya. Andaru berada jauh dari bisingnya berita carut marut politik karena ia menghabiskan masa SMP dan SMA di Singapura. Saat berkuliah pun, Andaru menempuh pendidikan di Northumbria University, Newcastle upon Tyne, Inggris.

“Karena aku pikir politik di Indonesia very dirty, tidak jujur, banyak caci maki dari sana sini, aku nggak mau ada di dalamnya. Ngapain mikirin politik kalau nggak membawa dampak positif buat aku,” ucap Andaru yang kembali ke Indonesia pada pertengahan 2017 lalu. Meski memegang KTP DKI Jakarta, Andaru juga tidak mengikuti Pe,milihan Kepala Daerah karena kondisinya tidak memungkinkan untuk ikutan nyoblos.

Aku pikir politik di Indonesia very dirty, tidak jujur, banyak caci maki dari sana sini, aku nggak mau ada di dalamnya’

Semakin mendekati Pilpres, Andaru masih belum juga bisa menentukan sikap. Sampai akhirnya Andaru berkenalan dengan Media Center Prabowo Sandi. Bersama teman-temannya belakangan, Andaru yang mengambil jurusan Komunikasi Massa dan Bisnis ini lantas ambil bagian dalam GMI.

“Aku mulai menemukan sesuatu yang menarik dari pasangan nomor 2 ini. Dan aku juga nggak mau lagi untuk tidak peduli karena aku baru disadarkan dampak keputusan pemerintah terhadap nasib negara. Kalau aku memilih yang tidak tepat, nasib negara ini bagaimana dengan kebijakan yang mereka buat,” kata Andaru, ia kini menjabat sebagai Wakil Koordinator Bidang Media dan Hubungan Eksternal GMI.

Sebagai anak milenial, Andaru khawatir dengan bonus demografi di tahun 2020 hingga 2030 mendatang. Apalagi ia sering mendengar curhat susahnya mendapat lapangan pekerjaan setelah menamatkan SMA atau kuliah dari teman-temannya. Kalau pun ada pekerjaannya tidak sesuai dengan minat sehingga jadi sering gonta ganti tempat bekerja. Teman Andaru yang kebanyakan kuliah di luar negeri juga memutuskan untuk tidak kembali ke Indonesia karena prospek bekerja di luar negeri lebih menjanjikan.

Saat masih kuliah di Northumbria University, Andaru merasakan mudahnya terhubung dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Ketika menginjak semester akhir, perusahaan menjemput bola dengan menawarkan mahasiswa yang akan lulus untuk wawancara kerja. Ada semacam bank data berisi informasi prestasi dan pencapaian akademik yang dapat diakses oleh perusahaan. Berkat bank data ini, Andaru sudah mendapat dua tawaran pekerjaan. Namun tawaran itu ia tolak mentah-mentah karena ingin pulang ke Indonesia.

“Pak Sandi selalu bilang peran anak muda amat penting untuk kemajuan negara ini, makanya pasangan calon nomor dua menyediakan program Rumah Siap Kerja. Lewat sistem ini cara mencari lapangan pekerjaan akan dirombak. Ini terobosan yang bagus. Dengan adanya sistem itu, aku merasa lebih aman aja sih,” kata Andaru.

Permintaan Maaf Romahurmuziy kepada PPP dan Hubungannya dengan Partai

Liputan6.com, Jakarta – Mengenakan rompi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berwarna oranye, Romahurmuziy atau Romi, Jumat pagi tiba di Gedung Merah Putih lembaga antirasuah ini. 

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Jumat (22/3/2019), sebelum memasuki Gedung KPK, Romi menyatakan akan bersikap kooperatif dalam pemeriksaan.

Romi juga menyatakan permintaan maafnya kepada seluruh kader PPP dan menyatakan apa yang telah dilakukannya tidak ada hubungannya dengan partai.

“Meskipun saya sudah menyampaikan secara tertulis, saya juga sekali lagi ingin menyampaikan permohonan maaf kepada kader PPP. Apa yang saya lakukan tidak ada sangkut pautnya dengan partai,” kata Romahurmuziy. (Rio Audhitama Sihombing) 

Luncurkan On My Way, Alan Walker Berterima Kasih kepada PUBG

Liputan6.com, Jakarta – Musikus EDM Alan Walker baru-baru ini menggandeng Sabrina Carpenter dan Farruko untuk single terbarunya, On My Way. Lagu soundtrack gim ponsel PUBG ini sudah bisa didengarkan sejak Kamis (21/3/2019) lalu.

Suara Farruko yang terdengar sangat Latin, mengisi lirik On My Way pada bagian rap berbahasa Spanyol. Tema lagu ini berkisah tentang hubungan asmara yang berakhir setelah sang pria memutuskan untuk pergi jauh demi kebaikan kedua belah pihak, seperti disampaikan Billboard.com, Kamis.

Tak hanya dalam format single audio, lagu On My Way juga sudah memiliki sebuah videoklip. Digambarkan dalam videonya, seorang wanita muda sedang mencari bebatuan misterius yang membawanya pada perjalanan penting demi menyelamatkan planetnya.

Alan Walker mengaku terhormat bisa menggandeng dua penyanyi yang dianggapnya memiliki bakat hebat dalam bermusik itu. Kekagumannya tersebut disampaikan dalam sebuah pernyataan tertulis.

Saatnya Ajax Tuntaskan Dendam kepada Juventus

Liputan6.com, Amsterdam – Ajax Amsterdam akan menghadapi Juventus di dua laga perempat final Liga Champions. Laga pertama akan digelar markas Ajax, Johan Cruyff Arena, 10 April 2019. Sementara laga kedua giliran Ajax dijamu Juventus enam hari kemudian.

Menurut mantan manajer Ajax, David Endt, ini adalah kesempatan besar bagi Ajax untuk membalas sakit hati mereka yang telah begitu lama belum tertuntaskan. Ya, Juventus pernah jadi mimpi buruk Ajax di final Liga Champions 1996.

Ketika itu , dalam laga final yang digelar di Roma, Italia, Juventus berhasil membuat Ajax tersungkur, dan meraih gelar juara Liga Champions. Laga itu dimenangkan Juventus lewat adu tendangan penalti.

“Juventus memang benar-benar tim favorit. Sulit dimungkiri,” ujar Endt, kepada Radio Kiss Kiss. “Tapi, dengan tradisi sepak bola kuat yang dimiliki Ajax, segalanya bisa saja terjadi.”

Ditambah dengan faktor ingin membalas dendam, kata Endt, kali ini, bisa saja Ajax yang akan mempermalukan Juventus. “Ya, saat ini ada yang kami perjuangkan. Balas dendam,” ujar Endt yang jadi manajer Ajax pada periode 1993-2013.

Luapan Emosi Bahar bin Smith Kepada Jokowi

BandungBahar bin Smith meluapkan emosinya kepada Presiden Jokowi. Terdakwa kasus penganiayaan itu mengancam Jokowi karena merasa tak mendapat keadilan.

Kalimat ancaman kepada orang nomor satu di Indonesia itu dilontarkan Bahar seusai sidang kasusnya yang beragendakan mendengar tanggapan jaksa terkait nota keberatan atau eksepsinya di Gedung Arsip dan Perpustakaan, Jalan Seram, Kota Bandung, kemarin. Sambil berjalan meninggalkan ruang persidangan, Bahar mengucapkan kalimat ancaman dengan nada serius.

“Sampaikan ke Jokowi, tunggu saya keluar!” ucap Bahar sambil berjalan.

Bahar sempat terdiam sejenak sambil berjalan dikawal aparat kepolisian. Mulutnya kembali berucap dan melontarkan kalimat berupa ancaman kepada Jokowi.

“Ketidakadilan hukum, ketidakadilan hukum dari Jokowi, tunggu saya keluar dan akan dia rasakan,” ucap Bahar.

“Tunggu saya keluar dan rasakan pedasnya lidah saya,” kata Bahar menambahkan kalimatnya.

Pernyataan Bahar ini dianggap kuasa hukumnya sebagai luapan emosi Bahar. Pengacara Bahar mengamini terkait ketidakadilan status hukum yang menjerat kliennya.

“Ya itu kan kita maklum. Mungkin proses persidangan kan lama. Beliau mungkin ada kekesalan sendiri dengan Pak Jokowi, begitu,” ucap salah seorang pengacara Bahar, Ichwan Tuankotta saat dihubungi.

“Itu bagian proses luapan emosi beliau saja lah,” kata Ichwan menambahkan.

Pernyataan Bahar juga ditanggapi oleh istana. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menilai Bahar melakukan penggiringan opini. Moeldoko menilai ancaman yang dikeluarkan Bahar kepada Jokowi tidak tepat. Sebab, apa yang dilontarkan Bahar membuat opini seolah kasus yang dialami Bahar merupakan intervensi dari Jokowi.

“Saya pikir itu tidak tepat bahwa seolah-olah presiden yang melakukan law enforcement, itu perlu belajar lagi itu Smith itu, bukan begitu bahwa semua persoalan hukum itu ada yang menangani,” kata Moeldoko di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Moeldoko menegaskan Jokowi tidak pernah melakukan intervensi hukum. Sehingga, salah besar jika ada anggapan bahwa proses hukum yang dialami Bahar merupakan intervensi dari Jokowi.

“Presiden sama sekali tidak pernah intervensi atas persoalan-persoalan hukum. Jadi kalau seolah-olah dituduhkan karena Pak Jokowi, ini salah sasaran salah alamat itu, bahwa semua hal-hal yang berkaitan dengan pelanggaran hukum adalah ditangani sepenuhnya oleh aparat penegak hukum tentunya,” kata Moeldoko.

“Jadi presiden dalam konteks ini sama sekali tidak intervensi tidak ikut campur dan seterusnya atas proses hukum yang dijalani oleh saudara smith, jadi menurut saya tidak tepat,” tandasnya.
(dir/ern)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

5 Cerita Serangan Balik Orangtua Murid kepada Oknum Guru yang Dinilai Ngawur

Untuk kesekian kalinya, orang tua murid melaporkan guru yang mendidik anaknya ke kantor polisi karena dugaan penganiayaan. Kejadian ini terjadi beberapa waktu lalu di SD Negeri 1 Dua Pitue, Kelurahan Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. 

Guru  itu bernama Sahrati, sementara orang tua murid yang melaporkan guru tersebut ke kantor polisi adalah Niar. Niar tidak terima karena betis anaknya, UL, dipukul menggunakan kayu oleh Sahrati.

“Kejadiannya hari Selasa, 27 Februari 2108 lalu,” kata Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Anita Taherong, kepada Liputan6.com, Rabu, 14 Maret 2018.

Anita menceritakan, kala itu putri semata wayang Niar itu sedang bermain dengan teman-temannya, tapi tiba-tiba dua anak menangis karena terjatuh lantaran didorong UL.

“Ada dua anak menangis, gurunya (Sahrati) tanya kenapa menangis, anak itu mengaku kalau didorong oleh anaknya pelapor (Niar),” ucap Anita.

Sahrati kemudian memanggil UL. Anita mengatakan Sahrati lalu menanyakan pengakuan dua teman UL yang mengaku didorong hingga terjatuh. Sahrati kemudian mengangkat rok UL dan memukul betis anak didiknya itu menggunakan mistar kayu.

“Sempat ditanya kenapa melakukan hal tersebut dan akhirnya dipukul pakai kayu betisnya,” ucap Anita.

Sepulang dari sekolah, UL kemudian melaporkan kepada ibunya bahwa betisnya telah dipukul gurunya. Tak terima, Niar kemudian melaporkan kejadian yang dialami anaknya ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sidrap.

“Iya melapor ke Unit PPA, ini sementara kita carikan solusi,” ucap Anita.

Berbagai macam upaya agar persoalan ini tidak semakin berlarut-larut telah dilakukan oleh pihak kepolisian. Namun, upaya mediasi itu juga selalu saja menemui jalan buntu. “Kita sudah berusaha mediasi, tapi orangtua murid tidak mau terima,” kata Anita.

Niar, orangtua UL, bahkan mengajukan berbagai macam persyaratan untuk dirinya mencabut laporannya di pihak kepolisian. Salah satunya adalah meminta agar Sahrati dimutasi dari tempatnya mengajar.

“Ya, salah satunya itu, dia mau cabut laporan kalau terlapor (Sahrati) dimutasi dari tempatnya mengajar. Terus terang itu di luar wewenang kita, pihak kepolisian. Yang bisa mutasi kan Dinas Pendidikan,” ucap Anita.

Yang jelas saat ini, ucap Anita, pihaknya tengah berkomunikasi dengan Ikatan Guru Indonesai (IGI) Kabupaten Sidrap untuk mencarikan solusi agar persoalan ini dapat cepat terselesaikan. “Besok (Kamis, 15 Maret 2018) kita akan kembali bertemu dengan IGI Sidrap untuk mencari solusi,” dia memungkasi.

Jokowi: Mengurus Negara Tidak Mudah, Berikan Kepada yang Berpengalaman

Liputan6.com, Bandung – Calon presiden nomor urut 01, Jokowi menghadiri acara deklarasi Alumni Jabar Ngahiji, Gebrakan Satu Jabar Bandung Ngahiji di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Jalan Dipatiukur, Minggu (10/3/2019).

Dalam kunjungannya itu Jokowi memberikan pidato. Ia meminta pendukungnya berhati-hati dalam memilih pemimpin.

Hal itu terkait pengalamannya mengurus negara. Ia mengatakan, Indonesia adalah negara besar, di mana penduduknya 269 juta jiwa yang tersebar di 34 provinsi.

“Kita sadar bahwa mengelola negara sebesar Indonesia ini tidak mudah, tidak gampang,” ujar Jokowi.

Jokowi bersyukur karena sudah berpengalaman di pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Wali Kota Solo dua periode, Gubernur DKI Jakarta, dan Presiden.

“Pengalaman itulah yang menambah dorongan motivasi dan memudahkan saya mengelola pemerintahan,” kata Jokowi.

“Jadi perlu saya ingatkan lagi, dengan negara sebesar Indonesia mengelolanya tidak mudah tidak gampang. Jadi jangan diberikan kepada yang belum berpengalaman,” sambung Jokowi yang disambut riuh para hadirin.

Sebelum memberi sambutan, Jokowi sempat menyimak deklarasi dari perwakilan Jabar Ngahiji, Nila Oktaviani.

“Kami rakyat Jabar Ngahiji, alumni perguruan tinggi, relawan, komunitas Jabar, meneguhkan tekad untuk memenangkan Jomin (Jokowi-Amin) dalam Pilpres 2019. Kami bertelad akan memerangi hoaks, fitnah, dan upaya menghancurkan kokoh bentengnya pancasila,” kata Nila.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla telah genap berjalan empat tahun.

Bisikan Lukaku kepada Rashford Bantu MU Depak PSG

Liputan6.com, Jakarta Romelu Lukaku sempat cekcok dengan rekan setimnya Paul Pogba gara-gara tidak diizinkan jadi eksekutor penalti saat Manchester United (MU) menang 3-2 atas Southampton, Minggu lalu. Namun saat mendapat kesempatan seperti itu lagi, Lukaku justru malah meminggir. 

Lukaku seharusnya mendapat kesempatan untuk mencetak hattrick pada pertandingan melawan Paris Saint Germain (PSG), Kamis dini hari WIB (7/3/2019). Pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2018/19 itu, Lukaku sudah mencetak dua gol (2′ dan 30′), ketika pengadil lapangan memberikan hadiah penalti kepada Setan Merah pada masa injury time

MU sangat membutukan gol tambahan untuk menyamakan agregat gol menjadi 3-3 setelah tertinggal 0-2 di leg pertama. Seharusnya Lukaku berkesempatan untuk maju sebagai eksekutor mengingat pemegang tanggung jawab itu, Paul Pogba, absen dalam duel ini. 

Namun Lukaku malah meminggir. Pemain asal Belgia itu malah memberikannya kepada Marcus Rashford yang sama sekali belum pernah mengeksekusi penalti bersama MU. Beruntung Rashford berhasil menjalankan tugasnya dan membawa MU unggul 3-1 atas PSG. MU pun melaju ke perempat final Liga Champions setelah unggul gol tandang. 

Lantas apa yang membuat Lukaku melepas kesempatan mencetak hattrick bagi MU? 

Menteri Rini Sosialisasikan LinkAja kepada 1.500 Santri

Liputan6.com, Cirebon – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno melakukan sosialisasi LinkAja di hadapan 1.500 santri pada Kamis (7/3/2019). Hal itu dilakukan Rini saat mengunjungi Pondok Pesantren Buntet di Cirebon, Jawa Barat.

LinkAja merupakan sistem pembayaran elektronik terbaru yang diluncurkan delapan entitas BUMN. Yakni, Bank Mandiri, BNI,  BRI, BTN, Pertamina, Jiwasraya, Telkomsel dan Danareksa.

Kehadiran LinkAja akan membantu dan mempermudah transaksi nasabah. LinkAja juga bentuk integrasi layanan pembayaran digital BUMN seperti T-cash milik Telkomsel, Yap! BNI, e-Cash Bank Mandiri dan T-bank dari Bank BRI.

“Kita bisa membuat sistem pembayaran Indonesia yang kita namakan LinkAja. Adik-adik kalau hari ini download LinkAja, kalau punya telepon biasa pakai sms, kalau Android itu lewat PlayStore. Ayo download,” kata Rini Soemarmo di GOR Mbah Muqoyim Buntet Pesantren, Cirebon, Jawa Barat, seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis pekan ini.

Saat ini sudah banyak restoran hingga pasar swalayan yang bisa menggunakan aplikasi LinkAja.

LinkAja bakal menyediakan berbagai layanan, seperti pembayaran tagihan (listrik, PDAM, BPJS, internet); transaksi di merchant seperti Pertamina, pembayaran moda transportasi, hingga pembelian online.

Rini juga sempat mencoba kemudahan bertransaksi dengan menggunakan LinkAja di stand penjualan makanan, minuman dan beras. 

“Ini apa? Mau dong satu. Saya bayar pakai LinkAja ya,” ucap Rini yang kemudian membeli minuman Papa Aus.

Tak hanya beli minuman, Rini juga membeli satu karung beras dengan menggunakan pembayaran LinkAja.

Pada kesempatan yang sama, Rini juga mendorong agar para santri untuk bisa menjadi wirausaha serta tetap menjaga lingkungan sekitar. 

Saat ini sudah ada beberapa program BUMN yang memang untuk pesantren. Salah satunya Program Usaha Santri yang diharapkan dapat membantu para santri yang ingin membuka usaha ke depannya.

2 dari 2 halaman

Perkembangan Jalan Tol

Selain itu, Rini menuturkan, aset BUMN saat ini mencapai Rp 8.100 triliun. Aset BUMN itu meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan akhir 2014 yang hanya Rp 5.200 triliun.

“Aset BUMN di akhir 2014 yaitu Rp 5.200 triliun dan sekarang di akhir tahun 2018 sudah mencapai Rp 8.100 triliun jadi hampir naik dua kali lipat,” kata Rini, seperti dikutip dari laman Antara.

Ia menambahkan, kenaikan aset BUMN juga mendorong keuntungan BUMN naik tajam. Pada akhir 2018, keuntungan BUMN mencapai Rp 188 triliun.

Lanjut Rini, keuntungan BUMN pada 2014 Rp 174 triliun. Kenaikan itu tidak lepas dari peran semuanya termasuk doa para kiai dan santri.

“Tapi untuk 2018 masih prognosa dan InsyaAllah masih tinggi lagi, karena auditnya belum selesai jadi kenaikannya cukup besar,” tutur dia.

Rini menuturkan, Kementerian BUMN membawahi sebanyak 143 perusahaan. Ini akan terus ditingkatkan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Presiden Joko Widodo.

Rini menuturkan, Presiden Joko Widodo ingin BUMN semakin kuat sehingga sejahterakan masyarakat dan membangun Indonesia.

“Kami bersama-sama bisa merealisasikan impian bapak presiden dan terus berharap BUMN semakin kuat, agar bisa memberikan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia,” kata dia.

Ia mengatakan, capaian BUMN itu bukan hanya keuntungan dan aset tetapi juga sudah dibangun oleh BUMN seperti jalan tol. Pada awal Indonesia merdeka hingga akhir 2014 itu hanya terbangun 720 KM.

“Sedangkan untuk pembangunan jalan tol pada pemerintahan Jokowi oleh kami BUMN dari permulaan 2015 sampai akhir 2018 sudah sepanjang 780 KM,” tutur Rini.



Saksikan video pilihan di bawah ini:

Thiago Silva kepada Fans PSG: Maafkan Kami

ParisParis Saint-Germain tersingkir dari Liga Champions setelah dikalahkan Manchester United. Tak bisa banyak berkata-kata, kapten PSG Thiago Silva pun meminta maaf.

PSG kalah saat menjamu MU di Parc des Princes dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis (7/3/2019) dini hari WIB. Tuan rumah ditumbangkan dengan skor 1-3.

Hasil tersebut menghapus keunggulan 2-0 yang sempat diraih PSG di leg pertama di Old Trafford. Dalam agregat imbang 3-3, PSG kalah produktivitas gol tandang.


Ini berarti PSG tersingkir di 16 besar Liga Champions tiga musim beruntun. Terakhir kali mereka mencapai perempatfinal adalah pada 2015/2016.

“Sulit untuk bicara. Sangat disayangkan,” ujar Silva seperti dikutip situs resmi UEFA.

Kami bermain sangat bagus di sana, tapi di sana kami tidak melakukan hal-hal yang kami bicarakan sebelum pertandingan.”

“Kami dalam laju yang bagus dan lagi-lagi cuma sampai di sini. Begitulah sepakbola. Tidak ada yang berjalan baik hari ini. Saya meminta kepada fans untuk memaafkan kami,” katanya.

(nds/ran)