Kasus Korupsi Dana Rehab Masjid Terdampak Gempa, Kakanwil: Saya Malu

Mataram – Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) NTB, Nasruddin mengaku prihatin terhadap perilaku beberapa stafnya yang kena operasi tangkap tangan (OTT) dana bantuan rehab masjid terdampak gempa NTB.

“Sangat prihatin. Perihatin dalam arti yang luas. Kita sangat terpukul rasanya dalam permasalahan ini,” ucap H Nasruddin saat dimintai tanggapannya soal staf PNS di Kemenag Lombok Barat yang terjaring OTT Polres Mataram, Jumat (18/1/2019).

Nasruddin juga merasa tidak nyaman dengan tingkah laku bawahannya karena telah mencoreng nama baik institusi yang dipimpinnya itu. Dia juga mengaku akibat perilaku korup di jajaran institusinya itu rasa malu tak dapat disembunyikan.

“Saya ndak enak makan, kami ndak enak makan. Kalau ndak OTT sih mungkin masih disembunyi-sembunyikan. Tapi karena di-OTT ini,” ucapnya.

Seperti diketahui, Kemenag RI melalui usulan Kanwil Kemenag NTB menggelontorkan dana Rp 6 miliar yang bersumber dari APBN. Pencairan pada tahap pertama itu untuk bantuan rehab masjid terdampak gempa sebanyak 58 masjid.
Namun ada laporan dari masyarakat yang menyebut proses pencairan dana rekonstruksi masjid lamban, hingga polisi melakukan penyelidikan. Buntutnya, BA dan IK ditangkap. BA dan IK diduga telah meminta uang atau memalak kepada pengurus masjid supaya mendapatkan dana rehab dari Kantor Kemenag NTB.

BA tertangkap tangan menerima uang Rp 10 juta dari pengurus Masjid Baiturrahman, wilayah Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Masjid tersebut merupakan salah satu masjid yang terkena dampak gempa pada 5 Agustus 2018 dan penerima dana rekonstruksi pascagempa dari Kemenag RI, yang sumber anggarannya berasal dari APBN senilai Rp 6 miliar.

(asp/asp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Barcelona vs Levante: Rakitic Kaget Chumi Bermasalah

Liputan6.com, Barcelona – Barcelona lolos ke perempat final Copa del Rey setelah unggul agregat 4-2 dari Levante. Pada leg kedua, Jumat (18/1/2018) dini hari WIB di Camp Nou Stadium, Barcelona menang 3-0.

Dua gol Barcelona dicetak oleh Ousmane Dembele (dua gol) dan Lionel Messi. Namun, bukan mereka yang dibicarakan, melainkan Juan Brandariz atau yang dipanggil Chumi.

Chumi merupakan pemain berusia 19 tahun, yang dimainkan Barcelona pada leg pertama babak 16 besar Copa del Rey. Sebelum tampil di Copa del Rey, Chumi dalam situasi sanksi larangan bermain karena akumulasi kartu kuning yang dia dapatkan saat bermain dengan Barca B di pentas Segunda B.

Masalah Chumi ini rupanya membuat gelandang Barcelona, Ivan Rakitic terkejut. Dia tak tahu pemain tersebut sedang terkena akumulasi kartu.

“Akumulasi Chumi? Saya baru tahu itu beberapa jam sebelum pertandingan (leg kedua). Ketika saya bangun tidur siang, kami mendapat banyak pesan. Namun kami fokus untuk memperhatikan hal lain,” ucap gelandang Barcelona asal Kroasia itu, dikutip dari Football Espana.

2 dari 3 halaman

Terancam Didiskualifikasi

Dengan memainkan pemain ilegal, Barcelona terancam didiskualifikasi. Sebab, Levante telah melaporkan Barcelona memainkan pemain ilegal pada leg pertama kepada RFEF, Federasi Sepak Bola Spanyol.

“Tidak ada yang membicarakannya karena itu bukan sesuatu yang bisa kami ubah,” kata Rakitic.

“Namun yang terpenting bagi kami, Barcelona bisa memainkan pertandingan hebat dan terus melaju,” ujar gelandang Barcelona berusia 30 tahun itu.

3 dari 3 halaman

Tuduhan Lucu

Barcelona menolak keras sudah memainkan pemain ilegal saat menghadapi Levante pada leg pertama 16 besar Copa del Rey 2018-2019. Saat itu, Barcelona kalah 1-2 dari Levante.

Barcelona menilai tuduhan sudah memakai pemain ilegal sebagai hal yang lucu. Mereka punya alasan kuat tidak melakukan kesalahan.

“Yang lucu adalah bahwa seorang dari federasi belum memberi tahu apa pun kepada kami. Itu logika kami untuk melihat situasi Chumi,” ucap Josep Vives, juru bicara Barcelona, dikutip dari Marca.

Saksikan video pilihan berikut ini:

PKS Sindir Arahan Saling Apresiasi di Debat Capres: Kayak Anak SMA

JakartaPKS menyindir arahan moderator debat perdana Pilpres 2019 agar para calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres) saling mengapresiasi. Arahan semacam itu dianggap PKS tidak sesuai. Lho kok?

“Menurut saya itu jadi tidak benar dari moderator. Masa sih sekelas capres-cawapres diminta untuk pernyataannya yang damai, kemudian juga pun saling apresiasi. Ini kayak untuk anak-anak SMA. Jadi harusnya nggak perlu kayak begituan,” kata Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (18/1/2019).

“Ini para capres-cawapres itu kan para negarawan gitu ya, mereka ngertilah apa yang harus mereka lakukan. Tidak perlu dibegituin gitu lho,” imbuhnya.
Menurut Hidayat, hal yang penting adalah kedua paslon bisa saling berangkulan dan saling menyapa. Hidayat juga menyebut hal yang penting adalah rakyat mendapatkan pencerahan tentang kedua capres-cawapres.

“Setelah tahun 2014 yang lalu mereka berdebat, sekarang berdebat lagi, hasilnya bagaimana? Dulu yang disampaikan Pak Jokowi tahun 2014 ternyata dikonfirmasi oleh beliau sampai hari ini pun beliau belum melaksanakan dan beliau tidak menyadari bahwa beliau melaksanakan,” ujarnya.

Hidayat juga menyoroti Jokowi yang dilihatnya banyak menyerang Prabowo secara personal. Padahal menurutnya, Prabowo tidak melayangkan serangan kepada lawannya itu secara personal.

“Ya terutama, kalau yang saya pahami sih Pak Prabowo tidak secara personal gitu ya menyerang Pak Jokowi. Tapi kadang-kadang Pak Jokowi yang malah menuntut, kan termasuk tentang caleg dari Gerindra yang kata beliau paling banyak mantan napi koruptornya dan itu ditandatangani oleh Ketua Umum dan Ketua Umumnya Pak Prabowo. Ini kan sebuah blunder ya,” tutur Hidayat.

Menurut Hidayat, caleg di tingkat nasional yang paling banyak mantan napi koruptor bukanlah dari Gerindra, melainkan dari partai lain. Namun, Hidayat tak menyebut secara gamblang apa partai yang dimaksudnya.

“Jadi tohokan yang agak individual ini menurut saya agak melenceng, tidak kena sasarannya. Lebih daripada itu, orang juga kemudian menjadi diingatkan tentang sikap Pak Jokowi. Justru Pak Jokowi lah yang tegas menyampaikan bahwa mantan napi koruptor itu juga punya hak untuk dicalegkan. Itu pernyataan Pak Jokowi sendiri. Nah, kalau sikap dasar beliau demikian kenapa beliau mengkritik orang lain?” tegasnya.

Sebelumnya, pada sesi closing statement, masing-masing paslon tidak ada yang memberikan pernyataan apresiasi kepada lawan debat. Padahal kedua paslon diminta menutup debat perdana dengan pernyataan menyejukkan sekaligus apresiasi antarpaslon.

Capres Jokowi saat menyampaikan closing statement menegaskan bersama cawapres Ma’ruf Amin sudah memahami persoalan bangsa. Jokowi menegaskan tidak ada beban masa lalu dalam memimpin pemerintah.

Hal yang sama dilakukan capres Prabowo. Prabowo dalam closing statement-nya menegaskan dirinya bersama cawapres Sandiaga Uno bertekad mencari jalan keluar atas kebocoran-kebocoran di negara.

Setelah itu, kedua pasangan bersalaman. Sandiaga bahkan mencium tangan Ma’ruf Amin.
(azr/dhn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kemlu RI Pulangkan WNI yang Bebas dari Ancaman Hukuman Mati di Malaysia

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Luar Negeri RI telah memulangkan dan menyerahterimakan dua WNI yang terbebas dari ancaman hukuman mati di Malaysia kepada pihak keluarga. Prosesi itu dilaksanakan di Kemlu RI Jakarta pada 17 Januari 2019.

Kedua WNI tersebut adalah Siti Nurhidayah asal Brebes, Jawa Tengah, dan Mattari asal Bangkalan, Madura.

Siti Nurhidayah (SN) ditangkap pada 6 November 2013 dalam penerbangan transit di Penang dari Guang Zhou membawa narkotika jenis sabu. Hasil pendalaman Tim Perlindungan WNI menguatkan keyakinan bahwa SN adalah korban penipuan.

Dalam proses persidangan, pengacara berhasil menghadirkan sejumlah saksi kunci yang mengetahui dan bersaksi bahwa SN adalah korban. SN dibebaskan dari semua dakwaan pada 15 November 2018.

“Hasil pendalaman Tim Perlindungan WNI terhadap 2 kasus ini memperkuat keyakinan bahwa Siti Nurhidayah adalah korban penipuan. Demikian pula dengan Mattari adalah korban salah tangkap. Karena itu kita berikan pendampingan dan pembelaan semaksimal mungkin,” ujar Lalu Muhamad Iqbal, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, dalam rilis yang diterima Liputan6.com, Jumat (18/1/2019).

Sementara itu, Mattari ditangkap pada 14 Desember 2016 di sebuah proyek konstruksi tempatnya bekerja di negara bagian Selangor, Malaysia. Mattari dituduh melakukan pembunuhan terhadap seorang WN Bangladesh yang jenazahnya ditemukan dekat tempatnya bekerja.

Pengacara KBRI Kuala Lumpur, Gooi & Azzura, berhasil meyakinkan hakim bahwa bukti-bukti yang ada tidak memadai, khususnya karena tidak ada saksi yang melihat atau mengetahui langsung kejadian tersebut. Pada 2 November 2018, Hakim di Mahkamah Tinggi Syah Alam membebaskan Mattari dari semua tuduhan. Namun demikian, baru 8 Januari 2019, ijin pemulangan diterima dari Imigrasi Malaysia.

“Selama proses hukum, KBRI selalu memberikan pendampingan kepada keduanya. Termasuk dalam bentuk memfasilitasi komunikasi dengan keluarga masing-masing,” ungkap Galuh Indriyati, staf KBRI Kuala Lumpur yang selama ini melakukan kunjungan ke penjara dalam rangka pendampingan bagi WNI yang menjalani proses hukum di wilayah kerja KBRI Kuala Lumpur.

Sementara itu, putra tunggal Siti Nurhidayah, Muhamad Ali Al Farisi atas nama keluarga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah atas pendampingan dan pembelaaan yang diberikan kepada ibunya.

“Saya tidak tahu harus mengucapkan apalagi selain terima kasih kami sekeluarga atas perjuangan Pemerintah membebaskan Ibu saya yang korban penipuan. Semoga menjadi pelajaran bagi yang lain,” ujar mahasiswa semester 8 Teknik Elektronika yang ditinggal ibunya saat di kelas 2 SMA ini.

Sejak 2011, sebanyak 442 WNI terancam hukuman mati di Malaysia. Pemerintah berhasil membebaskan sebanyak 308 WNI dan saat ini masih ada 134 WNI terancam hukuman mati, menurut data Kementerian Luar Negeri RI.


Simak video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

WNI Dibebaskan dari Sandera Abu Sayyaf di Filipina

Di lain kabar, seorang nelayan warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi sandera Abu Sayyaf, Samsul Saguni, dilaporkan telah dibebaskan dari sekapan kelompok separatis yang berbasis di sekitar kepulauan selatan Filipina itu.

Menurut keterangan dari Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Indonesia, Lalu Muhammad Iqbal, Samsul dilepaskan pada Selasa, 15 Januari 2019, sekitar pukul 15.35 waktu setempat.

“Samsul Saguni saat ini masih berada di Pangkalan Militer Westmincom di Jolo, Filipina Selatan, guna pemeriksaan kesehatan dan menunggu diterbangkan ke Zamboanga City,” tutur Iqbal saaat dihubungi Liputan6.com pada Rabu (16/1/2019).

Setelah diserahterimakan secara resmi kepada KBRI Manila, Samsul akan diproses pemulangannya ke Indonesia. Meski demikian, waktu pengembalian korban ke Tanah Air belum bisa dipastikan.

“Tergantung kondisi di Filipina,” ujar Iqbal.

Samsul Saguni diculik pada 11 September 2018 di perairan pulau Gaya, Semporna, Sabah. 

Seorang WNI lainnya atas nama Usman Yunus, yang diculik oleh Abu Sayyaf bersamaan dengan Samsul, telah lebih dahulu bebas pada tanggal 7 Desember 2018.

Sebelumnya, keduanya disekap bersama dengan tiga korban penculikan lainnya –seorang warga negara Malaysia dan dua orang WNI– di perairan Kinabatangan, dekat dengan Pulau Tawi Tawi di Filipina, ketika menangkap ikan di wilayah ini. Baca selengkapnya…

Usai Berhenti dari ITB, Begini Kabar Izhak dan 9 Adiknya

Liputan6.com, Polewali Mandar Masih ingat dengan Muhammad Izhak? Ya, dia adalah mantan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang memutuskan berhenti kuliah demi merawat sembilan adiknya. Keputusan itu diambil mantan mahasiswa Fakultas Teknik Kimia angkatan 2013 itu setelah kedua orangtuanya meninggal karena sakit.

Izhak tersenyum semringah saat Liputan6.com menyambangi kediamannya di Dusun Tojangan, Desa Pasiang, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Kamis sore, 17 Januari 2019. Kehidupan pemuda berusia 23 tahun itu kini jauh lebih baik.

Kisah Izhak yang harus berhenti kuliah demi merawat sembilan adiknya pada Desember 2017 berhasil menggugah hati banyak orang, baik itu secara personal maupun secara kelompok yang tergabung dalam suatu organisasi. Bantuan itu ada yang berupa uang, ada pula yang berupa benda.

“Jumlahnya ratusan juta, saya tidak bisa hitung totalnya secara detail,” kata Izhak kepada Liputan6.com.

Yang jelas, bantuan itu seluruhnya dipergunakan mantan mahasiswa ITB itu dengan sangat hati-hati. Selain untuk biaya adik-adiknya sekolah, bantuan yang masuk ke rekening pribadi milik Izhak itu juga digunakan Izhak untuk melanjutkan kuliahnya di Universitas Terbuka Majene.

“Saya ambil jurusan manajemen, karena tidak ada jurusan Teknik Kimia. Saya mengulang dari awal, sekarang baru mau masuk semester dua. Setiap Sabtu Minggu saya bolak-balik ke Majene untuk ngampus,” paparnya.

Mantan mahasiswa ITB itu sengaja memilih kuliah pada hari Sabtu dan Minggu agar tetap ada yang bisa mengurus si bungsu, Muhammad Chairul, yang baru berumur dua tahun. “Kalau Sabtu-Minggu kan adik saya yang cewek bisa merawat Chairul,” imbuhnya.

2 dari 3 halaman

Pengusaha yang Dermawan Bantu Izhak

Izhak dan sembilan adiknya tak lagi tinggal di rumahnya yang lama, ia kini memiliki rumah baru yang dibangun di atas tanah peninggalan ayahnya tak jauh dari tempat tingggal sebelumnya. Biaya pembangunan rumah baru sederhana itu diberikan oleh seorang dermawan asal kota Surabaya.

“Sekarang tinggal di sini, ini rumah dibangunkan oleh seorang pengusaha, dia minta namanya tidak disebutkan,” kata Izhak saat ditemui di kediamannya.

Kala itu, pengusaha asal Kota Pahlawan itu datang menggunakan mobil menemui Izhak. Kepada pengusaha itu Izhak menyebutkan bahwa ia memiliki sebuah tanah yang telah dibanguni fondasi rumah, tetapi pembangunannya belum dilanjutkan karena terkendala biaya.

“Saya tidak tahu dari mana dia tahu rumah saya, kemungkinan dari supirnya yang antar itu. Setelah saya jelaskan tentang tanah ini dia langsung tawarkan untuk bangunkan rumah,” ucap Izhak.

Tak hanya dari pengusaha asal Surabaya itu, seorang TKW di Arab Saudi juga memberikan bantuan kepada Izhak dan saudara-saudaranya. Bahkan, majikan TKW tersebut yang diceritakan kisah tentang Izhak juga ikut memberikan bantuan.

“Majikannya TKW itu bahkan menjadi semacam donatur tetap untuk keluarga saya,” ungkap Izhak.

3 dari 3 halaman

Bantuan Alumni ITB

Ikatan Alumni ITB sendiri tidak tinggal diam melihat apa yang dialami Izhak kala itu. Bantuan demi bantuan diberikan baik dari alumni fakultas maupun alumni kampus.

“Ada banyak sekali bantuan dari kakak-kakak alumni. Dari Ikatan Alumni Teknik Kimia, Ikatan Alumni ITB Sulawesi Selatan dan Barat, maupun Ikatan Alumni ITB yang organisasi besar,” ucapnya.

Saat ini, Izhak sedang disibukkan dengan pembangunan Production Center yang digagas oleh Ikatan Alumni ITB. Production Center itu nantinya akan menjadi lahan usaha agar Izhak dapat melanjutkan hidup.

“Jadi ini yang sementara saya bangun, Production Center, nanti di sini jadi tempat pemeliharaan ternak modern dan pengembangan pembuatan gula aren,” jelas Izhak sambil menunjukkan lokasi pembangunan Production Center-nya.

Izhak menyebutkan biaya pembangunan Production Center itu seluruhnya ditanggung oleh ikatan alumni ITB. Tak hanya itu, dalam prosesnya, IA ITB juga terus mengontrol pembangunan Production Center tersebut.

“Kemarin salah satu perwakilan ikatan alumni datang lihat sudah sejauh mana perkembangannya. Kalau di persentasekan ini kira-kira sudah rampung 70 persen,” jelasnya.

Menurut Izhak, production center yang tengah ia bangun adalah model tempat perawatan hewan ternak yang sangat mutakhir, model seperti itu pertama kali digunakan oleh Darmono di Cikampek.

“Jadi ini yang kedua, semoga bisa sebesar punya Pak Darmono, kemarin sebelum saya bangun ini saya sempatkan untuk ke tempat pak Darmono melihat bagaimana punya dia,” ucapnya.

“Yang jelas semoga apa yang tengah saya geluti ini dapat menjadi berkah buat saya dan keluarga saya,” ia memungkasi.


Saksikan video pilihan menarik berikut:

Sebentar Lagi Disidang, Begini Perkembangan Kasus Ujaran Kebencian Ahmad Dhani

Liputan6.com, Jakarta – Musisi sekaligus politikus Partai Gerindra Ahmad Dhani terjerat kasus ujaran kebencian. Dia ditengarai mengeluarkan pernyataan yang menimbulkan kegaduhan.

Pernyataan tersebut dilontarkan Ahmad Dhani melalui jejaring sosial twitter. Dalam cuitannya, dia menyebut kata idiot yang menyinggung salah satu unsur massa pengunjuk rasa menolak deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya, beberapa waktu lalu.

Akibat cuitannya itu, Ahmad Dhani harus menjalani proses hukum dan menghadiri persidangan. Dalam surat tuntutan yang dikeluarkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 26 November 2018 lalu, dia dijatuhkan hukuman pidana dua tahun penjara.

“Berdasarkan uraian di atas kami Jaksa Penuntut Umum menuntut Majelis Hakim yang memutuskan perkara ini menyatakan terdakwa terbukti secara sah menimbulkan kebencian terhadap suatu golongan. Dan menjatuhkan pidana dua tahun kepada terdakwa,” tandas jaksa.

Jaksa mendakwa Ahmad Dhani lantaran melanggar Pasal 45 huruf A ayat 2 junto 28 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 Junto UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE junto Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Sampai saat ini, proses hukum ujaran kebencian yang menjerat Ahmad Dhani masih terus bergulir. Berikut perkembangannya seperti yang dihimpun Liputan6.com:

2 dari 5 halaman

1. Dhani Mengaku Siap

Ahmad Dhani dalam salah satu pernyataannya menyatakan bahwa dirinya telah siap menjalani persidangan. Politikus asal Partai Gerindra tersebut mengaku sudah terbiasa menghadapi persidangan dan proses hukum.

“Ya siap aja. Kan saya sudah biasa menghadapi persidangan,” tandas Ahmad Dhani usai menjalani pemeriksaan kesehatan di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Kamis (17/1/2019).

Dia juga menuturkan, tidak ada persiapan khusus yang dia lakukan sebelum menjalani persidangan. Dhani hanya akan membawa bukti dan saksi ahli ke meja hijau.

“Tidak ada persiapan. Saat sidang hanya akan bawa bukti dan saksi ahli,” Dhani menandaskan.

3 dari 5 halaman

2. Kejari kerahkan 6 jaksa

Kejaksaan Negeri Surabaya akan mengerahkan enam orang jaksa untuk mengawal kasus ujaran kebencian dengan tersangka Ahmad Dhani. Hal itu disampaikan Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Surabaya, Didik Adyotmo.

“Ada satu tim yang mengawal. Satu tim itu terdiri dari enam orang jaksa, baik itu jaksa dari Kejaksaan Negeri Surabaya atau juga dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur,” kata Didik usai menerima pelimpahan tahap dua kasus tersebut di Kantor Kejaksaan Negeri Surabaya, seperti dikutip dari Antara, Kamis (17/1/2019).

Kendati demikian, Didik belum bisa menyebutkan sejumlah nama jaksa yang ditugaskan untuk mengawal kasus tersebut.

“Paling lambat 15 hari sudah segera disidangkan kasus ini,” katanya.

4 dari 5 halaman

3. Tidak bisa ditahan

Didik menyampaikan, Ahmad Dhani dijerat UU ITE dengan ancaman hukuman hanya 3 tahun sehingga tidak bisa ditahan.

Dia akan mengikuti prosedur yang menyebut tersangka bisa ditahan jika hukumannya di atas lima tahun penjara.

“Kejari akan menahan tersangka jika ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara. Untuk kasus ini hanya diancam tiga tahun penjara. Jadi tidak layak ditahan dan ini sudah sesuai SOP,” tutur Didik.

Rifqi Aufal Sutisna

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Cuitan Kocak Warganet Usai Saksikan Debat Pilpres 2019

Liputan6.com, Jakarta – Lini masa Twitter Indonesia masih panas dengan pembahasan seputar Debat Pilpres 2019 pertama yang diselenggarakan Kamis malam, 17 Januari 2019.

Bahasan seputar debat pilpres pun dicuitkan, termasuk cuitan-cuitan lucu setelah adu pemaparan visi misi kedua capres-cawapres 2019.

Warganet mencuitkan beragam tagar berkaitan dengan Debat Pilpres 2019 . Ada pendukung yang membela pasangan yang didukungnya sampai cuitan-cuitan kocak yang mewarnai lini masa.

#SetelahDebatPilpres dan #CurhatPilpres2019 termasuk ke dalam tagar yang banyak dikicaukan dengan berbagai cuitan kocak.

Pantauan Tekno Liputan6.com, Jumat (18/1/2019) di lini masa Twitter Indonesia, warganet masih ada yang gagal fokus dengan moderator debat capres, Ira Koesno.

Ada juga warganet yang mengaku lupa mengangkat gorengan bawang gara-gara fokus pada debat capres. Akibatnya, bawang gorengnya malah berubah menjadi abu.

Ada pula warganet yang kesal karena setelah debat capres, warganet pendukung kedua belah pihak malah bertikai di lini masa.

2 dari 3 halaman

Kesimpulan Debat Capres

Ulah lucu warganet yang juga dikicaukan di Twitter adalah, kesimpulan setelah debat, yakni pujian kepada cawapres nomor 2, Sandiaga Uno.

Pengguna Twitter lainnya menyebut setelah debat capres, mirip dengan dirinya dan pasangan yang saling bilang terserah saat hendak menentukan tempat makan.

3 dari 3 halaman

Curhat Setelah Debat

Tak berhenti di sana, warganet seolah tidak kehabisan bahan untuk membuat lini masa Twitter jadi penuh kegembiraan dan tawa. 

Melalui tagar #CurhatPilpres2019, pengguna Twitter mencuitkan hal-hal kocak berkaitan dengan curhat dirinya. Apa saja?

(Tin/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Perbedaan Nabi dan Rasul Menurut Islam, Serta Kisah 5 Ulul ‘Azmi

Liputan6.com, Jakarta Sebagai umat muslim, wajib hukumnya untuk meyakini bahwa Nabi dan Rasul adalah benar adanya meskipun belum pernah melihat sosoknya sekalipun. Namun, sebagian orang masih salah memahami perbedaan Nabi dan Rasul. 

Tidak sedikit orang yang menganggap Nabi dan Rasul adalah sama. Padahal, semua nabi tidak berarti rasul, namun rasul sudah pasti nabi.

Nabi dan Rasul adalah suri tauladan umat Islam yang semua perilakunya patut dicontoh oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Agar lebih paham terkait perbedaan Nabi dan Rasul, berikut adalah penjelasan mengenai Nabi dan Rasul yang perlu diketahui agar tidak salah dalam mengimaninya.

2 dari 5 halaman

Pengertian Nabi dan Rasul

Secara etimologi, kata “nabi” berasal dari kata naba yang berarti “dari tempat yang tinggi”. Sementara itu, pengertian Nabi secara umum adalah seorang manusia Hamba Allah SWT yang diberikan kepercayaan berupa wahyu dari Allah SWT untuk dirinya sendiri.

Dengan kata lain, wahyu yang diturunkan kepada Nabi kemudian tidak disampaikan kepada umatnya. Wahyu yang didapatnya tersebut kemudian hanya diamalkan oleh dirinya sendiri dan tidak ada kewajiban menyampaikan kepada umat atau kaumnya.

Sementara itu, kata “rasul” berasal dari kata risala yang berarti penyampaian. Rasul adalah seseorang yang diberikan wahyu dan kepercayaan oleh Allah SWT yang kemudian diamalkan dan berkewajiban menyampaikan wahyu tersebut kepada umatnya.

Mengenai jumlah Nabi dan Rasul, ada yang berpendapat bahwa jumlah Nabi adalah 124.000, sedangkan jumlah Rasul ada 312. Namun, dalam Al-Quran hanya terdapat beberapa nama Nabi dan Rasul yang disebutkan seperti dalam surat Al-Ghafir ayat 787 berikut:

“Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu. Tidak dapat bagi seorang Rasul membawa suatu mu’jizat melainkan dengan seizin Allah.” (Qs. Al-Ghafir: 787)

Terdapat 25 Nabi dan Rasul dalam Al-Qur’an dan Hadits yang wajib diimani oleh setiap Muslim, yaitu:

Adam AS, Idris AS, Nuh AS, Hud AS, Saleh AS, Ibrahim AS, Luth AS, Ismail AS, Ishak (Ishaq) AS, Yaqub AS, Yusuf AS, Syu’aib AS, Ayyub AS, Dzulkifli AS, Musa AS, Harun AS, Daud AS, Sulaiman AS, Ilyas AS, Ilyasa’ AS, Yunus AS, Zakaria AS, Yahya AS, Isa AS, Muhammad SAW

3 dari 5 halaman

Perbedaan Nabi dan Rasul

Lebih jauh, berikut beberapa perbedaan Nabi dan Rasul:

1. Nabi menerima wahyu dari Allah SWT untuk dirinya sendiri, sedangkan Rasul menerima wahyu dari Allah SWT untuk disampaikan kepada umatnya;

2. Nabi diutus kepada kaum yang sudah beriman, sedangkan Rasul diutus kepada kaum yang belum beriman (kafir);

3. Perbedaan Nabi dan Rasul ada pada jumlahnya. Jumlah Nabi sangat banyak yaitu kurang lebih 124.000 sedangkan jumlah Rasul adalah 312;

4. Semua Nabi tidak berarti Rasul, namun Rasul sudah pasti Nabi;

5. Perbedaan Nabi dan Rasul berdasarkan cara turunnya wahyu. Nabi hanya mendapatkan wahyu melalui mimpi, sedangkan Rasul dapat menerima wahyu melalui mimpi maupun melalui malaikat serta dapat melihat dan berkomunikasi secara langsung dengan malaikat;

6. Ada nabi yang dibunuh oleh kaumnya, namun seluruh rasul yang diutus Allah SWT selamatkan dari percobaan pembunuhan yang dilancarkan oleh kaumnya.

4 dari 5 halaman

Nabi Ulul ‘Azmi

Perbedaan Nabi dan Rasul juga dapat dilihat dari keteguhan hati yang sangat mengagumkan. Dari 25 nama-nama Nabi, terdapat 5 nabi yang mempunyai sifat Ulul ’Azmi yaitu para nabi yang mempunyai keteguhan hati sangat mengagumkan, tabah luar biasa, kesabarannya tidak terbatas, meskipun mereka mendapatkan berbagai macam ujian dari Allah SWT namun mereka tetap teguh, sabar, dan senantiasa bertawakal dalam menyampaikan ajarannya kepada umatnya.

5 dari 5 halaman

5 Nabi Ulul ‘Azmi

Kisah Nabi Nuh AS

Nuh adalah putra Lamik bin Matta Syalih bin Idris. Menurut Al-Quran, usia Nabi Nuh ialah 950 tahun (QS. Al-‘Ankabuut:14). Setelah Nabi Idris meninggal dunia, perilaku masyarakat semakin menyimpang. Begitu juga kaum Nuh, yang ketika itu menyembah berhala. Selain itu, kaum Nuh terkenal zalim dan sewenang-wenang.

Kisah Nabi Nuh AS terkenal dengan pembuatan Kapal yang besar yang digunakan untuk menyelamatkan kaumnya yang beriman serta hewan-hewan dari banjir air bah yang dahsyat. Bencana tersebut kemudian membinasakan orang-orang kafir, termasuk puteranya yang durhaka.

Kisah Nabi Ibrahim AS

Nabi Ibrahim AS adalah nabi ke-6 dalam sejarah rasul Allah yang wajib diketahui umat Islam. Ayah dari Nabi Ibrahim AS adalah pembuat patung berhala. Ditambah lagi, ada seorang raja kafir bernama Raja Namrud yang dengan sombongnya mengaku bahwa dirinya adalah Tuhan Semesta Alam.

Paham bahwa berhala bukanlah Tuhan, Nabi Ibrahim menghancurkan semua berhala yang ada di wilayah Namrud. Karena geram dan kesal, Raja Namrud akhirnya memerintahkan para tentaranya untuk menghukum Nabi Ibrahim dengan cara dibakar hidup-hidup. Mereka mengira, Nabi Ibrahim telah hancur menjadi abu bersama api itu. Namun, begitu terkejutnya mereka setelah api yang menyala dahsyat itu padam. Nabi Ibrahim tiba-tiba berjalan keluar dari puing-puing pembakaran dengan selamat tanpa luka sedikit pun.

Kisah Musa AS

Nabi Musa dilahirkan di Negeri Mesir pada masa pemerintahan Raja Firaun. Ibunya bernama Yukabad dan ayahnya bernama Imran bin Yashar. Raja Firaun adalah seorang Raja yang kejam. Waktu itu dikeluarkan undang-undang apabila ada bayi lahir laki-laki, harus dibunuh.

Ketika Musa lahir, ibunya khawatir Musa akan dibunuh tetapi Allah SWT memberikan ilham agar bayi itu ditaruh di dalam peti kemudian dihanyutkan ke sungai Nil. Akhirnya, peti yang berisi bayi itu ditemukan oleh Asyiyah istri Firaun.

Asyiyah memohon kepada suaminya agar bayi itu tidak dibunuh, tetapi dijadikan anak angkat saja.

Setelah Musa dewasa, ia tidak senang melihat kekuasaan Firaun yang sewenang-wenang. Untuk memberantas kekejaman Firaun, Allah SWT mengangkat Musa menjadi Nabi dan Rasul. Nabi Musa menerima wahyu dan kitab suci Taurat.

Sebagai seorang utusan Allah, beliau diberi Mukjizat. Pengikut Nabi Musa semakin banyak sehingga Raja Firaun tambah khawatir. Nabi Musa dan pengikutnya dikejar-kejar sampai ke tepi laut merah.

Setelah Nabi Musa sampai di tepi Laut Merah, dipukulkan tongkatnya ke laut, seketika laut menjadi kering sehingga dapat dilewati. Para pengikut Raja Firaun telah berada di belakangnya. Musa lalu memukulkan kembali tongkatnya ke laut, maka tanah tersebut menjadi lautan lagi. Pasukan Firaun tergulung air laut dan mati semuanya.

Kisah Isa AS

Nabi Isa adalah anak Maryam, yang merupakan keponakan dari Nabi Zakaria. Saat mengandung Nabi Isa, Maryam di fitnah oleh penduduk sekitar karena dia mengandung tanpa di sentuh lelaki manapun. Tanda-tanda kenabian Isa sudah nampak sejak kecil.

Allah SWT memberikan wahyu kepada Nabi Isa melalui malaikat Jibril, dan diangkat menjadi nabi serta menerima kitab Injil. Isi dari kitab tersebut untuk membenarkan dan melengkapi kitab sebelumnya, yaitu kitab Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa.

Nabi Isa AS terkenal dengan kisahnya yang bisa menghidupkan burung yang ia bentuk dari tanah liat. Tak hanya itu, Nabi Isa AS juga bisa menyembuhkan penyakit parah sekalipun. Atas izin Allah SWT, Nabi Isa AS dapat mengembalikan indera penglihatan orang buta yang sudah menderita sejak lahir.

Kisah Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW lahir pada tanggal 20 April 571 Masehi/12 Rabiul Awwal tahun Gajah atau Amul Fiil. Sejak kecil hingga dewasa Nabi Muhammad SAW telah dikenal sebagai orang yang jujur, tidak pernah berkata kotor, tidak pernah berbohong, dan tidak pernah melakukan maksiat.

Karena kejujurannya dalam berkata dan bersikap itulah kemudian beliau diberi gelar al-Amin oleh kaumnya yang berarti “orang yang terpercaya”.

Mukjizat Nabi Muhammad SAW adalah kemampuan luar biasa yang dimiliki Nabi Muhammad untuk membuktikan kenabiannya. Dalam Islam, mukjizat terbesar Nabi Muhammad adalah Al-Quran. Selain itu, Muhammad juga diyakini pernah membelah bulan pada masa penyebaran Islam di Mekkah.

Nabi Muhammad juga mengerti bahasa binatang seperti Nabi Sulaiman, memerintah bumi dan pohon seperti Nabi Musa, serta banyak mukjizat lainnya.

Reporter: Yunisda Dwi Saputri

Surat Ahok Jelang Bebas: Panggil Saya BTP

Liputan6.com, Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan menghirup udara bebas pada Kamis, 24 Januari 2019. Usai menjalani hukumannya selama 2 tahun penjara dikurangi remisi 3 bulan 15 hari di Mako Brimob, Ahok akan bebas.

Kebebasan Ahok rupanya sudah dinanti banyak pihak. Para penggemar Ahok pun menyampaikan kerinduannya melalui akun sosial media mereka masing-masing. Ketika bebas nanti, pria asli Belitung ini sudah memiliki banyak undangan.

Selain undangan untuk menjadi pembicara di berbagai acara, Ahok juga sudah mendapatkan undangan dari luar negeri.

Tetapi rupanya, Ahok lebih memilih untuk menghabiskan waktu bersama keluarganya terlebih dahulu dengan liburan bersama.

Jelang kebebasannya, Ahok justru menuliskan surat yang diunggah oleh tim nya dalam akun Twitter @basuki_btp pada hari ini, Kamis (17/1/2019). Dalam surat tersebut, Ahok menuliskan ucapan terima kasih untuk orang-orang yang selalu mendukungnya.

Terima kasih atas doa serta dukungan yang selama ini untuk saya. Tidak pernah dalam pengalaman hidup saya bisa menerima banyak pemberian dari makanan, buah-buahan, pakaian, buku-buku, dan lain-lain dari saudara-saudara. Saya merasa begitu dikasihi. Dan kasih yang saudara-saudara berikan kepada saya lebih baik daripada emas dan perak maupun dibandingkan kekayaan yang besar,” tulis Ahok.

Selain itu, Ahok mengaku dirinya mendengar jika kebebasan dirinya nanti akan disambut oleh banyak pihak. Ia pun meminta agar hal tersebut tidak dilakukan karena bisa mengganggu ketertiban di jalan umum.

Ahok kemudian merasa bersyukur dirinya masuk ke penjara dan tidak terpilih kembali menjadi Gubernur DKI Jakarta. Karena menurutnya, dia justru banyak belajar menguasai dirinya, bukan hanya Balai Kota saja.

Setelah bebas nanti, ia juga meminta agar tidak lagi dipanggil Ahok, melainkan BTP yang merupakan singkatan namanya Basuki Tjahaja Purnama.

Terakhir, Ahok juga mengingatkan para pendukungnya agar bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 17 April 2019.

2 dari 3 halaman

Isi Surat Lengkap

Berikut, isi surat lengkap Ahok:

Terima kasih atas doa serta dukungan yang selama ini untuk saya. Tidak pernah dalam pengalaman hidup saya bisa menerima banyak pemberian dari makanan, buah-buahan, pakaian, buku-buku, dan lain-lain dari saudara-saudara. Saya merasa begitu dikasihi. Dan kasih yang saudara-saudara berikan kepada saya lebih baik daripada emas dan perak maupun dibandingkan kekayaan yang besar.

Saya mendengar ada yang mau menyambut hari kebebasan saya di Mako Brimob bahkan ada yang mau menginap di depan Mako Brimob. Saya bebas tanggal 24 Januari 2019 adalah hari Kamis hari orang orang bekerja, jalanan di depan Mako Brimob dan di depan Lapas Cipinang adalah satu-satunya jalan utama bagi saudara-saudara kita yang mau mencari nafkah. Saya sarankan demi untuk kebaikan dan ketertiban umum bersama, dan untuk menolong saya, sebaiknya saudara-saudara tidak melakukan penyambutan apalagi menginap.

Saya sangat bersyukur kepada Tuhan, Allah Pencipta langit dan bumi bahwa saya diijinkan untuk ditahan di Mako Brimob. Saya bersyukur diijinkan tidak terpilih di Pilkada DKI 2017, Jika saya terpilih lagi di Pilkada tersebut saya hanyalah seorang laki-laki yang menguasai balaikota saja, tetapi saya di sini belajar menguasai diri seumur hidup saya. Kuasai balaikota hanya untuk 5 tahun lagi. saya Jika ditanya Jika waktu bisa diputar kembali, mau pilih yang mana? saya akan katakan Saya memilih ditahan di Mako untuk belajar 2 tahun (liburan remisi 3,5 bulan), untuk bisa menguasai diri seumur hidupku. Jika terpilih lagi aku akan semakin arogan dan kasar dan semakin menyakiti hati banyak orang. pada kesempatan ini saya juga mau sampaikan kepada ahokers, para PNS DKI, para pembenci ku sekalipun, aku sampaikan mohon maaf atas segala tutur kata, sikap, perbuatan yang disengaja maupun tidak sengaja menyakiti hati dan perasaan saudara dan anggota keluarganya. saya mohon maaf dan saya keluar dari sini dengan harapan panggil saya BTP bukan Ahok.

Pemilu dan pilpres 2019 akan dilangsungkan tanggal 17 April 2019. saya menghimbau seluruh ahokers jangan ada yang Golput. kita perlu menegakkan empat pilar bernegara kita yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI dengan cara memiliki partai politik yang mau menegakkan empat pilar di atas di seluruh Indonesia, kita harus mendukung agar di DPRD, DPRD, dan DPR RI maupun DPD RI memiliki jumlah kursi yang mencapai di atas 30 persen untuk partai yang teruji dan berkomitmen pada Pancasila.

Saya ingin mengutip pidato Presiden Soekarno yang saya kutip dari buku Revolusi BELUM SELESAI, kumpulan pidato Presiden Soekarno 30 September 1965-Pelengkap Nawaksara (10 Januari 1967), Penyunting: Budi Setiono dan Bonnie Triyana, terbitan serambi (www.serambi.co.id). Apa yang Presiden Soekarno sampai kan aku harap juga Diterima menjadi pikiran dan harapan aku kepada seluruh ahokers dimanapun domisili saudara: ” saudara-saudara. Pancasila adalah jiwa kita, bukan hanya jiwaku. tetapi ialah jiwa Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dan selama angkatan bersenjata Republik Indonesia berjiwa Pancasila Insya Allah swt, engkau akan tetap kuat, tetap kuat dan Sentosa, tetap kuat dan Sentosa, tetap kuat dan Sentosa menjadi tanduk daripada banteng Indonesia, yang telah kita dirikan pada tanggal 17 Agustus 1945…… Engkau adalah penegak daripada Pancasila dan Setialah kepada Pancasila itu, pegang Teguh kepada Pancasila sila Pancasila itu, sebagaimana aku pun berpegang teguh kepada Pancasila, bela Pancasila itu. bahkan sebagaimana ku katakan lagi tadi. saudara-saudara, laksana panggilan yang aku dapat dari pada atasan untuk memegang teguh kepada Pancasila ini.”

Majulah demi kebenaran, peri kemanusiaan dan keadilan.Ingatlah sejarah dan tujuan para proklamator dirikan negeri ini.

MERDEKA!

Salam dari Mako Brimob Basuki Tjahaja Purnama

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Polisi Imbau Terduga Pelaku Pembunuhan Mayat Dalam Tong Menyerah

Surabaya – Terduga pelaku pembunuhan wanita yang mayatnya ditemukan terbungkus sprei dan dibuang ke dalam tong sampah di Surabaya masih belum terlacak. Polisi pun mengimbau agar terduga pelaku segera menyerahkan diri.

“Kita mengimbau kepada terduga pelaku agar segera menyerahkan diri kepada pihak kepolisian,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (18/1/2019).

Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa mayat dalam tong itu bernama Ester Lilik Wahyuni (51), warga Perumahan Royal Residence, Wiyung. Ester merupakan pemilik laundry yang membuka usahanya di Sememi Indah dan Simpang Darmo Permai Selatan.


Rudi mengatakan pihaknya telah mengerahkan seluruh jajarannya untuk mengungkap siapa pelaku pembunuhan yang tergolong sadis ini.

“Sejak kemarin anggota kami sudah bergerak untuk mengungkap siapa pelaku. Kita akan kejar terus hingga tuntas,” tegas Rudi.

Untuk motifnya sendiri, Rudi mengaku juga masih bekerja keras untuk mengungkapnya. Namun pihaknya telah mengantongi seluruh petunjuk dan keterangan dari para saksi.

“Untuk motif pembunuhan masih kita dalami. Semua bukti-bukti petunjuk dan keterangan para saksi-saksi juga akan kita analisa. Mohon waktu dan doanya agar kita bisa segera ungkap kasus ini karena polisi juga telah bergerak cepat,” pungkasnya.
(lll/lll)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>