Kenapa Sulit Kontak Mata dengan Pasangan Saat Bercinta?

Liputan6.com, Jakarta Melakukan kontak mata dengan pasangan saat bercinta bukan perkara sepele. Beberapa wanita kesulitan melakukannya.

Terapis seks Vanessa Marin menyampaikan, kebanyakan orang memiliki waktu yang sangat sulit melakukan kontak mata, meskipun hanya beberapa detik.

“Jangankan kontak mata saat bercinta, kontak mata dengan seseorang dalam konteks nonseksual dapat terasa sulit. Karena lewat kontak, banyak hal tentang diri kita sendiri yang terungkap, baik melalui ekspresi wajah di dalam dan di sekitar mata,” tutur Vanessa dikutip Allure, Senin (19/8/2019).

Saling kontak mata menunjukkan, apa yang diperhatikan mengundang interaksi. Ketika menerapkannya lewat aktivitas seks, hal itu mengirimkan tingkat keintiman.

2 dari 3 halaman

Melatih Kontak Mata

Vanessa memberikan saran melatih kontak mata dengan pasangan agar dapat terasa nyaman diterapkan saat bercinta. Anda bisa saling menatap saat makan malam bersama atau mencuci piring.

“Mungkin Anda mulai memerhatikan, rasa tidak nyaman menjadi pusat perhatian pasangan. Mungkin juga pasangan benar-benar mesra ketika melakukan kontak mata dan Anda tidak selalu menginginkannya saat ini,” tambahnya.

“Apa pun yang muncul untuk Anda, luangkan beberapa menit untuk menikmatinya.”

Anda juga bisa mencoba kontak mata dengan diri sendiri. Berdirilah di depan cermin dan cobalah memandangi mata Anda sendiri. Berusahalah bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Selanjutnya, saatnya berlatih dengan pasangan. Beri tahu pasangan bahwa Anda ingin berlatih lebih banyak melakukan kontak mata.

“Tanyakan pasangan Anda bagaimana perasaan mereka tentang saat melakukan kontak mata juga,” lanjut Vanessa.

3 dari 3 halaman

Posisi Latihan Kontak Mata

Saat berlatih kontak mata, ada juga posisi tubuh yang tepat. Vanessa menyarankan, pasangan duduk saling berhadapan, di luar kamar. Tutup mata, tarik napas panjang, lalu saling memandang.

“Biarkan diri Anda memandang sebanyak yang Anda butuhkan. Biarkan diri Anda tertawa atau merasa gugup. Tutup mata Anda dengan lembut setiap kali Anda merasa sudah puas melakukan kontak mata,” tambahnya.

Istirahat sejenak selama beberapa detik, lalu buka mata Anda kembali dengan lembut saat siap melakukan kontak mata. Berlatihlah hingga beberapa detik setiap kalinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *