PNS Papua dan Maluku Belum Terima Rapelan Kenaikan Gaji

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Keuangan beberapa waktu lalu menyatakan pencairan kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) yang dihitung dari Januari hingga April (rapel) akan cair pada pertengahan bulan ini. Hingga kini nyatanya, sebagian daerah belum menerima rapelan kenaikan gaji ini.

Direktur Jenderal Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono mengatakan beberapa daerah yang masih dalam proses pencairan adalah Papua dan Maluku. Meski demikian, secara keseluruhan pencairan rapel kenaikan gaji telah mencapai 99,8 persen.

“Sudah cair semua, sudah 99,8 persen itu sudah selesai semua. Yang belum itu daerah-daerah remote, kan mereka harus datang, berarti semua sudah kan,” ujar Marwanto di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (22/4/2019).

“Kan masih 0,2 persen itu di beberapa daerah terpencil, misalnya Papua, Papua Barat, Maluku yang prosesnya nanti akan selesai segera,” sambungnya.

Marwanto mengatakan, pencairan rapelan gaji ini akan dilakukan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) melalui satuan kerja (satker). Tentunya pencairan akan dilakukan setelah semua persyaratan dinyatakan telah lengkap.

“Kalau misalnya mau mencairkan itu satker, satker itu tersebar ke seluruh Indonesia, satker pempus yah dia datang mengajukan setelah itu oleh KPPN nanti disetujui kalau persyaratannya sudah selesai,” tandasnya.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

Rapelan Kenaikan Gaji PNS Sudah Cair 99%

Jakarta – Kementerian Keuangan memastikan pencairan rapelan kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS), TNI, dan Kepolisian se-Indonesia sudah mencapai 99,8%.

Dirjen Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono mengatakan, pihaknya masih menunggu satker untuk wilayah terpencil segera memproses pencairannya.

“Sudah cair semua, sudah 99,8% itu sudah selesai semua. Yang belum itu daerah-daerah remote, kan mereka harus datang, berarti semua sudah kan,” kata Marwanto di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (22/4/2019).


Dia menyebutkan, wilayah yang belum menerima pencairan rapelan kenaikan gaji pokok sebesar 5% antara lain Papua, Papua Barat, dan Maluku.

Adapun, kata Marwanto, cara pencairan repelan ini pun dilakukan oleh para satker pusat mendatangi langsung Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) di wilayah tersebut.

“Misalnya mau mencairkan itu satker, satker itu tersebar ke seluruh Indonesia, satker pempus yah dia datang mengajukan setelah itu oleh KPPN nanti disetujui kalau persyaratannya sudah selesai,” ungkap dia.

Hanya saja, Marwanto mengaku tidak hafal mengenai jumlah anggaran yang sudah dicairkan oleh pihaknya untuk pembayaran kenaikan gaji 5%. (hek/dna)

JK Masih Kaji Usulan Kenaikan Penerimaan Tidak Kena Pajak

Dalam debat pilpres terakhir malam ini, Prabowo Subianto kembali menyoroti soal kebocoran penerimaan negara. Menurut dia, KPK menyebut jika kebocoran penerimaan negara mencapai Rp 2.000 triliun.

‎”Masalah penerimaan negara ini sangat krusial. KPK menyebut seharusnya kita menerima Rp 4.000 triliun, tetapi hanya Rp 2.000 triliun. Ini berarti ada kebocoran Rp 2.000 triliun. Saya katakan Rp 1.000 triliun, tapi KPK nyatakan lebih,” ujar dia. 

Selain itu, Prabowo juga menyoroti soal turunnya rasio perpajakan Indonesia dari 16 persen menjadi 10 persen. Penurunan rasio pajak ini dinilai membuar Indonesia kehilangan USD 60 miliar tiap tahun.

“Rasio pajak kita pernah mencapai 16 persen sekarang melorot menjadi 10 persen, kita kehilangan USD 60 miliar tiap tahun,” ungkap dia.

Menurut Prabowo, Indonesia harus mencontoh Malaysia dan Thailand dalam meningkatkan rasio pajak menjadi 19 persen. Hal ini bisa dicapai dengan pemanfaatan teknologi informasi yang akan membuat penerimaan pajak menjadi lebih transparan.

“Malaysia dan Thailand tax ratio-nya mencapai 19 persen. Mereka laksanakan program information technology, gunakan komputerisasi. Sehingga bisa naik 19 persen.‎ Dengan program informasi dan teknologi, rasio pajak kita bisa kembali ke 16 persen,” tandas dia.

 Tonton Video Ini:

Demi meningkatkan pemasukan bagi Indonesia, Prabowo berjanji akan kejar pengemplang pajak jika terpilih.

Rupiah Dibuka Melemah, Namun Potensi Kenaikan Masih Terbuka Lebar

Liputan6.com, Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS)bergerak melemah pada perdagangan Jumat ini. Namun analis memperkirakan rupiah masih bisa menanjak jelang akhir pekan ini.

Mengutip Bloomberg, Jumat (12/4/2019), rupiah dibuka di angka 14.145 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.139 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.145 per dolar AS hingga 14.150 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah masih menguat 1,67 persen.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.153 per dolar AS, menguat tipis jika dibandingkan dengan patokan sebelumnya yang ada di angka 14.156 per dolar AS.

Kepala Riset Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih, menyebutkan beberapa indikator ekonomi global seperti pergerakkan bursa di Asia dan harga minyak mentah menunjukkan harga pembukaan yang bervariasi pada akhir pekan ini.

Di tengah sentimen dari dolar AS, mata uang kuat Asia seperti Yen Jepang dan dolar Singapura mampu menunjukkan penguatan terhadap “greenback” (dolar AS).

“Itu yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara 14.120 per dolar AS hingga 14.130 per dolar AS,” ujar Lana.

Sementara itu, potensi penguatan mata uang Garuda juga datang dari hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) kuartal I 2019 yang meningkat dengan Saldo Bersih Tertimbang sebesar 8,65 persen, dibandingkan 6,19 persen di kuartal IV 2018.

“Perbaikan ini terkonfirmasi dengan naiknya kapasitas usaha sebesar 76,1 persen, naik dari 75,18 persen pada kuartal IV 2018. Di sektor pengolahan (manufaktur), tercatat 52,56 persen lebih tinggi dibandingkan kuartal IV 2018 yang sebesar 52,58 persen.

Kenaikan Gaji PNS 10 Tahun Terakhir

Liputan6.com, Jakarta – April ini menjadi bulan yang dinantikan para pegawai negeri sipil atau PNS. Pemerintah mencairkan kenaikan gaji PNS yang dihitung sejak Januari 2019 atau rapelan.

Kenaikan gaji PNS ini menjelang penyelenggaraan Pilpres 2019. Hanya saja, Kemenkeu menegaskan kenaikan tersebut tak terkait dengan pesta demokrasi pada 17 April 2019.

Kebijakan menaikkan gaji PNS memang terakhir dikeluarkan pemerintah pada 2015. Namun demikian, tidak adanya kenaikan gaji pada 2016-2018 tetap mempertimbangkan tingkat inflasi dan daya beli PNS.

Bagaimana perbandingan kenaikan gaji PNS dalam 10 tahun terakhir? Simak dalam Infografis berikut ini:

Top 3: Siap-Siap, Rapelan Kenaikan Gaji CPNS Cair April Ini

Liputan6.com, Jakarta – Pada April ini menjadi hari yang ditunggu-tunggu para pegawai negeri sipil (PNS). Rencananya, pemerintah akan mencairkan kenaikan gaji PNS, yang dihitung sejak Januari 2019 (rapelan).

Pencairan kenaikan gaji para abdi negara ini sebelumnya telah disinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia menyatakan kenaikan gaji PNS cair pada awal April.

“Peraturan Pemerintahnya baru disiapkan. Saya kira Maret selesai, sehingga awal April bisa diberikan kenaikan itu,” ujar Jokowi beberapa waktu lalu.

Artikel siap-siap, rapelan kenaikan gaji PNS cair April ini menyita perhatian pembaca di kanal bisnis Liputan6.com.

Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di kanal bisnis? Berikut tiga artikel terpopuler di kanal bisnis yang dirangkum pada Selasa (2/4/2019):

1.Siap-siap, Rapelan Kenaikan Gaji PNS Cair April Ini

Pada April ini menjadi hari yang ditunggu-tunggu para pegawai negeri sipil (PNS). Rencananya, pemerintah akan mencairkan kenaikan gaji PNS, yang dihitung sejak Januari 2019 (rapelan).

Pencairan kenaikan gaji para abdi negara ini sebelumnya telah disinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia menyatakan kenaikan gaji PNS cair pada awal April.

“Peraturan Pemerintahnya baru disiapkan. Saya kira Maret selesai, sehingga awal April bisa diberikan kenaikan itu,” ujar Jokowi beberapa waktu lalu.

Berita selengkapnya baca di sini

2. NASA Cari Orang yang Bisa Tidur 2 Bulan, Gaji Rp 270 Juta

Jika Anda memiliki pekerjaan impian untuk dapat tidur dalam jangka waktu yang cukup lama, mungkin pekerjaan ini bisa jadi cocok.

Dilansir dari laman CNBC, NASA dan European Space Agency (DLR) akan menawarkan USD 19.000 atau Rp 270,4 juta (Kurs USD 1 = Rp 14.235) untuk 24 peserta untuk tinggal di tempat tidur selama dua bulan lamanya.

24 peserta ini terdiri dari 12 pria dan 12 wanita, tujuan penelitiian ini untuk meneliti bagaimana tubuh berubah dalam bentuk bobot. Melalui penelitian ini, ilmuwan NASA berharap akan menciptakan metode yang dapat menangkal dampak dari bobot dan membuat mereka tidak perlu banyak menghabiskan waktu hanya untuk berolahraga.

Berita selengkapnya baca di sini

3.6 Zodiak yang Diramal Kaya Raya pada 2019

Memiliki harta kekayaan berlimpah tentunya menjadi impian semua orang. Untuk itu, banyak orang yang berlomba-lomba bekerja keras untuk bisa menjadi kaya raya.

Tahukah Anda ternyata ada beberapa zodiak yang ditakdirkan untuk menjadi kaya di tahun ini. Penasaran zodiak apa sajakah itu? Apakah Anda termasuk?

Dilansir dari laman Blodsky, berikut ini 6 zodiak yang diramalkan akan menjadi kaya di 2019. Salah satunya Aries.

Berita selengkapnya baca di sini

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Demi menggapai cita-cita menjadi PNS, dua orang ini rela meninggalkan pesta pernikahan demi mengikuti seleksi.

Pencairan Kenaikan Gaji PNS Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

Pemerintahan Jokowi-JK akan membayar kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, Polri dan pensiunan pada April 2019. Kenaikan gaji PNS ini akan merangkum kenaikan gaji mulai Januari hingga April. 

Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan, pemerintah sudah menyediakan anggaran sebesar Rp 2,66 triliun untuk pembayaran gaji PNS tersebut

Saat ini, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menunggu jumlah total keseluruhan pegawai setiap kementerian lembaga. 

“Total akan mencapai Rp 2,66 triliun terdiri PNS pusat, TNI, Polri dan pensiunan,” ujar Sri Mulyani di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (19/3/2019). 

Sri Mulyani mengatakan, Presiden Jokowi telah menandatangani aturan kenaikan gaji sebesar lima persen beberapa waktu lalu. Kementerian serta lembaga kemudian diharuskan mendata jumlah pegawai agar segera melapor kepada satuan kerja (satker).

“Tinggal pelaksanaannya, PP sudah ditandatangani maka proses KL akan menyampaikan konfirmasi berapa jumlah pegawai dan kenaikan gaji sesuai UU. Jadi konfirmasi angka yang akan kita proses di satker ini sedang dilakukan. Sehingga pada April setiap KL akan dibayarkan tidak hanya April tapi dari Januari hingga Maret,” tutur dia.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menambahkan, untuk PNS di daerah akan menggunakan anggaran masing-masing daerah yang telah dihitung dalam Dana Alokasi Umum (DAU).

“Untuk ASN daerah sudah dihitung di transfer DAU. Masing-masing daerah juga melakukan kenaikan gaji sesuai undang-undang kenaikan,” kata Sri Mulyani.  

Hore, Rapelan Kenaikan Gaji PNS Cair 1 April Ini

Liputan6.com, Jakarta Hari ini menjadi hari yang ditunggu-tunggu para pegawai negeri sipil (PNS). Pada 1 April ini, pemerintah mencairkan kenaikan gaji PNS, yang dihitung sejak Januari 2019 (rapelan).

Pencairan kenaikan gaji para abdi negara ini sebelumnya telah disinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia menyatakan kenaikan gaji PNS cair pada awal April.

“Peraturan Pemerintahnya baru disiapkan. Saya kira Maret selesai, sehingga awal April bisa diberikan kenaikan itu,” ujar Jokowi beberapa waktu lalu.

Selain kenaikan gaji, pada tahun ini para PNS juga akan menerima gaji ke-13 dan ke-14 yang dicairkan pada bulan berikutnya.

“Dirapel plus gaji, juga ada gaji ke-13 ke-14. Tapi (pemberiannya) di bulan berikutnya, menjelang Lebaran,” kata dia.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,66 triliun untuk membayar kenaikan gaji PNS ini. Anggaran tersebut juga ditujukan untuk pembayaran kenaikan gaji anggota TNI, Polri dan para pensiunan.

“Total akan mencapai Rp 2,66 triliun terdiri PNS pusat, TNI, Polri dan pensiunan,” ungkap dia.

Untuk para PNS di daerah, lanjut dia, telah dialokasikan melalui dana alokasi umum (DAU). Sehingga para PNS di daerah tidak perlu khawatir jika kenaikan gajinya tidak dicairkan.

“Untuk ASN daerah sudah dihitung di transfer DAU. Masing-masing daerah juga melakukan kenaikan gaji sesuai undang-undang kenaikan,” tandas dia.

Warga Jateng Resik-Resik Keraton Jelang Kenaikan Tahta Raja Paku Buwono XIII

Menurut Ganjar, keberadaan keraton tidak lepas dari sejarah kebudayaan dan sejarah perjuangan yang snagat panjang. Sebagai obyek wisata, dengan berkunjung ke keraton bisa belajar mengenai bagaimana pergerakan nasional dimulai.

“Oleh sebab itu, mari kita semuanya menjaga ini dengan baik dan kita tunjukkan cinta kita secara bareng-bareng,” harapnya.

Dengan demikian, ia pun berharap setelah keraton bersih diharapkan masyarakat bisa berbondong-bondong untuk berkunjung. Tak hanya itu, para peneliti akan kembali datang ke keraton sebagai pusat kebudayaan.

“Semua aktifitas akan muncul kembali di keraton. Inilah yang kita harapkan greget itu mulai terasa denyutnya di keraton,” kata dia.

 Bahkan, menurut Ganjar, Presiden Jokowi  sudah memberikan pesan melalui Menko Polhukam dan Menteri PUPR bahwa keraton akan kembali dibuat komcer. Fisik bangunan keraton akan diperbaiki, lantas pemerintahan di dalam keraton juga akan didampinginya.

“Hari ini semua sepakat untuk kembali menjalankan roda pemerintahan di keraton. Kami mendukungny. Seluruh daya upaya kita kerahkan, baik administrasi, personel, anggaran hingga perencanaan pembangunan fisik,” ucapnya.

Sementara itu, Pengageng Parentah Keraton Solo, KGPH Dipokusumo megatakan pihak keluarga keraton mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir dalam acara kerja bakti resik-resik keraton. Kegiatan itu dilakukan untuk menyambut acara peringatan kenaikan tahta raja pada Senin nanti.

“Kegiatan bersih-bersih keraton ini menunjukkan semangat dan spirit keguyuban dan gotong royong. Ada sekitar 1.050 pesert ayang telibat dalam resik-resik keraton ini. Kita berharap semuanya berjalan dengan lancar,” ujar dia.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Ganjar Pranowo kembali bekerja usai dilantik menjadi Gubernur Jawa Tengah. Ia menyempatkan waktu makan sate di belakang kantor Gubernur Jawa Tengah.

Zaniolo Mulai Dilirik Tim-Tim Top, Roma Beri Kenaikan Gaji 3 Kali Lipat?

JakartaNicolo Zaniolo kabarnya mulai dilirik tim-tim top Eropa. AS Roma sebagai pemilik kabarnya ingin mengamankan sang gelandang dengan kontrak anyar.

Zaniolo baru didatangkan Roma di awal musim ini, sebagai bagian dari transfer Radja Nainggolan ke Inter Milan. Gelandang 19 tahun itu sejauh ini sudah tampil 28 kali, mencetak lima gol dan dua assist.

Sejumlah klub kabarnya berminat kepadanya, sebut saja Manchester United, Arsenal, juga Juventus. Tapi Roma dilaporkan ingin mempertahankan si pemain lebih lama.

Kontraknya saat ini sebenarnya masih berlaku sampai 2023. Tapi gajinya yang hanya 700 ribu euro per tahun (catatan calciomercato) diyakini rawan membuatnya tergoda tawaran klub lain.

Gazzetta dello Sport menyebut Roma akan menaikkan gaji Zaniolo hampir 3 kali lipat. Gaji baru Zaniolo diperkirakan di kisaran 2 juta euro.

Dengan gajinya saat ini, Zaniolo adalah salah satu pemain dengan bayaran terendah di Roma. (raw/rin)