Momen Hangat SBY dan Cucunya Jaga Ani Yudhoyono

Momen Hangat SBY dan Cucunya Jaga Ani Yudhoyono SBY dan Cucu (Foto: Instagram/@aniyudhoyono)

Jakarta – Ani Yudhoyono mengunggah foto kebersamaan suaminya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan cucunya Gayatri Idalia Yudhoyono. Momen hangat keduanya terlihat saat menjaga proses perawatan Ibu Ani di Singapura.

Ibu Ani mengunggah dua foto SBY dan Gayatri lewat akun Instagram-nya @aniyudhoyono, seperti dilihat detikcom, Sabtu (16/2/2019). Di foto tersebut, SBY tampak memakai sweater abu-abu dan Gayatri mengenakan piyama bayi. Keduanya terlihat duduk di sebuah sofa.

Ibu Ani mengatakan semua keluarga Yudhoyono mendapat giliran jaga. Ada yang bertugas menjaga Ibu Ani dan ada pula yang bertugas menghibur SBY.

“Yudhoyono paling senior dan paling yunior, kena giliran jaga. Yang senior jaga Memo, yang yunior menghibur Pepo,” tulis Ani.

Ani Yudhoyono saat ini dirawat di National University Hospital, Singapura. Sejak 2 Februari 2019, Ibu Ani menjalani medical treatment di Singapura karena mengidap kanker darah.

Untaian doa mengalir deras untuk kesembuhan Ibu Ani. Sejumlah tokoh mulai dari PM Singapura LeeHsienLoong hingga capresPrabowoSubianto juga sudah menjenguk Ibu Ani di rumah sakit.

(knv/aud) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Perusahaan-perusahaan yang Pernah Diboikot Gegara Politik

JakartaBukalapak bukan perusahaan pertama yang diboikot gara-gara dinamika politik Tanah Air. Sebelumnya, Traveloka dan Sari Roti juga pernah menjadi sasaran boikot.

Gerakan pemboikotan ini banyak bergema lewat media sosial. Aksi pemboikotan dilakukan tak hanya oleh satu kubu. Ada yang berkonteks politik Pilpres, ada pula berkonteks politik dalam arti yang lebih umum. Terbaru, Bukalapak diboikot oleh kubu pendukung pasangan Pilpres 2019, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

Perusahaan-perusahaan yang Pernah Diboikot Gegara PolitikCEO Bukalapak Achmad Zaky (Agus Tri Haryanto/detikINET)

Awalnya, CEO dan founder Bukalapak Achmad Zaky mencuit lewat akun Twitter-nya, @achmadzaky, pada Kamis (15/2) kemarin. Dia mencuitkan kritik tentang anggaran penelitian dan pengembangan (research and development/R&D) Indonesia. Kritiknya memuat istilah ‘presiden baru’. Berikut cuitannya.
“Omong kosong Industri 4.0 kalau budget R&D negara kita kaya gini (2016, in USD) 1. US 511B 2. China 451B 3. Jepang 165B 4. Jerman 118B 5. Korea 91B 11. Taiwan 33B 14. Australia 23B 24. Malaysia 10B 25. Spore 10B 43. Indonesia 2B. Mudah2an presiden baru bisa naikin,” cuit Zaky.
Warganet berang. Tagar #uninstallbukalapak bergema di jagat media sosial. Tagar untuk menyerukan pencopotan aplikasi toko online milik Zaky itu menjadi trending topic di Twitter. Zaky mengaku kaget cuitannya itu menjadi viral di tahun politik ini. Dia menjelaskan, istilah ‘presiden baru’ bukan ditujukan untuk satu orang saja, tapi siapapun yang bakal jadi presiden produk Pilpres 2019 nanti, bisa Jokowi dan bisa juga yang lain. Zaky meminta maaf atas cuitannya sendiri.

Produk Sari Roti juga pernah kena boikot. Waktu itu 2 Desember 2016, Aksi Bela Islam 212 berlangsung di Jakarta. Ustaz kondang Abdullah Gymnastiar mengunggah gambar dan tulisan di akun Twitter @aagym, pada 3 Desember 2016. Gambar itu memperlihatkan seorang pedagang roti ‘Sari Roti’ yang menempelkan kertas bertuliskan ‘Gratis untuk mujahid’ di kaca kotak dagangannya. Ada pula kabar-kabar lain yang memberi informasi serupa.

Perusahaan-perusahaan yang Pernah Diboikot Gegara PolitikFoto: Pernyataan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (Istimewa)

Pada 6 Desember 2016, produsen Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk, membantah terlibat dalam aksi bagi-bagi roti saat aksi 2 Desember di Monas. Bagi-bagi roti Sari Roti gratis saat itu merupakan aksi dari konsumen.

“Dengan tidak mengurangi apresiasi kami atas Aksi Super Damai kemarin, dengan ini kami sampaikan bahwa PT Nippon Indosari Corpindo Tbk tidak terlibat dalam semua kegiatan politik. Kemunculan informasi mengenai pembagian produk Sari Roti secara gratis oleh penjual roti keliling (hawker tricycle), merupakan kejadian yang berada diluar kebijakan dan tanpa seizin PT Nippon Indosari Corpindo Tbk,” tulis perusahaan itu dalam keterangannya.

Klarifikasi dari perusahaan yang menaungi Sari Roti justru menuai boikot di jagat media sosial internet. Tanda pagar #boikotsariroti muncul saat itu. Namun ada pula tagar #savesariroti yang muncul sebagai reaksi boikot itu.

Perusahaan aplikasi pemesan tiket, Traveloka, juga pernah menjadi sasaran boikot. Namun ada unsur salah sasaran dalam seruan boikot terhadap Traveloka ini.

Perusahaan-perusahaan yang Pernah Diboikot Gegara PolitikFoto: Traveloka

Tagar #BoikotTraveloka bertengger di trending topics Twitter Indonesia pada 14 November 2017 lalu. Sebabnya adalah aksi walk out pianis Ananda Sukarlan saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpidato di acara peringatan 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius di JIExpo Kemayoran, empat hari sebelumnya.

Pendiri Traveloka, Derianto Kusuma, tak nampak di acara itu. Absennya Derianto memunculkan asumsi bahwa bos Traveloka juga mendukung aksi Ananda Sukarlan untuk WO saat Anies Baswedan berpidato. Informasi ini kemudian memancing sebagian netizen untuk melakukan aksi boikot Traveloka. Hashtag #BoikotTraveloka bertengger menjadi salah satu trending topic Twitter Indonesia.

Belakangan diketahui, Derianto memang tak hadir di acara itu, bukan karena alasan politis melainkan karena dia sedang ada acara lain. “Traveloka turut berbangga bahwa salah satu pendiri kami bapak Derianto Kusuma, menerima penghargaan dari alumni Kanisius. Akan tetapi beliau berhalangan hadir dikarenakan beliau sedang melakukan perjalanan dinas yang telah direncanakan beberapa bulan sebelumnya. Jadi kalau dibilang ada pak Deri di sana dan disebut memberikan dukungan (kepada Ananda), beliau tidak ada di situ,” kata PR Manager Traveloka Busyra Oryza saat itu, mengklarifikasi.

Setujukan Anda dengan aksi boikot produk perusahaan dengan cara semacam itu?

(dnu/fjp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Anak Juliana Moechtar Menganggap Ifan Seventeen Superman

Liputan6.com, Jakarta – Ifan Seventeen, satu-satunya personel band Seventeen yang selamat dari terjangan tsunami Anyer pada akhir Desember 2018 lalu. Tiga rekan lainnya, Andi, Bani, Dylan Sahara, dan  suami Juliana Moechtar, Herman, harus pergi untuk selama-lamanya setelah digulung ombak setinggi empat meter.

Selamatnya Ifan Seventeen dianggap putra bungsu mendiang Herman dan Juliana Moechtar sebagai seorang superhero. 

“Hisyam mengidolakan kak Ifan. Dia bilang, ‘Mama kak Ifan kan superman ya. Kok Om Ifan doang yang nggak kena air’,” tutur Juliana Moechtar, ‎di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2019).

Oleh karenanya, setiap melihan Ifan Seventeen, anak bungsu Juliana Moechtar begitu antusias. Setiap bertemu, Hisyam selalu mengajak berbincang Ifan Seventeen.

2 dari 3 halaman

Antusias

“Jadi itu yang buat dia pikir kalau Ifan itu pahlawan. Kalau melihat Ifan selalu antusias,” kata Juliana Moechtar.

3 dari 3 halaman

Idolakan Sang Ayah

Berbeda dengan anak sulungnya yang justru mengidolakan mendiang sang ayah, Herman Kumbang. Bahkan putra pertama Juliana Moechtar ini ingin mengikuti jejak Herman menjadi gitaris.

‎”Anak pertama deket sama papanya, jadi dia mengidolakan papanya dan mau jadi gitaris,” lanjut Juliana Moechtar.

Ratu Meta Sindir Wanita Simpanan di Single Baru

Liputan6.com, Jakarta Penyanyi dangdut Ratu Meta baru saja membuat video klip single terbarunya ‘Pacar Kedua’. Namun belum apa-apa, mantan kekasih Vicky Prasetyo ini sudah menegaskan kalau lagu ini bukanlah diambil dari pengalaman pribadinya. 

“Untuk judul lagu ‘Pacar Kedua’, tapi maaf ini bukan ciptaan aku jadi bukan pengalaman pribadi juga. Cuma menurut aku kan banyak nih orang mau dijadiin pacar kedua atau istri kedua,” ujar Ratu Meta dalam keterangannya kepada wartawan, baru-baru ini.

Ratu Meta pun bercerita mengenai lirik dalam single terbarunya ini. Menurutnya, lagu ini memang untuk menyindir wanita yang bangga menjadi pasangan kedua.

“Cerita lagunya ada seseorang yang ingin dijadikan pacar kedua tapi kok bangga ya. Padahal itu bukan hak atau miliknya. Ini umum sih, maaf ya buat yang kesindir,” ujar Ratu Meta.

2 dari 3 halaman

Korea

Dalam single terbarunya ini, Ratu Meta tidak main-main. Video klipnya sendiri sebagian dibuat di Korea Selatan. Sisanya, di kota Bekasi dan Jakarta. Namun meski begitu dirinya mengakui bahwa pengambilan gambar di Korea belumlah maksimal. 

“Menurutku yang di Korea nggak maksimal karena yang rekam video kurang ahli dan memang bukan sutradara juga sih. Nah, yang di Indonesia mas Roni yang buat dan memang sudah terbiasa. Jadi minta tolong mas Roni untuk buat konsep ulang,” kata Ratu Meta.

3 dari 3 halaman

5 Kostum

Dalam pembuatan video klipnya, Ratu Meta sampai berganti kostum sebanyak 5 kali. Hal ini disebabkan konsepnya memang terbilang unik. Apalagi, dirinya juga menggunakan hujan dalam syutingnya. 

“Main basah-basahan di saat hujan itu sulit kena air dingin malam hari pula. Sampai beberapa kali ganti kostum tapi seru sih mau buat yang semenarik mungkin dan orang belum pernah lakukan,” pungkasnya.

Ribuan Anjing Dibantai, Rabies di Dompu Masih Mengintai

Jakarta – Sebanyak 619 orang warga Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), digigit anjing. Enam orang di antaranya meninggal dunia.

Merespons atas virus rabies yang masih mengintai, Pemda Dompu menembak mati seribuan anjing. Pemda Dompu sebelumnya juga sudah menyatakan kasus rabies atau anjing gila jadi kejadian luar biasa (KLB).

Data korban tersebut dihimpun sejak Oktober 2018 lalu. Hingga kini, virus rabies telah menyebar ke delapan kecamatan. Korban tertinggi terdapat di Kecamatan Kempo yang lima orang meninggal dan satu orang lainnya di Kecamatan Menggelewa.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Dompu mengambil langkah jangka pendek dengan mengeliminasi anjing-anjing yang diduga terjangkit rabies. Pemda dan warga mengambil langkah serius, yaitu membunuh ribuan anjing liar, baik dengan ditembak maupun diberi racun. Sementara langkah jangka panjang dilakukan dengan melakukan vaksinasi.

“Sampai saat ini jumlah anjing yang telah dieliminasi sebanyak 1.078 ekor yang tak bertuan yang kita duga mengandung rabies. Itu jumlah yang dicampur oleh laporan mandiri dari masyarakat. Jadi masyarakat juga mengeliminasi anjing liar,” ujar Kepala Disnakeswan Dompu, Zaenal Arifin, kepada detikcom, Selasa (11/2/2019).

Vaksinasi rabies di Dompu, NTB.Vaksinasi rabies di Dompu, NTB. (Foto: Kementerian Pertanian/FAO)

Masyarakat khawatir virus mematikan ini terus meningkat. Dinakeswan Dompu mencatat populasi anjing peliharaan dan anjing liar mencapai 1.078 ekor.

Warga was-was keluar rumah saat hari mulai gelap. Sebab, anjing yang terjangkit rabies takut pada cahaya dan tak bisa mendengar.

“Untuk salat subuh saja di masjid saya selalu khawatir karena takut kalau seketika diserang oleh anjing,” ungkap warga Dompu, Muhammad Amin, pada detikcom Rabu (13/2/2019).

Warga ingin ancaman rabies ini segera diakhiri. Sebab rabies juga menular pada hewan lainnya seperti kera, monyet, kucing juga sapi dan kerbau yang kalau digigit oleh anjing.

Diskeswan mencatat populasi anjing di Dompu ada seribuanDiskeswan mencatat populasi anjing di Dompu ada seribuan (Foto: Kementerian Pertanian/FAO)

Virus ini ditakutkan menyebar hingga ke Pulau Lombok. Sebab, dari hasil pelacakan yang dilakukan Disnakeswan di beberapa titik wilayah yang ada di Lombok, ditemukan juga warga yang kena gigitan anjing. “Untuk Lombok ada yang digigit tapi hasil uji lab, negatif. Namun harus kami tingkatkan kewaspadaan di Pulau Lombok,” ungkapnya.

Adanya indikasi wabah rabies masuk ke Pulau Lombok, maka upaya antisipasi yang dilakukan pihak Disnakeswan NTB adalah menjaga lalu lintas persebaran hewan yang berpotensi membawa virus yang mematikan tersebut. Upaya lainnya, yakni dengan cara vaksinasi.

“Menjaga lalu lintas di pelabuhan, itu ranahnya Karantina, pengendalian populasi hewan pembawa rabies dan vaksinasi anjing yang bertuan,” ujar Kadisnakeswan Provinsi NTB Budi Septiani melalui sambungan WhatsApp, Rabu (13/2/2019).
(jbr/bag)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Okupansi Hotel Merosot Akibat Kenaikan Harga Tiket Pesawat

Liputan6.com, Jakarta – Kenaikan harga tiket pesawat dikeluhkan oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Lantaran, akibat kenaikan ini, tingkat keterisian kamar (okupansi) hotel menuturn.

Ketua Umum PHRI, Hariyadi Sukamdani mengatakan, kenaikan harga tiket pesawat sangat berdampak pada okupansi hotel.

Sebab, dengan harga yang naik, masyarakat menahan diri untuk melakukan perjalanan atau berwisata ke suatu daerah. Pemesanan pun atas kamar hotel pun berkurang.

‎”Terimbas sekali, kita turun (okupansi) antara 20-40 persen,” ujar dia di Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Selain terhadap okupansi hotel, kenaikan harga tiket ini juga berdampak pada restoran serta penjualan makanan dan minuman di daerah, khususnya yang menjadi tujuan wisata.

“Itu pengaruhnya ke F&B (food and beverage) juga otomatis. Hotel kan berhubungan dengan F&B. Dengan room yang drop, pasti F&B juga akan kena,” kata dia.

Hariyadi menuturkan, penurunan okupansi tersebut telah terjadi sejak awal tahun i‎ni dan berpotensi menjadi lebih parah khususnya pada saat low season seperti sekarang.

“Mulai dari awal pertengahan Januari sampai dengan saat ini, karena sudah mulai berlaku. Efektifnya minggu pertama Januari. Jadi bulan ini juga low season, kita sudah low season ketimpa seperti ini juga jadi repot,” ujar dia.

Oleh sebab itu, PHRI mengimbau kepada maskapai untuk kembali menurunkan harga tiket pesawat. Jika tidak, akan semakin banyak sektor yang juga akan terkena dampak.

‎”Pesan kami kepada airlines, apapun alasannya, tidak efisiennya mereka lalu dibebankan kepada konsumen. Ini tidak fair. Dan yang saya rasa yang mengeluh bukan hanya PHRI. Saya rasa Angkasa Pura juga mengeluh karena penumpangnya turun. Mereka juga mengambil dari traffic,” ujar dia.

2 dari 2 halaman

Penyesuaian Harga Avtur Diserahkan kepada Pertamina

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyera‎hkan mengenai masalah penyesuaian harga avtur ke PT Pertamina (Persero). Namun penyesuaian tersebut harus berdasarkan formula yang telah diterbitkan.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (Biro KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan, Kementerian telah mengeluarkan acuan pebentukan harga avtur, melalui formula yang tercantum dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor17 Tahun 2019 tentang formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran, jenis bahan bakar minyak umum, jenis avtur yang disalurkan melalui Depot pengisian pesawat udara.

“ESDM sudah selesai mengeluarkan Kepmen 17 Tahun 2019,” kata Agung, saat berbincang dengan Liputan6.com, Rabu 13 Februari 2019.

Menurut Agung, Pertamina dimungkinkan menyesuaikan harga avtur sesuai dengan formula yang telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri ESDM tersebut.

“Tinggal langkah badan usaha saja menyesuaikan harga dengan formula yang sesuai,” tuturnya.

Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Basuki Trikora Putra mengungkapkan, dalam formula harga avtur ada patokan harga tertinggi, sehingga Pertamina tidak bisa melebihi harga tersebut dalam menetapkan besaran harga avtur.

“Ya di kasihnya harga patokan, ya kita ikut aja sama harga patokan,” tuturnya.

Basuki pun mengklaim, harga avtur Pertamina belum melebihi patokan harga yang ditetapkan dalam formula. Sehingga harga avtur Pertamina tidak bermasalah jika mengacu formula.

‎”Sepanjang tidak melebihi harga patokannya ya nggak apa-apa lah. Selama ini harga avturnya masih di bawah,” kata dia.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Sinopsis Sinetron SCTV Orang Ketiga Episode Rabu 13 Februari 2019: Afifah Ngidam Rangga Berkumis

Liputan6.com, Jakarta Ikuti kelanjutan Orang Ketiga. Episode malam ini tentang Afifah balik ke rumah. Rangga sudah ada di sana. Rangga cium pipi istrinya. Afifah malah geli karena kegesek kumis. Rangga bingung. Afifah protes. Pipinya sakit kena kumis. Rangga bingung kan afifah yang ngidam dia berkumis?

Afifah serba salah, bingung sendiri. Rangga senyum dan bilang dia juga gatal berkumis tapi dia rela demi Afifah. Rangga lalu kasih Afifah bunga, makanan sehat, dll, dengan cara yang sweet. Afifah bingung buat apa? Rangga bilang pengen aja. Rangga juga lalu pamit ke Afifah; nanti malah dia ada kerjaan. Afifah tanya, kerjaan apa? Deg, Rangga serba salah.

Sementara di Orang Ketiga juga, Aris masih pusing dengan urusan ganti rugi. Saat itu Rossy datang dan kasih cek Rp 400 juta. Itu uang dia. buat bantu. Aris kaget dan bilang dia ngga bisa terima. Tapi, Rossy mohon Aris terima. Itu uang anggap aja buat ganti uang Aris yang dipinjamkan ke mamanya.

Putra dan Desi di lokasi Cipayung. Desi pamit karena harus angkat telepon, tapi langkahnya keserimpet, dan hak sepatunya malah patah. Putra kaget dan tangkap. Desi lega dan mereka ketawa. Saat itu Yuni datang diantar imron. Jreng! Yuni kaget karena ternyata beneran Putra kerja sama bareng Desi.

Orang Ketiga masih berlanjut…

2 dari 2 halaman

Salman Salahkan Yuni

Putra dan Yuni di rumah. Putra kembali coba jelaskan ke Yuni mengapa dia nggak bilang dia kerja sama dengan Desi. Salman malah dengar. Ayahanda Putra itu malah salahkan Yuni kenapa malah masih saja kerja di perusahaan Aris? Coba Yuni bantuin Putra. Deg! Yuni tercekat pedih banget karena ayah mertuanya malah bicara seperti itu. 

Istri Dianiaya Kernet Bus, Ustaz Derry: Mungkin Benci Sama Pakaian Cadar

JakartaUstaz Derry Sulaiman menduga sang istri, Antika Jodha dipukul oleh kernet bus karena adanya unsur SARA. Sebab, Jodha memakai pakaian serba hitam dan bercadar.

“Mungkin karena pake cadar, orang Islam,” ujar Derry Sulaiman saat dihubungi detikHOT, Rabu (13/2/2019).

Ustaz Derry Sulaiman juga menilai, orang yang memukul istrinya itu sangat benci dengan orang yang berpakaian seperti itu. Ada Islam phobia yang dirasakan kenek bus tersebut.

“Mungkin karena bencinya sama pakaian itu. Ini bisa besar beritanya pasti kan, karena bisa SARA,” sambungnya.

Sebab menurut Ustaz Derry Sulaiman, Islam phobia itu terjadi setelah adanya peristiwa bom Bali yang sempat memakan korban banyak. Umat Islam yang memakai Cadar, jenggot dan sejenisnya banyak membuat orang trauma.

“Saya kan emang tinggal lama di Bali, berdakwah di sana emang tantangannya ngadepin orang yang nggak suka sama Islam setelah bom Bali kan. Tapi kalau saya yang digituin saya nggak masalah, tapi kalau anak istri yang kena kan traumanya ke kita,” pungkasnya.
(hnh/nu2)

Photo Gallery

Kebakaran Landa Permukiman Padat di Kalideres Jakarta Barat

Jakarta – Kebakaran melanda permukiman padat di Kalideres, Jakarta Barat. Api berkobar pukul 23.10 WIB.

“Kebakaran pukul 24.00 WIB kurang. Menurut warga di sana rumah tinggal, permukiman warga. Yang lebih banyak kena (terbakar) rumah warga,” kata salah satu warga sekitar bernama Hendri saat dihubungi detikcom, Rabu (13/2/2019) dini hari.

Hendri mengatakan, objek yang terbakar yakni salah satu rumah milik warga di pemukiman warga di RT 02/RW 06, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Dia memperkirakan 5 rumah hangus terbakar.

“Ada kontrakan, ada semacam kayak pabrik limbah plastik, semacam bedeng cuma agak besar. Merembet ke rumah warga. Sekitar 4-5 terbakar, kemungkinan lebih karena ada rumah lagi di belakangnya. Ini termasuk premukiman padat, banyak kontrakan cuma nggak semua kena,” jelasnya.

Hendri menuturkan, saat ini api sudah padam. Api bisa dikendalikan petugas Sudin Damkar Jakarta Barat pukul 00.30 WIB.

“Apinya sudah padam tadi sekitar pukul 00.30 WIB, masih proses pendinginan. Petugas masih di lokasi,” ujarnya.

Kebakaran di Kalideres ini juga diinformasikan oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta. Dalam akun Twitter resminya, kebakaran terjadi 23.10 WIB. 19 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

(idn/eva) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jokowi Ingin Anak Penerima PKH Bisa Jadi Presiden RI

JakartaPresiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, tujuan program Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari pemerintah untuk pemenuhan gizi dan pendidikan anak. Dia pun berharap program itu bisa meningkatkan kualitas SDM Indonesia hingga ada yang bisa menjadi Presiden RI.

Jokowi mengatakan, untuk tahun 2019, pemerintah menyiapkan anggaran PKH dan BPNT sebesar Rp 34,4 triliun. Nilai ini naik berkali lipat dari sebelumnya tahun 2018 yakni sebesar Rp 19,2 triliun.

“Anggaran ini sudah sejak awal diperuntukkan berkaitan pendidikan. Kedua, gizi anak,” kata Jokowi saat penyaluran PKH dan BPNT di Depok, Jawa Barat, Selasa (12/2/2019).


Dalam acara penyerahan itu, Jokowi sempat melihat langsung beberapa penerima melakukan pengecekan saldo. Terlihat saldo yang tertera di tabungan sebesar Rp 1.500.000.

Jokowi mengatakan, jumlah Rp 1.500.000 itu baru tahapan pertama yang masuk di Januari 2019. Dia mengatakan masih ada pencairan selanjutnya April, Juli, dan Oktober.

“Nanti ada tahapan kedua. Jumlahnya bisa 2-3 kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Banyak seperti itu karena sekarang pakai indeks bantuan sosial. Ibu hamil ada hitungan, anak usia dini, SD, SMP, SMA ada hitungannya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi sempat bercerita soal masa kecilnya, saat harus digusur karena rumahnya di bantaran sungai di Solo. Dia dan orang tuanya pun sempat menumpang tinggal di rumah adik ibunya.

Lewat program tersebut, Jokowi berharap anak-anak bisa hidup sehat dan mampu bersekolah hingga jenjang pendidikan tinggi. Tujuannya agar terbebas dari kesusahan.

“Sehingga saya ingin anak-anak ibu semuanya kalau anaknya sehat, pintar, anaknya sekolah setinggi-tingginya jangan ada anaknya takut bermimpi jadi menteri, jadi Presiden. Bisa, insyaallah,” ujar Jokowi.

Jokowi berpesan agar penerima PKH benar-benar memanfaatkan bantuan itu untuk untuk peningkatan gizi anak. Dia mengatakan, tidak ada yang tidak mungkin kalau orang tua bercita-cita dan bekerja keras.

“Boleh bermimpi, boleh bercita-cita, kenapa tidak. Orang tua saya dulu juga hidup di pinggir kali kena gusur. Alhamdulillah bisa menjadikan saya, membesarkan saya, menyekolahkan saya meskipun pontang panting. Itulah tugas orang tua,” kata Jokowi.
(jor/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>