Di Mojokerto, Prabowo Dapat Masukan dari Aliansi Ulama dan Cendekiawan

Mojokerto – Selama 2 jam lebih di Pondok Pesantren (PP) Riyadlul Jannah, Mojokerto, Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto ternyata berdiskusi dengan aliansi ulama dan cendekiawan. Para ulama dan kaum intelektual pun memberikan sejumlah amanah kepada Capres nomor urut 2 tersebut. Apa saja?

Pertemuan antara Prabowo dengan dengan para ulama dan cendekiawan di kantor pusat PP Riyadlul Jannah, Kecamatan Pacet berlangsung pukul 20.00-22.16 WIB. Selama dua jam lebih, Ketum Partai Gerindra itu berdiskusi dengan Aliansi Ulama Madura, Aliansi Ulama Tapal Kuda, Aliansi Profesor dan Rektorat, Dzuriah NU, serta habaib dari seluruh Indonesia.

Sayangnya, Prabowo enggan memberikan waktu kepada wartawan untuk mewawancarainya. Dari kediaman Pengasuh PP Riyadlul Jannah, Prabowo bergegas masuk ke dalam mobilnya.

Humas PP Riyadlul Jannah sekaligus Ketua Panitia Penyambutan Prabowo, Muhammad Yusuf Misbah mengatakan, dalam pertemuan kali ini, Prabowo banyak mendapat masukan dari para ulama dan cendekiawan. Salah satunya Prabowo diharapkan mampu mengharmoniskan perbedaan yang ada di Bangsa Indonesia jika terpilih sebagai Presiden pada Pilpres 2019.

“Karena saat ini sangat terasa adanya pengkotak-kotakan, khususnya dalam kita beragama. Kemudian kotak mengkotak antar suku bangsa. Ini yang tidak diinginkan. Persatuan dan kesatuan Republik Indonesia yang paling utama,” kata Yusuf kepada wartawan di lokasi, Sabtu (23/2/2019), malam.

Selain diamanahi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, lanjut Yusuf, Prabowo juga diminta untuk membuktikan kecintaannya terhadap para ulama. Hal itu untuk menampik tudingan yang selama ini mengarah ke Prabowo, yaitu tidak suka dengan ulama.

“Insyaallah Pak Prabowo juga sudah komitmen nanti jika diamanahi menjadi pemimpin, beliau tidak akan meninggalkan ulama. Bahkan beliau akan terus datang bersilaturahmi di tempatnya para ulama,” terangnya.

(rvk/rvk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Pameran Lukisan Karya Anak Jalanan Hiasi Atrium Plaza Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Anak-anak jalanan pun mampu menghasilkan karya seni yang indah dan layak untuk dipamerkan. Hasil karya seni mereka berupa lukisan dipamerkan dalam pameran karya seni bertajuk Krayon Kami Karya Kami di Atrium Plaza Indonesia, Jakarta Pusat. Pameran tersebut diadakan pada 23 Februari 2019 hingga 3 Maret 2019.

Pameran tersebut digagas oleh Kelas Gambar yang berkolaborasi dengan Rumah Faye. Sepuluh anak yang tinggal di Kampung Melayu, Jakarta Timur memamerkan 43 karya mereka yang dilukis dengan krayon.

Anak-anak tersebut berasal dari kondisi yang kurang sejahtera. Usia mereka masih berkisar antara 6-12 tahun, namun mereka sudah mengecap kerasnya kehidupan. Mereka tinggal di kolong jembatan Casablanca sebab profesi orang tua mereka adalah pemulung di pemukiman tersebut. 

Galih Wismoyo Sakti, pendiri Kelas Gambar justru melihat bahwa anak-anak tersebut mampu berkarya di bidang seni. Bekerja sama dengan Faye Simanjuntak, pendiri Rumah Faye, ia menggandeng anak-anak di pemukiman Kampung Melayu untuk melukis dengan krayon untuk kemudian dipamerkan di pameran seni.

“Kelas Gambar ini merupakan komunitas yang memberikan kelas seni gratis kepada anak-anak kurang sejahtera di seluruh Indonesia,” jelas Galih dalam acara pembukaan pameran tersebut Sabtu (23/2/2019) ini. Galih ingin memperlihatkan bahwa menggambar bisa menjadi bentuk ekspresi anak-anak pemukiman tersebut.

Pembelajaran di Kelas Gambar selalu mementingkan proses dalam melukis. “Melalui Kelas Gambar ini, anak-anak terbuka pikirannya terhadap pentingnya eksplorasi ketika melukis,” ungkap Galih. Tak hanya itu, anak juga diajarkan untuk tidak mudah menyerah dan tidak takut salah.

Faye juga berpendapat bahwa anak-anak seperti mereka juga harus dijaga kesejahteraannya. “Kita sebagai anak-anak muda pun harus berani berkontribusi dan memberikan apa yang bisa kita berikan kepada mereka,” pungkas gadis berusia 16 tahun itu.

Pameran Krayon Kami Karya Kami ini tidak hanya menampilkan seni lukisan, tapi juga menghadirkan workshop di bidang seni. “Nanti kita akan mengadakan workshop mengenai art therapy dari Vindy Ariella, pendiri Bipolar Care Indonesia,” terang Galih. Tak cukup sampai di situ, pameran ini juga mengadakan workshop menggambar dari Citra Marina, salah satu ilustrator berbakat di Indonesia.

Pameran ini pun menjadi ajang untuk menggalang dana melalui penjualan lukisan dan kegiatan workshop. Seluruh keuntungan dari semua kegiatan tersebut akan didonasikan kepada keluarga anak-anak di Kampung Melayu.

Rumah Faye dan Kelas Gambar pun menyimpan harapan atas terselenggaranya pameran ini. Mereka berharap bisa memberdayakan anak-anak di Kampung Melayu melalui kegiatan berkarya di bidang seni. Virus seni pun akan semakin tertular dan lebih dikenal oleh keluarga Indonesia yang belum sejahtera. (Esther Novita Inochi)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Hasil Liga Italia: Dramatis, Gol Dzeko di Injury Time Menangkan Roma

FrosinoneAS Roma menang secara dramatis di markas Frosinone dalam lanjutan Liga Italia. Gol Edin Dzeko di injury time babak kedua memberi Roma kemenangan 3-2.

Tandang ke Stadio Benito Stirpe pada pertandingan pekan ke-25 Liga Italia, Minggu (24/2/2019) dini hari WIB, Roma sempat unggul 2-1. Namun gol Andrea Pinamonti di menit ke-80 membuat kedudukan jadi imbang 2-2.

Dzeko kemudian jadi pahlawan Roma lewat golnya di masa injury time. Striker internasional Bosnia & Herzegovina itu mencetak gol pada menit ke-95 untuk menyegel kemenangan Roma.

Roma sempat kebobolan lebih dulu saat laga baru berjalan lima menit. Kombinasi kesalahan Steven Nzonzi dan Robin Olsen membuat Roma tertinggal.

Operan Nzonzi yang tak akurat di area permainan sendiri dipotong oleh Camillo Ciano. Ciano kemudian melepaskan tembakan yang ditepis oleh Olsen. Namun penyelamatan Olsen tak sempurna karena bola justru melambung masuk ke gawang sendiri.

Ciano nyaris menggandakan keunggulan Frosinone ketika sepakannya dari jarak dekat melambung di atas mistar gawang. Di sisi lain, Roma mulai nyetel dan mengancam gawang Frosinone lewat sundulan Stephan El Shaarawy yang ditepis di bawah mistar oleh Marco Sportiello.

Kesalahan lini belakang Frosinone berbuah gol untuk Roma pada menit ke-30. Edoardo Goldaniga membiarkan bola yang memantul di dekatnya. Edin Dzeko muncul dari belakang Goldaniga untuk mencuri bola dan kemudian melepaskan tembakan dengan kaki kanan ke arah tiang dekat.

Tak sampai dua menit, tepatnya 72 detik, Roma membalikkan keadaan. Berawal dari serangan balik, Dzeko mengoper bola kepada El Shaarawy yang berlari di sisi kanan.

El Shaarawy melepaskan tembakan dan ditepis oleh Sportiello. Bola muntah langsung disambar oleh Lorenzo Pellegrini untuk membawa Roma unggul.

Di babak kedua, Roma kehilangan Kostas Manolas yang cedera. Ketiadaan Manolas membuat lini belakang Roma rapuh. Frosinone pun menyamakan skor pada menit ke-81.

Dari serangan balik, Andrea Pinamonti dan Ciano masuk ke area pertahanan Roma. Tiga bek sekaligus mencoba menghentikan Ciano yang kemudian mengoper kepada Pinamonti. Tak terkawal, Pinamonti menembak dari jarak dekat untuk menjebol gawang Roma.

Saat laga seperti akan berakhir imbang, Roma mencuri kemenangan di detik-detik terakhir pertandingan. Bola dari Daniele De Rossi dikontrol dengan baik oleh El Shaarawy yang ada di sisi kiri kotak penalti. El Shaarawy kemudian melepaskan umpan yang langsung disambar oleh Dzeko tepat di depan gawang.

Dengan kemenangan ini, Roma terus menjaga jarak dengan empat besar. Giallorossi menempati peringkat kelima dengan 44 poin dari 25 laga, terpaut satu angka dari AC Milan yang ada di urutan keempat. Sementara itu, Frosinone masih berkutat di zona degradasi dengan menempati posisi ke-19 dengan 16 poin.

Susunan Pemain

Frosinone: Sportiello; Goldaniga, Salamon, Capuano; Zampano, Chibsah (Trotta 76), Viviani, Cassata, Beghetto (Molinaro 59); Ciano, Ciofani (Pinamonti 67)

Roma: Olsen; Santon, Manolas (Fazio 76), Marcano, Kolarov; De Rossi, Nzonzi (Cristante 65); El Shaarawy, Pellegrini, Perotti (Zaniolo 65); Dzeko

(nds/ran)

Bawaslu Jateng Rekomendasikan Sanksi untuk 35 Kepala Daerah

Liputan6.com, Semarang – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah merekomendasikan pemberian sanksi kepada 35 kepala daerah yang mengikuti deklarasi dukungan pasangan calon presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Bawaslu menilai, hal itu melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Kami merekomendasikan Kementerian Dalam Negeri agar memberikan sanksi kepada 35 kepala daerah di Provinsi Jateng, termasuk Gubernur Ganjar Pranowo,” kata Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Jateng Sri Wahyu Ananingsih di Semarang, Sabtu (23/2/2019).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil investigasi, klarifikasi, pengumpulan data dan bukti, serta keterangan para saksi, Bawaslu Jateng tidak menemukan pelanggaran administrasi sebagai kepala daerah, namun dukungan yang mengatasnamakan kepala daerah se-Jateng menjadi pelanggaran etika.

Jabatan kepala daerah, kata dia, adalah unsur penyelenggara pemerintahan daerah dan oleh karena itu sebagai unsur penyelenggaraan pemerintahan daerah nama jabatan kepala daerah seharusnya hanya digunakan untuk kepentingan penyelenggaraan pemerintahan daerah semata, serta tidak untuk kepentingan politik salah satu golongan atau kelompok.

“Para kepala daerah yang menjadi terlapor itu memiliki sikap politik yang pada dasarnya merupakan hak pribadi, tapi karena jabatan kepala daerah itu melekat dalam dirinya, maka tidak sepatutnya jika sikap politik tersebut disampaikan ke publik dan dilakukan secara bersama-sama,” ujar Sri Wahyu.

Selain itu, pernyataan dukungan kepada salah satu pasangan calon presiden, menurut Bawaslu merupakan tindakan yang mengandung unsur keberpihakan kepada salah satu kandidat sehingga melanggar sebagai kepala daerah untuk memenuhi kewajiban yang sebaik-baiknya dan seadil adilnya sebagaimana sumpah/janji sebagai kepala daerah.

“Pertemuan kepala daerah se-Jateng itu juga terbukti sebagai bentuk kampanye, dibuktikan surat adanya surat tanda terima pemberitahuan (STTP) yang dikeluarkan oleh Polda Jateng untuk kegiatan tersebut,” tutur Sri Wahyu Ananingsih seperti dikutip Antara.

2 dari 3 halaman

35 Kepala Daerah

Berikut nama-nama kepala daerah se-Jateng yang direkomendasikan Bawaslu Jateng mendapat sanksi dari Kemendagri, yaitu Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah), Muhammad Tamzil (Bupati Kudus), Yuli Hastuti (Wakil Bupati Purworejo), Suyono (Wakil Bupati Batang), Wihaji (Bupati Batang), Martono (Wakil Bupati Pemalang), Junaedi (Bupati Pemalang).

Kemudian Dyah Hayuning Pratiwi (Plt.Bupati Purbalingga), Zaenal Arifin (Bupati Kabupaten Magelang), Sumarni (Bupati Grobogan), Narjo (Wakil Bupati Brebes), Sadewo Tri Listiono (Wakil Bupati Banyumas), Ahmad Husein (Bupati Banyumas), FX.Hadi Rudyatmo (Wali Kota Surakarta), Sabilillah Ardie (Wakil Bupati Kabupaten Tegal).

Berikutnya, Umi Azizah (Bupati Kabupaten Tegal), Munjirin (Bupati Kabupaten Semarang), Ngesti Nugraha (Wakil Bupati Kabupaten Semarang), Windarti Agustina (Wakil Wali Kota Magelang), Arini Harimurti (Wakil Bupati Kabupaten Pekalongan).

Selanjutnya, Mudasir (Bupati Kabupaten Pekalongan), Joko Sutopo (Bupati Wonogiri), Tatto Suwarto Pamuji (Bupati Cilacap), Saiful Arifin (Wakil Bupati Pati), Haryanto (Bupati Pati), Sri Mulyani (Bupati Klaten), Yuliatmono (Bupati Karanganyar), Rober Cristanto (Wakil Bupati Karanganyar), HM Natsir (Bupati Demak), Joko Sutanto (Wakil Bupati Demak), Purwadi (Wakil Bupati Sukoharjo), Hevearita Gunaryati Rahayu (Wakil Wali Kota Semarang), Yazid Mahfudz (Bupati Kebumen), Eko Purnomo (Bupati Wonosobo), serta Agus Subagiyo (Wakil Bupati Wonosobo).

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Karena Gawang Sevilla adalah Favorit Messi

SevillaLionel Messi mencetak hat-trick saat Barcelona menang atas Sevilla. Messi memang hobi bikin gol ke gawang Sevilla.

Barcelona menang 4-2 saat tandang ke markas Sevilla pada pertandingan pekan ke-25 Liga Spanyol. Dalam laga yang digelar di Estadion Ramos Sanchez Pizjuan, Sabtu (23/2/2019) malam WIB, Messi mencetak tiga gol.

Messi mencetak gol pertamanya di laga tersebut pada menit ke-26. Gol tersebut tercipta semenit setelah Jesus Navas membuka keunggulan Sevilla.

Penyerang asal Argentina itu kemudian bikin gol lagi pada menit ke-67. Gol tersebut lagi-lagi membawa Barcelona menyamakan skor setelah sempat tertinggal oleh gol Gabriel Mercado di menit ke-42.
Gol ketiga dibuat Messi pada menit ke-85. Gol tersebut sekaligus membawa Barcelona membalikkan keadaan.

Lewat hat-trick tersebut, Messi kini tercatat sudah mencetak 36 gol dari 35 kali penampilan melawan Sevilla. Itu berarti rata-rata lebih dari satu gol per pertandingan. Sevilla jadi tim yang paling sering dibobol oleh Messi.

Tak cuma bikin gol, Messi juga rajin terlibat dalam terciptanya gol Barcelona ke gawang Sevilla. Dilansir oleh Opta, Messi paling tidak punya peran dalam satu gol Barcelona di 20 dari 21 pertandingan terakhirnya melawan Sevilla di semua kompetisi (21 gol, 13 assist).

Dengan kemenangan atas Sevilla, Barcelona mengukuhkan posisinya di puncak klasemen Liga Spanyol dengan 57 poin. Tim arahan Ernesto Valverde itu untuk sementara unggul 10 angka atas Atletico Madrid yang ada di urutan kedua.

(nds/ran)

5 Cerita Kirana Larasati yang Pakai Topi Unicorn

JakartaKirana Larasati mengunggah foto di Instagram-nya sedang memakai topi unicorn. Ada beberapa cerita tentang Kirana. Apa saja?

Kirana lahir di Jakarta, pada 29 Agustus 1987. Dia merupakan aktris Indonesia.

Berikut cerita Kirana Larasati.

1. Bintang Sinetron

Keterlibatan Kirana dalam dunia sinetron berawal dari ketidaksengajaan saat memenangkan acara untuk promosi film Eiffel I’m in Love yang diselenggarakan sebuah stasiun radio. Hadiahnya adalah makan malam bersama Samuel Rizal dan Shandy Aulia.

Kemudian Kirana ditawari untuk mengikuti casting sebuah sinetron oleh Dewi Yulia Razif, casting director PT Soraya Intercine Film. Setelah casting itu, karier Kirana makin bersinar.

Sinetron yang melambungkan nama Kirana adalah Azizah yang ditayangkan stasiun televisi swasta pada tahun 2007. Sinetron lain yang pernah dibintanginya antara lain Aku Bukan Untukmu, Benci Bilang Cinta, Kakak Iparku 17 Tahun, Pasangan Heboh, Habibi dan Habibah.

2. Pemain Film

Selain sinetron, Kirana juga bermain film. Beberapa film yang dibintanginya antara lain D’Girlz Begins (2006), Claudia/Jasmine, Gotcha, dan Perempuan Punya Cerita (2008).

3. Kehidupan pribadi

Kirana Larasati menikah dengan Tama Gandjar pada 9 Mei 2015. Dari pernikahan itu keduanya dikaruniai seorang anak bernama Kyo Karura Gantama.

Namun pernikahan itu kandas dan Kirana serta Tama resmi bercerai pada 13 Juli 2017. Hak asuh anak jatuh ke tangan Kirana.

4. Caleg PDIP

Kirana saat ini terdaftar sebagai caleg PDIP. Dia caleg dari Dapil Jabar I (Kota Bandung dan Kota Cimahi).

5. Unggah Foto Pakai Topi Unicorn

Terbaru, Kirana Larasati mengunggah fotonya saat memakai topi unicorn. Istilah unicorn mencuat setelah Debat Capres Putaran Kedua pada Minggu (17/2/2019). Pada Debat itu, Capres nomor 1, Joko Widodo bertanya kepada Capres nomor 2 Prabowo Subianto soal kebijakan untuk pengembangan unicorn Indonesia. Nah di Instagram-nya Kirana memakai topi Unicorn sambil duduk di sebuah kursi. Dia mendapat 7.446 like untuk postingannya itu. Namun kolom komentarnya ditutup.
(nwy/ken)

Photo Gallery

1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

Polisi Periksa 7 Orang Terkait Kebakaran Kapal di Muara Baru

Jakarta – Kebakaran sejumlah kapal di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara, belum padam. Polisi sudah memeriksa 7 orang terkait kebakaran kapal tersebut.

“Lebih kurang 7 orang kita periksa,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono, di Lokasi kebakaran, Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jaktim, Sabtu (23/2/2019)

Dia menambahkan, saat ini pihaknya masih fokus pada pemadaman api. Mengenai potensi adanya kelalaian Eddy menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Kita bisa menentukan dari hasil pemeriksaan laboratorium,” tuturnya.

Dia menduga kebakaran tersebut akibat adanya percikan api dari kapal yang sedang dilas. Percikan api itu, lanjut Eddy, menyambar ke mesin dan menimbulkan kebakaran.

“Dugaan sementara ini kan ada alat penyedot air di sebuah kapal itu yang patah. Kemudian dilas, ada percikan api yang menuju ke mesin. Ini dugaan sementara, nanti akan kita pastikan dari pemeriksaan laboratorium forensik,” pungkasnya.

Petugas Damkar awalnya menerima informasi kebakaran pukul 15.19 WIB. Hingga pukul 23.01 WIB, api masih berkobar.
(rvk/yld)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sociopreneur Harus Hati-Hati Saat Gabungkan Bisnis dengan Kegiatan Sosial

Liputan6.com, Jakarta – Acara Awarding Night Secangkir Semangat #BuatTujuanmuNyata yang digelar Kapal Api di Ballroom Hotel Grand Hyatt, Jakarta diwarnai dengan sesi Coffee Talk menarik. Salah satu narasumber yang hadir adalah Iwan Murty, CEO PT Tristar Service Indonesia.

Selaku investor, Iwan menilai ide usaha yang dikemukakan para peserta Secangkir Semangat luar biasa. Mereka dapat mengambil peluang bisnis yang berasal dari masalah sosial.

Meski begitu, Iwan mengatakan hendaknya para sociopreneur berhati-hati dengan tujuan bisnisnya. Salah-salah, usaha yang sudah berkembang malah mengarah jadi organisasi non profit.

“Idenya sangat bagus dan idealis, menangkap semua peluang, namun dari kacamata bisnis, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Modal, target pasar, setelah dapat modal alokasi dana kemana saja, dan sebagainya. Harus ada rencana yang rinci agar nantinya bisnis tidak salah arah jadi organisasi non profit,” ungkap Iwan dalam sesi Coffee Talk di Jakarta, Sabtu (22/2/2019).

Sekadar informasi, beragam ide usaha unik dan berkelanjutan telah dipresentasikan oleh 20 peserta Secangkir Semangat. Ada yang bergerak di sektor pangan, cinderamata hingga konstruksi. 

Sebut saja Titik Balik Coffee yang memberdayakan para warga binaan untuk menjadi karyawan, Ecopaving yang memanfaatkan sampah plastik untuk dijadikan bahan konstruksi dan Sekolah Lapangan Timor Moringa Organik Indonesia yang bergerak di sektor pendidikan dan pertanian.

Ketiga ide bisnis ini merupakan pemenang dalam program Secangkir Semangat dan telah mendapatkan bantuan dana pembinaan dari Kapal Api.

2 dari 2 halaman

Tiga Pemenang

Sebelumnya, Kapal Api resmi tutup program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu dengan menggelar acara Awarding Night di Hotel Grand Hyatt, Jakarta.

Dalam acara ini kemudian didapat tiga pemenang utama dengan ide usaha terbaik. Setelah melewati beragam seleksi, akhirnya tiga ide usaha dari anak muda Indonesia berhasil meyakinkan para juri, ide mereka nyata dan berdampak bagi masyarakat.

Pemenang pertama ialah Meybi Agnesia Lomanledo asal Nusa Tenggara Timur dengan ide bisnis pengolahan daun kelor yang dimulai dengan Sekolah Lapangan Timor Moringa Organik Indonesia, pemenang kedua ialah Azis Pusakantara asal Jakarta dengan ide usaha Ecopaving dan pemenang ketiga ialah Elven Aprilnico dengan ide usaha Titik Balik Coffee.

Meybi mengatakan, belum meratanya sekolah di daerah terpencil NTT menginspirasinya untuk mengedukasi masyarakat akan kemampuan soft skill di berbagai sektor.

“Warga mendambakan keterampilan yang peka terhadap kebutuhan sosial. Oleh karenanya kami dirikan Sekolah Lapangan Timor Moringa Organik Indonesia (SL TMOI) untuk mencapai tujuan itu,” ujar Meybi di Jakarta, Sabtu 22 Februari 2019.

Ketiga pemenang mendapatkan hadiah uang binaan dengan jumlah yang bervariatif. Untuk juara 1 mendapatkan Rp 250 juta, untuk juara 2 mendapatkan Rp 150 juta dan untuk juara 3 mendapatkan Rp 50 juta.

Para pemenang menegaskan, Program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu menjadi bekal luar biasa bagi mereka.

Ilmu dan pengalaman dari para mentor sangat berharga untuk kelanjutan bisnis mereka ke depan. Diharapkan, pemuda-pemuda ini dapat menjadi pemimpin yang tidak hanya dapat berbisnis namun memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tiga Ide Usaha Terbaik Raih Penghargaan Kapal Api

Liputan6.com, Jakarta – Kapal Api resmi tutup program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu dengan menggelar acara Awarding Night di Hotel Grand Hyatt, Jakarta.

Dalam acara ini kemudian didapat tiga pemenang utama dengan ide usaha terbaik. Setelah melewati beragam seleksi, akhirnya tiga ide usaha dari anak muda Indonesia berhasil meyakinkan para juri, ide mereka nyata dan berdampak bagi masyarakat.

Pemenang pertama ialah Meybi Agnesia Lomanledo asal Nusa Tenggara Timur dengan ide bisnis pengolahan daun kelor yang dimulai dengan Sekolah Lapangan Timor Moringa Organik Indonesia, pemenang kedua ialah Azis Pusakantara asal Jakarta dengan ide usaha Ecopaving dan pemenang ketiga ialah Elven Aprilnico dengan ide usaha Titik Balik Coffee.

Meybi mengatakan, belum meratanya sekolah di daerah terpencil NTT menginspirasinya untuk mengedukasi masyarakat akan kemampuan soft skill di berbagai sektor.

“Warga mendambakan keterampilan yang peka terhadap kebutuhan sosial. Oleh karenanya kami dirikan Sekolah Lapangan Timor Moringa Organik Indonesia (SL TMOI) untuk mencapai tujuan itu,” ujar Meybi di Jakarta, Sabtu (22/2/2019).

Ketiga pemenang mendapatkan hadiah uang binaan dengan jumlah yang bervariatif. Untuk juara 1 mendapatkan Rp 250 juta, untuk juara 2 mendapatkan Rp 150 juta dan untuk juara 3 mendapatkan Rp 50 juta.

Para pemenang menegaskan, Program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu menjadi bekal luar biasa bagi mereka.

Ilmu dan pengalaman dari para mentor sangat berharga untuk kelanjutan bisnis mereka ke depan. Diharapkan, pemuda-pemuda ini dapat menjadi pemimpin yang tidak hanya dapat berbisnis namun memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.


2 dari 2 halaman

Tingkatkan Sosial-Ekonomi Masyarakat

Sebelumnya, berkolaborasi dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) sejak tahun lalu, Kapal Api luncurkan program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu yang digadang dapat menguatkan sosial-ekonomi masyarakat.

Program yang mengangkat tema Sociopreneur ini berusaha merangkul anak muda Indonesia untuk dapat berinovasi dalam bisnis sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Program ini merupakan wadah bagi anak muda dengan ide dan semangat sociopreneur sehingga dapat menyalurkan aspirasinya.

“Kapal Api menyediakan wadah bagi anak muda agar berani membuat nyata tujuannya lewat mentoring sepanjang program. Kami optimis siapapun yang menang di akhir akan menjadi sociopreneur yang benar-benar bekerja nyata untuk negeri,” ujar Group Brand Manager Kapal Api, Johnway Suwarsono di Jakarta, Sabtu (22/2/2019).

Dari sekian ribu pelamar, hanya 20 peserta yang diundang untuk melakukan presentasi di acara Awarding Night kepada para juri dan investor.

Banyak ide usaha unik dan berkelanjutan yang dikemukakan, mulai dari ide usaha paving dari sampah plastik hingga pendirian sekolah untuk memberdayakan petani dan masyarakat akan sumber daya alam.

“Program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu adalah wujud bahwa Kapal Api merupakan teman dan fasilitator bagi anak muda untuk mengembangkan bisnis besarnya,” tambah Johnway.

Program ini berlangsung dengan serangkaian kegiatan yaitu Networking Day, Apprenticeship, Workshop Sociopreneur with PLUS (Platform Usaha Sosial), Campus Talk serta Mentoring dan Prototyping yang dilaksanakan di 6 kota besar di Indonesia. Program ini diakhiri dengan acara Awarding Night di Ballroom Hotel Grand Hyatt, Jakarta.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Penjelasan Lengkap ITDC soal Biaya Bangun Sirkuit MotoGP Mandalika

Jakarta – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata the Mandalika, Lombok NTB, menegaskan pembangunan sirkuit Mandalika bukan dibangun dengan biaya Rp 3,6 triliun.

Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan sejumlah pemberitaan yang mengaitkan antara pembangunan sirkuit Mandalika dengan biaya Rp 3,6 triliun, Yang disebut dengan sirkuit Mandalika sebenarnya adalah sirkuit jalan raya atau street circuit yang dibangun sebagai bagian dari distrik sports & entertainment di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata the Mandalika.

Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer menjelaskan, pembangunan street circuit Mandalika merupakan bagian tidak terpisahkan dari pembangunan distrik Sports & Entertainment seluas 131 ha di zona tengah the Mandalika. “Selain street circuit sepanjang 4,32 km yang didisain mengelilingi distrik, juga akan dibangun 10 hotel dengan kapasitas sekitar 2500-an kamar/room keys, COEX (Convention – Exhibition) Building, Rumah Sakit dan Water Park berstandar internasional,” ujar Abdulbar dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/2/2019).

Investor untuk pembangunan distrik ini adalah Vinci Construction Grands Projets (VCGP), anak usaha Vinci, sebuah perusahaan berskala global asal Prancis yang bergerak di bidang desain, pembiayaan, pembangunan dan operasional proyek-proyek infrastruktur dan fasilitas besar di seluruh dunia.

Penandatanganan master LUDA antara ITDC dengan VCGP untuk pembangunan distrik Sports & Entertainment telah dilakukan pada 8 Agustus 2018, yang akan membawa nilai investasi sebesar US$ 1 Miliar selama 15 tahun.

Pembangunan street circuit di distrik ini akan menjadi prioritas bagi ITDC dengan akan diselenggarakannya kejuaraan MotoGP dan World Superbike di the Mandalika pada 2021.

“Dalam pembangunan street circuit ini, kami sebagai pengembang kawasan akan membangun infrastruktur jalan atau badan jalannya, sedangkan fasilitas jalan sebagai street circuit akan dilanjutkan oleh Vinci,” terang Abdulbar.

ITDC mencanangkan pembangunan badan jalan di distrik ini dimulai pada Oktober 2019 yang diharapkan selesai pada Triwulan II 2020, kemudian Vinci akan melanjutkan penyelesaian street circuit, sehingga bisa digunakan pada 2021.

Terkait biaya Rp 3,6 Triliun yang disebut-sebut, Abdulbar M. Mansoer menegaskan angka tersebut merupakan biaya pembangunan infrastruktur pariwisata di KEK The Mandalika yang difasilitasi oleh Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) sebesar US$ 248,4 juta (setara Rp 3,6 T) melalui program Mandalika Urban & Tourism Infrastructure Project (MUTIP).

MUTIP akan mencakup pembangunan infrastruktur dan fasilitas dasar di dalam kawasan the Mandalika, seperti pembangunan jalan dalam kawasan, penyediaan air bersih, sanitasi dan drainase, pengolahan air limbah dan limbah padat, distribusi listrik dan juga fasilitas pengelolaan risiko bencana, berbagai fasilitas publik dan ruang publik terbuka.

“Jadi pembangunan street circuit Mandalika bukan dibangun dengan biaya Rp 3,6 Triliun,” tegas Abdulbar M. Mansoer. (hns/rvk)