Fakta Game Of Thrones Season 8 Episode 2, Kembalinya Direwolf Ghost

Ghost terlihat berdiri di samping Jon dalam percakapannya dengan Samwell Tarly dan Dolorous Edd di Winterfell. Sebelumnya, Joe Bauer selaku supervisor yang bertugas mengatur visual effects dalam Game of Thrones sempat angkat bicara mengenai Ghost.

Dirinya membocorkan bahwa Ghost akan lebih sering muncul di musim terakhir ini. Bahkan, Ghost akan melakukan adegan-adegan keren nantinya. Selain itu, Joe Bauer juga mengimbuhkan salah satu alasan di balik Ghost yang absen di season 7.

Rupanya, proses pembuatan adegan Ghost membutuhkan keterampilan yang tinggi. Ia harus merekam serigala asli untuk disunting layaknya serigala hebat seperti Ghost. Sayangnya, serigala asli hanya bisa bertingkah laku sesuai sifat alaminya.

Arsenal vs Rennes: Stephen Sebut Kembalinya Lacazette sebagai Tindakan Aneh UEFA

Liputan6.com, London – Liga Europa akan kembali bergulir dini hari WIB nanti. Salah satu pertandingan yang menarik adalah Arsenal vs Rennes. Bermain di kandang Emirates Stadium membuat The Gunners lebih mendapat kepercayan diri.

Selain bermain di kandang, kembalinya striker Arsenal, Alexandre Lacazette juga menjadi sebuah keuntungan. Pria Prancis ini telah mendapat potongan masa hukumuan oleh UEFA. Sebelumnya, ia terkena skors akibat akumulasi kartu.

Dia menadapat kartu merah pada leg pertama babak 32 besar saat berhadapan dengan BATE. Karena hal itu, ia harus menerima hukuman larangan bermain dalam tiga pertandingan. Nasib baik masih menghampiri dirinya.

Namun, UEFA memutuskan untuk memangkas masa hukuman bertanding yang diterima pemain 47 tahun tersebut. UEFA memangkas masa hukuman Lacazette menjadi dua pertandingan. Dengan begitu, ia dapat membela Arsenalpada leg kedua dinihari nanti.

Keputusan ini membuat kubu Rennes meradang. Pelatih Rennes, Julien Stephen, mengaggap ini merupakan tindakan aneh UEFA. Keputusan UEFA tersebut dikeluarkan menjelang pertandingan leg kedua.

“Waktunya agak mengejutkan bagi semua orang yang terlibat. Kami tidak berpikir bahwa ia akan dimasukkan hingga kemarin malam. Mereka telah memutuskan untuk mengurangi sanksi dari tiga, menjadi dua pertandingan dan itu bagus untuknya,” ujar Stephen yang dikutip dari The Guardian.

Kembalinya Naskah Kuno Masa Sultan HB I Setelah Hilang Ratusan Tahun

Liputan6.com, Yogyakarta – Merayakan 30 tahun bertahtanya Sultan Hamengku Buwono X, masyarakat Yogyakarta harus berbangga hati. Manuskrip atau naskah kuno karya tradisi penyeratan di era Sultan HB I (1755-1792) dan masa pertama Sultan HB II (1792-1810) akhirnya kembali ke pangkuan Keraton Yogyakarta.

Kepergian manuskrip itu tidak bisa dilepaskan dari peristiwa Geger Sepehi pada 1812. Pasukan Inggris menyerbu dan masuk ke keraton Yogyakarta dan juga membawa 300 judul manuskrip yang berada di kerajaan itu.

“Hanya tiga serat yang tersisa ketika itu, salah satunya Arjuna Wiwaha,” ujar GKR Hayu, penghageng Tepas Tandayekti Keraton Yogyakarta, dalam pembukaan simposium internasional bertajuk Budaya Jawa dan Naskah Keraton Yogyakarta di Kasultanan Ballroom Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Selasa, 5 Maret 2019.

Kini, sebagian naskah kuno yang sudah 207 tahun berada di Inggris diserahkan kepada Keraton Yogyakarta dalam bentuk digital. Ada 75 naskah digital yang sudah kembali ke Keraton Yogyakarta. Naskah-naskah yang diperoleh dari British Library itu, antara lain, Babad Ngayogyakarta, Naskah Primbon Palintangan, Palindon, dan Pakedutan, dan Serat Jayalengkara.

Sebenarnya, naskah atau manuskrip Keraton Yogyakarta tidak semuanya berada di British Library. Naskah-naskah yang diambil itu tersebar pula di Raffles Foundation dan individu-individu yang sulit dilacak keberadaannya.

“Sewaktu naskah diangkut menggunakan kapal, ternyata ada satu kapal yang tenggelam, secara otomatis naskah hilang dan tidak mungkin diperbaiki,” tutur Hayu.

Menurut Hayu, momentum ini penting untuk diperingati dengan kegiatan akademik agar pengetahuan Jawa yang telah lama hilang bangkit kembali. Ia berharap kearifan lokal Yogyakarta bisa kembali diimplementasikan seiring dengan kembalinya naskah-naskah kuno Keraton Yogyakarta.

Hayu mencontohkan selama ini Yogyakarta kehilangan sumber tata ruang dalam ilmu arsitektur dan tidak punya catatan mitigasi bencana dalam kearifan lokal.

2 dari 3 halaman

Proses Lima Tahun

Kembalinya naskah-naskah kuno Keraton Yogyakarta ini tidak datang begitu saja. Butuh lima tahun untuk memproses kepulangan 75 naskah kuno dalam bentuk digital dari British Library.

Sultan HB X bercerita kepulangan naskah itu tidak bisa dilepaskan dari masa pemerintahan presiden Megawati. Ketika itu, Megawati mengadakan kerja sama di bidang kebudayaan dengan Inggris.

Momentum itu dimanfaatkan Sultan HB X untuk mengajukan permohonan pengembalian naskah-naskah yang hilang karena peristiwa Geger Sepehi. Pengembalian dalam bentuk duplikat naskah pun tidak masalah baginya.

“Akhirnya saya punya alasan mengirimkan surat ke British Library menindaklanjuti kerja sama waktu itu,” ucap Sultan HB X.

Sultan menuturkan proses pengembalian tidak mudah. Naskah yang akan diserahkan pada 7 Maret 2019 itu memakan waktu lima tahun untuk bisa kembali ke Yogyakarta.

Menurut Sultan, Inggris belum mau menandatangani secara resmi kepulangan naskah-naskah itu. Ia berencana untuk menulis ulang naskah-naskah itu jika dirasa terlalu lama menunggu kedatangan naskah asli kembali.

“Bagi saya ini tahap awal yang baik, perjanjian pemerintah Indonesia dengan mana pun yang berbau kebudayaan bisa juga diisi dan ditindaklanjuti oleh daerah-daerah lain,” kata Sultan.

3 dari 3 halaman

Pameran Naskah Jadi Puncak Acara

Pameran Naskah Keraton Yogyakarta menjadi puncak kegiatan peringatan 30 Tahun Masehi Sultan HB X bertahta. Pameran yang digelar pada 7 Maret 2017 di Kagungan Dalem Bangsal Pagelaran ini akan memamerkan naskah-naskah fisik koleksi keraton warisan Sultan HB V.

Naskah yang dipamerkan antara lain babad, serat, dan cathetan warni-warni dari perpustakaan keraton, dan KHP Widyabudaya. Ada pula teks-teks bedhaya, srimpi, dan pethilan beksan, serta cathetan gendhing yang berasal dari koleksi KHP Kridhamardawa.

Berbagai koleksi dari Bebadan Museum Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat juga turut dipamerkan untuk mendukung visualisasi naskah. Selain pameran naskah dalam bentuk fisik, beberapa naskah yang diserahkan British Library akan ditampilkan dalam bentuk digital.

Pameran ini terbuka untuk umum mulai pukul 09.00 WIB. Pengunjung hanya perlu membayar biaya administrasi masuk ke Bangsal Pagelaran.

Selain pameran, juga dibuka kelas kuratorial dan tur ruang pamer yang akan dipandu oleh akademisi dan komunitas. Kegiatan tersebut dilakukan setiap akhir pekan dengan tujuan menyuburkan atmosfer akademis di Yogyakarta. 

HEADLINE: Negosiasi Kim Jong-un dan Donald Trump Gagal Total, Sinyal Bahaya?

Liputan6.com, Hanoi – Pada Kamis pagi, 28 Februari 2019, untuk kali pertamanya, Kim Jong-un menjawab langsung pertanyaan yang dilontarkan wartawan asing.

“Ketua Kim, apakah Anda yakin (akan ada kesepakatan)?,” itu pertanyaan yang dilontarkan seorang jurnalis. 

Pemimpin muda Utara Korea itu sempat terdiam. Namun tak lama kemudian bibirnya bergerak.

“Terlalu dini untuk mengatakannya. Namun, saya tidak bilang bahwa saya pesimistis,” kata Kim Jong-un yang kemudian diterjemahkan dalam Bahasa Inggris. “Berdasarkan apa yang saya rasakan saat ini, saya yakin akan ada hasil yang baik.” 

Delapan bulan setelah bersua di Singapura, Kim Jong-un dan Donald Trump menggelar pertemuan kedua di Hanoi, Vietnam. Usai basa-basi, pamer kemesraan, dan makan malam bersama, kedua pemimpin membahas pokok permasalahan: perwujudan denuklirisasi Korut dengan ganjaran pencabutan sanksi atas Pyongyang.

Tapi, sejarah damai gagal tercipta hari itu.

Awalnya, pertemuan diharapkan bisa berujung pada pernyataan berakhirnya Perang Korea yang secara de facto masih berlangsung hingga saat ini. AS dan Korut juga digadang-gadang akan bersepakat untuk mendirikan kantor penghubung di ibu kota masing-masing. Kalaupun sanksi tak dicabut sepenuhnya, setidaknya bakal ada pelonggaran. 

Namun, pertemuan keduanya diakhiri secara tiba-tiba. Lebih cepat dari jadwal. Tanpa hasil. Gagal total. 

Seorang pria berdiri di dekat layar TV yang memperlihatkan siaran pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Vietnam, di sebuah toko elektronik di Seoul, Korea Selatan (28/2). (AP Photo/Lee Jin-man)

Kedua pemimpin hengkang dari lokasi pertemuan di Sofitel Legend Metropole Hanoi sekitar pukul 13.30 waktu setempat, hanya 4,5 jam setelah pembicaraan dimulai.

Kim dan Trump juga batal makan siang bersama, meski meja-meja telah ditata, hidangan sudah disiapkan. Agenda penandatanganan kesepakatan tak jadi dilakukan. 

“Tak ada kesepakatan yang dihasilkan kali ini,” demikian isi pernyataan tertulis Juru Bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, seperti dikutip dari CNN News. “Namun, tim masing-masing berharap untuk menggelar pertemuan kembali pada masa yang akan datang.”

Tak lama kemudian, Donald Trump menggelar konferensi pers. Miliarder nyentrik itu bersikukuh, pertemuannya dengan Kim berlangsung produktif.

“Kami memiliki waktu yang sangat, sangat produktif,” kata Trump. Namun, ia menambahkan, dirinya dan Menlu AS Mike Pompeo merasa, itu bukan saat yang tepat untuk menandatangani kesepakatan apapun.

Presiden AS itu menambahkan, pembicaraannya dengan Kim Jong-un berakhir karena diktator Korut itu meminta penghapusan semua sanksi AS dan internasional atas negaranya sebagai imbalan atas penutupan sebagian — bukan keseluruhan — fasilitas nuklir milik rezim Pyongyang.

“Pada dasarnya mereka ingin sanksi dicabut seluruhnya dan kami tak bisa melakukannya,” kata Trump dalam konferensi pers di Hanoi. “Mereka mengaku rela melakukan denuklirisasi atas sejumlah besar area yang kita inginkan, namun tak mungkin menghapus semua sanksi untuk itu,” kata suami Melania Trump tersebut seperti dikutip dari The New York Times.

Penghapusan sanksi internasional, yang membatasi kemampuan Korea Utara mengimpor minyak dan mengekspor barang-barang menguntungkan termasuk batubara dan hasil laut, adalah tujuan utama Pyongyang dalam semua negosiasi. Di sisi lain, bagi AS, sanksi-sanksi tersebut adalah alat tawar menawar yang signifikan.

Trump mengatakan, ia dan Kim mendiskusikan soal penutupan kompleks nuklir utama Korut di Yongbyon, di mana proses pengayaan plutonium, tritium, dan uranium untuk bahan bakar bom nuklir dilakukan. 

Meskipun Yongbyon adalah fasilitas nuklir terbesar Korut, tapi itu bukan satu-satunya. Dalam konferensi pers, Trump mengakui bahwa negara itu punya fasilitas pengayaan nuklir lain, yang kemampuannya mungkin lebih besar.

Belum lagi rudal balistik, hulu ledak nuklir, dan sistem senjata pemusnah massal yang belum terungkap sepenuhnya. Diduga disembunyikan rapat-rapat rezim Pyongyang.

Yongbyon Nuclear Research Centre, Korea Utara (GeoEye Satellite Image/AFP PHOTO via ABC Australia)

Trump juga mengaku bahwa ia dan Kim Jong-un mendiskusikan soal kasus Otto Warmbier, mahasiswa AS yang tewas setelah jadi tahanan di Korut.

Warmbier, mahasiswa University of Virginia, ditangkap saat bepergian di Korea Utara karena mencuri poster propaganda. Pada 2016 dia dijatuhi hukuman 15 tahun kerja paksa.

Lebih dari setahun kemudian dia dibebaskan dan kembali ke Amerika Serikat dalam keadaan sakit parah. Dokter menyebut, dia menderita cedera otak serius. Warmbier meninggal pada Juni 2017.

Donald Trump mendapat pujian atas kembalinya Warmbier dan segelintir orang Amerika lainnya yang ditahan di Korea Utara.

Jika presiden pendahulu menyebut kasus Warmbier sebagai contoh kebrutalan rezim Kim Jong-un, Trump menolak untuk menyalahkan sang pemimpin Korut.

Otto Warmbier, mahasiswa Amerika yang menghabiskan 17 bulan di tahanan Korea Utara (AP Photo/Jon Chol Jin)

“Saya tidak percaya bahwa dia akan membiarkan itu terjadi, itu tidak menguntungkannya,” kata Trump.

“Penjara itu kasar, tempat yang brutal, di mana hal-hal buruk terjadi. Tapi saya tak yakin, ia (Kim Jong-un) tahu soal itu.” Belakangan, pembelaannya itu dikecam ramai publik AS.

Kegagalan negosiasi membuat normalisasi hubungan antar-dua negara beringsut dari hasil yang diinginkan. Kim Jong-un gagal menghasilkan pencabutan sanksi terhadap Korut, di sisi lain Trump gagal memaksa Pyongyang ambil langkah konkret untuk mengakhiri program nuklirnya — sebuah keberhasilan yang sangat ia butuhkan untuk mengimbangi sejumlah gejolak domestik di AS.

Ketika Trump berniat berbincang santai di pinggir kolam renang bersama Kim Jong-un, mantan pengacaranya, Michael Cohen bersaksi menyudutkannya di depan Kongres. Agenda kedua pemimpin tersebut kemudian dibatalkan. 

Michael Cohen pada Rabu 27 Februari 2019 mengatakan kepada panel penyidik Kongres bahwa eks kliennya itu adalah sosok yang “rasis, penipu dan tukang bohong”. Dan jika Trump kalah pada Pilpres 2020, ia menyebut, transisi kekuasaan tak akan berjalan damai.

Eks pengacara Donald Trump, Michael Cohen (AP/Pablo Martinez Monsivais)

Dalam konferensi pers, Trump sempat bereaksi atas kesaksian Cohen. Menyebutnya berisi 95 persen kebohongan, nyaris 100 persen — kecuali soal bahwa ia tak berkolusi dengan Rusia dalam Pilpres 2016. 

Seperti biasanya, ia juga menyerang mantan pengacaranya dalam cuitan di Twitter. 

Tak seperti tanggapannya atas kesaksian Cohen, Trump berupaya keras menahan diri soal Kim Jong-un. Bicaranya tak berapi-api dan tanpa retorika. Tak ketinggalan, ia juga membela diri.

“Aku bisa saja menandatangani kesepakatan hari ini, lalu kalian akan mengatakan, ‘Ah, itu transaksi yang buruk’…Aku lebih baik melakukan dengan benar daripada buru-buru.” 

Donald Trump juga menyebut, meski negosiasi berlangsung tanpa hasil, hubungannya dengan Kim Jong-un tetap hangat. Pertemuan, kata dia, diakhiri dengan jabat tangan.

Di sisi lain, Trum tak berhasil mengurangi efek kejut kesaksian Michael Cohen dengan kegagalan negosiasinya dengan Kim Jong-un. Nobel Perdamaian yang ia harapkan pun kian jauh dari jangkauan.


Saksikan video menarik berikut ini: 

2 dari 3 halaman

Konsekuensi Mengkhawatirkan

“Welcome to Hanoi, city of peace” — kalimat itu terpampang di videotron yang berbaris di sisi jalan, dari bandara menuju pusat kota Hanoi. Bendera Amerika Serikat dan Korea Utara tersebar di sejumlah wilayah ibu kota Vietnam itu.

Sementara, gambar Kim Jong-un dan Donald Trump terpampang di kaos-kaos yang dijajakan untuk menyambut sebuah momentum penting: KTT AS-Korut yang memberi harapan damai di Semenanjung Korea.

Warga mencoba kaus bergambar wajah Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di sebuah toko di Hanoi, Jumat (22/2). Pembuatan kaus itu menyambut KTT kedua AS-Korea Utara di Vietnam pada 27 Februari mendatang. (Nhac NGUYEN/AFP)

Namun, harapan itu tak terwujud. Kim Jong-un dan Donald Trump balik kanan ke negara masing-masing dengan tangan hampa, tanpa kesepakatan. Negosiasi gagal.

Donald Trump bersikukuh bahwa hubungannya dengan Kim Jong-un tetap baik. Ia juga yakin pihak Korut tak akan lagi melakukan uji coba senjata nuklir atau mengancam akan mengirimkan rudal ke negara lain. 

Belakangan, ia juga mengucapkan terima kasih pada tuan rumah atas sambutan hangat dan kemurahan hati Pemerintah Vietnam. Ucapan itu ia sampaikan lewat Twitter.

Lantas, bagaimana dengan Kim Jong-un? Rezim Korut belum mengeluarkan pernyataan apapun. 

“Kontribusi utama KTT AS-Korut kali ini adalah memperkuat fakta Kim tak punya niat untuk melepaskan kemampuan nuklirnya,” kata Cheon Seong Whun, seorang pejabat keamanan nasional dalam pemerintahan mantan Presiden Korea Selatan Park Geun Hye, seperti dikutip dari www.theatlantic.com. Diplomasi denuklirisasi, dia menambahkan, sudah mati. 

“Saya khawatir tentang konsekuensinya,” kata Jean H. Lee, seorang ahli Korea di Wilson Center, sebuah lembaga penelitian di Washington.

Ia menambahkan, situasi kian pelik pasca kegagalan tersebut. “Apakah kedua pemimpin dan tim mereka membuat langkah yang cukup baik untuk menjaga jalur komunikasi tetap terbuka, atau apakah kita akan menuju periode negosiasi yang macet — atau lebih buruk lagi, ketegangan — yang akan memberi Korea Utara lebih banyak waktu dan insentif untuk terus membangun program senjata mereka?,” tambah Lee. 

Kebuntuan negosiasi disayangkan oleh pihak Korea Selatan. “Sangat disesalkan mereka tidak dapat mencapai kesepakatan yang utuh”, kata Kim Eui-kyeom, juru bicara Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in. 

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (dua kanan) dan sang istri Kim Jung-sook (kanan) foto bersama Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (dua kiri) dan sang istri Ri Sol Ju (kiri) di Gunung Paektu, Korea Utara, Kamis (20/9). (Pyongyang Press Corps Pool via AP)

“Namun, tampak jelas bahwa kedua belah pihak telah membuat kemajuan yang lebih signifikan dari sebelumnya.”

Yang lebih jelas lagi, kegagalan diplomasi Kim dan Trump berdampak langsung pada Korsel. Mata uang won melemah, bursa saham pun anjlok. 

Hubungan kian tak pasti

Guru Besar Hukum Internasional di Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana menilai bahwa KTT yang berakhir tanpa hasil, membuat hubungan antara AS dan Korea Utara kembali tidak pasti.

Dia berpendapat bahwa meski masih ada optimisme tentang masa depan penyelesaian isu denuklirisasi, namun hasil KTT Vietnam tetap akan berdampak buruk bagi kedua belah pihak.

“Memang kedua pemimpin negara mengatakan hubungan mereka berjalan hangat, tapi kita tidak tahu apa yang dirasakan oleh para birokratnya. Apakah mereka akan tetap bersemangat untuk mengurusi hal ini?,” ujar Hikmahanto, menyayangkan gagal terwujudnya hitam di atas putih antara Donald Trump dan Kim Jong-un.

Hikmahanto juga berpendapat bahwa gagalnya pembicaraan di Hanoi akan turut memengaruhi kondisi ekonomi Korea Utara, yang telah berusaha untuk bangkit, melalui upaya meminta penghapusan sanksi internasional yang tegas dan keras.

“Salah satu yang masih menjadi tanda tanya besar adalah apakah benar pernyataan Donald Trump tentang potensi ekonomi Korea Utara, yang berkali-kali dia sebut di Hanoi. Jika memang begitu, apakah pemerintahannya mau berkompromi untuk mencabut sanksi, di mana Kim Jong-un menyatakan mau untuk mengusahakan denuklirisasi,” ujar Hikmahanto  saat dihubungi Liputan6.com pada Kamis (28/2/2019).

Sementara, Suzie Sudarman, pengamat kebijakan AS dari Universitas Indonesia menilai, KTT Vitenam dinilai tidak substantif, kaena cenderung bersifat lokal, antara Washington dan Pyongyang.

“Isu yang diangkat dalam pertemuan ini berdampak pada dunia internasional, yakni tentang denuklirisasi, sehingga pembahasan antara dua negara saja tidak cukup. Kalaupun misalnya (KTT Vietnam) berhasil, tentu dibutuhkan dukungan dari pihak ketiga yang berkompeten untuk mengawasinya, tidak bisa hanya oleh AS dan Korea Utara,” tambah dia. 

Suzie menambahkan bahwa tidak substantifnya pertemuan Trump-Kim, salah satunya, disebabkan oleh ketidakhadiran lembaga internasional yang berkompeten di tengah-tengahnya.

“Setidaknya diperlukan kehadiran IAEA (lembaga atom dunia) untuk mengawasi pembicaraan denuklirisasi, (sehingga) syukur-syukur bisa mencapai kesepakatan hitam di atas putih,” ujar Suzie.

Selain itu, masih menurut Suzie, apabila terjadi kesepakatan terkait denuklirisasi di Semenanjung Korea, diperlukan pula pembicaraan lanjutan dengan Rusia dan China, dua negara yang dikenal dengan Korea Utara.

Hal ini dimaksudkan agar tercipta keseimbangan dalam tindakan lanjut denuklirisasi. “Sehingga tidak semata-mata karena tuntutan AS, yang nyatanya sulit dipenuhi Korea Utara karena beberapa keterbatasan,” ujar Suzie.

3 dari 3 halaman

Kim Jong-un Wujudkan Ancaman?

Dua bulan sebelum KTT AS-Korut di Vietnam digelar, Kim Jong-un sejatinya sudah menyampaikan peringatan.

Dalam pidato Tahun Baru 2019, Kim Jong-un mengatakan tekadnya untuk denuklirisasi lengkap tetap tidak berubah, tetapi, dia mungkin harus mencari “cara baru” jika Amerika Serikat terus menuntut tindakan sepihak dari Korea Utara.

Duduk di kursi berlapis kulit, mengenakan jas hitam yang dipadu dasi abu-abu, Kim Jong-un mengatakan, bakal ada kemajuan yang lebih cepat dalam denuklirisasi jika Amerika Serikat mengambil tindakan yang sesuai –yakni dengan meringankan sanksi ekonomi yang dijatuhkan kepada Korut.

Kim Jong-un menegaskan, Korea Utara mungkin tak akan punya pilihan lain selain mengeksplorasi ‘cara baru’ untuk melindungi kedaulatan, kepentingan, serta untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea.

Tak jelas apa yang ia sebut sebagai ‘cara baru’ itu.

Kim Jong-un menambahkan, hal tersebut akan dilakukan, “jika Amerika Serikat salah membuat perhitungan atas kesabaran rakyat (Korut), memaksakan sesuatu kepada kita dan mengejar sanksi dan tekanan tanpa menepati janji yang dibuat di hadapan dunia,” kata dia seperti dikutip media pemerintah, Rodong Sinmun.

Seperti dikutip dari situs www.businessinsider.sg, ‘cara baru’ yang disebut Kim dalam pidato tahun barunya dikhawatirkan sebagai dimulainya kembali uji coba rudal nuklir — yang menurut Pyongyang telah berakhir April 2018 lalu. 

Pidato Kim bulan lalu juga bisa jadi mengisyaratkan perluasan 12 fasilitas senjata nuklir yang sudah ada di negara itu.

Sebelum KTT Vietnam, intelijen AS dan para ahli Korea Utara berulang kali memperingatkan bahwa Pyongyang tidak mungkin menyerahkan senjata nuklirnya secara utuh.

Sebuah laporan intelijen yang diterbitkan bulan lalu menegaskan kembali gagasan bahwa para pemimpin negara Korut memandang senjata nuklir sebagai hal penting bagi kelangsungan rezim.

Berbeda dengan Donald Trump yang langsung pulang ke Amerika Serikat naik Air Force One, Kim Jong-un dilaporkan tetap tinggal di Hanoi hingga Sabtu 2 Maret 2019. 

Ia akan menyempatkan diri berjalan-jalan dan bertemu dengan sejumlah pejabat Vietnam dalam apa yang ia sebut sebagai ‘kunjungan persahabatan’.

Dengan itu, Kim Jong-un mungkin berkesempatan untuk menunjukkan pada rakyatnya, juga pada dunia bahwa pertemuannya dengan Donald Trump adalah salah satu bagian dari kunjungannya. Bukan agenda tunggal.

Dan, dunia hanya bisa menanti apa yang akan dilakukan pemimpin muda Korut itu. Apakah ia akan bersabar atau mewujudkan ancamannya?

OMD Dinobatkan Sebagai Global Media Agency of The Year

Liputan6.com, Singapura – OMD Worldwide, yang merupakan bagian dari Omnicom Media Group Agency, dinobatkan sebagai Global Media Agency of the Year oleh Adweek, publikasi perdagangan iklan mingguan asal Amerika.

Dalam memilih OMD, Adweek menilai dari segi kinerja perusahaan yang mengesankan setelah tahun 2017. Adweek menganggap bahwa OMD mampu mempertahankan lebih dari US$ 2,6 miliar bisnisnya selama 2018.

“Merupakan sebuah kehormatan besar karena telah dinobatkan sebagai Global Media Agency of the Year oleh Adweek. Kami tidak hanya memenangkan lebih dari 300 titinada di semua geografi pada tahun lalu, tetapi pada saat yang sama, kami juga menggandakan tingkat retensi kami dan meningkatkan peringkat klien kami empat kali berturut-turut sepanjang 2018,” kata Florian Adamski, CEO Global OMD melalui pernyataan tertulisnya yang Liputan6.com terima Kamis (28/2/2019).

“Kami juga konsisten untuk tetap menjadi agensi paling bergengsi di Cannes Lions Festival of Creativity. Ketika Anda melihat semua ini, hasilnya sangat mencengangkan. Namun semua ini tidak akan mungkin terjadi tanpa kerja keras, kemauan, dan kemampuan beradaptasi dari orang-orang kami, atau kepercayaan yang diberikan kepada kami oleh klien dan mitra kami. Saya sangat bangga dengan apa yang telah kami capai dan berharap untuk membangun fondasi ini lebih kuat pada tahun 2019 dan seterusnya,” lanjutnya.

Menurut Adweek, turnaround (proses penyelesaian atau waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas) dimulai dari adanya perubahan kepemimpinan, dengan penunjukan Florian Adamski menjadi Global CEO pada akhir 2017 dan secara lateral, ketika dia membangun tim eksekutif dan regionalnya, dengan perpaduan bakat yang dimilikinya ketika memimpin Omnicom dan karyawan dari industri yang lebih luas.

Keputusan yang lebih baik menggabungkan brand promise dan posisi kompetitif. Untuk memastikan hal itu tak hanya sekadar slogan, banyak inisiatif dilakukan untuk menginformasikan setiap aspek bisnis dan memberdayakan kemampuan OMD.

Selain itu, peran dari platform teknologi baru (Omni) dan proses perencanaan media (OMD Design) berpengaruh dalam turnaround. Omni adalah platform pemasaran presisi yang dibuat oleh Omnicom. Kemudian, secara paralel, OMD menata kembali proses perencanaan mereka melalui OMD Design.

Kemitraan teknologi terbaik di kelasnya, yang dipandu oleh proses unik, bertujuan memberdayakan OMD untuk menciptakan pengalaman yang lebih bernilai dan berharga, agar memberikan hasil bisnis yang lebih baik.

Adweek menyimpulkan bahwa, setelah bertahun-tahun mendominasi pasar global, meskipun tahun 2017 adalah tahun tersulit, OMD –yang kliennya mencakup McDonald’s, PepsiCo, Apple dan Renault Nissan Alliance– kini kembali berada di puncak permainannya.

Di Asia Pasifik, kembalinya peran OMD antara lain penunjukan yang sukses dari bisnis-bisnis terkenal seperti Suncorp dan Belong di Australia; The Warehouse Group di Selandia Baru; Singtel di Singapura; Wipro dan Levi’s di India; serta WH Group, Papadai, Toutiao dan Amway di Tiongkok.

Hal ini juga dibuktikan dengan perluasan hubungan jaringan dengan Beiersdorf di seluruh Asia Tenggara dan keberhasilan retensi bisnis McDonald di China dan Taiwan pada tahun 2018.

Stephen Li, CEO OMD APAC, menambahkan, “Kami sangat senang bisa kembali menduduki puncak setelah melalui tahun yang luar biasa –dan penting– bagi jaringan kami. Sepanjang tahun 2018, kami telah mengambil langkah besar untuk memastikan bahwa kami terus memberikan proposisi nilai kami untuk menjadi mitra bisnis sejati bagi klien kami, mendorong kinerja bisnis nyata bagi perusahaan mereka.”

“Penghargaan terbaru ini adalah validasi dari semua upaya dan perkembangan kami. Kami menantikan untuk melanjutkan momentum kemenangan luar biasa ini dengan klien kami hingga 2019 dan seterusnya,” pungkasnya.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Upi Avianto Siapkan Petualangan Beda di ‘My Stupid Boss 2’

Jakarta – ‘My Stupid Boss’ berhasil menarik 3 juta penonton di tahun 2016. Kesuksesan itu pun membawa kembalinya Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari.

Hari ini, Falcon Pictures merilis trailer perdana ‘My Stupid Boss 2’. Dari sana sudah terlihat sebuah kisah yang berbeda disiapkan.

“Pengen banget tahu reaksi orang setelah melihat trailernya. Karena My Stupid Boss 2 ini kita kasih petualangan yang berbeda,” kata sutradara Upi Avianto.

Menurutnya, bakal ada kejutan lain juga yang sudah dipersiapkan. Terlebih film kedua ini juga punya kisah yang benar-benar baru.

“Ada kejutan dan petualangan berbeda, lebih chaotic,” tukasnya.
Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari kembali duet dalam film ‘My Stupid Boss 2’. Falcon Pictures kini merilis poster dan trailer resmi film yang diangkat dari novel karya chaos@work.

‘My Stupid Boss 2’ kembali menceritakan kisah konyol tentang sosok Bossman (Reza Rahadian), Kerani (Bunga Citra Lestari), dan kehidupan karyawan di kantor tersebut. Dalam trailer berdurasi 2 menit 19 detik, menampilkan karyawan di pabrik Bossman yang mengundurkan diri.
(nu2/tia)

Photo Gallery

1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

ONE Championship: Isi Waktu Luang, Thathie Pilih Bersantai dengan Sahabat

Liputan6.com, Jakarta – Petarung One Championship wanita Indonesia, Priscilla Hertati “Thathie” Lumban Gaol, sedang mempersiapkan diri menghadapi laga selanjutnya tahun ini. Tapi, bagi seorang atlet, tentunya keseimbangan antara latihan dan kehidupan sehari-hari harus tetap dijaga.

“Thathie” melakukan hal ini dengan membagi waktu untuk berlatih, bersantai dan berkumpul bersama dengan sahabat terdekatnya. Petarung yang mendominasi gelaran ONE Championship: CONQUEST OF HEROES dan mengalahkan Jomary “The Zamboanginian Fighter” Torres ini mengaku punya lokasi tertentu yang harus ia kunjungi untuk bersantai.

“Saya tidak punya tempat khusus [yang saya selalu datangi] di Jakarta,” katanya. “Saya hanya sering berkunjung ke rumah teman saya atau jalan-jalan ke mall [terdekat].”

Dia menambahkan, “Saat di mall, saya hanya menggunakan waktu untuk nonton, atau sekedar makan dan mengobrol bersama teman atau keluarga.”

Priscilla, yang mencatat penyelesaian luar biasa pada ajang One Championship: KINGS OF COURAGE dan ONE: QUEST FOR GOLD, pun menambahkan pentingnya waktu luang setelah bertanding. “Saya mengambil waktu istirahat selama seminggu setelah pertandingan saja,” katanya.

Ketika ditanya siapa yang sering ia ajak untuk bepergian, ia mengatakan bahwa sahabat-sahabatnya lah yang menjadi pilihan pertama. “Karena Lebih enak mengajak sahabat. Kita bisa jalan-jalan kemana yg kita mau, atau diam di rumah sambil makan dan berbagi cerita,” lanjut Priscilla.

2 dari 2 halaman

Jadi yang Terbaik

“Thathie” juga mengakui bahwa ia sempat terbeban karena kelelahan berlatih. Tetapi, rekan satu tim dan pelatihnya selalu memberikan dukungan penuh untuk memberikan yang terbaik – selain sahabat-sahabatnya yang selalu mendorong dirinya.

“Saya berlatih, berlatih dan berlatih untuk menjadi yang terbaik,” katanya.

Atlet tersibuk pada tahun 2018 di dalam ‘The Home Of Martial Arts’ ini mengawali karirnya di ONE dengan beberapa kesulitan, tetapi ia berhasil membalikkan keadaan dan mencatatkan “tahun yang luar biasa” sekaligus membuatnya menjadi seorang panutan di tanah air.

Ia menegaskan bahwa perjuangannya ini bergantung sepenuhnya pada ketekunan diri. Saat ini, “Thathie” digadang menjadi salah satu petarung teratas dalam divisi atomweight – dan semakin dekat dengan kesempatan untuk merebut gelar juara dunia dari tangan “Unstoppable” Angela Lee.

“Saya tidak memiliki ambisi apapun [saat saya memulai karir saya], karena saya hanya bertekun dan mempersiapkan yang terbaik dalam setiap pertandingan dan menampilkan seluruh kemampuan saya untuk menang,” kata Priscilla.

Kembalinya Priscilla ke dalam ring ONE tahun ini memberikannya satu harapan terbesar: untuk berkembang dan menjadi lebih baik.

“Saya hanya berharap untuk meraih pencapaian lebih tinggi di ONE Championship tahun ini,” tutupnya.

Prediksi Atletico Madrid Vs Juventus: Bongkar Pertahanan

Madrid- Atletico Madrid bakal melawan Juventus pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Wanda Metropolitano, Kamis (21/2/2019). Duel ini bakal jadi ajang pembuktian tim mana yang lebih kuat dalam bertahan.

Soalnya, kedua tim selama ini dikenal memiliki pertahanan solid dan tak mudah diruntuhkan.Namun Juventus, yang mulai musim ini diperkuat Cristiano Ronaldo, punya kekuatan ofensif yang lebih baik daripada Los Colchoneros.

Di La Liga 2018-2019 sejauh ini, pertahanan Atletico adalah yang terkuat dibandingkan lawan-lawannya. Pasukan Diego Simeone baru kebobolan 17 gol dalam 24 pertandingan. Sementara itu, Juventus merupakan tim dengan produktivitas gol tertinggi (52) sekaligus angka kebobolan terendah (15) di Serie A hingga pekan ke-24.

Atletico sedikit kesulitan di fase grup. Mereka mencetak sembilan gol dan kebobolan enam dalam enam pertandingan untuk finis sebagai runner-up Grup A di bawah Borussia Dortmund.

Juventus juga mencetak sembilan gol di fase grup, tapi anak-anak asuh Massimiliano Allegri hanya kebobolan empat, dan lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup H.

Atletico dan Juventus baru pernah berhadapan dua kali, yakni di fase grup Liga Champions 2014/15. Atletico, yang waktu itu masih diperkuat Mario Mandzukic, menang 1-0 lewat gol tunggal Arda Turan di kandang sendiri dan imbang 0-0 di Italia.

Di liga akhir pekan kemarin, setelah menelan dua kekalahan beruntun lawan Real Betis dan Real Madrid, Atletico menang 1-0 lewat gol tunggal Antoine Griezmann atas tuan rumah Rayo Vallecano. Itu adalah golnya yang ke-130 untuk Atletico, membawa dia menyalip Fernando Torres sebagai pencetak gol terbanyak ke-5 dalam sejarah Atletico.

Griezmann, yang mencetak sepuluh gol dalam 11 penampilan terakhirnya, bakal jadi salah satu tumpuan Atletico untuk coba meraih hasil terbaik melawan La Vecchia Signora. Namun Griezmann tak sendirian. Dia bakal berpartner dengan eks Juventus yang baru bergabung dari Chelsea di bursa transfer Januari, Alvaro Morata.

Atletico memiliki pemain-pemain ofensif berkualitas, juga skema serangan balik yang mematikan. Namun untuk urusan sepakbola menyerang, Juventus tidak kalah dari mereka.

2 dari 3 halaman

Faktor Ronaldo

Juventus sempat kebobolan enam gol dan tanpa kemenangan dalam dua laga beruntun, yakni ketika ditekuk Atalanta 0-3 di Coppa Italia dan ditahan imbang Parma 3-3 di Serie A. Periode negatif itu sudah lewat. Buktinya adalah kemenangan dengan skor identik 3-0 atas Sassuolo dan Frosinone dalam dua laga terakhir mereka.

Kemenangan atas Frosinone di Turin akhir pekan kemarin juga ditandai dengan kembalinya duet bek sentral utama Juventus, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini, dari cedera. Bonucci bahkan menyumbang satu gol untuk membantu timnya mengamankan tiga angka. Gol-gol lainnya dicetak oleh Ronaldo dan Paulo Dybala.

Dybala mencetak gol Serie A pertamanya sejak 3 November 2018. Ronaldo mencetak golnya yang ke-19 di Serie A dan mengukuhkan posisi di puncak daftar top scorer sementara.

Bagi Ronaldo, Atletico jelas bukan lawan yang asing. Selama masih memperkuat Real Madrid antara 2009 dan 2018, Ronaldo mencetak 22 gol dalam 31 penampilan melawan Atletico di semua kompetisi.

Jika ada satu pemain Juventus yang benar-benar harus diwaspadai oleh barisan pertahanan Atletico, dialah orangnya.

3 dari 3 halaman

Komposisi Pemain

Prakiraan Susunan Pemain

Atletico (4-4-2): Oblak; Luis, Godin, Gimenez, Arias; Saul Niguez, Partey, Rodrigo, Correa; Griezmann, Morata

Pelatih: Diego Simeone

Juventus (4-3-1-2): Szczesny; Cancelo, Bonucci, Chiellini, Sandro; Pjanic, Bentancur, Matuidi; Dybala; Mandzukic, Ronaldo

Pelatih: Massimiliano Allegri

Sumber: Bola.net

Jadwal Liga Champions Babak 16 Besar: Tantangan Barcelona di Kandang Lyon

Liputan6.com, Jakarta – Pemain belakang milik Barcelona, Samuel Umtiti kembali masuk skuad Blaugrana untuk mengahadapi Olympique Lyon pada babak 16 Liga Champions. Ya, tengah pekan ini, Jadwal Liga Champions kembali bergulir.

Barcelona sendiri harus bertandang ke markas Lyon di Stadion Olympic. Meski begitu, kemenangan tetap jadi target mereka, mengingat performa Blaugrana memang tengah moncer.


Dengan kembalinya Umtiti ke skuad Barcelona juga memberi keuntungan bagi manajer Ernestp Valverde. Bukan hanya dapat memperkuat lini pertahanan, namun ia juga telah mengenali permainan dari sang lawan, Lyon.

Sebelum didatangkan Barcelona, Pria 25 tahun itu bergabung bersama Lyon sejak 2001 dan ia masuk ke akademi Lyon. Kemudian ia dipercaya masuk ke skuad Lyon U-19 berlanjut ke tim Lyon B hingga menjadi pemain di skuad utama Lyon untuk mengarungi kompetisi Liga Prancis.

Selain Lyon vs Barcelona, jadwal Liga Champions pekan ini juga mempertemkan dua tim kuat: Liverpool vs Bayern Munchen di kandang Liverpool, Anfield Stadium.

Berikut selengkapnya Jadwal Liga Champions babak 16 besar laga pertama:

2 dari 3 halaman

Rabu, 20 Februari

03.00 WIB  Lyon vs Barcelona 

03.00 WIB  Liverpool vs Bayern Munchen (RCTI)

3 dari 3 halaman

Kamis, 21 Februari

03.00 WIB  Schalke 04 vs Manchester City

03.00 WIB  Atletico Madrid vs Juventus (RCTI)

Melihat Masa Muda Ani Yudhoyono, Ditemani Caktor hingga Menolak Asmara

Liputan6.com, Jakarta – Ani Yudhoyono yang lahir dari keluarga Sarwo Edhie Wibowo sudah terbiasa hidup dengan latar belakang TNI. Sebelum menikah dengan SBY, Ani juga pernah tinggal di Komplek RPKAD.

Kuatnya pengaruh gaya hidup sederhana dari kedua orangtua membuatnya tidak ada keinginan menjadi seperti anak gaul Jakarta. Dirinya hanya mendekam saja sebagai anak-anak RPKAD Cijantung yang bergaul hanya di sekitar kompleks. Fase masa mudanya sangat mempengaruhi pembentukan mental Ani keepan.

“Maka sesulit apa pun, berjuanglah untuk terus berada di bidang putih. Jika kita berdiri di atas titik yang benar, kita bisa membawa cahaya kepada semua warna. Yang putih tetap terang. Yang hitam terpanggil menuju terang. Dan yang abu-abu menjadi mantap memilih jati diri yang baik, yang memutihkan dirinya. Inilah kalimat Papi mengenai kepemimpinan yang kelak sangat berguna membentuk mentalku.”

Demikian kata Ani Yudhoyono dikutip dari buku Kepak Sayap Putri Prajurit, Karya Alberthiene Endah, Jumat (15/2/2019).

Peristiwa G30S PKI merupakan pembelajaran pertama bagi dirinya. Dalam situasi saat itu, Ani dan anak-anak kompleks RPKAD menjadi lebih dewasa. Sebab semua menyadari keluarga RPKAD sedang berada dalam situasi yang berbahaya karena isu yang beredar.

Sang ayah yang diberi tugas untuk menumpas PKI, kerap bepergian. Sekali pergi bisa berbulan-bulan demi mencari sisa-sisa pengikut PKI.

Hal itu sering membuat Ani Yudhoyono bertanya pada dirinya sendiri, “Apa ibu tidak gelisah ditinggal suami yang entah bagaimana nasibnya.” Tetapi ia tahu bahwa ibunya adalah sosok yang tangguh dan seorang istri tentara sejati.

Saat G30S PKI sudah mereda dan menuju era Orde baru, sang ayah membawa kabar mengejutkan. “Papi akan pindah ke Medan,” kata Ani. Saat itu situasinya ia akan melakukan ujian SMP.

Akhirnya dibuatlah keputusan agar sang ayah dan ibu berangkat terlebih dulu. Kemudian disusul anak-anak setelah urusan sekolah mereka beres.

2 dari 3 halaman

Tidur Ditemani Caktor

Tinggal di Medan berbeda dengan situasi saat di Cijantung. Rumah mereka terletak di pinggir jalan. Saat itu sedang populer kendaraan bernama caktor, alias becak motor. Kendaraan ini beroperasi tanpa kenal waktu dan mengeluarkan suara yang memekakkan telinga. Hal itu yang menyebabkan mereka sulit tidur di malam hari.

Seiring berjalannya waktu sang Ayah dipindah ke Irian Jaya menjadi Pangdam XVII Cendrawasih. Keluarga harus pindah kembali. Tapi situasi Irian Jaya saat itu masih belum memungkinkan. Terutama untuk pendidikan, khususnya bagi Wiwiek yang harus berkuliah. Akhirnya empat anak terbesar kembali tinggal di Cijantung.

Setelah kembalinya Ani dan saudara ke Cijantung, dirinya kembali melanjutkan sekolah di SMA Slamet Riyadi, Cijantung sebelum mendapatkan kembali sekolah negeri. Tahun 1968 Ani dan saudarinya mendaftar di SMA 24. Inilah masa SMA seorang Ani Yudhoyono.

Sekolah di SMA 24 berbeda dengan sekolah di Medan yang murid-muridnya sangat patuh. “Pada hari pertama aku masuk, ada pelajaran menggambar. Gurunya sering terkantuk-kantuk. Pada saat itulah aku menyaksikan ragam perilaku yang mencengangkan. Murid cowok asyik mengepulkan asap rokok dan yang cewek dengan santai menarik sesuatu dari kolong meja, mangkuk bakso! Astaga!” kata Ani Yudhoyono.

Mulai dari situ, Ani memahami karakter kawannya. Hari-hari awal bersekolah memang butuh adaptasi. Kemudian Ani semakin dekat dengan sejumlah siswa.

Teman-teman di SMAnya merasa kaget, “Anak jenderal kok sekolah di sini?”. Tapi Ani menjelaskan bahwa keluarganya memang hidup sederhana saja.

Masa SMA Ani sama seperti anak SMA pada umumnya. Diisi dengan belajar, olahraga, main, makan di kantin, bahkan diwarnai dengan perkelahian dan candaan masa remaja.

3 dari 3 halaman

Menolak Asmara

Walau rajin belajar, Ani tidak menutup diri dari pergaulan. Pergi ke pusat perbelanjaan, berenang, atau hanya berkumpul di rumah bersama kawan sering dilakukan.

Asmara remaja bukan hal yang asing bagi anak SMA. Laki-laki yang naksir Ani juga ada. Tapi Ani memang tidak berani menanggapi. Sebab Ani hanya tinggal bersama Saudarinya, tanpa orangtua. Ibunya sudah mewanti-wanti agar semua anak bisa menjaga sikap sebagai remaja putri.

Tanpa nasihat dari Ibu sebenarnya Ani juga enggan berpacaran. Selain itu, para pria di kompleks Cijantung juga menjaga perempuan di kompleksnya. Seakan tak rela jika wanita dikompleks tersebut dipacari oleh lelaki luar.

Itulah masa muda Ani sebelum akhirnya bertemu sang suami, Susilo Bambang Yudhoyono.

Selepas SMA, Ani mengambil kuliah kedokteran. Hingga saat dirinya memasuki tahun ketiga kuliah, Ani bertemu SBY saat masih menjadi taruna. Hingga akhirnya saat SBY diwisuda menjadi AKABRI terbaik, orangtuanya bertemu Ayah dan ibu untuk melamar Ani. Kini usia pernikahan mereka telah menginjak 42 tahun.


Saksikan video pilihan berikut ini: