Kolev Cuek Persija Terancam Tanpa Pemain Baru di Liga Champions

Jakarta – Persija Jakarta terancam tidak bisa menurunkan tiga pemain asing baru di kualifikasi babak pertama Liga Champions Asia 2019 pada 5 Februari. Meski demilian, sang pelatih, Ivan Kolev, tak terlalu memusingkan hal tersebut.

Pelatih asal Bulgaria itu yakin kualitas para pemain lokal yang dimiliki Persija, plus ditambah Marko Simic yang tetap bisa bermain di Kualifikasi LCA, sudah sangat baik. Kolev menegaskan para pemain harus bisa menjawab keraguan pihak lain dengan mempersiapkan diri dengan maksimal dan membuktikannya di lapangan hijau.

“Saya percaya dengan para pemain lokal di sini. Saya melihat kualitas mereka cukup bagus. Mereka hanya harus membuktikan kualitas mereka di lapangan saat pertandingan berlangsung, itu yang paling penting,” ujar Ivan Kolev setelah latihan Persija di Lapangan Sutasoma, Halim Perdanakusuma, Senin (21/1/2019).

Saat ini Persija masih menunggu kabar dari PSSI soal jawaban dari AFC. Meski demikian, Kolev yakin tanpa pemain asing Macan Kemayoran tetap bisa bersaing kompetitif.

“Saya belum bisa bicara apa pun. Bukan tidak mungkin tanpa mereka Persija malah bisa bermain bagus nanti. Bersama mereka juga bisa lebih bagus. Kami akan melihat situasinya nanti,” ujar Kolev.

Persija akan menjalani kualifikasi babak pertama Liga Champions Asia 2019 dengan menghadapi Home United. Macan Kemayoran akan menjadi tim tamu dalam pertandingan yang akan digelar di Stadion Jalan Besar, Singapura, pada 5 Februari 2019.

Sebelumnya, Persija akan menjalani dua laga 32 besar Piala Indonesia 2018 pada 23 dan 31 Januari 2019 dengan menghadapi Kepri 757 Jaya. Laga tersebut akan menjadi bagian dari persiapan Persija menuju laga kontra Home United.B

Bergabung dari Persib, Bek Anyar Persija Tidak Ambil Pusing

Liputan6.com, Jakarta – Tony Sucipto tidak ambil pusing dengan pro dan kontra terkait keputusannya menerima pinangan Persija Jakarta. Dia memilih bersikap profesional.

Sosok yang akrab disapa Toncip itu bergabung dengan Persija setelah meninggalkan klub rival Persib Bandung.

“Ini sepak bola profesional. Memang ada pro dan kontra, tapi saya lebih memilih fokus dan mengambil sisi positifnya,” katanya, dilansir situs resmi klub.

Tony menyatakan proses adaptasinya di Persijaberjalan lancar. Pasalnya pemain skuat berjuluk Macan Kemayoran menerimanya dengan baik.

“Adaptasi tidak ada masalah. Rekan dan para pemain senior di sini juga menyambut saya dengan baik. Begitu juga suporter The Jakmania, mereka juga menerima kehadiran saya,” ujar Tony.

2 dari 3 halaman

Bukan Sosok Asing

Tony bukan sosok asing bagi Persija. Sebelum memperkuat Persib Bandung di rentang tahun 2011-2018, Tony membela Macan Kemayoran pada musim 2010-2011.

Hal itu membuat dirinya mengenal baik para pemain lama di Persija, seperti Bambang Pamungkas dan Ismed Sofyan. Pemain berusia 32 tahun itu pun menyatakan siap bahu membahu bersama semua rekannya.

3 dari 3 halaman

Asal Jangan Kiper

Tony berjanji akan memberikan kemampuan terbaiknya jika dipercaya bermain. Tony, yang bisa mengisi banyak posisi di lapangan, tidak masalah ditempatkan di mana saja dalam pertandingan.

“Saya siap ditempatkan di posisi mana saja, asal jangan jadi kiper,” tutur Tony.

Bek Anyar Persija Jakarta Siap Gantikan Jaimerson

Liputan6.com, Jakarta – Muka anyar Persija Jakarta Vinicius Lopes Laurindo mengaku tidak sabar bermain di hadapan puluhan ribu The Jakmania. Dia ingin membuktikan layak menggantikan Jaimerson da Silva yang pindah ke Madura United.

“Saya sangat antusisas karena ini petualangan baru. Selalu menyenangkan bisa bergabung dengan tim anyar. Persija tim hebat dengan suporter yang luar biasa,” ujar sosok yang akrab disapa Neguete, dilansir situs resmi klub.

Bek tengah berusia 28 tahun itu menegaskan siap memberikan kemampuan terbaik bagi Macan Kemayoran. Dia juga sadar The Jakmania memiliki harapan besar kepadanya.

Pasalnya, dia menggantikan Jaimerson yang membantu tim menjuarai Liga 1 2018.

“Saya tahu Jaime bek bagus. Namun saya siap bekerja keras untuk membantu Persija meraih prestasi tertinggi,” tutur Neguete.

2 dari 3 halaman

Sudah Berlatih

Neguete sudah berlatih dengan rekan-rekannya Jumat (18/1/2019). Menurut bek bertinggi badan 190 centimeter itu, pemain Persija menyambutnya dengan baik.

Rasa nyamannya bertambah karena pemain anyar Bruno Matos, yang juga dari Brasil, adalah teman lamanya.

“Semua itu bagus itu untuk adaptasi saya. Bruno Matos akan membantu saya di Persija karena saya sangat mengenalnya,” tutur Neguete.

3 dari 3 halaman

Jadwal Padat

Persija menjalani jadwal padat pada tahun ini. Selain mengikuti Liga 1, mereka juga bertanding di lanjutan Piala Indonesia 2018 dan kualifikasi Liga Champions Asia tahun 2019.

Ganti Vokalis, ST’Loco Ogah Bikin Album Sekarang

Liputan6.com, Jakarta – Grup band ST’Loco sempat tak terdengar lagi namanya. Rupanya, grup musik hiprock ini tengah mempersiapkan single terbarunya.

Dan pada Rabu (16/1/2019), ST’Loco menyapa penggemarnya dengan lagu terbaru bertajuk “Nakal”. Mereka tetap menyuguhkan originalitas musik hiprock yang telah diusungnya sejak beberapa tahun silam.

Grup band yang digawangi Berry Manoch (rapper), Dimas (vokal), Nyonk Webster Manuhutu (drum), Gilbert Joshua (bass), Iwan Hoediarto (gitar), dan Timotius Firman (DJ), mengaku bakal merilis tak hanya satu single.

“Tahun ini kita punya target merilis dua atau tiga single hingga album dengan vokalis baru juga,” tutur Gilbert ST’Loco, di Bands Cafe, Kemayoran, Jakarta. 

2 dari 3 halaman

Alasan Ogah Bikin Album

Diakui ST’ Loco, mereka ogah menelurkan album sekarang ini. Bukan tanpa alasan mereka melakukan hal itu.

“Kami sengaja merilis single dan bukannya album. Ini sebagai cara promosi yang terbaik, dan strategi kami. Dengan one hits single, kami ingin memperkenalkan lagu-lagu baru selanjutnya. Setelah itu baru album,” lanjut sang pemetik bass. 

3 dari 3 halaman

Vokalis Baru

ST’ Loco mengalami perubahan formasi. Kehadiran Dimas sebagai vokalis baru menggantikan posisi Joe.

Meski berubah, tak menyurutkan ST’ Loco untuk membuat karya musik dengan genre upbeat eksplosif ala hiprock yang sudah mendarah daging musik mereka.

Persija Jakarta Gandeng Indofood Jadi Sponsor Utama

Jakarta – Juara Liga 1 2018 Persija Jakarta menggandeng PT Indofood Sukses Makmur Tbk sebagai sponsor utama untuk musim 2019. Jersey tim Macan Kemayoran itu nantinya menampilkan brand Indomie pada Liga 1 dan Piala Indonesia.

Pengumuman status Indofood sebagai sponsor utama Persija Jakarta berlangsung di Warunk Upnormal, Cikini, Jakarta, Kamis (17/1/2018). Acara ini dihadiri sejumlah elemen Persija, antara lain Direktur Utama, Gede Widiade, dan tiga pemain yakni Bambang Pamungkas, Andritany Ardhiyasa dan Ryuji Utomo.

“Saya sangat senang dengan adanya kolaborasi yang terjalin antara Persija dan Indofood, khususnya Indomie pada musim 2019. Saya pribadi sangat gembira karena ini adalah tujuan yang mulia,” kata Gede.

General Manager Marketing Brand Indomie, Lucy Suganda, mengharapkan kolaborasi ini bisa mendatangkan hal positif bagi pihaknya maupun Persija Jakarta. “Kami melihat adanya potensi dari dunia sepak bola di Indonesia. Sepak bola merupakan olah raga yang digemari hampir seluruh lapisan masyarakat. Indofood melalui brand Indomie berharap kerja sama ini bisa memotivasi Persija Jakarta untuk terus berprestasi,” tutur Lucy.

Sementara itu, Gede enggan membeberkan nilai kontrak dengan Indofood. Namun, dia berharap kerja sama ini bisa menjadi pelecut sponsor lain untuk berkolaborasi dengan Persija.

“Saya tidak bisa memberi tahu berapa nominalnya, yang pasti besar. Namun, bagi kami yang penting adalah acara ini memancing produk-produk lain untuk bergabung. Brand Indomie akan kami pakai khusus untuk kompetisi resmi di Indonesia,” ungkap Gede.

Persija menjadi klub ke-8 asal Indonesia yang bekerja sama dengan Indofood. Sebelumnya, sudah ada PSMS Medan, PSIS Semarang, Arema FC, PSS Sleman, Persib Bandung, Bali United, dan Celebest FC.


Sumber: Bola.com

Ivan Kolev Punya Kriteria Khusus untuk Calon Bek Asing Persija

Jakarta Persija Jakarta belum memastikan bek asing yang akan menggantikan Jaimerson da Silva Xavier. Pelatih Persija, Ivan Kolev, mengaku tidak merekomendasikan nama tertentu, tapi berharap pemain yang didatangkan mengenal karakter sepak bola Indonesia.

Persija baru memiliki tiga pemain asing, yaitu Bruno Matos dan Jakhongir Abdumuminov, dan Marko Simic. Simic menjadi satu-satunya pemain asing dari musim lalu yang bertahan. Macan Kemayoran masih memiliki satu slot pemain asing, untuk menggantikan Jaimerson.

Ada beberapa nama yang diisukan akan merapat, seperti Anderson Salles, Vinicius Lopes Laurindo, dan Jasmine Mecinovic. Dua pemain tersebut berasal dari Brasil dan satu lainnya dari Makedonia.

“Bagi saya yang penting pemain itu harus bisa bermain untuk meraih sukses di Indonesia. Tidak ada pengaruh pemain itu datang dari mana, yang penting pemain itu bisa membantu Persija. Saya tidak merekomendasikan siapa pun,” ujar Ivan Kolev usai sesi latihan Persija di Lapangan Sutasoma, Halim Perdanakusuma, Rabu (16/1/2019).

Marko Simic sempat mengutarakan harapan agar Jasmine Mecinovic bisa mendapatkan kesempatan di Persija Jakarta. Namun, Simic juga mengakui Direktur Utama Persija, Gede Widiade, memiliki opsi mendatangkan pemain asal Brasil.

Beda Persiapan Prabowo-Sandiaga dan Jokowi-Ma’ruf Jelang Debat Capres Perdana

Liputan6.com, Jakarta – Jelang debat perdana, calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) melakukan berbagai persiapan.

Persiapan yang dilakukan oleh Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dan Joko Widodo atau Jokowi-Ma’ruf Amin pun berbeda-beda.

Jika Prabowo-Sandiaga memilih untuk rajin menemui Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, Jokowi-Ma’ruf terlihat lebih santai mempersiapkan debat.

Jokowi mengumpulkan semua ketua umum partai koalisi pendukungnya untuk makan malam jelang debat capres cawapres perdana yang akan digelar pada Kamis, 17 Januari 2019 besok.

Berbeda pula dengan Sandiaga. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini justru memilih rutin berolahraga untuk menjaga kesehatan fisiknya jelang gelaran debat.

Ma’ruf Amin, yang notabenenya baru pertama kali ikut debat, juga dipersiapkan matang oleh tim pemenangan.

Berikut perbedaan gaya persiapan Prabowo-Sandiaga dan Jokowi-Ma’ruf Amin jelang debat capres cawapres perdana dihimpun Liputan6.com:

2 dari 6 halaman

1. Rutin Sambangi SBY

Baik Prabowo dan Sandiaga, nampak hilir mudik menemui SBY. Tercatat jelang akhir Desember 2018 dan awal Januari 2019, mereka bertemu di kediaman SBY di Kuningan, Jakarta Selatan.

Menurut Badan Pemenangan Nasional (BPN), pembahasan pertemuan seputar pemenangan Pemilu, dan wejangan debat.

“Wejangannya ya debat itu harus menguasai materi. Berdebat itu harus betul-betul dalam kondisi fit, baik kesehatan dan seterusnya dan seterusnya dan seterusnya,” kata Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Ahmad Muzani, usai pertemuan tersebut, Kamis 10 Januari 2019.

Menurut SBY, Prabowo dan Sandiaga wajib menarik simpati dan hati rakyat saat debat. Hal ini dikarenakan, pemilih bukanlah bukan orang yang ada dalam debat, tapi adalah mereka para rakyat Indonesia yang justru tidak ada di dalam ruangan debat.

“Karena calon presiden adalah orang yang bertanggung jawab terhadap pemerintahan yang akan dipimpinnya bila nanti menang, dan visi misi bagian akan dipertanggungjawabkan kepada rakyat,” terang Sekjen Partai Gerindra ini yang ikut dalam pertemuan tertutup tersebut.

3 dari 6 halaman

2. Olahraga Rutin Tetap Dilakukan dan Buat Kelompok Khusus

Jelang debat perdana Pilpres 2019, cawapres nomor 02 Sandiaga Uno tetap rutin berolahraga bersama rekan dan pengawalnya di Gelanggang Olahraga Bulungan, Jakarta Selatan, Selasa, 15 Januari 2019 pagi.

Setelah olahraga, Sandi berencana mengunjungi beberapa daerah lagi termasuk memperdalam materi debat bersama Capres Prabowo Subianto. Hukum yang berkeadilan bagi semua golongan masyarakat akan dikupas pada sesi debat dengan tema hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

“Kita ingin fokus utamanya di bidang ekonomi dan penekanan kepada pembukaan lapangan pekerjaan, stabilnya harga bahan pokok akan jadi isu utama yang kami usung di setiap debat,” ucap Sandiaga.

Tak hanya itu, Wakil Ketua BPN Priyo Budi Santoso mengatakan, kubunya telah membuat kelompok khusus dinamakan Tim Delapan. Nantinya tim ini bertugas mempersiapkan materi, mengelola isu, hingga gestur.

“Terdiri dari enam orang, mereka adalah SBY, Amien Rais, Priyo Budi Santoso, Leida Hanifa, Ferry Baldan, dan Sudirman Said,” jelas Priyo.

4 dari 6 halaman

3. Makan Malam Bersama

Jamuan makan malam Capres nomor urut 01 Jokowi bersama sembilan ketua umum partai Koalisi Indonesia Kerja, ternyata merupakan asupan menjelang debat besok.

“Pertemuan hangat sambil makan malam Pimpinan Parpol Koalisi Indonesia Kerja bersama Pak Jokowi di resto Seribu Rasa Menteng. NGOPI, Ngobrol Pintar menuju debat Capres pertama 17 Januari 2019,” kata Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurnuziy atau Romi melalui akun Instagram pribadinya, Selasa 15 Januari 2019, malam.

Begitu pula menurut Sekretaris Jenderal Perindo Ahmad Rofiq. Ia menyebut pertemuan itu penuh canda tawa.

“Dalam santap malam juga penuh tawa canda. Pak Jokowi juga sangat menikmati santap malam bersama para ketum parpol,” kata Rofiq.

Rofiq mengungkap menu jamuan yang disajikan. Jokowi bersama para ketua umum santap sajian khas Nusantara.

“Menu Nusantara menjadi sajian. Tempe mendoan, ayam goreng, cumi bakar dan kopi khas Indonesia,” imbuhnya.

Diketahui, Sekretaris Kabinet dan Anggota Dewan Pengarah TKN Jokowi-Ma’ruf, Pramono Anung mengkordinasikan pertemuan ini. Sembilan ketua umum lengkap hadir.

5 dari 6 halaman

4. Memilih Mentor dan Memoles Ma’ruf Amin

Jokowi dan Ma’ruf mendapuk mentor senior, yakni Jusuf Kalla (JK). Sang wapres juga bukan pemain baru dalam ajang debat Pilpres.

Mulai zamannya berpasangan dengan SBY, sebagai kandidat calon wakil presiden (2004), bersama Wiranto sebagai calon presiden (2009), hingga kembali menempatkan diri sebagai calon wakil presiden di bersama Jokowi (2014).

“Pak JK salah satu yang berpengalaman, tentu masukan-masukan Beliau banyak ya saya rasa hal positif figur sebagai Pak JK menjadi bagian tim kami yang memberikan masukan. Kan kita ada timnya,” kata Ketua TKN (Tim Kampanye Nasional) Erick Tohir usai bertemu JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Merdeka Utara, Jumat 11 Januari 2019.

Kemudian, berbeda dari wejangan dengan hidangan ala Jokowi, wakilnya yakni Ma’ruf Amin yang terbilang pemain baru dalam debat Pilpres, lebih sering memoles diri dengan bantuan tim yang dipersiapkan TKN. Ada sembilan orang diberdayakan guna membuat sang kiai agar lugas dalam berdebat.

Mereka adalah para mantan presenter TV, Tina Talisa, Meutya Hafid, dan Putra Nababan. Kemudian sisanya, politikus yakni Abdul Kadir Karding dan Lukman Edy dari PKB, Politikus PDIP Aria Bima, dan Politikus Golkar Rizal Mallarangeng.

“Pemolesan bukan hanya dilakukan dari sisi konten tapi tampilan karena kita tahu persis waktu yang tersedia dalam debat itu pendek, gimmick kemudian marketing gimmick,” kata Anggota Dewan Penasehat Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, M Romahurmuziy di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis 10 Januari 2019.

6 dari 6 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Ivan Kolev Senang Kembali Latih Persija

Liputan6.com, Jakarta – Ivan Kolev merasa senang bisa kembali melatih Persija Jakarta. Juru racik asal Bulgaria tersebut mengaku tim Macan Kemayoran selalu di hatinya.

Kolev sudah memantau sesi latihan Persija di lapangan Sutasoma, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (15/1/2019). Hanya, kedatangannya pada Selasa sore hanya sebatas untuk melihat suasana latihan secara langsung. 

“Rasanya senang sekali bisa ke sini. Kalian tahu Persija adalah tim yang saya tangani pertama kali di Indonesia. Persija selalu di hati saya,” ujar Kolev.

Pelatih asal Bulgaria itu mengaku tak akan bisa menolak tawaran pekerjaan dari Persija, klub Indonesia pertama yang ditanganinya pada 1999.

2 dari 2 halaman

Soal Pemain

Namun, mantan pelatih Timnas Indoonesia ini belum bisa bicara banyak soal pemain yang diamatinya dalam latihan. Berbekal video pertandingan Persija pada musim lalu, Kolev sudah memahami apa yang akan dilakukannya bersama Macan Kemayoran.

“Sekarang saya baru pertama kali melihat tim ini. Namun, saya sudah beberapa kali melihat pertandingan Persija di kompetisi terakhir dan saya menyukai apa yang saya lihat,” ujarnya.

Ivan Kolev akan memimpin sesi latihan Persija pada Rabu (16/1/2019) pagi WIB.

Sumber: Bola.com

Teco Bawa Taktik Persija ke Bali United

Liputan6.com, Jakarta Bali United akan melakoni laga di Liga 1 2019 di bawah asuhan Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues alias Teco. Mantan arsitek Persija Jakarta itu diberi kontrak dua musim oleh manajemen.

Teco menegaskan akan melatih Bali United dan menerapkan skema sesuai dengan taktik yang diimplementasikannya selama menukangi Macan Kemayoran.

Artinya, Serdadu Tridatu akan lebih banyak bertahan. Tak banyak serangan atraktif yang selama ini menjadi ciri khas klub kebanggaan publik Bali itu. Lantas, bagaimana tanggapan suporter akan perubahan skema bermain Irfan Bachdim dan kawan-kawan itu?

Dandi, salah seorang pendukung Bali United dari elemen Brigaz Bali berharap timnya dapat merengkuh prestasi gemilang pada musim tahun ini. “Harapan kami inginnya juara agar ke depannya lebih baik,” katanya kepada Liputan6.com.

Soal materi pemain rekrutan anyar Bali United, ia mengaku cukup menyoroti dua pemain anyar yang diboyong manajemen. Mereka adalah Willian Pacheco dan Haudi Abdillah. “Kita kagum dengan Haudi dan Willian. Yang lainnya kayaknya kurang,” tuturnya.

2 dari 2 halaman

Tambal Kekurangan

Kendati begitu, Dandi tak mempersoalkan pilihan skema bermain Teco sekaligus pemain yang dipilihnya. Sebab, ia sepakat jika dikatakan lini belakang Bali United rapuh. Hadirnya Teco yang kuat dalam skema bertahan akan menambal kekurangan tim kebanggaannya selama ini.

“Atas pilihan manajemen yang memilih Teco yang notabene lebih dikenal dengan pola bertahan, kami cukup senang, karena di Liga 1 pemain belakang Bali United rapuh. Mungkin ini evaluasi manajemen yang tahu jika pemain belakang mereka rapuh. Tapi apapun itu, kami akan selalu support. Kami optimis tahun ini juara,” tuturnya.

5 Raja Assist di Kompetisi Liga 1

Jakarta Kesuksesan sebuah klub di Liga 1 biasanya tak hanya bergantung pada penyerang yang mampu mencetak gol di setiap pertandingan. Namun, sebuah klub akan jauh lebih beruntung jika memiliki pemain yang juga rajin memberi assist.

Para pemain yang andal mencetak assist biasanya berprofesi sebagai gelandang atau pemain sayap. Namun, belakangan pemain seperti penyerang pun kadang bisa mengambil tugas untuk membuka jalan rekannya untuk mencetak gol.

Pemain-pemain yang jago memberikan assist biasanya lebih mendahulukan kepentingan tim ketimbang pribadi. Hal itulah yang membuat mereka biasanya tidak memiliki sifat egois.

Proses assist yang diberikan pun beragam. Mulai dari umpan silang, umpan panjang, atau sekadar umpan dari jarak dekat yang siap dituntaskan oleh pemain terdekat menjadi gol.

Kemampuan mencetak asisst memang dimiliki semua pemain jika dalam posisi dan situasi yang tepat. Namun, padanya kenyataannya ada pemain-pemain yang memiliki naluri memberi umpan lebih baik ketimbang lainnya.

Lantas, siapa saja pemain-pemain yang punya keahlian menjadi menjadi pembantu pencetak gol klub di Liga 1 2018? Berikut ini 5 pemain yang layak mendapatkan predikat Raja Assist di Liga 1 2018 versi Bola.com:

2 dari 6 halaman

Nick van der Velden

Gelandang Bali United, Nick van der Velden, berebut bola dengan bek Persija Jakarta, Ismed Sofyan, pada final Piala Presiden di SUGBK, Jakarta, Sabtu (17/2/2018). Persija menang 3-0 atas Bali United. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Nick van der Velden mampu mempertahankan penampilan gemilangnya bersama Bali United pada Liga 1 2018. Pemain asal Belanda itu sukses tampil sebanyak 24 pertandingan dan mencetak satu gol dan sembolan assist.

Kehadiran Van der Velden di lini tengah membuat alur serangan Bali United menjadi mematikan. Namun, hal itu tak mampu memberikan prestasi buat klub berjuluk Pasukan Tridatu.

Bali United menutup musim di peringkat ke-11 klasemen akhir Liga 1 2018. Klub kebanggaan masyarakat Pulau Dewata hanya mengumpulkan 45 poin hasil 12 kemenangan, sembilan kali imbang, dan 13 kali kalah. 

3 dari 6 halaman

Riko Simanjuntak

Gelandang Persija Jakarta, Riko Simanjuntak, menggiring bola saat melawan Mitra Kukar pada laga Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Minggu (9/12). Persija menang 2-1 atas Mitra. (Bola.com/Yoppy Renato)

Riko Simanjuntak tampil memesona dalam musim perdananya bersama Persija Jakarta. Pemain asal Pematang Siantar itu langsung mencuri perhatian karena tampil apik di sektor sayap kanan Macan Kemayoran.

Dalam 27 laga yang dimainkannya, Riko sukses melepaskan sembilan assist yang berbuah gol untuk Persija. Selain itu, pemain berpostur 160 cm itu juga mencetak tiga gol.

Penampilan apik Riko sejalan dengan prestasi yang diraih Persija yakni sebagai kampiun Liga 1 2018. Kini, Riko harus mampu menjawab tantangan untuk memberikan penampilan konsisten di 2019.

4 dari 6 halaman

Bruno Silva

Bruno Silva, belum memastikan masa depan di PSIS Semarang. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

PSIS Semarang tak salah mendatangkan Bruno Silva pada Liga 1 2018. Pemain asal Brasil itu langsung tampil tajam bersama Laskar Mahesa Jenar.

Bruno Silva tercatat menyumbang sembilan assist dalam 31 laga yang dimainkannya bersama PSIS. Selain itu, pemain berusia 27 tahun juga tampil tajam dengan menyumbang 16 gol untuk PSIS.

Namun, romantika Bruno Silva dengan PSIS hanya bertahan selama semusim. Pemain berpostur 188 cm itu resmi hengkang dan bergabung dengan klub kasta kedua Arab Saudi, Al Ain.

5 dari 6 halaman

Dedi Hartono

Pemain Mitra Kukar, Dedi Hartono saat melawan Persib Bandung pada laga Liga 1 Indonesia di GBLA, (8/4/2018). (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Dedi Hartono langsung tampil mengesankan pada musim perdananya bersama Mitra Kukar. Pemain berusia 31 tahun itu sukses mencetak sembilan assist dalam 34 penampilannya bersama pasukan Naga Mekes.

Selain andal dalam urusan mencetak assist, pemain berpostur 165 tahun itu juga tercatat mencetak tiga gol. Sayang, penampilan apik Dedi tak sejalan dengan pencapaian Mitra Kukar.

Klub kebanggaan masyakat Kutai Kertanegara itu harus turun kasta ke Liga 2. Mitra Kukar finis di peringkat ke-16 dengan raihan 39 poin hasil 12 kali kemenangan, tiga kali imbang, dan 19 kali kalah.

6 dari 6 halaman

Rizky Pora

Pemain Barito Putra, Rizky Pora saat melawan Bhayangkara FC pada laga Liga 1 2017 di Stadion Patriot, Bekasi, (4/7/2017). (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Predikat pemain yang paling banyak mencetak assist di Liga 1 2018 jatuh pada gelandang Barito Putera, Rizky Pora. Pemain berusia 29 tahun itu tercatat memboring sembilan assist sepanjang musim lalu.

Sayang, penampilan apik Rizky Pora tak sejalan dengan pencapaian Barito Putera di Liga 1 2018. Pasukan Jacksen F Tiago itu hanya mampu bertengger di peringkat kesembilan klasemen akhir.

Namun, musim ini jasa Rizky Pora masih digunakan Barito Putera. Dengan demikian, seluruh publik Bumi Mangkurat berharap pada kontribusi besar Rizky Pora untuk membantu klubnya meraih prestasi di Liga 1 2019.