Carragher Ungkap Satu Kelemahan Arsenal

LondonArsenal sudah menunjukkan perbaikan performa bersama Unai Emery. Kendati demikian, Jamie Carragher menilai The Gunners masih mempunyai satu kelemahan.

Di klasemen Liga Inggris 2018/2019, Arsenal sudah menembus posisi ketiga klasemen. Mereka mengumpulkan 63 poin.

Performa tandang Pierre-Emerick Aubameyang cs kurang oke. Dalam 14 kali bertanding, Meriam London 5 kali menang, empat kali imbang, dan lima kali menelan kekalahan.

Rekor kebobolan Arsenal juga kurang oke. Mereka kebobolan 27 kali dan menjaringkan gol sebanyak 26 kali.

Hal itu yang menjadi sorotan Carragher menjelang lawatan Arsenal ke markas Everton di lanjutan Liga Inggris. Eks pemain Liverpool itu menilai bahwa pernampilan tandang Arsenal masih kurang meyakinkan menatap duel di Goodison Park, Kamis (4/4/2019).

“Satu hal yang mungkin belum cukup dikuasai adalah performa tandang,” kata Carragher di Sky Sports.

“Belum ada satu clean sheet saat bermain tandang, yang cukup tak bisa dipercaya.”

“Saya pikir mereka merupakan satu-satunya tim yang melakukan itu musim ini,” dia menambahkan.

(cas/rin)

Ramyadjie Priambodo Pelajari Kelemahan Mesin ATM Sejak 2018

Liputan6.com, Jakarta – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Ramyadjie Priambodo sudah sejak 2018 mempelajari mesin ATM yang ditemukan petugas di apartemen milikinya. Ramyadjie ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembobolan mesin ATM melalui atau dengan cara skimming.

“Sejak tahun 2018 ya (pelajari mesin ATM yang ada di kamarnya),” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (20/3).

Mesin ATM tersebut Ramyadjie Priambodo dapat dari seorang temannya. Mesin digunakan untuk mempelajari kelemahan sistemnya. Hal itu ia lakukan juga untuk mempermudah dalam melancarkan aksi.

“Mesin itu untuk dipelajari kelemahannya,” jelasnya.

Sejauh ini, Ramyadjie belum menyebut identitas temannya tersebut. Oleh karena, sampai saat ini polisi masih terus melakukan penyidikan dan penyelidikan atas kasus tersebut.

“Belum mengakui siapa temannya. Masih terus diselidiki,” ujarnya.

Bek Tangguh Liverpool Tak Punya Kelemahan

Liputan6.com, Liverpool – Mantan bek Liverpool, Glen Johnson, memuji habis Virgil van Dijk. Di mata dia, pemain asal Belanda itu tak punya kelemahan.

Liverpool berhasil memastikan satu tempat di babak perempat final Liga Champions setelah berhasil kemenangan 3-1 di markas Bayern Munchen, di Allianz Arena Kamis (14/3) dini hari WIB.

Dalam laga itu, Van Dijk menyumbangkan satu gol untuk Liverpool. Ia juga sukses meredam striker utama Munchen, Robert Lewandowski.

“Sebagai pemain, Anda tidak ingin melihat orang lain di sekitar Anda panik dan itu satu hal yang belum pernah saya lihat dari Van Dijk. Ketika pemain lain melihat Van Dijk begitu tenang dalam setiap situasi, itu menular dan semua orang lebih percaya diri,” kata Johnson kepada talkSPORT.

Taktik Tutup Lubang Kelemahan ala Ma’ruf Amin

Jakarta – Cawapres nomor urut 01 Ma’ruf Amin mengaku sudah siap menghadapi debat ketiga Pilpres 2019. Ma’ruf megatakan sudah memiliki taktik tutup lubang untuk bertahan maupun menyerang rivalnya Sandiaga Uno di panggung debat.

Debat ketiga di Pilpres 2019 akan dilaksanakan pada 17 Maret mendatang. Debat kali ini hanya cawapres yang akan beradu argumen dengan topik pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya.

Mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini mengaku sudah mempelajari kelemahan sendiri maupun kelemahan lawan. Namun, dia tak ingin memberi bocoran strategi seperti apa yang akan digunkan dalam debat ketiga nanti.

“Saya tidak mau kasih tahu dululah, he-he-he…. Gimana saya menguasai, gimana saya kurang menguasai. Nanti tahu, wah ini di sini kelemahannya. Jadi saya diserang dari yang lemah-lemah itu. Kayak main bola kan begitu. Posisi mana yang lemah lawan, serang saja dari situ. Makanya saya tidak kasih tahulah,” kata Ma’ruf di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (9/3/2019).

Meski akan memanfaatkan titik lemah lawan dalam debat ketiga, Ma’ruf mengatakan tak akan tampil ‘agresif’ di panggung debat. Menurutnya, debat dalam kontestasi Pilpres ini bukan bicara saling serang, melainkan adu gagasan program kerja untuk masyarakat 5 tahun ke depan.

“Oh tidaklah (menyerang). Kita kan namanya berdebat bukan menyerang, tapi menyampaikan argumentasi, solusi. Intinya kan begini, bahwa program yang sudah dikerjakan bagus. Yang akan datang akan lebih bagus. Alasannya apa, solusinya apa, itu saja,”

Ma’ruf juga mengatakan tidak punya banyak jurus menghadapi debat cawapres di akhir pekan depan. Dia hanya fokus untuk tampil bertahan dan taktik melangkah ke depan dengan paparan program kerakyatan.

“Tidak usah banyak-banyak jurusnya. Jurus bertahan dan jurus langkah ke depan,” kata dia.

Ma’ruf sebelumnya mengaku mendapatkan masukan-masukan untuk debat ketiga nanti. Namun, dirinya tak menyebutkan secara perinci siapa pihak yang memberi masukan serta tentang materinya.

“Kita sudah baca, sudah dengar, soal masukan-masukan,” ucap Ma’ruf di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (6/3).

Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Usman Kansong mengatakan bukan tak mungkin Ma’ruf Amin akan melengkapi jawaban dan argumennya dengan sejumlah ayat. Meski begitu, Ma’ruf dinilai tak akan memaksakan diri apabila memang tak ada ayatnya.

“Kita ingin menjadikan Pak Kiai (Ma’ruf Amin) sebagai dirinya sendiri. Sebagai kiai, dia saya kira otomatis, dia ngomong di mana-mana, ngomong sama saya pun kemarin, ayat-ayat itu pun keluar, yang relevan tentu saja. Namanya kiai, kita biarkan beliau seperti itu sejauh itu relevan. Kan tidak ada larangannya juga,” ujar Usman.

“Misal Pak Kiai, ini kami serahkan ke Pak Kiai ya, tidak harus menyampaikan pakai ayat. Kalau tidak ada ayatnya (tapi) dipaksa-paksakan, salah kan. Tapi intinya Pak Kiai menjadi dirinya sendiri,” sambungnya.
(idn/aik)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tim Jokowi Sebut Hoaks ke Petahana untuk Tutupi Kelemahan Kubu Lawan

Liputan6.com, Jakarta – Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto mengatakan, hoaks yang dibuat untuk menyerang pasangan capres dan cawapres nomor urut 01, hanya untuk menutupi kelemahan lawan. 

“Sehingga isu Pak Jokowi dan Ma’ruf menjaga jarak dengan Islam, justru karena mereka lemah di situ. Isu LGBT justru kita lihat, fakta-fakta yang kuat di mana? Sehingga dalam konteks ini mari kita luruskan jangan menebar isu, padahal mereka sendiri yang menjadi bagian dari persoalan-persoalan tersebut, kemudian dilimpahkan pada Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin,” ucap Hasto di kediaman Ma’ruf Amin, Jalan Situbondo, Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Ekonomi, Lukmanul Hakim, mendapat penugasan khusus dari calon wakil presiden Ma’ruf Amin untuk meluruskan hoaks dan fitnah yang menyerang petahana.

Adapun tugas itu akan menjelaskan kepada publik terkait serangan – serangan yang bersifat pribadi. Rencananya dalam waktu dekat, Lukmanul yang kini bagian tim kampanye nasional, akan bersama rombongan ikut safari kebangsaan untuk berkunjung ke Provinsi Aceh, esok hari.

“Terutama kita akan meluruskan atau menyampaikan beberapa fitnah atau hoaks yang terutama mengarah kepada Pak Jokowi secara pribadi, ataupun kepada Pak Kyai Ma’ruf secara langsung juga secara pribadi. Dan kita akan coba sampaikan apa fakta yang sesungguhnya,” kata Lukmanul.

2 dari 3 halaman

Pecah Belah

Dalam kesempatan itu, dia juga membawa misi yang kerap didengungkan oleh Ma’ruf. Ma’ruf selalu berpesan di berbagai kesempatan bahwa berdirinya Indonesia adalah hasil sebuah kesepakatan bersama.

Berbeda pilihan politik belakangan ini telah menyebabkan masyarakat terpengaruh oleh hoaks dan fitnah yang ujung dapat memecah belah masyarakat.

“Bahkan fitnah- fitnah yang sudah sangat ekstrem sampai mengatakan bahwa pemilihan ini dimenangkan oleh calon nomor 01, maka agama Islam akan lenyap begitu kan, kemudian bahwa LGBT juga akan disahkan, atau semua yang bertentangan dengan agama itu akan menjadi sesuatu yang legal. Itu harus kita luruskan,” pungkas Lukmanul.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

PKS dan Gerindra Serahkan 2 Nama Cawagub DKI ke Anies Baswedan Hari Ini

Liputan6.com, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra menyampaikan dua nama calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta kepada Gubernur Anies Baswedan untuk dilanjutkan ke Pimpinan DPRD DKI Jakarta. Dua nama cawagub tersebut adalah Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

Ketua Umum DPW PKS DKI Jakarta, Sakhir Purnomo, yang mewakili Pimpinan PKS dan Gerindra DKI Jakarta, sudah menyampaikan surat ajuan tersebut melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah.

“Pemberkasan sudah selesai semua, Alhamdulillah, dan sudah diterima Sekda Pak Saefullah,” ujar Sakhir di Balai Kota, Jakarta, Jum’at (1/3/2019).

Sakhir mengatakan, dua nama tersebut juga sudah ditandatangani oleh kedua partai pengusung, baik di tingkat Pusat maupun Provinsi. Selain itu, saat menyampaikan surat tersebut, Sakhir menjelaskan bahwa Anies Baswedan berhalangan menerima dikarenakan sedang ada agenda penting lainnya.

“Kami memohon doa dan dukungan seluruh warga Jakarta, semoga Allah memudahkan proses-proses berikutnya hingga pelantikan dan pelaksanaan tugas Wakil Gubernur definitif kedepannya,” tandas Sakhir.

2 dari 3 halaman

Imbangi Kelemahan Anies Baswedan

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI Jakarta Syarif menyebut tim panelis fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan calon Wakil Gubernur (cawagub) DKI, menginginkan sosok yang dapat mengimbangi Anies Baswedan.

“Peran wagub akan mengisi kelemahan gubernur selama ini,” kata Syarif saat dihubungi, Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Para cawagub DKI sebelumnya harus menjalani uji kepatutan dan kelayakan. Saat fit and proper test tim panelis menghadirkan sejumlah tokoh, mulai dari pengamat hingga akademisi. Kata Syarif, hal itu guna meminta masukan mengenai isu yang ditanyakan kepada cawagub.

Syarif menyebut beberapa isu itu yakni mengenai perencanaan dan penyerapan APBD DKI, kebijakan percepatan pembangunan dan aspirasi kalangan pengusaha dan pelaku UMKM terutama PKL.

“Selanjutnya, polarelasi politik partai dan konflik tata ruang dan lingkungan hidup serta pengentasan kemiskinan,” ucap dia.

Oleh karena itu, dia menilai nantinya, wagub terpilih banyak memikul beban sebagai eksekutor.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Setop Kampanye Hitam di Pemilu 2019

Liputan6.com, Jakarta – Ketiga perempuan berkerudung itu tertunduk usai digelandang ke Mapolda Jawa Barat. Suara ketiganya tak lagi terdengar, seperti saat melakukan kampanye hitam door to door di Karawang.

Aksi kampanye hitam terhadap pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin ketiganya terekam kamera. Pada video yang viral di media sosial itu, mereka menyebut, bila Jokowi menang maka suara azan di masjid dilarang, tidak ada lagi yang diperbolehkan memakai hijab, dan pernikahan sejenis dibolehkan.

Pukul 23.30 WIB, Minggu 24 Februari 2019, Polres Karawang dan Polda Jawa Barat menangkap ketiganya di rumah masing-masing. Mereka adalah Engqay Sugiarti (39) warga Babakanmaja, Ika Peranika (36) warga Kalioyod, Karawang, dan Citra Widianingsih, (38) warga Perumnas Bumi Telukjambe, Karawang.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, polisi ingin memberi efek jera kepada pelaku dan penyebar kampanye hitam dari penangkapan ketiganya. Tidak peduli dengan sikap atau kampanye hitam itu ditujukan.

Selain itu, lanjut dia, penangkapan ketiganya merupakan tindakan preventif. Polisi dan Bawaslu khawatir, video tersebut dapat memunculkan konflik dan keresahan di tengah masyarakat.

“Polri akan melakukan tindakan tegas dan terukur siapapun yang melakukan kampanye hitam yang bersifat tidak benar atau bohong. Karena kita tidak ingin tatanan demokrasi ini dirusak oleh berita bohong,” kata Truno di Bandung, Senin 25 Februari 2019.

Terlebih, kampanye hitam sudah masuk dalam tindak pidana. 

“Dalam proses penyelidikan ini tentunya Dirkrimum bersama Bawaslu akan melakukan serangkaian kegiatan bersama untuk mengevaluasi terhadap perbuatan yang diduga adalah tindak pidana pemilu. Namun dalam proses penyelidikan, kita lihat adanya tindak pidana lain terkait pelanggaran yang dilakukan ketiga wanita tersebut,” ujar Truno.

Dia menuturkan, tindakan ketiganya bisa dijerat dengan sejumlah undang-undang. Salah satunya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Direktorat Kriminal Khusus melakukan langkah-langkah penyelidikan tentang adanya dugaan pelanggaran Pasal 28 UU ITE. Termasuk UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang adanya peraturan hukum pidana soal penyebaran berita bohong,” tutur Truno.

Ancaman hukuman terhadap pelanggaran Pasal 28 UU ITE yakni 6 tahun dan denda Rp 1 miliar. Sedangkan pelanggaran terhadap UU No 1 tahun 1946 diancam dengan hukuman 3 tahun penjara.

Menurut dia, penyidik tengah mendalami sangkaan tersebut. Termasuk soal peran masing-masing perempuan tersebut dalam kampanye hitam terhadap Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Sejauh ini kita masih mendalami dan nanti akan disampaikan,” ujar Truno.

Rabu 29 Januari 2019, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian pernah mengimbau semua pihak untuk tidak melakukan kampanye hitam pada Pemilu 2019. Dia mengatakan, boleh saja memberitahukan kekurangan pihak lawan, selama informasinya berdasarkan fakta dan data.

“Tolong kedepankan cara-cara santun, lakukan positif campaign, kampanye tentang program dan keunggulan calon masing-masing, kalau ada negative campaign sebatas tertentu masih bisa kita tolerir,” kata Kapolri, seperti dilansir Antara.

Artinya, lanjut dia, kampanye tentang kelemahan lawan bisa dilakukan selama berdasar fakta dan bertujuan supaya masyarakat paham dalam memilih. Sebab, masyarakat jadi tahu kelebihan dan kekurangan dari calon pemimpin.

“Yang tidak boleh adalah black campaign, kampanye yang faktanya tidak ada tapi diada-adakan,” kata Kapolri di sela pelaksanaan Rapim TNI-Polri 2019 di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta.

Dia menuturkan, Polri akan menindak tegas siapapun yang melakukan kampanye hitam dalam Pemilu 2019.

“Itu (kampanye hitam) pidana, pasti akan kita tindak,” janji Kapolri.

2 dari 3 halaman

Bawaslu Bentuk Tim Khusus

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat menurunkan tim khusus untuk mendalami kasus video yang menampilkan ibu diduga melakukan kampanye hitam terhadap pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo atau Jokowi-Ma’ruf Amin, di Karawang, Jawa Barat.

“Kami telah berkoordinasi dengan Bawaslu Karawang, sudah melakukan pendalaman atas informasi yang masuk ke kita ya,” kata Ketua Bawaslu Jawa Barat Abdullah, di Kota Bandung, Senin 25 Februari 2019.

Menurut dia, pihaknya telah melakukan investigasi dan menurunkan tim khusus untuk mencari tempat kejadian dari video tersebut dan mencari tahu pihak yang terlibat dalam video tersebut.

“Dari hasil ini memang kami sedang mengumpulkan fakta-fakta yang terjadi. Jadi dalam konteks kami ini masih dalam rangka pengumpulan informasi, sehingga ruang investigasi sedang kami maksimalkan,” ujar Abdullah.

Tim Sentra Gakkumdu sedang menyelidiki dan mendalami terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Tindak Pidana Pemilu dalam kasus tersebut.

Sebelumnya, beredar video di Twitter yang menampilkan perempuan berbicara Bahasa Sunda melakukan kampanye hitam yang ditujukan ke capres nomor urut 01, kepada warga.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

6 Zodiak Paling Cerdas Secara Emosional, Adakah Anda di Dalamnya?

Liputan6.com, Jakarta – Salah satu kualitas terbaik yang dapat dimiliki siapa pun adalah kecerdasan emosi. Ini penting untuk keberhasilan hubungan pribadi dan profesional. Dalam astrologi, ada beberapa zodiak yang berbakat untuk cerdas secara emosional.

Kecerdasan emosional berarti Anda dapat mengenali, memahami, dan mengelola emosi Anda sendiri, dan bahwa Anda juga dapat melihat dan memengaruhi emosi orang lain. Orang-orang dengan kecerdasan emosi sangat empati, sadar diri, dan bersemangat. Mereka tidak kaku dan mampu beradaptasi dengan keadaan di sekitarnya.

Optimisme adalah kualitas lain yang dimiliki orang yang secara emosional cerdas. Mereka tahu bahwa memiliki sikap positif adalah satu hal yang benar-benar dapat mereka kendalikan tentang diri mereka sendiri, dan perasaan penuh harapan tentang masa depan dan hidup setiap hari dengan bersikap positif semampu mereka selalu menjadi pemacu suasana hati. 

Seperti dilansir yourtango.com, Kamis (21/02/2019), berikut enam zodiak paling cerdas secara emosional.

2 dari 3 halaman

1. Cancer

Cancer memiliki bakat untuk membuat orang merasa seolah-olah mereka bisa benar-benar terbuka dan jujur ​​tentang perasaan mereka. Mungkin ini karena cancer benar-benar menikmati mendengarkan orang dan membantu mereka menemukan solusi untuk masalah mereka.

Cancer sangat membutuhkan hubungan emosional dengan orang lain, dan salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menyesuaikan diri dengan perasaan mereka sendiri dan bagaimana berempati dengan orang lain.

2. Gemini

Salah satu cara Gemini cerdas secara emosional adalah karena mereka berusaha untuk tidak mengabaikan perasaan mereka, terutama perasaan negatif. Ketika Gemini memiliki emosi atau masalah negatif yang melibatkan orang lain, mereka tidak membiarkannya membusuk, melainkan menghadapinya sesegera mungkin.

Tidak mengatakan apa-apa sama sekali bukanlah pilihan bagi zodiak ini. Konfrontasi mungkin tidak nyaman, tetapi bagi mereka, itu adalah pilihan yang lebih baik daripada tidak melakukan apa pun.

3. Pisces

Pisces sangat cerdas secara emosional dalam cara mereka memiliki empati untuk semua orang dan mereka selalu berusaha melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain. Mereka dapat dengan mudah terombang-ambing, yang merupakan hal yang baik.

Mereka tidak begitu keras kepala sehingga mereka tidak akan melihat alasan atau berubah pikiran. Orang-orang ini dapat merasakan sakit orang lain, dan mereka dapat membayangkan bagaimana rasanya mengalaminya sendiri. Itu mungkin karena mereka punya, dan mereka telah mengatasinya. 

3 dari 3 halaman

4. Leo

Salah satu kualitas yang dimiliki orang yang benar-benar cerdas secara emosi adalah kesadaran diri, dan Leo sangat sadar diri. Mereka tahu apa kekuatan dan kelemahan mereka, dan mereka selalu dalam proses menumbuhkan dan memperbaiki diri.

Selain itu, hanya karena Leo baik dan bermanfaat, itu tidak berarti mereka berhenti pada titik tertentu. Mereka akan selalu terus mencoba dan menjadi lebih baik dan lebih membantu, serta bekerja untuk memperkuat sifat mereka yang lebih lemah. Leo memiliki pegangan pada emosi mereka dan pemahaman tentang emosi orang lain.

5. Libra

Libra secara emosional cerdas dalam kemampuan mereka membaca orang, membaca yang tersirat dari apa yang orang katakan, menafsirkan bahasa tubuh orang lain, dan mereka cukup intuitif untuk menangkap tanda-tanda halus. Libra tampaknya tahu apa yang dibutuhkan orang lain, apakah itu kata atau isyarat yang baik.

Mereka mempercayai intuisi mereka dan mencoba mendengarkan perasaan mereka ketika berhadapan dengan situasi tegang atau keputusan sulit. Mereka berusaha untuk tidak bertindak gegabah dan lebih suka mendapatkan informasi sebanyak mungkin sebelum mengambil tindakan. Libra lebih suka meredakan situasi yang tidak stabil daripada menambahkannya.

6. Virgo

Beberapa orang yang paling cerdas secara emosional adalah mereka yang memiliki pikiran analitis dan mampu membedakan antara hal-hal yang mereka butuhkan versus hal-hal yang mereka inginkan. Dan itulah Virgo.

Zodiak ini selalu berusaha memahami apa yang membuat diri mereka tergerak dan perilaku orang lain. Mereka cenderung mengendalikan emosinya, tetapi itu tidak berarti mereka tidak mengungkapkannya.

Hanya saja, mereka cenderung melakukannya dengan cara yang matang dan rasional. Virgo mempertimbangkan perasaan orang lain dan mencoba untuk tidak sengaja menyakiti seseorang untuk membuat diri mereka merasa lebih baik. (Indah Permata Niska)


Saksikan video pilihan di bawah ini :

Deretan Lumbung Suara Jokowi dan Prabowo, Mampukah Naikkan Elektabilitas?

Liputan6.com, Jakarta – Saling klaim kemenangan di daerah-daerah yang menjadi titik kelemahan masing-masing pasangan calon atau paslon, kini gencar dilakukan tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto.

Kondisi ini tak bisa dipungkiri lantaran kedua kubu menjelang Pilpres 2019 kerap berkampanye di daerah-daerah yang pada Pilpres 2014 silam menjadi titik lemah Jokowi dan Prabowo.

Tentu itu dilakukan untuk menaikkan elektabilitas keduanya hingga akan mempengaruhi jumlah pemilih pada pertarungan final, 17 April 2019.

Dari sejumlah survei, baik independen maun internal parpol menyebutkan, pasangan cawapres nomor urut 1, Jokowi-Ma’ruf Amih masih lebih unggul dibanding Prabowo-Sandiaga.

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding mengatakan, elektabilitas pasangan capres cawapres ini berada di angka 56 persen. “Di kisaran angka 56 persen,” ucap Karding saat dikonfirmasi, Rabu, 6 Februari 2019.

Meski demikian diakui Karding ada sejumlah daerah, dimana Jokowi-Ma’ruf masih kalah tipis dari Prabowo-Sandi. Di antaranya Jawa Barat dan Banten.

Berikut deretan lumbung suara Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Subianto yang berpotensi menaikkan elektabilitas kedua paslon:

2 dari 6 halaman

Kekuatan Jokowi

Berdasarkan rilis sejumlah lembaga survei, Jokowi-Ma’ruf mengungguli Prabowo-Sandi hampir di seluruh pulau besar di Indonesia. Seperti Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, daerah Nusa Tenggara ditambah Maluku dan Papua.

Bahkan diprediksi Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur serta Yogyakarta akan menjadi lumbung suara Jokowi-Ma’ruf Amin dengan pencapaian suara mencapai 57,1 persen.

Bahkan oleh Lembaga Surabaya Survey Center (SSC) diperkirakan, kedua pasangan ini akan menang telak di Jawa Timur dengan meraih suara sebesar 55.9 persen.

3 dari 6 halaman

Kelemahan Jokowi

Seperti disebutkan di atas, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten merupakan titik lemah Jokowi-Ma’ruf Amin dalam perolehan suara. Khususnya di Priangan Barat yakni Sukabumi, Cianjur dan Priangan Timur yakni Garut dan Tasikmalaya.

“TKD akan terus lakukan sosialisasi juga untuk kampanye di sana. Sebab kalau program-program yang dilakukan Pak Jokowi kan sudah cukup dan bagus, sudah diterima masyarakat. Tinggal bagaimana supaya masyarakat di sana kemudian juga tingkat elektoralnya tinggi,” ” ungkap Sekretaris TKD Abdy Yuhana.

Begitu pula di Madura. Perolehan suara Jokowi pada Pilpres 2014 yang saat itu dipasangkan dengan Jusuf Kalla, kalah parah di empat kabupaten di Pulau Madura.

Banten juga diperkirakan masih akan menjadi basis Prabowo. Jokowi- Ma’ruf Amin hanya unggul di Kabupaten Lebak dari delapan Kabupaten/Kota di Banten versi survei internal.

“Di Banten kalah tipis sekitar 5 sampai 6 persen. Kita kalah di tujuh Kabupaten/Kota kalah tipis, kita menang hanya di Lebak,” kata Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin Banten Asep Rahmatullah saat dikonfirmasi.

4 dari 6 halaman

Kekuatan Prabowo

Dari hasil survei internal yang dilakukan tim Prabowo-Sandiaga disebut sejumlah provinsi akan menjadi lumbung suara kedua paslon ini. Misalnya di Pulau Sumatera, kubu Prabowo diklaim unggul di Aceh, Sumatera Barat dan Riau.

Sementara di Pulau Jawa, Kubu Prabowo juga merasa unggul di Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Menurut pengurus Partai Gerindra, hal tersebut merupakan bentuk bukti nyata kerja keras para kadernya.

“Merupakan hal mutlak kalau kami berada di tengah-tengah masyarakat, berarti masyarakat bisa menilai,” ucap Ketua DPD Gerindra Banten Desmon J Mahesa di kediamannya, usai acara bersama Cak Nun dan Kiai Kanjeng, di Kota Serang, Banten, Kamis (7/6/2018).

Sementara di kawasan Indonesia bagian Timur, Andre mengungkapkan, di Pulau Sulawesi Prabowo-Sandi unggul. Begitu pula di Kalimantan, di beberapa titik, Prabowo-Sandi ada yang unggul dan kalah.

“Kita Sulawesi unggul, Kalimantan ada menang dan ada yang kalah, NTB menang, NTT kalah, Papua masih tertinggal,” ungkap Jubir Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade.

Sementara untuk di kawasan Indonesia bagian Timur, Andre mengungkapkan, di Pulau Sulawesi Prabowo-Sandi unggul. Begitu pula di Kalimantan, di beberapa titik, Prabowo-Sandi ada yang unggul dan kalah.

5 dari 6 halaman

Kelemahan Prabowo

Berkaca dari beberapa hasil survei yang menyatakan kubu Jokowi-Ma’ruf masih lebih unggul, Timses Prabowo-Sandi kini tengah mengejar ketertinggalan.

Meski disebutkan selisih elektabilitas paslon nomor urut 02 dengan Jokowi-Ma’ruf tinggal 4 persen, masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian Timses Prabowo-Sandiaga untuk mendulang suara.

Salah satunya adalah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hal inilah yang menjadi kenapa Prabowo-Sandi ingin mendirikan Markas di provinsi yang menjadi basis massa terbesar PDIP yakni Jawa Tengah.

Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkap, alasan rencana dibangunnya markas mereka di Jawa Tengah.

“Berdasarkan survei kita, memang Jateng menjadi istilah ‘Battle Ground’. Banyak tempat kita menang tipis,” kata Dahnil di Kantor Seknas, Hos Cokroaminoto, Jakarta Pusat, Minggu (9/12/2018).

Namun, Dahnil percaya kali ini magnet Prabowo akan mampu menjadi magnet yang sangat kuat untuk menaikkan elektabiltas Prabowo-Sandi.

6 dari 6 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Bahayakah Mengonsumsi Obat yang Kedaluwarsa? Ini Kata Studi

Jakarta – Ketika makanan kedaluwarsa beberapa orang mungkin ragu mengonsumsinya khawatir sudah basi. Nah bagaimana kalau obat yang kedaluwarsa? Berapa di antara kita yang mau untuk menelan obat tanpa berpikir apakah ada efek sampingnya?

Menjawab hal tersebut studi terbaru yang dipublikasi di jurnal Wilderness & Environmental Medicine menemukan bahwa obat yang kedaluwarsa sebetulnya aman bahkan tetap efektif. Pemimpin studi Dr Emma Browne dari British Antarctic Survey Medical Unit mengetahuinya setelah menguji lima jenis obat kedaluwarsa.

Obat kedaluwarsa yang diuji adalah atropin, nifedipin, antibiotik flucloxacillin, bendroflumetiazid, dan naproksen. Seluruh obat dipakai untuk menemani tim survei Inggris ke Antartika dan rata-rata sudah 1-4 tahun lewat masa kedaluwarsa.

Dalam tes laboratorium Dr Emma dan timnya menemukan bahwa senyawa aktif dalam obat masih stabil dan secara teori seharusnya tetap efektif. Hanya saja peneliti menggarisbawahi kelemahan studi bahwa mereka tidak tahu pasti temperatur yang dialami obat selama dalam perjalanan melewati suhu tropis.

“Tanggal kedaluwarsa obat adalah tanggal jaminan produsen bahwa isi obat masih stabil dalam kondisi yang direkomendasikan dan paket asli,” kata Dr Emma seperti dikutip dari Reuters, Kamis (21/2/2019).

“Lewat tanggal kedaluwarsa bukan berarti obat sudah tidak efektif atau berbahaya. Untuk beberapa obat jarak untuk hal ini bisa jadi 3-4 tahun lebih lama dari tanggal kedaluwarsa yang tertera,” lanjutnya.

Menurut Dr Emma studinya bisa jadi hal yang patut didiskusikan oleh para dokter terutama untuk mereka yang beroperasi di daerah terpencil. Di tempat-tempat sulit terjangkau dokter mungkin harus menghadapi keadaan darurat dengan obat kedaluwarsa.

“Dokter harus memutuskan apakah memberikan pasien obat kedaluwarsa atau membiarkan kondisi berharap pasien bisa sembuh sendiri. Ini adalah dilema etika yang besar,” pungkas Dr Emma.

(fds/up)