Mourinho Ternyata Pernah Mengintai Kekuatan Barcelona

The Blues akhirnya takluk dengan agregat 2-3 dari Barcelona, artinya pengintaian yang dilakukan Mourinho tidak benar-benar bekerja dengan baik. Kendati demikian, tetap saja penilaian Mourinho patut diperhatikan.

Mengutip tribalfootball, soal kemampuan Ronaldinho, Mourinho menuliskan: “Sangat buruk dalam transisi defensif dan kemampuan defensif – bisa dieksploitasi. Selalu bermain curang – mudah terjatuh.”

Dia juga mendeskripsikan Carles Puyol demikian: “Agresif tetapi sangat emosional. Lepas kontrol ketika wasit mengabaikan pelanggaran pada dia dan mudah marah ketika diprovokasi. Bek agresif, mengantisipasi dengan tubuhnya. Pemahaman posisi yang buruk dan kepemimpinan pertahanan yang buruk [ingin melakukan jebakan offside ketika tidak mungkin.”

Kisah 4 Makhluk Kerdil yang Konon Punya Kekuatan Ajaib

Liputan6.com, Jakarta – Makhluk hidup seperti manusia yang berukuran kerdil dalam mitologi Nordik dikenal sebagai kurcaci atau peri baik hati yang menolong tokoh-tokoh di dongeng maupun cerita rakyat.

Tentu kita pernah mendengar kisah para kurcaci yang membantu karakter Snow White, putri cantik yang baik hati.

Berbeda dengan tokoh kurcaci Snow White yang sangat terkenal, empat makhluk bertubuh kerdil berikut sangat jarang kita dengar. Meskipun demikian mereka memiliki kemampuan yang menakjubkan.

Berikut informasi terkait makhluk bertubuh kecil yang ajaib, dilansir dari laman listverse.com pada Sabtu (2/3/2019).


Simak pula video pilihan berikut:

2 dari 5 halaman

1. Patupaiarehe dari Selandia Baru

Tokoh Patupaiarehe sangat terkenal di Selandia Baru, bahkan pernah dicetak dalam perangko negara tersebut.

Patupaiarehe, juga disebut Turehu atau Pakepakeha adalah sosok laki-laki seperti peri yang tinggal jauh di hutan dan pegunungan, sebagaimana mitologi yang dipercaya oleh Suku Maori di Selandia Baru.

Patupaiarehe memiliki kulit yang sangat pucat dan rambut pirang merah atau berwarna terang. Kebanyakan cerita mengatakan ukurannya sangat kecil. Meskipun demikian, beberapa sumber juga mengatakan bahwa tokoh itu berukuran seperti manusia atau bahkan raksasa.

Makhluk ini jarang terlihat, karena berada di luar cahaya dan hanya muncul selama senja. Menurut kepercayaan tradisonal setempat, Patupaiarehe akan memainkan seruling dan memberikan mantra kepada manusia.

3 dari 5 halaman

2. Aziza dari Afrika Barat

Menurut kepercayaan orang Dahomey di Afrika Barat, Aziza adalah makhluk mungil seperti peri yang tinggal di hutan.

Mereka terlihat seperti manusia biasa, tetapi mereka sangat kecil dan memiliki sayap yang mirip dengan serangga.

Makhluk ajaib ini murni baik dan membantu manusia yang sedang berburu. Mereka juga mengajar orang bagaimana membuat api kembali ketika manusia tidak memiliki pengetahuan.

Aziza sering bersembunyi dan jarang terlihat karena peri kecil itu malu apabila harus bertemu dengan manusia terlalu sering.

4 dari 5 halaman

3. El Duende

Kisah El Duende berasal dari Semenanjung Iberia dan menyebar ke Amerika Latin, Filipina, dan Guam karena penjajahan.

Ia digambarkan sebagai sosok pria kecil dengan tinggi badan sekitar 90 sentimeter. Menurut mitologi, ia juga selalu mengenakan topi merah dan pakaian yang terbuat dari kulit binatang. Beberapa negara menambahkan hal lain, seperti dia membawa tongkat, berjanggut oanjang, atau tidak memiliki jempol.

Dalam beberapa cerita, dia digambarkan sebagai tokoh jahat yang akan memikat anak-anak ke dalam gua dan mereka akan terjebak selamanya. Dia juga disebut dapat menyelinap masuk ke kamar dan memotong kuku anak-anak yang panjang.

Dalam kisah-kisah lain, ia digambarkan sebagai makhluk yang baik hati membantu orang-orang yang tersesat di hutan, kemudian membimbing mereka pulang.

5 dari 5 halaman

4. Leprechaun dari Irlandia

Salah satu mitos makhluk kecil yang paling terkenal adalah mitos Leprechaun dari Irlandia.

Leprechaun dideskripsikan memiliki tinggi sekitar 60 hingga 90 sentimeter dengan janggut dan wajah seorang lelaki tua.

Mereka mengenakan mantel dan topi yang sangat bagus, sepatu berkualitas tinggi dengan gesper berkilau. Mereka awalnya dikatakan berpakaian merah. Namun, saat ini dikenal mengenakan pakaian hijau –kemungkinan karena warna itulah yang dikaitkan dengan orang Irlandia .

Leprechaun terkenal karena keterampilan dalam pembuatan sepatu. Banyak cerita tentang mereka menyelinap di malam hari untuk membuat sepatu yang indah, biasanya dengan bayaran emas.

Mereka juga musisi berbakat yang dapat memainkan semua instrumen tradisional Irlandia.

Peta Kekuatan Piala Presiden 2019: Persebaya Keropos, Persib Bisa Maksimal

Jakarta – Kekuatan sejumlah tim terancam tak maksimal di Piala Presiden 2019 . Pasanya, mereka kehilangan beberapa pemain lantaran turnamen yang dimulai pada 2 Maret hingga 12 April 2019 bertabrakan dengan pemusatan latihan (training centre) dua Timnas Indonesia, yakni U-22 dan senior.

Madura United paling terkena dampak dengan bentroknya dua ajang tersebut. Tim Laskar Sappe Kerrab itu kehilangan lima pemain untuk Timnas Indonesia dan satu pemain ke Timnas Indonesia U-22.

Lima personil Madura United yang akan mengikuti TC bersama Timnas Indonesia adalah Muhammad Ridho Djazulie, Fachruddin Aryanto, Zulfiandi, Andik Vermansah, dan Greg Nwokolo. TC ini akan dimulai pada 6-21 Maret 2019. Satu pemain lainnya yaitu Satria Tama, bakal turun dalam persiapan Timnas Indonesia U-22 untuk Kualifikasi Piala AFC U-23 2019 di Vietnam pada 22-26 Maret 2019.

Bhayangkara FC dan Persebaya berada di urutan kedua peserta Piala Presiden 2019 yang skuatnya melemah dampak dari bentrok agenda ini. Bhayangkara akan kehilangan mewakilkan Alsan Sanda, Wahyu Subo Seto (Timnas Indonesia) serta Awan Setho Raharjo, Nurhidayat Haji Haris, Bagas Adi Nugroho, dan Sani Rizki Fauzi. (Timnas Indonesia U-22).

Lini pertahanan tim berjulukan The Guardian itu terancam keropos di Piala Presiden 2019 , mengingat empat dari lima pemain tersebut, meliputi Awan, Alsan, Nurhidayat, dan Bagas berposisi sebagai bek.

2 dari 3 halaman

Persebaya Kehilangan 4 Bek

Mirip dengan Bhayangkara FC, Persebaya juga kehilangan empat bek, yakni Hansamu Yama, Otavio Dutra, Ruben Sanadi (Timnas Indonesia) serta Rachmat Irianto (Timnas Indonesia U-22). Satu lagi personil yang memperkuat Timnas Indonesia U-22 adalah Otavio Dutra.

Menyusul di belakang Bhayangkara FC dan Persebaya adalah Bali United. Tim berjuluk Serdadu Tridatu kehilangan empat pemain, meliputi Ricky Fajrin, Stefano Lilipaly, Ilija Spasojevic (Timnas Indonesia), dan Kadek Agung (Timnas Indonesia U-22).

3 dari 3 halaman

Kelonggaran dari PSSI

 Meski begitu, PSSI memberikan kelonggaran untuk para peserta Piala Presiden 2019. Sejumlah klub yang para pemainnya dipanggil Timnas Indonesia, masih dapat memainkannya untuk partai pertama babak penyisihan grup.

Persib Bandung menjadi satu dari sedikit klub yang akan berkekuatan penuh di Piala Presiden. Pasalnya, tim berjuluk Pangeran Biru itu hanya kehilangan Gian Zola ke Timnas Indonesia U-22. Zola pun bukan pilar utama Persib lantaran pada musim lalu dipinjamkan ke Persela Lamongan.

Sumber: Bola.com

Kontestan Grup A Piala Presiden 2019 Siap Bersaing Jadi yang Terbaik

Liputan6.com, Bandung Kontestan Grup A Piala Presiden 2019 berjanji memamerkan permainan terbaik dan tampil dengan kekuatan penuh saat mengarungi turnamen yang ditayangkan Indosiar ini. Pasalnya, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Tira-Persikabo dan Perseru Serui ingin merebut tiket ke babak berikutnya.

Pertandingan antara Persib dan Tira-Persikabo di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, akan jadi laga pembuka Piala Presiden pada Sabtu (2/3/2019). 

“Kita sudah siap main. Kemarin kita selesaikan empat pertandingan di Piala Indonesia. Untuk sekarang Piala Presiden, semua pemain siap kerja keras setiap hari dan kita siap untuk laga pertama besok,” tegas pelatih Persib, Miljan Radovic dalam sesi jumpa pers di Hotel Mercure, Kota Bandung, Jumat (1/3/2019).

Bejo Sugiantoro, asisten pelatih Persebaya Surabaya, ikut buka suara. Pada partai awal turnamen pramusim kali ini, Bajul Ijo dijadwalkan melawan Perseru. Pada laga perdana, Ruben Sanadi dan kawan-kawan ingin meraih hasil maksimal.

“Kami harus respek pada semua lawan. Apalagi Perseru tim Liga 1, semua pemain kami minta untuk tetap waspada,” ujarnya.

2 dari 3 halaman

Lupakan Piala Indonesia

Asisten pelatih Tira-Persikabo, Miftahudin Mukson menyebut timnya siap bersaing di Grup A. Miftah mengatakan, para pemainnya sudah melupakan hasil di Piala Indonesia beberapa waktu lalu.

“Kami sudah menyiapkan semua pemain sehingga kami bisa menunjukkan persiapan yang sudah dilakukan di Bogor untuk diaplikasikan di turnamen ini. Kemarin gagal di Piala Indonesia, tapi pelatih kepala sudah menyiapkan program di preseason ini,” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Perseru Siap Bersaing

Pelatih Perseru Serui, I Putu Gede, turut melontarkan hal serupa. Menurutnya, Cendrawasih Jingga sudah cukup siap menghadapi turnamen pramusim kali ini.

“Untuk Piala Presiden kami sudah datang ke Bandung. Persiapan sebenarnya minim ya, tapi sebagai tim kita siap untuk pertandingan besok,” kata I Putu Gede.

BMKG: Gempa Solok Selatan Dipicu Sesar Aktif yang Belum Terpetakan

Liputan6.com, Jakarta – Gempa tektonik bermagnitudo 5,6 mengguncang wilayah Kabupaten Solok Selatan, Kamis 28 Februari 2019. Hasil pemutakhiran parameter menunjukkan gempa ini memiliki kekuatan magnitudo 5,3.

Episenter terletak pada koordinat 1,4 LS dan 101,53 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 36 kilometer arah timur laut Kota Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan, Propinsi Sumatera Barat, pada kedalaman 10 kilometer.

Menurut Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono, gempa Solok Selatan ini, merupakan jenis gempa tektonik kerak dangkal (shallow crustal earthquake) yang dipicu aktivitas sesar aktif yang belum terpetakan dan belum diketahui namanya.

“Pemicu gempa ini diduga berasal dari percabangan (splay) dari Sesar Besar Sumatra (The Great Sumatra Fault Zone), mengingat lokasi episenter gempa ini terletak sejauh 49 kilometer di sebelah timur jalur Sesar Besar Sumatera tepatnya dari Segmen Suliti,” jelas Daryono kepada Liputan6.com, Jumat (1/3/2019).

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan mendatar (strike-slip).

“Jika memperhatikan peta geologi di lokasi episenter, tampak terlihat adanya pola kelurusan yang berarah barat laut-tenggara. Mengacu orientasi ini maka dapat dikatakan bahwa mekanisme gempa Solok Selatan ini berupa sesar geser dengan arah pergeseran menganan (dextral-strike slip fault),” ujar dia.

Dampak gempa ini guncangannya dirasakan di Solok Selatan mencapai skala intensitas V-VI MMI, Kota Padang III-IV MMI, Painan dan Padang Panjang II-III MMI, Payakumbuh Limapuluh Kota II MMI, Kepahyang I MMI. Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Solok Selatan, lebih dari 343 bangunan rumah rusak dan sedikitnya 48 orang terluka akibat gempa ini.

“Catatan sejarah gempa besar di Segmen Suliti tidak banyak, tetapi pada bagian selatan Segmen Suliti yang berdekatan dengan Segmen Siulak dalam catatan sejarah pernah terjadi 2 kali gempa dahsyat, yaitu Gempa Kerinci 1909 (M=7,6) dan 1995 (M=7,0),” ucap Daryono.

2 dari 2 halaman

Sejarah Gempa 1909

Salah satu peristiwa gempa dahsyat di Perbatasan Sumatera Barat, Bangkulu, dan Jambi adalah gempa merusak yang terjadi pada 4 Juni 1909, sekitar 7 tahun setelah wilayah ini diduduki Hindia-Belanda.

“Gempa tektonik yang dipicu akibat aktivitas Sesar Besar Sumatera tepatnya di segmen Siulak ini berkekuatan M=7,6. Gempa ini menjadi gempa darat paling kuat yang mengawali abad ke-20 di Hindia-Belanda. Peristiwa gempa dahsyat ini banyak ditulis dan diberitakan dalam berbagai surat kabar Pemerintah Hindia Belanda saat itu,” terang Daryono.

Jumlah korban jiwa meninggal akibat gempa Kerinci saat itu sangat banyak mencapai lebih dari 230 orang. Sementara korban luka ringan dan berat dilaporkan juga sangat banyak.

“Sejarah gempa dahsyat yang melanda Kerinci tahun 1909 kemudian terulang kembali pada tahun 1995. Gempa Kerinci 1995 berkekuatan M 7,0 terjadi terjadi pada 7 Oktober 1995 yang mengakibatkan kerusakan parah di Sungaipenuh, Kabupaten Kerinci,” kata Daryono.

Gempa ini menyebabkan 84 orang meninggal, 558 orang luka berat dan 1.310 orang luka ringan. Sementara 7.137 rumah, sarana transportasi, sarana irigasi, tempat ibadah, pasar dan pertokoan mengalami kerusakan.

Untuk itu, ia menilai ada pelajaran penting yang dapat dipetik dari peristiwa gempa di Solok Selatan termasuk catatan gempa Kerinci 1909 dan 1995. Bahwa, keberadaan zona Sesar Besar Sumatra harus selalu diwaspadai.

“Jika terjadi aktivitas pergeseran sesar ini maka efeknya dapat sangat merusak karena karakteristik gempanya yang berkedalaman dangkal dan jalur sesar yang berdekatan dengan permukiman penduduk,” ucap Daryono.


Saksikan video pilihan berikut ini:

PM India Minta Rakyat Tegar Hadapi Serangan Pakistan

Jakarta – Perdana Menteri India Narendra Modi meminta masyarakat India untuk tetap tegar mengahadapi kelakukan Pakistan yang menyandera seorang pilot, yang disebut bernama Abhinandan Varthaman. Modi meminta masyarakat India bersatu.

“Setiap orang India harus tegar berdiri seperti dinding dan sekeras batu,” kata Modi dilansir AFP, Jumat (1/3/2019).

“Seluruh negeri saat ini bersatu dan mendukung prajurit India. Dunia sedang melihat kemauan kita dan kita percaya pada kekuatan pasukan kita. India akan hidup sebagai satu negara. India akan bekerja sebagai satu negara. India akan tumbuh sebagai satu negara. India akan perang sebagai satu negara dan akan menang sebagai satu negara,” imbuh Modi.
Diketahui sejumlah pengunjuk rasa bahkan sempat membakar bendera Pakistan di halaman kedutaan Pakistan di New Delhi, Kamis (28/2). Polisi berhasil menahahan sejumlah pelaku, tetapi beberapa pelaku lainnya ada yang berhasil kabur.

Para pengunjuk rasa yang membakar bendera Pakistan itu mengaku sebagai pendukung partai pengusung Modi, Bharatiya Janata. “Polisi berusaha menangkap mereka, tapi mereka cepat-cepat masuk ke mobil dan pergi,” kata seorang saksi di lokasi.

Negara-negara tetangga India dan Pakistan diminta menahan diri atas peristiwa konflik ini. India sebelumnya mengklaim kehilangan pesawat tempur dan satu pilot, yang belakangan diketahui menjadi sandera Pakistan. Namun India juga mengklaim berhasil menjatuhkan jet milik Pakistan.

Sementara itu, Pakistan mengklaim berhasil melumpuhkan dua pesawat India. Mereka membantah kehilangan pesawat dalam pertempuran itu.
(tsa/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kesaktian Keris Emas Berbisa Peninggalan Arung Palakka

Liputan6.com, Bone – Arung Palakka, sultan dari Kerajaan Bone di Sulawesi Selatan yang menjabat dari tahun 1654 hingga 1696. Dia dikenal pemberani dan sakti hingga berhasil membawa nama suku Bugis menjadi salah salah satu suku yang paling ditakuti kekuatan maritimnya pada abad ke-17.

Berbicara mengenai kesaktian Arung Palakka ada banyak hal yang menarik untuk dibahas. Salah satunya adalah benda-benda pusaka yang digunakan oleh raja ke-15 Kerajaan Bone.

Salah satu benda pusaka milik Arung Palakka yang paling terkenal adalah Keris La Makkawa. Keris yang memiliki nama lain Tappi Tatarapeng ini seluruh permukaanya dilapisi emas.

“Semua lapisannya emas, dari hulu dan sarungnya,” kata Andi Unru, salah seorang tokoh masyarakat Kabupaten Bone, kepada Liputan6.com, Kamis, 28 Februari 2019.

Dalam sejarahnya, senjata pusaka keris ini dikenal sangat berbisa dan tajam, sekali musuh tergores oleh keris La Makkawa maka dalam sekejap dia akan mati. Semasa perang dahulu, Arung Palakka menggunakan keris La Makkawa dalam setiap pertempurannya.

“Itulah kenapa namanya La Makkawa, karena hanya dengan sekali goresan maka musuh akan langsung mati,” jelas Andi Unru.

Pusaka sakti lainnya adalah kelewang La Tea Riduni, pedang pendek ini juga berlapis emas dan dihiasi batu intan permata. Senjata pusaka peninggalan Arung Palakka ini juga disebut Alameng.

“Nama La Tea Riduni (yang tidak mau dikubur) itu berasal dari sejarah benda pusaka ini. Pusaka ini dulunya selalu dikebumikan bersama sang raja setiap kali ada raja Bone yang meninggal namun kelewang ini juga selalu muncul di pusara makam sang raja dan diliputi cahaya yang sangat terang,” Andi Unru berkisah.

Kedua benda pusaka itu kini disimpan di istana Kerajaan Bone, dan digunakan hanya dalam upacara pelantikan raja baru Kerajaan Bone.

Selain dua benda pusaka sakti itu ada pula benda peninggalan Arung Pallakka lainnya seperti salempang emas bernama Sembangengpulaweng, payung emas bernama Teddung Pulaweng, senjata adat sejenis kelewang yang bernama Alameng Tata Rapeng, dan beberapa tombak yang bernama La Salaga.

“Ada banyak benda pusaka, hanya saja yang terkenal kesaktiannya memang cuma dua itu,” Andi Unru memungkasi.


Saksikan video pilihan menarik berikut:

Bambu Pethuk, Fenomena Alam yang Kental dengan Kekuatan Gaib

Liputan6.com, Cilacap – Presiden Jokowi mendapat buah tangan nan unik dari seorang warga Cilacap, bambu pethuk alias pring pethuk. Pembicaraan soal bambu pethuk pun meruap.

Memang, sejak dulu ada sebagian masyarakat yang percaya tuahnya. Namun, sebagaimana jimat bertuah lainnya, keberadaan bambu pethuk pun misterius. Ada, tapi sulit dibuktikan keberadaannya.

Kadang, ada yang benar-benar butuh dan telah menyiapkan segepok uang, tetapi barang sukar didapat. Dalam kasus lain, pembeli ada, dana tersedia, bambu pethuk pun ada. Belakangan ketahuan bambu pethuk itu palsu. Transaksi pun gagal.

Pendek kata, bambu pethuk, layaknya barang-barang mistis lainnya, hanya ada dalam pembicaraan-pembicaraan antar teman. Jarang sekali ada yang pernah semata-mata melihat langsung wujudnya.

Liputan6.com barangkali salah satu yang beruntung. Di sebuah grup pertemanan, seorang kawan, Suharyono, yang diketahui concern terhadap isu lingkungan tiba-tiba mengunggah sebuah foto bambu pethuk.

Dia menyebutnya istimewa lantaran bambu pethuk itu masih hidup. Foto itu diunggahnya di grup WhatsApp itu jauh hari sebelum Jokowi diberi bambu pethuk oleh seorang warga Cilacap.

Keistimewaan lainnya, bambu pethuk ini tumbuh tunas ganda, sisi kanan dan kiri ruas bambu sama-sama keluar tunas yang saling bertemu (pethuk). Bambu pethuk ini ditemukannya di rumah seorang karib yang enggan disebut namanya.

Biasanya, secara alamiah, tunas bambu memang selalu tumbuh ke atas. Adalah sebuah keajaiban saat ada bambu yang tunasnya tumbuh ke arah sebaliknya atau saling berhadapan dengan tunas normal lainnya.

2 dari 2 halaman

Awas, Bambu Pethuk Palsu

Lantaran keunikannya ini, bambu pethuk dianggap bertuah. Ada yang meyakini bambu pethuk untuk keselamatan, penglaris usaha, hingga keberuntungan.

Terlepas dari kesaktian bambu pethuk, ada pula yang sekadar menyimpannya sebagai koleksi. Bambu pethuk dianggap sama uniknya dengan keris langka, perkakas peninggalan kerajaan, hingga keramik kuno Tiongkok.

Ia mengakui memang ada sebagian masyarakat yang meyakini keampuhan bambu pethuk. Hanya saja, ia bukan salah satu orang yang mempercayai itu.

“Itu milik teman saya, bukan punya saya,” ucapnya, 28 Februari 2019, menjelaskan foto yang diunggahnya sebulan lalu.

Tetapi, setelah diteliti lebih jauh, bambu pethuk itu diduga palsu. Hanya, ia tak menjelaskan bagaimana untuk membuktikan keaslian bambu pethuk tersebut.

Jika keberadaan bambu pethuk nyata, maka ia menganggapnya sebagai fenomena alam yang luar biasa. Sebab, dari semua hutan hingga cagar alam yang pernah dijelajahinya, tak pernah sekali pun ia mendapatinya di alam liar.

Namun, ia pun menyadari, tak semua fenomena alam bisa terjelaskan. Apalagi, dengan keilmuan masing-masing orang yang terbatas. Dan dia mengaku bukan orang yang berpretensi untuk menjelaskan apakah mungkin bambu pethuk tercipta secara alamiah.

“Ya mungkin saja bisa,” ucap dia.

Mitos bercampur pengetahuan masyarakat yang serba terbatas itu pun akhirnya membuat bambu pethuk dihargai sangat mahal. Dan itu, kerap dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya.

“Yang perlu diwaspadai adalah penipuan bambu pethuk palsu,” dia menambahkan.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Soal Potensi Tsunami Terjang Jakarta, BMKG: Hanya Riak-riak

JakartaBMKG sudah membuat model tentang gempa di Selat Sunda yang berpotensi menimbulkan gelombang tsunami. BMKG menyatakan sumber gempa tersebut jaraknya mencapai ratusan kilometer dari Jakarta.

“Berkaitan dengan amankah Jakarta, tentunya kami sudah membuat modelling karena para pakar, di megathrust, Selat Sunda katanya ada kekuatan 8,7, di Selat Sunda. Tapi sumber gempa yang berdampak di Jakarta itu agak jauh, di selatan Sukabumi, kurang-lebih jaraknya 200 kilometer, lalu Selat Sunda,” kata Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono di Hall Putri Duyung Ancol, Jakarta Utara, Kamis (28/2/2019).

Hal itu disampaikan Rahmat saat menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk ‘Amankah Jakarta dari Tsunami?’. Rahmat memastikan tsunami yang mungkin timbul akibat gempa di Selat Sunda itu tidak berdampak signifikan untuk Jakarta.

“Kami sudah coba memodelkan. Tentunya yang berdampak serius adalah Selat Sunda. Kalau di utara Jakarta, ya mungkin hanya riak-riak ya. Kita sudah modelkan, tidak begitu signifikan,” terang Rahmat.

Terkait keamanan Ibu Kota dari tsunami, Perencana Ahli Utama Kedeputian Pengembangan Regional Bappenas Suprayoga Hadi lebih menyoroti soal tata ruang. Dia menitikberatkan terhadap upaya antisipasi.

“Contohnya, apakah Jakarta aman terhadap tsunami? Itu semua sangat mungkin untuk direncanakan. Rencana itu bermacam-macam. Contohnya rencana tata ruang. Pantai Ancol ini sesuai tata ruang DKI nggak?” ujar Suprayoga.

“Jadi regulatory itu masuk dalam konteks planning yang benar. Kalau kita mau mewujudkan daerah kita sebagai daerah yang aman, kita harus taat peraturan dalam hal ini,” imbuhnya.

Sebelumnya, BMKG menyampaikan soal potensi terjadinya tsunami di kawasan Selat Sunda. BMKG mengidentifikasi tiga sumbernya, yakni Gunung Anak Krakatau, Zona Graben, dan Zona Megathrust.
(zak/fjp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Mobil Listrik Kolaborasi PLN-ITS Menyapa Kalimantan

Liputan6.com, Balikpapan – Mobil listrik kolaborasi PLN-ITS dalam misi explore Indonesia yang telah tiba di Balikpapan, Kalimantan Timur. Mobil listrik selanjutnya dilepas oleh General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Timur dan Utara (PLN UIW Kaltimra), Djoko Dwijatno, untuk melanjutkan perjalanannya menuju Pulau Sulawesi.

“Melanjutkan perjalanan menuju Sulawesi,” kata Djoko, Kamis (28/2/2019).

Mobil bernama Kasuari ini memiliki kapasitas baterai dengan daya 30 kWh. Dengan baterai yang terisi penuh, Kasuari mampu melaju hingga 150 km dengan kecepatan maksimal 140 km/ jam. Sebelumnya, mobil ini telah diberangkatkan dari Surabaya, dan telah menjelajah keliling Jawa dan Sumatera hingga akhirnya tiba di Pulau Kalimantan.

Kendaraan roda empat karya anak bangsa ini tengah melakukan ekplorasi keliling Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Djoko mengatakan bahwa tujuan daripada kegiatan PLN-ITS Explore Indonesia ini adalah memperkenalkan keberadaan mobil listrik kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kita bisa lihat bahwa mobil listrik juga memiliki ketangguhan yang cukup baik dalam menaklukkan medan perjalanan yang tidak sederhana. Terbukti, mobil ini sudah berhasil melakukan perjalanan dimulai dari Surabaya, mengelilingi Pulau Jawa, Sumatera, hingga akhirnya tiba di Kalimantan”, tambahnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Dalam rangkaian kegiatannya di Kota Balikpapan selama lima hari terakhir, Kasuari telah dipamerkan kepada masyarakat melalui kegiatan car free day, Minggu (24/02) lalu. PLN juga menggelar kegiatan PLN Mengajar, dan Talkshow tentang “Electrifying Lifestyle” dengan audiens para akademika dan murid SMK di Balikpapan. Tak hanya itu, PLN UIW Kaltimra juga berkolaborasi dengan Enggang, mobil listrik Institut Teknologi Kalimantan (ITK), dalam setiap kegiatan Kasuari di Balikpapan.

Djoko menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk support PLN terhadap produk –produk yang ramah lingkungan, termasuk kendaraan listrik, kompor listrik dan sejenisnya yang tidak menghasilkan emisi gas buang karbon monoksida.

Rombongan mobil listrik ini juga singgah pada beberapa titik saluran pengisian listrik umum (SPLU) yang telah kami sediakan di Kuaro, Petung dan Pasar Segar Balikpapan untuk mengisi daya”, katanya.

Sementara itu, Agus Muchlisin, Ketua Rombongan PLN-ITS Explore Indonesia menerangkan bahwa program ini juga bertujuan untuk menguji ketahanan komponen kendaraan ini, baik ketangguhannya maupun kekuatan daya jelajahnya sehingga siap untuk diproduksi masal.

Setelah dilepas hari ini, rombongan akan bertolak ke Pulau Sulawesi. Kegiatan PLN-ITS Explore Indonesia ini telah dimulai sejak November 2018 lalu dengan titik start di Surabaya dan diharapkan selesai pada bulan Mei 2019 nanti. Pada perjalanannya, mobil listrik ini akan menempuh jarak sedikitnya 15.000 km.


3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: