Keji! 6 Bayi Anjing Laut Mati Dipenggal di Selandia Baru

Wellington – Enam bayi anjing laut ditemukan mati dipenggal di Selandia Baru. Temuan ini memicu kemarahan otoritas setempat yang menyebutnya sebagai aksi ‘kejam dan tak berperasaan’ terhadap spesies yang dilindungi.

Seperti dilansir AFP, Rabu (19/12/2018), bangkai-bangkai bayi anjing laut berbulu itu ditemukan oleh seorang operator pariwisata setempat pada Senin (17/12) lalu. Temuan itu didapat di kawasan perairan Scenery Nook dekat kota Christchurch, South Island.

Manajer Operasional pada Departemen Konservasi Selandia Baru, Andy Thompson, menyebut bayi-bayi anjing laut yang ditemukan mati itu diperkirakan berusia 11 bulan. Anjing laut merupakan spesies dilindungi di bawah aturan hukum Selandia Baru.

“Karena begitu mengganggu, brutal dan bengisnya tindak kriminal ini … ini telah dilaporkan kepada polisi,” sebut Thompson dalam pernyataannya.

Thompson menyatakan bahwa bagian kepala bayi-bayi anjing laut itu tidak diketahui keberadaannya. Diduga, bayi anjing laut itu dibunuh di lokasi lain sebelum bangkainya dibuang di lokasi temuan dengan menggunakan kapal.

“Kami meyakini bahwa sangat tidak mungkin hiu-hiu menggigit kepala enam bayi anjing laut ini tapi membiarkan bangkainya tak tersentuh,” ujarnya.

Ditambahkan Thompson bahwa pembunuh anjing laut itu mungkin salah mengira bahwa anjing laut bersaing dengan pemancing-pemancing lokal dalam mencari ikan. “Sangat disesalkan, antagonisme terhadap anjing laut seringkali memicu keyakinan yang salah bahwa anjing laut mengkonsumsi sejumlah besar spesies ikan yang berharga bagi konsumsi manusia,” ucap Thompson.

“Itu bukanlah masalahnya. Penelitian menunjukkan 90 persen anjing laut berbulu Banks Peninsula (pantai timur South Island, Selandia Baru) berasal dari ikan lentera yang tidak dicari dalam aktivis mencari ikan,” imbuhnya.

Departemen Konservasi Selandia Baru tengah mencari informasi lebih lanjut soal pembunuhan bayi anjing laut.

Tahun 2011 lalu, seorang remaja di South Island divonis dua tahun penjara setelah dia mengakui membantai 25 anjing laut hingga mati, termasuk bayi-bayi anjing laut yang baru lahir.

(nvc/ita)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *