Selalu Pakai Jimat Keselamatan Di Sekujur Tubuh, Pria Ini Alami Kejadian Mengejutkan

Namun, takdir berkata lain pada tanggal 1 Maret 2019 lalu, ketika Snom pergi ke warung tanpa memakai pakaian jimat yang telah ia kumpulkan. Tiba-tiba warung yang sedang ia kunjungi tersebut ditabrak oleh truk yang menyebabkan pria tersebut langung meninggal di tempat.

Anehnya, yang meninggal saat kejadian tersebut hanyah pria yang tidak memakai jimatnya sedangkan beruntungnya sang pemilik toko tidak berada di tempat kejadian. Dampak dari kejadian kecelakaan yang telah menewaskan Snom yaitu menyebabkan barang-barang toko hancur berantakan, dan atapnya runtuh.

Untuk menindaklanjuti insiden ini, sopir truk yang menyebabkan sebuah toko hancur dan menewaskan Snom diamankan telah ditangkap dan diamankan pihak berwajib. Memang menggunakan jimat adalah kepercayaan masing-masing orang ada yang percaya ada juga yang tidak. Namun, pada dasarnya garis hidup sudah ada jalannya masing-masing.

3 Kejadian Miris yang Disebabkan Oleh Hipotermia

Liputan6.com, Jakarta – Suhu inti tubuh orang dewasa biasanya berkisar sekitar 98,6 derajat Fahrenheit (setara 37 derajat Celsius). ketika suhu tubuh inti turun drastis menjadi sekitar 95 derajat Fahrenheit (35 derajat Celcius) atau lebih rendah lagi, maka hipotermia akan terjadi. 

Orang dapat mengalami hipotermia dalam suhu udara yang relatif dingin, secara mendadak, tetapi tidak beku, hanya sekitar 30 hingga 50 Fahrenheit (minus 1 hingga 10 derajat Celcius) –terutama jika mereka dalam kondisi basah karena kehujanan, keringat, atau menyelam di air yang dingin.

Hipotermia memang jadi masalah yang serius apabila tidak langsung diatasi dengan cepat. Perlu diketahui bahwa tak semua hipotermia terjadi di kawasan gunung atau wilayah bersalju.

Namun, hipotermia juga bisa terjadi di dalam kamar Anda apabila suhu tubuh menurun.

Berikut 3 kejadian miris seputar hipotermia, seperti dikutip dari berbagai sumber, Senin (4/3/2019):


Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 4 halaman

1. Tertahan di Luar Rumah

Mimpi seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun yang ingin menjadi dokter, harus terkubur dalam-dalam. Pasalnya, bocah tersebut ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di depan rumahnya akibat hipotermia pada Desember 2017.

Hipotermia adalah suatu kondisi di mana mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin.

Dilansir dari laman Daily Mail, berita meninggalnya anak laki-laki yang diketahui bernama Hakeem Hussain tersebut bermula dari laporan yang diterima oleh tim medis.

Laura Heath, ibu dari bocah malang itu, dibawa ke kantor polisi untuk diamankan. Wanita berusia 35 tahun itu ditahan atas dugaan lalai dalam mengurus anak.

Sementara itu, bibi dari korban, Aroosa Kausaar, menyebut pihak keluarga sangat sedih karena kehilangan Hussain. Ayah Hussain bahkan tak pernah menyangka jika anak laki-lakinya harus meninggal dunia akibat membeku di luar rumah.

3 dari 4 halaman

2. Gara-Gara Nenek, Pria Ini Hipotermia

Seorang pemuda bernama Nathan French patut berbangga diri. Pasalnya, ia mampu menakhlukkan gunung Snowdon — puncak tertinggi di Wales — hanya mengenakan celana pendek dan bertelanjang dada.

Dikutip dari laman The Guardian, padahal, bagi siapa saja yang ingin mendaki puncak gunung Snowdon, disarankan untuk mengenakan pakaian tebal. Selain udaranya yang dingin, dengan berpakaian tebal tentu akan terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan.

Usai memantapkan langkah di puncak tertinggi, Nathan mulai merasa ada hal buruk yang menimpa dirinya.

Ternyata, pria berusia 19 tahun itu mengalami hipotermia karena hanya mengenakan celana pendek.

Ternyata, ada tujuan mulia di balik misi mendaki gunung tersebut. Alasan pria tersebut mendaki gunung hanya bermodal celana pendek saja guna mengumpulkan dana untuk pengobatan sang nenek yang menderita dementia.

Demensia adalah suatu kondisi di mana kemampuan otak seseorang mengalami kemunduran.

Kondisi ini dapat ditandai dengan keadaan seseorang sering lupa akan sesuatu, keliru, adanya perubahan kepribadian, dan emosi yang naik-turun atau labil.

4 dari 4 halaman

3. 3 Kipas Angin Buat Hipotermia

Seorang pria berumur 44 tahun di Bangkok meninggal karena hipotermia. Hal ini disebabkan oleh tiga kipas yang dinyalakan sekaligus untuk menemani dia tidur.

Pria ini menyalakan kipas angin sebelum tidur pada Kamis malam hari. Namun, di pagi hari suhu di Distrik Muang, Chaiyaphum, mengalami penurunan. Sehingga terjadilah sebuah tragedi yang fatal. Ia tewas kedinginan.

Setelah jasad Sobthawee Boonkua ditemukan di rumah keluarganya di Tambon Nai Muang, Kepala Polisi Thanasit Apiboonworaset dari Distrik Muang Chaiyaphum, bersama dengan petugas medis dan petugas darurat menyisir lokasi kejadian.

Kakak laki-laki dari korban, Saravuth Boonkua mengatakan bahwa adiknya sedang tinggal di rumahnya untuk merawat ibu mereka, Udom Boonkua, yang berumur 86 tahun.

Dia juga mengatakan, Sobthawee dalam keadaan sehat, tidur dengan tiga kipas angin menyala dan mengarah langsung kepadanya. Sobthawee tak tahu jika suhu udara bisa menurun saat malam hari di Chaiyaphum.

Siswa SMA Al-Azhar Kelapa Gading yang Berkata Kasar ke Guru Ngaku Iseng

Jakarta – Siswa yang merekam video dan men-dubbing kata-kata kasar ke guru di SMA Al-Azhar Kelapa Gading menyesali perbuatannya. Dia mengaku hanya iseng.

Siswa tersebut merekam video saat gurunya mendampingi kelompok belajar pada 19 Februari 2019 lalu kemudian men-dubbing kata-kata kasar pada malam harinya. Dia kemudian mengunggah video itu di akun Instagram-nya.

Siswa itu mengaku tidak mengira bahwa videonya jadi viral. Hingga akhirnya, pihak sekolah mengetahui hal itu sepekan setelahnya dan mengklarifikasi kepada siswa serta orang tua.

“Niatnya untuk iseng. Pada saat menangis, dia cerita nggak ada masalah apapun (dengan guru), nggak ada kejadian apapun, dengan guru yang bersangkutan juga nggak ada masalah,” kata Kepala Sekolah SMA Al-Azhar Kelapa Gading, Sumanto di sekolah, Jalan Bulevard Timur, Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, Jumat (1/3/2019).

Siswa SMA Al-Azhar Kelapa Gading yang Berkata Kasar ke Guru Ngaku IsengFoto: Kepsek SMA Al-Azhar Kelapa Gading (Lisye Sri Rahayu/detikcom)

Pengakuan itu disampaikan siswa tersebut sambil menangis ke guru BK. Hingga akhirnya, siswa tersebut melalui orangtuanya mengundurkan diri dari sekolah.

Pihak sekolah menyayangkan peristiwa ini dan menyesalkan ada pula kabar belum terkonfirmasi yang beredar soal hal ini. Sumanto menuturkan guru yang ada di video tidak sadar direkam dan tidak tahu bahwa siswa tersebut men-dubbing kata-kata kasar.

“Karena dia tidak tahu menahu ya sedih aja. Yang beliau sedih kan berita-berita di luar yang rasanya kurang bertanggungjawab ya. Menyampaikan informasi tanpa ada konfirmasi, bahkan saya melihat berita itu justru cenderung ingin memojokkan baik pihak sekolah dan pihak siswa kan kasihan,” ungkapnya.

Sumanto mengatakan pihak sekolah sudah berkoordinasi dengan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara soal video viral ini. Komisi Bidang Pendidikan KPAI, Retno Listyarti, juga sudah datang ke sekolah dan memberi rekomendasi.

“Persoalannya sudah selesai dan sudah kondusif. Pembelajaran sudah berjalan normal,” ucapnya.
(imk/bar)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bom Bunuh Diri di Ibu Kota Somalia, 5 Orang Tewas

Liputan6.com, Mogadishu – Bom bunuh diri terjadi di Ibu Kota Somalia, Mogadishu pada Kamis, 28 Februari 2019 waktu setempat. Setidaknya lima orang dinyatakan tewas dalam kejadian tersebut.

Bom bunuh diri yang terjadi di pusat kota tersebut juga menghancurkan beberapa gedung di Maka Al Mukaram, jalan tersibuk di Ibu Kota Somalia. Hal ini disampaikan oleh Mayor Mohamed Hussein, salah seorang pejabat kepolisian seperti dikutip dari Al Jazeera, Jumat (1/3/2019).

“Ledakan terjadi di sentra bisnis yang penuh dengan hotel, pameran, pusat perbelanjaan, dan restoran,” kata Hussein.

“Banyak mobil terbakar,” lanjut Hussein. “Kami mengetahui setidaknya lima orang tewas dan jumlah korban diprediksi akan meningkat.”

Menurut saksi mata, ledakan terjadi menyusul sebuah tembakan yang diperkirakan bersumber dari rumah seorang pimpinan hakim pengadilan banding Somalia.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah mobil terbakar, tiga gedung –termasuk sebuah hotel– rusak berat. Selain korban tewas, saksi mata mengatakan bahwa terdapat belasan korban luka-luka.

Sejauh ini belum ada entitas yang mengaku bertanggung jawab terhadap serangan ini. Meskipun demikian, kelompok militan bernama Al-Shahab telah melancarkan beberapa kali serangan serupa di masa lalu.

Kelompok Al-Shahab sendiri memiliki motif serangan dalam rangka menghilangkan pemerintahan ala Barat, dan menggantikannya dengan “syariat Islam” yang diinterpretasi dengan ketat.


Simak pula video pilihan berikut

2 dari 2 halaman

Bom Mobil Meledak Bulan Lalu di Somalia

Sementara itu, sebuah bom meledak di tengah pusat perbelanjaan yang ramai di ibu kota Somalia, Mogadishu, pada pekan pertama Februari 2019.  Ledakan tersebut menewaskan sedikitnya sepuluh orang, dan melukai puluhan lainnya, lapor polisi dan saksi mata.

Kapten Farah Osman, seorang perwira polisi Somalia di tempat kejadian, mengonfirmasi bahwa ledakan itu merusak sebuah mal yang berlokasi di distrik Hamarweyne, yang merupakan pusat bisnis di Mogadishu.

Dikutip dari CNN pada Selasa 5 Februari 2019, korban tewas kemungkinan bertambah, mengingat polisi masih melakukan pencarian, dan beberapa korban luka dalam kondisi kritis.

Ibrahim Jama, seorang saksi mata, mengatakan ledakan bom mobil itu mengguncang jendela beberapa bangunan bisnis di dekatnya.

Di tempat terpisah, kelompok teroris Al-Shabaab mengaku bertanggungjawab atas serangan di ibu kota Somalia itu.

Kelompok teror yang berafiliasi dengan Al-Qaeda itu juga bertanggung jawab atas tiga bom mobil pada November lalu, yang menewaskan sedikitnya 52 orang dan sekitar 100 lainnya terluka.

Bom-bom itu diledakkan di dekat sebuah hotel yang populer di kalangan warga asing di Mogadishu.

Dada Akbar Tertembak Saat Razia BNN di Palembang

Palembang – Akbar Putra tertembak saat petugas gabungan melakukan razia narkoba di Palembang, Sumatera Selatan. Akibatnya, pria berusia 18 tahun itu menderita luka tembak dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Akbar tertembak peluru nyasar di Jalan Teratai, Kampung Baru, Sukarame Kota Palembang, Kamis (28/2) sekitar Pukul 23.45 WIB. Saat kejadian diketahui ada petugas BNN Provinsi Sumatra Selatan (BNNP Sumsel) yang tengah razia.

BNNP Sumsel yang berusaha masuk ke Jalan Teratai dan dikenal sebagai lokasi prostitusi mendapat penolakan dengan dilempari batu. Petugas BNN memberi tembakan peringatan sebelum akhirnya mundur.

Setelah petugas BNNP Sumsel kembali, Akbar kaget melihat dadanya tertembak peluru. Akbar langsung dibawa ke RS Myria Palembang karena diduga kuat proyektil masih ada di dalam tubuhnya.

“Iya betul (ada razia BNNP Sumsel pada saat kejadian). Untuk sementara korban sudah dibawa ke rumah sakit ya,” terang Kapolresta Palembang, Kombes Didi saat dikonfirmasi lewat telepon, Jumat (1/3/2019).

Sementara Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan mengatakan pihaknya sudah mendapat kabar adanya warga yang terluka. Namun dirinya tidak dapat memastikan apakah Akbar korban salah tembak atau memang target petugas.

“Benar ada warga yang terluka, saya juga baru mau ke rumah sakit, hari ini operasi. Kalau kesalahan kami, pastilah akan ada tanggungjawabnya. Nanti saya cek dulu,” kata Jhon.

Meskipun demikian, Jhon membenarkan BNNP melakukan razia bersama Satpol PP Palembang. Ada 47 anggota terlibat, 35 dari BNNP dan 12 dari Sapol PP kota.

“Kami pas masuk tadi malam diserang sekelompok pemuda. Kami ya mundur sambil memberi tembakan peringatan. Razia batal digelar karena kami nggak mau ada keributan,” katanya.

“Kami mencurigai lokasi itu jadi sarang pemakaian narkoba. Kenapa? Karena sebelum razia tadi malam kami sudah lakukan upaya persuasif, banyak bong atau alat hisab sabu ditemukan,” tutup Jhon.
(ras/rvk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tiga Pekerja Fasilitas Nuklir Australia Terkena Tumpahan Bahan Kimia

Sydney

Tiga orang pekerja pada fasilitas nuklir Lucas Heights di Sydney, Australia, terpapar bahan kimia berbahaya dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani proses dekontaminasi.

Juru bicara Organisasi Sains dan Teknologi Nuklir Australia (ANSTO) menjelaskan para pekerja tersebut terpapar natrium hidroksida ketika penutup salah satu pipa di pabrik pengobatan nuklir itu terlepas.

Menurut keterangan petugas ambulans setempat, bahan kimia ini terciprat ke bagian lengan dan wajah dua pekerja pria dan seorang pekerja wanita.

Bahan kimia Sodium hydroxide diketahui sangat beracun dan dapat menyebabkan luka bakar yang akut.

Juru bicara ANSTO menambahkan, gedung tempat insiden terjadi tidak terkait dengan fasilitas reaktor nuklir.

“Sebelum jam 8 pagi ini, penutup salah satu pipa terlepas dan menumpahkan sekitar 250ml natrium hidroksida,” katanya.

“Tiga pekerja terkena dampaknya. Petugas layanan darurat datang ke ANSTO dan tiga pekerja tersebut telah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan,” jelasnya.

“Insiden itu terjadi di bangunan pabrik pengobatan nuklir yang tak terkait dengan reaktor nuklir OPAL,” tambah juru bicara ANSTO.

Fasilitas nuklir Lucas Heights, terletak 40 kilometer ke arah selatan pusat Kota Sydney, sebelumnya telah beberapa kali mengalami kontaminasi.

Pada Agustus 2017, seorang pekerja menderita lecet di bagian tangannya setelah menjatuhkan botol berisi bahan radioaktif. Dia terkontaminasi bahan tersebut melalui sarung tangannya.

Kejadian itu dianggap yang paling serius pada fasilitas nuklir di seluruh dunia pada 2017, seperti dilaporkan Skala Kejadian Nuklir Internasional.

ANSTO menyatakan permintaan maaf kepada pekerja yang terpapar radioaktif tersebut dan menghasilkan langsung membuat rencana aksi.

Pemeriksaan independen terhadap fasilitas ini dilakukan pada Oktober 2018. Ditemukan bahwa fasilitas ini tidak memenuhi standar keselamatan nuklir modern dan harus diganti.

Pada minggu yang sama ANSTO mengkonfirmasi lima orang pekerja terpapar radiasi di fasilitas itu, namun kadarnya kurang dari radiasi rontgen.

Ikuti juga berita lainnya dari ABC Indonesia.


(ita/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

La Nyalla Serang Prabowo, BPN: Kami Paham Kekecewaannya

Jakarta – La Nyalla Mattalitti memandang perilaku Prabowo Subianto di salah satu Ponpes di Sumenep, Madura, membuatnya tak layak dipilih pada Pilpres 2019. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menanggapi santai serangan La Nyalla itu.

Juru debat BPN, Ahmad Riza Patria menyebut Prabowo bukan tipikal pemarah, tak seperti deskripsi dalam video yang beredar yang menyebut Prabowo marah-marah di depan ulama. Narasi Prabowo marah di depan kiai sudah dibantah BPN maupun Kiai Yazid yang berasal dari Ponpes Assadad, Ambunten Timur, Pamekasan, Madura yang hadir dalam acara itu. Bagi Riza, serangan La Nyalla lebih ke faktor sakit hati.

“Terkait La Nyalla, kita memahamilah, memahami kekecewaan La Nyalla sampai saat ini kan belum selesai, kekecewaan tidak mendapat rekomendasi sebagai cagub. Padahal semua orang tahu, La Nyalla tahu, Gerindra sudah memberikan rekomendasi kepada La Nyalla untuk mencari teman koalisi cagub, bahkan, tapi kan praktiknya La Nyalla yang menjanjikan bisa dapat rekom dari Demokrat, menghadirkan Pakde Karwo, menjanjikan bisa menghadirkan Kiai sendiri, bisa menjanjikan dapat rekom dari PAN, kan nggak dapet,” kata Riza, Jumat (1/3/2019).

La Nyalla Serang Prabowo, BPN: Kami Paham KekecewaannyaFoto: Ahmad Riza Patria (Lamhot Aritonang)

Riza mengatakan Gerindra dan Prabowo sudah siap memberi rekomendasi cagub Jawa Timur ke La Nyalla dengan memintanya mencari dukungan dari Partai Demokrat dan PAN. Namun, Riza menyebut La Nyalla gagal mendapatkannya.

Karena itu, dia mengaku heran mengapa La Nyalla masih terus menyerang Prabowo.

“Kalau tidak bisa mendapatkan partai lain, kenapa harus Partai Gerindra atau Pak Prabowo yang jadi sasaran terus?” sebut Riza.

Sementara itu, juru bicara BPN Jansen Sitindaon mengatakan Prabowo sama sekali tidak marah-marah ke ulama seperti yang dituduhkan. Bagi Jansen, tuduhan tersebut tak sesuai fakta.

“Pertama, tidak benar itu tuduhan La Nyalla kalau Pak Prabowo marah ke kiai. La Nyalla harus mencabut ucapannya itu karena tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya,” kata Jansen.

Jansen menyebut banyak warga di Madura yang mengagumi Prabowo. Jansen mengatakan mungkin La Nyalla sedang tertekan melihat fenomena itu.

“Walau kami menyadari, melihat ramai dan padatnya orang yang menyambut dan mengelu-elukan Pak Prabowo kemarin di Madura, mungkin La Nyalla sekarang sedang stres berat. Karena tanda-tanda La Nyalla akan potong leher sesuai janjinya jika Prabowo menang di Madura semakin dekat. Jadi baiknya La Nyalla baiknya fokus aja memenuhi janjinya itu jika nanti terbukti Prabowo menang di Madura,” imbuh dia.

La Nyalla Serang Prabowo, BPN: Kami Paham KekecewaannyaFoto: Jansen Sitindaon (Dok Pribadi)

Soal kejadian di Sumenep, Madura yang disinggung La Nyalla, Jansen menyebut Prabowo sama sekali tidak marah. Prabowo hanya memperingatkan dan itu menurutnya masih dalam batas normal.

“Jelas di video itu Pak Prabowo bukan marah tapi menegur. Itu pun tegurannya masih dalam batas normal. Karena ada relawan yang jadi audiens bicara dengan keras ketika Pak Prabowo pidato. Itu hal yang wajarlah,” katanya.

Sebelumnya, La Nyalla melihat perilaku Prabowo di Madura cukup mencederai para ulama dan juga santri. Tetapi, lanjut La Nyalla, Prabowo memang memiliki watak yang terkadang melukai orang lain.

“Memang begitulah Pak Prabowo kalau marah-marah, nggak usah kaget biasa saja. Dan tidak perlu dipilih kalau gitu,” kata La Nyalla usai bertatap muka dengan buruh rokok di PR Gandum Jalan Raya Bandulan, Sukun, Kota Malang, Kamis (28/2).
(gbr/tsa)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jaksa Ungkap Kebohongan Ratna Sarumpaet kepada Nanik Deyang Cs

Liputan6.com, Jakarta – Ratna Sarumpaet didakwa menyebarkan berita bohong. Salah seorang yang terpapar virus kebohongan Ratna, Nanik Sudaryati selaku Waketum BPN Prabowo-Sandi dan Ketua Yayasan Merah Putih (YMP).

Hal itu terungkap saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019).

Jaksa mengatakan, Ratna Sarumpaet hendak bertemu Nanik Sudaryati di kediaman Prabowo, lapangan Polo Nusantara Hambalang, Bogor Jawa Barat, Selasa tanggal 2 Oktober 2018 sekira pukul 14.00 WIB.

Saat itu, terdakwa hendak menemui Prabowo Subianto untuk menyampaikan keluhan atas penganiayaan yang dialaminya. Namun di sana, terdakwa terlebih dahulu bertemu Nanik.

Terdakwa pun mengaku kepada Nanik telah dianiaya orang. “Terdakwa meminta saksi Nanik Sudaryati meraba pipinya yang lebam dan bengkak dibalut perban serta mengatakan giginya lepas,” ucap jaksa membacakan dakwaan.

Terdakwa juga menceritakan kronologinya. Kepada Nanik, Ratna Sarumpaet mengatakan penganiayaan terjadi di Bandung seusai mengikuti acara lokakarya penulis naskah di Bandung.

“Ketika terdakwa bersama dua teman penulis dari Malaysia dan Srilanka menuju Bandara Husein Sastranegara dengan menggunakan taksi di area parkir bandara terdakwa dipukuli oleh dua orang laki-laki yang tidak dikenal,” kata Jaksa.

2 dari 2 halaman

Nanik Ceritakan ke yang Lain

Kemudian, Nanik Sudaryati menceritakan kembali kronologi penganiayaan yang dialami terdakwa kepada Prabowo Subianto, Muhammad Amien Rais, Said Iqbal, Fadli Zon dan Sugiono tatkala mengelar pertemuan sekitar pukul 15.00 WIB.

“Atas cerita saksi Nanik Sudaryati tersebut, terdakwa diam tidak memberikan tanggapan,” ujar dia.

Selain menceritakan, Nanik Sudaryati membagikan foto dan cerita kronologi ke akun facebook dengan akun Nanik S Deyang.

Berikut isi dari tulisan Nanik yang diunggah ke facebooknya, yang dibacakan jaksa.

Mbak Ratna Sarumpet sebagai salah satu anggota tim badan pemenangan nasional Prabowo Sandi sore ini setelah agak pulih ia melaporkan kepada Pak PS kejadian yang menimpanya. Pak PS didampingi Pak Amien Rais dan Pak Fadli Zon.

Mbak Ratna dihajar habis 3 orang 21 September di sekitar Bandara Husein Sastranegara Bandung. Ceritanya malam itu seusai acara konferensi dengan beserta beberapa negara asing di sebuah hotel, Mbak Ratna naik taksi dengan peserta dari Srilanka dan Malaysia akan naik ke Soetta.

Sebetulnya agak curiga saat tiba-tiba taksi dihentikan agak jauh dari keramaian saat 2 temannya dari luar negeri turun berjalan menuju bandara. Mbak Ratna ditarik 3 orang ke tempat gelap dan dihajar habis oleh 3 orang dan diinjak perutnya. Setelah dihajar Mbak Ratna dilempar ke pinggir jalan aspal sehingga bagian samping kepalanya robek.

Menurut Mbak Ratna kejadian sangat cepat sehingga Mbak Ratna sulit mengingat bagaimana urutan-urutan kejadian karena semua begitu cepat dan Mbak Ratna masih sedikit sadar saat dia kemudian dibawa pulang sopir taksi dan dimasukkan ke dalam taksi oleh sopir taksi Mbak Ratna di turunkan di pinggir jalan di daerah Cimahi.

Dengan sisa tenaga tertatih-tatih, Mbak Ratna mencari kendaraan untuk ke RS di Cimahi lalu Mbak Ratna menelepon temannya seorang dokter bedah akhirnya Mbak Ratna ditangani kawannya di sebuah RS Ratna malam itu juga langsung balik ke Jakarta dan dalam situasi trauma habis dia harus berdiam diri selama 10 hari.


Saksikan video pilihan berikut ini:

KRL Bogor-Angke Tersambar Petir Dievakuasi, Jalur Kereta Bisa Dilalui

Jakarta – KRL KA 1647 relasi Bogor-Angke yang tersambar petir berhasil dievakuasi. Selanjutnya, PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) mengurai perjalanan KRL yang sempat terganggu akibat kejadian itu.

“KA 1647 (Bogor-Angke) yang sebelumnya mengalami gangguan operasional di Stasiun Tanjung Barat telah dievakuasi dari lokasi pada pukul 18.42 WIB. KRL tersebut sementara dievakuasi ke Stasiun Pasar Minggu untuk selanjutnya akan ditarik ke Depo KRL Bukit Duri untuk perbaikan,” ujar VP Komunikasi PT KCI Eva Chairunisa kepada wartawan, Kamis (28/2/2019).

Meski evakuasi telah selesai, saat ini petugas masih berada di lokasi untuk memastikan prasarana perkeretaapian aman untuk melayani perjalanan KRL selanjutnya. Selain itu, perjalanan KRL juga masih dalam tahap penguraian antrean dampak gangguan KA 1647.
“Lokasi sudah bisa dilalui,” sebut Eva.
Di Twitter, PT KCI melalui akun resmi mereka, @CommuterLine, mengabarkan bahwa KRL lintas Bogor-Angke tersambar petir. Eva telah menguatkan informasi bahwa KRL 1647 tersambar petir.

“#InfoLintas KA 1647 (Bogor-Angke) mengalami kendala tersambar petir di Stasiun Tanjung Barat. Saat ini masih dalam proses evakuasi unit terkait. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan perjalanan Anda,” cuit @CommuterLine.
(gbr/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

KRL Bogor-Angke Tersambar Petir, Penumpang Dievakuasi

JakartaKRL KA 1647 relasi Bogor-Angke tersambar petir. Seluruh penumpang di KRL itu dievakuasi.

Dampak kejadian itu, sejumlah perjalanan KRL di lintas Pondok Cina-Manggarai mengalami antrean. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memohon maaf atas insiden tersambarnya petir KRL Bogor-Angke saat berada di Stasiun Tanjung Barat.

“Saat ini petugas dari PT KCI telah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi. KRL KA 1647 rencananya akan dievakuasi sementara ke Stasiun Pasar Minggu untuk mendapat perbaikan. Seluruh pengguna di KRL tersebut juga sudah dievakuasi di Stasiun Tanjung Barat,” kata VP Komunikasi PT KCI Eva Chairunisa kepada wartawan, Kamis (28/2/2019).


PT KCI mengimbau para pengguna untuk tetap mengikuti arahan dari petugas di lokasi dan selalu mengutamakan keselamatan dengan tidak memaksakan diri naik ke KRL yang sudah penuh. Bagi pengguna yang tidak dapat menunggu, PTI KCI menyarankan untuk menggunakan moda transportasi alternatif.

Di Twitter, PT KCI melalui akun resmi mereka, @CommuterLine, mengabarkan bahwa KRL lintas Bogor-Angke tersambar petir.

“#InfoLintas KA 1647 (Bogor-Angke) mengalami kendala tersambar petir di Stasiun Tanjung Barat. Saat ini masih dalam proses evakuasi unit terkait. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan perjalanan Anda,” cuit @CommuterLine.
(gbr/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>