Pensiunan PNS Juga Dapat THR 2019

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan memberikan tunjangan hari raya (THR) Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau THR PNS pada Mei 2019. Pemberian THR tersebut dipastikan juga untuk pensiunan PNS.

“Pensiunan PNS juga dapat,” ujar Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Askolani saat dihubungi Liputan6.com, lewat pesan singkat, Sabtu (23/2/2019).

Ia menuturkan, pihaknya belum dapat memastikan jumlah besaran THR PNS dan pensiunan. Hal ini karena menunggu payung hukumnya. “Nanti tunggu PP-nya dulu,” ujar Askolani.

Adapun sumber dana THR PNS dan pensiunan tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019. “Iya dari APBN sudah ada di UU APBN 2019,” kata dia.

Dongkrak Konsumsi

Sementara itu, Ekonom Indef, Bhima Yudistira menuturkan, pemberian THR PNS dan pensiunan dapat meningkatkan konsumsi masyarakat pada kuartal II 2019 terutama Mei 2019. Hal itu dinilai wajar. Akan tetapi, pemberian THR PNS dan pensiunan tidak dapat langsung angkat pertumbuhan ekonomi 5,3 persen.

“Realisasi belanja pemerintah dampaknya bisa meningkat dan mendorong konsumsi masyarakat jelang Ramadan. Akan tetapi, THR merupakan belanja yang sifatnya rutin maka kenaikan tidak signifikan,” ujar Bhima saat dihubungi Liputan6.com.

Ia menambahkan, belanja pemerintah hanya berkontribusi 9-10 persen terhadap ekonomi nasional. Konsumsi rumah tangga juga stagnan di kisaran lima persen. “Ini kecuali jumlah THRnya naik maka dorongan konsumsi biasa saja,” kata dia.

Terkait pemberian THR yang dipercepat, Bhima menilai hal tersebut ada plus minusnya. “Plusnya proses lebih cepat. Minusnya ada tendensi gunakan THR sebagai isu populis,” kata dia.

2 dari 2 halaman

Kemenkeu: Pembayaran THR PNS pada Mei 2019

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyampaikan sejumlah penjelasan terkait pemberian tunjangan hari raya (THR) Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau THR PNS.

Hal ini sehubungan dengan berkembangnya berita di masyarakat yang merujuk pada surat Dirjen Perbendaharaan Nomor: S-78/PB/2019 pada 27 Januari 2019.

Pemberian tunjangan hari raya (THR) bagi Aparatur Negara dan Pensiunan, telah diamanatkan sebagai salah satu kebijakan dalam Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran (TA) 2019 yang tertuang pada Nota Keuangan dan Undang-Undang APBN TA 2019. 

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan RI, Nufransa Wira Sakti menuturkan, sebelum pembayaran dilaksanakan, diperlukan proses penyusunan dasar pembayaran yang dimulai dari penetapan Peraturan Pemerintah (PP) dan peraturan pelaksanaannya dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK). 

“Mengingat jadwal libur hari raya Idul Fitri tahun 2019 yang dimulai sejak tanggal 1 sampai dengan 7 Juni 2019 maka hari efektif kerja untuk pembayaran THR adalah bulan Mei tahun 2019,” ujar dia, Sabtu 23 Februari 2019.

Oleh karena itu, penetapan aturan berupa PP dan PMK idealnya paling lambat dilakukan April 2019 agar proses pembayaran THR 2019 dapat dilaksanakan sebelum hari raya Idul Fitri. 

Sebagai mana diketahui, pada April 2019 akan diselenggarakan kegiatan nasional yaitu pemilu anggota DPR/D dan pemilihan Presiden/Wakil Presiden.

Penyusunan PP mengenai pemberian THR PNS diinisiasi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Diperlukan percepatan dalam proses penyusunan PP tersebut agar penetapannya dapat dilakukan pada April 2019. 

“Dengan demikian, pembayaran THR tahun 2019 diharapkan dapat dilaksanakan tepat waktu yaitu pada Mei tahun 2019 sebelum Hari Raya Idul Fitri,” tambah Nurfansa.

Terkait Surat Dirjen Perbendaharaan Nomor: S-78/PB/2019, ini dimaksudkan sebagai bentuk koordinasi dengan Kementerian PAN-RB selaku inisiator penyusunan PP.

Harapan agar penetapan PP dilaksanakan sebelum pemilihan presiden bertujuan untuk mendorong percepatan penetapan PP sehingga tersedia waktu yang cukup untuk proses administrasi selanjutnya hingga terlaksananya pembayaran.

Dalam melaksanakan tugas pengelolaan keuangan negara, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) senantiasa menjunjung nilai profesionalisme dan sinergi termasuk dengan kementerian lain. Hal ini demi meningkatkan kualitas layanan Kemenkeu kepada masyarakat.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Aprilia Manganang Tak Sangka Rebut MVP Proliga 2019

Liputan6.com, Yogyakarta – Pemain putri Jakarta PGN Popsivo Polwan Aprilia Manganang terpilih sebagai pemain terbaik (MVP) Proliga 2019. April diganjar penghargaan individual bergengsi tersebut usai membawa timnnya menjadi juara kompetisi bola kasta tertinggi di Indonesia itu.

Ini adalah kali ketiga April memenangkan MVP Proliga. Sebelumnya, pevoli kelahiran Tahuna, Sulawesi Utara, 27 April 1992 itu pernah meraihnya pada Proliga 2016 dan 2016.

April mengaku tak menyangka bakal meraih MVP. Dia justru menjagokan rekan setimnya, Amalia Fajrina, untuk memenangkan penghargaan tersebut.

Bahkan, dia mengajak bertaruh Bogi Triyadi dari Liputan6.com yang menyebutnya akan memenangkan penghargaan MVP. “Ayo taruhan siapa yang menang? Menurutku Amalia,” kata April sambil menjabat tangan Bogi tanpa menyebut taruhannya.

Namun setelah namanya disebut sebagai pemenang MVP Proliga, April pun tersenyum lepas dan senang.

2 dari 3 halaman

Untuk Popsivo

April mengatakan suksesnya meraih penghargaan MVP tidak lepas dari bantuan rekan-rekannya di Popsivo Polwan. Apalagi, ini pertama kalinya ia membela tim tersebut.

“Ini untuk Popsivo. Ini kali pertama aku membela Popsivo dan aku meraih MVP serta juara Proliga,” ucap April yang menerima hadiah uang tunai sebesar Rp 10 juta sebagai MVP Proliga 2019.

3 dari 3 halaman

Peraih Penghargaan

Best Server – Bethania De La Cruz (Jakarta Pertamina Energi)

Best Setter – Tri Retno Mutiara (Jakarta BNI 46)

Best Spiker – Wilda Siti Nurfadillah (Jakarta PGN Popsivo Polwan)

Best Blocker – Agustin Wulandari (Jakarta Pertamina Energi)

Best Libero – Yulis Indahyani (Jakarta Pertamina Energi)

Best Scorer – Kokram Pimpichaya (Bandung Bank BJB Pakuan)

Best Player – Aprilia S Manganang (Jakarta PGN Popsivo Polwan)

Best Coach – Chamman Dokmal


Ket: masing-masing pemenang meraih hadiah uang Rp 5 juta, kecuali best player yang mendapat Rp 10 juta.

Donald Trump dan Kim Jong Un Gadungan Ditangkap di Vietnam

Hanoi – Peniru pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ditangkap untuk kemudian diinterogasi oleh polisi di Vietnam. Penangkapan dilakukan setelah keduanya muncul di ibu kota Vietnam, Hanoi, yang akan menjadi tempat berlangsungnya pertemuan Trump dan Kim asli pekan depan.

Peniru Kim, Howard X dan peniru Trump, Russell White bertemu di pusat kota Hanoi pada Jumat (22/2) waktu setempat, menjelang pertemuan Trump dan Kim asli pada 27-28 Februari mendatang. Pertemuan tersebut akan menjadi pertemuan puncak yang kedua bagi kedua pemimpin negara tersebut.

Trump dan Kim gadungan itu ditangkap saat diwawancarai di sebuah stasiun TV lokal. Sekitar 10 polisi Vietnam datang ke stasiun TV tersebut dan memerintahkan keduanya untuk tidak lagi muncul di media atau akan dideportasi.


“Mereka pada dasarnya menyuruh berhenti melakukan peniruan atau kami akan menendang Anda keluar dari negara ini,” ujar Howard X kepada AFP, Sabtu (23/2/2019) setelah dia dibebaskan dari pemeriksaan dan kembali ke hotelnya. Dia yakin para polisi berpakaian preman mengawasinya di hotel tersebut.

Polisi mengatakan bahwa Trump dan Kim palsu tersebut hanya bisa bepergian di Hanoi dengan rencana perjalanan dan pemandu perjalanan yang disetujui. Howard X yang merupakan warga Hong Kong, bersikeras bahwa dirinya berada di Vietnam secara legal dan tidak akan pergi dari negara itu kecuali dipaksa.

Sebelumnya, pasangan peniru ini muncul bersama penjaga keamanan berpakaian hitam di Hotel Metropole Hanoi dan Opera House pada Jumat (22/2). Mereka pun langsung dikerumuni para insan pers.

Di depan para jurnalis, Russell White meniru gaya Trump dengan mengatakan bahwa kedatangan mereka berniat untuk menurunkan ambisi nuklir Korut.

“Kami berupaya menuju perdamaian. Melalui negosiasi, dengan dialog, kami tentu saja ingin membantu Korea Utara,” tutur Russell menirukan gaya Trump.

Perkataan tersebut dibalas oleh koleganya, Howard X. Sambil bercanda, peniru Kim itu menjawab bahwa Trump mungkin harus mengabaikan ambisi nuklir Pyongyang untuk bertemu langsung.

“Semoga dia bisa mengabaikan semua rudal nuklirku dan mencabut sanksi-sanksi,” kata Howard X, yang juga berkunjung ke Singapura menjelang pertemuan pertama Trump dan Kim tahun lalu.

(ita/ita)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Gabung Militer Suriah Tanpa Izin, Seorang Tentara Swiss Diadili

Liputan6.com, Bern – Johan Cosar (37), salah seorang anggota tentara Swiss tengah menghadapi pengadilan pidana militer di negaranya.

Ia dituduh melakukan pelanggaran berupa bergabung dengan pasukan asing tanpa komando dari otoritas militer ataupun izin dari pemerintah Swiss.

Dalam pengadilan bulan ini, Cosar dibela oleh keluarga dan para simpatisan. Mereka membawa spanduk bertuliskan “memerangi Negara Islam (ISIS) bukanlah kejahatan,” sebagaimana dikutip dari BBC News pada Kamis (22/2/2019).

Cosar dituduh bergabung dengan pasukan militer Suriah, dalam penyerangan melawan ISIS. Ia merasa berbagi penderitaan dengan kelompok militer di Suriah, mengingat kakek dan neneknya berasal dari anggota komunitas Kristen Suriah.

Cosar berangkat ke Suriah beberapa waktu lalu sebagai jurnalis lepas, meskipun sebelumnya telah mendapatkan pengalaman di institusi militer Swiss.

Sesampainya di Damaskus, ia melihat kelompok Suriah Islam menekan komunitas Kristen. Cosar merasa tidak memiliki pilihan lain kecuali membantu mereka.

Ia kemudian berperan mendirikan Dewan Militer di Suriah. Dalam institusi itu ia melatih para prajurit dengan keterampilan yang ia dapatkan selama menjadi tentara di Swiss. Ia juga mendirikan pos pemeriksaan, serta klimaksnya menjadi pemimpin bagi 500 personel untuk sebuah pertempuran.

Karena tindakan tersebut, Cosar merasa bahwa dirinya layak mendapatkan “medali” penghargaan alih-alih disidang. Ia mengklaim dirinya telah ambil bagian dalam aksi memerangi terorisme.

Menanggapi pernyataan Cosar dan pengacaranya, hakim mengatakan bahwa vonis terhadap Cosar akan diberikan paling cepat pada Jumat 22 Februari 2019.


Simak pula video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

Hukum Pidana Militer Swiss

Cosar ditangkap di Swiss baru-baru ini, karena dianggap melanggar hukum pidana militer.

Perlu diketahui bahwa hukum pidana militer Swiss sangat berbeda dari negara yang lain, mengingat terdapat unsur historis di dalamnya.

Hukum pidana militer melarang warga negara Swiss untuk berjuang bagi negara asing tanpa perintah atau izin pemerintah.

Hal itu mengingat dalam sejarahnya, banyak rakyat menyanggupi bekerja untuk militer Spanyol, Belanda, Inggris, bahkan Napoleon. Kontribusi warga negara dalam perang tidaklah bersifat nasionalistis melainkan untuk kepentingan tertentu, tak terkecuali komersil.

Hukum tersebut diberlakukan sejak Swiss mendeklarasikan diri sebagai negara netral. Saat ini, satu-satunya pasukan Swiss yang sah di luar negeri adalah Garda Papal Swiss di Roma.

Fadli Zon Sarankan Pejabat yang Hadir Saat Debat Pilpres Juga Dikurangi

Liputan6.com, Jakarta – Dalam debat Pilpres 2019 nanti, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengurangi setengah dari total undangan yang hadir. Terkait hal ini, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon pun angkat bicara. 

Menurut dia, bukan hanya pendukung yang seharusnya dikurangi saat acara debat. Tapi juga pejabat negara yang tidak terkait dengan tim pemenangan atau capres dan cawapres juga perlu ikut dikurangi.

“Mungkin yang perlu dikurangi itu apa pejabat-pejabat yang tidak terkait langsung. Kalau DPR Komisi II kan terkait. Tapi kan kayak menteri-menteri begitu kan enggak ada kaitan sebenarnya,” kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/2/2019). 

Fadli menyarankan pada saat acara debat hanya perlu dihadiri oleh menteri-menteri yang berkaitan dengan tema debat pilpres 2019. Sehingga tidak menjadi bias.

“Kecuali menteri yang terkait, misalnya tema pendidikan kesehatan ya cukuplah menteri pendidikan kesehatan gitu ya. Yang lain-lain menurut saya enggak perlu. Karena kita kadang-kadang bingung ini menteri apa tim sukses,” ungkapnya.

2 dari 3 halaman

Harapan Bawaslu

Pada tempat yang sama, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja mengatakan pihaknya sudah membahas pengurangan jumlah pendukung di arena debat. Namun, keputusan akhir berapa jumlah yang akan dikurangkan semua akan dikembalikan ke KPU.

“Kemarin pembahasan di pleno itu antara 50-75 per masing-masing pendukung maksimal itu. Kemarin kalau enggak salah 150-an. Atau juga setting ruangan itu juga berpengaruh terhadap hal tersebut,” kata Rahmat. 

Meski begitu, Bagja berharap kericuhan tak lagi terjadi di debat antar cawapres. Sehinga tak ada lagi pihak yang melakukan protes.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Fadli Zon: Menteri-menteri Tak Perlu Jadi Penonton Debat

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengurangi jumlah pendukung pada debat ketiga Pilpres 2019 untuk menjaga situasi di ruang debat tetap kondusif. Waketum Gerindra Fadli Zon menilai seharusnya KPU mengurangi tempat bagi para menteri.

“Menurut saya, menteri-menteri nggak perlulah. Kecuali menteri yang terkait, misalnya tema pendidikan-kesehatan ya, cukup Menteri Pendidikan, Menteri Kesehatan, gitu,” ujar Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Menurut Fadli, hanya menteri terkait tema debat yang diperbolehkan hadir di lokasi. Alasannya, agar tidak membuat publik bingung antara peran menteri dan timses.

“Yang lain-lain menurut saya nggak perlu, karena kita kadang-kadang bingung ini menteri apa tim sukses,” kata Fadli.

Selain itu, Fadli berbicara soal ide debat tanpa pertanyaan dari panelis. Gagasan ini sebelumnya juga diungkapkan cawapres Sandiaga Uno.

“Coba di-exercise. Kalau usulan saya sih, sederhana saja. Yang mau berdebat ini kan capres-cawapres, usul saya sih sebenarnya sederhana aja. Jadi nggak perlu. Atau misalnya pertanyaan dari panelis itu dibagikan kepada cawapres, misalnya, untuk debat yang ketiga ini,” sebutnya.

“Tapi bisa dipakai, bisa tidak, bisa bikin pertanyaan sendiri. Tapi tidak perlu pakai undian-undian begitu. Itu menurut saya sih nggak jelas,” imbuh Fadli.

Diberitakan, KPU akan mengurangi jumlah pendukung yang berada di ruang debat dari sebelumnya 100 menjadi 50 untuk masing-masing pendukung capres. KPU menyebut pengurangan itu untuk menjaga situasi di dalam ruang debat tetap kondusif.
(tsa/knv)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

KPSN Berharap KLB PSSI Digelar Secepatnya

Liputan6.com, Jakarta – Ketua Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN) Suhendra Hadikuntono menyambut baik keputusan Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang akhirnya memutuskan untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB). Keputusan ini disebutnya sebagai keputusan terbaik untuk PSSI.

“Kita apresiasi. Memang PSSI tak punya pilihan lain kecuali menggelar KLB,” katanya seperti keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Rabu (20/2/2019).

PSSI selanjutnya akan meminta rekomendasi FIFA terkait kapan waktu pelaksaan KLB PSSI. Anggota Exco PSSI, Very Mulyadi mengatakan keputusan KLB sudah diambil secara bulat oleh seluruh anggota Exco.

“Setelah ini kita akan bawa ke FIFA untuk minta arahan, selanjutnya kami susun agenda KLB. Setelah ditetapkan waktunya, PSSI memberitahukan ke anggota empat minggu sebelum KLB. Kira-kira tiga bulan lagi baru KLB,” ujar Very.

Berbeda dengan Exco, Suhendra berharap PSSI melaksanakan KLB secepatnya. Dia mengatakan PSSI bisa menggunakan kebijaksanaan sendiri dan menganggap situasi yang terjadi sebagai kondisi darurat (force majeure). KLB sebaiknya, kata dia, digelar sebelum agenda penting Pilpres dan Pileg.

“Organisasi apa pun di muka bumi ini pasti menghormati pemilihan presiden di suatu negara. Sebab itu, KLB harus digelar sesegera mungkin agar tidak ada jeda kepengurusan di PSSI,” katanya.

“Serahkan ke ahlinya. Untuk pemilu serahkan ke KPU, untuk KLB serahkan ke PSSI. Kita yakin masing-masing pihak akan bertindak profesional, sehingga KLB PSSI yang diselenggarakan sebelum pemilu pun tak akan mengganggu agenda politik nasional lima tahunan. Apalagi dari aspek pengamanan, profesionalitas Polri dan TNI tak perlu diragukan lagi,” katanya.

2 dari 2 halaman

Wajah Baru

Suhendra, yang digadang-gadang dapat dukungan untuk maju sebagai ketua umum PSSI, mengatakan pengurus baru harus figur-figur yang segar. Figur yang mengurus PSSI diharapkannya bukan yang lama.

“Pengurus PSSI yang baru harus benar-benar yang fresh (segar), sehingga tidak terkontaminasi masalah-masalah di PSSI dan tidak memiliki beban masa lalu di PSSI. Kalau orang-orang lama masih bercokol, jangan berharap PSSI bisa berubah menjadi lebih baik,” katanya. Selanjutnya PSSI harus membentuk perangkat Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP). Kedua, PSSI harus menetapkan tanggal KLB pemilihan kepengurusan baru, termasuk menjaring nama-nama calon ketua umum.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan Satgas Antimafia Bola sesuai tupoksinya agar suksesi di PSSI dan proses hukum berjalan paralel,” ujarnya.

Prediksi Starter Atletico Madrid vs Juventus

Liputan6.com, Madrid – Atletico Madrid menjamu Juventus pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Estadio Wanda Metropolitano, Kamis (21/2/2019) dini hari WIB.

Tuan rumah mendapat kabar gembira dalam usaha memenangkan pertandingan ini. Koke Resurreccion dan Diego Costa siap membantu Atletico Madrid mengalahkan Juventus setelah pulih cedera masing-masing.

Koke menghilang selama sebulan karena gangguan hamstring. Sedangkan Costa mengalami masalah di telapak kaki dan absen dua bulan.

Kehadiran mereka krusial bagi Los Colchoneros karena Juventus bisa menurunkan kekuatan penuh. Pelatih Massimiliano Allegri dapat mengandalkan mayoritas anak asuhnya kecuali Sami Khedira dan Douglas Costa.

Berikut prediksi susunan pemain Atletico Madrid vs Juventus pada partai dini hari nanti:

2 dari 2 halaman

Perkiraan Pemain

Atletico Madrid (4-4-2): Oblak; Arias, Gimenez, Godin, Filipe Luis; Niguez, Koke, Rodri, Lemar; Morata, Griezmann

Juventus (4-3-3): Szczesny; Cancelo, Bonucci, Chiellini, Alex Sandro; Betancur, Pjanic, Matuidi; Dybala, Mandzukic, Ronaldo

Pengakuan Supir Joko Driyono, Amankan Dokumen hingga Transfer Uang Rp 5 Miliar

Liputan6.com, Jakarta – Supir Joko Driyono, Dani buka-bukaan soal penggeledahan di apartemen Plt Ketua Umum PSSI di Taman Rasuna, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2019). Joko Driyono sudah menjadi tersangka kasus penghancuran dokumen.

Pada pengakuannya di acara Mata Najwa, Rabu (20/2/2019), Dani mengaku diminta mengamankan semua dokumen yang berbentuk kertas, kecuali majalah dan buku. Dani lalu memasukkannya ke dua tas ransel.

“Tanggal 31 sekitar jam 20-23, JD telepon saya, masih bisa gak masuk lewat pintu belakang. Amankan semua yang berbentuk kertas, kecuali majalah dan buku. Saya masukin ke tas. Laptop juga suruh diamankan pakai 2 ransel.”

“Kemudian, saya keluar, sudah sampai lampu merah di bundaran Epicentrum, Pak JD telpon lagi. Dia menyuruh amankan CCTV,” kata Dani saat diwawancarai Najwa Shihab.

Dani juga mengaku, tidak tahu dokumen apa yang dibawa dari apartemen Joko Driyono. Namun, dia tahu orang yang merusak dokumen.

“Saya tahu ada proses penghancuran dokumen. Saya lihat, tapi tidak tahu dokumen apa. Yang menyuruh staf keuangan Persija,” katanya.

2 dari 3 halaman

Joko Driyono Minta Maaf

Saat Kantor PSSI digeledah Satgas Antimafia Bola, Dani sempat gelisah. Akhirnya, dia memilih mengaku telah membawa dokumen.

“Waktu tim satgas geledah PSSI, saya nanya teman tak jawab, tapi ada yang jawab jam setengah 3 pagi, sekitar jam 11 satgas masuk. Setelah sholat Jumatm JD telpon saya nanya barang itu di mana. Saya bilang di mobil, mobil ada di Sultan. JD minta barang itu dipindahin asal jangan di mobil.”

“Saya ketemu satgas dan mengaku karena gelisah. Orang Satgas tanya: ‘Kamu siapa?’ Saya Dani supir Pak JD. Kemudian saya diinterogasi, barang di mana. Saya bilang di tempat teman saya,” ujar Dani.

Dani melanjutkan, Joko Driyono sudah minta maaf kepada dirinya. Mantan CEO PT Liga Indonesia itu menyesal sudah melibatkan Dani.

“Pak JD sudah minta maaf. Dia menyesal. Saya tahu risikonya, pasti berhubungan dengan pihak berwajib. Saya mau karena intruksi dan dia atasan. Saya punya banyak utang budi, 9 tahun.”

3 dari 3 halaman

Transfer Rp 5 Miliar

Tak hanya mengantar Jokdri ke sana ke mari, sang sopir juga bercerita soal mentransfer sejumlah uang atas permintaan Jokdri.

“Kadang-kadang Bapak minta tolong transfer segala macam,” ujarnya.

Saat ditanya berapa jumlah nominal uang paling besar yang pernah ditransfer, Dani menjawab, “5.”

“5 apa?” tanya Najwa Shihab.

“5 M,” jawab sopir.

“5 miliar,” kata Najwa Shihab menegaskan.

Kebanyakan, kata Dani, uang yang ditransfer Joko Driyono untuk keperluan sepak bola Indonesia.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Heboh Ledakan di Mal Taman Anggrek yang Telan Korban Luka

Jakarta – Ledakan yang terjadi di area food court Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat bikin heboh. Insiden tersebut menyebabkan tujuh orang terluka dan tiga di antaranya dirawat intensif karena mengalami luka bakar 20 persen.

Ledakan yang diduga berasal dari kebocoran pipa gas itu terjadi di lantai 4 mal sekitar pukul 10.30 WIB, Rabu (20/2/2019). Akibat ledakan itu, sejumlah tenant mengalami kerusakan. Serpihan kaca dan puing-puing bangunan tampak berserakan.

Pihak Manajemen Mal Taman Anggrek pun meminta maaf atas kejadian tersebut. Mereka lantas menjelaskan bahwa situasi selepas ledakan sudah terkendali.

“Mal Taman Anggrek saat ini beroperasi dengan normal. Manajemen Mal Taman Anggrek memohon maaf atas kejadian ini,” demikian pernyataan manajemen Mal Taman Anggrek yang dikutip detikcom.

Heboh Ledakan di Mal Taman Anggrek yang Telan Korban LukaFoto: dok.istimewa

Pengunjung juga sempat dievakuasi setelah terjadi ledakan tersebut. Lantai 3 dan lantai 4 pun sempat tidak bisa diakses karena proses penyelidikan masih berlangsung. Kini pengunjung sudah bisa mengakses seluruh lantai di mal kecuali lokasi yang terdampak dari ledakan.

Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi memastikan ledakan di mal berasal dari kebocoran gas. Polisi tidak menemukan bahan peledak di sekitar lokasi kejadian.

“Ada kebocoran gas, kebocorannya sudah diketahui. Kemudian masuk ke dalam ruangan sangat minim, kemudian disedot oleh blower, dan dimungkinkan ada percikan api, sehingga terjadi ledakan yang cukup besar ya. Kemudian tadi sudah dilakukan cek ya, apakah ada bahan peledak di sana, ternyata tidak ditemukan. Artinya, ini bukan bom,” kataHengki di Mal Taman Anggrek, Duren Sawit, Jakarta Barat.

Hengki mengatakan ledakan menyebabkan 12 konter dan 2 ruko rusak. Ledakan juga menyebabkan sejumlah orang terluka.

Dia juga menegaskan pihaknya akan mengusut unsur kelalaian dalam insiden ledakan tersebut. Polisi akan mencari tahu apakah selama ini pengelola gedung dan pihak-pihak terkait sudah menjalankan proses pemeliharaan sesuai dengan prosedur.

“Kita juga sedang selidiki bagaimana pemeliharaan gedung ini, perawatan, dan sebagainya. Tentunya kita lihat apakah ada kelalaian dan sebagainya, akan kita dalami lagi setelah penyelidikan baik induktif maupun deduktif, kita adakan pemeriksaan,” ujar Hengki.

Saat ini garis polisi sudah dipasang di lokasi kejadian. Polisi juga memeriksa pengelola mal hingga sekuriti.

“Empat, ya dari pengelola gedung, dari security,” kata Hengki.

Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki HaryadiKapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi Foto: Rolando/detikcom

Sementara itu, tujuh korban dilarikan ke RS Royal Trauma usai insiden ledakan gas di mal. Dua di antaranya sudah diperbolehkan pulang.

Ada 3 korban lainnya yang dirawat khusus secara intensif. Perawatan intensif itu dilakukan karena luka bakar mengenai saluran napas. Dikhawatirkan, luka bakar tersebut menyebabkan pembengkakan yang berpotensi korban kesulitan bernapas.

“Kalau yang 3 orang karena sebenarnya kami masukkan ruang intensif karena trauma inhalasinya, ditakutkan ada pembengkakan di saluran pernapasan dan juga luka bakarnya lebih dari 20%. Jadi semua setelah dilihat dokter bedah kami, dilakukan assess, pengecekan dan menyarankan terapi-terapi dan tempat perawatannya,” ucap Kepala Divisi Pelayanan Medis Rumah Sakit Royal Taruma Dr Elfrida Rinawaty Manurung di RS Royal Taruma, Daan Mogot, Jakarta Barat.

(knv/mae)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>