Formasi: Menanti Drama Fase Gugur Liga Champions 2018/19

Liputan6.com, Jakarta Sebanyak 16 tim terbaik Eropa akan tampil pada fase gugur Liga Champions 2018/19. Hasil di leg pertama bakal menentukan langkah masing-masing tim menuju babak berikutnya. 

Babak 16 besar Liga Champions musim ini bakal dimulai, Rabu, 13 Februari 2019 dinihari WIB. Di hari pertama, Manchester United bakal menjamu Paris Saint Germain (PSG) di Old Trafford. Sementara AS Roma bakal bertemu wakil Portugal, FC Porto di Stadio Olimpico.  

Ini jadi ujian perdana MU bersama Solskjaer di ajang Liga Champions. Kecerdikan pelatih asal Norwegia itu kembali diuji setelah sukses menorehkan 10 kemenangan dari 11 laga. 

Seperti diketahui, performa MU mencuri perhatian sejak ditinggal Jose Mourinho akhir tahun lalu. Kehadiran Solskjaer yang ditunjuk sebagai manajer sementara mengubah Setan Merah menjadi tim yang belum terkalahkan. Bahkan kemenangan demi kemenangan yang ditorehkan membawa MU ke posisi empat klasemen sementara Liga Inggris musim ini. 

MU mulai melewati rival-rival terkuat seperti Chelsea yang kini terpaut 1 poin. The Blues harus rela tergusur setelah tim besutan Maurizzio Sarri itu dihancurkan Manchester City 0-6. MU melambung setelah sehari sebelumnya berhasil mengalahkan Fulham dengan skor 3-0. 

Performa gemilang MU bersama Solskjaer kini mendapat ujian di level yang lebih tinggi. Mental bertanding para pemain bakal kembali diuji saat menjamu PSG di Old Trafford. Hanya saja, Solskjaer harus memutar otak mengingat laga berat lain juga menanti Setan Merah. 

Rotasi pemain pun jadi pilihan terbaik Solskjaer. Sejumlah pemain disimpan saat MU bertemu Fulham. Marcus Rashford yang kembali bersinar disimpan dalam duel ini. Begitu juga dengan bek tangguh, Victor Lindelof. Mereka diharapkan bisa pulih saat bertemu PSG. 

“Ada beberapa ketidaknyaman, Marcus Rashford mengalami keram saat melawan Leicester City. Kami tidak ingin mengambil risiko,” kata Solskjaer. 

“Di belakang, Victor Lindelof memang cedera. Tapi tidak terlalu mengkhawatirkan. Keduanya seharusnya baik-baik saja untuk hari Selasa,” ujar mantan pemain MU tersebut. 






2 dari 4 halaman

Tanpa Neymar

Meski demikian, tuan rumah setidaknya bisa bernafas lega. Pasalnya, tim lawan datang dalam kondisi compang-camping. Les Parisien harus kehilangan striker andalannya Neymar. Pemain asal Brasil itu dipastikan absen melawan MU karena mengalami cedera cukup parah. 

Neymar menderita cedera metatarsal saat PSG bertanding melawan Strasbourg pada ajang Coupe de France beberapa waktu lalu. Kondisi mantan pemain Santos itu bertambah buruk karena cedera tersebut berada di tempat yang membuatnya absen 4 bulan musim lalu. 

Kehilangan Neymar tentu saja jadi pukulan telak bagi PSG. Sebab, pemain yang diboyong dari Barcelona itu merupakan salah satu mesin gol Les Parisien. Musim ini saja, Neymar sudah mengemas 20 gol dalam 23 penampilan bersama PSG di semua kompetisi. 

“Sekarang, ini waktu yang sulit bagi kami karena Ney (Neymar) cedera. Bagi kami, Ney adalah pemain yang sangat penting, karena dia telah melakukan hal-hal luar biasa untuk tim selama tiga bulan terakhir,” kata kiper PSG, Gianluigi Buffon seperti dilansir Four Four Two.

Beban pelatih PSG, Thomas Tuche, semakin bertambah setelah penyerang lain, Edinson Cavani juga dipastikan absen saat bertemu MU. Pemain asal Uruguay itu mengalami cedera panggul saat PSG mengalahkan Girondins de Bordeaux, Sabtu lalu. Diagnosa dokter usai pertandingan juga menunjukkan hasil yang kurang baik. Mantan pemain Napoli tersebut ternyata  mengalami otot paha kanan yang memaksanya absen hingga bulan depan.

Selain Neymar dan Cavani, PSG juga terancam tanpa bek andalannya, Thomas Meunier. Posisi pemain asal Belgia tersebut mengalami gegar otak ringan usai bertabrakan dengan rekannya, François Kamano saat latihan kemarin. Posisinya lalu digantikan Colin Dagba. 

Menurut Solskjaer, absennya pemain-pemain hebat bakal mengurangi bobot duel MU vs PSG. “Saat Anda bertemu tim hebat, Anda ingin bertarung melawan para pemain. Publik ingin melihat pemain-pemain terbaik. Sangat mengecewakan bagi Old Trafford,” katanya.

Tanpa pemain bintang, pertandingan menurut Solskjaer bakal terasa hambar. Sebab kehadiran pemain-pemain hebat juga memberikan semangat tambahan bagi pemain. 

 “Saya sudah beberapa kali bermain saat kami bertemu Real Madrid dan Ronaldo dan Figo dan semua yang pernah ke Old Trafford.  Ini memberikan semangat tambahan,” katanya. 



3 dari 4 halaman

Kiprah Pemain Debutan

Sementara itu, babak 16 besar Liga Champions 2018/19 bakal jadi panggung bagi sejumlah pemain baru. Sebab seluruh kontestan tidak melewatkan kesempatan untuk memasukkan 3 nama baru sesuai aturan UEFA untuk memperbesar peluang meraih gelar juara.  

Satu nama yang mencuri perhatian adalah Arlvaro Morata yang akan memperkuat Atletico Madrid. Pemain asal Spanyol tersebut baru saja diboyong dari Chelsea dan langsung didaftarkan untuk tampil pada babak 16 besar. (Ikuti berita lengkapnya di sini). 

Liverpool juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memasukkan nama Alex Oxlade Chamberlain setelah sempat absen selama setengah musim akibat cedera. Sedangkan Barcelona memasukkan nama Kevin Prince Boateng yang baru dipinjam dari Sassuolo.



4 dari 4 halaman

Jadwal Leg 1

13 Februari 2019

Manchester United vs PSG

AS Roma vs FC Porto


14 Februari 2019

Tottenham Hotspur vs Borussia Dortmund

Ajax Amsterdam vs Real Madrid


20 Februari 2019

Olympique Lyonnais vs Barcelona

Liverpool vs Bayern Munchen


21 Ferbruari 2019

Schalke 04 vs Manchester City

Atletico Madrid vs Juventus


Saksikan juga video menarik di bawah ini:

MU vs Burnley, Sean Dyche Puji Kecerdikan Solskjaer

Liputan6.com, Manchester – Manchester United (MU) terus menunjukkan tren positif. Saat ini, Man United yang diesut manajer interim Ole Gunnar-Solskjaer berhasil merebut 8 kemenangan beruntun.

Kehebatan Solskjaer dalam meramu Man United mendapatkan pujian dari manajer Burnley, Sean Dyche.Kunci kebangkitan MU bersama Solskjaer disebutnya karena mampu membiarkan pemain MU bermain lebih bebas.

Dyche bukannya meragukan kualitas taktik Solskjaer, hanya dia percaya Solskjaer sebenarnya tak terlalu berpengaruh pada takik.

Solskjaer sebenarnya merupakan pilihan cepat MU pasca memecat Jose Mourinho. Kala itu, tak banyak ekspektasi pada Solskjaer karena kurangnya pengalaman dia, tapi ternyata dia mampu melebihi semua harapan tersebut.

Jelang laga MU vs Burnley, Rabu (30/1) dini hari WIB nanti, Dyche menilai Solskjaer layak dapat acungan jempol. Menurutnya, Solskjaer telah menghadirkan energi baru bagi skuat MU untuk bermain lebih bebas dan agresif.

Di sisi lain, Dyce juga menilai Solskjaer sebenarnya tak banyak berperan dalam perubahan taktik MU.

2 dari 3 halaman

Rasa Berbeda

Sejak ditangani Solskjaer, permainan MU memang berubah drastis. Dahulu, bersama Mourinho, MU sering tampil defensif dan pasif, tapi gaya bermain itu sudah dibuang jauh-jauh.

Solskjaer tampaknya memberi kebebasan pada banyak pemain MU untuk mengekspresikan diri mereka di lapangan. Hasilnya? Delapan kemenangan beruntun.

“Dari sudut pandang eksternal, tampaknya dia [Solskjaer] hanya berusaha sedikit melepaskan kontrol dan lebih membebaskan pemain,” kata Dyche di fourfourtwo.

“Para pemain terlihat kembali mendapatkan sedikit tambahan energi. Saya pikir itu juga merupakan kemampuan khusus. Saya yakin itulah yang dia perbuat, dia mampu membuat tim ini memiliki rasa yang berbeda dengan caranya sendiri.”

3 dari 3 halaman

Tak Meremehkan Mourinho

Di saat yang sama, Dyche bukan bermaksud meremehkan kualitas Mourinho. Dia yakin Mourinho adalah salah satu pelatih terbaik, hanya Solskjaer mampu menyulut kobaran api dalam hati para pemain MU, dan kemampuan itu tak dipunyai semua pelatih.

“Saya kira mereka [skuat MU] telah merespons hal itu [kebebasan] dan mereka memberikan performa yang apik. Terlihat sedikit percikan semangat – bukan perubahan taktik yang masif, tapi ada percikan semangat dalam tim.”

“Saya tidak meragukan Jose Mourinho, saya pikir dia adalah pelatih top yang luar biasa. Solskjaer hanya mampu mengubah rasa dalam tim, dia datang dan mereka merespons,” tandas dia.

Sumber: Bola.net