Lempar Koin Keberuntungan Sebelum Masuk ke Pesawat, Pria Ini Ditahan 10 Hari

Kejadian melempar koin ini, setidaknya sudah enam kali terjadi di Tiongkok dalam dua tahun terakhir.

Insiden pertama terjadi pada Juni 2017 ketika seorang anak berusia 80 tahun melemparkan uang koin di bandara Pudong Shanghai “berdoa untuk penerbangan yang aman,” tutur wanita itu. Hal ini menyebabkan penerbangan harus ditunda selama lima jam dan kerusakan mesin pesawat senilai 1 juta yuan. Terlepas dari biaya ganti rugi yang besar, wanita itu tidak didakwa dengan kejahatan apa pun karena usianya yang sudah lanjut.

Beberapa bulan kemudian, seorang nenek berusia 76 tahun melemparkan koin ke dalam mesin saat dalam penerbangan Lucky Air dari kota Anqing, Anhui ke Kunming. Wanita itu ditahan tetapi tidak pernah dituntut.

Kemudian, di bandara Anqing pada bulan Januari lalu, penerbangan China Eastern Airlines terpaksa ditunda ketika pekerja menemukan dua koin tergeletak di tanah dekat mesin pesawat . Ketika ditanyai, tidak ada penumpang yang mengakuinya.

Bagi kamu yang mau naik pesawat, jangan pernah melempar koin ya. Hal ini sangat berbahaya karena koin tersebut bisa masuk ke mesin pesawat dan membahayakan keselamatan penumpang.

Pelatih Arema FC Nilai Kemenangan atas Kalteng Putra Bukan Keberuntungan

Sebelumnya, Arema FC sukses meraih kemenangan pada laga leg kedua semifinal, yang disiarkan Indosiar. Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Jumat lalu, skuat besutan Milo menang tiga gol tanpa balas. Gol-gol Arema FC dicetak Dedik Setiawan, Johan Ahmat Farizi, dan Ricky Kayame.

Dengan kemenangan ini, Arema lolos ke partai puncak Piala Presiden 2019. Mereka unggul dengan agregat 6-0 atas Kalteng Putra. Pada leg pertama, yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Selasa (2/4/2019) lalu, Arema juga menang tiga gol tanpa balas.

Liverpool Disebut Memiliki Keberuntungan

Meski sulit, Robertson yakin Liverpool sudah siap menjadi juara. Mereka memiliki hasrat dan energi yang besar untuk terus melaju dan memenangkan laga per laga. Selain itu, Liverpool juga beberapa kali dibantu keberuntungan, dan itu bagus.

“Kami tahu kami sudah memiliki energi itu, kami tahu kami memiliki hati untuk terus melaju sampai akhir di setiap laga,” buka Robertson kepada Daily Star.

“Level kebugaran kami juga mencapai titik terbaik pada tahap musim seperti ini jadi kami tahu kami bisa melaju sampai akhir.”

“Namun, terkadang Anda membutuhkan sedikit keberuntungan, dan kami memiliki itu,” sambung dia.

Bambu Pethuk, Fenomena Alam yang Kental dengan Kekuatan Gaib

Liputan6.com, Cilacap – Presiden Jokowi mendapat buah tangan nan unik dari seorang warga Cilacap, bambu pethuk alias pring pethuk. Pembicaraan soal bambu pethuk pun meruap.

Memang, sejak dulu ada sebagian masyarakat yang percaya tuahnya. Namun, sebagaimana jimat bertuah lainnya, keberadaan bambu pethuk pun misterius. Ada, tapi sulit dibuktikan keberadaannya.

Kadang, ada yang benar-benar butuh dan telah menyiapkan segepok uang, tetapi barang sukar didapat. Dalam kasus lain, pembeli ada, dana tersedia, bambu pethuk pun ada. Belakangan ketahuan bambu pethuk itu palsu. Transaksi pun gagal.

Pendek kata, bambu pethuk, layaknya barang-barang mistis lainnya, hanya ada dalam pembicaraan-pembicaraan antar teman. Jarang sekali ada yang pernah semata-mata melihat langsung wujudnya.

Liputan6.com barangkali salah satu yang beruntung. Di sebuah grup pertemanan, seorang kawan, Suharyono, yang diketahui concern terhadap isu lingkungan tiba-tiba mengunggah sebuah foto bambu pethuk.

Dia menyebutnya istimewa lantaran bambu pethuk itu masih hidup. Foto itu diunggahnya di grup WhatsApp itu jauh hari sebelum Jokowi diberi bambu pethuk oleh seorang warga Cilacap.

Keistimewaan lainnya, bambu pethuk ini tumbuh tunas ganda, sisi kanan dan kiri ruas bambu sama-sama keluar tunas yang saling bertemu (pethuk). Bambu pethuk ini ditemukannya di rumah seorang karib yang enggan disebut namanya.

Biasanya, secara alamiah, tunas bambu memang selalu tumbuh ke atas. Adalah sebuah keajaiban saat ada bambu yang tunasnya tumbuh ke arah sebaliknya atau saling berhadapan dengan tunas normal lainnya.

2 dari 2 halaman

Awas, Bambu Pethuk Palsu

Lantaran keunikannya ini, bambu pethuk dianggap bertuah. Ada yang meyakini bambu pethuk untuk keselamatan, penglaris usaha, hingga keberuntungan.

Terlepas dari kesaktian bambu pethuk, ada pula yang sekadar menyimpannya sebagai koleksi. Bambu pethuk dianggap sama uniknya dengan keris langka, perkakas peninggalan kerajaan, hingga keramik kuno Tiongkok.

Ia mengakui memang ada sebagian masyarakat yang meyakini keampuhan bambu pethuk. Hanya saja, ia bukan salah satu orang yang mempercayai itu.

“Itu milik teman saya, bukan punya saya,” ucapnya, 28 Februari 2019, menjelaskan foto yang diunggahnya sebulan lalu.

Tetapi, setelah diteliti lebih jauh, bambu pethuk itu diduga palsu. Hanya, ia tak menjelaskan bagaimana untuk membuktikan keaslian bambu pethuk tersebut.

Jika keberadaan bambu pethuk nyata, maka ia menganggapnya sebagai fenomena alam yang luar biasa. Sebab, dari semua hutan hingga cagar alam yang pernah dijelajahinya, tak pernah sekali pun ia mendapatinya di alam liar.

Namun, ia pun menyadari, tak semua fenomena alam bisa terjelaskan. Apalagi, dengan keilmuan masing-masing orang yang terbatas. Dan dia mengaku bukan orang yang berpretensi untuk menjelaskan apakah mungkin bambu pethuk tercipta secara alamiah.

“Ya mungkin saja bisa,” ucap dia.

Mitos bercampur pengetahuan masyarakat yang serba terbatas itu pun akhirnya membuat bambu pethuk dihargai sangat mahal. Dan itu, kerap dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya.

“Yang perlu diwaspadai adalah penipuan bambu pethuk palsu,” dia menambahkan.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lawan Thailand, Awan Setho Ingin Timnas U-22 Menang dalam 90 Menit

Jakarta – Awan Setho, kiper Timnas U-22 Indonesia, mengaku siap habis-habisan di laga final Piala AFF U-22 2019 lawan Thailand, Selasa (26/2). Dia pun mengaku siap jika laga tersebut harus diakhiri dengan drama adu penalti.

Namun, Awan Setho berharap agar Timnas U-22 Indonesia bisa menang dalam 90 menit pertandingan.

Latihan adu penalti sudah dilakukan sejak babak semifinal Piala AFF U-22 2019. Pada sesi latihan jelang final, pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri dan pelatih kiper, Hendro Kartiko, kembali memasukkan menu tersebut.

Hal itu dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan pemenang Piala AFF U-22 2019 harus ditentukan sampai babak tos-tosan tersebut. Apalagi Thailand sudah berpengalaman karena mengalahkan Kamboja melalui penalti di fase semifinal.

“Latihan hari ini soal persiapan untuk final. Kami sudah fokus untuk pertandingan final nanti. Kalau adu penalti, masuknya sudah ke arah keberuntungan atau tidak. Ya tinggal untung-untungan saja kalau sudah begitu,” kata Awan Setho kepada wartawan di Phnom Penh, Senin (25/2/2019).

2 dari 2 halaman

Tiga Kali Tampil

Awan Setho sejauh ini sudah tampil sebanyak tiga pertandingan di Piala AFF U-22 2019. Selama mengawal jala Timnas U-22 kiper berusia 21 tahun itu baru kebobolan sekali dan mencatatkan dua laga clean sheets.

“Semoga besok pada waktu normal kami sudah bisa meraih kemenangan sehingga tidak harus sampai adu penalti,” imbuh kiper Bhayangkara FC itu.



Liverpool Akan Meniru Taktik PSG untuk Kalahkan MU

Liputan6.com, Liverpool – Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengaku akan meniru strategi Paris Saint-Germain untuk mengalahkan Manchester United (MU). Kedua tim akan bentrok pada pekan ke-27 Liga Inggris di Old Trafford, Minggu (24/2/2019).

PSG menjadi satu-satunya referensi yang bisa diambil untuk mengalahkan MU di era Solskjaer. Sejak pria Norwegia itu ditunjuk menjadi manajer interim, Setan Merah baru sekali kalah, sekali imbang, dan sisanya menang. 

Kekalahan MU terjadi saat menjamu PSG pada leg pertama 16 besar Liga Champions di Old Trafford. Skornya juga menyakitkan 0-2. 

Namun, Klopp juga mengatakan Liverpool juga bisa belajar dari Tottenham Hotspur yang tampil bagus meskipun akhirnya takluk dari MU.  

“Ya, memang hanya PSG (yang bisa kalahkan MU), tapi sejujurnya Tottenham bermain sangat bagus melawan United. Jadi seperti apa cetak birunya? Mereka bermain sangat keren dengan bola, banyak mengumpan, dan sangat percaya diri, menguasai bola dengan bagus, dan mencetak gol di saat yang tepat,” kata Klopp, seperti dilansir Metro, Jumat (22/2/2019). 

“Saat menghadapi Chelsea mereka juga bermain sangat bagus tanpa Anthony Martial dan Jesse Lingard. Tapi, saat sebelum melawan PSG mereka memainkan lima atau enam pertandingan dengan line-up yang sama dan Anda harus mengubahnya dalam 15 menit,” papar Klopp menganalisis permainan MU.

“Jelas (perubahan cepat) tak bisa dilakukan dan PSG memanfaatkannya. Jadi, itu hanya sedikit keberuntungan untuk PSG,” tambahnya.

2 dari 2 halaman

Tak Beri Kesempatan Serangan Balik

Klopp juga mengakui PSG bermain sangat bagus di Old Trafford, serta tak banyak memberi kesempatan kepada MU untuk melakukan serangan balik. 

“Mereka bermain sangat bagus, dan bisa menguasai dalam segala situasi, tak memberikan kesempatan kepada MU untuk melakukan serangan balik, karena MU punya pemain sayap yang ofensif,” kata Klopp. 

“Anda harus benar-benar berkonsentrasi 100 persen (saat melawan MU). PSG mampu melakukannya dengan baik. Mencetak gol-gol bagus pada momen yang tepat dan itu sangat membantu dalam sepak bola,” imbuh pelatih asal Jerman itu. 

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan berikut ini:

Prediksi Timnas Indonesia U-22 Vs Malaysia: Jaga Peluang

Jakarta- Timnas Indonesia U-22 melakoni duel berat melawan Malaysia pada laga kedua Grup B Piala AFF 2019, Rabu (20/2/2019). Tak hanya mengejar gengsi duel antar negara serumpun, duel ini juga bisa menentukan nasib Indonesia ke babak selanjutnya.

Timnas Indonesia U-22 dan Malaysia U-22 sama-sama mengawali Piala AFF 2019 dengan kurang meyakinkan. Pasukan Garuda Muda hanya bermain imbang 1-1 melawan Myanmar U-22, sedangkan pasukan Harimau Malaya Muda takluk 0-1 dari tuan rumah, Kamboja U-22.

Hasil tersebut membuat Timnas Indonesia U-22 sementara berada di urutan kedua klasemen dan Malaysia U-22 menjadi juru kunci Grup B. Bisa dipastikan laga nanti akan berlangsung sengit, bertensi tinggi, dan dibumbui rivalitas panjang antarkedua tim.

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, sadar laga nanti sangat berpengaruh pada kelanjutan mereka di Piala AFF 2019. Andai meraih hasil imbang atau kalau, nasib Andy Setyo dkk akan ditentukan pada laga terakhir.

Para pemain Timnas Indonesia U-22 berlari santai saat latihan di Lapangan AUPP, Phnom Penh, Selasa (19/2). Latihan ini persiapan jelang laga Piala AFF U-22 melawan Malaysia. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Sadar hal tersebut sangat berisiko, Indra Sjafri optimistis timnya bisa mengalahkan Malaysia U-22. Pelatih asal Sumatra Barat itu menyebut, secara moral para pemainnya sudah unggul 2 hal jelang laga kontrak negara tetangga.

“Kami harus memiliki persiapan yang baik untuk pertandingan yang kedua. Yang jelas, kami punya kelebihan dari sisi moral,” kata Indra Sjafri.

“Yang pertama, kami sekarang memiliki 1 poin karena kemarin imbang, sedangkan mereka kalah. Yang kedua, kami bermain sore hari dan mereka bermain maLam. Keberuntungan-keberuntungan itu sudah kami hitung,” ujar pelatih berusia 56 tahun itu.

2 dari 3 halaman

Pantang Lengah

Namun, Indra Sjafri tentu tak boleh percaya diri berlebihan. Apalagi mantan pelatih Bali United itu punya catatan buruk ketika jumpa Malaysia. Indra Sjafri tercatat belum pernah menang dengan meraih sekali imbang serta dua kali kekalahan ketika menghadapi Malaysia bersama Timnas Indonesia U-19.

Timnas Malaysia U-22 jelang laga melawan Kamboja di Piala AFF U-22 2019 di Olympic Stadium, Phnom Penh, Senin (18/2/2019). (Bola.com/Dok. FAM)

Sementara itu, Malaysia U-22 tentu tak hanya berstatus sebagai tim penggembira di Piala AFF 2019. Mereka wajib meraih kemenangan atau harus pulang jika kembali menelan kekalahan.

Sayang, ambisi untuk bangkit yang sedang diusung Malaysia U-22 tak sejalan dengan kenyataan. Mereka harus kehilangan 2 pemain kunci pada laga melawan Timnas Indonesia U-22 yakni R. Kogileswaran yang mengalami cedera dan Daniel Haqim yang mendapatkan kartu merah pada laga perdana.

“Pada pertandingan kedua, kami harus mendapatkan satu atau tiga poin untuk membuka peluang ke babak selanjutnya. Masih ada pemain lain yang bisa mengisi slot yang ditinggalkan dan saya percaya mereka mampu menjalankan tugas dengan baik,” tegas Ong Kim Swee, pelatih Timnas Malaysia U-22.

3 dari 3 halaman

Prediksi Susunan Pemain

Prakiraan susunan pemain

Timnas Indonesia U-22 (4-3-3): Awan Setho (kiper), Samuel Christianson, Andy Setyo, Rachmat Irianto, Asnawi Mangkualam (belakang), Gian Zola, Luthfi Kamal, Hanif Sjahbandi (tengah), Osvaldo Haay, Witan Sulaeman, Marinus Wanewar (depan)

Pelatih: Indra Sjafri (Indonesia)

Malaysia U-22 (3-4-3): Haziq Nadzli (kiper), Dominic Tan Jun Jin, Ariff Farhan Md Isa, Dinesh Rajasingam (belakang), Nazirul Arif, Faisal Halim, Izzani Syahmi, Sharul Nizam (tengah), Hadi Fayyadh, Jafri, Safawi Rasid (depan)

Pelatih: Ong Kim Swee (Malaysia)

Benarkah Gempa Bumi Bisa Memindahkan Jutaan Karbon ke Palung Laut?

Liputan6.com, Tokyo – Pada 2011, gempa bermagnitudo 9,0 berkecamuk di lepas pantai Tohoku, Jepang, dan memicu tsunami besar yang menewaskan lebih dari 15.000 orang.

Efek global dari gempa Tohoku –yang sekarang dianggap sebagai lindu terkuat keempat sejak pendataan dimulai pada 1900– masih dipelajari.

Sejak saat itu, para ilmuwan memperkirakan bahwa gempa tersebut telah mendorong pulau utama Jepang sejauh 2,4 meter ke arah timur, menjebloskan daratannya sedalam 25 cm dari porosnya dan memperpendek hari menjadi sepersejuta detik, NASA melaporkan pada tahun 2011.

Tetapi bagi Arata Kioka, seorang ahli geologi di University of Innsbruck di Austria, efek gempa paling menarik dan misterius tidak dapat dilihat dengan satelit, tapi hanya dapat diukur di jurang terdalam samudra.

Dalam sebuah studi baru yang diterbitkan pada 7 Februari di jurnal Scientific Reports, Kioka dan rekan-rekannya mengunjungi Japan Trench –zona subduksi (di mana satu lempeng tektonik berada di bawah lempeng yang lain) di laut Pasifik, yang berada lebih dari 8.000 meter di titik terdalamnya.

Ia ingin menentukan banyaknya bahan organik yang dibuang di lokasi tersebut oleh gempa bersejarah itu. Tim menemukan bahwa sekitar satu teragram –atau 1 juta ton– karbon telah dibuang ke palung (Japan Trench) setelah gempa bumi Tohoku dan gempa susulan berikutnya.

“Ini jauh lebih dari yang kami harapkan,” kata Kioka kepada Live Science, yang dikutip oleh Liputan6.com pada Selasa (19/2/2019).

Tempat Terdalam Bumi

Jumlah besar karbon yang direlokasi oleh gempa bumi mungkin memainkan peran penting dalam siklus karbon global –proses alami dan lambat yang membuat karbon berputar melalui atmosfer, lautan dan semua makhluk hidup di Bumi, kata Kioka.

Palung Jepang adalah bagian dari zona hadal (terinspirasi dari Hades, dewa Yunani dari dunia bawah laut), yang mencakup tempat-tempat yang tersembunyi di lebih dari 3,7 mil (6 kilometer) di bawah permukaan laut.

“Zona hadal hanya menempati 2 persen dari total luas permukaan dasar laut,” jelas Kioka kepada Live Science. “Dan area ini mungkin kurang dieksplorasi, ketimbang Bulan atau Mars.”

Pada serangkaian misi yang didanai oleh beberapa lembaga sains internasional, Kioka dan rekan-rekannya menjelajahi Palung Jepang sebanyak enam kali, antara 2012 dan 2016.

Selama pelayaran ini, kru menggunakan dua sistem sonar yang berbeda untuk membuat peta resolusi tinggi tentang kedalaman palung.

Trik ini memungkinkan mereka untuk memperkirakan banyaknya sedimen baru yang telah ditambahkan ke dasar palung, seiring berjalannya waktu usai gempa dahsyat 2011 silam.

Untuk melihat perubahan kandungan kimia dalam sedimen itu, tim riset menggali beberapa inti sedimen dengan cara memanjang, dari bagian bawah palung.

Dalam panjang hingga 10 meter, masing-masing inti ini berfungsi sebagai semacam lapisan geologis yang menunjukkan cara serpihan-serpihan materi dari daratan dan laut menumpuk di bagian bawah palung.

Beberapa meter sedimen tampaknya telah dibuang ke palung pada tahun 2011, menurut Kioka. Ketika timnya menganalisis sampel sedimen ini di laboratorium yang ada di Jerman, mereka dapat menghitung jumlah karbon di setiap intinya.

Kru memperkirakan bahwa jumlah total karbon yang ditambahkan di seluruh palung mencapai satu juta ton.

Sebagai perbandingan, sekitar 4 juta ton karbon dikirim ke laut setiap tahun dari pegunungan Himalaya melalui sungai Gangga-Brahmaputra, Kioka dan rekan-rekannya menulis dalam studi mereka.

Seperempat dari jumlah itu akan berakhir di Palung Jepang setelah peristiwa seismik tunggal pada 2011.

Namun, Kioka dan rekannya masih belum mengetahui bagaimana karbon yang dibuang ke tempat-tempat terdalam Bumi masuk ke dalam siklus yang lebih luas.

Kendati demikian, zona subduksi seperti Palung Jepang mungkin telah membukakan sedimen karbon jalur yang relatif cepat ke interior Bumi, di mana akhirnya dapat dilepaskan ke atmosfer planet ini sebagai karbon dioksida selama letusan gunung berapi.


Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 3 halaman

Gempa Bolivia 1994 Kuak Keberadaan Gunung Misterius di Bawah Bumi

Sementara itu, sebuah penelitian baru mengungkapkan fitur dunia bawah tanah yang menyerupai struktur di permukaan Bumi. Jauh dari iklim panas yang menggelegak, ternyata ada banyak gunung di dalam planet ini.

Ahli geofisika dari Princeton University di Amerika Serikat dan Chinese Academy of Sciences menggunakan gema gempa besar yang melanda Bolivia pada dua dekade lalu, untuk menyatukan topografi di bawah Bumi.

Pada 9 Juni 1994, lindu bermagnitudo 8,2 mengguncang wilayah Amazon yang berpenduduk jarang di Amerika Selatan. Ini adalah gempa terparah yang pernah melanda Bolivia sepanjang sejarah, dengan guncangan dirasakan hingga ke Kanada.

“Gempa bumi sebesar ini tidak sering terjadi,” kata ahli geografi Jessica Irving, seperti dikutip dari Live Science, Sabtu 16 Februari 2019.

Titik fokus gempa diperkirakan ada di kedalaman di bawah 650 kilometer (sekitar 400 mil). Tidak seperti gempa yang menggiling kerak Bumi, energi dari “monster” ini juga dapat mengguncang seluruh mantel Bumi bak semangkuk jeli.

Getaran gempa itu menjadi salah satu yang pertama diukur pada jaringan seismik modern, memberikan para peneliti rekaman gelombang yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang memantul melalui interior planet kita.

Para periset menggambarkannya seperti gelombang suara ultrasonik yang mampu mengungkapkan perbedaan kepadatan jaringan di dalam tubuh, gelombang besar yang berdenyut melalui cairan di dalam Bumi saat keraknya bergetar, dapat digunakan untuk mengumpulkan bukti tentang apa yang terjadi di bawah Bumi.

Hanya baru-baru ini, para ahli geologi menggunakan penanda dalam gelombang ini untuk menentukan kekakuan inti Bumi. Mereka mengambil keuntungan dari intensitas gempa 1994 untuk mendeteksi hamburan gelombang, ketika guncangan lindu berpindah di antara lapisan dan mengungkapkan rincian batas atau zona transisi.

“Kita tahu bahwa hampir semua benda memiliki kekasaran permukaan dan karenanya menyebarkan cahaya. Itulah mengapa kita dapat melihat benda-benda ini –hamburan gelombang membawa informasi tentang kekasaran permukaan,” kata penulis utama studi ini, Wenbo Wu, seorang ahli geologi di California Institute of Technology.

“Kami menyelidiki gelombang seismik yang tersebar, bergerak di dalam Bumi, untuk membatasi kekasaran batas Bumi sejauh 660 kilometer,” imbuhnya.

Pada kedalaman tersebut, ada pembagian antara bagian bawah mantel yang lebih kaku dan zona atas yang tidak terlalu banyak tekanan, yang menciptakan diskontinuitas yang ditandai oleh munculnya berbagai mineral.

“Lubang terdalam yang pernah kami gali adalah sedalam 12 kilometer (7,5 mil), jadi tanpa terowongan skala Jules Verne, kami tidak tahu seperti apa zona transisi ini. Sampai sekarang,” lanjut Wu menerangkan.

Berdasarkan gelombang yang melintasi batas (zona transisi), para peneliti telah menyimpulkan bahwa titik pertemuan antara bagian atas dan bawah mantel Bumi adalah rangkaian gunung berbentuk zig-zag.

“Dengan kata lain, topografi yang lebih kuat daripada Pegunungan Rocky atau Appalachia ada di batas 660 kilometer,” kata Wu.

Garis ‘bergerigi’ ini memiliki implikasi signifikan bagi pembentukan Bumi. Sebagian besar massa planet kita terdiri dari mantel, jadi mengetahui bagaimana proses percampurannya dan perubahannya dengan mentransfer panas, bisa memberi tahu para ilmuwan tentang cara Bumi berkembang dari waktu ke waktu.

3 dari 3 halaman

Mengetahui Asal Muasal Bumi

Sementara itu, dengan mengetahui perincian gunung bawah tanah ini dapat menentukan nasib berbagai model yang menggambarkan sejarah geologi Bumi, yang terus berubah.

“Apa yang menarik dari hasil ini adalah bahwa mereka memberi kami informasi baru untuk memahami nasib lempeng tektonik kuno yang telah turun ke mantel, dan di mana bahan mantel kuno mungkin masih berada,” Irving menjabarkan.

“Mungkin itu bukan tempat yang mudah untuk dijelajahi, tetapi dunia yang hilang di bawah kaki kita masih menyimpan petunjuk tentang masa lalu umat manusia, jika kita tahu ke mana harus mencari,” pungkasnya.

Penelitian tersebut kini telah dipublikasikan di jurnal ilmiah Science (Anda dapat mengunjungi tautan berikut: science.sciencemag.org/content/363/6428/736).

Gawang Vallecano Sasaran Empuk Griezmann

JakartaAntoine Griezmann menjadi kunci kemenangan Atletico Madrid atas Rayo Vallecano. Catatan bagus Griezmann ke gawang Vallecano pun berlanjut.

Atletico memetik kemenangan 1-0 atas Vallecano saat bertanding di Estadio de Vallecas, Sabtu (16/2/2019) malam WIB. Griezmann menjadi pemecah kebuntuan dengan gol yang dibukukan pada menit ke-73.

Gol itu sedikit berbau keberuntungan, tendangan jarak dekat Griezmann membentur bek Vallecano hingga berbelok arah. Kiper Vallecano, Stole Dimitrievski, tak bisa menjangkau bola.

Dengan gol ini, Griezmann pun meneruskan catatan bagus saat Atletico mennghadapi Vallecano. Dalam catatan Opta, dia membukukan delapan gol dalam enam pertandingan terakhir.

Tak cuma itu, Griezmann juga disebut menjadi pemain paling berpangruh dengan gol-golnya.

Gol Griezmann bernilai 13 poin untuk Atletico. Pemain 27 tahun ini juga menjadi pemain kelima Atletico yang berhasil menembus milestones 130 gol bersama tim.

(cas/yna)