Gubernur Sultra: Jangan Euforia Turun ke Jalan, Jaga Keamanan

Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi, mengimbau warganya tak terprovokasi isu turun ke jalan. Dia meminta warga bersabar menunggu hasil resmi KPU.

“Jangan bereuforia, turun ke jalan seakan-akan calonnya sudah menang. Kita jaga Sultra ini supaya aman, tertib dan terkendali,” kata Ali Mazi di Kendari, yang dilansir Antara, Jumat (19/4/2019).

Meski hasil quick count sudah keluar, Mazi, tetap meminta para pendukung capres menunggu keputusan KPU. Hasil quick count, menurut Mazi, juga masih berubah dengan hitungan resmi.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat Sultra, khususnya pendukung pasangan capres-cawapres, caleg DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota agar menahan diri serta tidak melakukan perayaan serta euforia berlebihan.

“Sultra memiliki potensi sumber daya alam melimpah, sehingga lebih baik kita bahas soal program kerja gubernur daripada turun di jalan. Tidak ada gunanya turun di jalan cuma mutar-mutar membuat masalah baru,” ujarnya.

Gubernur Sultra berharap masyarakat dapat menjaga keamanan di Sultra yang sudah terjalin sangat baik.

“Urusan penyelenggaraan pemilihan menjadi tanggung jawab KPU, sedangkan Bawaslu bertugas mengontrol pelaksanaan pemilihan. 2 lembaga tersebut bekerja sesuai undang-undang yang berlaku. Masyarakat menunggu hasilnya 22 Mei 2019,” tegas Ali Mazi.
(rvk/fdn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Petugas Keamanan Pemilu di Sulsel Terancam Migrain

Liputan6.com, Makassar – Migrain mengancam petugas keamanan Pemilu 2019 di Sulawesi Selatan lantaran aktivitas yang padat dan kurang istirahat.

“Bagaimana tidak migran pak. Istirahat kurang sejak jelang hingga pelaksanaan hari H Pemilu 2019. Tapi semangat tetap kami jaga demi pelaksanaan Pemilu berjalan aman dan lancar tanpa ada gangguan,” kata David, salah seorang Bintara Polisi di Makassar saat ditemui di sela-sela menjaga keamanan penyelenggaraan Pemilu di Lapas Klas 1 Makassar.

Kondisi kesehatan dan waktu berkumpul dengan keluarga, bagi David, merupakan urusan kedua. Yang utama kata dia, bagaimana pelaksanaan Pemilu 2019 di daerahnya bisa berjalan sesuai harapan bersama. Yakni aman dan sukses tentunya.

“Yang kebanyakan kena sakit migran itu rata-rata personil yang sudah berusia tua. Saya sendiri agar menjaga badan agar fit dan tidak lengah dengan menikmati kopi pahit tanpa gula,” ujar David.

Ia berharap perjuangan keras dan semangat lebih dari para petugas pengamanan Pemilu 2019, dapat berbuah hasil yang sesuai yang diharapkan bersama.

“Yakni Pemilu 2019 berjalan sukses dan kondusif. Itulah harapan besar kita semua. Amin,” David menandaskan. 

 * Ikuti Hitung Cepat atau Quick Count Hasil Pilpres 2019 dan Pemilu 2019 di sini

 Simak juga video pilihan berikut ini:

Petugas menyiagakan 1.200 personel gabungan untuk menjaga jalannya pemilu 2019 di berbagai TPS di Jakarta Utara.

Kapolda: Tak Ada Peningkatan Status Keamanan Jakarta Jelang Pemungutan Suara

Gatot mengatakan, apabila dalam perkembangan di lapangan terjadi potensi peningkatan kerawanan, seperti meningkatnya dukungan terhadap pasangan tertentu atau potensi terjadinya konflik sosial, maka baik TNI dan Polri akan mempertebal kekuatan pasukan.

“Kita akan memberikan yang terbaik kepada masyarakat untuk masyarakat menjadi aman, nyaman untuk datang ke TPS dan kita jamin itu. Jangan takut dan jangan ragu untuk datang ke TPS untuk memilih sesuai dengan kehendak mereka masing-masing,” kata Gatot.

Sementara itu, Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono menegaskan bahwa saat ini wilayah Jakarta dan sekitarnya berada dalam kondisi yang aman dari berbagai bentuk ancaman dan gangguan menjelang Pemilu 17 April 2019.

“Kita akan deteksi dan akan kita cegah sedini mungkin (ancaman dan gangguan) sehingga pada kegiatan pemilu demokrasi, pesta demokrasi tanggal 17 April dan pasca-nya, kita berharap semuanya dapat berlangsung dengan aman dan damai,” ujar Eko.

Awas! Ada Kerentanan Keamanan di Browser Bawaan Xiaomi

Jakarta – Jika kamu memakai smartphone besutan Xiaomi dan menggunakan browser bawaannya diharapkan berhati-hati. Sebab ditemukan kerentanan keamanan pada Mi Browser dan Mint Browser versi global.

Dilansir dari laman The Hacker News, Senin (7/4/2019), kerentanan yang diidentifikasi sebagai CVE-2019-10875 ini ditemukan oleh peneliti keamanan independen Arif Khan. Dia mendapati masalah akses tidak sah pada bar alamat yang dikarenakan adanya celah di interface browser.

Hal itu memungkinkan situs web jahat dapat mengontrol URL yang ditampilkan di bagian bar alamat browser. Sehingga pengguna mengira mengunjungi situs web terpercaya, ternyata disajikan konten phishing atau berbahaya. Arif Khan telah melaporkan masalah ini ke Xiaomi. Atas temuannya ini dia diberikan hadiah USD 198 (USD 99 untuk Mi Browser dan USD 99 untuk Mint Browser) oleh perusahaan besutan Lei Jun itu.

Sayangnya meski sudah menerima laporan, Xiaomi belum menangani masalah tersebut. Laman The Hacker News telah pula menghubungi Xiaomi dua hari sebelum menebitkan laporannya. Namun respon yang diterima tidak sesuai harapan.

“Saya ingin memberi tahu Anda bahwa sampai saat ini tidak ada pembaruan resmi mengenai masalah ini. Namun, kami meminta Anda untuk tetap terhubung dengan halaman forum untuk perincian lebih lanjut dalam hal ini,” kata pihak Xiaomi.

Jadi selama belum ada update, disarankan Anda tidak menggunakan browser bawaan di perangkat Xiaomi. Kamu bisa menggunakan Chrome, Firefox atau Opera sebagai alternatifnya.

[embedded content] (afr/afr)

Ini Bukti TNI-Polri Siap Jamin Keamanan Pemilu 2019 di Jateng

Liputan6.com, Solo – TNI dan Polri siap menjamin keamanan di wilayah Jawa Tengah saat pesta demokrasi Pilpres dan Pileg pada Pemilu 2019 digelar serentak. 

“Semua kekuatan personel baik dari TNI dan Polri sudah dipersiapkan untuk pengamanan Pemilu 2019, sehingga pelaksanaan sukses dan kondusif,” kata Kepala Polda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, di sela acara Kunker Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian di Mapolresta Surakarta, Jumat, 5 April 2019 yang dilansir Antara

Irjen Pol Condro menambahkan, bahwa jumlah personel untuk mengamankan Pemilu di Solo Raya pihaknya akan menurunkan Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Mabes Polri sebanyak dua satuan setingkat kompi (SSK).

Dua SSK itu terdiri dari pasukan Brimob Polda Kalteng dan Bengkulu yang ditempatkan di Kota Solo, dari pasukan Brimob Polda Jateng satu SSK, serta didukung dari TNI.

Sedangkan untuk wilayah Jateng pihaknya akan menambah 4 SSK atau 400 personel yang direncanakan akan ditempatkan di eks Keresidenan Kedu. Karena di daerah ini yang mendapatkan prioritas kedua setelah Solo. 

“Kami tahu sebelumnya ada konflik pada saat digelar rapat kampanye umum beberapa waktu lalu, dan satu SSK lagi untuk wilayah di eks Keresidenan Banyumas,” kata Kapolda didampingi Pangdam IV/Diponegoro Mayjen (TNI) Mochamad Effendi.

Kekuatan-kekuatan tersebut tentunya ingin wilayahnya tetap aman dan kondusif. Untuk itu Condro mengharapkan semua kontestan baik Pilpres maupun Pileg ikut menjaga kondusifitas di Jateng.

Oleh karena itu, Kapolda mengharapkan pimpinan Parpol dan ketua tim sukses masing-masing paslon untuk bisa mengendalikan, mengarahkan, menginstruksikan kepada semua peserta kampanye untuk menggunakan kendaraan secara tertib sesuai aturan lalu lintas.

“Hal ini, saya lihat di Banyumas tidak ada motor berknalpot brong, dan juga di Pekalongan, Brebes dan Slawi. Saya melihat yang ada di eks Keresidenan Surakarta, dan Kedu. Dua wilayah ini, yang harus menjadi prioritas di Jateng,” katanya.

Pihaknya sudah membuat surat untuk para pimpinan parpol untuk mentaati peraturan lalu lintas, dan menghargai jadwal yang sudah ditetapkan oleh KPU. Kedua paslon harus bisa saling menghargai.

Kapolri dan Panglima TNI menyampaikan pesan agar terus mengajak para ulama dan tokoh masyarakat untuk mendinginkan suasana supaya pesta demokrasi Pemilu 2019 berjalan aman dan kondusif.

Meski Akui Peran MCAS, Boeing Tegaskan Keamanan Mendasar 737 MAX 8

Washington DC – Meski mengakui peran sistem anti-stall atau MCAS dalam tragedi jatuhnya Ethiopian Airlines dan Lion Air, raksasa penerbangan Amerika Serikat, Boeing menegaskan pesawat jenis Boeing 737 MAX 8 memiliki ‘keamanan mendasar’. Boeing berjanji mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan 737 MAX 8 memiliki kelaikan terbang.

Laporan awal yang dirilis otoritas Ethiopia pada Kamis (4/4) menempatkan Boeing di bawah tekanan lebih besar. Laporan itu mengungkapkan bahwa pilot Ethiopian Airlines ET 302 berjuang melawan sistem anti-stall yang terus-menerus memposisikan hidung pesawat ke bawah saat mengudara.

Sistem anti-stall, yang juga disebut sebagai Sistem Augmentasi Karakteristik Manuver (MCAS), dirancang untuk secara otomatis menurunkan hidung pesawat jika sistem mendeteksi adanya posisi stall atau berkurangnya kecepatan di udara. Menurut laporan otoritas Ethiopia, sebuah sensor yang mengalami malfungsi dalam penerbangan Ethiopian Airlines bulan lalu, telah mengirimkan data yang tidak benar kepada sistem kontrol penerbangan pada pesawat jenis 737 MAX 8 itu.

“Kami tetap yakin pada keselamatan mendasar 737 MAX,” tegas CEO Boeing, Dennis Muilenburg, dalam pernyataannya merespons laporan otoritas Ethiopia, seperti dilansir AFP, Jumat (5/4/2019).

“Semua yang terbang dengan pesawat itu — para penumpang, awak penerbangan dan pilot, termasuk keluarga dan teman-teman kami sendiri, pantas mendapatkan yang terbaik. Ketika MAX kembali ke udara dengan perubahan software pada fungsi MCAS, pesawat itu akan ada di antara pesawat-pesawat paling aman yang pernah terbang,” ucap Muilenburg.

Terlepas dari itu, Muilenburg mengakui terjadinya ‘aktivasi keliru’ pada sistem MCAS Boeing 737 MAX 8. Sistem itu dirancang untuk mencegah posisi stall namun malah membuat Ethiopian Airlines ET 302 dan Lion Air JT 610 jatuh. Dalam pernyataannya ini, Muilenburg yang mewakili Boeing, untuk pertama kalinya mengakui peran sistem MCAS dalam dua tragedi tersebut.

Sistem MCAS disebut merespons data yang salah dari sensor angle-of-attack, yang menunjukkan pesawat bergerak terlalu ke atas dan berisiko mengalami posisi stalling. Angle-of-attack atau AOA merupakan sudut antara chordline sayap dengan arah udara yang melewati sayap pesawat. Masalah yang dialami Ethiopian Airlines mirip dengan masalah yang muncul dalam penerbangan Lion Air JT 610 yang jatuh pada Oktober 2018 lalu.

“Jelas terlihat bahwa dalam kedua penerbangan (Ethiopian Airlines dan Lion Air), Sistem Augmentasi Karakteristik Manuver, yang dikenal sebagai MCAS, diaktifkan sebagai respons atas informasi angle-of-attack yang keliru,” sebut Muilenburg dalam pernyataan pada Kamis (4/4) waktu setempat.

“Sejarah industri kita menunjukkan bahwa sebagian besar kecelakaan disebabkan oleh rantai kejadian. Ini yang menjadi persoalan dalam hal ini, dan kami tahu kami bisa memutus salah satu tautan rantai dalam dua kecelakaan ini,” ujar Muilenburg.

“Seperti yang telah diberitahukan para pilot kepada kami, aktivasi keliru pada fungsi MCAS bisa menambahkan pada lingkungan dengan beban kerja yang sudah tinggi. Menjadi tanggung jawab kami untuk menghilangkan risiko ini. Kami bertanggung jawab dan kami tahu bagaimana untuk melakukannya,” imbuhnya.

Laporan otoritas Ethiopia menyebutkan bahwa hidung pesawat Ethiopian Airlines ET 302 yang terbang ke Nairobi pada 10 Maret lalu, terus menukik sebanyak empat kali tanpa input dari pilot. Autopilot kemudian dimatikan dan kapten pesawat menyerukan ‘pull up‘ sebanyak tiga kali kepada kopilot, sambil keduanya terus berjuang mengendalikan pesawat.

Tiga menit setelah lepas landas dan tiga menit sebelum pesawat jatuh, kapten pesawat meminta kopilot mencoba sistem manual trim, yang mengubah ketinggian pesawat. Kopilot menjawab sistem itu tidak berfungsi dengan baik. Keduanya lantas meminta izin untuk kembali ke Addis Ababa namun semuanya telah terlambat. Pesawat menukik dalam sudut 40 derajat, menghantam sebuah lapangan di luar Addis Ababa dengan kecepatan 500 knot atau setara 920 kilometer per jam.

Kedua mesin pesawat terbenam ke tanah hingga kedalaman 10 meter. Kecelakaan ini menciptakan sebuah kawah selebar 28 meter dan sepanjang 40 meter, dengan serpihan puing pesawat tersebar hingga radius 300 meter. Sedikitnya 157 orang dari 30 negara tewas dalam kecelakaan nahas ini.

“Tak akan ada yang bisa selamat dalam kecelakaan ini,” sebut Menteri Transportasi Ethiopia, Dagmawit Moges, dalam konferensi pers pada Kamis (4/4) waktu setempat.

(nvc/ita)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sandi Janjikan 1,5 Persen PDB untuk Anggaran Pertahanan dan Keamanan

Jakarta – Cawapres Sandiaga Uno menjanjikan 1,5 persen dari PDB (Produk Domestik Bruto) untuk anggaran pertahanan dan keamanan. Menurut dia, angka itu sangat realistis mengingat kondisi geografis Indonesia sama dengan Benua Eropa.

“Kita sudah memutuskan 1,5 persen untuk anggaran pertahanan dari PDB kita untuk pertahanan dan keamanan. 1,5 persen itu saya rasa jauh lebih realistis untuk wilayah seluas Indonesia yang sama dengan wilayah Eropa dari Sabang-Merauke, Miangas-Pulau Rote. Jadi kita perlu anggaran besar 1,5 persen dari PDB,” kata Sandiaga di Rumah Siap Kerja, Jalan Wijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (30/3/2019).

Sandiaga juga mengusulkan agar Ditjen Pajak dipisah dari Kementerian Keuangan. Jika terpilih sebagai wakil presiden, Sandiaga akan mengoptimalkan Ditjen Pajak untuk meningkatkan tax rasio.

“Kita akan realisasikan itu karena punya kemampuan meningkatkan sumber pendanaan karena pemerintahan kita akan memisahkan Kemenkeu dan Ditjen Pajak. Sehingga Ditjen Pajak jadi badan terpisah yang bertanggung jawab langsung kepada presiden. Tugasnya meningkatkan tax ratio kita ke angka 15-16 persen. Itu yang jadi sumber pendanaan kita pada sektor pertahanan dan keamanan,” ujarnya.

Sandiaga ingin memastikan peningkatan anggaran itu dapat menguatkan sistem pertahanan Indonesia. Hal itu lah yang menjadi poin utama Prabowo dalam debat capres.

“Itu terobosan baru yang sudah kita umumkan. Kita juga ingin pastikan kedaulatan udara dan laut kita bisa kita tingkatkan dengan anggaran tersebut. Dan yang tadi disampaikan Prabowo, jika kita punya kedaulatan ekonomi, pangan, energi, dan air kita akan punya posisi tawar kuat,” ujar dia.

Dia pun berharap Indonesia menjadi negara yang disegani oleh negara lain. Sandiaga ingin Indonesia bisa berperan lebih dalam kancah internasional.

“Memiliki posisi tawar yang kuat, jadi untuk tadi hubungan internasional bagaimana Indonesia bisa memainkan peran diplomasi bukan karena Indonesia hanya negara yang baik ramah dan suka tersenyum. Tapi karena kita disegani. Itu yang kita harapkan,” imbuhnya.
(knv/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jokowi Akan Sampaikan Penanganan Keamanan di Papua saat Debat Keempat Pilpres

Liputan6.com, Jakarta – Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi akan menyampaikan kinerja pemerintah selama 4,5 tahun menangani keamanan di Papua dalam debat keempat Pilpres 2019 hari ini. Tema debat keempat ini mengangkat tentang Ideologi, Pertahanan dan Keamanan, Pemerintahan, serta Hubungan Internasional.

“Saya rasa ini adalah wilayah dimana Pak Jokowi sangat otoritatif untuk menjelaskan kepada publik bagaimana perhatian presiden bukan komitmen kosong. Tapi banyak sekali yang sudah dilakukan,” ujar Deputi V Kepala Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodhawardani di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat 29 Maret 2019.

Menurut dia, Jokowi tak hanya peduli pada kesejahteraan ekonomi dan sosial di Papua saja. Jaleswari mengatakan mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga sangat konsen terhadap keamanan masyarakat Papua.

Jaleswari lalu mencontohkan keamanan di Kabupaten Nduga, Papua. Saat wilayah itu bergejolak, Jokowi langsung responsif memberikan instruksi pengamanan di titik-titik tertentu.

“Ketika ada gelar pasukan di sana, itu bukan berarti seluruh Nduga dikuasai TNI itu enggak tapi kita harus meletakkan persoalan keamanan Papua secara hati-hati,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa dalam kondisi seperti itu pendekatan keamanan diperlukan agar wilayah Papua tetap kondusif. Jaleswari menyebut pemerintah saat ini melakukan pendekatan keamanan yang terukur berdasarkan hasil kajian, analisis, dengan berbagai perspektif yang sudah dipertimbangkan.

Baggage Wrap: Keamanan Lebih untuk Koper Bagasi Anda via Traveloka App

Liputan6.com, Jakarta Selain keamanan diri sendiri dan orang-orang tercinta saat traveling, keamanan koper bagasi juga jadi hal yang wajib diperhatikan. Kamu pastinya membawa barang-barang berharga yang akan berguna selama di kota tujuan. Hilang atau rusaknya barang bawaan akan buat perjalanan, baik itu untuk keperluan bisnis maupun liburan bersama keluarga, jadi tidak menyenangkan.

Untuk itu, ada baiknya memberikan keamanan ekstra untuk koper atau barang bawaan kamu yang akan dimasukkan ke dalam bagasi. Memilih koper dengan material kokoh pastinya pilihan yang tepat apalagi barang bawaan kamu cukup banyak. Menambahkan gembok koper biasa juga pilihan bijak untuk menambah keamanan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Selain itu semua, koper bagasi kamu juga akan aman pakai baggage wrap yang tersedia di bandara dan bisa dibeli via Traveloka App. Kamu tinggal melakukan online check-in dari aplikasi Traveloka dan memesan layanan bandara yang satu ini. Berikut beberapa hal yang wajib diperhatikan kala menggunakan layanan baggage wrap.

1. Pastikan koper bagasi kamu aman

Saat tiba di bandara dan ingin koper kamu di-wrapping, hal yang wajib kamu lakukan adalah mengeceknya lagi. Pastikan semua barang yang mau dibawa ke dalam kabin pesawat sudah kamu ambil dari dalam koper. Lalu, tutup rapat semua ritsleting atau pengunci koper kamu lainnya.

2. Berikan pelindung ekstra dengan baggage wrap

Layanan baggage wrap menggunakan sebuah plastik tebal berlapis untuk melindungi seluruh bodi koper. Plastik ini berikan perlindungan ekstra supaya koper lecet atau sobek saat tergesek di dalam bagasi pesawat. Selain itu, koper juga akan semakin sulit terbuka tanpa sengaja dan mencegah barang-barang kamu keluar dari koper. Pastinya, koper kamu akan tahan air dengan plastik pelindungnya.

3. Baggage wrap bisa kamu beli via Traveloka App

Kamu bisa mendapatkan layanan bandara baggage wrap dengan lebih mudah melalui aplikasi Traveloka. Tinggal melakukan online check-in penerbangan kamu lewat aplikasi Traveloka. Setelah mengisi data diri lengkap, kamu bisa memesan layanan bandara baggage wrap.

Traveloka pun memberikan banyak pilihan untuk metode pembayarannya, seperti transfer bank, kartu kredit, dan pembayaran di minimarket terdekat. Setelah pembayaran berhasil, kamu akan mendapatkan voucher yang akan dikirimkan ke halaman My Booking di aplikasi Traveloka dan email kamu. Tunjukkan voucher ini kepada petugas di bandara dan koper kamu akan langsung di-wrap.

4. Bagasi aman, perjalanan lebih tenang

Dengan layanan baggage wrap, kekhawatiran kamu akan koper bagasi akan hilang. Koper bagasi kamu sudah terlindungi dari guncangan, gesekan, dan benturan yang bisa saja terjadi di dalam pesawat. Jika sudah begini, penerbangan kamu pun akan semakin nyaman tanpa perlu lagi memikirkan keamanan koper bawaan kamu di dalam bagasi pesawat.

5. Beli tiket pesawat semakin mudah dan lebih mudah dengan Traveloka

Selain keamanan terjamin, memesan tiket pesawat dari Traveloka pun semakin mudah dengan Traveloka apa pun kebutuhan penerbangan kamu. Mau liburan bareng keluarga atau perjalanan bisnis ke luar kota, tinggal pesan tiket pesawat saja dari Traveloka dan kamu akan mendapatkan penawaran terbaik di dalamnya.

Traveloka melayani penerbangan ke banyak destinasi kota dan tempat wisata, serta bekerja sama dengan banyak maskapai yang bisa kamu pilih. Tidak perlu bingung dengan sistem pembayarannya karena Traveloka pun memberikan banyak pilihan metode pembayaran dan pastinya semua dijamin keamanannya.

Nah, sudah mengatur liburan berikutnya di tahun ini? Jangan lupa untuk pesan tiketnya lewat Traveloka yang akan memudahkan perjalanan kamu dari pergi sampai kembali dari liburan.

(Adv)

Keamanan di Nduga Papua Akan Dapat Perhatian Khusus Saat Pemilu

Tiga anggota Brimob Polda Papua terkena tembak di Lapangan terbang Mugi, Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, saat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata(KKB), pada Rabu, (20/3/2019) pagi sekitar pukul 07.30 WIT.

Saat itu, ketiga anggota Brimob tersebut sedang mengamankan bandara saat helikopter sedang mendistribusikan logistik.

Ketiga anggota Brimob tersebut adalah Bharada A yang tekena tembakan pada bahu kanan dan lengannya, lalu Bharada RFK yang tertembak pada dada kanan dan ketiak bagian bawah, dan yang terakhir adalah Ipda AR yang tertembak di bahu kiri hingga peluru menembus punggungnya. 

Informasi yang diterima Liputan6.com, salah satu dari tiga anggota Brimob yang adu tembak dengan KKB itu meninggal dunia, dia adalah Bharada A yang terluka di bahu kanannya. 

“Benar, salah satu di antaranya gugur,” kata Kapolda Papua, Irjen Pol Martuani Sormin, Rabu (20/3/2019).

Bharada A yang gugur usai baku tembak dengan KKB itu kini disemayamkan di Markas Komando Brimob Detasemen B Mimika. Jenazah Bharada A rencananya akan segera diterbangkan ke Jakarta.