Katedral Notre Dame de Paris, Ikon Bersejarah di Prancis Terbakar

Liputan6.com, Paris – Nyala api dan asap tebal mengepul dari Katedral Notre Dame de Paris, Prancis pada Senin 15 April 2019, malam waktu setempat. Tampa api menyebar dengan cepat dan menguasai katedral, termasuk menara lonceng.

Dari video yang beredar, diketahui puncak menara condong ke satu sisi kemudian runtuh ke bagian atap yang terbakar.

Segera para petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke gereja, berusaha meredam api. Sebanyak 400 personel petugas diluncurkan dalam operasi tersebut, sebagaimana dikutip dari CNN pada Selasa (16/4/2019).

Sayangnya, petugas mengalami kesulitan untuk mencapai lokasi, yang terletak di sebuah pulau di Paris, Prancis pada jam sibuk sore hari. Polisi mengatakan di Twitter bahwa masyarakat harus menghindari daerah itu dan membiarkan kendaraan darurat masuk ke tempat kejadian.

Dalam suasana genting itu, Menteri Dalam Negeri Prancis Christophe Castaner mengatakan tindakan luar biasa sedang diambil untuk mencoba menyelamatkan katedral.

Jean-Claude Gallet, komandan jenderal Pemadam Kebakaran Paris, Prancis mengatakan pihak berwenang mengetahui adanya kebakaran dari sebuah telepon layanan darurat.

“Kami sedang mengevakuasi karya seni paling berharga yang sedang dilindungi,” kata Gallet.

Gallet mengatakan sekitar pukul 22.00 bahwa risiko berikutnya adalah jika lonceng besar jatuh karena kobaran api.

“Jika lonceng ini jatuh, maka hal itu sama dengan menara yang runtuh. (Saat ini) ada petugas pemadam kebakaran di dalam dan di luar. Satu setengah jam berikutnya akan menjadi sangat penting,” katanya kepada wartawan di tempat kejadian, mengenai kebakaran yang mengancam menara utara.

“Kita harus memenangkan pertempuran ini dan menghalangi penyebaran api,” katanya. “Tindakan paling efisien adalah dari dalam. Kami tidak yakin apakah kami akan dapat menghentikan penyebaran api ke menara Utara.”

Hingga saat ini, masih belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *