Kasus Hakim PN Jakpus Pose ‘Dua Jari’ Diserahkan ke Bawaslu Jakpus

Jakarta – Viral foto hakim ad hoc Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang berposes 2 Jari. Bawaslu RI mengatakan penanganan kasus itu diserahkan ke Bawaslu Jakarta Pusat.

“Kita akan coba (Bawaslu) Jakarta Pusat bagaimana dia, sekarang saya masih belum dapat laporannya,” ujar anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar saat dihubungi detikcom, Kamis (14/2/2019).

Fritz mengatakan pihaknya akan mendengar laporan dan pandangan dari Bawalsu Jakarta Pusat. Apakah terindikasi masuk sebagai dugaan pelanggaran netralitas ASN.
“Nanti saya akan lihat dulu, bagaimana temuan dari pada teman-teman hasil pandangan mereka gimana terkait ini. Apakah mungkin akan dipanggil untuk diklarifikasi, bisa juga karena ada dugaan pelanggaran netralitas,” ujar Fritz.

Fritz mengatakan kasus ini nantinya dapat ditangani oleh Bawaslu Jakarta Pusat atau DKI Jakarta sesuai lokasi kejadian. Namun, dia mengatakan pihaknya tetap akan menerima bila terdapat laporan yang masuk ke Bawaslu RI.

“Sebenarnya itu ada di dalam kewenangan mereka, kalaupun ada laporan ke kita bisa kita kirimkan. Nanti Bawaslu Pusat akan memonitor bagaimana perkembangan dari kasus ini,” sambungnya.

Terkait pose dua jari tersebut, sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) membantah para hakim ad hoc tipikor yang foto berpose ‘dua jari’ terkait dukungan kepada pasangan calon di Pilpres 2019. Para hakim yang berada di foto tersebut sudah dimintai keterangan oleh Ketua PN Jakpus Yanto.

Yanto membantah keras foto-foto itu terkait pilpres atau keberpihakan politik. Ia menyebut gaya itu membentuk pistol bukan salam dua jari.

Sebelumnya, foto itu menampilkan 10 hakim memakai toga merah. Satu di antaranya perempuan dan berjilbab. Mereka dengan senyum lebar berfoto bersama dengan jari jempol dan telunjuk mengacung. Bentuk jari itu menyerupai salam yang bisa digunakan oleh tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam kampanye.
(dwia/idh)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *