Kisah Anak Pekerja Serabutan Lolos Seleksi CPNS 2018

Liputan6.com, Jakarta – Oktober 2018 lalu menjadi saat yang penuh tanda tanya bagi Fauzi Rizki Arbie (25). Betapa tidak, saat itu kontrak Fauzi di Dinas Perpustakan Kota Bandung tidak diperpanjang.

Apalagi ayahnya bekerja serabutan, kadang bekerja tetapi kadang juga tidak, sementara ibunya sebagai ibu rumah tangga. Kebetulan saat itu ayah Fauzi, Amirudin Arbie, mendapat panggilan bekerja sebagai mandor bangunan di Lombok, NTB.

“Ayah saya kerjanya serabutan, ketika ada kerjaan ya kerja, ketika gak ada ya dia gak kerja,” ujar Fauzi, seperti dikutip dari laman Menpan.

Sejak itu, Fauzi tinggal berdua dengan ibunya, Nenny Mulyanie, di kota yang berjuluk Paris van Java. Dalam kondisinya yang menganggur, ia mengaku tidak tenang. Pasalnya, sebagai anak laki-laki, ia merasa bertanggungjawab terhadap ibunya.

“Sempat tidak tenang, tak ada kegiatan untuk menambah penghasilan orang tua,” lanjutnya bercerita.

Kondisi tersebut mendorong Fauzi untuk berusaha keras memperoleh pekerjaan yang mapan, yakni menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang merupakan impiannya.

Kebetulan, saat itu pemerintah sedang membuka seleksi CPNS Tahun Anggaran 2018 (CPNS 2018). Berbekal pengalaman bekerja di pemerintahan, Fauzi mendaftarkan diri pada rekrutmen CPNS 2018. Ia mendaftar pada formasi pengelola teknik informasi bidang monitoring dan evaluasi di Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Perjuangan dimulai saat melakukan pendaftaran secara online. Tiga hari ia mencoba mendaftar di web resmi Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN), namun selalu gagal karena banyaknya orang yang hendak mendaftar.

Ia juga mengakui, dengan latar belakang pendidikan D-III, agak sulit untuk mencari posisi yang tepat. Sebelumnya, ia menempuh pendidikan teknik komputer di Politeknik Piksi Ganesha Bandung.

Akhirnya, Fauzi memantapkan pilihannya di Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), meskipun formasinya hanya satu, yang membuatnya pesimis.

Dua minggu berlalu. Saat pengumuman seleksi administrasi, ia menemukan namanya berhak ikut ke tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Ia sadar sepenuhnya bahwa SKD dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) ini tak dimungkinkan ada kecurangan atau ‘titipan’. Ia pun menyiapkan diri dengan belajar keras, karena hanya kemampuannya sendiri yang bisa menolongnya, selain kekuatan doa kepada Tuhan YME.

Selama 100 menit, ia berkutat dengan kumpulan soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), dan Tes Intelegensia Umum (TIU). Untuk lolos, Fauzi harus memenuhi ambang batas dari tiap-tiap kelompok soal.

Hasil keringatnya pun langsung tertera saat ia selesai mengerjakan soal. Hasilnya, Fauzi mendapat nilai 70 untuk TWK, 100 untuk TIU, dan 136 untuk TKP.

“Nilai saya tidak memenuhi passing grade di bagian TKP dan TWK. Saya hanya bisa berdoa, kalau memang sudah rejeki mungkin ada cara lain,” imbuh Fauzi, yang gemar naik gunung ini.

2 dari 3 halaman

Adanya Peraturan Baru, Fauzi Jadi Lolos CPNS

Tanpa disangka, Kementerian PANRB kemudian mengeluarkan Peraturan Menteri PANRB No. 61/2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan Formasi PNS dalam Seleksi CPNS Tahun 2018.

Adanya regulasi yang mengatur soal ranking itu, menguntungkan Fauzi yang mendapat nilai kumulatif cukup tinggi pada SKD. Anak terakhir dari dua bersaudara ini pun dinyatakan lolos dan berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Dalam benaknya, yang ia tahu SKB tidak berbeda jauh dengan SKD yang berbasis CAT. Ia kaget saat membaca pengumuman, ternyata SKB terdiri dari psikotes, wawancara, CAT, TOEFL, dan praktik kerja.

Rasa pesimis kembali menghantuinya. Ia sadar, bahwa yang lolos sampai tahap ini adalah peserta yang unggul. Ia harus bersaing dengan dua orang lain karena setiap formasi diikuti tiga orang peserta untuk diambil salah satu yang terbaik, setelah nilainya diintegrasikan dengan nilai SKD. Bobotnya, 40 persen untuk SKD dan 60 persen untuk SKB.

Namun demikian, ia tak mau menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Dengan tekad bulat, Fauzi melangkah ke ibukota dengan harapan bisa menaikkan derajat kedua orang tuanya.

Sebelum ujian, ia selalu minta doa restu dengan mencium tangan dan kaki ibunya. Tak lupa, melalui sambungan telepon, ia juga meminta doa kepada ayahnya yang saat itu berada di Lombok.

Doa dan harapan kedua orang tuanya itu menjadi pemicu semangat Fauzi menghadapi rangkaian seleksi CPNS. Fauzi menekankan, ia selalu berusaha menyeimbangkan antara doa dan usaha keras.

“Doa tanpa usaha itu bohong, tapi usaha tanpa doa itu sombong”, begitu kutipan yang selalu menjadi pegangan hidupnya.

Berbekal doa kedua orang tuanya, serta usaha yang keras, Fauzi berhasil lolos SKB dan memasuki tahap pemberkasan.

3 dari 3 halaman

Bertekad Mengabdikan Diri dan Membahagiakan Orang Tua

Perjuangan yang sudah ia lakukan sampai tahap sejauh ini, ia persembahkan untuk kedua orang tuanya. Menurut Fauzi, sebagai anak laki-laki, sudah sepatutnya untuk mengangkat derajat serta membahagiakan mereka.

“Saya ingin memberangkatkan mereka umroh dan insya Allah akan mendekatkan ayah dan ibu saya agar tidak berjauhan. Saya juga ingin membalas budi atas kebaikan mereka, meski tidak mungkin, setidaknya saya tidak tinggal diam,” tutur Fauzi.

Kini, ia sudah berhasil membuktikan apa yang ia yakini, lulus seleksi CPNS tanpa bantuan orang lain tetapi dengan kemampuannya diri sendiri.

Apresiasi juga ia sampaikan kepada pemerintah karena berhasil melaksanakan rekrutmen abdi negara yang transparan dan akuntabel. Sistem CAT ini ia yakini tak ada celah terjadinya kecurangan.

“Tidak ada kecurangan karena dengan komputerisasi dan hasilnya real time,” imbuhnya.

Fauzi membulatkan tekadnya untuk mengabdikan diri kepada Indonesia dan membahagiakan kedua orang tuanya.

Dengan menjadi CPNS, ia ingin ikut memperbaiki sistem komunikasi yang selama ini belum terintegrasi. Ia memiliki cita-cita untuk mengembangkan teknologi informasi agar lebih berguna bagi masyarakat luas, terutama di daerah yang belum terjangkau.

“Saya ingin sistem informasi itu terhubung hingga ke pelosok, jangan cuma di kota besar,” tandasnya.

4 Momen Paling Menggelitik Debat Pilpres Perdana

JakartaDebat capres-cawapres 2019 perdana selesai digelar semalam. Momen menggelitik bermunculan dalam ajang adu gagasan calon pemimpin RI tersebut.

Dirangkum detikcom, Jumat (18/1/2019), setidaknya ada 4 momen menarik dalam debat capres-cawapres 2019 perdana. Berikut 4 momen unik di debat perdana antara Joko Widodo-Ma’ruf Amin versus Prabowo Subianto-Sandiaga Uno:

1. Sandiaga tolak bicara Gerindra
Momen ini terjadi ketika calon presiden petahana Joko Widodo bertanya kepada Prabowo soal pengurus Partai Gerindra yang menurutnya kebanyakan diisi oleh lelaki. Jokowi menanyakan itu karena, menurut dia, visi-misi Prabowo Sandi menjanjikan pemberdayaan perempuan.

Prabowo menjawab Jokowi dengan menyebut partainya punya Wakil Ketua Umum Rachmawati Soekarnoputri. Prabowo juga membanggakan sayap Partai Gerindra yang bernama Perempuan Indonesia Raya dan menurut Prabowo, Partai Gerindra punya caleg perempuan terbanyak. Setelah menjawab Jokowi, Prabowo memberi gestur mempersilakan Sandiaga berbicara.

“Saya bukan Gerindra lagi, Pak. Nggak bisa jawab,” kata Sandiaga.

“Bener, bener, bener. Sorry, sorry, sorry,” ucap Prabowo.

2. Debat caleg eks napi koruptor berujung Prabowo joget kecil

Prabowo Subianto dan Jokowi terlibat debat sengit soal caleg eks napi koruptor. Jokowi mempertanyakan eks napi koruptor yang diusung Partai Gerindra, yang menurutnya pencalonan itu diteken sang ketua umum dalam hal ini Prabowo sendiri.

Jokowi mengulangi pertanyaannya mengenai jumlah mantan napi korupsi yang maju dalam pileg dari Partai Gerindra. Jokowi bertanya karena pencalegan itu diteken oleh seorang ketum, dalam hal ini Prabowo, dan sekjen.

“Mohon maaf, maksud saya mantan napi korupsi yang Bapak calonkan sebagai caleg di Gerindra itu berdasarkan data ICW ada enam yang diteken oleh Ketum dan Sekjen…,” lalu pertanyaan Jokowi terhenti.

Pertanyaan Jokowi terhenti lantaran Prabowo mengangkat tangan dengan bertanya kepada moderator ‘boleh saya menanggapi?’. Pertanyaan Prabowo itu dijawab ‘tidak boleh’ oleh moderator.

Sontak kemudian para tamu tertawa. Lalu Prabowo menunjukkan gestur joget kecil di atas panggung sembari tersenyum. Sandiaga, yang berada di sebelahnya, lalu merangkul dan melakukan gerakan memijit-mijit bahu Prabowo. Sejumlah tamu tertawa melihat peristiwa ini.

3. Jokowi gulung lengan kemeja

Joko Widodo menunjukkan gestur serius ketika menekankan dirinya dan Ma’ruf Amin akan terus bekerja. Jokowi menyampaikan hal itu dalam sesi closing statement.

“Jokowi-Amin akan pertaruhkan jabatan dan reputasi dan akan kami gunakan semua kemampuan yang kami miliki untuk perbaikan bangsa ini,” kata Jokowi.

Setelah mengucapkan hal itu, Jokowi-Ma’ruf Amin masih memiliki waktu sekitar satu menit. Moderator Ira Koesno mempersilakan pasangan ini untuk memanfaatkan waktu tersisa.

“Kami ingin bekerja,” tegas Jokowi. Jokowi lantas menggulung lengan kemejanya.

4. Sandiaga cium tangan Ma’ruf 5 kali

Usai debat, cawapres Sandiaga Uno menghampiri cawapres Ma’ruf Amin. Sandi lantas mencium tangan Ma’ruf Amin berkali-kali.

Pantauan detikcom di panggung debat Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, semalam, Jokowi lebih dahulu menyampaikan pernyataan penutup. Lalu dilanjutkan Prabowo.

Setelah itu, Jokowi-Ma’ruf tampak menghampiri Prabowo-Sandiaga. Jokowi dan Prabowo bersalaman dan cipika-cipiki.

Sementara itu, Sandiaga menyalami Ma’ruf Amin sambil mencium tangannya. Terpantau lima kali Sandiaga mencium tangan Ma’ruf.

Sebelum debat dimulai, Sandiaga juga mencium tangan Ma’ruf Amin. Ma’ruf lalu tampak menepuk pundak Sandiaga.
(gbr/van)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Barcelona Siap Lepas Malcom dengan Syarat Ini

Liputan6.com, Barcelona – Barcelona siap untuk melepas Malcom di bursa transfer Januari. Malcom juga kurang dibutuhkan dalam skuat Barcelona musim ini karena penampilannya yang kurang meyakinkan.

Barcelona akan menjual Malcom di bulan Januari. Syaratnya, Barcelona mendapatkan tawaran lebih besar dari 41 juta euro.

Saat ini, Malcom memang mulai kesulitan mendapat menit bermain di skuat Barcelona.Penjualannya dianggap sebagai opsi terbaik agar mengurangi beban gaji.

Mengutip ESPN FC, Barcelona menetapkan harga lebih dari 41 juta euro karena itulah jumlah yang harus mereka keluarkan ketika membeli Malcom awal musim ini. Sayangnya, pemain Brasil ini tampaknya belum bisa memenuhi ekspektasi pimpinan Barca.

Pembelian Malcom ini sebenarnya menimbulkan polemik. Dia sempat dikabarkan tinggal selangkah lagi untuk bergabung dengan AS Roma, tapi tawaran Barcelona di jam-jam akhir bursa transfer membuatnya memilih hengkang ke Camp Nou.


2 dari 3 halaman

Tak Diinginkan Valverde

Rumornya, pelatih Barca, Ernesto Valverde tak pernah benar-benar menginginkan Malcom. Mantan pemain Bordeaux itu lebih merupakan pembelian yang dilakukan klub, tapi pelatih tak membutuhkannya.

Valverde bahkan pernah menyebut Malcom sebagai “a signing made by the club”. Sejak saat itu, Valverde juga telah memberikan beberapa opsi bagi Malcom untuk membuktikan kemampuannya di Barcelona.

Pun demikian, dia hanya tampil 10 kali di semua kompetisi, enam di antaranya datang dari bangku cadangan. Dia terakhir kali tampil ketika Barca dikalahkan Levante (1-2) akhir pekan lalu di Copa del Rey, bahkan saat itu dia ditarik keluar di babak kedua.

3 dari 3 halaman

Sebelum Lebih Murah

Alhasil, sikap dingin Valverde terhadap Malcom ini tampaknya mendorong klub untuk segera menjual pemain 21 tahun tersebut sebelum nilai jualnya kian merosot. Barca tampaknya bukan tempat yang tepat bagi pemain muda seperti Malcom yang ingin berkembang.

Sebelum hengkang ke Barca, Malcom menarik minat beberapa klub Inggris dan Italia, termasuk Roma, Tottenham, dan Arsenal. Guangzhou Evergrande dari Chinese Super League juga berpeluang mendapatkan dia.

Pindah ke Barca merupakan mimpi yang terwujud bagi Malcom, tapi situasi saat ini mungkin memaksa dia untuk berpikir ulang. Jika ada klub yang menawar Malcom sesuai dengan tuntutan Barca, besar kemungkinan dia akan dilepas.

Sumber: Bola.net

Kasus Korupsi Dana Rehab Masjid Terdampak Gempa, Kakanwil: Saya Malu

Mataram – Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) NTB, Nasruddin mengaku prihatin terhadap perilaku beberapa stafnya yang kena operasi tangkap tangan (OTT) dana bantuan rehab masjid terdampak gempa NTB.

“Sangat prihatin. Perihatin dalam arti yang luas. Kita sangat terpukul rasanya dalam permasalahan ini,” ucap H Nasruddin saat dimintai tanggapannya soal staf PNS di Kemenag Lombok Barat yang terjaring OTT Polres Mataram, Jumat (18/1/2019).

Nasruddin juga merasa tidak nyaman dengan tingkah laku bawahannya karena telah mencoreng nama baik institusi yang dipimpinnya itu. Dia juga mengaku akibat perilaku korup di jajaran institusinya itu rasa malu tak dapat disembunyikan.

“Saya ndak enak makan, kami ndak enak makan. Kalau ndak OTT sih mungkin masih disembunyi-sembunyikan. Tapi karena di-OTT ini,” ucapnya.

Seperti diketahui, Kemenag RI melalui usulan Kanwil Kemenag NTB menggelontorkan dana Rp 6 miliar yang bersumber dari APBN. Pencairan pada tahap pertama itu untuk bantuan rehab masjid terdampak gempa sebanyak 58 masjid.
Namun ada laporan dari masyarakat yang menyebut proses pencairan dana rekonstruksi masjid lamban, hingga polisi melakukan penyelidikan. Buntutnya, BA dan IK ditangkap. BA dan IK diduga telah meminta uang atau memalak kepada pengurus masjid supaya mendapatkan dana rehab dari Kantor Kemenag NTB.

BA tertangkap tangan menerima uang Rp 10 juta dari pengurus Masjid Baiturrahman, wilayah Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Masjid tersebut merupakan salah satu masjid yang terkena dampak gempa pada 5 Agustus 2018 dan penerima dana rekonstruksi pascagempa dari Kemenag RI, yang sumber anggarannya berasal dari APBN senilai Rp 6 miliar.

(asp/asp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

4 ‘Serangan’ Jokowi ke Prabowo di Debat Pilpres Perdana

Jakarta – Presiden Joko Widodo kerap melontarkan pernyataan tajam ke Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di debat Pilpres perdana semalam. Apa saja?

1. Beban Masa Lalu

Jokowi menyinggung soal beban masa lalu di awal debat. Meski ia tak menyinggung kasus penculikan aktivis, namun pernyataan ini banyak dianggap sebagai sindiran keras Jokowi ke Prabowo.

“Pertama, akan saya mulai dari saya, Pak Prabowo, saya tidak memiliki beban masa lalu sehingga enak dalam bekerja, enak dalam memberi perintah,” kata Jokowi dalam debat capres 2019 di Hotel Bidakara, Jaksel, Kamis (17/1/2019).

Jawaban ini disampaikan atas pertanyaan capres Prabowo Subianto. Prabowo bertanya soal bagaimana Jokowi memastikan tidak ada pejabat negara yang memiliki konflik kepentingan terutama terkait impor beras dan gula.

2. 6 Caleg Koruptor

Jokowi juga melontarkan pertanyaan tajam ke Prabowo soal caleg koruptor. Menohok sekali saat Jokowi menyebut caleg itu diteken Prabowo sebagai Ketum Gerindra.

“Kita tahu korupsi adalah kejahatan luar biasa, bahkan Pak Prabowo katakan sudah stadium 4 meskipun saya ndak setuju, saya ndak setuju,” ujar Jokowi di debat capres 2019 di Hotel Bidakara, Jaksel, Kamis (17/1/2019).

“Tapi menurut ICW, partai yang Bapak pimpin paling banyak calonkan mantan napi korupsi. Calon itu yang tanda tangan Ketum, berarti Pak Prabowo tanda tangan,” sebut Jokowi.

Prabowo pun menjawab tudingan Jokowi itu. “Kalau kasus itu sudah melalui proses, dia sudah dihukum dan kalau memang hukum mengizinkan, kalau dia masih bisa dan rakyat menghendaki dia karena dia mempunyai kelebihan-kelebihan lain, mungkin korupsinya juga nggak seberapa, mungkin dia…,” kata Prabowo dalam debat Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jaksel, Kamis (17/1/2019).

3. Soal prioritaskan perempuan

Jokowi juga mempertanyakan visi misi Prabowo-Sandiaga yang memprioritaskan perempuan, namun jajaran pimpinan parpolnya laki-laki.

“Dalam visi-misi Bapak, menyebutkan bahwa setiap kebijakan akan berperspektif gender dan pemberdayaan perempuan, akan memprioritaskan pemberdayaan perempuan. Tapi saya melihat dalam struktur partai yang Bapak pimpin, seperti ketua umum, ketua dewan pembina, ketua dewan pakar, ketua harian, semuanya laki-laki. Bagaimana Bapak menjawab inkonsistensi ini,” tanya Jokowi dalam debat pilpres di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Prabowo pun menjelaskan bahwa partainya masih muda. Di usia partai ke-10 tahun, dia menjelaskan, pengurus dipilih berdasarkan kapabilitas.

“Saat penyusunan tentunya kita memilih dan menunjuk siapa yang paling pertama dan paling mau untuk muncul. Tetapi di beberapa eselon, seperti wakil ketua umum, kita punya Ibu Rachmawati Soekarnoputri. Kami juga punya sayap partai yang namanya Perempuan Indonesia Raya,” ungkap Prabowo.

“Kemudian di caleg UU mewajibkan 30 persen perempuan, kita mungkin mendekati 40 persen dan itu tekad kami,” jelasnya.

4. Singgung Hoax Ratna Sarumpaet

Jokowi juga menyinggung kasus hoax Ratna Sarumpaet di arena debat Pilpres. Hal itu terlontar saat Prabowo menyebut ada ketidakadilan di Indonesia.

Prabowo mencontohkan kepala daerah yang berdeklarasi mendukung paslon nomor urut 01 tidak ditangkap. Namun, kepala daerah yang mendukung paslon 02 ditangkap.

“Itu tidak adil, karena menyampaikan pendapat itu dilindungi,” ujar Prabowo.

Jokowi meminta Prabowo tidak asal tuduh. Setiap masalah hukum ada mekanismenya tersendiri. Nah sindiran soal hoax Ratna Sarumpaet ini kemudian diucapkan.

“Ya jangan menuduh seperti itu Pak Prabowo. Karena kita ini adalah negara hukum ada mekanisme hukum yang kita lakukan,” ujar jokowi.

Jokowi mengatakan silakan melapor jika ada bukti. Jokowi lalu menyindir kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet.

“Kalau ada bukti sampaikan saja ke aparat, jangan grasa-grusu. Misalnya jurkam Pak Prabowo katanya dianiaya, babak belur ternyata operasi plastik,” katanya.
(van/ear)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Barcelona vs Levante: Rakitic Kaget Chumi Bermasalah

Liputan6.com, Barcelona – Barcelona lolos ke perempat final Copa del Rey setelah unggul agregat 4-2 dari Levante. Pada leg kedua, Jumat (18/1/2018) dini hari WIB di Camp Nou Stadium, Barcelona menang 3-0.

Dua gol Barcelona dicetak oleh Ousmane Dembele (dua gol) dan Lionel Messi. Namun, bukan mereka yang dibicarakan, melainkan Juan Brandariz atau yang dipanggil Chumi.

Chumi merupakan pemain berusia 19 tahun, yang dimainkan Barcelona pada leg pertama babak 16 besar Copa del Rey. Sebelum tampil di Copa del Rey, Chumi dalam situasi sanksi larangan bermain karena akumulasi kartu kuning yang dia dapatkan saat bermain dengan Barca B di pentas Segunda B.

Masalah Chumi ini rupanya membuat gelandang Barcelona, Ivan Rakitic terkejut. Dia tak tahu pemain tersebut sedang terkena akumulasi kartu.

“Akumulasi Chumi? Saya baru tahu itu beberapa jam sebelum pertandingan (leg kedua). Ketika saya bangun tidur siang, kami mendapat banyak pesan. Namun kami fokus untuk memperhatikan hal lain,” ucap gelandang Barcelona asal Kroasia itu, dikutip dari Football Espana.

2 dari 3 halaman

Terancam Didiskualifikasi

Dengan memainkan pemain ilegal, Barcelona terancam didiskualifikasi. Sebab, Levante telah melaporkan Barcelona memainkan pemain ilegal pada leg pertama kepada RFEF, Federasi Sepak Bola Spanyol.

“Tidak ada yang membicarakannya karena itu bukan sesuatu yang bisa kami ubah,” kata Rakitic.

“Namun yang terpenting bagi kami, Barcelona bisa memainkan pertandingan hebat dan terus melaju,” ujar gelandang Barcelona berusia 30 tahun itu.

3 dari 3 halaman

Tuduhan Lucu

Barcelona menolak keras sudah memainkan pemain ilegal saat menghadapi Levante pada leg pertama 16 besar Copa del Rey 2018-2019. Saat itu, Barcelona kalah 1-2 dari Levante.

Barcelona menilai tuduhan sudah memakai pemain ilegal sebagai hal yang lucu. Mereka punya alasan kuat tidak melakukan kesalahan.

“Yang lucu adalah bahwa seorang dari federasi belum memberi tahu apa pun kepada kami. Itu logika kami untuk melihat situasi Chumi,” ucap Josep Vives, juru bicara Barcelona, dikutip dari Marca.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Banyak Bagian Mengejutkan di Webtoon Save Me, Begini Reaksi Fans BTS

Liputan6.com, Jakarta BTS kini tak hanya muncul lewat lagu-lagu mereka, tapi juga dalam webtoon Save Me. Dalam kerja sama dengan Naver tersebut, akan diungkap lebih dalam mengenai BTS Universe.

Dilansir dari Soompi, Jumat (18/1/2019), webtoon Save Me diadaptasi dari sejumlah videoklip yang terangkum di “The Most Beautiful Moment in Life”. Plot dalam komik ini dibuat oleh Big Hit Entertainmenta, sementara LICO membuatnya ke dalam bentuk webtoon.

Webtoon Save Me dibuka dengan penuturan Jin, yang teringat dengan teman-teman baiknya di masa sekolah, yakni para anggota BTS lain yang menggunakan nama asli mereka.

Namun di masa depan, mereka ternyata tak lagi berhubungan dekat.

(Peringatan: Page selanjutnya akan berisi spoiler)

2 dari 3 halaman

Pertemuan yang Mengejutkan

Satu ketika, Jin bertemu dengan Namjoon (RM), yang bekerja di sebuah pompa bensin. Dari pertemuan ini, Jin baru mengetahui nasib buruk yang menimpa kawan-kawannya.

Jungkook dan Yoongi telah meninggal. Dan beberapa waktu kemudian diketahui bahwa Taehyung ditangkap polisi karena dituduh terlibat pembunuhan ayahnya.

3 dari 3 halaman

Reaksi Penggemar

Plot cerita webtoon Save Me yang tak terduga ini, langsung membuat Army, atau para penggemar BTS, heboh. Mereka langsung menonton kembali videoklip BTS atau membuat teori tentang webtoon ini.

Tak sedikit pula yang mengeluarkan reaksi kocak atas webtoon ini. Pengguna Twitter @STFUSTANBTS misalnya, mengunggah BTS yang bertingkah kocak di atas panggung. “BTS di surga setelah Jin gagal menyelamatkan mereka,” tulisnya.

Ada pula @islesetglaciers yang mencoba menggambarkan peliknya teori yang ia buat, dengan video yang memperlihatkan jaring-jaring di kamarnya yang saling berkelindan.

Sementara @Hades134340 membayangkan reaksi BTS saat melihat para penggemarnya tengah heboh berteori. “BTS melihat teori-teori kita,” tulisnya sambil mengunggah video para personel BTS yang tengah ngakak.

Diprotes Umat Kristen Arab, Museum Israel Akan Copot ‘McJesus’

Tel Aviv – Karya seni ‘McJesus’ yang menuai protes umat Kristen Arab di Israel, akan dicopot dari pameran di museum Israel. Pencopotan dilakukan setelah aksi protes terhadap karya seni itu marak digelar warga Kristen setempat.

McJesus‘ yang dibuat seniman Kristen asal Finlandia, Jani Leinonen, menampilkan maskot restoran cepat saji, Ronald McDonald, disalib seperti Yesus. ‘McJesus’ dipamerkan bersama beberapa karya seni lainnya, termasuk boneka Ken dan Barbie yang dimaksudkan menggambarkan Yesus dan Perawan Maria.

Karya seni itu memicu aksi protes saat dipamerkan di Haifa Museum of Art yang ada di Israel, sebagai bagian dari pameran ‘Sacred Goods‘ yang bertemakan agama dan keyakinan dalam budaya konsumerisme. Pameran digelar di Israel sejak Agustus 2018.

Juru bicara museum menyebut karya seni itu telah banyak dipajang ‘di banyak museum Eropa’ dan ‘menyinggung soal penggunaan simbol-simbol agama secara sinis oleh korporasi-korporasi besar’. Pihak museum sebelumnya menolak untuk mencopot karya seni yang diprotes itu. Mereka berargumen bahwa pencopotan karya seni karena tekanan pihak luar, jelas merupakan pelanggaran terhadap kebebasan berekspresi.
Seperti dilansir AFP dan Reuters, Jumat (18/1/2019), Wali Kota Haifa, Einat Kalish-Rotem, melalui akun Facebook resminya menyatakan ‘McJesus’ akan dicopot ‘sesegera mungkin’. Dalam pernyataannya, Kalish-Rotem meminta publik memisahkan keputusan pencopotan karya seni dengan aksi protes yang terjadi.

“Dalam kesepakatan dengan para pemimpin gereja dan mengingat kesepakatan peminjaman untuk patung ‘McJesus’ akan segera berakhir, karya seni itu akan dicopot dan dikembalikan sesegera mungkin,” tulis Kalish-Rotem dalam pernyataannya.

Postingan Kalish-Rotem juga melampirkan salinan dokumen kesepakatan peminjaman karya seni yang sebenarnya dimiliki oleh sebuah galeri di Finlandia itu. Salinan dokumen menunjukkan karya seni itu harus dikembalikan ke Finlandia pada akhir bulan ini.

“Karya seni lainnya akan digantung di sebuah ruangan tertutup,” imbuh Kalish-Rotem.

“Tanpa keterkaitan apapun, kami meyakini kebebasan berbicara sebagai bagian dari landasan demokrasi. Kami menyesalkan penderitaan yang dirasakan komunitas Kristen di Haifa, dan luka fisik dan kekerasan yang mengikutinya,” cetusnya.

Meskipun Kalish-Rotem tidak menyebut waktu pasti pencopotan itu, kalangan Kristen Arab setempat memandang keputusan pencopotan ‘McJesus’ sebagai kesempatan untuk rekonsiliasi.

“Pemenang hari ini adalah rakyat Haifa. Pencopotan patung ini mencerminkan keinginan kita untuk hidup berdampingan di kota ini,” tegas seorang penasihat pemimpin gereja setempat, Wadie Abu Nassar, yang sebelumnya menyebut ‘McJesus’ sebagai penghinaan simbol agama Kristen.

Terlepas dari itu semua, seniman yang membuat karya seni ‘McJesus’, Leinonen, diketahui juga menginginkan hasil karyanya segera dicopot dari museum Israel. Disebutkan bahwa Leinonen memiliki alasan tersendiri dalam meminta karyanya itu tidak dipamerkan di Israel.

Dilaporkan AFP, Leinonen yang pro-Palestina ini telah meminta sejak September 2018 agar Haifa Museum of Art segera mencopot ‘McJesus’ dari pamerannya ‘sebagai protes terhadap pelanggaran HAM Israel’ terhadap Palestina. Setelah mendengar adanya aksi protes di Israel terhadap karya seninya, Leinonen kembali menghubungi kurator museum itu untuk mencopot ‘McJesus’.

(nvc/ita)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Pengusaha Ketar-Ketir Jika Tak Ratio Naik Jadi 16 Persen

Liputan6.com, Jakarta – Calon Pesiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berencana menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai upaya pencegahan korupsi di kalangan birokrat. Untuk membiayai kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) tersebut, salah satu upayanya dengan menggenjot pemasukan negara dari sisi pajak, yakni meningkatkan rasio pajak (tax ratio) hingga mencapai 16 persen.

Direktur Eksekutif Center of Indonesia Taxtion Analysis (CITA), Yustinus Prastowo mengatakan, upaya menaikkan tax ratio memang sudah menjadi tanggung jawab pemerintah. Sebab untuk dapat mencapai tujuan pembangunan yang optimal, setidaknya dibutuhkan level tax ratio 16 persen.

“Jadi saat ini baik pasangan Jokowi-Makruf Amin maupun Prabowo-Sandiaga Uno sudah selayaknya memberi perhatian pada perbaikan sistem perpajakan agar kita mampu mencapai level optimal untuk pembangunan,” kata Yustinus saat dihunbungi merdeka.com, Jumat (18/1/2019).

Namun dirinya menyayangkan apabila kenaikan tax ratio dijadikan sebagai solusi jangka pendek untuk digunakan mengatasi akar permasalahan korupsi, yakni gaji PNS dan aparat penegak hukum yang dianggap masih rendah.

“Logika sederhana pemerintah ingin menarik pajak lebih besar dari rakyat, untuk membiayai para aparatur negara yang tugasnya melayani kepentingan rakyat. Lalu kita bergumam ‘mahal bener ya mengongkosi pelayan’,” imbuh Yustinus.

Hasrat menggenjot tax ratio dalam jangka pendek jelas hanya bisa bertumpu pada kenaikan tarif pajak, bukan sebaliknya. Penurunan tarif pajak dalam jangka pendek bahkan akan menurunkan penerimaan, apalagi tingkat kepatuhan dinilainya masih cukup rendah dan basis pajak belum bertambah signifikan.

“Catatan ini hanya ingin menguji rasionalitas program jangka pendek. Jangan sampai para ASN keburu girang bukan kepalang, di saat bersamaan para pelaku usaha dan wajib pajak ketar-ketir karena siap-siap jadi sasaran perburuan target pajak,” katanya.

Berdasarkan catatan, PDB 2018 kurang lebih mencapai sebesar Rp 14.745 triliun. Sehingga kata Yustinus, kenaikan ke 16 persen naik 4,5 persen dari tax ratio 2018 sebesar 11,5 persen adalah Rp 663 triliun, atau 48 persen dari pendapatan negara 2014.

“Mungkinkah dalam jangka pendek menarik pajak yang nilainya dua kali lipat kenaikan 2015-2018, tanpa menimbulkan kegaduhan dan menggencet pelaku usaha?” cetus Yustinus.

2 dari 3 halaman

Bukan Satu-satunya Alat Ukur

Yustinus menambahkan, tax ratio merupakan perbandingan antara penerimaan pajak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun tax ratio kata dia, bukanlah satu-satunya alat ukur bagi kinerja institusi pemungut pajak lantaran ada beberapa faktor dan kondisi yang perlu diperiksa dan dibandingkan.

Sebelumnya, Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto hendak menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai upaya pencegahan korupsi di kalangan birokrat. Mengingat belakangan ini banyak birokrat yang tergiur ‘duit panas’ masuk ke kantong pribadi.

“Berkali-kali saya utarakan di ruang publik akar masalah adalah penghasilan para birokrat kurang, tidak realistis. Kalau saya memimpin negara ini saya akan emmperbaiki kualitas hidup birokrat dengan realistis. uangnya dari mana, saya akan tingkatkan tax ratio (hingga 16 persen),” kata Prabowo dalam Debat Perdana Pilpres 2019 pada Kamis 17 Januari 2019. 

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Kemlu RI Pulangkan WNI yang Bebas dari Ancaman Hukuman Mati di Malaysia

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Luar Negeri RI telah memulangkan dan menyerahterimakan dua WNI yang terbebas dari ancaman hukuman mati di Malaysia kepada pihak keluarga. Prosesi itu dilaksanakan di Kemlu RI Jakarta pada 17 Januari 2019.

Kedua WNI tersebut adalah Siti Nurhidayah asal Brebes, Jawa Tengah, dan Mattari asal Bangkalan, Madura.

Siti Nurhidayah (SN) ditangkap pada 6 November 2013 dalam penerbangan transit di Penang dari Guang Zhou membawa narkotika jenis sabu. Hasil pendalaman Tim Perlindungan WNI menguatkan keyakinan bahwa SN adalah korban penipuan.

Dalam proses persidangan, pengacara berhasil menghadirkan sejumlah saksi kunci yang mengetahui dan bersaksi bahwa SN adalah korban. SN dibebaskan dari semua dakwaan pada 15 November 2018.

“Hasil pendalaman Tim Perlindungan WNI terhadap 2 kasus ini memperkuat keyakinan bahwa Siti Nurhidayah adalah korban penipuan. Demikian pula dengan Mattari adalah korban salah tangkap. Karena itu kita berikan pendampingan dan pembelaan semaksimal mungkin,” ujar Lalu Muhamad Iqbal, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, dalam rilis yang diterima Liputan6.com, Jumat (18/1/2019).

Sementara itu, Mattari ditangkap pada 14 Desember 2016 di sebuah proyek konstruksi tempatnya bekerja di negara bagian Selangor, Malaysia. Mattari dituduh melakukan pembunuhan terhadap seorang WN Bangladesh yang jenazahnya ditemukan dekat tempatnya bekerja.

Pengacara KBRI Kuala Lumpur, Gooi & Azzura, berhasil meyakinkan hakim bahwa bukti-bukti yang ada tidak memadai, khususnya karena tidak ada saksi yang melihat atau mengetahui langsung kejadian tersebut. Pada 2 November 2018, Hakim di Mahkamah Tinggi Syah Alam membebaskan Mattari dari semua tuduhan. Namun demikian, baru 8 Januari 2019, ijin pemulangan diterima dari Imigrasi Malaysia.

“Selama proses hukum, KBRI selalu memberikan pendampingan kepada keduanya. Termasuk dalam bentuk memfasilitasi komunikasi dengan keluarga masing-masing,” ungkap Galuh Indriyati, staf KBRI Kuala Lumpur yang selama ini melakukan kunjungan ke penjara dalam rangka pendampingan bagi WNI yang menjalani proses hukum di wilayah kerja KBRI Kuala Lumpur.

Sementara itu, putra tunggal Siti Nurhidayah, Muhamad Ali Al Farisi atas nama keluarga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah atas pendampingan dan pembelaaan yang diberikan kepada ibunya.

“Saya tidak tahu harus mengucapkan apalagi selain terima kasih kami sekeluarga atas perjuangan Pemerintah membebaskan Ibu saya yang korban penipuan. Semoga menjadi pelajaran bagi yang lain,” ujar mahasiswa semester 8 Teknik Elektronika yang ditinggal ibunya saat di kelas 2 SMA ini.

Sejak 2011, sebanyak 442 WNI terancam hukuman mati di Malaysia. Pemerintah berhasil membebaskan sebanyak 308 WNI dan saat ini masih ada 134 WNI terancam hukuman mati, menurut data Kementerian Luar Negeri RI.


Simak video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

WNI Dibebaskan dari Sandera Abu Sayyaf di Filipina

Di lain kabar, seorang nelayan warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi sandera Abu Sayyaf, Samsul Saguni, dilaporkan telah dibebaskan dari sekapan kelompok separatis yang berbasis di sekitar kepulauan selatan Filipina itu.

Menurut keterangan dari Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Indonesia, Lalu Muhammad Iqbal, Samsul dilepaskan pada Selasa, 15 Januari 2019, sekitar pukul 15.35 waktu setempat.

“Samsul Saguni saat ini masih berada di Pangkalan Militer Westmincom di Jolo, Filipina Selatan, guna pemeriksaan kesehatan dan menunggu diterbangkan ke Zamboanga City,” tutur Iqbal saaat dihubungi Liputan6.com pada Rabu (16/1/2019).

Setelah diserahterimakan secara resmi kepada KBRI Manila, Samsul akan diproses pemulangannya ke Indonesia. Meski demikian, waktu pengembalian korban ke Tanah Air belum bisa dipastikan.

“Tergantung kondisi di Filipina,” ujar Iqbal.

Samsul Saguni diculik pada 11 September 2018 di perairan pulau Gaya, Semporna, Sabah. 

Seorang WNI lainnya atas nama Usman Yunus, yang diculik oleh Abu Sayyaf bersamaan dengan Samsul, telah lebih dahulu bebas pada tanggal 7 Desember 2018.

Sebelumnya, keduanya disekap bersama dengan tiga korban penculikan lainnya –seorang warga negara Malaysia dan dua orang WNI– di perairan Kinabatangan, dekat dengan Pulau Tawi Tawi di Filipina, ketika menangkap ikan di wilayah ini. Baca selengkapnya…