Hasil Liga Inggris: Harry Kane Absen, Harry Winks Menangkan Tottenham

Jakarta – Tanpa Harry Kane yang cedera, Tottenham Hotspur memang kepayahan. Tapi setidaknya ada Harry yang lain, Harry Winks, yang memenangkan mereka di markas Fulham.

Tottenham bertandang ke Craven Cottage, Minggu (20/1/2019) malam WIB pada laga pekan ke-23 Premier League. Ini jadi ujian pertama untuk Tottenham sejak Kane absen karena cedera pergelangan kaki.

Pertandingan berjalan seru dengan kedua tim banyak saling menciptakan momen berbahaya. Tottenham memang menguasai bola sampai 73%, tapi tembakan mereka lima berbanding empat milik tuan rumah.

Tanda-tanda untuk Tottenham sudah tak positif ketika Fulham mencetak gol di menit ke-17. Fernando Llorente, satu-satunya penyerang tersisa, malah membuat gol ke gawang sendiri ketika gagal mengantisipasi sepak pojok dengan sempurna.

Skor ini bertahan sampai turun minum. Setelah itu Tottenham mencoba meningkatkan intensitas serangan dan berhasil mendapatkan gol penyama di menit ke-51.

Umpan silang Christian Eriksen dari kanan disambut sundulan Dele Alli, yang lolos dari pengawalan. Skor 1-1 bertahan hingga memasuki injury time.

Saat laga terlihat akan berkesudahan 1-1, gol tercipta. Di menit ketiga dari empat menit injury time yang dialokasikan, sebuah umpan lambung dari Georges-Kevin Nkoudou di kiri mengarah ke tiang jauh.

Winks sigap membaca arah bola dan menyambutnya, menanduk dengan kepala dari jarak dekat untuk mencetak gol kedua Tottenham. Itu jadi gol penentu The Lilywhites.

Dengan kemenangan ini, Tottenham membuka jarak lebih lebar dengan Chelsea. Menempati posisi tiga dengan 51 poin dari 23 pekan, mereka empat poin dari Chelsea di tempat keempat.

Sementara Fulham belum beranjak dari posisi 19 alias di zona merah, dengan 14 poin.

Susunan pemain:

Fulham: Sergio Rico; Denis Odoi, Maxime Le Marchand, Tim Ream; Cyrus Christie, Calum Chambers, Jean Michael Seri (Cisse 81′), Joe Bryan; Andre Schurrle (Kebano 72′), Aleksandar Mitrovic, Ryan Babel (Sessegnon 55′)

Tottenham: Hugo Lloris; Toby Alderweireld, Davinson Sanchez, Jan Vertonghen; Kieran Trippier, Harry Winks, Christian Eriksen, Danny Rose; Erik Lamela (Eric Dier 79′), Dele Alli (N’Koudou 86′), Fernando Llorente
(raw/raw)


Tembus 50 Gol, Salah Tercepat Keempat

Liverpool – Sepasang gol Mohamed Salah membantu Liverpool mengalahkan Crystal Palace 4-3. Sebuah pencapaian diukir Salah dalam kemenangan tersebut.

Gol-gol Salah tercipta di babak kedua dalam pertandingan di Anfield, Sabtu (19/1/2019) malam WIB. Dengan begini, bintang sepakbola Mesir itu telah mencetak 50 gol di Premier League bersama Liverpool dan Chelsea.

Sebanyak 48 gol dibuat Salah selama 1,5 musim berkostum Liverpool. Sedangkan dua gol lainnya diukir pesepakbola berusia 26 tahun itu ketika masih berkostum Chelsea di antara 2013-2015.


Lebih oke lagi, Salah mencapainya hanya dalam 72 pertandingan saja. Dicatat Opta, Salah menjadi pemain tercepat keempat yang mencapai 50 gol di Premier League. Hanya Andy Cole (65), Alan Shearer (66), dan Ruud van Nistelrooy (68) yang mencatatkan lebih sedikit penampilan daripada dia.

Dua gol tersebut menandai bahwa Salah kini telah mengemas 16 gol di liga. Salah memuncaki daftar topskorer sementara, lebih unggul dari bomber Arsenal dan Tottenham Hotspur Pierre-Emerick Aubameyang dan Harry Kane, yang masing-masing membuat 14 gol.
“Terus terang kami menduga akan sebuah pertandingan yang sulit, tapi mereka bermain dengan baik dan padat di depan kotak. Pada akhirnya, yang paling penting adalah hasilnya,” ucap Salah usai pertandingan kepada Sky Sports.

Berkat kontribusi Salah itu Liverpool menjauhkan diri dari juara bertahan Manchester City di klasemen sementara. The Reds masih kukuh memuncaki klasemen dengan 60 poin, unggul tujuh poin dari City, yang baru akan bertanding malam ini (20/1) melawan Huddersfield Town.

(rin/cas)

Harry Kane Cedera, Tottenham Mainkan Dele Alli seperti Lionel Messi

Liputan6.com, London – Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, yakin punya opsi penyerang kendati Harry Kane absen. Pochettino siap menjadikan Dele Alli sebagai penyerang dengan posisi yang mirip bintang Barcelona, Lionel Messi.

Harry Kane dipastikan menepi hingga Maret setelah mengalami cedera ligamen pergelangan kaki saat dikalahkan Manchester United pada pekan lalu. Alli akan jadi penyerang dadakan.

Pochettino melihat bagaimana cara Barcelona menggunakan Lionel Messi sebagai penyerang tengah. Selain itu juga ada pergeseran posisi Eden Hazard di Chelsea. Dia meyakini Dele Alli cocok bermain sedikit ke depan. Situasi ini tak terhindarkan mengingat striker lainnya, Son Heung-min juga harus meninggalkan Spurs untuk membela Korea Selatan di Piala Asia.

Pemain asal Spanyol, Fernando Llorente adalah satu-satunya penyerang yang saat ini tersedia di skuat Tottenham. Pelatih asal Argentina tersebut terpaksa memutar otak.

Tottenham akan berhadapan dengan Fulham pada Minggu (20/1/2019). Pochettino menegaskan bahwa dirinya dapat membentuk ulang timnya bila diperlukan dan setelah menyaksikan Lionel Messi bemain sebagai “false nine” untuk Barcelona saat mengalahkan Levante di Copa del Rey, Kamis lalu.

2 dari 3 halaman

Opsi Lain

“Kemarin saya menonton Barcelona dan penyerang mereka adalah Leo Messi,” kata Pochettino dilansir Telegraph.

Lucas Moura yang sesungguhnya bisa jadi opsi lain di lini depan Spurs juga harus absen karena belum sepenuhnya pulih dari cedera lutut.

“Anda memainkan Llorente, Dele Alli, Erik Lamela dan Anda bisa memainkan (pemain muda) Kazaiah Sterling, Troy Parrott, saya tidak tahu. Anda dapat memainkan banyak, banyak pemain. Anda tidak harus bermain dengan satu penyerang tertentu,” terang Pochettino.

3 dari 3 halaman

Seperti Hazard

“Lihat, Chelsea bermain melawan kami dengan Hazard sebagai striker, ketika Giroud berada di bangku cadangan dan Morata tidak masuk dalam skuat mereka,” bebernya.

Saksikan video menarik di bawah ini

Berlatih di MU, Rossi Tunggu Tawaran Tottenham

Liputan6.com, Manchester – Giuseppe Rossi mengaku tak mau stres memikirkan klub barunya dalam waktu dekat. Eks striker MU itu mengaku hanya fokus mengembalikan kebugarannya.

Rossi berstatus tanpa klub sejak meninggalkan Genoa musim panas lalu. Ia kini hanya berlatih bersama MU untuk menjaga kondisinya.

Manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer sendiri kabarnya tak berminat merekrut pemain asal Italia tersebut. Ia menilai stok striker milik MU sudah cukup menghadapi musim ini.

“Saya tidak mau berpikir terlalu jauh. Saya hanya ingin menikmati momen ini,” ujar Rossi seperti dilansir Evening Standard.

“Sebuah kehormatan saya diizinkan berlatih di sini. MU adalah klub terbesar dunia dan juga banyak pemain hebat,” katanya menambahkan.


2 dari 3 halaman

Produktif

Salah satu klub yang dikabarkan tertarik dengan Rossi adalah Tottenham Hotspur. Klub asal London Utara itu sedang krisis striker menyusul cederanya Harry Kane.

“Saya sudah siap jika ada yang menelepon atau tidak. Yang jelas saya di sini ingin berlatih sebaik mungkin,” ujar Rossi.

“Berlatih di MU membuat saya tetap bugar dan tajam. Saya kagum karena MU selalu peduli dengan pemainnya,” kata Rossi.

3 dari 3 halaman

Jadwal Pertandingan

Sabtu (19/1/2019)

19:30 WIB, Wolverhampton vs Leicester City

22:00 WIB, Bournemouth vs West Ham United

22:00 WIB, Liverpool vs Crystal Palace

22:00 WIB, Newcastle United vs Cardiff City

22:00 WIB, Manchester United vs Brighton (MNC TV)

22:00 WIB, Southampton vs Everton

22:00 WIB, Watford vs Burnley

Minggu (20/1/2019)

00:30 WIB, Arsenal vs Chelsea (RCTI)

20:30 WIB, Huddersfield vs Manchester City

23:00 WIB, Fulham vs Tottenham Hotspur (MNC TV)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Nodai Kemenangan Juventus, Apa Guna VAR?

Liputan6.com, Jakarta – Kontroversi video assistant referee (VAR) mewarnai kemenangan Juventus atas AC Milan pada Piala Super Italia. Berfungsi mengurangi kesalahan wasit, VAR nyatanya tidak menyelesaikan masalah.

Juventus merebut gelar kedelapan Piala Super Italia berkat gol tunggal Cristiano Ronaldo pada laga di King Abdullah Sports City, Kamis (17/1/2019) dini hari WIB.

VAR digunakan pada partai tersebut dan menghasilkan keputusan tepat dengan dianulirnya gol Juventus karena offside dan kartu merah bagi gelandang AC Milan Franck Kessie. 

Meski tepat, I Rossoneri tidak sepenuhnya gembira akan teknologi itu. Pasalnya, wasit dan VAR tidak memberi penalti ketika Emre Can menjegal Andrea Conti jelang berakhirnya laga. Rekaman menunjukkan Can menekel Conti tanpa menyentuh bola.

Polemik tersebut menambah panjang daftar kesalahan VAR dalam musim ini. Banyak pelatih klub Italia protes seiring penggunaannya di Serie A. Dari Spanyol, kecaman muncul setelah Real Madrid dikalahkan Real Sociedad pada La Liga. 

Di Inggris, kontroversi muncul ketika Tottenham Hotspur mengalahkan Chelsea 1-0 berkat gol penalti Harry Kane pada leg pertama semifinal Piala Liga awal bulan ini. Sebab, terdapat dua bukti yang menunjukkan tafsir berbeda.

Tayangan resmi dari ofisial menunjukkan Kane tidak dalam posisi offside sebelum dijatuhkan kiper Kepa Arrizabalaga, yang kemudian berbuah tendangan 12 pas. Sedangkan Chelsea punya gambar yang menunjukkan hal sebaliknya.

“Wasit di sini harus membiasakan diri pada sistem dan penggunaan VAR. Saat ini ofisial Inggris belum siap dan mesti belajar lagi,” kata pelatih Chelsea Maurizio Sarri usai laga itu, dilansir Sky Sports.

2 dari 4 halaman

Kekurangan VAR

Perdebatan ini menunjukkan adanya kekurangan pada VAR. Menyusul penggunaannya di Piala Dunia 2018, media Inggris Guardian menemukan kelemahan dalam teknologi itu.

VAR efektif untuk menentukan keputusan pasti, dalam hal ini offside atau kesalahan wasit dalam mengidentifikasi pemain saat memberikan kartu.

Sedangkan VAR masih labih pada keputusan subyektif, seperti pemberian penalti dan pemberian hukuman. Di sini intepretasi dan konsistensi terhadap penerapan peraturan jadi penyebabnya.

Guardian menyebut dua contoh. Iran mendapat tendangan penalti ketika bola menyentuh tangan bek Portugal Cedric Soares di area terlarang. Namun, ketika bola mengenai lengan bek Argentina Marcos Rojo pada partai versus Nigeria, VAR tidak memberi tendangan 12 pas.

3 dari 4 halaman

Bantuan Teknologi

VAR merupakan bantuan kesekian untuk meningkatkan kualitas sepak bola. Sebelumnya digunakan teknologi garis gawang demi menentukan terciptanya gol atau tidak.

Sejak dicoba di Belanda pada Eredivisie 2012/2013, negara-negara besar mengadopsi VAR pada beberapa tahun terakhir. Bundesliga Jerman dan Serie A Italia menerapkannya sejak 2017/2018. Sedangkan La Liga Spanyol per 2018/2019.

Liga Primer Inggris akan menggunakan VAR di 2019/2020, dengan UEFA mengumumkan mulai memakainya pada babak gugur Liga Champions musim ini.

4 dari 4 halaman

Masih Awal

Kenyataannya, VAR masih dalam tahap awal penggunaan. Kesalahan-kesalahan bakal hadir seiring proses perbaikan.

Yang jelas, VAR harus dipertahankan untuk memperbaiki sepak bola. “Dengan VAR, pemain sekarang tahu mereka selalu dalam pantauan dan tidak bisa seenaknya melakukan pelanggaran,” ungkap David Elleray, direktur teknis International Football Association Board, organisasi yang menciptakan peraturan dalam sepak bola.

Harry Kane Absen Bela Totteham Hotspur Selama 2 Bulan

London – Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane, tidak akan membela timnya selama dua bulan ke depan. Kane terpaksa menepi karena mengalami cedera ligamen pada pergelangan kaki kirinya. 

Cedera itu menghantam Harry Kane saat Totttenham menelan kekalahan 0-1 dari Manchester United pada pertandingan pekan ke-22 Premier League, di Stadion Wembley, Minggu (13/1/2019).

Striker timnas Inggris itu dibekap cedera setelah mendapat tekel keras dari bek MU, Phil Jones, pada menit-menit akhir pertandingan. Meski begitu, Kane masih bisa menyelesaikan laga hingga 90 menit penuh.

“Setelah menjalani pemeriksaan awal, kami dapat mengonfirmasi jika Harry Kane mengalami cedera ligamen di pergelangan kaki kirinya, yang terjadi pada laga melawan Manchester United,” bunyi pernyataan resmi Tottenham Hotspur.

“Sang striker akan terus dipantau oleh staf medis kami saat dia mulai menjalani rehabilitasi dan diharapkan kembali berlatih pada awal Maret,” lanjut pernyataan tersebut.

Bakal menepi selama dua bulan, Harry Kane setidaknya melewatkan 10 laga yang dijalani The Lilywhites. Beberapa pertandingan yang dilewatkan oleh Kane adalah duel melawan Chelsea (leg kedua semifinal Piala Liga Inggris dan Premier League), Borussia Dortmund (Liga Champions), dan Arsenal (Premier League).

Kehilangan Harry Kane sampai Maret 2019 menjadi pukulan berat buat Tottenham Hotspur. Pasalnya, Spurs juga tak diperkuat Son Heung-min yang tengah membela timnas Korea Selatan di Piala Asia 2019, serta Lucas Moura yang masih dibekap cedera.

Sumber: Tottenham Hotspur/Bola.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini.

Harry Kane Akan Absen Sampai Maret

London – Pukulan telak bagi Tottenham Hotspur. Harry Kane dikabarkan akan menepi sampai Maret 2019 akibat cedera pergelangan kaki yang dideritanya.

Kane mengalami kerusakan ligamen pergelangan kaki kiri usai diterjang Phil Jones di menit-menit akhir saat Tottenham dikalahkan Manchester United 0-1, akhir pekan lalu. Bomber Tottenham itu mesti mengenakan boot pelindung dan berjalan memakai kruk ketika menuju klinik untuk menjalani pemindaian.

Dalam sebuah pernyataan Tottenham mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, Kane harus absen tidak sebentar. Kane diperkirakan baru akan comeback pada dua bulan ke depan.


“Setelah pemeriksaan awal, kami bisa memastikan bahwa @HKane (merujuk pada akun Twitter Kane-red), mengalami kerusakan otot ligamen pada pergelangan kaki kirinya, yang dialami pada pertandingan hari Minggu. Dia akan terus dipantau oleh staf medis kami seiring dengan dia memulai proses rehabilitasi dan diprediksi akan kembali berlatih pada awal Maret,” bunyi keterangan yang dikutip Telegraph.

Dengan demikian, penyerang internasional Inggris itu sepertinya akan melewatkan dua leg laga babak 16 besar Liga Champions melawan Borussia Dortmund.

Selain itu, Kane juga tidak akan bisa bermain di pertandingan leg kedua semifinal Piala Liga melawan Chelsea pada 24 Januari. Andai Spurs mampu lolos ke final pun, Kane masih akan absen karena laga akan digelar pada pekan terakhir bulan Februari.

Di Premier League, Kane akan melewatkan sejumlah pertandingan Liga Inggris termasuk melawan Chelsea dan Arsenal.

Spurs layak cemas karena selama ini Kane selalu diandalkan sebagai ujung tombak utama. Di musim ini saja, Kane telah mengemas 20 gol dalam 31 penampilannya di seluruh kompetisi. Tidak hanya itu, kekuatan Spurs akan semakin berkurang karena Son Heung-min juga tengah dipanggil ke timnas Korea Selatan untuk tampil di Piala Asia.

(rin/raw)


Tottenham Sudah Lakukan Segalanya, tapi De Gea di Mana-Mana

LondonTottenham Hotspur punya banyak peluang saat dikalahkan Manchester United. Namun upaya Tottenham untuk mencetak gol menghadapi tembok tebal bernama David de Gea.

Tottenham harus mengakui keunggulan MU dalam pertandingan pekan ke-22 Liga Inggris. Menjamu MU di Stadion Wembley, Minggu (13/1/2019) malam WIB, The Lilywhites takluk 0-1.

Usai kebobolan oleh gol Marcus Rashford pada menit ke-44, Tottenham agresif menyerang. Tuan rumah membombardir pertahanan MU, namun De Gea tampil brilian di bawah mistar gawang.

Kiper asal Spanyol itu melakukan 11 penyelamatan alias mementahkan semua upaya Tottenham yang mengarah ke gawang. Berbagai upaya dari Harry Kane, Dele Alli, sampai Fernando Llorente mentah di tangan De Gea.

Melihat kerja keras para pemainnya, manajer Tottenham Mauricio Pochettino tak terlalu kecewa dengan kekalahan ini. Selain memuji performa timnya, Pochettino juga mengakui kehebatan De Gea.

“Tottenham melakukan segalanya untuk menang. Mungkin kami dominan dan menciptakan banyak peluang. Babak kedua luar biasa, saya senang,” ujar Pochettino kepada BBC Sport.

“Kadang Anda menang dan kecewa, seperti ketika kami menang 3-0 di Old Trafford. Mereka lebih baik daripada kami hari itu.”

“Hari ini hasilnya harusnya beda dan saya senang. Seperti ini lah kami ingin berkembang dan bermain. Mengambil risiko, memainkan sepakbola yang ingin kami mainkan. Tim fantastis, itu adalah 45 menit terbaik yang pernah saya lihat dari Tottenham sejak saya tangani.”

“Ada 11 penyelamatan dari De Gea yang luar biasa. Dia sepenuhnya pantas jadi man of the match,” kata Pochettino.

(nds/raw)

Fantastis, De Gea

LondonDavi De Gea tampil fantastis saat Manchester United mengalahkan Tottenham Hotspur 1-0. De Gea bikin 11 penyelamatan.

MU menang 1-0 dalam laga tandangnya ke Tottenham di Wembley, Minggu (13/1/2019) malam WIB. Gol kemenangan Setan Merah dicetak oleh Marcus Rashford di menit ke-44.

Kemenangan ini didapat bukan cuma dari andil Rashford. Ada peran besar De Gea dalam mengamankan gawang MU.

Kiper asal Spanyol itu berhasil bikin 11 penyelamatan. Ada tiga tembakan Dele Alli dari jarak dekat yang dipatahkan dengan kaki dan tangan De Gea.
Harry Kane menjadi pemain yang paling banyak melepas tembakan on target. Semuanya berhasil dimentahkan lewat kaki dan tangan De Gea.

De Gea juga berhasil mematahkan empat tembakan lainnya yang masih-masing berasal dari Christian Eriksen, Toby Alderweireld, Song Heung-min, dan Fernando Llorente.

Menurut catatan Opta, 11 penyelamatan ini adalah yang terbanyak dibuat De Gea tanpa kebobolan dalam level liga tertinggi.

Dia pernah bikin 14 penyelamatan saat MU mengalahkan Arsenal 3-1 di Emirates Stadium pada Desember 2017. Namun, dalam laga itu gawang De Gea gagal clean sheet setelah dibobol Alexandre Lacazette.

Penampilan gemilang De Gea itu juga mendapat pujian dari manajer Ole Gunnar Solskjaer. Kiper 28 tahun itu dinilai fantastis.

“Fantastis, ketika Anda bikin 11 penyelamatan, itu adalah performa terbaik. Satu atau dua adalah penyelamatan yang sangat bagus,” kata Solskjaer dikutip dari Premier League.

(ran/raw)


Hasil Tottenham vs MU: Setan Merah Bungkam Tuan Rumah

JakartaManchester United melanjutkan bulan madunya bersama Ole Gunnar Solskjaer. Melawat ke Tottenham Hotspur, ‘Setan Merah’ menang 1-0 berkat gol Marcus Rashford.

Bertandang ke Wembley, Minggu (13/1/2019) malam WIB, laga berjalan ketat. Tottenham lebih dominan dalam penguasaan bola, tapi MU begitu berbahaya dari serangan balik.

Dari serangan balik pula MU mencetak gol melalui kaki Rashford di menit ke-44. Gol ini pada prosesnya jadi satu-satunya pembeda antara kedua tim di waktu penuh.

Selain Rashford yang mencetak gol dan Paul Pogba yang mencatatkan assist, penampilan David de Gea di bawah mistar gawang MU juga patut diberi kredit. De Gea mencatatkan 11 penyelamatan sepanjang laga, berbanding tujuh milik Hugo Lloris.

Tottenham punya 21 tembakan, 11 digagalkan De Gea. Sementara MU punya 13 percobaan, delapan mengarah ke gawang.

Dengan kemenangan ini, MU terus mendekati empat besar. Masih berada di posisi enam, kini skuat besutan Solskjaer mengoleksi 41 poin dan berjarak enam poin dari Chelsea di posisi empat. Sementara Tottenham belum tergusur dari tempat ketiga dengan 48 poin.

Jalannya Pertandingan

Tottenham berupaya langsung mengontrol pertandingan. Sementara MU menerapkan pressing tinggi ke pertahanan tuan rumah.

Tottenham mencatatkan peluang bagus di menit ke-9. Son Heung-min menerima umpan dari Christian Eriksen di kiri, lalu meloloskan Harry Winks dengan umpan terobosan.

Namun Winks gagal mengarahkan tembakan ke gawang, alih-alih memberikan umpan yang tak bisa disambar siapapun.

MU merespons dua menit kemudian. Jesse Lingard mendapatkan bola liar dan mencoba melepaskan tembakan. Belum menemui sasaran karena melambung.

Tak lama kemudian, MU kembali mengancam lewat kecepatan Marcus Rashford. Kali ini tembakannya terlalu lemah dan mudah ditangani Hugo Lloris.

Giliran Martial Giliran Anthony Martial menebar bahaya untuk tuan rumah di menit ke-18. Menerima umpan Pogba di kiri, Martial menusuk ke tengah dan mencoba menembak di bawah tekanan pemain lawan. Bola dihalau Lloris dengan kaki.

MU kembali merepotkan tuan rumah di menit ke-26. Martial mencoba melengkungkan bola ke pojok kanan, tapi masih melebar.

Tottenham coba menekan MU. Dua tembakan masing-masing dari Son dan Dele Alli masih terblok di menit ke-29.

Harry Kane mencetak gol di menit ke-31, tapi dianulir. Umpan silang dari kanan disambut Alli di tiang jauh, lalu bola disontek Kane di depan gawang. Tapi dia melakukannya dalam posisi offside.

Percobaan jarak jauh dari Winks lima menit berselang. Sama sekali tak mengganggu David de Gea karena melambung jauh di atas gawang.

MU memetik keunggulan di menit ke-44 lewat serangan cepat. Umpan lambung Pogba diterima Rashford di kanan, lalu diselesaikan dengan sepakan mendatar ke pojok kiri bawah gawang. MU menutup babak pertama memimpin 1-0 atas Tottenham.

Tottenham meningkatkan intensitas di babak kedua. Kane langsung memaksa De Gea melakukan penyelamatan di menit ke-49 dengan tembakan mendatar.

Dua menit kemudian, giliran Alli mengancam. Umpan silang Kieran Trippier ditanduk Alli, namun bisa dihalau De Gea.

MU balas mengancam di menit ke-54. Bebas di sisi kanan, Ashley Young melepaskan umpan silang yang disundul Pogba di tengah kotak penalti. Masih mudah ditangkap Lloris.

Pogba nyaris menggandakan keunggulan MU di menit ke-56. Tembakannya mulanya terhalang, tapi bola pantul bisa dicocornya. Lloris dengan sigap menepis bola ke atas gawang.

Peluang dari Tottenham tiga menit berselang. Sepak pojok Eriksen disambar Kane di depan gawang, tapi De Gea bisa menahan laju bola.

MU membuang kans bagus di menit ke-62. Sodoran Martial disambut tembakan keras Pogba di depan kotak penalti. Lloris menjatuhkan diri untuk menepis bola.

Gantian Tottenham lagi mendapatkan kans mencetak gol. Lamela menyerobot bola dari Pogba dan mengoper ke Kane. Kane lalu meneruskannya ke Alli yang tinggal menghadapi De Gea. Hanya saja sepakannya terbaca oleh kiper MU itu dan terhalau.

De Gea kembali menunjukkan kelasnya di menit ke-70. Sepak pojok Eriksen dari kanan disambar Toby Alderweireld di tiang dekat. De Gea menepisnya dengan refleks yang cemerlang.

Empat menit berselang, Alli menguji De Gea. De Gea lagi-lagi mampu mencegah bola masuk ke gawangnya.

De Gea benar-benar dibuat sibuk oleh Tottenham. Kane mendapatkan peluang usai menerima umpan Fernando Llorente di menit ke-86. Bola mendatar dihalau De Gea dengan kaki.

Tiga menit berikutnya, Llorente menerima bola di depan gawang. Sontekannya masih mengarah ke kiper. Tottenham berusaha mengepung MU di sisa waktu, tapi tak berhasil mendapatkan gol.

Susunan pemain:

Tottenham: Hugo Lloris; Kieran Trippier, Toby Alderweireld, Jan Vertonghen, Ben Davies; Moussa Sissoko (Erik Lamela 43′), Harry Winks (Fernando Llorente 81′), Christian Eriksen; Dele Alli; Harry Kane, Son Heung-min

MU: David De Gea; Ashley Young, Victor Lindelof, Phil Jones, Luke Shaw; Ander Herrera, Nemanja Matic; Jesse Lingard (Diogo Dalot 83′), Paul Pogba (Scott McTominay 93′), Anthony Martial (Romelu Lukaku 73′); Marcus Rashford
(raw/nds)