Di Balik Kontroversi Kampanye Budaya Beberes Restoran Cepat Saji

Liputan6.com, Jakarta – Kampanye budaya beberes sendiri yang dicanangkan KFC Indonesia belum lama ini ramai dibahas di media sosial. Sementara sebagian orang mendukung gagasan tersebut, sisanya tak segan mencibir dengan kata-kata cukup pedas.

Menanggapi kontroversi tersebut, Hendra Yuniarto GM Marketing PT. Fast Food Indonesia menjelaskan, kendati baru riuh belakangan, kampanye Budaya Beberes sebenarnya dimulai sejak Februari 2018.

“Sama seperti kampanye #NoStrawMovement yang lebih dulu berjalan di seluruh store KFC, kampanye #BudayaBeberes merupakan wujud kepedulian KFC Indonesia terhadap kelestarian lingkungan dengan cara mengajak konsumen peduli pentingnya upaya pemilahan sampah,” terangnya lewat pesan singkat pada Liputan6.comSenin, 21 November 2019.

Ia menyatakan, kampanye ini bermaksud mengajak dan mengedukasi konsumen akan pentingnya pemilahan sampah, yakni membereskan sendiri setelah bersantap, juga sama-sama membangun kesadaran bahwa setelah mereka selesai makan, konsumen lain yang akan duduk di tempat tersebut.

Hendra menambahkan, tata cara makan di restoran cepat saji sebenarnya konsumen bisa memesan langsung di counter kasir, membayar, dan mengambil pesanannya. Setelah itu, konsumen bisa bersantap langsung di areal ruang makan.

“Kami berterima kasih apabila setelah bersantap, konsumen dapat membereskan sendiri sisa makanan dan minumannya demi kenyamanan bersama,” ujarnya.

“Adanya kampanye #BudayaBeberes ini merupakan ajakan yang diharapkan mampu membangun kesadaran akan pentingnya pemilahan sampah untuk menjaga kelestarian lingkungan, juga agar konsumen mampu mengaplikasikannya sendiri di rumah,” tambah Hendra.

Kendati demikian, ditegaskan sebenarnya tak ada aturan tertulis mengenai budaya beberes setelah makan. “Tapi, sebenarnya budaya restoran fast food adalah self-service, dan KFC di sini posisinya mengajak konsumen untuk memilah sampah bagi kelestarian lingkungan,” tutur Retno, PR KFC Indonesia.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Debat Kedua Pilpres 2019 Tanpa Kisi-Kisi, Jadi Lebih Seru?

Liputan6.com, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah mempersiapkan debat kedua Pilpres 2019 yang digelar pada 17 Februari 2019. Debat yang hanya akan diikuti calon presiden itu bertema energi dan pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup, dan infrastruktur

KPU pun menyatakan, format dan mekanisme debat kedua dan seterusnya akan diubah. Hal ini setelah debat perdana Pilpres 2019 pada 17 Januari 2019 menuai sorotan, terutama karena adanya pemberian kisi-kisi pertanyaan.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan, seluruh komisioner KPU telah melakukan rapat pleno untuk mengevaluasi secara menyeluruh jalannya debat pertama. Hasilnya, pihaknya berkomitmen memperbaiki format dan mekanisme debat menjadi lebih baik.

“Debat kedua, format dan mekanisme akan kita rancang sedemikian rupa agar memungkinkan bagi pasangan calon presiden dan wakil presiden menunjukkan performa, kapasitas terkait penyampaian gagasan-gagasan besar yang tercantum dalam visi, misi, program untuk memimpin Indonesia lima tahun ke depan,” kata Wahyu ditemui di D’Hotel, Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, Minggu 20 Januari 2019.

Salah satu format yang akan diubah dalam debat adalah meniadakan kisi-kisi soal dari panelis kepada pasangan calon. Selain itu durasi penyampaian visi misi dan program pasangan calon akan diperpanjang.

“Termasuk durasi akan kita perbarui karena debat pertama penyampaian visi misi dan program dari kandidat hanya tiga menit. Ini dirasa kurang sehingga mungkin akan kita tambah waktunya,” sebut Wahyu.

Format yang akan diubah selanjutnya ialah teknis panggung. Debat dinilai terlalu gaduh sehingga mempertimbangkan mengurangi jumlah pendukung yang diizinkan masuk ke arena debat.

Lalu bagaimana reaksi kubu Jokowi dan Prabowo mengenai perubahan mekanisme debat?

PDIP yang mengusung pasangan nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi dan Ma’ruf Amin tak mempermasalahkan peniadaan kisi-kisi.

“Tema debat itu sendiri kan pada dasarnya sebagai sebuah pengerucutan kisi-kisi itu,” ucap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Senin (21/1/2019).

Meski demikian, Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf ini, tak menampik tetap ada persiapan debat nanti. Persiapan itu akan dilakukan dengan sebaik mungkin.

“Dalam rangka persiapan itu, kami menegaskan tema debat itu sudah menjadi bagian dari kisi-kisi itu sendiri. Sehingga kalau temanya terorisme, jangan bicara pangan, ketika tema HAM jangan bicara air,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Program TKN Jokowi-Ma’ruf, Aria Bima menuturkan, apa pun yang diputuskan KPU, pihaknya akan tetap menyiarkan program paslon nomor urut 01 itu.

Dia menuturkan, yang paling penting adalah durasi waktu yang lebih panjang dalam menjawab.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menyambut baik langkah KPU yang mengubah format debat kedua tanpa ada kisi-kisi. Tim Prabowo berharap debat kedua akan lebih baik dan berkualitas untuk rakyat.

“Mengenai rencana KPU tidak akan memberikan kisi-kisi kami pun siap mengikutinya. Apalagi demi tujuan agar debat menjadi lebih berkualitas,” kata juru bicara BPN Andre Rosiade saat dikonfirmasi, Minggu 20 Januari 2019.

Ia menyatakan, pasangan Prabowo-Sandiaga juga siap menghadapi debat kedua tanpa kisi-kisi pertanyaan. Politisi Partai Gerindra itu menyebut pihaknya turut mendukung apabila KPU melarang kandidat capres-cawapres membawa sontekan atau tablet saat debat berlangsung.

“Agar rakyat mendapatkan jawaban dari kepala kandidat, bukan dari teks atau sontekan. Sehingga rakyat benar-benar bisa menilai kualitas masing-masing kandidat,” jelas Andre.


2 dari 4 halaman

Debat Jadi Lebih Seru?

Komisioner KPU Ilham Saputra mengakui debat pilpres 2019 edisi pertama tak sesuai ekspektasi. Bahkan, bisa dibilang tak seru karena peserta debat sudah lebih dahulu diberikan kisi-kisi pertanyaan.

“Ya sekali-kali kita menerima masukan dari masyarakat, bahwa memang mungkin karena diberikan kisi-kisi debat ini menjadi yang masyarakat sebut kurang seru,” ujar Ilham di Gedung Percetakan Gramedia Jakarta, Minggu (20/1/2019).

Meski begitu, KPU mengatakan pihaknya sudah bekerja semaksimal mungkin agar jalannya debat berlangsung dengan baik. KPU berjanji akan mengikuti saran dari masyarakat untuk debat lanjutan Pilpres 2019.

“Sekali lagi kita enggak menutup mata dan kuping terkait masukan-masukan dari masyarakat terkait dengan peningkatan debat,” kata dia.

Terkait dengan durasi debat lanjutan, menurut Ilham akan dibicarakan kembali dengan pihak televisi yang menyiarkan program debat Pilpres 2019. “Kita bicarakan lagi,” kata dia.

Namun demikian, komisioner KPU Wahyu Setiawan mengklaim, debat perdana pilpres Kamis lalu lebih hidup dibanding pada Pilpres 2014 lalu. ‎Menurutnya, dalam debat kemarin sudah ada dialektika antarpaslon capres-cawapres.

“Dalam beberapa pencapaian, kita merasa dibandingkan dengan debat 2014 ‎yang lalu, ini lebih hidup. Ini diakui oleh banyak pihak. Karena debatnya itu di ronde awal sudah debat,” kata Wahyu di Setia Budi, Jakarta Selatan, Minggu 20 Januari 2019.

Kendati demikian, Wahyu mengakui masih banyak kekurangan pada debat perdana Pilpres 2019. Itu diakuinya setelah KPU melakukan evaluasi serta adanya kritik pasca-debat perdana digelar.

“Kami menyadari bahwa debat pertama belum sepenuhnya, artinya sudah ada yang terpenuhi tapi tidak sepenuhnya harapan publik itu terpenuhi,” ucapnya dikutip dari JawaPos.com.

Wahyu mengatakan, pihaknya terbuka jika ada kritikan-kritikan pada proses debat perdana. ‎Sejauh ini, pihaknya telah menerima berbagai masukan untuk nantinya dijadikan acuan pada debat kedua.

“Kami KPU akan melakukan evaluasi dan ini sudah kami lakukan setiap debat. Jadi debat pertama kita evaluasi untuk ebat kedua, debat kedua pun kita evaluasi untuk debat ketiga. ‎Demikian seterusnya,” jelasnya.

3 dari 4 halaman

Siapa Moderator dan Panelis?

Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga terkait moderator yang akan ditunjuk pada debat capres-cawapres kedua, 17 Febuari 2019 di Hotel Sultan, Jakarta.

“Untuk moderator berdasarkan UU konsep yang sudah dimiliki KPU dikoordinasikan paslon TKN dan BPN,” kata Wahyu di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2019).

“KPU sudah punya opsi, dan kita tawarkan. Moderatornya ini, ini. Kemudian dari masing-masing timses misalnya bilang, oh jangan itu tidak netral. Kan moderator debat capres itu harus netral. Ya kita diskusikan, tapi ya opsi moderator itu kan sudah kami siapkan nama-nama nominasinya. Semua insan media,” sambungnya.

Wahyu menegaskan, pemilihan moderator pada saat debat kedua pilpres 2019 bukan hak dari KPU. Namun, merupakan keputusan dari masing-masing paslon.

“Ya moderator ternama. Misalnya Alvito Deanova, mba Nana Najwa Shihab. Ada banyak. Sekali lagi kalau untuk moderator kami tidak bisa putuskan secara sepihak. Sebab, menurut UU harus dikoordinasikan. Tapi untuk panelis, itu kewenangan mutlak KPU,” tegasnya.

Sedangkan panelis debat capres-cawapres, yang menentukan adalah KPU. Namun demikian, panelis debat tidak sembarang pilih.

“Panelis itu ada syaratnya. Dia pakar di bidangnya, dia punya integritas dan dia harus netral. Jadi bisa jadi ada pakar di bidangnya, kok bisa enggak masuk ? Ya kalau dia tidak netral ya dia enggak penuhi syarat. Lah netral tidak netral kan bukan negatif ya artinya. Sebab, itu kan bagian dari hak politik seseorang. Yang tidak netral tidak penuhi syarat sebagai panelis,” pungkas Wahyu.

Ketua KPU RI Arief Budiman mengatakan, nama Najwa Shihab dan Tommy Tjokro dipilih atau diusulkan oleh beberapa media televisi sebagai moderator debat. Namun, ia tak menyebutkan stasiun televisi mana yang mengusulkannya.

“(Nana dan Tommy jadi moderator) itu diusulkan oleh tv. Kalau KPU nanti saja dirapat selanjutnya dan itu bisa satu (moderator) dan dua (moderator),” kata Arief di KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2019).

Ia menegaskan, jumlah moderator pada debat Pilpres 2019 yang kedua nanti bisa kemungkinan hanya satu saja yaitu antara Najwa atau Tommy. Alasannya, karena pada debat kedua Pilpres 2019 hanya diikuti capres.

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Masyarakat Diminta Cermat Memilih Caleg dalam Pemilu 2019

Liputan6.com, Jakarta – Peneliti Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI) Syafuan Rozi Soebhan mewanti-wanti masyarakat tak mencari kucing dalam karung dalam memilih caleg di Pemilu serentak yang digelar 17 April mendatang.

Ia menyampaikan, untuk mengetahui persoalan dialami masyarakat, para caleg seharusnya menyambangi daerah pemilihannya secara langsung. Bukan mengandalkan serangan fajar atau membagikan uang melalui tim suksesnya.

“Kita tidak mau mencari kucing dalam karung karena dibayar, dia (caleg) hibur kita selama kampanye tapi lalu meninggalkan kita dengan kemacetan, pengangguran, jalan yang gelap, sampah dimana-mana, kejahatan luar biasa, narkoba,” pesan Syafuan, Senin (20/1/2019).

Dia meyakini masyarakat mulai cerdas dalam menyikapi pesta demokrasi. Masyarakat, khususnya generasi milenial tak serta merta akan menerima uang dari para caleg yang akan membiarkan daerah pemilihannya terbengkalai.

“Masyarakat mulai sadar untuk jangan mau terima DP. Terima DP nanti di belakang hari kita tidak diurus. Tapi kalau milih orang yang tepat, yang benar, dia akan urus lima tahun ke depan bagaimana jalan kita itu bagus, dari kualitas jalannya, drainase dan lainnya,” lanjut Syafuan.

Pernyataan ini dilontarkan terkait banyaknya petahana yang kembali maju dalam ajang Pemilu 2019. Salah satu petahana tersebut adalah Ahmad Sahroni.

2 dari 2 halaman

Perhatikan Wilayah

Ahmad Sahroni selaku caleg petahana dari NasDem, mengingatkan masyarakat untuk arif memilih wakil rakyat yang memperhatikan daerah pemilihannya.

“Uang memang penting, bohong kalau kita tidak butuh uang, apa pun sekarang membutuhkan uang, apalagi di ibu kota. Tapi jangan juga kita diperbudak oleh uang sampai membutakan mata memilih wakil rakyat yang hanya mau dipilih tapi tidak mau memperhatikan dapil setelah terpilih,” kata Sahroni.

Sahroni mencontohkan, sebagai wakil rakyat yang terpilih dari Dapil III dirinya tak pernah melewatkan berbagai kesempatan untuk mengunjungi kembali daerah-daerah yang telah mengantarnya ke DPR. Dengan bertatap muka di daerah pemilihannya, kepentingan masyarakat akan diketahui tanpa ditungangi pihak-pihak yang mencoba mencari keuntungan pribadi.

“Selama hampir lima tahun, saya tidak pernah melewatkan jadwal reses, kunjungan kerja maupun sosialisasi empat pilar. Momentum itu saya manfaatkan untuk mendatangi berbagai wilayah di daerah pemilihan secara bergiliran untuk mengetahui apa persoalan dirasakan masyarakat,” ungkap pria yang lekat dengan sebutan Anak Priok ini.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Najwa Shihab dan Tommy Tjokro Bakal Jadi Moderator Debat Kedua Pilpres

Liputan6.com, Jakarta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjuk Najwa Shihab dan Tommy Tjokro untuk menjadi moderator di debat kedua pilprespada 17 Februari mendatang. Dua nama ini akan menggantikan Ira Kusno dan Imam Priyono yang menjadi moderator di debat perdana, Kamis 17 Januri lalu.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, nama Nana sapaan akrab Najwa Shihab dan Tommy Tjokro itu dipilih atau diusulkan oleh beberapa media televisi. Namun, dia tak menyebutkan stasiun televisi mana yang mengusulkannya.

“Kalau KPU nanti saja dirapat selanjutnya dan itu bisa satu (moderator) dan dua (moderator),” kata Arief di KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2019).

Ia menegaskan, jumlah moderator pada debat Pilpres kedua bisa saja hanya satu, yaitu antara Nana dan Tommy. Karena, dengan hanya satu moderator saja bisa lebih mempersingkat waktu.

“Ya bisa satu, bisa dua ya. Tapi kalau saya pribadi, kemarin kan berpasangan maka moderator dua. Moderator dua kan mengambil waktu agak lama, kalau saya sendiri mengusulkan bisa satu. Jadi lebih cepat gitu, silakan-silakan tanya jawab gitu loh,” tegasnya.

Alasan dengan hanya satu moderator saja dikarenakan pada debat yang kedua hanya dijalani capres saja. Dan dengan hanya satu moderator saja bisa akan menjadi lebih simpel.

Selain itu, moderator yang akan dipilih nanti tentunya tak akan berpihak terhadap salah satu paslon, profesionalisme dan mempunyai integeritas tinggi seperti pada PKPU Nomor 23 Tahun 2018 Tentang Kampanye Pemilihan Umum soal Debat Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Pasal 48 yakni

2 dari 2 halaman

Tidak Memihak

Debat Pasangan calon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 48 ayat (2) dipandu oleh moderator yang berasal dari kalangan profesional dan akademisi yang mempunyai integritas tinggi, jujur, simpatik, dan tidak memihak kepada salah satu Pasangan Calon.

(2) Moderator sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilarang memberikan komentar, penilaian, dan kesimpulan apapun terhadap penyampaian dan materi dari setiap Pasangan Calon.

(3) Moderator sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipilih oleh KPU setelah berkoordinasi dengan Tim Kampanye Nasional masing-masing Pasangan Calon.

“Tidak (diperluas peran moderator), peran moderator sama dengan sebelumnya, mereka memandu jalannya debat, menyampaikan pertanyaan, mengatur jalannya debat. Jadi sama perannya, cuman karena besok itu hanya capres kan, saya pikir satu moderator lebih ringkes gitu lebih rileks,” jelasnya.

Reporter: Nur Habibi

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Meski Punya Keterbatasan, 5 Wanita Ini Mampu Jadi Model Internasional

Liputan6.com, Jakarta – Meski dianggap memiliki keterbatasan, sejumlah wanita ini berhasil mematahkan stereotip bahwa seorang model perempuan itu harus super cantik, kulit putih, rambut panjang hingga tinggi semampai.

Selama bertahun-tahun, industri modelling dituding sangat bersifat homogen. Hanya menunjukkan keindahan dan kemolekan seorang peraga dari satu sisi tanpa menunjukkan keragaman sama sekali.

Cantik dan tampan, begitu kriteria yang selalu dicari untuk mengisi panggung runway dalam sebuah pagelaran busana.

Namun, seiring berjalannya waktu kriteria semacam itu semakin pudar, standar kecantian pun turut bergeser dan para model dengan rupa beragam pun kian muncul ke permukaan.

Hal semacam ini tentu membuat banyak orang percaya diri akan kemampuannya di bidang modeling.

Seperti dikutip dari laman Wonderslist.com, Senin (11/9/2017), berikut 5 model unik dan inspiratif yang mengubah pandangan banyak orang:


Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 6 halaman

1. Melanie Gaydos

Melanie Gaydos berhasil mewujudkan impiannya untuk menjadi seorang peragawati meski dengan fisiknya yang dianggap tak sempurna. Sebagian orang bahkan tega menyebutnya ‘mengerikan’.

Melanie lahir 29 tahun lalu di Connecticut, Amerika Serikat. Sejak lahir, ia mengalami kondisi ectodermal dysplasia yang merupakan keabnormalan pertumbuhan gigi, pori-pori kulit, kuku, bahkan tulang.

Melanie juga mengidap kondisi bilateral cleft palette dan alopecia, yang membuat rambut dan bulu tubuhnya tidak bisa tumbuh. Hasilnya, ia tidak memiliki gigi juga tidak berambut. Alis dan bulu mata pun absen. Secara keseluruhan, penampilan fisik Melanie berbeda dengan para wanita kebanyakan.

Selain itu, kondisi alopecia yang diidapnya mengakibatkan bulu-bulu justru tumbuh di dalam kulit. Pertumbuhan bulu matanya memiliki dampak terhadap kornea, mengakibatkannya mengalami buta sebagian.

Namun, Melanie tak menyesali penampilan fisiknya. Juga tidak menghalanginya mengejar mimpi.

Suatu hari, kekasih Melanie mengajaknya mencoba kesempatan di dunia modeling. Suatu hari, ia menerima surat dari fotografer terkenal Spanyol Eugenio Recuenco. Melalui surat, sang fotografer menyatakan kekagumannya pada keunikan Melanie. Ia pun tidak menyangka dan sangat bersemangat dengan tawaran di depan mata itu.

Eugenio yang terkesan dengan foto-foto Melanie mengajak gadis itu terbang ke Berlin. Di sana Melanie membintangi video musik band Jerman Rammstein, yang disutradarai oleh Eugenio.

New York Fashion Week merupakan debut Melanie berjalan di runway. Bekerjasama dengan desainer fesyen Nina Athanasiou, ia bereksperimen mengenakan gaun couture berhiaskan bulu-bulu burung sintetis dan sepatu berhak tinggi.

3 dari 6 halaman

2. Winnie Harlow

Winnie Harlow menderita penyakit Vitiligo, yaitu hilangnya pigmen atau warna kulit ditandai munculnya bercak-bercak putih yang bermunculan di sekitar lutut, bibir, badan, tangan dan di atas mata.

Tumbuh dengan vitiligo bukanlah hal yang mudah, Winnie mulai mengalaminya sejak usia 4 tahun. Sejak itu, ia mengalami intimidasi dari teman-teman sekolah yang sering kali memanggilnya ‘sapi’ — kulitnya belang di beberapa bagian sehingga mirip corak kulit sapi.

Namun, penindasan yang ia alami tak membuatnya patah semangat. Sebaliknya, Winnie justru semakin tegar.

Winnie malah membuktikan bahwa kekurangannya adalah sebuah keunikan, yang akan mengantarkannya mencapai sukses.

Berkat kontes yang digagas oleh Tyra Banks, perempuan bernama asli Chantelle Brown Young ini menemukan pijakannya sebagai model.

Banks melihat Winnie yang mempunyai tinggi 177 cm pada akun Instagramnya, dan membujuknya untuk mengikuti audisi America’s Next Top Model.

Beberapa prestasinya adalah menjadi model merek Desigual dari Spanyol, Ashish Spring/Summer 2015 London Fashion Week Show dan membintangi Diesel’s 2015 Campaign.

Tidak hanya itu, Winnie yang memiliki kulit belang di beberapa bagaian tubuh itu juga menjadi peran utama dalam video ‘Guts Over Fear’ yang dinyanyikan oleh Eminem featuring Sia. Bahkan Winnie juga diterbangkan ke Inggris oleh fotografer terkenal Nick Knight untuk menjadi subyek profil ternama “SHOW Studio Project”.

4 dari 6 halaman

3. Madeline Stuart

Menderita down syndrome atau keterbelakangan mental tak menyurutkan mimpi wanita berusia 20 tahun asal Brisbane, Australia bernama Madeline Stuart untuk menjadi seorang model. Meski berkebutuhan khusus, ia mampu mewujudkan cita-citanya tersebut.

Suatu hari, ia menyampaikan mimpinya tersebut kepada sang ibu. Ketika berhadapan dengan orangtuanya, Stuart bertekat untuk terjun dalam dunia modeling.

Sang ibu yang bernama Maddy, menganggap disabilitas yang diderita anaknya merupakan hadiah dari Tuhan.

Untuk mewujudkan impian sang anak, Maddy meminta bantuan sahabatnya Jamie Lea dan kekasihnya Robbie untuk mencari agensi model yang pas bagi Stuart.

Kepopuleran Stuart kian meroket setelah kehadirannya di sosial media menginspirasi banyak orang.

Dalam waktu kurang dari dua pekan, pengikut Maddy di Facebook mencapai 150 ribu, dan Instagram-nya memiliki lebih dari 16. ribu followers.

Seiring dengan keberhasilan di dunia maya, kisah Maddy pun banyak dipublikasikan di media populer salah satunya seperti BuzzFeed dan website The Today Show.

5 dari 6 halaman

4. Jillian Mercado

Lahir di New York, Amerika Serikat pada 30 April 1987, Jillian Mercado didiagnosis mengalami distrofi otot spastik dan harus duduk di kursi roda sejak usia tiga tahun.

Distrofi adalah kondisi di mana bagian tubuh melemah atau mengecil. Dalam kondisi distrofi otot, maka terjadi kelemahan kemampuan gerak otot pada tubuh.

Sejak awal, Jillian Mercado memang ingin menjadi seorang model. Untuk itu, ia mencari sosok yang mengalami keterbatasan serupa yang pernah menjadi model. Namun sayang, ia tak menemukan orang tersebut.

Hal itu dimaksudkan agar Jillian Mercado belajar dari orang tersebut dan percaya diri dengan kemampuan yang ia miliki.

Semakin dewasa, Mercado kian memelajari pemasaran fashion di Fashion Institute of Technology New York. Pada tahun 2011, ia tampil dalam kampanye pertamanya untuk merek pakaian berbahan denim. Kemudian, ia berhasil bergabung bersama IMG Models — sebuah agensi terkenal.

Kariernya sebagai model kian memuncak setelah pada tahun 2016 terpilih sebagai satu dari tiga model yang muncul dalam kampanye terbaru untuk situs resmi Beyonce.

6 dari 6 halaman

5. Nyakim Gatwech

Nyakim Gatwech, seorang model dari Sudan Selatan yang mengajak para wanita untuk tidak malu dengan kulit gelapnya. Dengan tekad keras dan kulitnya, ia mendobrak anggapan konvensional bahwa wanita cantik adalah yang berkulit putih.

Selama ini ia kerap menerima cemoohan dan cacian akan warna kulitnya tersebut. Bahkan, ia pernah menerima ujaran kebencian dari seorang sopir taksi yang ia naiki.

“Ia menyuruhku untuk mencoba memutihkan kulitku dengan bahan kimia. Aku hanya tertawa mendengarnya,” ujar Nyakim seperti dilansir dari Bored Panda.

Komentar-komentar negatif tersebut tidak pernah membuatnya berkecil hati. Baginya, warna kulitnya adalah warna yang elegan dan indah.

Tak hanya itu, ia mencoba mengubah anggapan tersebut dengan menjadi model sekaligus bersuara bagi orang-orang kulit hitam. Nyakim kini tinggal di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat, untuk mengejar mimpinya berkarir di industri fashion.

Meski dia masih menerima pesan dan komentar bernada kebencian, Nyakim Gatwech menolak untuk menghabiskan waktunya mempermasalahkan hal tersebut. Nyakim tak lagi menanggapi ujaran negatif dan lebih memilih fokus pada hidupnya.

Kontroversi Jokowi Beli 100 Ribu Sabun Cuci

JakartaPresiden Joko Widodo (Jokowi) memborong 100 ribu botol sabun cuci piring senilai Rp 2 M dari pegiat UMKM di Garut, Jawa Barat. Aksi capres petahana ini menjadi kontroversi.

Jokowi bersama sang ibu negara, Iriana, memborong 100 ribu botol sabun cuci piring saat meninjau pameran giat kewirausahaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Gedung Serbaguna Mandala, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (19/1). Sabun cuci piring yang dibeli Jokowi itu merupakan produk dari salah satu stan yang dipamerkan dalam acara tersebut.

Sabun cuci piring yang diborong Jokowi milik pengusaha lokal milik Eli Liawati. Sabunnya itu diberi label ‘Sabun Cuci Padawangi’. Eli merupakan anggota kelompok usaha PKH Padawangi dari Desa Padahurip, Kecamatan Banjarwangi, Garut.


“Kaget saya, nggak nyangka. Alhamdulillah, senang banget. Diborong 100 ribu botol, jadi nilainya Rp 2 miliar,” kata Eli setelah dagangannya diborong Jokowi.

Sebanyak 100 ribu botol yang dipesan Jokowi itu harus sudah tersedia hingga akhir Februari nanti. Eli mengatakan uang Rp 2 miliar itu nantinya akan dia kembangkan lagi untuk usahanya itu. Saat ini, dia tidak memiliki anak buah, dia hanya mengerjakan sendiri.

“Saya baru sendiri. Baru memulai usaha dua bulan. Nanti saya punya anggota 40 orang, anggota kelompok PKH saya,” ucapnya.

Kontroversi Jokowi Beli 100 Ribu Sabun CuciFoto: Eli Liawati. (Ray Jordan/detikcom).

“Saya mau umrah, nanti bayarin orang tua juga untuk umrah. Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Jokowi. Mudah-mudahan jadi presiden lagi,” tambah Eli.

Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mempertanyakan dana yang digunakan Jokowi untuk membeli sabun cuci piring tersebut. Meski mengapresiasi langkah Jokowi, namun posisinya sebagai capres membuat sang petahana diduga membeli sabun dalam rangka kampanye.

“Mengenai aksi Pak Jokowi memborong 100 ribu botol sabun cuci di Garut perlu diapresiasi karena membantu UMKM. Kami Partai Gerindra mengapresiasi langkah pak Jokowi,” ungkap Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade lewat pesan singkat, Senin (21/1/2019).

“Tapi tentu kami ingin mengetahui pembelian ini apakah dengan anggaran Negara atau uang pribadi pak Jokowi? Karena aksi beli ini terkesan pak Jokowi lagi berkampanye di Jabar,” tambah jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno itu.

Andre menuding Jokowi mencoba menarik simpati dengan melakukan pembelian sabun cuci piring. Ia menyoroti soal elektabilitas Jokowi di wilayah Jawa Barat.

“Kita kan tahu Pak Jokowi masih kalah di Jabar. Sehingga Pak Jokowi terus melakukan pencitraan di Jabar seperti cukur rambut di bawah pohon,” sebut Andre.

Pernyataan Andre ditepis oleh Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding. Menurutnya, dana yang digunakan untuk membeli sabun tidak bertentangan dengan aturan. Ia juga menegaskan posisi Jokowi saat memborong sabun cuci piring bukan sebagai capres.

“Saya kira pembelian sabun tersebut pada momentum atau sifat kunjungan beliau sebagai presiden. Tentu uang yang dipakai adalah anggaran yang dibolehkan oleh UU atau peraturan. Jadi tidak ada masalah selama tidak bertentangan dengan aturan,” ungkap Karding, Senin (21/9).

Pihak Istana Kepresidenan belum menjelaskan dana yang digunakan oleh Jokowi untuk membeli sabun itu. Nantinya pesanan 100 ribu botol sabun cuci piring tersebut diperuntukkan bagi masyarakat.

“Itu dapat dibagi ke masyarakat dan lain-lain,” jelas Karding.
(elz/imk)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Pendukung Jokowi Gugat Prabowo Soal Pernyataan Selang Cuci Darah di RSCM

Jakarta – Advokat yang tergabung dalam organisasi masyarakat Harimau Jokowi mengajukan gugatan perdata terhadap Capres Prabowo Subianto, terkait pernyataan selang cuci darah di RSCM bisa dipakai lebih dari 1 orang. Gugatan dilayangkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Gugatan tersebut didaftarkan dengan nomor 76/Pdt.G/2019/Pn.JktSel. Adapun pihak yang digugat Harimau Jokowi yakni, tergugat I Prabowo Subianto baik selaku pribadi maupun Capres, tergugat II Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, tergugat III Badan Kampanye Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, dan turut tergugat Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

“Hari ini Pimpinan Pusat Harimau Jokowi telah melayangkan gugatan perdatanya ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terhadap kasus pembohongan publik yang dilakukan Prabowo Subianto, baik dalam kapasitasnya sebagai pribadi, Ketum Partai Gerindra dan kita juga ajukan kepada BPN Prabowo-Sandiaga,” kata Ketua Harimau Jokowi, Saiful Huda, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019).

Pendukung Jokowi Gugat Prabowo Soal Pernyataan Selang Cuci Darah di RSCMFoto: Advokat yang tergabung dalam ormas Harimau Jokowi mengajukan gugatan perdata terhadap Capres Prabowo Subianto, terkait pernyataan selang cuci darah di RSCM (Yulida-detikcom).

Ia mengatakan Prabowo melakukan kebohongan publik mengenai pernyataannya yang menyebut selang cuci darah bisa dipakai lebih dari satu orang di RSCM bagi pelayanan pasien BPJS Kesehatan. Menurut Saiful perbuatan Prabowo itu menimbulkan kecemasan publik.

“Kebohongan publiknya yang mengatakan RSCM telah melakukan pelayanan publik yang salah yang kebohongan itu terkait 1 selang yang mestinya digunakan 1 orang tapi digunakan 40 orang, (selang) alat cuci darah itu. Padahal menurut RSCM itu salah besar kami tidak melakukan itu kata pihak RSCM ya satu selang ya untuk 1 orang,” ujarnya.

Saiful mengaku sudah menemui pihak manajemen RSCM untuk menjadikannya pihak turut tergugat dalam gugatan. Oleh karenanya ia berharap pihak RSCM mau bersaksi di pengadilan terkait isu tersebut.

“Sebetulnya kami datang ke sana untuk membuat pemberitahuan kepada pihak RSCM bahwa RSCM akan kita libatkan dalam gugatan perdata ini. Tetapi itu bukan sebagai pihak tergugat melainkan turut tergugat agar RSCM sungguh sungguh memberikan kesaksian di dalam pengadilan nanti,” ujarnya.

Menurut Saiful, Prabowo melanggar Pasal 34 ayat 3 a dan b UU tentang partai politik, serta Pasal 1364 KUH Perdata sebagai perbuatan melawan hukum. Menurutnya setelah 2 minggu sejak didaftarkan, penggugat baru akan mendapatkan jadwal sidang.

Sementara itu kuasa hukum Harimau Jokowi, Petrus Selestinus mengatakan akan mengajukan gugatan pidana ke Bareskrim Polri mengenai pernyataan Prabowo itu. Laporan itu akan diajukan dalam waktu dekat.

“Jadi laporan pidana ke Mabes Polri karena Prabowo sebagai calon pemimpin harusnya sikapnya seorang negarawan. Kalau negarawan itu berbicara dan bersikap ke publik harus menyampaikan hal-hal yang benar. Tapi Prabowo justru menyampaikan berita bohong yang seharusnya dia patut menduga bahwa apa yang disampaikan terhadap publik tentang 1 selang dipakai beberapa pasien cuci darah itu harusnya didukung dengan bukti. Dan tujuan dia itu tidak lain untuk menjatuhkan pemerintahan Jokowi sekaligus menjatuhkan reputasi RSCM,” kata Petrus.

Sebelumnya, Prabowo Subianto menyampaikan tentang satu selang alat cuci darah pasien di RSCM pernah dipakai oleh 40 orang. Hal itu disampaikan dalam ceramah akhir tahun yang digelar di kediamannya di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (30/12/2018). Video itu kemudian diunggah dalam halaman Facebooknya.

Dalam ceramahnya, Prabowo membahas banyak hal, di antaranya menyebut banyak uang di negara ini mengalir ke luar sehingga tidak cukup untuk melayani bangsa Indonesia. Salah satunya masalah kesehatan. Dia mengatakan ada dokter tidak digaji hingga menjadi problem di rumah sakit.

“Saya dapat laporan di RSCM ada alat pencuci ginjal dan seharusnya hal itu punya saluran-saluran dari plastik, dari karet, dan tentunya dipakai satu orang satu kali. Saya dengar ada yang melaporkan kepada saya di RSCM hari ini dipakai 40 orang,” ujar Prabowo.
(yld/nvl)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

KPU: Pemilihan Moderator Debat Kedua Capres Persetujuan 2 Kubu

Liputan6.com, Jakarta – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Wahyu Setiawan mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga. Koordinasi digelar terkait moderator yang akan ditunjuk pada debat capres-cawapres kedua, 17 Febuari 2019 di Hotel Sultan, Jakarta.

“Untuk moderator berdasarkan UU konsep yang sudah dimiliki KPU dikoordinasikan paslon TKN dan BPN. Sehingga moderator kita punya opsi jam 4 ini koordinasikan dengan TKN dan BPN,” kata Wahyu di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (21/1).

“KPU sudah punya opsi, dan kita tawarkan. Moderatornya ini, ini. Kemudian dari masing-masing timses misalnya bilang, oh jangan itu tidak netral. Kan moderator debat capres itu harus netral. Ya kita diskusikan, tapi ya opsi moderator itu kan sudah kami siapkan nama-nama nominasinya. Semua insan media,” sambungnya.

Ia pun menegaskan, untuk pemilihan moderator pada saat debat pilpres 2019 yang kedua ini bukan hak dari KPU. Namun, itu merupakan keputusan dari masing-masing paslon.

“Ya moderator ternama. Misalnya Alvito Deanova, mba Nana Najwa Shihab. Ada banyak. Sekali lagi kalau untuk moderator kami tidak bisa putuskan secara sepihak. Sebab, menurut UU harus dikoordinasikan. Tapi untuk panelis, itu kewenangan mutlak KPU,” tegasnya.

Lalu, terkait pemilihan panelis debat capres-cawapres, nanti yang menentukan adalah KPU dan tentunya sudah berkoordinasi terlebih dahulu.

“Kalau untuk hal-hal berkaitan dengan koordinasi, kami harus koordinasi untuk ambil sikap. Misalnya dalam soal menentukan panelis itu kami tentukan sendiri, untuk panelis itu kewenangan mutlak KPU,” ucapnya.

Wahyu menjelaskan, untuk memilih panelis debat pilpres 2019 yang kedua nanti juga tidak sembarang pilih. Karena, mesti harus mempunyai persyaratan yang harus dipenuhi oleh panelis yang sudah ditunjuk oleh KPU RI.

“Panelis itu ada syaratnya. Dia pakar di bidangnya, dia punya integritas dan dia harus netral. Jadi bisa jadi ada pakar di bidangnya, kok bisa enggak masuk ? Ya kalau dia tidak netral ya dia enggak penuhi syarat. Lah netral tidak netral kan bukan negatif ya artinya. Sebab, itu kan bagian dari hak politik seseorang. Yang tidak netral tidak penuhi syarat sebagai panelis,” pungkasnya.

2 dari 2 halaman

Rangkaian Debat Capres

Berikut rincian debat capres dan cawapres yang sudah disepakati:

Debat I

Waktu: 17 Januari 2019

Media: TVRI, RRI, KOMPAS TV, dan RTV

Lokasi: Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan

Tema: Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme

Peserta: Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden

Debat II

Waktu: 17 Februari 2019

Media: RCTI, JTV, MNC TV, dan INews TV

Lokasi: Hotel Sultan

Tema: Energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, lingkungan hidup

Peserta: Calon presiden

Debat III

Waktu: 17 Maret 2019

Media: Trans TV, Tran 7 dan CNN Indonesia

Lokasi: Hotel Sultan, Senayan

Tema: Pendidikan kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya

Peserta: Calon wakil presiden

Debat IV

Waktu: 30 Maret 2019

Media: Metro TV, SCTV, dan Indosiar

Lokasi: Belum ditentukan

Tema: Ideologi, pemerintahan keamanan serta hubungan internasional

Peserta: Calon presiden

Debat V

Waktu: Belum ditentukan

Media: TVOne, ANTV, Berita Satu, Net TV

Lokasi: Belum ditentukan

Tema: Ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, serta industri.

Peserta: Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.


Repprter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka.com

Luncurkan Toko Resmi Atribut PDIP, Hasto Bicara Politik Kegembiraan

Jakarta – Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, meluncurkan official store atribut PDIP pada Pemilu 2019 bertajuk ‘RedMe’. Hasto menyinggung soal politik kegembiraan dalam acara itu.

Peluncuran official store ‘RedMe’ dilakukan di Jalan HOS Cokroaminoto nomor 113, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2019). Hasto mengatakan ‘RedMe’ menampilkan watak dan jati diri anak muda yang penuh kreasi dan inovasi.

“Ini (RedMe) murni kreasi anak muda ya, itu adalah politik penuh kegembiraan, penuh inovasi mempersiapkan kepemimpinan masa depan bangsa,” ujar Hasto kepada wartawan.


Hasto yang merupakan Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin mengatakan ‘RedMe’ juga sebagai penegasan bahwa kampanye yang mereka lakukan yaitu menampilkan semangat anak muda penuh dengan cinta Tanah Air.

“Karena itu lah kampanye yang dilakukan PDIP menampilkan watak dan jati diri orang muda tetapi penuh dengan semangat rasa cinta Tanah Air,” lanjut Hasto.

Dijelaskan Hasto, ‘RedMe’ sebelumnya sudah diluncurkan oleh Megawati pada bulan September 2018 lalu. Karena mendapatkan respons yang baik oleh masyarakat, maka ‘RedMe’ official store pun diluncurkan.

“Saat itu arti Nusantara PDIP menampilkan produk-produk kreatif dan ternyata respons sangat banyak bahkan desain-desain itu pun merupakan gagasan bersama. Sehingga kolaborasi itu dijabarkan dalam platform RedMe ini,” lanjutnya.

Menurut Hasto, lahirnyaa RedMe sebagai official store atribut PDIP juga untuk mendukung peningkatan ekonomi kreatif. Ketua DPP PDIP bidang Ekonomi Kreatif Prananda Prabowo dikatakan Hasto memberikan dukungan penuh terhadap gagasan-gagasan anak muda.

“Ya ini (RedMe) kan sesuatu yang hidup, sesuatu yang tumbuh. Mas Prabowo itu mengalir dan penuh dengan gerak langkah, dinamika, romantika itu dijiwai oleh semangat orang muda,” lanjutnya.

Produk-produk yang dihasilkan ‘Redme’ lebih difokuskan kepada pakaian dan musik dan menggandeng anak muda untuk berkolaborasi.

“Bukan hanya dalam hal fashion ya tapi juga hal musik, kita lihat Bung Karno bapak bangsa kemudian mencintai Indonesia, puisi Bung Karno diubah dengan sebuah lagu itu sesuatu yang sangat platform,” tuturnya.
(idh/idh)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Turki Siap Ambil Kendali Basis Pasukan Kurdi di Suriah, Bikin Geram AS?

Liputan6.com, Ankara – Dalam sambungan telepon dengan mitranya di Amerika Serikat (AS), Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan siap untuk mengambil alih keamanan di Manbij, sebuah kota di timur laut Suriah yang dikendalikan oleh pasukan Kurdi.

Manbij sendiri merupakan lokasi di mana empat orang pasukan AS dilaporkan tewas dalam sebuah serangan bom, pekan lalu.

Dikutip dari Al Jazeera pada Senin (21/1/2019), pernyataan dari pihak kepresidenan Turki menyebut Erdogan telah menjelaskan kepada Trump, bahwa serangan di Manbij adalah provokasi yang dilakukan oleh jaringan ISIS, guna memengaruhi ekspektasi penarikan pasukan AS dari Suriah.

Sebelumnya, dalam sebuah pengumuman mengejutkan pada 19 Desember 2018, Trump berencana menarik 2.000 tentara AS dari Suriah timur laut, dan menyatakan bahwa ISIS telah dikalahkan.

Pernyataan itu bertentangan dengan pandangan banyak pakar keamanan dan penasihat kebijakan AS, yang menilai pengaruh ISIS belum sepenuhnya hilang.

Pada akhirnya, para pejabat AS kembali pada rencana awal, yakni mempertahankan keberadaan militer AS untuk melawan kekuatan ISIS, dan memastikan Turki memberi jaminan keamanan pada pasukan YPG Kurdi yang bersekutu dengan Negeri Paman Sam.

Komunikasi langsung antara Erdogan dan Trump berlangsung sepekan setelah percakapan telepon serupa lainnya, yang membahas tentang nasib pasukan Kurdi di wilayah timur laut Suriah,

Terletak di dekat perbatasan dengan Turki, Manbij muncul sebagai titik fokus ketegangan pasca-keputusan penarikan pasukan AS oleh Trump, di mana selama ini menjadi penghalang Turki dalam menyerang pasukan Kurdi.

Pasukan Demokratik Suriah (SDF), sebuah milisi yang bersekutu dengan YPG Kurdi yang didukung AS, merebut kota itu dari ISIS pada 2016.

Ankara memandang YPG sebagai kelompok “teroris” dan merupakan perpanjangan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang, yang telah puluhan tahun melancarkan kampanye separatis bersenjata di Turki.


Simak video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

Gedung Putih Berkata Lain

Di lain pihak, Gedung Putih tidak menyebut tawaran Erdogan untuk mengambil alih keamanan di Manbij, tetapi mengatakan pemimpin kedua negara sepakat untuk terus mengupayakan penyelesaian negosiasi damai di Suriah timur laut.

“Presiden Trump menggarisbawahi pentingnya mengalahkan unsur-unsur teroris yang tetap ada di Suriah,” ujar Sarah Sanders, juru bicara Gedung Putih.

“Kedua pemimpin sepakat untuk terus mengejar solusi yang dinegosiasikan untuk Suriah timur laut. Mereka juga membahas kepentingan bersama dalam memperluas hubungan perdagangan antara Amerika Serikat dan Turki,” tambah Sanders.

Presiden Donald Trump sebelumnya memperingatkan Turki untuk tidak menyerang pasukan Kurdi di Suriah, dan sempat mengancam akan menghancurkan ekonomi Turki jika itu terjadi.

Menanggapi hal itu, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan “kami tidak takut dan tidak akan diintimidasi oleh ancaman apa pun,” menambahkan bahwa “ancaman ekonomi terhadap Turki tidak akan berhasil.”