Kampanye 1.000 Titik Sandiaga, Timses Jokowi: Tebar Kebohongan

Liputan6.com, Jakarta – Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno mengklaim telah menyambangi 1.000 titik selama kampanye. Dia mengaku banyak menyerap aspirasi masyarakat selama kunjungannya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding mengatakan angka 1.000 terbilang kecil dibandingkan luas wilayah Indonesia. Menurutnya, Sandiaga juga hanya narsis dan pencitraan semata di titik yang dikunjungi.

“Dari beberapa kunjungan Sandi ini lebih kepada bentuk narsisme saja, narsisme numerik artinya pencitraan seakan-akan digambarkan dengan jumlah nomer 1.000,” kata Karding melalui pesan singkat, Selasa (8/1/2018).

Politisi PKB itu menyebut Sandiaga tidak menyerap aspirasi. Tapi, Karding menuding Sandiaga tebar kebohongan dan bermain sandiwara di daerah.

“Yang pada kenyataannya kita lihat banyak pada titik itu tidak ada solusi disampaikan kecuali menebar kebohongan dan bermain sandiwara di banyak titik,” kata dia.

Hanya saja, Karding mengakui Sandiaga berusaha mengkampanyekan program kewirausahaan OK OCE di tingkat nasional. Namun, dia pesimis bakal berhasil lantaran penerapan program itu di Jakarta dinilai belum berhasil.

“OK OCE juga di Jakarta juga belum ada buktinya bahkan banyak yang tidak berhasil,” kata dia.

Sandiaga juga disarankan untuk memberikan manfaat ketika kunjungan bertemu masyarakat. Kata Karding, bukan malah bikin blunder seperti melangkahi makam kiai.

“Itu justru kontraproduktif. Jadi sekali lagi, kunjungan yang disimbolkan dalam 1000 titik itu hanya pencitraan atau narsis numerik,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *