Prabowo: Kami Tidak Izinkan Impor Kecuali Sangat Terpaksa

Makassar – Capres Prabowo Subianto kembali bicara soal impor. Dia mengatakan jika terpilih nanti dia tidak akan mengizinkan impor.

“Saya dengan tim kami Koalisi Indonesia Adil Makmur bertekad membentuk pemerintah yang akan membela rakyat Indonesia. Kami tidak izinkan impor kecuali dalam keadaan yang sangat, sangat, sangat terpaksa,” ujar Prabowo saat kampanye akbar di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/3/2019).

Prabowo mengatakan hanya akan mengizinkan impor dalam keadaan tertentu. Sebab, dia ingin membentuk pemerintahan yang pro-rakyat.
“Jadi kita harus sekarang memilih pemimpin yang tegas, yang membela rakyatnya sendiri. Jangan petani panen, impor beras, petani panen gula impor gula, kita punya laut banyak tapi impor garam, impor ikan asin,” katanya.
Ketum Partai Gerindra itu pun mengaku telah membentuk tim pakarnya untuk merealisasikan tekadnya itu. Tim terbaik yang juga pro-rakyat.

“Saya sudah membentuk tim pakar-pakar terbaik otak-otak terbaik Indonesia tapi kita juga tidak perlu hanya otak terbaik tapi hatinya harus bersih. Percuma pintar tapi tidak membela rakyatnya sendiri,” ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan selama ini ada pihak-pihak yang mencibirnya saat bicara soal ekonomi dan impor. Sebab, dirinya tidak memiliki gelar di bidang ekonomi.

“Ada yang mengejek Prabowo. Prabowo tidak punya gelar, tidak punya gelar ekonomi tapi kok bisa bicara ekonomi. Saudara-saudara sekalian, jangan anggap ekonomi itu sulit. Ekonomi itu gampang. Emak-emak ngerti ekonomi. Kalau penghasilan nggak cukup rakyat susah, itu ekonomi,” tuturnya.
(mae/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kesultanan Bacan Melintasi Zaman: Kami Tak Pernah Dijajah Belanda

Labuha – Di untaian Kepulauan Rempah-rempah, ada Kesultanan Bacan yang melintasi zaman sejak abad-abad silam. Aroma cengkih membuat bangsa-bangsa asing bernafsu menaklukkan kerajaan ini. Namun Kesultanan menegaskan, Belanda tak pernah berhasil menjajah Bacan.

“Bacan ini paling anti-Belanda. Di Bacan ini tidak ada penjajahan,” kata Jogogu/Perdana Menteri Kesultanan Bacan, Datuk Alolong Harmain Iskandar Alam, di Keraton Kesultanan Bacan, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Senin (4/3/2019).

Di keraton ini, foto dan lukisan para Sultan dipajang. Foto hitam putih dari puluhan tahun silam hanyalah sedikit kenangan yang bisa menggambarkan perjalanan Kesultanan Bacan. Pangkal sejarah Bacan jauh lebih tua dari foto-foto ini, yakni bermula dari Abad ke-14, era sejarah dan mitos berkelindan.


Dikisahkan, Bacan merupakan keturunan kerajaan tertua dari Moloku Kie Raha (Persatuan Empat Kerajaan), yakni Makian, Jailolo, Ternate, dan Tidore. Kerajaan di Makian berpindah ke Pulau Kasiruta karena letusan Gunung Kie Besi. Dari Pulau Kasiruta yang kini dikenal karena batu bacan Doko itu, pusat pemerintahan berpindah ke Pulau Bacan yang sekarang, pulau yang kini punya luas 2.053 km persegi.

Kesultanan Bacan Melintasi Zaman: Kami Tak Pernah Dijajah BelandaKeraton Kesultanan Bacan (Agung Pambudhy/detikcom)

Keraton di pinggir jalan kawasan Labuha ini juga bukanlah keraton yang pertama, karena keraton lama telah dibom sekutu pada paruh awal Abad 20. Sekilas, keraton ini lebih mirip rumah kuno. Bangunan cagar budaya ini memang dibangun di abad modern, yakni pada 1937. Harmain ada di sini, sementara Sultan Bacan Alhajj Abdurrahim Muhammad Gary Dino Ridwan Syah mengontrol dari Negeri Paman Sam karena bekerja dalam bidang teknologi informasi di sana.

Harmain yang berbaju koko putih dan berpeci hitam ini menjelaskan, Kesultanan Bacan berhasil berdaulat atas wilayahnya, sekalipun usaha itu tidak mudah. Sultan Iskandar Alam bahkan sampai diasingkan Belanda dari Bacan ke Batavia dan dilanjut ke Ceylon (Sri Lanka) pada 1788, karena Sang Sultan ogah bermanis-manis sikap ke pihak kolonial.

“Kamilah keturunan Sultan Iskandar Alam,” kata Harmain.

Kedaulatan Kesultanan terhadap Belanda juga dibuktikan dengan kerja sama yang mensyaratkan kesetaraan kedua belah pihak. Kerja sama itu dalam bentuk perdagangan dan penyewaan lahan ke Belanda. Ini mirip sebuah negara yang mengundang investor asing untuk mengeksplorasi kekayaan alam negerinya.

“Tidak ada Belanda jajah di Bacan, cuma kerja sama saja,” kata Harmain.

Kesultanan Bacan Melintasi Zaman: Kami Tak Pernah Dijajah BelandaFoto mata uang perkebunan Belanda di Kesultanan Bacan peninggalan seabad silam. (Agung Pambudhy/detikcom)

Dia memperlihatkan gambar koin yang menurutnya melambangkan kesetaraan kedudukan antara Kesultanan Bacan dengan Belanda. Koin itu bertuliskan ‘Roterdam-Batjan Cultuur Maatschapij: 1 Gulden’. Kata dia, ini adalah koin yang beredar pada masa Kesultanan mengizinkan pihak Belanda membuat perkebunan bernama Baatjan Archipel Maatschappij (BAM), tahun 1881. Komoditas yang ditanam adalah kopi, kakao, karet, tembakau, dan kelapa. Kerja sama dengan pihak Belanda ini dijaga Sultan agar tidak sampai pada taraf menindas masyarakat setempat.

“Bayangkan saja, Sultan pada zaman dulu menjamin lewat klausul kontrak sewa lahan terhadap Belanda: bila ada rakyat saya yang menggembalakan ternak atau bercocok tanam, maka tidak boleh dilarang. Kalau zaman sekarang kan tidak bisa. Kalau sudah dikontrakkan sama orang asing, boro-boro warga mau masuk menggembala ternak, baru ada di sekelilingnya saja sudah diusir oleh yang mengontrak lahan,” kata Harmain.

Kesultanan di Las Ilhas de Cravo

Las Ilhas de Cravo atau Kepulauan Rempah-rempah, begitu orang Portugis menyebutnya, adalah julukan kuno untuk Maluku Utara (Bacan, Jailolo, Tidore, Ternate) di Abad Pertengahan. Kesultanan Bacan ada di bagian paling selatan, komoditas cengkih membuat bangsa-bangsa asing berdatangan.

Diceritakan oleh M Adnan Amal lewat bukunya, “Kepulauan Rempah-rempah”, pedagang Cina adalah pihak luar yang lebih dulu tahu bahwa kawasan Maluku adalah pusatnya cengkih. Mereka berhasil menjaga rahasia selama berabad-abad supaya Maluku tak diakses oleh bangsa-bangsa lain. Adnan Amal menyebut pedagang Cina bahkan tahu lebih dulu soal Maluku ketimbang orang Jawa yang baru ke kawasan ini pada Abad 13, menyusul kemudian ada saudagar Arab dan Gujarat pada Abad 14.

Penyebutan ‘Las Ilhas de Cravo‘ oleh orang Eropa Abad Pertengahan sebenarnya dilafalkan dengan penuh ketidaktahuan. Di balik itu terdapat bayangan kabur negeri antah-berantah penghasil cengkih yang pada zaman itu mejadi komoditas mahal di Eropa.

Kesultanan Bacan Melintasi Zaman: Kami Tak Pernah Dijajah BelandaPeta ‘Moluccae Insulae Celeberrimae’ karya Willem Janszoon Blaeu tahun 1630 (Wikimedia Commons)

Bayangan kabur itu coba dikejar oleh Laksamana Portugis Alfonso d’Alburquerque di Malaka tahun 1511. Dia mengirim dua orang bawahannya bernama Antonio de Abreiu dan Fransisco Serrao untuk mencari Pulau Rempah-rempah, sampai ketemu. Soalnya, Pulau Rempah-rempah semakin sering dibicarakan orang di pasar dunia.

Tome Pires pada tahun 1515 mendeskirpsikan Kesultanan Bacan sebagai kerajaan dengan banyak tanah dan perahu. Rakyat Kesultanan Bacan berjumlah lebih banyak ketimbang wilayah-wilayah di sekitarnya. Pires bahkan menyebut Bacan sebagai penghasil cengkih sedangkan pulau lain tidak dapat menumbuhkannya. Tiap tahun, ada 5 ribu bahar cengkih yang dihasilkan Bacan. Bahar adalah satuan panjang dari ujung kaki ke ujung tangan, berat 206 kg. Terlepas dari catatan Pires, cengkih (Eugenia aromatica) sebenarnya adalah tanaman yang berasal dari lima pulau: Ternate, Tidore, Moti, Makian, dan Bacan.

Harga cengkih di Eropa sangat mahal karena pedagang harus melewati tiap pelabuhan dengan membayar pajak. Sebelum orang Portugis mencapai Maluku, cengkih biasa didapat dari saudagar Arab dengan harga sangat mahal. Hanya orang berpunya di Eropa saja yang bisa menikmati masakan bercengkih atau aroma cengkih. Catatan harga cengkih Abad 16 ini bisa menjadi ilustrasi:

-Di pasar lokal Maluku, cengkih 1 bahar (206 kg) berharga 1 sampai 2 Ducat (uang emas atau perak Eropa sejak Abad Pertengahan).
-Di Malaka,cengkih 1 bahar bisa berharga 10 sampai 14 Ducat.
-Di Kalkuta, 1 bahar cengkih berharga sekitar 500 hingga 600 Fanam (mata uang kawasan India, 1 Fanam = 1 Real), dan untuk cengkih kualitas utama harganya 700 fanam.

Kesultanan Bacan Melintasi Zaman: Kami Tak Pernah Dijajah BelandaKebun Cengkih dan Pala di Halmahera Selatan (Danu Damarjati/detikcom)

Di Maluku pada tahun 1600, 10 pon cengkih dihargai setengah penny per pon saja. Namun bila dijual di Eropa akan menghasilkan keuntungan sebesar 32.000%.

Saat Portugis mendarat secara besar-besaran di Maluku pada awal Abad 16, Bacan adalah satu dari empat kerajaan besar di Maluku. Ada satu keistimewaan Bacan yang tak dimiliki kerajaan lainnya.

“Ia dapat mempertahankan kedaulatan dan integritasnya ketika kesultanan-kesultanan tetangga menghadapi masalah tersebut. Ketika Spanyol menyerbu Bacan pada 1611, Bacan berhasil mempertahankan diri dari serbuan itu. Ketika Gubernur Portugis Antonio Galvao berencana menyerbunya, Bacan berhasil membawa Galvao ke meja perundingan untuk menandatangani perjanjian perdamaian tanpa pertumpahan darah,” tulis Adnan Amal dalam bukunya.

Baca berita lainnya mengenai Teras BRI Kapal Bahtera Seva di Ekspedisi Bahtera Seva.

(dnu/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tradisi Doa Bapa Kami Sebagai Pembuka Sesi Parlemen Victoria Diwacanakan Diubah

Victoria

Menteri Utama Victoria Daniel Andrews telah mengindikasikan untuk membuka sesi Parlemen dengan upacara multi-agama ketimbang dengan pembacaan Doa Bapa Kami.

poin ini doa bapakamiPoin inti:

  • Doa Bapa Kami dan pengakuan terhadap negara dibacakan di awal setiap sesi Parlemen
  • Beberapa anggota Parlemen mempertanyakan penggunaan doa di Parlemen sekuler, mengatakan gereja dan negara harus terpisah
  • Perdana Menteri terbuka terhadap gagasan untuk menghapus doa jika memiliki dukungan luas

Agama-agama yang dianut oleh anggota Parlemen negara bagian Victoria termasuk Kristen, Yahudi, Islam dan Hindu.

Setiap hari, di awal pembukaan aktivitas Parlemen, Ketua Parlemen dan Presiden memimpin pembacaan Do’a Bapa Kami di DPR dan Senat.

Anggota Parlemen dari Partai Hijau menunggu di luar hingga lantunan doa selesai dibacakan sebelum duduk di kursi mereka dan telah lama menganjurkan perubahan ini.

Anggota Parlemen dari Partai Reason, Fiona Patten, juga telah menyerukan perubahan, seraya mengatakan bahwa Pengakuan terhadap Negara seharusnya menjadi membuka sesi Parlemen setiap hari.

Dorongan baru bagi Fiona Patten pekan ini datang ketika dia menghadapi tekanan atas dukungannya untuk perpanjangan tol Pemerintah di jalur CityLink selama 10 tahun.

Pada hari Rabu (20/3/2019), Pemerintah Negara Bagian merujuk Doa Bapa Kami ini ke komite prosedur untuk ditinjau.

“Ini adalah masyarakat sekuler dan kebanyakan orang beragama yang saya temui terkejut mengetahui bahwa ini adalah bagaimana kita memulai aktivitas setiap hari di sini,” kata Fiona Patten.

“Menghilangkan Doa Bapa Kami adalah persetujuan betapa beragamnya Parlemen Victoria.”

“Pemerintah telah sepakat untuk melihat bagaimana kami bisa mengubah cara kami menjalankan Parlemen dan melakukan sesuatu yang berbeda dari Doa Bapa Kami yang mencerminkan keragaman komunitas yang akan kami wakili.”

Tradisi satu abad

Menteri Utama Victoria Daniel Andrew mengatakan dirinya terbuka terhadap gagasan [menghilangkan Doa Bapa Kami] itu jika memiliki dukungan luas dan akan menyambut agama-agama lain.

“Jika itu adalah momen multi-agama, pada momen awal di Parlemen, mungkin itu akan lebih mencerminkan seperti apa Victoria yang modern itu,” kata Andrews.

Tetapi Menteri Utama Victoria mengatakan penting juga untuk melestarikan beberapa tradisi.

Parlemen Negara bagian Victoria telah membuka aktivitas di Parlemen setiap hari dengan pembacaan Doa Bapa Kami selama 100 tahun terakhir, tetapi dalam beberapa tahun terakhir juga termasuk pengakuan terhadap pemilik lahan tradisional, yang sempat ditolak oleh anggota Parlemen Liberal, Bernie Finn.

Oposisi tidak mendukung perubahan apa pun, kata pemimpin DPR Victoria dari Partai Liberal, David Davis.

“Itu adalah bagian yang sangat penting dari sejarah kita, itu adalah refleksi yang sangat penting dari tradisi Yahudi-Kristen,” katanya.

Philip Dalidakis dari Partai Buruh adalah di antara anggota Parlemen yang mendukung penghapusan Doa Bapa Kami dari Parlemen.

“Saya percaya pemisahan gereja dan negara,” katanya.

“Saya menentang penggunaan waktu di sekolah negeri untuk pengajaran agama dan tidak percaya ada tempat untuk agama yang terorganisir di Parlemen kami.”

“Orang-orang dapat berdoa sesuai keinginan mereka, ” katanya kepada ABC.

Menteri Urusan Konsumen Marlene Kairouz, seorang Katolik, mengatakan ada banyak agama di Parlemen.

“Jika kita perlu berbagi doa lain dan mengenali agama atau tradisi lain, saya sangat senang untuk mempertimbangkan itu,” katanya.

Simak beritanya dalam bahasa Inggris disini.


(mae/mae)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Menlu New Zealand: Terima Kasih Atas Ucapan Duka yang Diberikan RI Pada Kami

Jakarta – Wakil Perdana Menteri sekaligus Menlu New Zealand Winston Peters berterima kasih kepada pemerintah dan publik Indonesia yang memberi dukungan moral dan simpati atas aksi teror terhadap dua masjid di Christchurch. Dia menyatakan, terorisme adalah musuh bersama.

“Kami bekerja sama dengan semua negara yang melihat bahwa terorisme merupakan sebuah masalah dan kami juga saling berbagi informasi. Dan saya yakin ini menjadi perhatian Indonesia juga, terutama dalam konteks mencegah ini akan terjadi lagi,” kata Peters di sela-sela acara High-Level Dialogue on Indo-Pacific Cooperation (HLD-IPC) di Fairmont Hotel Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Peters mulanya bercerita, dalam pertemuan ini ada banyak hal yang dia bahas bersama Menlu RI Retno LP Marsudi. Dia mengaku banyak bertukar pikiran mengenai pengalaman masing-masing dalam menangani berbagai isu strategis.

“Banyak hal yang kami bahas mengenai hubungan RI-New Zealand. Kami sangat tertarik dengan perkembangan yang telah dilakukan Indonesia belakangan ini, terutama pengaruh politik di bagian dunia ini. Dan apa yang telah dilakukan Indonesia, yang kita lakukan bersama telah memberikan yang terbaik bagi dunia dan kawasan dan semoga bisa terus begitu,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Peters mewakili negaranya juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan publik Indonesia terkait teror yang mengoyak kedamaian di Selandia Baru.

“Terima kasih juga atas ucapan duka yang diberikan Indonesia kepada kami. Indonesia, negara muslim terbesar, paham apa yang terjadi di sini, dan kami berharap Indonesia bisa memberikan pengaruhnya untuk mengoreksi misinterpretasi segala hal yang mungkin bisa menjadi dampak atas teror Christchurch,” ucapnya.

Terkait teror ini, Peters mengaku menyampaikan kepada Menlu Retno bahwa pelakunya diduga lone wolf terrorist atau tidak terafiliasi dengan kelompok radikal. Peters menegaskan polisi bekerja ekstra keras untuk mengusut tuntas kasus ini.

“Investigasi masih terus berlangsung. Tapi perwira tinggi polisi senior kami yakin pelaku merupakan lone terrorist acting by himself. Tapi kami membuka segala kemungkinan lain, kami melakukan penyelidikan seluas-luasnya, publik tahu dunia harus tahu hal ini. Saya yakinkan kepada Retno, kepada dunia, Selandia Baru akan memperlakukan keluarga korban dengan layak,” ucapnya.

“Saya kini melihat, komen-komen keras tentang apa yang terjadi seputar Christchurch justru malah akan menambah parah situasi. Misalnya apa yang dikatakan oleh beberapa anggota parlemen negara lain. Pada akhirnya, semua ini adalah sebuah tragedi menyedihkan bagi kemanusiaan dan tugas kita para pemimpin dunia sekarang adalah memberikan keyakinan pada masyarakat tentang moderasi, toleransi dan menghargai semua agama,” sambung Peters.
(hri/imk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Respons Serangan di Utrecht, Turki: Solidaritas Kami untuk Warga Belanda

Liputan6.com, Utrecht – Pelaku penembakan di sebuah trem di Utrecht Belanda yang menewaskan tiga orang, telah ditangkap. Ia diketahui bernama Gokmen Tanis (37), pria kelahiran Turki.

Menanggapi insiden itu, Kementerian Luar Negeri Turki mengutuk serangan dan mengucapkan belasungkawa kepada para korban.

“Kami mengecam dengan keras serangan yang terjadi pada hari ini (Senin, 18 Maret 2019) di Kota Utrecht, Belanda terlepas dari identitas pelaku serangan dan motivasi di belakangnya,” kata pihak kementerian dalam sebuah pernyataan, beberapa jam pascapenembakan.

“Kami menyampaikan belasungkawa dan berharap ketabahan untuk para keluarga yang ditinggalkan, serta kesembuhan yang cepat bagi mereka yang terluka,” lanjut pernyataan itu.

“Dalam menghadapi serangan ini, kami bersolidaritas penuh dengan warga Belanda dan pemerintah,” pungkasnya.

Meskipun identitas pelaku penembakan trem telah diketahui, motif di balik serangan masih menjadi misteri.

Otoritas Negeri Tulip sempat cemas, mengeluarkan peringatan ancaman terorisme di Kota Utrecht ke tingkat tertinggi. Hal itu mengingat insiden terjadi hanya tiga hari berselang dari penembakan dua masjid yang berdekatan di Kota Christchurch, Selandia Baru.

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte juga sempat mengatakan bahwa motif terorisme tidak bisa dikesampingkan.

“Negara kita hari ini dikejutkan oleh serangan di Utrecht … Motif teroris tidak bisa dikesampingkan,” kata Rutte.

“Orang-orang tak bersalah telah jadi korban kekerasan,” katanya.

Meski demikian, saat ini kasus tengah berada di bawah peneyelidikan berbagai entitas, khususnya otoritas Belanda. Mereka tengah berusaha menyingkap motif sebenarnya di balik serangan.

Simak pula video pilihan berikut:

Aksi penembakan terjadi di kota Utrecht, Belanda. Penembakan nemelan 3 warga tewas.

Sandiaga: Kami akan Membesarkan dan Merangkul NU

Malang – Cawapres Sandiaga Uno menyebut Nahdlatul Ulama (NU) adalah mitra pembangunan Indonesia ke depan. Sandiaga berjanji, bersama capres Prabowo Subianto akan merangkul dan membesarkan NU.

“InsyaAllah, bersama dengan teman-teman, sahabat-sahabat dari NU sebagai mitra pembangunan Indonesia ke depan. Kami akan membesarkan dan merangkul NU. Kami pastikan jangan sampai dihantam hoax-hoax yang sangat-sangat tidak bertanggung jawab,” ujar Sandiaga di hadapan ulama, kiai, habaib dan masyayikh di Taman Krida Budaya Jawa Timur, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Malang, Jatim, Senin (18/3/2019) malam.

Sandiaga melihat, sebanyak 4 juta santri ditambah sederet alumninya menjadikan kekuatan besar bagi santri sebagai garda terdepan pembangunan Indonesia. Belum lagi, 28 ribu pondok pesantren yang juga harus menjadi mitra pembangunan.
“Ini kekuatan besar yang menempatkan santri sebagai garda terdepan pembangunan. Sumber daya manusia Indonesia yang berkarakter, berbudi pekerti. Sehingga ke depan santri bisa memenangkan persaingan, dan Indonesia menang, kalau santrinya juga menang,” ucap Sandiaga.
Sandiaga juga meminta kyai untuk menyerukan kepada jemaah dan majelisnya, bahwa Prabowo-Sandi ingin membawa Indonesia berdaulat secara ekonomi. “Karena wes wayahe (sudah waktunya, red), Prabowo-Sandi,” ucap Sandiaga.

Dalam kesempatan ini, Sandiaga berbicara soal dukungan yang diberikan nahdliyin kepadanya. Marzuki Alie turut mendampingi Sandiaga di acara ini.

Marzuki menyatakan, bahwa mayoritas zuriyah pendiri NU telah memberikan dukungan kepada Prabowo-Sandi. “Tidak membawa institusi NU, boleh tidak memilih nomor satu, boleh memilih nomor dua,” ungkap Marzuki

Politikus Partai Demokrat ini memastikan, tidak adanya pembelahan antarumat NU di Jawa Timur. NU akan menjadi satu kesatuan dan menjadi mayoritas umat Islam di Indonesia. “Jadi tidak ada persoalan, sebagaimana isu-isu yang disampaikan selama ini,” ujar Marzuki.
(dkp/dkp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Imam Masjid Linwood yang Diserang: Kami Tetap Cinta New Zealand

Jakarta – Masjid Linwood menjadi lokasi kedua serangan teroris bernama Brenton Tarrant (28). Namun imam masjid itu tak lantas membenci Selandia Baru (New Zealand).

Dilansir AFP, Minggu (17/3/2019), imam bernama Ibrahim Abdul Halim ini sedang memimpin salat saat Tarrant mengarahkan senjata ke para jemaah.

“Kami tetap cinta negara ini,” kata Halim, bersumpah bahwa ekstremisme “tak akan pernah menggoyahkan kepercayaan (terhadap Selandia Baru).”
Halim menggambarkan suasana mengerikan saat salat Jumat (15/3) kemarin. Suara tembakan terdengar di dalam masjid. Suasana khidmat berubah menjadi jerit ketakutan dan pertumpahan darah.

“Semua orang tergeletak di lantai, dan beberapa perempuan mulai menangis, beberapa di antaranya lalu meninggal dunia,” kata dia.

Namun muslim Selandia Baru masih tetap merasa negara ini adalah rumahnya. “Anak saya hidup di sini. Kami bahagia (di sini),” kata dia.

Banyak warga Selandia Baru memberi semangat untuk komunitas muslim. Mereka menunjukkan solidaritasnya. “Mereka mulai… memberi saya pelukan yang besar. Ini sangat penting.”
(dnu/zap)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Nol Kemenangan di Piala Presiden, PSM: Fokus Kami di Piala AFC

Magelang – Tak satupun kemenangan didapat PSM Makassar di Piala Presiden. Juku Eja menyebut fokus mereka memang bukan di ajang tersebut, melainkan di Piala AFC.

PSM Makassar menyudahi partisipasi di Piala Presiden dengan kekalahan 0-1 kontra PSIS Semarang. Itu menjadi kekalahan ketiga PSM Makassar setelah sebelumnya kalah dari Kalteng Putra dan Persipura Jayapura.

Dalam pernyataan kepada wartawan usai pertandingan, Darije Kalezic menyebut kalau fokusnya memang bukan ke Piala Presiden. PSM menyimpan kekuatan untuk menghadapi Piala AFC.

“Saya cukup senang semua pemain fit menyelesaikan pertandingan. Kita punya dua minggu untuk mempersiapkan pertandingan selanjutnya. Dan bagusnya, kalau kita punya seminggu penuh untuk mempersiapkan diri dengan latihan,” kata Kalezic dalam konferensi pers usai melawan PSIS Semarang di Stadion Moch Soebroto Magelang, Sabtu (16/3/2019).

“Saya mengucapkan selamat kepada lawan. Dan kita akan menatap ke depan sekarang, menatap ke depan dan melihat ke pertandingan di kompetisi Asia. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada fans kita untuk suport dukungan mereka di Magelang dan saya tidak sabar untuk pertandingan kandang kita nanti,” tegasnya.

Berbeda dengan di kompetisi domestik, PSM tampil oke di Piala AFC. Mereka meraih hasil imbang 1-1 dengan Home United dan unggul telak 7-3 saat menghadapi Lao Toyota. Dalam dua pekan ke depan PSM akan berhadapan dengan Kaya FC.

“Ya tidak satupun dari tiga pertandingan ini kita memainkan skuad terbaik kami. Setelah satu bulan, tim terbaik atau skuad terbaik kita bakalan berbeda nantinya. Skuad terkuatnya kita di dua pertandingan AFC,” tuturnya.

“Dan kita cetak 8 gol. Di kompetisi ini Presiden Cup kita membuat banyak peluang dan di setiap pertandingan kita membuat banyak peluang. Itulah yang terpenting bagi saya,” ujar dia.

Tantangan PSM di Piala Presiden ini adalah jadwal tanding. Mereka harus mempertimbangkan membagi kekuatan untuk laga-laga di Asia. Piala Presiden jadi kesempatan Darije Kalezic untuk memantau kekuatan pemainnya.

“Saya kira semua tim dalam grup ini mencoba yang terbaik untuk memenangi pertandingan dan berusaha untuk lolos ke tahapan selanjutnya. Sayangnya kita ada dalam situasi berbeda dengan klub-klub lain. Dan jadwal kita sangat padat antara ke pertandingan ke pertandingan lainnya dan Presiden Cup ini adalah turnamen yang tepat untuk melihat semua pemain saya. Saya mau melihat semua pemain saya. Dan setelah 3 pertandingan ini, ada banyak informasi yang saya butuhkan tentang pemain-pemain saya,” lanjut dia.
(din/din)

TKN: Kalau Memang Romahurmuziy Melanggar, Kami akan Berikan Sanksi

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf masih menunggu penjelasan lengkap mengenai duduk perkara terkait OTT KPK yang menjaring Ketum PPP Romahurmuziy. TKN akan mengambil sanksi jika Rommy sudah terbukti melanggar.

“Itu pasti lah, kalau misalnya berkenaan dengan ada hal yang dinilai sudah melanggar, tapi tentunya kita tunggu dulu apa yang terjadi, kita tidak langsung serta merta mengambil tindakan sanksi, tidak lah,” kata Direktur Konten TKN, T.B. Fiki Satari, di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Jumat (15/3/2019).

Fiki meminta semua pihak untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah. Dia juga berharap kasus yang menjerat Rommy dijelaskan secara transparan.

“Jauh dari pada itu yang penting adalah semoga saudara Rohamurmuziy bisa menjalani proses ini diberikan kekuatan, mudah-mudahan bisa terang benderang, jelas, kita juga mengedepankan asas praduga tak bersalah, kita juga tentunya ingin menyampaikan pada masyarakat luas bahwa sekali lagi pemerintah saat ini yang dipimpin presiden Jokowi betul-betul membuktikan bahwa hukum di Indonesia saat ini tidak tebang pilih,” ujar dia.

Dia memastikan kasus yang menjerat Rommy juga tak akan mempengaruhi elektabilitas Jokowi-Ma’ruf. Dia pun menegaskan komitmen Jokowi-Ma’ruf terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Pertama tadi udah dijawab sama ketua TKN (Erick Thohir), sama jawabannya kita tidak khawatir. Tentunya tadi sudah disampaikan keprihatinan ya. Kita juga mendorong sekali proses ini berjalan transparan, berjalan baik dan lancar, mengedepankan asas praduga tak bersalah tapi satu hal juga ini membuktikan bahwa pemerintah hari ini tidak melakukan intervensi berkenan dengan proses hukum pada siapa pun tanpa terkecuali,” ujarnya.

Sebelumnya, KPK menyebut total ada 5 orang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT), termasuk Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy. KPK menyebutkan unsur-unsur jabatan mereka yang ditangkap.

“Lima orang dari anggota DPR, swasta, dan unsur pejabat Kemenag (Kementerian Agama) daerah,” ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

KPK menduga ada transaksi suap yang dilakukan orang-orang itu. Suap itu disebut Febri terkait pengisian jabatan di Kemenag pusat dan daerah.

Status hukum Rommy dan mereka yang ditangkap masih sebagai terperiksa. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam sebelum menentukan status hukum Rommy dkk.
(knv/fjp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tatap Kampanye Terbuka, BPN: Kami Bagi Tugas, Fokus di Pulau Jawa

JakartaKPU telah menetapkan kampanye terbuka pada 24 Maret-13 April 2019. Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Zulkifli Hasan menyebut timses sudah berbagi tugas di masa kampanye terbuka.

“Bagi-bagi tugas ya. Masing-masing, nggak bisa sama-sama. Kalau sama-sama kan nanti… ya, kita sendiri, mungkin Sandi sendiri, Pak Prabowo sendiri,” kata Zulkifli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Ketua Umum PAN itu mengatakan seluruh zona kampanye menjadi prioritias bagi BPN Prabowo-Sandiaga. Namun Zulkifli mengatakan, Pulau Jawa menjadi salah satu daerah yang menjadi fokus pemenangan.

“Semua dong disentuh. Kan dibagi. Tentu fokus utama Jawa ya, tapi bukan berarti daerah lain tidak. Semua dibagi,” ujar dia.

Apakah BPN optimistis bisa segera menyusul elektabilitas Jokowi-Ma’ruf? Zul menjawab diplomatis.

“Insyaallah. Kan sekarang orang tidak berani jawab kalau ditanya,” tutur Zulkifli.

Kampanye terbuka akan berlangsung pada 23 Maret-13 April 2019. Setelah itu, KPU menetapkan hari tenang hingga pelaksanaan pemungutan suara pada 17 April 2019.
(tsa/idn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>