4 Momen Paling Menggelitik Debat Pilpres Perdana

JakartaDebat capres-cawapres 2019 perdana selesai digelar semalam. Momen menggelitik bermunculan dalam ajang adu gagasan calon pemimpin RI tersebut.

Dirangkum detikcom, Jumat (18/1/2019), setidaknya ada 4 momen menarik dalam debat capres-cawapres 2019 perdana. Berikut 4 momen unik di debat perdana antara Joko Widodo-Ma’ruf Amin versus Prabowo Subianto-Sandiaga Uno:

1. Sandiaga tolak bicara Gerindra
Momen ini terjadi ketika calon presiden petahana Joko Widodo bertanya kepada Prabowo soal pengurus Partai Gerindra yang menurutnya kebanyakan diisi oleh lelaki. Jokowi menanyakan itu karena, menurut dia, visi-misi Prabowo Sandi menjanjikan pemberdayaan perempuan.

Prabowo menjawab Jokowi dengan menyebut partainya punya Wakil Ketua Umum Rachmawati Soekarnoputri. Prabowo juga membanggakan sayap Partai Gerindra yang bernama Perempuan Indonesia Raya dan menurut Prabowo, Partai Gerindra punya caleg perempuan terbanyak. Setelah menjawab Jokowi, Prabowo memberi gestur mempersilakan Sandiaga berbicara.

“Saya bukan Gerindra lagi, Pak. Nggak bisa jawab,” kata Sandiaga.

“Bener, bener, bener. Sorry, sorry, sorry,” ucap Prabowo.

2. Debat caleg eks napi koruptor berujung Prabowo joget kecil

Prabowo Subianto dan Jokowi terlibat debat sengit soal caleg eks napi koruptor. Jokowi mempertanyakan eks napi koruptor yang diusung Partai Gerindra, yang menurutnya pencalonan itu diteken sang ketua umum dalam hal ini Prabowo sendiri.

Jokowi mengulangi pertanyaannya mengenai jumlah mantan napi korupsi yang maju dalam pileg dari Partai Gerindra. Jokowi bertanya karena pencalegan itu diteken oleh seorang ketum, dalam hal ini Prabowo, dan sekjen.

“Mohon maaf, maksud saya mantan napi korupsi yang Bapak calonkan sebagai caleg di Gerindra itu berdasarkan data ICW ada enam yang diteken oleh Ketum dan Sekjen…,” lalu pertanyaan Jokowi terhenti.

Pertanyaan Jokowi terhenti lantaran Prabowo mengangkat tangan dengan bertanya kepada moderator ‘boleh saya menanggapi?’. Pertanyaan Prabowo itu dijawab ‘tidak boleh’ oleh moderator.

Sontak kemudian para tamu tertawa. Lalu Prabowo menunjukkan gestur joget kecil di atas panggung sembari tersenyum. Sandiaga, yang berada di sebelahnya, lalu merangkul dan melakukan gerakan memijit-mijit bahu Prabowo. Sejumlah tamu tertawa melihat peristiwa ini.

3. Jokowi gulung lengan kemeja

Joko Widodo menunjukkan gestur serius ketika menekankan dirinya dan Ma’ruf Amin akan terus bekerja. Jokowi menyampaikan hal itu dalam sesi closing statement.

“Jokowi-Amin akan pertaruhkan jabatan dan reputasi dan akan kami gunakan semua kemampuan yang kami miliki untuk perbaikan bangsa ini,” kata Jokowi.

Setelah mengucapkan hal itu, Jokowi-Ma’ruf Amin masih memiliki waktu sekitar satu menit. Moderator Ira Koesno mempersilakan pasangan ini untuk memanfaatkan waktu tersisa.

“Kami ingin bekerja,” tegas Jokowi. Jokowi lantas menggulung lengan kemejanya.

4. Sandiaga cium tangan Ma’ruf 5 kali

Usai debat, cawapres Sandiaga Uno menghampiri cawapres Ma’ruf Amin. Sandi lantas mencium tangan Ma’ruf Amin berkali-kali.

Pantauan detikcom di panggung debat Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, semalam, Jokowi lebih dahulu menyampaikan pernyataan penutup. Lalu dilanjutkan Prabowo.

Setelah itu, Jokowi-Ma’ruf tampak menghampiri Prabowo-Sandiaga. Jokowi dan Prabowo bersalaman dan cipika-cipiki.

Sementara itu, Sandiaga menyalami Ma’ruf Amin sambil mencium tangannya. Terpantau lima kali Sandiaga mencium tangan Ma’ruf.

Sebelum debat dimulai, Sandiaga juga mencium tangan Ma’ruf Amin. Ma’ruf lalu tampak menepuk pundak Sandiaga.
(gbr/van)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Barcelona Siap Lepas Malcom dengan Syarat Ini

Liputan6.com, Barcelona – Barcelona siap untuk melepas Malcom di bursa transfer Januari. Malcom juga kurang dibutuhkan dalam skuat Barcelona musim ini karena penampilannya yang kurang meyakinkan.

Barcelona akan menjual Malcom di bulan Januari. Syaratnya, Barcelona mendapatkan tawaran lebih besar dari 41 juta euro.

Saat ini, Malcom memang mulai kesulitan mendapat menit bermain di skuat Barcelona.Penjualannya dianggap sebagai opsi terbaik agar mengurangi beban gaji.

Mengutip ESPN FC, Barcelona menetapkan harga lebih dari 41 juta euro karena itulah jumlah yang harus mereka keluarkan ketika membeli Malcom awal musim ini. Sayangnya, pemain Brasil ini tampaknya belum bisa memenuhi ekspektasi pimpinan Barca.

Pembelian Malcom ini sebenarnya menimbulkan polemik. Dia sempat dikabarkan tinggal selangkah lagi untuk bergabung dengan AS Roma, tapi tawaran Barcelona di jam-jam akhir bursa transfer membuatnya memilih hengkang ke Camp Nou.


2 dari 3 halaman

Tak Diinginkan Valverde

Rumornya, pelatih Barca, Ernesto Valverde tak pernah benar-benar menginginkan Malcom. Mantan pemain Bordeaux itu lebih merupakan pembelian yang dilakukan klub, tapi pelatih tak membutuhkannya.

Valverde bahkan pernah menyebut Malcom sebagai “a signing made by the club”. Sejak saat itu, Valverde juga telah memberikan beberapa opsi bagi Malcom untuk membuktikan kemampuannya di Barcelona.

Pun demikian, dia hanya tampil 10 kali di semua kompetisi, enam di antaranya datang dari bangku cadangan. Dia terakhir kali tampil ketika Barca dikalahkan Levante (1-2) akhir pekan lalu di Copa del Rey, bahkan saat itu dia ditarik keluar di babak kedua.

3 dari 3 halaman

Sebelum Lebih Murah

Alhasil, sikap dingin Valverde terhadap Malcom ini tampaknya mendorong klub untuk segera menjual pemain 21 tahun tersebut sebelum nilai jualnya kian merosot. Barca tampaknya bukan tempat yang tepat bagi pemain muda seperti Malcom yang ingin berkembang.

Sebelum hengkang ke Barca, Malcom menarik minat beberapa klub Inggris dan Italia, termasuk Roma, Tottenham, dan Arsenal. Guangzhou Evergrande dari Chinese Super League juga berpeluang mendapatkan dia.

Pindah ke Barca merupakan mimpi yang terwujud bagi Malcom, tapi situasi saat ini mungkin memaksa dia untuk berpikir ulang. Jika ada klub yang menawar Malcom sesuai dengan tuntutan Barca, besar kemungkinan dia akan dilepas.

Sumber: Bola.net

Meghan Markle Pakai Gaun Hamil Seharga Kurang dari Rp 300 Ribu

Liputan6.com, Jakarta – Sebagai salah satu anggota keluarga Kerajaan Inggris, penampilan tentu jadi perhatian penting bagi Meghan Markle. Walau tahu bakal banyak pasang mata yang menoleh, tak membuat Duchess of Sussex ragu memakai busana dengan banderol harga terjangkau.

Seperti penampilannya beberapa waktu lalu saat menyambangi salah satu lokasi proyek charity hewan yang tengah ditangani. Di kesempatan itu, istri Pangeran Harry ini terlihat memakai coat Emporio Armani berwarna cream bersama gaun hamil beige lembut keluaran H&M.

Dilansir dari People, Jumat (18/1/2019), gaun hamil berlengan panjang ini dibanderol hanya 20 dolar AS atau setara Rp 283 ribu. Masih bisa ditemukan di situs H&M, model gaun hamil Meghan Markle hadir dalam dua warna, yakni beige dan abu-abu gelap.

Sebelumnya, Meghan sempat membuat heboh warga dunia maya ketika kedapatan memakai gaun hamil keluaran ASOS seharga Rp 749 ribu. Busana tersebut dipakai Meghan saat outing di Selandia Baru, beberapa bulan lalu.

Soal busana, Meghan Markle sepertinya tak begitu menaruh standar tinggi terkait harga. Asal nyaman dan mudah dipadu-padan, sepertinya calon ibu yang disebut bakal melahirkan anak pertama di akhir April ini tak akan segan memakai.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pengusaha Ketar-Ketir Jika Tak Ratio Naik Jadi 16 Persen

Liputan6.com, Jakarta – Calon Pesiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berencana menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai upaya pencegahan korupsi di kalangan birokrat. Untuk membiayai kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) tersebut, salah satu upayanya dengan menggenjot pemasukan negara dari sisi pajak, yakni meningkatkan rasio pajak (tax ratio) hingga mencapai 16 persen.

Direktur Eksekutif Center of Indonesia Taxtion Analysis (CITA), Yustinus Prastowo mengatakan, upaya menaikkan tax ratio memang sudah menjadi tanggung jawab pemerintah. Sebab untuk dapat mencapai tujuan pembangunan yang optimal, setidaknya dibutuhkan level tax ratio 16 persen.

“Jadi saat ini baik pasangan Jokowi-Makruf Amin maupun Prabowo-Sandiaga Uno sudah selayaknya memberi perhatian pada perbaikan sistem perpajakan agar kita mampu mencapai level optimal untuk pembangunan,” kata Yustinus saat dihunbungi merdeka.com, Jumat (18/1/2019).

Namun dirinya menyayangkan apabila kenaikan tax ratio dijadikan sebagai solusi jangka pendek untuk digunakan mengatasi akar permasalahan korupsi, yakni gaji PNS dan aparat penegak hukum yang dianggap masih rendah.

“Logika sederhana pemerintah ingin menarik pajak lebih besar dari rakyat, untuk membiayai para aparatur negara yang tugasnya melayani kepentingan rakyat. Lalu kita bergumam ‘mahal bener ya mengongkosi pelayan’,” imbuh Yustinus.

Hasrat menggenjot tax ratio dalam jangka pendek jelas hanya bisa bertumpu pada kenaikan tarif pajak, bukan sebaliknya. Penurunan tarif pajak dalam jangka pendek bahkan akan menurunkan penerimaan, apalagi tingkat kepatuhan dinilainya masih cukup rendah dan basis pajak belum bertambah signifikan.

“Catatan ini hanya ingin menguji rasionalitas program jangka pendek. Jangan sampai para ASN keburu girang bukan kepalang, di saat bersamaan para pelaku usaha dan wajib pajak ketar-ketir karena siap-siap jadi sasaran perburuan target pajak,” katanya.

Berdasarkan catatan, PDB 2018 kurang lebih mencapai sebesar Rp 14.745 triliun. Sehingga kata Yustinus, kenaikan ke 16 persen naik 4,5 persen dari tax ratio 2018 sebesar 11,5 persen adalah Rp 663 triliun, atau 48 persen dari pendapatan negara 2014.

“Mungkinkah dalam jangka pendek menarik pajak yang nilainya dua kali lipat kenaikan 2015-2018, tanpa menimbulkan kegaduhan dan menggencet pelaku usaha?” cetus Yustinus.

2 dari 3 halaman

Bukan Satu-satunya Alat Ukur

Yustinus menambahkan, tax ratio merupakan perbandingan antara penerimaan pajak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun tax ratio kata dia, bukanlah satu-satunya alat ukur bagi kinerja institusi pemungut pajak lantaran ada beberapa faktor dan kondisi yang perlu diperiksa dan dibandingkan.

Sebelumnya, Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto hendak menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai upaya pencegahan korupsi di kalangan birokrat. Mengingat belakangan ini banyak birokrat yang tergiur ‘duit panas’ masuk ke kantong pribadi.

“Berkali-kali saya utarakan di ruang publik akar masalah adalah penghasilan para birokrat kurang, tidak realistis. Kalau saya memimpin negara ini saya akan emmperbaiki kualitas hidup birokrat dengan realistis. uangnya dari mana, saya akan tingkatkan tax ratio (hingga 16 persen),” kata Prabowo dalam Debat Perdana Pilpres 2019 pada Kamis 17 Januari 2019. 

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Kata Julian Jacob soal Isu Pacaran dengan Marion Jola

Liputan6.com, Jakarta – Kabar kedekatan Julian Jacob dengan Marion Jola mengemuka beberapa bulan terakhir. Penyebabnya, interaksi yang dilakukan Julian Jacob dan Marion Jola di media sosial yang kemudian membuat warganet curiga.

Disinggung soal kedekatannya dengan Marion Jola, Julian Jacob hanya tertawa. Dengan ekspresi malu-malu, ia pun mulai terbuka soal Marion Jola.

“Kenapa tuh? Ada apa? Coba tanya dia (Marion) deh. Kita pacaran apa nggak,” kata Julian Jacob saat ditemui di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

“Ya untuk sekarang sih kita yang pasti saling support dalam pekerjaan, dalam hidup, jadi teman aja, jadi teman kayak buat kita semangat,” Julian Jacob menambahkan.



2 dari 3 halaman

Dipertemukan Instagram

Menurut Julian Jacob, dirinya dan wanita 18 tahun itu sudah dekat sejak setahun yang lalu. Namun hubungan istimewa tersebut baru saja terbangun beberapa bulan ini.

“Kita kenal sebenarnya sudah setahun sih dan kayak baru sering hampir setiap hari ketemu jalan gitu sih dua bulan, sebulan. Sebenarnya bukan (musik) sih, instagram yang mempertemukan kita, bukan musik,” Julian Jacob menguraikan.

3 dari 3 halaman

Pengagum Marion Jola

Diakui Julian Jacob, dirinya sangat mengagumi dengan Marion Jola. Sehingga saat Marion Jola masih berjuang di ajang pencarian bakat, Julian Jacob selalu mendukungnya, bahkan hingga mengirimkan direct messenger (DM).

“Pertama kali memang ngefans, aku DM (Instagram). Aku bilang pas waktu dia di Indonesian Idol aku DM semangat ya. Terus dia balas dia bilang ‘oh kak Julian aku dulu suka nonton sinetronnya gitu-gitu’. Oh akhirnya kita kenal, terus temenan terus nggak tahu juga sih sekarang kayak dekat aja gitu,” tuturnya. (Fimela.com/ Lanny Kusumastuti)

Setelah Menerobos Banjir, Sepeda Motor Wajib Masuk Bengkel

Liputan6.com, Jakarta – Salah satu hal yang terpaksa dilakukan saat musim hujan adalah menerobos banjir menggunakan sepeda motor. Hal tersebut sebenarnya berbahaya untuk Anda dan juga komponen sepeda motor.

Apalagi saat menerobos, Anda menggunakan sepeda motor matik. Banjir bisa memengaruhi performa mesin kendaraan yang berisiko mogok, mati, bahkan rusak.

Setelah menerobos banjir, segera bawa ke bengkel untuk dilakukan pengecekan. Mengutip laman resmi Suzuki Indonesia, risiko paling sering terjadi setelah motor matik dipakai menerobos banjir adalah water hammer.

Water hammer adalah kondisi adanya air berlebih yang masuk ke ruang pembakaran. Risiko ini sangat fatal untuk mesin, karena bisa menyebabkan bengkoknya piston dan pecahnya seher.

Jika terlambat mengetahui hal tersebut, selain sepeda motor rusak, otomatis biaya perbaikan juga akan berkali-kali lipat. Maka itu apapun jenis motor matikmu, jangan menunda untuk ke bengkel jika motor usai menerobos banjir.

Sumber: Otosia.com

2 dari 3 halaman

Kantong Ajaib Ini Bisa Amankan Mobil dari Banjir

Bencana alam seperti banjir, gempa, longsor, ataupun puting beliung, merupakan hal-hal yang tak bisa diprediksi. Tapi seperti banjir yang selalu menjadi cerita tahunan di Indonesia, setidaknya bisa diantisipasi.

Banjir tak hanya merendam rumah, tapi tak jarang juga mobil. Baru-baru ini ada inovasi kantong plastik untuk mobil yang setidaknya membuat air susah masuk ke mobil, seperti melansir Motor1.






Sepintas, kantong berwarna merah itu seperti kantong plastik biasa. Tapi sebenarnya bisa membantu pemilik mobil untuk menyelamatkan mobilnya, karena benda itu kedap air.

Caranya, pemilk mobil hanya perlu meletakkan dasar kantong, lalu mengendarai mobil dan berhenti diatasnya, lalu tutup kantong tersebut dan mobil bisa dipakai untuk melintasi genangan air.

Kantong ini dilengkapi tali sehingga otolovers pun bisa mengaitkan kendaraan ke pos. Otolovers pun tak perlu cemas mobil akan terseret arus.

Inovasi Paul Dela Fuente dari Filipina ini ada dua ukutan, medium dan besar yang kompatibel dengan semua jenis kendaraan mulai sedan kompak hingga mid-SUV, dan pick-up truk. Menarik bukan otolovers?

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Usai Berhenti dari ITB, Begini Kabar Izhak dan 9 Adiknya

Liputan6.com, Polewali Mandar Masih ingat dengan Muhammad Izhak? Ya, dia adalah mantan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang memutuskan berhenti kuliah demi merawat sembilan adiknya. Keputusan itu diambil mantan mahasiswa Fakultas Teknik Kimia angkatan 2013 itu setelah kedua orangtuanya meninggal karena sakit.

Izhak tersenyum semringah saat Liputan6.com menyambangi kediamannya di Dusun Tojangan, Desa Pasiang, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Kamis sore, 17 Januari 2019. Kehidupan pemuda berusia 23 tahun itu kini jauh lebih baik.

Kisah Izhak yang harus berhenti kuliah demi merawat sembilan adiknya pada Desember 2017 berhasil menggugah hati banyak orang, baik itu secara personal maupun secara kelompok yang tergabung dalam suatu organisasi. Bantuan itu ada yang berupa uang, ada pula yang berupa benda.

“Jumlahnya ratusan juta, saya tidak bisa hitung totalnya secara detail,” kata Izhak kepada Liputan6.com.

Yang jelas, bantuan itu seluruhnya dipergunakan mantan mahasiswa ITB itu dengan sangat hati-hati. Selain untuk biaya adik-adiknya sekolah, bantuan yang masuk ke rekening pribadi milik Izhak itu juga digunakan Izhak untuk melanjutkan kuliahnya di Universitas Terbuka Majene.

“Saya ambil jurusan manajemen, karena tidak ada jurusan Teknik Kimia. Saya mengulang dari awal, sekarang baru mau masuk semester dua. Setiap Sabtu Minggu saya bolak-balik ke Majene untuk ngampus,” paparnya.

Mantan mahasiswa ITB itu sengaja memilih kuliah pada hari Sabtu dan Minggu agar tetap ada yang bisa mengurus si bungsu, Muhammad Chairul, yang baru berumur dua tahun. “Kalau Sabtu-Minggu kan adik saya yang cewek bisa merawat Chairul,” imbuhnya.

2 dari 3 halaman

Pengusaha yang Dermawan Bantu Izhak

Izhak dan sembilan adiknya tak lagi tinggal di rumahnya yang lama, ia kini memiliki rumah baru yang dibangun di atas tanah peninggalan ayahnya tak jauh dari tempat tingggal sebelumnya. Biaya pembangunan rumah baru sederhana itu diberikan oleh seorang dermawan asal kota Surabaya.

“Sekarang tinggal di sini, ini rumah dibangunkan oleh seorang pengusaha, dia minta namanya tidak disebutkan,” kata Izhak saat ditemui di kediamannya.

Kala itu, pengusaha asal Kota Pahlawan itu datang menggunakan mobil menemui Izhak. Kepada pengusaha itu Izhak menyebutkan bahwa ia memiliki sebuah tanah yang telah dibanguni fondasi rumah, tetapi pembangunannya belum dilanjutkan karena terkendala biaya.

“Saya tidak tahu dari mana dia tahu rumah saya, kemungkinan dari supirnya yang antar itu. Setelah saya jelaskan tentang tanah ini dia langsung tawarkan untuk bangunkan rumah,” ucap Izhak.

Tak hanya dari pengusaha asal Surabaya itu, seorang TKW di Arab Saudi juga memberikan bantuan kepada Izhak dan saudara-saudaranya. Bahkan, majikan TKW tersebut yang diceritakan kisah tentang Izhak juga ikut memberikan bantuan.

“Majikannya TKW itu bahkan menjadi semacam donatur tetap untuk keluarga saya,” ungkap Izhak.

3 dari 3 halaman

Bantuan Alumni ITB

Ikatan Alumni ITB sendiri tidak tinggal diam melihat apa yang dialami Izhak kala itu. Bantuan demi bantuan diberikan baik dari alumni fakultas maupun alumni kampus.

“Ada banyak sekali bantuan dari kakak-kakak alumni. Dari Ikatan Alumni Teknik Kimia, Ikatan Alumni ITB Sulawesi Selatan dan Barat, maupun Ikatan Alumni ITB yang organisasi besar,” ucapnya.

Saat ini, Izhak sedang disibukkan dengan pembangunan Production Center yang digagas oleh Ikatan Alumni ITB. Production Center itu nantinya akan menjadi lahan usaha agar Izhak dapat melanjutkan hidup.

“Jadi ini yang sementara saya bangun, Production Center, nanti di sini jadi tempat pemeliharaan ternak modern dan pengembangan pembuatan gula aren,” jelas Izhak sambil menunjukkan lokasi pembangunan Production Center-nya.

Izhak menyebutkan biaya pembangunan Production Center itu seluruhnya ditanggung oleh ikatan alumni ITB. Tak hanya itu, dalam prosesnya, IA ITB juga terus mengontrol pembangunan Production Center tersebut.

“Kemarin salah satu perwakilan ikatan alumni datang lihat sudah sejauh mana perkembangannya. Kalau di persentasekan ini kira-kira sudah rampung 70 persen,” jelasnya.

Menurut Izhak, production center yang tengah ia bangun adalah model tempat perawatan hewan ternak yang sangat mutakhir, model seperti itu pertama kali digunakan oleh Darmono di Cikampek.

“Jadi ini yang kedua, semoga bisa sebesar punya Pak Darmono, kemarin sebelum saya bangun ini saya sempatkan untuk ke tempat pak Darmono melihat bagaimana punya dia,” ucapnya.

“Yang jelas semoga apa yang tengah saya geluti ini dapat menjadi berkah buat saya dan keluarga saya,” ia memungkasi.


Saksikan video pilihan menarik berikut:

Bikin Geger, 5 Harimau Liar Tiba-tiba ‘Ikut’ Panen Durian

Palembang – Warga Desa Tanjung Baru, Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan dibuat geger dengan 5 ekor harimau yang masuk perkebunan. Harimau masuk saat masyarakat sedang panen durian.

“Kemarin masyarakat, khususnya petani durian di OKU sempat geger karena ada 5 ekor harimau masuk kebun. Informasi sementara 3 dewasa dan 2 masih kecil,” ujar Kepala Unit Seksi III BKSDA Sumsel, Herman, Jumat (18/1/2018).

Berdasarkan laporan yang telah diterima BKSDA di Baturaja, kawanan harimau itu masuk saat petani sedang panen durian. Disebut-sebut harimau masuk bukan kali ini saja.

“Informasinya ada beberapa kali masuk perkebunan. Sekarang ini geger karena sedang musim durian, jadi semua yang berjaga di kebun siang malam khawatir,” kata Herman.

Untuk mengantisipasi serangan, Herman mengaku sudah memasang kamera trap. Kamera trap dipasang selama 15 hari kedepan untuk mengetahui keberadaan sang raja hutan.
Selain kamera trap, petugas khusus dari BKSDA juga disiagakan di lokasi tempat harimau terlihat. Bahkan BKSDS sudah menelusuri lokasi yang disebut sebagai tempat 5 ekor harimau berkeliaran.

“Tim telah kita diterjunkan ke lokasi. Dari pantauan awal tidak ada jejak harimau di lokasi karena saat itu hujan gerimis, tapi memang terlihat daerahnya seperti jalur jelajah harimau,” katanya.

Terkait hal itu, Herman sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat. Salah satunya memberi edukasi tata cara dan tindakan darurat bila bertemu harimau. Termasuk pada petani yang berjaga di perkebunan durian.
(asp/asp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Netizen Kecewa dengan Debat Capres yang Kaku dan Kurang Menarik

Jakarta

Reaksi yang bermunculan dari netizen di media sosial menyatakan kecewa dengan debat perdana presiden dan wakil presiden di Indonesia hari Kamis (17/1/2019) malam yang dianggap tidak menarik dan kaku.

Debat perdana capres

  • Tema debat perdana capres/cawapres Indonesia adalah hukum, HAM, terorisme dan korupsi
  • Pengamat mengatakan debat berlangsung kurang menarik karena para calon seperti sudah menghapalkan jawaban mereka
  • Akan ada empat debat lagi sampai pemilihan umum dan pemilihan presiden dilangsungkan 17 April 2019

Setelah debat selesai, media sosial dipenuhi dengan berbagai komentar, sehingga hashtag #DebatePilpres2019 menjadi nomor satu menjadi topik pembicaraan di Twitter untuk topik dunia.

Namun ketika debat dimulai antara Presiden Joko Widodo dan calon presiden Prabowo Subianto, beberapa pendapat muncul menyatakan bahwa kedua calon presiden hanya mengulangi apa yang sudah disampaikan sebelumnya dan berbicara seperti pidato dan bukan berdebat.

Sebuah pendapat bahkan mengatakan debat ini mirip seperti debat di SMA.

“Ini bukan, namun kompetisi menghapal. Mereka menjawab satu kali jawaban dari lawan dan setelah itu selesai. Murid SMA bahkan lebih baik dari ini dan mereka melakukannya dalam bahasa Inggris.” tulis seseorang di Twitter.

Ketika mendapat pertanyaan mengenai rencana mereka mencegah serangan teroris dan radikalisasi, Prabowo menjawab dengan mengatakan ‘adanya campur tangan dari luar negeri ‘ dan masih tidak adanya ketidakadilan di dalam negeri.

“Saya akan mendukung program deradikalisasi. Saya akan memberikan perhatian serius ke pesantren, ke guru-guru, dan warga kita semua guna meningkatkan taraf hidup mereka – sehingga mereka tidak merasa dikecewakan dan membenci negeri ini.” katanya.

Setelah adanya jawaban yang sama dari kubu lainnya, beberapa komentator mengatakan debat antara kedua calon presiden itu ‘tidak dinamis’, karena masing-masing pihak tidak mempersiapkan pertanyaan lanjutan guna menyerang lawan debat mereka.

“Ini mungkin disebabkan karena mereka tidak menguasai masalah terorisme di Indonesia.”

Indonesian President Joko Widodo delivers a speech dressed in white with running mate Ma'ruf Amin.
Presiden Jokowi dan cawapres Ma’ruf Amin ketika menyampaikan visi mereka dalam debat capres perdana hari Kamis malam. (AP: Tatan Syuflana)

Ini adalah untuk keduakalinyaJokowi-Prabowo menjadi calon presiden

Sama seperti yang biasa terjadi dalam kampanye politik di Indonesia, para capres dan cawapres datang mengenakan seragam yang sama, dengan Prabowo Subianto dan cawapres Sandiaga Uno tiba lebih awal di lokasi debat dengan setelan jas warna biru, dan dasi merah darah.

Presiden Jokowi dan cawapres Mar’uf Amin mengenakan baju putih dan tiba terlambat karena macet.

Ini adalah untuk kedua kalinya Presiden Joko Widodo menghadapi Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden.

Di tahun 2014, Jokowo mengalahkan Prabowo dengan mendapat 53 persen suara.

Namun selama pemerintahannya empat tahun terakhir, para pendukung Prabowo seringkali mempertanyakan latar belakang “keislaman” Presiden Jokowi.

Dan tahun ini Jokowi memilih Ma’ruf Amin, ulama berusia 75 tahun yang sebelumnya menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai pendampingnya.

Sementara itu, Prabowo memilih Sandiaga Uno mantan wakil gubernur DKI Jakarta, seorang pengusaha muda yang sering digambarkan sebagai memiliki daya tarik kuat untuk menggaet generasi milenial di Indonesia.

Indonesian presidential candidate Prabowo Subianto delivers his speech from behind a podium.
Capres Prabowo Subianto didampingi oleh cawapres Sandiaga Uno. (AP: Tatan Syuflana)

Unsur agama menjadi salah satu perhatian utama netizen di media sosial dengan banyak postingan membicarakan doa yang dilakukan kedua pasangan calon sebelum debat dilangsungkan.

Pendukung Jokowi mengirim cuitan bahwa presiden dan Mar’uf Amin sholat di mesjid sebelum debat dimulai.

Yang lain mengatakan bahwa Prabowo dan Sandiaga juga sholat bersama.

Tema debat perdana ini adalah masalah hukum, HAM, terorisme, dan korupsi, namun para pengamat mengatakan karena tema dan pertanyaan sudah dibocorkan sebelumnya, sehingga debat berlangsung kurang menarik.

“Inilah akibatnya bila pertanyaan sudah diberikan kepada para calon.” kata Feri Amsari, Direktur Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas Padang.

“Debat menjadi kurang menarik karena para calon seperti menghapal jawaban mereka.” katanya kepada televisi lokal ketika debat berlangsung.

Apa yang dilakukan para calon harus dihargai

Dalam pidato pembukaannya, Presiden Jokowi yang menggunakan teks yang sudah dipersiapkan menyampaikan visinya mengenai Indonesia.

Sementara itu, Prabowo tampak lebih percaya diri dalam pidato yang tanpa teks, selain berbicara sendiri, Prabowo juga memberikan kesempatan kepada Sandiaga Uno juga berbicara.

Namun pidato Prabowo dikritik karena hanya mengulangi apa yang sudah disampaikan sebelumnya dalam kampanye.

Meski debat mendapat banyak kritikan, Jokowi mendapat pujian karena lebih berani dalam jawaban-jawaban debat.

Beberapa kali Presiden Jokowi memberi jawaban atas tuduhan lawan dengan mengatakan ‘jangan hanya menuduh, beri bukti dan laporkan ke pihak berwenang.”

Namun banyak netizen merasa kecewa karena kedua calon tidak membahas penuh masalah-masalah utama seperti keterlibatan militer dalam memerangi terorisme, UU ITE yang kontroversial, dan status dan masa depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebelumnya juga diduga bahwa kedua pasangan calon sudah setuju untuk tidak membicarakan masalah HAM yang kontroversial.

Namun Usman Hamid dari Amnesty International Indonesia mengatakan apa yang sudah dilakukan para calon harus dihargai.

Indonesian President Joko Widodo and Prabowo Subianto laugh as they sit next to each other in a crowd.
Muncul spekulasi bahwa kedua calon presiden tidak mau membicarakan masalah HAM dalam debat semalam. (AP: Tatan Syuflana)

“Pak Jokowi sudah memberikan komitmen untuk menempatkan masalah HAM lebih penting lagi dan Pak Prabowo juga sudah menyebut pentingnya hal tersebut.” kata Usman Hamid kepada Kompas TV.

Usman Hamid mengatakan kedua calon sudah berjanji untuk menghormati HAM ketika memerangi terorisme dan melakukan deradikalisasi meskipun mereka tidak memberi jawaban rinci mengenai hal tersebut ataupun apakah akan menjadi prioritas ketika mereka nanti berkuasa.

Dalam sesi terakhir, moderator memberikan kesempatan kepada para calon masing-masing dua menit untuk memberikan pendapat akhir mengenai lawan mereka, namun tawaran itu ditolak semua pihak.

Debat yang akan dilangsungkan empat kali lagi dilakukan setiap tanggal 17 sampai pemilu dilangsungkan 17 April 2019.

Debat kedua yang akan dilakukan bulan depan akan membicarakan masalah energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, lingkungan hidup.

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini

(ita/ita) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

WNI Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan dalam Proses Semi Intelijen

Jakarta

Pembebasan Samsul Saguni, seorang nelayan asal Majene, Sulawesi Barat, yang diduga disekap kelompok pimpinan Abu Sayyaf di Filipina, terjadi melalui proses ‘semi intelijen,’ yang melibatkan ‘aset-aset Indonesia’ di Filipina Selatan.

Hal itu dikatakan Lalu Muhammad Iqbal, Direktur Perlindungan WNI, Kementerian Luar Negeri, dalam wawancara dengan Callistasia Wijaya, dari BBC News Indonesia. Rabu (16/1)

Ia menegaskan pembebasan dilakukan tanpa tebusan, meski kelompok ini berkali-kali merongrong pemerintah dan keluarga sandera, menuntut sejumlah uang.

“Mereka pernah minta tebusan mulai dari 10 juta Peso karena nggak dipenuhi, dia turun sampai ke 6 juta Peso. Terus prosesnya seperti itu. Dan nggak diberikan,” tandasnya.

“Samsul Saguni saat ini masih berada di Pangkalan Militer Westmincom di Jolo, Filipina Selatan, guna pemeriksaan kesehatan dan menunggu diterbangkan ke Zamboanga City,” kata Lalu.

Samsul Saguni, yang diculik pada tanggal 11 September tahun lalu, dibebaskan pada Selasa (15/1) dan diterima aparat Filipina pada sore hari sekitar pukul 16.30.

“Setelah diserahterimakan secara resmi kepada KBRI Manila, Samsul Saguni akan diproses pemulangannya ke Indonesia,” katanya pula.

Namun, beberapa waktu lalu, beredar video yang memperlihatkan Samsul meminta agar nyawanya diselamatkan.

Samsul Saguni diculik bersama seorang warga Indonesia lainnya, Usman Yunus, pada 11 September 2018, saat menangkap ikan di perairan pulau Gaya, Semporna, Sabah.

Namun, “Usman Yunus telah lebih dahulu bebas pada tanggal 7 Desember 2018,” kata Lalu Muhammad Iqbal. Usman lolos setelah berhasil melarikan diri dari para penyekapnya.

Disebutkannya, masih ada dua orang WNI yang saat ini masih dalam sekapan kelompok bersenjata di Filipina Selatan.

Sejak 2016, ada 36 WNI yang disandera di Filipina Selatan dan 34 diantaranya sudah bebas, sebagian kecil karena berhasil melarikan diri, ada yang dibebaskan dalam operasi aparat Filipina.

Ada pula yang dilepas oleh para penculiknya, yang oleh berbagai kalangan diduga karena ada pihak yang membayar uang tebusan yang dituntut para penculik.

Keluarga ingin cepat bertemu

Lalu mengatakan ia belum tahu kondisi terkini Samsul, termasuk apakah dia mengalami kekerasan selama di penyekapan. Ia mengatakan pertanyaan-pertanyaan semacam itu akan ditanyakan ke Samsul di hari-hari mendatang saat sudah kembali ke Indonesia dan kondisi psikologisnya sudah memungkinkan.

Sementara itu, istri Samsul, Fitriani, bersyukur suaminya sudah ditemukan dan dia berharap keluarga dapat cepat bertemu dengan Samsul.

“Semoga segera bisa dibawa pulang kesini untuk ketemu, untuk ketemu keluarga, untuk ketemu anaknya, ketemu kami disini. Jadi semoga bisa cepat dibawa pulang,” kata Fitriani.

Fitriani mengatakan ia tak mau lagi Samsul melaut, karenanya, “harapan sama pemerintah, supaya bisa kasian dapat bantuan. Apakah itu bantuan modal atau bantuan pekerjaan, apapun itu yang penting suami saya sudah tidak ke sana lagi.”

“Dari dulu, semenjak bujang, dia memang kerjanya sudah merantau. Tapi kalau sudah begini kan, pasti tidak ingin, sudah tidak bisa ke (perairan tempat ia mencari ikan di) sana,” ujarnya kepada wartawan Tribun Timur, Edyatma Jawi.

Aset Indonesia di Filipina Selatan

Kalau tidak karena membayar uang tebusan sebagaimana dicurigai berbagai kalangan, bagaimana Samsul dilepaskan kelompok bersenjata yang menculiknya?

Direktur Perlindungan WNI Kemenlu, Lalu Mohamad Iqbal menolak untuk menjelaskan secara rinci. Ia hanya menjelaskan, pemerintah Indonesia tidak berdiskusi secara langsung dengan kelompok penyandera. Prosesnya disebutnya merupakan “proses semi-intelijen.”

“Yang jelas, kita memanfaatkan semua aset-aset kita di yang ada di Filipina Selatan. Buat Indonesia, Filipina Selatan itu kan bukan daerah baru. Bahkan proses perdamaian MNLF dengan pemerintah Filipina di tahun 1995 itu kan difasilitasi oleh Indonesia,” kata Lalu pula.

“Jadi, banyak orang-orang kita yang pernah hadir di sana sekian lama dan membangun network di situ. Mereka juga diterima oleh masyarakat setempat. Jadi hubungan baik kita dengan berbagai pihak, dengan tokoh-tokoh masyarakat di sana jadi aset kita,” katanya.

Pemerintah Indonesia, kata Lalu, memprioritaskan cara family engagement, melibatkan keluarga dalam proses pembebasan sandera, karena penyandera pasti akan meneror keluarga korban.

Lalu menyebut salah satu metode yang dilakukan untuk mendesak keluarga adalah dengan memperingatkan bahwa akan ada video yang menampilkan korban minta kepada keluarga agar nyawanya diselamatkan.

militer Tentara Filipina melakukan patroli air di Mindanao, Filipina, beberapa waktu lalu. (AFP)

“Kita memperkuat keluarga, memberitahukan keluarga apa yang akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Jadi keluarga sudah siap ketika menghadapi situasi itu dan dia tau apa yang harus dia sampaikan,” kata Lalu.

Lalu menambahkan proses pembebasan itu melibatkan kerja sama dengan militer Filipina.

Disarankan tidak melaut di Malaysia

Lalu mengatakan pemerintah Indonesia masih berupaya untuk membebaskan dua sandera WNI di Filipina Selatan. Sama seperti kasus Samsul, kedua orang ini juga nelayan.

Mereka, lanjutnya, ditangkap sekitar awal Desember tahun lalu di Sandakan, Sabah.

Pemerintah Indonesia, kata Lalu, menghimbau nelayan-nelayan Indonesia yang bekerja sebagai nelayan di Sabah, yang jumlahnya sekitar 6.000 orang, untuk tidak melaut sampai ada jaminan keamanan dari pemerintah Malaysia.

Ia mengatakan bahwa pemerintah Malaysia tidak pernah terlibat dalam upaya pembebasan sandera WNI meskipun kejadian penyanderaan terjadi di wilayah negara tersebut.

Karena itu, menurutnya, kerja sama dalam rangka pembebasan sandera lebih banyak dilakukan dengan pihak Filipina.

“Ini nggak ada pilihan lain. Cuma dua pilihannya, either nelayan kita minta berhenti bekerja di Malaysia atau pihak Malaysia bisa menyelesaikan isu kemampuan pengamanan mereka, untuk mengamankan wilayah itu.

“Ya ini kan terjadi karena aparat keamanan Malaysia di wilayah Sabah belum bisa menjamin keamanan para nelayan yang bekerja di sana,” kata Lalu.

Lalu berharap pemerintah Malaysia memperkuat kapasitas pengamanan mengingat para sandera diculik di wilayah Malaysia.

“Salah satu solusi agar tidak terjadi penculikan lagi adalah kita mengharapkan pihak Malaysia akan memperkuat kapasitas pengamanan di perairan Sabah sehingga nelayan WNI yang melaut mendapatkan jaminan keamanan,” ujarnya.

“Tanpa jaminan keamanan, kami masih akan menghimbau nelayan WNI di Sabah untuk tidak melaut,” tambahnya.

Pemerintah, lanjutnya, sedang memikirkan solusi untuk mengajak nelayan Indonesia pulang ke tanah air.

Lalu mengatakan tidak ada jalan terbaik selain memanggil para nelayan itu, yang mayoritas merupakan penduduk Sulawesi, untuk pulang ke Indonesia.

Kemenlu RI mencatat sudah ada 11 nelayan WNI yang diculik di perairan Malaysia.

Pada Januari 2018 lalu, dua WNI dibebaskan dari penyanderaan kelompok Abu Sayyaf di Sulu, Filipina Selatan. Mereka diculik dari dua kapal ikan milik warga negara Malaysia yang berbeda pada 5 November 2016 di perairan Kertam, Sabah, Malaysia.

Adapun Samsul Saguni diculik pada 11 September 2018 manakala pemerintah Indonesia, Filipina, dan Malaysia telah memberlakukan kesepakatan trilateral pada 2017.

Laporan ini dimutakhirkan pada Jumat (18/1) pukul 06.00 demi akurasi.


(ita/ita) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>