Kaledonia Baru Gelar Referendum, Apakah Lepas dari Prancis?

Noumea – Kaledonia Baru telah melakukan referendum guna menentukan apakah akan merdeka atau tetap berada di bawah teritorial Prancis. Rupanya hasilnya beda tipis antara yang memilih tetap dengan yang memilih merdeka.

Wilayah tersebut berada di Pasifik atau sekitar 18.000 km dari Prancis daratan. Referendum ini dianggap penting bagi Prancis di tengah pengaruh China pada Pasifik.

Pemungutan suara itu berlangsung sejak Minggu siang (5/11/2018) waktu setempat. Hasilnya, sebanyak 56,4 persen penduduk menolak kemerdekaan Kaledonia Baru seperti dilansir kantor berita Prancis, AFP.

“(Ini) kebanggaan luar biasa yang telah kita lakukan bersama,” kata Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam pernyataan kepada rakyatnya.

Pemilihan selanjutnya akan berlangsung pada 2022. Pemimpin gerakan pro-kemerdekaan setempat, FLNKS, menganggap kekalahan tipis ini adalah langkah menuju kemenangan mereka.

“Kami selangkah lagi dari kemenangan dan masih ada dua pemilihan lagi yang akan datang,” kata Pemimpin FLNKS Alosio Sako.
(bag/bag)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *