Lawan Atletico, Allegri Ingin Juventus Cetak Gol Tandang

Liputan6.com, Turin – Juventus akan menantang tuan rumah Atletico Madrid dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Pelatih Bianconeri, Massimiliano Allegri menginginkan anak buahnya mencuri gol tandang dalam pertandingan tersebut.

Juventus baru saja meraih kemenangan di pentas Serie A. Mereka berhasil mengalahkan Frosinone dengan skor 3-0 pada Sabtu (16/2) dini hari WIB.

Gol kemenangan Juventus dipersembahkan oleh Paulo Dybala, Leonardo Bonucci dan Cristiano Ronaldo. Hasil itu membuat Bianconeri unggul 14 angka di puncak klasemen Serie A.

Kemenangan itu tentu saja akan menjadi modal berhaga Juventus sebelum menantang Atletico. Apalagi pertandingan tersebut akan digelar di markas lawan, Wanda Metropolitano.

Allegri sangat menginginkan Juventus meraih hasil positif di ibukota Spanyol. Namun, dia juga waspada terhadap Atletico, yang sudah mencapai setidaknya perempat final Liga Champions dalam empat dari lima musim terakhir.

“Tim dalam kondisi bagus. Ini adalah tantangan dua leg melawan tim yang sangat mengandalkan fisik,” kata Allegri seperti dilansir Fox Sports Asia.

“Atletico memainkan sepakbola yang sangat agresif saat bermain di kandang. Ini adalah tim yang meraih hasil luar biasa di tahun-tahun sebelumnya di Eropa.”

2 dari 2 halaman

Cetak Gol Tandang

Allegri juga mengatakan bahwa pertandingan melawan Atletico akan berjalan terbuka. Namun, dia menginginkan timnya bisa mencetak gol di markas lawan untuk memperbesar peluang mereka lolos ke babak selanjutnya.

“Ini pertandingan terbuka, kami memiliki banyak kesempatan untuk lolos seperti mereka,” lanjutnya.

“Hal pertama yang harus kami lakukan adalah mencetak gol di Madrid. Mencetak gol di Madrid akan menentukan untuk kelolosan kami.”

Sumber: bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Juventus Bungkam Frosinone, Gol Bonucci untuk Istri dan Anak

Liputan6.com, Turin – Leonardo Bonucci ikut mencetak gol saat Juventus mengalahkan Frosinone. Gol itu ia persembahkan untuk istri serta putrinya.

Juventus masih terus meraih kemenangan dalam ajang Serie A. Kali ini Frosinone dibuat bertekuk lutut dengan skor 3-0 pada Sabtu (16/2) dini hari WIB.

Bonucci mencetak gol kedua Juventus dalam pertandingan tersebut, setelah Paulo Dybala membuka skor terlebih dulu. Cristiano Ronaldo kemudian mempersembahkan gol ketiga untuk membawa Juventus unggul 14 angka di puncak klasemen.

Bonucci yang mencetak gol pada menit ke-17. Ia mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan kemelut di depan gawang Frosinone.

Selepas menjebol gawang lawan, bek berusia 31 tahun itu melakukan selebrasi dengan membentuk inisial “LM” dengan jari-jari tangannya. Selebrasi tersebut ternyata ditujukan untuk istri serta putrinya yang baru lahir sepekan kemarin.

“Beberapa hari terakhir sangatlah indah, Matilda tiba dan memberi sinar cahaya bagi keluarga kami,” kata Bonucci kepada Sky Sport Italia.

“Saya mendedikasikan gol tersebut untuknya, keluarga dan istri, juga kepada semua yang telah dekat dengan saya selama beberapa tahun terakhir yang agak intens.”

2 dari 3 halaman

Momentum Bagus

Kemenangan atas Frosinone akan menjadi momentum yang bagus bagi Juventus menjelang pertandingan Liga Champions. Bianconeri akan menghadapi Atletico Madrid dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar.

“Kami dalam bentuk yang bagus, laga ini membantu kami agar siap untuk hari Rabu esok,” lanjutnya.

“Kami pergi ke Madrid dengan kesadaran penuh menghadapi tim yang akan berjuang maksimal hingga akhir, tapi Atleti juga akan menghadapi tim hebat yang tak akan lengah sedikit pun di atas lapangan.”

3 dari 3 halaman

Kasih Sayang

Bonucci dibenci para pendukung Juventus setelah membelot ke AC Milan pada musim kemarin. Namun, ia mendapat standin ovation dalam pertandingan tersebut.

“Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik. Saya pulang ke rumah, kasih sayang dari mereka penting, tetapi saya juga tahu apa yang bisa saya berikan dan kami semua bekerja keras untuk mencapai tujuan kami,” tandasnya.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Opera Sabun Mauro Icardi

Liputan6.com, Milan – “Di belakang setiap pria hebat, pasti ada wanita hebat,” mungkin inilah peribahasa yang ada di benak Wanda Nara. Namun, banyak fans Inter Milan mungkin tak setuju dengan hal tersebut. Bagi mereka, Wanda adalah racun dalam karier suaminya, Mauro Icardi.

Semua berawal dari masalah kontrak baru. Mauro Icardi masih terikat kontrak di Inter sampai 2021, tapi terus dikejar tim-tim besar. La Beneamata merasa harus bergerak cepat untuk memagari Icardi.

Negosiasi pun dilakukan, namun berlangsung alot. Selama negosiasi, komentar Wanda sering berubah-ubah.

Dia pernah berkata Mauro Icardi sudah pasti menandatangani kontrak baru, lalu mengubah komentar itu sepekan kemudian. Dia juga mengatakan situasi Icardi masih tidak jelas.

(AFP/Miguel Medina)

Komentar-komentar Wanda inilah yang jadi awal permasalahan. Pihak klub tidak terima, tetapi Wanda ngotot. Terjadilah perang kecil di antara keduanya dan yang jadi korban adalah Icardi.

Inter mencopot ban kapten pemain asal Argentina itu dan memberikannya kepada kiper Samir Handanović. Hal ini sangat memalukan bagi Icardi.

AFP/Miguel Medina)

“Ada perang kecil antara manajemen dengan Wanda Nara, yang sering muncul di media dalam beberapa pekan terakhir. Icardi telah membuktikan diri sebagai kapten luar biasa di lapangan, tapi dalam situasi seperti ini dia selalu memihak istrinya,” kata Jatin Dietl, Area Manager Transfermarkt.

“Itulah yang menyebabkan permasalahan dalam tim,” imbuh dia.

2 dari 2 halaman

Marotta Marah Besar

Beppe Marotta (GABRIEL BOUYS / AFP)

Hal yang sama juga dibocorkan oleh Mario Sconcerti, jurnalis kawakan yang sudah lama bekerja di sekitar Inter. Dia menyebut masalah ini dimulai dari sikap Wanda, yang membuat Direktur Inter, Giuseppe Marotta marah besar.

“Situasi Icardi di Inter semakin tidak bisa dikendalikan. Telah terjadi perpecahan dalam beberapa pekan terakhir, dan Wanda terus memancing masalah, situasi ini nyaris berada di titik jenuh,” kata Sconcerti.

“Marotta terpaksa turun tangan dan harus melakukannya dengan cara yang jelas dan resmi. Wanda telah memecah belah Inter,” imbuh dia.

“Saya sudah melihat situasi yang serupa, ketika para pemain tetap memihak istrinya dengan setia. Tapi kisah Icardi telah berubah menjadi sesuatu yang tidak bisa Anda terima. Dia telah menyerang fondasi klub,” ucapnya.

Gara-gara masalah ini, Inter mulai mempertimbangkan opsi melepas Icardi. Adalah Juventus yang mulai melakukan negosiasi tahap awal dengan La Beneamata.

Mungkinkah Icardi pindah ke Juventus yang notabene rival abadi Inter? Kita tunggu saja.

(AFP Photo/Josep Lago)

Saksikan video pilihan di bawah ini: 

Fabio Capello Larang Juventus Boyong Matthijs De Ligt

Liputan6.com, Turin – Ketertarikan Juventus terhadap bek Ajax Amsterdam Matthijs de Ligt sudah menjadi rahasia umum. Namun, Fabio Capello menyarankan mantan klubnya untuk tidak merekrut pemain asal Belanda tersebut.

Sosok yang pernah membela dan melatih Juventus itu punya pertimbangan berdasar pengalaman. Dia mengaku tidak percaya terhadap bek dari Negeri Kincir Angin.

Capello menilai Juventus seharusnya mendahulukan produk Italia untuk mengisi sektor tersebut. “Saya tidak pernah suka bek Belanda. Mereka tidak punya kualitas sama seperti bek Italia,” ungkapnya, dikutip Calciomercato.

La Vecchia Signora siap bersaing dengan Barcelona dan Paris-Saint Germain demi mendatangkan De Ligt. Fabio Paratici bahkan memantaunya langsung saat Ajax menghadapi Real Madrid pada leg pertama 16 besar Liga Champions, Rabu (13/2/2019).

Direktur Olahraga Juventus itu mencari darah segar untuk menggantikan Daniele Bonera (37 tahun), Giorgio Chiellini (34 tahun), dan Leonardo Bonucci (31 tahun).

2 dari 3 halaman

Alasan Capello

Capello punya dasar berdasar pengalamannya. Menangani Juventus, AC Milan, AS Roma, dan Real Madrid, dia kerap mempercayakan lini belakang ke pemain Italia.

Sosok yang juga pernah melatih Timnas Inggris dan Rusia itu bahkan mendatangkan Fabio Cannavaro Estadio Santiago Bernabeu pada 2006 agar pertahanan Real Madrid tidak mudah ditembus.

3 dari 3 halaman

Talenta Berbakat

Reputasi De Ligt meningkat setelah menembus tim utama Ajax pada musim lalu. Baru berusia 19 tahun, dia kemudian dipercaya menjadi kapten klub dan diandalkan timnas.

Hasil Liga Italia: Juventus Hajar Frosinone 3-0

TurinJuventus memetik kemenangan saat berhadapan dengan Frosinone di lanjutan Liga Italia. Bianconeri menang dengan skor akhir 3-0.

Dalam pertandingan di Allianz Stadium, Sabtu (16/2/2019), Juventus sudah unggul pada menit keenam. Paulo Dybala yang menjadi pencetak gol pertamanya.

Umpan Cristiano Ronaldo berasil diselesaikan dengan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti oleh Dybala. Bolanya bersarang di pojok kiri atas gawang Frosinone.

Juve menggandakan keunggulan pada menit ke-16. Leonardo Bonucci yang mencatatkan namanya di papan skor. Gol itu merupakan buah kemelut di muka gawang Frosinone. Dari jarak dekat, Bonucci memasukkan bola.

Juve amat dominan pada babak pertama. Setidaknya ada delapan peluang lain yang tercipta. Frosinone mengancam empat kali, tembakan mereka tak ada yang mencapai sasaran.

Selepas jeda, Juve tak menurunkan tekanan. Sami Khedira gagal memanfaatkan kesempatan emas, umpan Ronaldo dikirim ke pelukan Frosinone, Marco Sportiello.

Ronaldo akhirnya bisa membukukan namanya di papan skor pada menit ke-63. Umpan dari Mario Mandzukic dikonversi menjadi gol.

Tendangan Emre Can pada menit ke-80 dan peluang Federico Bernardeschi dua menit berselang tak ada yang membuahkan gol. Hingga pertandingan selesai tak ada gol tambahan, Juve menang 3-0.

Dengan tambahan tiga angka ini, Juve kukuh di posisi pertama Liga Italia dengan catatan 66 poin dari 24 kali bertanding. Sementara itu, Frosinone ada di peringkat ke-19 dengan catatan 16 poin.

Susunan Pemain

Juventus: Szczesny; De Sciglio, Bonucci, Chiellini (Caceres 70), Cancelo; Khedira (Pjanic 80), Emre Can, Bentancur; Dybala, Mandzukic, Ronaldo (Bernardeschi 63)

Frosinone: Sportiello; Goldaniga, Salamon, Capuano; Zampano (Paganini 83), Chibsah (Gori 78), Viviani, Cassata, Molinaro; Ciano, Ciofani (Pinamonti 57)

(cas/cas)

Juventus Menang Mudah atas Frosinone

Jakarta Juventus mengalahkan Frosinone, 3-0, pada lanjutan pekan ke-24 Serie A 2018-2019, di Allianz Stadium, Turin, Jumat (15/2/2019) waktu setempat.

Turun dengan kekuatan terbaik, Juventus tidak mampu dibendung Frosinone. Laga baru berjalan enam menit, Paulo Dybala sudah mencatatkan nama di papan skor melalui tembakan dari jarak jauh.

Tidak butuh waktu lama bagi Juventus untuk menggandakan kedudukan. Pada menit ke-17, giliran Leonardo Bonucci yang mencetak gol setelah memaksimalkan kemelut di depan gawang Frosinone.

Setelah unggul 2-0, Juventus tidak mengendurkan serangan. Sementara itu, Frosinone masih kesulitan menembus rapatnya pertahanan La Vecchia Signora.

Gol penutup laga tersebut baru tercipta pada menit ke-63. Cristiano Ronaldo berhasil menggetarkan jala lawan setelah menerima umpan silang mendatar Mario Mandzukic.

Itu menjadi gol ke-19 Cristiano Ronaldo dari 24 pertandingan Juventus di Serie A. Cristiano Ronaldo pun semakin kukuh sebagai pencetak gol terbanyak sementara Serie A.

Tidak ada lagi gol yang tercipta pada sisa pertandingan. Juventus membungkus kemenangan tiga gol tanpa balas atas Frosinone.

Hasil itu semakin memperkuat posisi Juventus di puncak klasemen sementara Serie A. Pasukan Massimiliano Allegri mengemas 66 poin atau unggul 14 poin dari Napoli yang baru memainkan 23 laga.

Susunan pemain

Juventus: 1-Wojciech Szczesny; 20-Joao Cancelo, 19-Leonardo Bonucci, 3-Giorgio Chiellini (4-Martin Caceres 70), 2-Mattia De Sciglio; 30-Rodrigo Bentancur, 23-Emre Can, 6-Sami Khedira (5-Miralem Pjanic 81); 17-Mario Mandzukic, 10-Paulo Dybala, 7-Cristiano Ronaldo (33-Federico Bernardeschi 64)

Pelatih: Massimiliano Allegri

Frosinone: 57-Marco Sportiello; 6-Eduardo Goldaniga, 27-Bartosz Salamon, 25-Marco Capuano; 17-Francesco Zampano (7-Luca Paganini 83), 66-Raman Chibsah (5-Mirko Gori 78), 92-Federico Viviani, 24-Francesco Cassata, 3-Cristian Molinaro; 9-Daniel Ciofani (89-Andrea Pinamonti 58), 28-Camillo Ciano

Pelatih: Marco Baroni

Wasit: Antonio Giua

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Inter Milan Antisipasi Kepergian Mauro Icardi

Jakarta Inter Milan telah siap kehilangan striker Mauro Icardi. La Beneamata dikabarkan sudah mencari striker baru untuk musim depan.

Situasi Icardi di Inter Milan menjadi tidak menentu setelah ia dicopot dari posisi kapten tim. Setelah itu, Icardi dikabarkan menolak untuk berangkat ke Wina, Austria bersama Inter Milan untuk menghadapi Rapid Wina.

Kondisi itu menjadi pertanda kalau kebersamaan Icardi di Inter Milan berpotensi berakhir. Nerazzurri bisa membuat keputusan untuk menjual Icardi jika permasalahan antara kedua belah pihak tak kunjung selesai.

Nerazzurri pun harus mencari pengganti yang pas untuk Icardi. Sejauh ini, Inter Milan telah mempertimbangkan empat nama, yaitu Romelu Lukaku, Duvan Zapata, Edin Dzeko dan Timo Werner.

Romelu Lukaku tak bisa memenuhi ekspektasi di Manchester United. Ia berpeluang dilepas klub pada akhir musim 2018-19.

Sebelumnya, Lukaku pernah menyatakan tertarik untuk bermain di Italia, tetapi bersama Juventus. Edin Dzeko (AS Roma) dan Duvan Zapata (Atalanta) menjadi kandidat yang realistis karena keduanya sudah berada di Italia.

Timo Werner disebut menjalani musim terakhir bersama RB Leipzig, namun ia disebut lebih tertarik hijrah ke Premier League.

Jika gagal mendapat pemain incarannya itu, Inter Milan masih memiliki Lautaro Martinez yang siap menjadi mesin gol pengganti atau Gabigol yang masih menjalani masa peminjaman di Flamengo dan berharap bisa mendapatkan kesempatan kedua untuk membuktikan diri di Italia.

2 dari 2 halaman

Mauro Icardi Menuju Real Madrid?

Konflik yang terjadi antara Inter Milan dan Mauro Icardi berawal dari diskusi perpanjangan kontrak sang pemain. Agen dari Icardi yang merupakan istrinya sendiri, Wanda Nara, disebut mempersulit proses negosiasi.

Saat ini, Mauro Icardi masih terikat kontrak dengan Inter Milan hingga Juni 2021 dengan klausul penjualan sebesar 110 juta euro. Harga tersebut dianggap masih belum cukup untuk memagari Icardi, karena itu Inter Milan berniat memberikan kontrak baru.

Tetapi, Wanda Nara menggunakan kesempatan tersebut untuk meminta kenaikan gaji yang tinggi di Inter Milan.

Sumber: Calcio Mercato

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini

Respons Allegri Soal Ramsey Gabung Juventus

Liputan6.com, Turin – Pelattih Juventus, Massimiliano Allegri, belum mau banyak bicara soal pembelian teranyar klubnya, Aaron Ramsey. Ia ingin melatih Ramsey secara langsung sebelum berkomentar panjang.

Juventus baru saja mengumumkan transfer Ramsey pekan lalu. Dia didatangkan dengan status free transfer alias gratis lantaran pembicaraan kontrak baru di Arsenal menemui jalan buntu.

Keberhasilan Juventus mendapatkan Ramsey patut diapresiasi. Saat ini Ramsey masih berada di puncak permainannya, dia bisa jadi tambahan gelandang yang bagus untuk Juve. Kreativitas Ramsey diyakini akan menguntungkan Juve.

Sejauh ini, Allegri hanya mengamati Ramsey dari jauh. Dia belum benar-benar menangani Ramsey secara langsung. Oleh sebab itu, saat diminta memberikan pendapatnya soal Ramsey, Allegri tak bisa banyak bicara.

“Saya harus melatih dia dahulu sebelum memberikan opini yang tepat,” tegas Allegri kepada fourfourtwo.

“Dia pemain hebat tetapi saya ingin melatih dia dahulu sebelum mengatakan apa pun. Kami akan berbicara soal pemain baru di musim panas atau musim depan nanti.”

2 dari 2 halaman

Masalah Kontrak

Kepergian Ramsey ini sudah diprediksi sejak Arsenal mundur dari pembicaraan kontrak pada September 2018 lalu. Kala itu, Arsenal keberatan memenuhi persyaratan gaji Ramsey yang begitu tinggi.

Landasan Ramsey meminta gaji tinggi sebenarnya cukup kuat. Dia mengacu pada situasi Mesut Ozil yang mendapatkan gaji masif meski jarang bermain. Ramsey hanya ingin dianggap setara dengan Ozil.

Bagaimanapun, hal itu tak terjadi. Arsenal keberatan, Ramsey juga tak mau menurunkan tuntutannya. Pada akhirnya, dia memilih Juventus yang kabarnya siap memberikan gaji 400.000 pounds setiap pekan.

Sumber: bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Soal Dybala, Juventus Bikin MU dan Real Madrid Gigit Jari

Liputan6.com, Jakarta – Bursa transfer musim dingin sudah ditutup. Namun, penyerang Juventus, Paulo Dybala dikabarkan masih diincar Real Madrid dan Manchester United (MU).

Real Madrid dan MU sedang mencoba memanfaatkan situasi tak menentu yang dialami Dybala. Ya, sejak kedatangan Cristiano Ronaldo, tugas Dyvala sebagai pencetak gol bergeser.

Buktinya, dari 20 penampilan di Serie A musim ini, pemain asal Argentina itu hanya mampu mencetak dua gol. Padahal musim lalu, dia mencatatkan 22 gol dari 33 pertandingan.

Dengan situasi tersebut, MU dan Real Madrid sedang membujuk Dybala untuk meninggalkan pasukan Massimiliano Allegri. Los Blancos membutuhkan Dybala untuk menjadi tandem Karim Benzema dan Gareth Bale.

Sedangkan Setan Merah, sebutan MU, sedang mencari pemain untuk menggantikan tugas Alexis Sanchez, yang performanya tidak kunjung membaik. Seperti dari transfermarkt, nilai pasar Dybala sebesar 110 juta euro.

2 dari 3 halaman

Tidak Dijual

Direktur olahraga Juventus, Fabio Paratici menegaskan, pihaknya tidak akan melepas pemain berusia 25 tahun. Paratici tak yakin Juventus bisa mendapat pemain yang sepadan bila kehilangan Dybala.

“Tim kami ini sudah sulit untuk ditingkatkan. Siapa yang menurut Anda lebih baik dari Dybala?” kata Paratici, dikutip dari Sports Mole.

“Sulit untuk mengontrak Lionel Messi. Bahkan, saya ragu kami bisa mendapat Neymar. Dybala merupakan pemain kami sampai akhir,” ujarnya menambahkan.

3 dari 3 halaman

Statistik Dybala di Juventus

Main: 168

Menit main: 11.824

Gol: 75

Assist: 31

Kartu kuning: 9

Kartu merah: 1


Saksikan video pilihan berikut ini:

Juventus Pernah Serius Minati Matthijs de Ligt

Jakarta Juventus ternyata pernah tertarik kepada bek muda sekaligus kapten Ajax, Matthijs de Ligt. Hal itu disampaikan petinggi Ajax, Edwin van der Sar, yang juga mantan pemain I Bianconeri.

De Ligt telah menunjukkan sinarnya, dan baru dipercaya sebagai kapten Ajax pada musim ini. Penampilannya kontra Real Madrid hari Kamis (14/2) lalu membuatnya jadi kapten termuda dalam sejarah fase gugur Liga Champions.

Sayangnya, penampilannya di jantung pertahanan tidak mampu membantu Ajax terhindar dari kekalahan. Bermain di markasnya sendiri, Johan Cruijff ArenA, klub raksasa asal Belanda itu tumbang dengan skor tipis 1-2 atas Los Merengues.

De Ligt sudah menjadi incaran banyak klub besar sejak dirinya tampil lebih reguler pada musim lalu. Juventus diyakini sebagai tim yang tertarik untuk menggunakan jasanya, terlebih dengan Giorgio Chiellini yang semakin menua.

Saat ditanya mengenai rumor tersebut, Edwin van der Sar langsung membenarkan. Hanya saja, ia masih belum yakin apakah bek berusia 19 tahun itu akan bergabung dengan Bianconeri.

“Akankah De Ligt pergi ke Juventus? Saya bisa bilang bahwa hanya ada satu tim di Italia yang menginginkan dia, tapi saya tak tahu apakah dia akan pergi ke Juventus,” tutur Van der Sar kepada Rai Sport.

Juventus sendiri diyakini sedang melakukan pemantauan. Menurut beberapa laporan terakhir, Fabio Paratici yang menjabat sebagai direktur Bianconeri disebut terlihat sedang menghadiri laga antara Ajax melawan Real Madrid belum lama ini.

Ia disebut ingin memantau performa De Ligt saat bertemu klub besar seperti Madrid. Selain itu, kegiatan pemantauan Paratici tidak terhenti sampai di situ saja.

Disebutkan juga bahwa Paratici menghadiri laga antara AS Roma melawan Porto yang berlangsung satu hari sebelumnya, tepatnya pada Rabu (13/2) dini hari WIB. Dalam laga tersebut, ia diyakini tengah memantau pemain muda berbakat Giallorossi, Nicolo Zaniolo.

Sumber: bola.net

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini: