Jurus Anak Usaha Pertamina Tumbuhkan Wirausaha Baru di Tanah Air

Setelah lulus dari BLKI, peserta melanjutkan program dengan melakukan praktek kerja (magang) di bengkel mitra binaan PT Pertamina Lubricants dimana peserta akan menerima mentorship dan pelatihan kerja langsung oleh mekanik yang sudah berpengalaman.

Pada tahap ini, peserta benar-benar diajak terjun langsung untuk belajar teknis keterampilan bengkel sepeda motor sekaligus belajar menjalankan bisnis bengkel skala kecil dan medium.

Selanjutnya, setelah melalui proses magang selama 1 bulan, peserta akan dibekali dengan soft skill seperti creative thinking, kewirausahaan, sales and marketing, character building, product knowledge, dan materi bengkel ramah lingkungan oleh para ahli dibidangnya dan dilakukan pendampingan dan konsultasi wirausaha.

Setelah itu, mereka dinilai dari tahap mereka magang dan akhir diberikan prasarana bisnis berupa toolkits bengkel untuk memulai bisnis antara lain spareparts, compressor, dan paket Pelumas Pertamina Enduro.

“Sebagai dampak positif secara langsung yang dirasakan perusahaan adalah meningkatnya promosi dan penjualan produk pelumas Pertamina mengingat semakin banyaknya mitra binaan bengkel serta bengkel-bengkel mandiri peserta. Dengan demikian, penerapan konsep ini pada akhirnya mampu menciptakan hubungan simbiosis mutualisme bagi peserta, bengkel mitra, dan Pertamina Lubricants sendiri,” jelas dia.

ā€ˇPertamina Lubricants, lanjut Iwan, juga mengajak peserta baik yang sudah memiliki bengkel maupun yang sedang menjalankan program dalam berbagai kesempatan workshop mengenai ilmu bisnis dan marketing.

Dalam tahap pelatihan dan pendampingan, Pertamina lubricants, bersama dengan fasilitator memberikan pelatihan langsung berkaitan pencatatan keuangan sederhana dan peserta dapat mempraktekkannya untuk bisnis mereka.

“Di tahun 2019, Pertamina Lubricants akan terus melanjutkan pembinaan untuk meningkatkan kapasitas dan mengasah mental entrepreneurship para peserta ESP sampai saat ini, hingga tahap mereka bisa benar-benar mandiri dengan membentuk kelompak atau komunitas bengkel agar dapat saling memberikan support satu sama lain dalam menjalankan bisnis bengkel,” tandas dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *