Vinicius Bikin Pelatih Real Madrid Terkesan

Liputan6.com, Madrid – Pelatih Real Madrid Santiago Solari memuji Vinicius Junior. Ia menilai winger asal Brasil itu berkembang dengan sangat pesat dan kini sudah layak menjadi salah satu pemain kunci Real Madrid.

Vinicius merupakan pembelian Real Madrid di musim panas tahun lalu. Ia didatangkan dari Flamengo dengan mahar transfer sebesar 45 juta euro, di mana angka ini tergolong sangat mahal untuk pemain muda.

Sempat ditaruh di tim Castilla oleh Julen Lopetegui, Solari berani berjudi dengan banyak memainkan Vinicius bersama skuat senior Real Madrid. Ia tercatat sudah memmbuat 3 gol dan 12 assist dari 21 penampilannya di tim utama Madrid musim ini.

Solari mengakui sangat terkesan dengan performa sang winger muda itu. “Dia [Vinicius] masih sangat muda,” buka Solari seperti yang dikutip Goal International.

2 dari 3 halaman

Berkembang Pesat

Solari mengaku bahwa ia tidak menyangka bahwa Vinicius bisa menjadi bagian yang integral dari skuat Real Madrid musim ini.

Solari menyebut bahwa Vinicius sudah melampaui ekspektasinya, di mana sang winger sudah membuktikan ia layak bermain di tim senior Madrid meski usianya masih sangat muda.

“Anda bisa lihat di beberapa bulan terakhir bahwa ada perkembangan yang sangat pesat pada dirinya. Kami sangat senang dengan perkembangannya itu.”

3 dari 3 halaman

Beri Kredit

Solari juga menegaskan bahwa performa apik Vinicius ini bukan hanya karena perannya sebagai pelatih. Ia menilai rekan-rekan setim Vinicius juga banyak membantu sang winger sehingga ia mampu tampil dengan maksimal.

“Dia mendapatkan banyak bantuan tidak hanya saat pertandingan tetapi juga pada saat sesi latihan kami. Dia memang pantas mendapatkan banyak kredit akan perkembangannya, namun kredit itu juga harus diberikan kepada para rekan-rekannya, karena mereka memberikan saran-saran dan juga umpan-umpan yang membuatnya berkembang.” tandasnya.

Vinicius bermain selama 81 menit saat Real Madrid mengalahkan Ajax Amsterdam di babak 16 besar Liga Champions di tengah pekan kemarin.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan berikut ini:

Solari Ungkap Rahasia Penampilan Oke Vinicius

MadridVinicius Junior tampil impresif bersama Real Madrid. Pelatih El Real, Santiago Solari, mengungkapkan rahasia penampilan oke pemain Brasil itu.

Vinicius didatangkan Madrid dari Flamengo dengan nilai transfer yang tinggi, 45 juta euro. Dia sempat tak bisa menunjukkan potensinya, apalagi saat Madrid masih ditangani Julen Lopetegui.

Kini, Madrid sudah diarsiteki oleh Solari. Vinicius menunjukkan performa oke, kontribusinya sebanyak delapan assist di semua kompetisi.

Solari mengungkapkan rahasia di balik pernampilan bagus Vinicius itu. Saran dari para sesepuh di Madrid yang mendongkrak penampilan pemain 18 tahun itu.

“Dia sangat muda dan anda bisa melihat perkembangannya dalam beberapa bulan terakhir,” kata Solari di Sport Skeeda.

“Kami senang dengan perkembangannya. Dia mendapatkan banyak pertolongan tak hanya dalam pertandingan, tapi juga di luar lapangan.”

“Pujian tinggi mesti dialamatkan untuk Vinicius, tapi juga rekan-rekan setimnya untuk saran yang diberikan, membantunya mengembangkan permainannya,” dia menambahkan.

(cas/yna)

Lopetegui: Saya Tak Mau Menjelek-jelekan Real Madrid

Liputan6.com, Madrid – Julen Lopetegui ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid beberapa saat setelah musim 2017/18 berakhir. Namun, kariernya bersama Los Blancos cuma seumur jagung.

Pada awalnya, Lopetegui masih punya kontak sebagai pelatih timnas Spanyol saat dia sepakat untuk jadi pelatih Real Madrid. Dia kemudian dipecat oleh pihak RFEF [Federasi Sepak Bola Spanyol].

Lopetegui menjalani awal karirnya dengan kekalahan dari Atletico Madrid di Piala Super Eropa. Setelah itu, Real Madrid sempat tampil bagus sebelum akhirnya menurun dan Lopetegui pun kehilangan jabatannya sebagai pelatih.

Tugas Julen Lopetegui sebagai pelatih Real Madrid memang tidak mudah. Sebab, dia menggantikan Zinedine Zidane yang telah memberikan tiga gelar Liga Champions beruntun. Madrid juga ditinggal oleh Cristiano Ronaldo.

Lopetegui mengeluh bahwa dia tidak mendapat waktu yang cukup untuk bisa mengubah situasi. Dia pecat pada bulan Oktober, ketika Real Madrid baru memainkan sepuluh pertandingan di ajang La Liga.

“Saya tidak punya waktu, itu adalah cara terbaik saya untuk menjelaskan situasi,” ucap Lopetegui kepada BBC.

“Kami punya awal yang bagus, tim bermain dengan baik tapi kemudian datang tiga pekan yang buruk. Anda bisa berharap punya waktu untuk menemukan solusi karena butuh keseimbangan selama satu musim,” sambungnya.

Hanya saja, waktu yang dia inginkan tidak dikehendaki oleh pihak Real Madrid. Lopetegui kehilangan jabatan setelah Madrid kalah dengan skor 5-1 dari Barcelona. “Kami sebenarnya yakin bahwa situasi ini akan berlalu,” tandasnya.

2 dari 2 halaman

Tak Salahkan Real Madrid

Julen Lopetegui tidak sakit hati meski dipecat oleh Real Madrid. Lopetegui juga tidak ingin mengatakan hal buruk ihwal mantan klubnya itu. Mantan pelatih FC Porto juga masih punya rasa hormat dengan para pemain Madrid.

“Saya sangat menghormati pelatih baru [Santiago Solari] dan juga staf baru yang dia bawa. Begitu juga para pemain, saya mencintai mereka. Mereka punya sikap yang fantastis bersama saya.”

“Saya tidak akan pernah mengatakan hal yang jelek kepada Madrid. Melatih klub adalah pemain pengalaman yang fantastis, terlepas dari apa yang terjadi. Saya harap punya waktu lebih, tapi saya fokus melihat ke depan,” tutup Lopetegui.

Sumber: bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini:

3 Bintang yang Memperbaiki Kinerja Real Madrid

Jakarta – Real Madrid menunjukkan peningkatan dalam beberapa laga terakhir. Usai menaklukkan rival sekota Atletico Madrid, mereka menumbangkan Ajax Amsterdam di Liga Champions.

Pelatih Santiago Solari pun banjir pujian. Dia dikenal sebagai pelatih yang cukup kejam dalam hal pemilihan pemain dan tidak ragu-ragu mencadangkan pemain kunci Zinedine Zidane yang vital saat memenangkan Liga Champions musim lalu.

Nama-nama seperti Gareth Bale, Marcelo, dan Keylor Navas sekarang menunggu giliran mereka di bangku cadangan. Di sisi lain, beberapa pemain yang sebelumnya tidak diperhitungkan menjadi starter reguler.

Berkat Santiago Solari, Real Madrid sekarang penuh dengan pemain muda berbakat yang secara teratur menjadi starter dalam pertandingan penting. Performa mereka pun juga cukup mengesankan di atas lapangan.

Berikut ini tiga pemain yang tak diduga mampu menjadi pemain penting Real Madrid di bawah asuhan Santiago Solari seperti dilansir Sportskeeda:

2 dari 4 halaman

Vinicius Junior

Transfer Vinicius Junior mungkin merupakan perjudian terbesar Florentino Perez di bursa transfer musim panas. Dia punya talenta yang cukup besar, tetapi tidak banyak orang yang memperkirakan dia akan menjadi starter reguler Real Madrid secepat ini.

Banyak yang meragukan kalau Vinicius bisa sukses di Bernabeu setelah diminta untuk bermain di Castilla (tim muda Real Madrid). Ia tidak pernah menjadi starter di bawah Julen Lopetegui dan hanya bermain kurang dari 15 menit ketika pelatih Spanyol itu memimpin.

Nasib Vinicius kemudian berubah setelah Santiago Solari menggantikan Lopetegui. Pemain muda Brasil itu secara bertahap menjadi pemain penting bagi Real Madrid dan bahkan sekarang bisa menggeser Gareth Bale dari posisi starter. Vinicius secara rutin mengisi starting XI Madrid dalam 10 pertandingan terakhirnya dengan mencetak dua gol.

3 dari 4 halaman

Lucas Vazquez

Lucas Vazquez jarang mendapatkan kesempatan bermain di bawah Julen Lopetegui. Setelah tidak terlalu terpakai dalam masa kepemimpinan Zinedine Zidane, Vasquez bahkan di ambang menuju pintu keluar Bernabeu ketika Lopetegui mengambil alih.

Solari kemudian mulai menunjuk Vazquez sebagai starter di Madrid tidak lama setelah pelatih Argentina itu menjadi pelatih kepala. Untungnya, kepercayaan Solari kepada mantan pemain Espanyol itu secara bertahap terbayar.

Vazquez kini sudah menjadi salah satu starter Madrid yang paling penting. Ia sudah mencetak beberapa gol penting dan assist di semua kompetisi sepanjang musim ini.

4 dari 4 halaman

Sergio Reguilon

Beberapa bulan yang lalu, tidak ada yang menyangka Sergio Reguilon bisa menggeser Marcelo di posisi starter Real Madrid. Pemain muda asal Spanyol itu tidak pernah terlihat pada masa kepemimpinan Julen Lopetegui dan Zinedine Zidane.

Pertama kali Reguilon menjadi berita utama mungkin ketika Sergio Ramos menggertaknya saat latihan. Untungnya, Solari secara bertahap memberikan kesempatan kepada bek sayap muda itu dan kepercayaannya terbayar.

Sekarang baik Reguilon dan Sergio Ramos bekerja berdampingan di pertahanan Real Madrid sementara Marcelo hanya mendapat kesempatan di Copa del Rey. Performa Reguilon juga mengesankan dan dia sudah bermain penuh 90 menit dalam empat pertandingan terakhirnya di La Liga dan membuat dua assist.


Sumber: Bola.net

Melihat Vinicius, Courtois pun Teringat Hazard

Madrid – Performa Vinicius Junior yang tengah mencuat membuat rekan-rekan setimnya di Real Madrid terpana, termasuk Thibaut Courtois. Vinicius mengingatkan Courtois pada Eden Hazard.

Vinicius memang tak mengawali musim 2018/2019 dengan oke setelah dia lebih banyak di bangku cadangan atau bermain di tim junior. Tapi, seiring pergantian pelatih dari Julen Lopetegui ke Santiago Solari, peruntungan Vinicius membaik.

Sejak 6 Januari, Vinicius selalu jadi starter dan bahkan tiga kali bermain penuh di La Liga. Sementara di Copa del Rey, Vinicius tak pernah absen dari starting XI sejak babak 32 besar.

Performa Vinicius di lini serang, khususnya saat menyayat pertahanan lawan dari sisi kiri pun mengundang decak kagum. Meski belum sempurna, Vinicius dianggap sudah menjanjikan dengan torehan tiga gol dan delapan assist sejauh ini, termasuk satu gol perdana di liga lawan Alaves kemarin.

Wajar jika rekan-rekannya di Madrid mulai puas melihat performa Vinicius, tak terkecuali Courtois yang lantas teringat dengan aksi mantan teman setimnya di Chelsea, Hazard.

Sama dengan Vinicius, Hazard paling suka bermain dari sisi kiri melakukan cut-in untuk kemudian mencetak gol atau memberi assist. Apakah ini kode agar Hazard bisa gabung Madrid musim depan?

“Dia mengingatkan saya pada seseorang – Eden Hazard,” ujar Courtois seperti dilansir FourFourTwo.

“Dia begitu percaya diri dan sangat yakin di umurnya yang masih muda. Dia bermain begitu berani dan tanpa takut, mereka berdua sangat-sangat mirip,” lanjut Courtois.

(mrp/ran)

Benzema Tajam, Real Madrid Mulai Lupakan Ronaldo

Liputan6.com, Madrid – Musim panas lalu, Cristiano Ronaldo memutuskan hijrah dari Real Madrid setelah dibajak Juventus dengan transfer 100 juta euro. Keputusannya pindah itu membuat publik terkejut, sebab banyak yang meyakini ia bakal mengakhiri kariernya di Santiago Bernabeu.

Sejak kepergian Ronaldo, Real Madrid langsung mengalami penurunan performa. Hal itu membuat sang pelatih, Julen Lopetegui, kehilangan pekerjaannya dan digantikan oleh Santiago Solari.

Di zaman Solari, Karim Benzema menunjukkan diri sebagai pemain yang bisa menggantikan kepergian Ronaldo. Sejauh ini, penyerang asal Prancis tersebut telah membukukan 15 gol dari 33 penampilan di semua kompetisi.

Dengan adanya Benzema, gelandang Marcos Llorente pun bisa leluasa melupakan Cristiano Ronaldo. Kepada Real Madrid TV, ia berujar bahwa Ronaldo adalah sebuah halaman yang sudah seharusnya dibalik.

“Tak ada striker yang mirip dengan Benzema, dia sangat penting bagi kami,” tutur Llorente.

“Cristiano? Dia akan selalu dikenang di klub ini, tapi kami harus membalikkan halaman.”

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Leganes vs Real Madrid, Solari Beri Komentar Super Singkat

Liputan6.com, Leganes – Real Madrid lolos ke perempat final Copa del Rey usai kalahkan Leganes dengan agregat 3-1. Kepastian itu didapatkan setelah Madrid kalah 0-1 dari Leganes pada leg kedua Copa del Rey, Kamis (17/1/2019).

Meski kalah, Real Madrid sudah terlebih dahulu mengamankan langkah usai menang 3-0 di leg pertama. Kekalahan ini rupanya tidak membuat senang pelatih Madrid, Santiago Solari.

Dia seperti enggan untuk berbicara kepada media. Usai pertandingan, pelatih Real Madrid itu hanya memberikan komentar singkat selama 3 menit 10 detik.

Pengganti Julen Lopetegui ini sepertinya tidak suka melihat Real Madrid tampil kurang konsisten. Meski lolos, kekalahan ini membuat Madrid dipastikan masih naik turun penampilannya.

Di La Liga misalnya, setelah kalah 0-3 dari Real Sociedad, Real Madrid mampu memperbaiki hasil dengan kemenangan 2-1 atas Real Betis dan 3-0 atas Leganes. Namun kini kekalahan kembali hantui Madrid.


2 dari 3 halaman

Komentar Solari

Dalam konfrensi pers, Solari seperti sudah menduga pertanyaan dari media. Dia pun langsung memberikan jawaban yang merupakan inti dari pertanyaan.

“Semua pemain butuh tampil dan mereka mendapatkannya. Pertandingan tadi sangat buruk tapi kami bisa lolos,” kata Solari seperti dikutip Marca.

“Saat strategi tak berjalan, Anda harus mencari jalan keluar dan kami lakukan itu setelah memainkan Dani Ceballos tapi itu tidak cukup.Apakah saya merasa duel tadi bisa membahayakan kami? Tidak,” ujarnya, menambahkan.

3 dari 3 halaman

Kurang Tajam

Kekalahan ini juga karena rotasi yang dilakukan Solari. Di lini depan, dia sama sekali tak memasukkan nama Karim Benzema dan Gareth Bale yang dibebat cedera.

Ini membuat permainan mereka menjadi tumpul. Kurangnya pemain tajam seperti Karim Benzema, dinilai Solari cukup berpengaruh.

Dia berharap Benzema bisa pulih dari cedera patah jari saat menghadapi Sevilla di akhir pekan ini.

“Kami harus membayar laga ini karena tak punya pemain yang bisa diandalkan di lini depan. Kami kehilangan itu. Kami butuh Benzema lawan Sevilla karena dia bisa diandalkan,” ujarnya.

Cristiano Ronaldo Diklaim Jadi Penyebab Zidane Tinggalkan Real Madrid

Liputan6.com, Madrid – Eks presiden Real Madrid Ramon Calderon punya spekulasi soal kepergian Zinedine Zidane dari Santiago Bernabeu. Dia berujar bahwa Cristiano Ronaldo punya peran penting dibalik keputusan tersebut.

Zidane mendapatkan banyak pujian usai mengantar Real Madrid mempertahankan trofi Liga Champions tiga kali berturut-turut musim lalu. Namun beberapa pekan setelahnya, ia membuat publik terkejut dengan mengumumkan pengunduran diri.

Pria asal Prancis itu mengatakan keputusan tersebut diambil karena Real Madrid butuh sosok baru guna menjaga api semangat tim dalam meraih gelar. Namun, banyak yang tidak percaya dengan alasan yang ia lontarkan itu.

2 dari 3 halaman

Klaim Calderon

Calderon merupakan sosok yang tidak percaya dengan alasan itu. Ia mengklaim alasan kepergian Zidane yang sebenarnya ada hubungannya dengan Cristiano Ronaldo dan pemain Real Madrid lainnya, Gareth Bale.

“Zidane bersikeras untuk mempertahankan Cristiano dan menjual Bale. Namun, [Presiden Madrid Florentino] Perez melakukan yang sebaliknya,” ujar Calderon kepada AS belum lama ini.

Anggapan Calderon seolah berhubungan dengan keputusan hengkangnya Cristiano Ronaldo pada bursa transfer musim panas lalu. Seperti yang diketahui, pemain berumur 33 tahun itu memilih Juventus sebagai klub labuhan selanjutnya.

3 dari 3 halaman

Dukung Keputusan Zidane

Lebih lanjut, Calderon menyebut Zidane ingin memiliki kuasa penuh soal penjualan dan pembelian pemain. Dan keputusan untuk meninggalkan Santiago Bernabeu dianggap Calderon sudah tepat.

“Zidane menginginkan kekuatan penuh dalam membuat keputusan perihal pembelian dana penjualan pemain. Namun, sarannya tidak digubris, jadi ia memilih pergi,” tambahnya.

“Zidane telah membuat keputusan yang tepat,” tutupnya.

Setelah kepergian Zidane, Real Madrid menunjuk Julen Lopetegui sebagai suksesornya. Sayang, ia justru menjadi biang keterpurukan Los Merengues hingga akhirnya dipecat usai dibantai Barcelona 1-5 pada Oktober 2018 lalu.

Sumber: Bola.net

Top 10 Berita Bola: Atlet MMA Cantik Hajar Perampok hingga Babak Belur

2. Geram, Pelatih Barcelona Tak Akan Pernah Mainkan Munir Lagi

Penyerang Barcelona, Munir El Haddadi dalam masalah. Seperti dirilis MARCA, pemain berdarah Maroko, berkebangsaan Spanyol ini dipastikan tak akan lagi bermain untuk klub asal Catalan itu.

Setidaknya, itulah hukuman yang dijatuhkan klub kepada penyerang berusia 23 tahun itu. Hukuman tersebut disampaikan langsung oleh pelatih Barcelona, Ernesto Valverde.

Sebelumnya, Munir memang sempat membuat manajemen Barcelona dan Valverde gerah. Dia dikabarkan telah menadatangani perjanjian prakontrak dengan Sevilla. Selengkapnya di sini.

3. 3 Potensi Pertukaran Pemain antara MU dan Real Madrid

Manchester United (MU) dan Real Madrid mengawali kompetisi 2018/19 dengan tidak bagus. Kedua klub terseok-seok sehingga harus terlempar dari persaingan gelar juara di separuh musim ini.

Bahkan, baik MU maupun Real Madrid mengambil keputusan yang sama, yaitu memecat pelatih. MU mendepak Jose Mourinho pada Desember 2018, sedangkan Real Madrid memecat Julen Lopetegui sebulan sebelumnya.

Selain mengganti pelatih, MU dan Real Madrid juga dapat mendatangkan pemain baru di jendela transfer Januari 2019. Kedua tim bisa menukar pemain untuk mengembalikan performa terbaiknya. Selengkapnya di sini.

Real Madrid vs Real Sociedad: Akhir Bulan Madu Solari

Liputan6.com, Madrid – “Bulan Madu” Santiago Solari dengan Real Madrid telah berakhir. Kekalahan 0-2 dari Real Sociedad di lanjutan Liga Spanyol, Minggu (6/1/2019) atau Senin dinihari WIB, membuat sentuhan tangan dingin pria asal Argentina itu muai dipertanyakan.

Bagi Real Madrid, ini adalah kekalahan kedua mereka di bawah asuhan Solari. Kemenangan beruntun di tiga laga awal di bawah kepelatihannya usai menggantikan Julen Lopetegui pun mulai dilupakan.

Apalagi, kali ini, kakalahan menyakitkan itu mereka alami di kandang sendiri, Stadion Santiago Bernabeu. Imbas lainnya, Real Madrid kian tercecer dari persaingan gelar Liga Spanyol. Real Madrid sendiri di laga ini, hanya bermain dengan 10 orang sejak menit ke-61, usai Lucas Vasquez diusir wasit.

Kini, di posisi kelima, Real Madrid tertinggal 10 poin dari Barcelona yang telah mengoleksi 40 poin di puncak klasemen Liga Spanyol. Di bawah Barcelona, masih ada Atletico Madrid, Sevilla, dan Deportivo Alaves.

“Kami akan bertarung habis-habisan dan coba kembali meraih kemenangan di pertandingan selanjutnya,” ujar Solari, 42 tahun.