Aliran Modal Asing ke Indonesia Capai Rp 14,75 Triliun Sampai 17 Januari

Liputan6.com, Jakarta Bank Indonesia (BI) mencatat arus masuk modal asing (capital inflow) ke Indonesia hingga 17 Januari 2019 mencapai Rp 14,75 triliun. Aliran dana tersebut masuk melalui Surat Berharga Negara (SBN) dan juga saham.

“Kalau di Januari ini pemantauan angka kami sampai dengan 17 Januari 2019 kemarin secara keseluruhan inflow itu berjumlah kalau year to date 2019 itu total Rp 14,75 triliun,” kata Gubernur BI, Perry Warjiyo di Kompleks Masjid BI, Jakarta, Jumat (18/1/2019).

Perry merinci, dari total aliran modal asing sebesar Rp 14,75 triliun tersebut, yang masuk melalui SBN mencapai Rp 11,48 triliun, sedangkan ke pasar saham mencapai Rp 3,21 triliun.

“Jadi aliran asing masuk terus berlanjut di bulan Januari ini sampai 17 januari Rp 14,75 triliun terdiri dari SBN Rp 11,48 triliun dan saham juga Rp 3,21 triliun,” tutur dia.

Perry mengatakan, dengan capaian tersebut membuktikan bahwa tingkat kepercayaan investor global terhadap Indonesia masih cukup bagus. Hal ini tidak terlepas dari berbagai langkah kebijakan Bank Indonesia, bersama pemerintah maupun Otoritas Jasa Keuangan.

“Kedua karena memang prospek ekonomi Indonesia lebih baik, stabilitas yang terjaga termasuk juga defisit transaksi beejalan yang menurun,” tutur dia.


Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Sebelumnya, Bank Indonesia mencatat arus masuk modal asing (capital inflow) ke Indonesia cukup deras selama Desember 2018. Aliran masuk modal asing masuk ke RI pada Desember 2018 sebesar USD 1,9 miliar. “Dan berlanjut pada Januari 2019,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo di kantornya.

Akan tetapi, kondisi neraca perdagangan Indonesia Desember 2018 masih mencatat defisit meski aliran masuk modal asing masih berlanjut.

“Defisit neraca perdagangan tercatat sebesar USD 1,1 miliar dipengaruhi penurunan kinerja ekspor, khususnya ekspor non-migas akibat kondisi global yang kurang kondusif,” ujarnya.

Kendati demikian, dia menyebutkan saat ini posisi cadangan devisa (cadev) pada akhir Desember 2018 cukup tinggi sebesar USD 120,7 miliar, atau setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah. Serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

“Ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah guna memperkuat ketahanan sektor eksternal, termasuk pengendalian defisit transaksi berjalan pada 2019 menuju kisaran 2,5 persen dari PDB,” tutupnya.

Dengar Kabar dari Yusril, Putra Ustaz Baasyir Sebut Ayahnya Segera Bebas

Liputan6.com, Jakarta Putra Ustaz Abu Bakar Baasyir, Ustaz Abdul Rochim Baasyir, menyebut ayahnya dikabarkan akan segera dibebaskan dalam waktu dekat. Kabar tersebut didapat Rochim dari Yusril Ihza Mahendra yang merupakan pengacara Capres Joko Widodo.

“Iya Insyallah (bebas). Kami secara resmi diberitahu hari ini oleh Pak Yusril. Jadi beliau yang datang bersamaan dengan membesuk dan juga khotbah di masjid lapas (Gunung Sindur) dan kemudian beliau sambil beritahukan Abu Bakar Baasyir, bahwa upaya yang selama ini dilakukan Alhamdulillah membuahkan hasil dan Presiden sudah menyetujui bahwa Ustaz Abu Bakar Ba’asyir dibebaskan,” ucap Abdul Rochim kepada Liputan6.com, Jumat (18/1/2019).

Rochim menyebut bahwa negara memberikan bebas murni kepada Ustaz yang dikenai pidana terorisme. Adapun dasarnya, kata Rochim, adalah kemanusiaan.

“Karena kondisi beliau yang sudah tua dan umur, sehingga beliau atas nama kemanusiaan itulah Presiden mengambil kebijakan agar beliau dibebaskan tanpa syarat. Tanpa syarat apapun bebas murni di rumah,” ujar Rochim.

Dia menegaskan, pihaknya kini tengah mengurus penyelesaian surat-surat administrasi saja.

“Mungkin karena besok Sabtu dan Minggu, mungkin proses akan membutuhkan beberapa hari berikutnya. Bisa jadi Senin atau Selasa, Insyallah,” dia memungkasi.

Sementara itu, Liputan6.com berupaya mengkonfirmasi kepada Yusril Ihza Mahendra terkait hal tersebut. Namun belum kunjung ada balasan dari pesan singkat yang dikirimkan Liputan6.com.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini

Buku Jurnalis Turki Ini Ungkap Detik-Detik Mutilasi Jamal Khashoggi

Liputan6.com, Istanbul – Sebuah buku baru yang ditulis oleh tiga jurnalis Turki dari surat kabar yang dekat dengan pemerintah, memberikan perincian baru seputar pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi, yang tewas dijagal di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018.

“Kekejaman Diplomatik: Rahasia Kegelapan dari Pembunuhan Jamal Khashoggi,” ditulis dalam bahasa Turki dan mulai dijual pada Desember 2018.

Buku itu mengutip rekaman audio yang berisi tentang sejumlah kejadian sebelum dan ketika Khashoggi dibunuh oleh tim beranggotakan belasan figur Saudi, demikian seperti dilansir The New York Times, Jumat (18/1/2019).

Rekaman itu, yang berisi momen sebelum kematian Jamal Khashoggi, saat berkunjung ke Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober, merupakan bukti yang diperoleh dan disimpan pejabat Turki. Dan pejabat intelijen Turki membocorkan beberapa detail rekaman guna memaksa Arab Saudi untuk mengakui kejahatan tersebut.

Pejabat intelijen Turki itu kemudian memberikan pengarahan ke tiga jurnalis investigasi Sabah –yang dekat dengan pemerintahan Presiden Recep Erdogan– yang kemudian mengolahnya menjadi sebuah buku.

Buku baru itu juga menawarkan deskripsi paling komprehensif hingga saat ini tentang isi rekaman, yang eksistensinya telah mencuat sejak awal penyelidikan kasus tersebut.

Rekaman itu berisi audio adegan ketika tim operasi Saudi menyusun rencana mereka sebelum Jamal Khashoggi tiba di konsulat, dan kemudian berisi audio tentang apa yang terjadi selanjutnya.

Seorang pejabat keamanan Turki lain, yang berbicara dengan syarat anonim, mengonfirmasi secara terpisah bahwa rincian yang dijelaskan dalam buku itu akurat.

Buku itu tidak menjelaskan bagaimana pemerintah Turki memperoleh rekaman itu. Tetapi dikatakan bahwa pejabat intelijen Turki telah mengumpulkan rekaman audio dari beberapa lokasi di konsulat.

Rekaman itu pula-lah yang disebut-sebut diberikan oleh Turki kepada pejabat intelijen negara Barat, salah satunya Direktur CIA Amerika Serikat, Gina Haspel.

Para wartawan mengidentifikasi salah satu pejabat di rekaman itu sebagai Maher Abdulaziz Mutreb, seorang pejabat keamanan dan sering menjadi pendamping Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman. Mutreb terdengar memberi perintah dan mengarahkan percakapan tim pembunuh dengan Jamal Khashoggi, kata buku itu.


Simak video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

‘Hewan kurban mudah dibelah, tapi manusia perlu waktu…’

Jurnalis Sabah dalam buku itu mengatakan, Mutreb memberikan rencana kepada Salah al-Tubaigy, seorang pejabat forensik tinggi pemerintah Saudi, mengatakan kepadanya bahwa mereka akan mencoba membawa Khashoggi kembali ke Arab Saudi. Jika Khashoggi menolak, “Kami akan membunuhnya di sini dan menyingkirkan mayatnya,” kata Mutreb memberitahu Tubaigy, menurut buku itu.

“Pertama, kami akan memberitahunya (Khashoggi) ‘Kami akan membawamu ke Riyadh,'” kata Mutreb kepada Tubaigy, menurut buku itu dengan mengutip rekaman audio.

“Jika dia (Khashoggi) tidak datang, kita akan membunuhnya di sini dan menyingkirkan mayatnya,” lanjut Mutreb.

“Jamal (Khashoggi) tinggi, sekitar 1,80 meter,” kata Tubaigy.

“Sendi hewan kurban mudah dibelah, tetapi memotong-motong (manusia) memerlukan waktu.”

“(Tapi) saya selalu bekerja dengan mayat,” katanya. “Aku tahu cara memotong dengan baik. Saya belum pernah bekerja pada tubuh yang hangat sampai sekarang, tetapi saya bisa mengatasinya dengan mudah. Biasanya saat mengerjakan mayat, saya memakai headphone dan mendengarkan musik, sambil minum kopi dan merokok.”

“Setelah saya memotong-motongnya, Anda akan membungkusnya dalam kantong plastik dan memasukkannya ke dalam koper dan mengambil (bagian-bagian tubuhnya),” Tubaigy menambahkan.

Jamal Khashoggi (AFP Photo/Str)

Dalam beberapa menit setelah memasuki konsulat Saudi di Istanbul, Khashoggi dibawa ke kantor konsul. “Lepaskan lenganku, apa yang kamu lakukan?” terdengar Khashoggi berteriak.

Begitu Khashoggi memasuki ruangan, tulis para wartawan, Mutreb terdengar berkata, “Ayo, duduk. Kami datang untuk membawa Anda ke Riyadh.”

Jawaban Khashoggi singkat dan jelas, “Saya tidak akan pergi ke Riyadh.”

Tim pembunuh ingin Khashoggi mengirim pesan berikut kepada putranya Salah Khashoggi, “Anakku, aku di Istanbul. Jangan khawatir jika Anda tidak mendengar kabar dari saya untuk sementara waktu.”

Khashoggi menolak, dan Mutreb memerintahkan orang-orangnya untuk mengeluarkan alat-alat yang mereka bawa untuk memotong-motong tubuhnya, kata buku itu. Audio menangkap suara alat-alat tersebut diletakkan di atas meja.

“Apakah kamu akan membunuhku? Apakah Anda akan mencekik saya?” Khashoggi terdengar bertanya.

Mutreb mengatakan kepadanya bahwa dia akan “dimaafkan” jika dia bekerja sama, jelas para wartawan dalam buku itu.

Mutreb kemudian memerintahkan lima agen Saudi untuk menyerang Khashoggi.

Salah satu agen, “kemungkinan besar Thaar Ghaleb al-Harbi,” jelas buku itu, mencoba menutup mulut Khashoggi, tetapi audio menunjukkan bahwa Khashoggi mengelak.

Al-Harbi termasuk di antara penjaga kerajaan Saudi, dan dipromosikan tahun lalu ke pangkat letnan karena keberanian dalam membela istana Putra Mahkota di Jeddah. Buku itu mengatakan kelompok itu juga termasuk Mohammed Saad Alzahrani, penjaga kerajaan lainnya.

Foto Jamal Khashoggi, wartawan Arab Saudi yang dibunuh di Istanbul (AP/Jacquelyn Martin)

Para pembunuh akhirnya berhasil meletakkan kantong plastik di atas kepala Khashoggi, kata buku itu. Butuh lima menit sampai dia menarik napas terakhir, dan kata-kata terakhirnya tercatat sebagai, “Jangan tutup mulutku. Saya menderita asma. Jangan, kamu mencekikku.”

Khashoggi meninggal pada pukul 13:24, buku itu melaporkan, hanya 10 menit setelah memasuki gedung pada 2 Oktober 2018.

“Detik terakhir di konsulat berlalu dengan suara serak korban yang meninggalkan dunia ini,” tulis para wartawan.

Setelah Khashoggi meninggal, Mustafa al-Madani, pria Saudi yang dikirim untuk menjadi “peniru” Khashoggi dan Saif Saad al-Qahtani, melepas pakaian korban, kata buku itu.

Harbi dan Zahrani membantu Tubaigy ketika dia memotong-motong tubuh, kata buku itu, menggambarkan ahli forensik menghujani perintah kepada orang-orang di sekitarnya. “Tunggu apa lagi?” Teriaknya.

Ketika adegan itu berlangsung, personel konsulat merasa mual, kata buku itu.

“Menurut audio,” para wartawan menulis, “potongan-potongan yang terdengar mungkin adalah suara penggunaan alat yang mirip dengan pisau untuk memotong tulang-tulang tubuh, sementara suara bernada tinggi seperti gergaji otopsi listrik yang sering terdengar, juga ikut terekam.”

Sentimen di Twitter Pasca-Debat, Jokowi Atau Prabowo yang Lebih Positif?

Jakarta – Media sosial riuh di momen sebelum, saat hingga setelah debat perdana Pilpres 2019, tak terkecuali twitter. Setelah debat, sentimen penghuni twitter dianalisis. Bagaimana hasilnya? Siapa yang mendapat lebih banyak sentimen positif?

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina, Ika Karlina Idris PhD, menganalisis percakapan di twitter pasca debat menggunakan social network analyzer Netlytic. Analisis dilakukan pada kurun waktu 07.10 WIB hingga 22.40 WIB, Kamis (17/1) kemarin.

Analisis awal, Ika menyatakan Prabowo-Sandiaga Uno lebih banyak dibicarakan dibanding Jokowi-Ma’ruf Amin.
“Dalam kurun waktu itu, puluhan ribu tweet tersebut terdiri dari populasi sebanyak 1,34 juta jumlah kata. Hasil analisis menggunakan text and social network analyzer Netlytic menunjukkan bahwa kata ‘prabowo’ lebih banyak disebut daripada kata ‘jokowi’. Kata ‘prabowo’ terdapat dalam 25.941 tweet dan disebut sebanyak 31.407 kali. Sementara kata ‘jokowi’, meski lebih banyak disebut dalam postingan, yakni sebanyak 27.363 tweet, namun jumlah penyebutan katanya lebih sedikit, yakni 30.699 kali,” kata Ika dalam analisis tertulisnya, Jumat (18/1/2019).

Selain percakapan mengenai pasangan capres-cawapres, Ika melanjutkan, percakapan di twitter juga didominasi oleh diskusi seputar materi debat, performa para kandidat, ataupun meme terkait debat tadi malam. Beberapa tagar yang digunakan dalam percakapan ini yang tidak terkait sama sekali dengan kedua kandidat misalnya #debatpilpres2019 (sebanyak 8.780 kemunculan kata) dan #curhatpiplres2019 (sebanyak 3.281 kemunculan kata). “Adapun percakapan mengenai debat yang mendominasi ternyata paling banyak seputar isu korupsi (15.405 kata), penegakan hukum dan hak asasi manusia (7.601 kata), serta terorisme (1.801 kata),” ujar Ika.

Ika juga menganalisis sentimen terhadap kedua pasangan pascadebat. Ika menjelaskan metodenya sebagai berikut:

Unit analisis yang diambil adalah ‘kata’ di mana populasi kata yang yang terkumpul dibagi ke dalam dua kategori utama, yakni: 1. Jokowi (termasuk semua tweet yang menyebut kata Jokowi, Maaruf, Amin dan kombinasinya); dan 2. Prabowo (termasuk semua tweet yang menyebut kata Prabowo, Sandi, dan kombinasinya). Adapun sentimen yang dinilai terbagi tiga, yakni: 1. positif (jika dengan lugas menyatakan dukungan misanya #2019pilihjokowi atau #17aprilpilihprabowo); 2. negatif (jika dengan lugas menyatakan kritik atau ejekan seperti #prabowotakutdebat atau #raportmerahhamjokowi); dan 3. netral (jika kata hanya menyebut nama kandidat tanpa kombinasi kata lain, misalnya ‘jokowi’, ‘prabowo’, atau ‘sandi’).

Hasilnya adalah sebagai berikut:

Pada kategori ini, pasangan nomor dua Prabowo-Sandi lebih banyak disebut, yakni sebanyak 55,06% atau 73.040 kata. Sementara penyebutan pasangan nomor urut satu Jokowi-Amin dalam kategori ini berjumlah 44,93% atau 59.593 kata. Akan tetapi, sentimen positif lebih banyak ditujukan kepada pasangan Jokowi-Amin, yakni 59,7% atau sebanyak 16.255 kata. Sisanya, sebanyak 40,29% sentimen positif ditujukan ke pasangan Prabowo-Sandi. Sentimen negatif yang ditujukan kepada pasangan nomor satu terbilang sangat sedikit, hanya sebesar 6 kata atau sekira 0,76%. Sementara 99,23% sentimen negatif (775 kata) ditujukan kepada Prabowo-Sandi. Adapun lima tagar dalam kategori sentimen positif yang paling banyak digunakan pendukung paslon nomor 01 di Twitter adalah #jokowiaminmenangdebat, #jokowimembangundesa, #debat01jokowi, #01jokowilagi, dan #debatkemenanganjokowi.

Sementara itu, pendukung paslon nomor 02 paling banyak menggunakan tagar #prabowoindonesiamenang, ‘#2019prabowopresidenri, #nobardebatprabowomenang, #prabowosandi, #2019prabowsandi. Tagar dengan sentiment negatif yang paling banyak menyerang pasangan Prabowo-Sandi yakni #halahprabowohalu, #prabowogakpengalaman, dan #prabowopelanggarham.
(tor/fjp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kisah Anak Pekerja Serabutan Lolos Seleksi CPNS 2018

Liputan6.com, Jakarta – Oktober 2018 lalu menjadi saat yang penuh tanda tanya bagi Fauzi Rizki Arbie (25). Betapa tidak, saat itu kontrak Fauzi di Dinas Perpustakan Kota Bandung tidak diperpanjang.

Apalagi ayahnya bekerja serabutan, kadang bekerja tetapi kadang juga tidak, sementara ibunya sebagai ibu rumah tangga. Kebetulan saat itu ayah Fauzi, Amirudin Arbie, mendapat panggilan bekerja sebagai mandor bangunan di Lombok, NTB.

“Ayah saya kerjanya serabutan, ketika ada kerjaan ya kerja, ketika gak ada ya dia gak kerja,” ujar Fauzi, seperti dikutip dari laman Menpan.

Sejak itu, Fauzi tinggal berdua dengan ibunya, Nenny Mulyanie, di kota yang berjuluk Paris van Java. Dalam kondisinya yang menganggur, ia mengaku tidak tenang. Pasalnya, sebagai anak laki-laki, ia merasa bertanggungjawab terhadap ibunya.

“Sempat tidak tenang, tak ada kegiatan untuk menambah penghasilan orang tua,” lanjutnya bercerita.

Kondisi tersebut mendorong Fauzi untuk berusaha keras memperoleh pekerjaan yang mapan, yakni menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang merupakan impiannya.

Kebetulan, saat itu pemerintah sedang membuka seleksi CPNS Tahun Anggaran 2018 (CPNS 2018). Berbekal pengalaman bekerja di pemerintahan, Fauzi mendaftarkan diri pada rekrutmen CPNS 2018. Ia mendaftar pada formasi pengelola teknik informasi bidang monitoring dan evaluasi di Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Perjuangan dimulai saat melakukan pendaftaran secara online. Tiga hari ia mencoba mendaftar di web resmi Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN), namun selalu gagal karena banyaknya orang yang hendak mendaftar.

Ia juga mengakui, dengan latar belakang pendidikan D-III, agak sulit untuk mencari posisi yang tepat. Sebelumnya, ia menempuh pendidikan teknik komputer di Politeknik Piksi Ganesha Bandung.

Akhirnya, Fauzi memantapkan pilihannya di Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), meskipun formasinya hanya satu, yang membuatnya pesimis.

Dua minggu berlalu. Saat pengumuman seleksi administrasi, ia menemukan namanya berhak ikut ke tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Ia sadar sepenuhnya bahwa SKD dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) ini tak dimungkinkan ada kecurangan atau ‘titipan’. Ia pun menyiapkan diri dengan belajar keras, karena hanya kemampuannya sendiri yang bisa menolongnya, selain kekuatan doa kepada Tuhan YME.

Selama 100 menit, ia berkutat dengan kumpulan soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), dan Tes Intelegensia Umum (TIU). Untuk lolos, Fauzi harus memenuhi ambang batas dari tiap-tiap kelompok soal.

Hasil keringatnya pun langsung tertera saat ia selesai mengerjakan soal. Hasilnya, Fauzi mendapat nilai 70 untuk TWK, 100 untuk TIU, dan 136 untuk TKP.

“Nilai saya tidak memenuhi passing grade di bagian TKP dan TWK. Saya hanya bisa berdoa, kalau memang sudah rejeki mungkin ada cara lain,” imbuh Fauzi, yang gemar naik gunung ini.

2 dari 3 halaman

Adanya Peraturan Baru, Fauzi Jadi Lolos CPNS

Tanpa disangka, Kementerian PANRB kemudian mengeluarkan Peraturan Menteri PANRB No. 61/2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan Formasi PNS dalam Seleksi CPNS Tahun 2018.

Adanya regulasi yang mengatur soal ranking itu, menguntungkan Fauzi yang mendapat nilai kumulatif cukup tinggi pada SKD. Anak terakhir dari dua bersaudara ini pun dinyatakan lolos dan berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Dalam benaknya, yang ia tahu SKB tidak berbeda jauh dengan SKD yang berbasis CAT. Ia kaget saat membaca pengumuman, ternyata SKB terdiri dari psikotes, wawancara, CAT, TOEFL, dan praktik kerja.

Rasa pesimis kembali menghantuinya. Ia sadar, bahwa yang lolos sampai tahap ini adalah peserta yang unggul. Ia harus bersaing dengan dua orang lain karena setiap formasi diikuti tiga orang peserta untuk diambil salah satu yang terbaik, setelah nilainya diintegrasikan dengan nilai SKD. Bobotnya, 40 persen untuk SKD dan 60 persen untuk SKB.

Namun demikian, ia tak mau menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Dengan tekad bulat, Fauzi melangkah ke ibukota dengan harapan bisa menaikkan derajat kedua orang tuanya.

Sebelum ujian, ia selalu minta doa restu dengan mencium tangan dan kaki ibunya. Tak lupa, melalui sambungan telepon, ia juga meminta doa kepada ayahnya yang saat itu berada di Lombok.

Doa dan harapan kedua orang tuanya itu menjadi pemicu semangat Fauzi menghadapi rangkaian seleksi CPNS. Fauzi menekankan, ia selalu berusaha menyeimbangkan antara doa dan usaha keras.

“Doa tanpa usaha itu bohong, tapi usaha tanpa doa itu sombong”, begitu kutipan yang selalu menjadi pegangan hidupnya.

Berbekal doa kedua orang tuanya, serta usaha yang keras, Fauzi berhasil lolos SKB dan memasuki tahap pemberkasan.

3 dari 3 halaman

Bertekad Mengabdikan Diri dan Membahagiakan Orang Tua

Perjuangan yang sudah ia lakukan sampai tahap sejauh ini, ia persembahkan untuk kedua orang tuanya. Menurut Fauzi, sebagai anak laki-laki, sudah sepatutnya untuk mengangkat derajat serta membahagiakan mereka.

“Saya ingin memberangkatkan mereka umroh dan insya Allah akan mendekatkan ayah dan ibu saya agar tidak berjauhan. Saya juga ingin membalas budi atas kebaikan mereka, meski tidak mungkin, setidaknya saya tidak tinggal diam,” tutur Fauzi.

Kini, ia sudah berhasil membuktikan apa yang ia yakini, lulus seleksi CPNS tanpa bantuan orang lain tetapi dengan kemampuannya diri sendiri.

Apresiasi juga ia sampaikan kepada pemerintah karena berhasil melaksanakan rekrutmen abdi negara yang transparan dan akuntabel. Sistem CAT ini ia yakini tak ada celah terjadinya kecurangan.

“Tidak ada kecurangan karena dengan komputerisasi dan hasilnya real time,” imbuhnya.

Fauzi membulatkan tekadnya untuk mengabdikan diri kepada Indonesia dan membahagiakan kedua orang tuanya.

Dengan menjadi CPNS, ia ingin ikut memperbaiki sistem komunikasi yang selama ini belum terintegrasi. Ia memiliki cita-cita untuk mengembangkan teknologi informasi agar lebih berguna bagi masyarakat luas, terutama di daerah yang belum terjangkau.

“Saya ingin sistem informasi itu terhubung hingga ke pelosok, jangan cuma di kota besar,” tandasnya.

4 Momen Paling Menggelitik Debat Pilpres Perdana

JakartaDebat capres-cawapres 2019 perdana selesai digelar semalam. Momen menggelitik bermunculan dalam ajang adu gagasan calon pemimpin RI tersebut.

Dirangkum detikcom, Jumat (18/1/2019), setidaknya ada 4 momen menarik dalam debat capres-cawapres 2019 perdana. Berikut 4 momen unik di debat perdana antara Joko Widodo-Ma’ruf Amin versus Prabowo Subianto-Sandiaga Uno:

1. Sandiaga tolak bicara Gerindra
Momen ini terjadi ketika calon presiden petahana Joko Widodo bertanya kepada Prabowo soal pengurus Partai Gerindra yang menurutnya kebanyakan diisi oleh lelaki. Jokowi menanyakan itu karena, menurut dia, visi-misi Prabowo Sandi menjanjikan pemberdayaan perempuan.

Prabowo menjawab Jokowi dengan menyebut partainya punya Wakil Ketua Umum Rachmawati Soekarnoputri. Prabowo juga membanggakan sayap Partai Gerindra yang bernama Perempuan Indonesia Raya dan menurut Prabowo, Partai Gerindra punya caleg perempuan terbanyak. Setelah menjawab Jokowi, Prabowo memberi gestur mempersilakan Sandiaga berbicara.

“Saya bukan Gerindra lagi, Pak. Nggak bisa jawab,” kata Sandiaga.

“Bener, bener, bener. Sorry, sorry, sorry,” ucap Prabowo.

2. Debat caleg eks napi koruptor berujung Prabowo joget kecil

Prabowo Subianto dan Jokowi terlibat debat sengit soal caleg eks napi koruptor. Jokowi mempertanyakan eks napi koruptor yang diusung Partai Gerindra, yang menurutnya pencalonan itu diteken sang ketua umum dalam hal ini Prabowo sendiri.

Jokowi mengulangi pertanyaannya mengenai jumlah mantan napi korupsi yang maju dalam pileg dari Partai Gerindra. Jokowi bertanya karena pencalegan itu diteken oleh seorang ketum, dalam hal ini Prabowo, dan sekjen.

“Mohon maaf, maksud saya mantan napi korupsi yang Bapak calonkan sebagai caleg di Gerindra itu berdasarkan data ICW ada enam yang diteken oleh Ketum dan Sekjen…,” lalu pertanyaan Jokowi terhenti.

Pertanyaan Jokowi terhenti lantaran Prabowo mengangkat tangan dengan bertanya kepada moderator ‘boleh saya menanggapi?’. Pertanyaan Prabowo itu dijawab ‘tidak boleh’ oleh moderator.

Sontak kemudian para tamu tertawa. Lalu Prabowo menunjukkan gestur joget kecil di atas panggung sembari tersenyum. Sandiaga, yang berada di sebelahnya, lalu merangkul dan melakukan gerakan memijit-mijit bahu Prabowo. Sejumlah tamu tertawa melihat peristiwa ini.

3. Jokowi gulung lengan kemeja

Joko Widodo menunjukkan gestur serius ketika menekankan dirinya dan Ma’ruf Amin akan terus bekerja. Jokowi menyampaikan hal itu dalam sesi closing statement.

“Jokowi-Amin akan pertaruhkan jabatan dan reputasi dan akan kami gunakan semua kemampuan yang kami miliki untuk perbaikan bangsa ini,” kata Jokowi.

Setelah mengucapkan hal itu, Jokowi-Ma’ruf Amin masih memiliki waktu sekitar satu menit. Moderator Ira Koesno mempersilakan pasangan ini untuk memanfaatkan waktu tersisa.

“Kami ingin bekerja,” tegas Jokowi. Jokowi lantas menggulung lengan kemejanya.

4. Sandiaga cium tangan Ma’ruf 5 kali

Usai debat, cawapres Sandiaga Uno menghampiri cawapres Ma’ruf Amin. Sandi lantas mencium tangan Ma’ruf Amin berkali-kali.

Pantauan detikcom di panggung debat Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, semalam, Jokowi lebih dahulu menyampaikan pernyataan penutup. Lalu dilanjutkan Prabowo.

Setelah itu, Jokowi-Ma’ruf tampak menghampiri Prabowo-Sandiaga. Jokowi dan Prabowo bersalaman dan cipika-cipiki.

Sementara itu, Sandiaga menyalami Ma’ruf Amin sambil mencium tangannya. Terpantau lima kali Sandiaga mencium tangan Ma’ruf.

Sebelum debat dimulai, Sandiaga juga mencium tangan Ma’ruf Amin. Ma’ruf lalu tampak menepuk pundak Sandiaga.
(gbr/van)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Barcelona Siap Lepas Malcom dengan Syarat Ini

Liputan6.com, Barcelona – Barcelona siap untuk melepas Malcom di bursa transfer Januari. Malcom juga kurang dibutuhkan dalam skuat Barcelona musim ini karena penampilannya yang kurang meyakinkan.

Barcelona akan menjual Malcom di bulan Januari. Syaratnya, Barcelona mendapatkan tawaran lebih besar dari 41 juta euro.

Saat ini, Malcom memang mulai kesulitan mendapat menit bermain di skuat Barcelona.Penjualannya dianggap sebagai opsi terbaik agar mengurangi beban gaji.

Mengutip ESPN FC, Barcelona menetapkan harga lebih dari 41 juta euro karena itulah jumlah yang harus mereka keluarkan ketika membeli Malcom awal musim ini. Sayangnya, pemain Brasil ini tampaknya belum bisa memenuhi ekspektasi pimpinan Barca.

Pembelian Malcom ini sebenarnya menimbulkan polemik. Dia sempat dikabarkan tinggal selangkah lagi untuk bergabung dengan AS Roma, tapi tawaran Barcelona di jam-jam akhir bursa transfer membuatnya memilih hengkang ke Camp Nou.


2 dari 3 halaman

Tak Diinginkan Valverde

Rumornya, pelatih Barca, Ernesto Valverde tak pernah benar-benar menginginkan Malcom. Mantan pemain Bordeaux itu lebih merupakan pembelian yang dilakukan klub, tapi pelatih tak membutuhkannya.

Valverde bahkan pernah menyebut Malcom sebagai “a signing made by the club”. Sejak saat itu, Valverde juga telah memberikan beberapa opsi bagi Malcom untuk membuktikan kemampuannya di Barcelona.

Pun demikian, dia hanya tampil 10 kali di semua kompetisi, enam di antaranya datang dari bangku cadangan. Dia terakhir kali tampil ketika Barca dikalahkan Levante (1-2) akhir pekan lalu di Copa del Rey, bahkan saat itu dia ditarik keluar di babak kedua.

3 dari 3 halaman

Sebelum Lebih Murah

Alhasil, sikap dingin Valverde terhadap Malcom ini tampaknya mendorong klub untuk segera menjual pemain 21 tahun tersebut sebelum nilai jualnya kian merosot. Barca tampaknya bukan tempat yang tepat bagi pemain muda seperti Malcom yang ingin berkembang.

Sebelum hengkang ke Barca, Malcom menarik minat beberapa klub Inggris dan Italia, termasuk Roma, Tottenham, dan Arsenal. Guangzhou Evergrande dari Chinese Super League juga berpeluang mendapatkan dia.

Pindah ke Barca merupakan mimpi yang terwujud bagi Malcom, tapi situasi saat ini mungkin memaksa dia untuk berpikir ulang. Jika ada klub yang menawar Malcom sesuai dengan tuntutan Barca, besar kemungkinan dia akan dilepas.

Sumber: Bola.net

VIDEO: Hati-Hati, Indonesia Rawan Obesitas

Ilustrasi Badan Gemuk atau Obesitas (iStockphoto)
Akan lebih baik lagi jika kita menjaga tekanan darah tetap terkendali sehingga terhindar dari hipertensi (Ilustrasi/iStockphoto)
Mengukur tekanan darah (iStockphoto)
Merapikan gigi menggunakan behel atau kawat gigi (Foto: Giovani Dio Prasasti/Liputan6.com)
Tarot hari ini
Ilustrasi Foto Vagina (iStockphoto)
ilustrasi orgasme/copyright unsplash/ ian dooley
Ilustrasi BAB. (Foto: Women's Health)
Ilustrasi kanker payudara | unsplash.com
Ilustrasi./Copyright pexels.com/@mentatdgt-330508

Kasus Korupsi Dana Rehab Masjid Terdampak Gempa, Kakanwil: Saya Malu

Mataram – Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) NTB, Nasruddin mengaku prihatin terhadap perilaku beberapa stafnya yang kena operasi tangkap tangan (OTT) dana bantuan rehab masjid terdampak gempa NTB.

“Sangat prihatin. Perihatin dalam arti yang luas. Kita sangat terpukul rasanya dalam permasalahan ini,” ucap H Nasruddin saat dimintai tanggapannya soal staf PNS di Kemenag Lombok Barat yang terjaring OTT Polres Mataram, Jumat (18/1/2019).

Nasruddin juga merasa tidak nyaman dengan tingkah laku bawahannya karena telah mencoreng nama baik institusi yang dipimpinnya itu. Dia juga mengaku akibat perilaku korup di jajaran institusinya itu rasa malu tak dapat disembunyikan.

“Saya ndak enak makan, kami ndak enak makan. Kalau ndak OTT sih mungkin masih disembunyi-sembunyikan. Tapi karena di-OTT ini,” ucapnya.

Seperti diketahui, Kemenag RI melalui usulan Kanwil Kemenag NTB menggelontorkan dana Rp 6 miliar yang bersumber dari APBN. Pencairan pada tahap pertama itu untuk bantuan rehab masjid terdampak gempa sebanyak 58 masjid.
Namun ada laporan dari masyarakat yang menyebut proses pencairan dana rekonstruksi masjid lamban, hingga polisi melakukan penyelidikan. Buntutnya, BA dan IK ditangkap. BA dan IK diduga telah meminta uang atau memalak kepada pengurus masjid supaya mendapatkan dana rehab dari Kantor Kemenag NTB.

BA tertangkap tangan menerima uang Rp 10 juta dari pengurus Masjid Baiturrahman, wilayah Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Masjid tersebut merupakan salah satu masjid yang terkena dampak gempa pada 5 Agustus 2018 dan penerima dana rekonstruksi pascagempa dari Kemenag RI, yang sumber anggarannya berasal dari APBN senilai Rp 6 miliar.

(asp/asp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

4 ‘Serangan’ Jokowi ke Prabowo di Debat Pilpres Perdana

Jakarta – Presiden Joko Widodo kerap melontarkan pernyataan tajam ke Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di debat Pilpres perdana semalam. Apa saja?

1. Beban Masa Lalu

Jokowi menyinggung soal beban masa lalu di awal debat. Meski ia tak menyinggung kasus penculikan aktivis, namun pernyataan ini banyak dianggap sebagai sindiran keras Jokowi ke Prabowo.

“Pertama, akan saya mulai dari saya, Pak Prabowo, saya tidak memiliki beban masa lalu sehingga enak dalam bekerja, enak dalam memberi perintah,” kata Jokowi dalam debat capres 2019 di Hotel Bidakara, Jaksel, Kamis (17/1/2019).

Jawaban ini disampaikan atas pertanyaan capres Prabowo Subianto. Prabowo bertanya soal bagaimana Jokowi memastikan tidak ada pejabat negara yang memiliki konflik kepentingan terutama terkait impor beras dan gula.

2. 6 Caleg Koruptor

Jokowi juga melontarkan pertanyaan tajam ke Prabowo soal caleg koruptor. Menohok sekali saat Jokowi menyebut caleg itu diteken Prabowo sebagai Ketum Gerindra.

“Kita tahu korupsi adalah kejahatan luar biasa, bahkan Pak Prabowo katakan sudah stadium 4 meskipun saya ndak setuju, saya ndak setuju,” ujar Jokowi di debat capres 2019 di Hotel Bidakara, Jaksel, Kamis (17/1/2019).

“Tapi menurut ICW, partai yang Bapak pimpin paling banyak calonkan mantan napi korupsi. Calon itu yang tanda tangan Ketum, berarti Pak Prabowo tanda tangan,” sebut Jokowi.

Prabowo pun menjawab tudingan Jokowi itu. “Kalau kasus itu sudah melalui proses, dia sudah dihukum dan kalau memang hukum mengizinkan, kalau dia masih bisa dan rakyat menghendaki dia karena dia mempunyai kelebihan-kelebihan lain, mungkin korupsinya juga nggak seberapa, mungkin dia…,” kata Prabowo dalam debat Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jaksel, Kamis (17/1/2019).

3. Soal prioritaskan perempuan

Jokowi juga mempertanyakan visi misi Prabowo-Sandiaga yang memprioritaskan perempuan, namun jajaran pimpinan parpolnya laki-laki.

“Dalam visi-misi Bapak, menyebutkan bahwa setiap kebijakan akan berperspektif gender dan pemberdayaan perempuan, akan memprioritaskan pemberdayaan perempuan. Tapi saya melihat dalam struktur partai yang Bapak pimpin, seperti ketua umum, ketua dewan pembina, ketua dewan pakar, ketua harian, semuanya laki-laki. Bagaimana Bapak menjawab inkonsistensi ini,” tanya Jokowi dalam debat pilpres di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Prabowo pun menjelaskan bahwa partainya masih muda. Di usia partai ke-10 tahun, dia menjelaskan, pengurus dipilih berdasarkan kapabilitas.

“Saat penyusunan tentunya kita memilih dan menunjuk siapa yang paling pertama dan paling mau untuk muncul. Tetapi di beberapa eselon, seperti wakil ketua umum, kita punya Ibu Rachmawati Soekarnoputri. Kami juga punya sayap partai yang namanya Perempuan Indonesia Raya,” ungkap Prabowo.

“Kemudian di caleg UU mewajibkan 30 persen perempuan, kita mungkin mendekati 40 persen dan itu tekad kami,” jelasnya.

4. Singgung Hoax Ratna Sarumpaet

Jokowi juga menyinggung kasus hoax Ratna Sarumpaet di arena debat Pilpres. Hal itu terlontar saat Prabowo menyebut ada ketidakadilan di Indonesia.

Prabowo mencontohkan kepala daerah yang berdeklarasi mendukung paslon nomor urut 01 tidak ditangkap. Namun, kepala daerah yang mendukung paslon 02 ditangkap.

“Itu tidak adil, karena menyampaikan pendapat itu dilindungi,” ujar Prabowo.

Jokowi meminta Prabowo tidak asal tuduh. Setiap masalah hukum ada mekanismenya tersendiri. Nah sindiran soal hoax Ratna Sarumpaet ini kemudian diucapkan.

“Ya jangan menuduh seperti itu Pak Prabowo. Karena kita ini adalah negara hukum ada mekanisme hukum yang kita lakukan,” ujar jokowi.

Jokowi mengatakan silakan melapor jika ada bukti. Jokowi lalu menyindir kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet.

“Kalau ada bukti sampaikan saja ke aparat, jangan grasa-grusu. Misalnya jurkam Pak Prabowo katanya dianiaya, babak belur ternyata operasi plastik,” katanya.
(van/ear)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>